• Home
  • Bisnis
  • Infrastruktur
  • Pendidikan
  • Properti
  • Otomotif
  • Teknologi
  • More
    • Fashion
    • Movie
    • Music
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Sport
    • Traveling
Minggu, 8 Februari 2026
  • Login
  • Register
Binomedia.id
  • Home
  • Bisnis
  • Infrastruktur
  • Pendidikan
  • Properti
  • Otomotif
  • Teknologi
  • More
    • Fashion
    • Movie
    • Music
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Sport
    • Traveling
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Infrastruktur
  • Pendidikan
  • Properti
  • Otomotif
  • Teknologi
  • More
    • Fashion
    • Movie
    • Music
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Sport
    • Traveling
No Result
View All Result
Binomedia
No Result
View All Result

PERISAI SI: Polri di Bawah Presiden Jadi Kunci Stabilitas dan Independensi Penegakan Hukum

Muhammad Fadhli by Muhammad Fadhli
31 Januari 2026
in Nasional
A A
0
PERISAI SI tegaskan bahwa Polri di bawah Presiden jadi kunci stabilitas dan independensi penegakan hukum. (Dok. Istimewa)

PERISAI SI tegaskan bahwa Polri di bawah Presiden jadi kunci stabilitas dan independensi penegakan hukum. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Pimpinan Pusat Perisai Syarikat Islam (PP PERISAI SI) menyatakan dukungan penuh agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah komando Presiden Republik Indonesia. Sikap tersebut dipandang sebagai langkah strategis untuk menjamin netralitas institusi Bhayangkara serta menjaga stabilitas keamanan nasional dari pengaruh kepentingan politik praktis, sebagaimana disampaikan Ketua Umum PP PERISAI SI, Adhitya Yusma Perdana, kepada awak media pada Sabtu (31/1/2026).

Sikap organisasi tersebut merupakan respons atas dinamika pasca Rapat Kerja antara Kapolri dan Komisi III DPR RI yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (26/1/2026). Dalam rapat tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan argumentasi mendasar terkait efektivitas struktur Polri yang memiliki garis komando langsung kepada Presiden sebagai kepala negara.

Ketua Umum PP PERISAI SI, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan bahwa penempatan Polri di bawah Presiden merupakan mandat konstitusional yang paling ideal. Menurutnya, struktur tersebut berperan sebagai benteng utama dalam menjaga profesionalisme kepolisian dari tarikan kepentingan sektoral maupun tekanan politik jangka pendek.

Adhitya menyampaikan bahwa dukungan PERISAI SI didasarkan pada kajian komprehensif terhadap empat poin utama yang dipaparkan Kapolri dalam forum Komisi III DPR RI. Penempatan Polri langsung di bawah Presiden dinilai sebagai jaminan tertinggi bagi netralitas institusi, karena perubahan struktur berpotensi menyeret kepolisian ke dalam kepentingan politik kementerian tertentu.

RelatedPosts

Evakuasi ATR 42-500 Rampung, Dirjen PSDKP Ipunk Kenang Pengorbanan di Medan Ekstrem Bulusaraung

Indonesia Masuki Era Baru Hukum Pidana Mulai Januari 2026

BRIN Paparkan Riset Strategis pada Gubernur Sumbar Mahyeldi untuk Dukung Pembangunan Daerah

Lebih lanjut, Adhitya menekankan bahwa efektivitas operasional serta kecepatan pengambilan keputusan dalam menghadapi dinamika keamanan nasional hanya dapat terjaga apabila Polri memiliki jalur koordinasi langsung dengan Presiden. Rantai komando yang tegas dan jelas dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sekretaris Jenderal PP PERISAI SI, Muhammad Nur, turut memperkuat pernyataan tersebut dengan menegaskan komitmen organisasi terhadap konstitusi negara. Seluruh kader Perisai Syarikat Islam telah diarahkan untuk mengawal sikap organisasi tersebut secara konsisten dan bertanggung jawab.

