• Home
  • Bisnis
  • Infrastruktur
  • Pendidikan
  • Properti
  • Otomotif
  • Teknologi
  • More
    • Fashion
    • Movie
    • Music
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Sport
    • Traveling
Minggu, 8 Februari 2026
  • Login
  • Register
Binomedia.id
  • Home
  • Bisnis
  • Infrastruktur
  • Pendidikan
  • Properti
  • Otomotif
  • Teknologi
  • More
    • Fashion
    • Movie
    • Music
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Sport
    • Traveling
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Infrastruktur
  • Pendidikan
  • Properti
  • Otomotif
  • Teknologi
  • More
    • Fashion
    • Movie
    • Music
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Sport
    • Traveling
No Result
View All Result
Binomedia
No Result
View All Result

Grand Final Puteri Tionghoa Indonesia 2025 Singing Competition Sukses Digelar

10 Bintang Baru Siap Bersinar

Muhammad Fadhli by Muhammad Fadhli
9 Juli 2025
in Music
A A
0
Suasana acara Grand Final Puteri Tionghoa Indonesia 2025 Singing Competition. (Dok. Istimewa)

Suasana acara Grand Final Puteri Tionghoa Indonesia 2025 Singing Competition. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Indonesia Records bersama TemanHebat baru saja menggelar acara spektakuler Grand Final Puteri Tionghoa Indonesia 2025 Singing Competition yang berlangsung pada Minggu, 6 Juli 2025 di Sleman City Hall, Yogyakarta. Event tersebut menjadi ajang penampilan terbaik dari 10 finalis muda berbakat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam acara puncak tersebut, 10 finalis yang tampil memiliki beragam usia dan latar belakang menunjukkan kekayaan talenta generasi muda Tionghoa Indonesia. Nama-nama yang berhasil melaju ke Grand Final adalah: Sidney Mourenshia (14 tahun, Jambi), Gwen Putri Amos (16 tahun, Jakarta), Emily Cahyadi (13 tahun, Semarang), Vanessa Elena Riady (13 tahun, Surabaya), Theona Widya Paramita (15 tahun, Yogyakarta), Felisha Jessie Soesanto (14 tahun, Surabaya), Jennifer Tan Huey Fen (16 tahun, Purworejo), Kimberly Key (13 tahun, Surabaya), Valerie Michaelle Celica (14 tahun, Semarang), dan Helen Loveine (15 tahun, Surabaya).

Acara tersebut juga diwarnai oleh penampilan spesial dari beberapa penyanyi berbakat yang menambah semarak suasana: Ivory Mei (Jakarta), Vanya Wijaya (Kepanjen), Makhaila Paramitha (Semarang). Sementara itu, Kenneth Trevi (Bandung) dan Jennifer Aurelia (Surabaya) tampil sebagai Special Guest Stars yang memukau para penonton dengan lagu-lagu andalan mereka.

Setelah melewati persaingan ketat, para juri akhirnya memilih pemenang dari kompetisi tersebut: Juara I: Sidney Mourenshia (Jambi), Runner-up 1: Gwen Putri Amos (Jakarta), dan Runner-up 2: Valerie Michaelle Celica (Semarang). Sebagai hadiah, ketiga pemenang akan diproduseri dua lagu oleh Indonesia Records, satu lagu berbahasa Mandarin dan satu lagi berbahasa Indonesia. Para grand finalis lainnya akan diproduserinya satu lagu. Tak hanya itu, lagu-lagu mereka akan dipromosikan oleh TemanHebat yang didukung oleh Indonesia Records dan didistribusikan melalui label musik LadofaDoredo.

RelatedPosts

‘Jemari Kecil’, Panggung Musikal dari Fantasi Tuli Membuka Rangkaian Pertunjukan Akhir Pekan di Galeri Indonesia Kaya  

Jenderal Dudung Abdurachman Gandeng Fajar Sadboy Rilis Lagu Religi Ramadhan 2026 “Jangan Lupa Berdoa”

Penikmat Musik Wajib Dengar, Aldino Moreno Rilis Lagu Ramadhan 2026 “Mahkota Cahaya”

Tixxy, pemilik Indonesia Records kepada awak media pada Rabu (9/7/2025) mengatakan bahwa ajang tersebut memiliki tujuan lebih dari sekadar kompetisi. “Kami ingin menjadi jembatan antara tradisi dan kreativitas masa kini, sekaligus memperkuat identitas budaya Tionghoa Indonesia. Harapannya, para pemenang dapat menjadi duta budaya yang menyuarakan toleransi, keberagaman, dan semangat berkarya,” ujar Tixxy.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ditanya mengenai proses seleksi, Tixxy menjelaskan bahwa peserta diharuskan untuk menguasai lagu berbahasa Mandarin sebagai bagian dari penilaian kualitas vokal dan penguasaan budaya. “Kriteria kami tak hanya teknik vokal, tetapi juga kemampuan mereka dalam menyampaikan emosi melalui dialek Tionghoa dan lirik Mandarin.”

Indonesia Records berencana untuk mendalami potensi para pemenang dan grand finalis lainnya dengan menyiapkan lagu untuk mereka masing-masing. Lagu-lagu tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi mereka untuk merintis karier di industri musik Indonesia.

