Senin, Maret 16, 2026
BerandaPendidikanRumah Belajar Ciliwung Ceria Hadir di Bantaran Sungai, Tingkatkan Literasi Anak

Rumah Belajar Ciliwung Ceria Hadir di Bantaran Sungai, Tingkatkan Literasi Anak

binomedia.id Jakarta. Sebuah inisiatif pendidikan berbasis komunitas hadir di kawasan bantaran Sungai Ciliwung untuk mendukung peningkatan literasi anak-anak. Program Rumah Belajar Ciliwung Ceria resmi melakukan soft opening pada Sabtu, 14 Maret 2026, di Kampung Lebak Pajero, wilayah permukiman di sekitar aliran sungai tersebut.

Kegiatan ini digagas oleh Elizabeth Tunggadewi, pemenang ajang Indonesia’s Girl Junior 2024, yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan.

Program pendidikan ini juga dijalankan melalui kolaborasi dengan komunitas Sahabat Sungai Gerakan Ciliwung Bersih (GCB), yang dikenal aktif mengampanyekan kebersihan dan kelestarian lingkungan di sepanjang Sungai Ciliwung.

Acara soft opening berlangsung sederhana namun penuh makna. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemasangan banner sebagai tanda berdirinya Rumah Belajar Ciliwung Ceria. Selain itu, panitia juga menyerahkan buku dan alat tulis secara simbolis kepada 10 anak sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan peningkatan literasi di kawasan tersebut.

Suasana kegiatan semakin meriah dengan berbagai permainan edukatif berbahasa Inggris yang dipandu langsung oleh Elizabeth. Melalui permainan tersebut, anak-anak diajak belajar bahasa Inggris secara menyenangkan dan interaktif.

Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur atas dimulainya program pendidikan ini.

Elizabeth menjelaskan bahwa Rumah Belajar Ciliwung Ceria dirancang sebagai ruang belajar yang ramah dan menyenangkan bagi anak-anak di kawasan bantaran sungai.

Menurutnya, banyak anak di wilayah tersebut yang memiliki semangat belajar tinggi, namun masih terbatas dalam akses terhadap fasilitas pendidikan tambahan di luar sekolah.

“Rumah Belajar Ciliwung Ceria hadir untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan, terutama dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris,” ujar Elizabeth.

Program belajar di rumah belajar ini dijadwalkan mulai berjalan secara rutin pada April 2026. Untuk sementara waktu, kegiatan belajar akan memanfaatkan sebuah saung sederhana yang dijadikan tempat berkumpul dan belajar bersama.

Selain belajar bahasa Inggris, anak-anak juga akan mendapatkan berbagai kegiatan edukatif lainnya, antara lain:

  • Belajar membaca dan meningkatkan kemampuan literasi

  • Edukasi kebiasaan menjaga kebersihan diri

  • Kegiatan kreatif seperti permainan edukatif dan aktivitas seni

Pendekatan pembelajaran dirancang lebih santai agar anak-anak merasa nyaman dan tidak terbebani saat belajar.

Ke depan, program Rumah Belajar Ciliwung Ceria diharapkan dapat berkembang dan menjangkau lebih banyak anak di kawasan bantaran Sungai Ciliwung.

Elizabeth bersama komunitas GCB berharap konsep rumah belajar ini dapat diperluas ke berbagai titik lain di sepanjang sungai yang masih minim fasilitas pendidikan informal bagi anak-anak.

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan anak-anak yang tinggal di sekitar Sungai Ciliwung dapat memperoleh akses pendidikan tambahan yang bermanfaat, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan tempat mereka tinggal.(why)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


RELATED ARTICLES

Most Popular