Muhammad Nur menegaskan bahwa pernyataan Ketua Umum merupakan sikap resmi organisasi yang bersifat instruktif. Kemandirian Polri di bawah Presiden dipandang sebagai prinsip yang tidak dapat ditawar demi terwujudnya penegakan hukum yang adil, transparan, dan berpihak kepada seluruh rakyat Indonesia.

Menanggapi pernyataan Kapolri yang menjadi perhatian publik terkait preferensi untuk menjadi petani dibanding menjabat sebagai Menteri Kepolisian, PP PERISAI SI menilai sikap tersebut sebagai refleksi integritas yang patut diapresiasi. Pernyataan tersebut dianggap mencerminkan komitmen moral pimpinan Polri dalam menjaga marwah institusi di atas kepentingan jabatan politik.

Adhitya Yusma Perdana menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk keberanian intelektual dan keteguhan prinsip. Menurutnya, pilihan menjadi petani melambangkan kerendahan hati serta orientasi pengabdian sejati, yakni melayani rakyat dan menjaga keamanan nasional di bawah mandat Presiden tanpa terjebak pada prestise kekuasaan yang berpotensi mengganggu profesionalisme kepolisian.

Melalui pernyataan sikap tersebut, PERISAI SI berharap pemerintah dan parlemen tetap mempertahankan struktur organisasi Polri sebagaimana berlaku saat ini. Arah kebijakan nasional diharapkan lebih difokuskan pada penguatan kinerja Polri Presisi agar kepolisian tetap menjadi institusi yang kuat, mandiri, dan sepenuhnya berdedikasi kepada rakyat di bawah kepemimpinan nasional.

Penulis: Muhammad Fadhli

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


Tags: penegakan hukumperisai siPolriprabowo subianto
Muhammad Fadhli

Muhammad Fadhli

Binomedia.id merupakan platform Bisnis Inovasi Media yang melayani produk informasi dan pemberitaan bernilai positif kepada masyarakat untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang hadir menyajikan informasi-informasi bermanfaat serta terpercaya untuk mengakomodir kepentingan dan kebutuhan para pembacanya.

Related Posts

Dr. Pung Nugroho Saksono, A.Pi, MM, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan. (Dok. Istimewa)
Nasional

Evakuasi ATR 42-500 Rampung, Dirjen PSDKP Ipunk Kenang Pengorbanan di Medan Ekstrem Bulusaraung

by Muhammad Fadhli
2 minggu ago
MENTERI HUKUM
Nasional

Indonesia Masuki Era Baru Hukum Pidana Mulai Januari 2026

by Shanty. A
1 bulan ago
Tim periset Badan Riset dan Inovasi Nasional saat melakukan audiensi dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah di Istana Gubernur Sumatera Barat. (Dok. Istimewa)
Nasional

BRIN Paparkan Riset Strategis pada Gubernur Sumbar Mahyeldi untuk Dukung Pembangunan Daerah

by Muhammad Fadhli
2 bulan ago
Suasana acara Pengukuhan DPP ABPEDNAS 2025–2031. (Dok. Istimewa)
Nasional

Taburan Tokoh Nasional Hadiri Pengukuhan DPP ABPEDNAS 2025–2031

by Muhammad Fadhli
2 bulan ago
Suasana Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional 2025. (Dok. Istimewa)
Nasional

Rapimnas ABPEDNAS 2025 Konsolidasikan Kepemimpinan BPD dan Tegaskan Arah Pembangunan Desa Berkelanjutan

by Muhammad Fadhli
2 bulan ago
Festival Teater Indonesia
Nasional

Festival Teater Indonesia 2025 Hadir di Empat Kota, Libatkan 20 Kelompok Seni dari Seluruh Nusantara

by Affandy
2 bulan ago
Next Post
MAXIM

Maxim Gelar Kompetisi Cerdas Cermat Bahasa Inggris Antar SMK se-Kota Makassar

  • HOME
  • About us
  • Copyright
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Contact Us

Copyright © 2023 Binomedia. Supported Matek

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Infrastruktur
  • Pendidikan
  • Properti
  • Otomotif
  • Teknologi
  • More
    • Fashion
    • Movie
    • Music
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Sport
    • Traveling

Copyright © 2023 Binomedia. Supported Matek