Tixxy juga berbicara mengenai perkembangan industri musik Indonesia, yang menurutnya semakin positif dengan munculnya talenta-talenta muda. “Kompetisi seperti ini membuka ruang bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan vokal dan karakter yang lebih mendalam,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Yuly, pemilik TemanHebat berbagi visi mengapa mereka terlibat dalam kompetisi tersebut. “Kami melihat bahwa ada minat besar dari generasi muda Indonesia terhadap lagu berbahasa Mandarin. Kami ingin menciptakan karya-karya Mandarin asli dari Indonesia yang bisa menembus pasar internasional,” ujarnya.

TemanHebat juga akan mempromosikan lagu-lagu yang dirilis para penyanyi dari ajang tersebut. Harapan Yuly, lagu-lagu tersebut bisa diterima oleh komunitas Tionghoa di Indonesia, serta dinikmati oleh siapa saja, termasuk penikmat musik luar negeri yang menguasai bahasa Mandarin.

Yuly juga menambahkan, “Di era digital ini, kami memanfaatkan platform online untuk melakukan streaming langsung dan memperkenalkan artis dan lagu-lagu baru ke audiens yang lebih luas. Ini menjadi strategi kami dalam memaksimalkan promosi.”

Tantangan terbesar yang dihadapi TemanHebat adalah derasnya arus konten digital yang semakin mempersaingkan setiap artis untuk menonjol. Namun, mereka tetap optimis dalam mencari cara kreatif untuk memperkenalkan talenta baru ke pasar. “Kami selalu mencoba beradaptasi dengan perubahan digital dan terus berinovasi dalam menghadapi perubahan selera pasar,” jelas Yuly.

TemanHebat berkomitmen untuk terus mendukung talenta-talenta muda tersebut, dengan rencana untuk menggelar lebih banyak event dan program lainnya. “Kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk terus berkembang, belajar, dan mengembangkan karier mereka ke depan,” tutup Yuly.

Dengan berakhirnya kompetisi tersebut, Indonesia Records dan TemanHebat semakin memperkuat komitmennya dalam memberikan kesempatan bagi talenta-talenta muda Indonesia untuk bersinar di dunia musik. Terutamanya dalam mempertahankan dan melestarikan budaya Tionghoa melalui musik.

Setelah suksesnya ajang Puteri Tionghoa Indonesia 2025 Singing Competition, Indonesia Records sudah merancang kompetisi lanjutan yang bertajuk Puteri Tionghoa Kids 2025 Singing Competition yang akan digelar pada Oktober 2025. Program tersebut dirancang untuk menggali potensi anak-anak dan remaja Indonesia dalam dunia musik, sekaligus menjadi sarana bagi mereka untuk mengekspresikan diri dan membangun karakter sejak dini.

Saksikan ulang Grand Final Puteri Tionghoa Indonesia 2025 Singing Competition melalui video berikut ini: 

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


Tags: Indonesia Recordsputeri tionghoa indonesia 2025 singing competitiontemanhebatYogyakarta
Muhammad Fadhli

Muhammad Fadhli

Binomedia.id merupakan platform Bisnis Inovasi Media yang melayani produk informasi dan pemberitaan bernilai positif kepada masyarakat untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang hadir menyajikan informasi-informasi bermanfaat serta terpercaya untuk mengakomodir kepentingan dan kebutuhan para pembacanya.

Related Posts

galeri indonesia kaya
Music

‘Jemari Kecil’, Panggung Musikal dari Fantasi Tuli Membuka Rangkaian Pertunjukan Akhir Pekan di Galeri Indonesia Kaya  

by Shanty. A
7 hari ago
Jenderal Dudung Abdurachman gandeng Fajar Sadboy rilis lagu religi Ramadhan 2026 “Jangan Lupa Berdoa” (Dok. Istimewa)
Music

Jenderal Dudung Abdurachman Gandeng Fajar Sadboy Rilis Lagu Religi Ramadhan 2026 “Jangan Lupa Berdoa”

by Muhammad Fadhli
2 minggu ago
Aldino Moreno, Penyanyi lagu Ramadhan 2026 Mahkota Cahaya. (Dok. Istimewa)
Music

Penikmat Musik Wajib Dengar, Aldino Moreno Rilis Lagu Ramadhan 2026 “Mahkota Cahaya”

by Muhammad Fadhli
2 minggu ago
Andika Wardana
Music

Dari Pengkhianatan Menjadi Karya: Andika Wardana Tuangkan Luka Pribadi Lewat Lagu “Luka Hati”

by Shanty. A
1 bulan ago
Naura Bahri, penyanyi asal Batam, Kepulauan Riau, menjadi perbincangan publik setelah viral di media sosial. (Dok. Istimewa)
Music

Naura Bahri Siap Jadi Ikon Gen Z Multitalenta Indonesia Tahun 2026

by Muhammad Fadhli
1 bulan ago
Bambang Taidi refleksikan cinta dan spiritualitas dalam balutan pop retro lewat rilis album lagu Pujaanku. (Dok. Istimewa)
Music

Bambang Taidi Rilis Album “Pujaanku”, Refleksi Cinta dan Spiritualitas dalam Balutan Pop Retro

by Muhammad Fadhli
1 bulan ago
Next Post
MODENA

MODENA Ungkap Tren Smart Home Baru, Nyamannya Punya Kamar Mandi Pintar 

Please login to join discussion
  • HOME
  • About us
  • Copyright
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Contact Us

Copyright © 2023 Binomedia. Supported Matek

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Infrastruktur
  • Pendidikan
  • Properti
  • Otomotif
  • Teknologi
  • More
    • Fashion
    • Movie
    • Music
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Sport
    • Traveling

Copyright © 2023 Binomedia. Supported Matek