BerandaBisnisPasar Aset Digital Indonesia Makin Matang, Bittime Soroti Pertumbuhan Perdagangan Futures

Pasar Aset Digital Indonesia Makin Matang, Bittime Soroti Pertumbuhan Perdagangan Futures

Binomedia.id – JAKARTA,  Pasar aset keuangan digital Indonesia dinilai mulai memasuki fase yang lebih matang seiring meningkatnya jumlah pengguna dan semakin beragamnya instrumen investasi yang tersedia. Salah satu perkembangan yang menjadi perhatian adalah pertumbuhan perdagangan derivatif, termasuk futures.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan Agustus 2026, jumlah akun konsumen Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) mencapai 22,93 juta akun pada Juli 2026. Angka tersebut meningkat 1,03 persen dibandingkan posisi Juni 2026.

Di sisi transaksi, nilai transaksi aset kripto pada Juli 2026 tercatat sebesar Rp20,52 triliun. Sementara itu, nilai transaksi derivatif Aset Keuangan Digital (AKD) mencapai Rp3,41 triliun.

Meski nilai transaksi mengalami penurunan secara bulanan, OJK mencatat kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital, termasuk aset kripto, tetap terjaga dan menunjukkan perkembangan positif.

Melihat perkembangan tersebut, Bittime menilai semakin beragamnya instrumen di pasar aset digital memberikan lebih banyak pilihan strategi bagi investor. Namun, kondisi tersebut juga menuntut pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik serta risiko dari masing-masing instrumen.

Salah satu instrumen yang semakin mendapat perhatian adalah futures. Berbeda dengan perdagangan spot, futures memiliki karakteristik yang memungkinkan pengguna menerapkan berbagai strategi berdasarkan pergerakan harga aset.

Namun, peluang tersebut juga disertai risiko yang lebih tinggi, terutama karena futures dapat melibatkan leverage. Penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus meningkatkan potensi kerugian.

Karena itu, pemahaman mengenai mekanisme kontrak, pergerakan harga, leverage, serta manajemen risiko menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan sebelum investor menggunakan instrumen futures.

Bittime Perluas Akses Perdagangan Futures

Sebagai bagian dari perkembangan ekosistem aset digital, Bittime menyediakan Bittime Futures yang memungkinkan pengguna mengakses perdagangan futures sebagai salah satu pilihan instrumen.

Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Bittime mengikuti perkembangan kebutuhan pasar sekaligus memperluas akses terhadap instrumen derivatif dalam ekosistem yang berada dalam kerangka regulasi yang berlaku.

Sebelumnya, CFX menyebut peluncuran layanan futures Bittime pada 15 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya pendalaman pasar dan perluasan use case industri aset digital di Indonesia.

“Pasar derivatif Indonesia terus berkembang dan memberikan pilihan baru bagi investor dalam menghadapi dinamika pasar. Namun, semakin beragam instrumennya, semakin penting pula pemahaman mengenai bagaimana instrumen tersebut bekerja dan risiko yang menyertainya,” ujar Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime.

Menurut Ryan, futures tidak semata-mata berkaitan dengan upaya mendapatkan peluang dari pergerakan harga. Investor juga perlu memiliki disiplin dalam mengelola posisi dan risiko.

“Futures bukan hanya tentang mengejar peluang dari pergerakan harga, tetapi juga tentang bagaimana mengelola posisi dan risiko dengan disiplin,” katanya.

Regulasi dan Edukasi Jadi Fondasi

Perkembangan perdagangan futures juga dinilai sejalan dengan upaya regulator dalam membangun ekosistem aset keuangan digital yang lebih matang.

Dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan Agustus 2026, OJK menyatakan akan terus memperkuat regulatory sandbox, perizinan, pengawasan, serta kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto yang inovatif, terpercaya, inklusif, dan berkelanjutan.

OJK juga menekankan bahwa inovasi perlu berkembang melampaui tahap eksperimentasi dengan ditopang tata kelola yang baik, manajemen risiko yang memadai, serta perlindungan konsumen.

Bagi Bittime, sinergi antara inovasi, regulasi, dan edukasi menjadi fondasi penting dalam mendorong perkembangan pasar derivatif di Indonesia.

Semakin banyak instrumen yang tersedia, semakin besar pula kebutuhan investor untuk memahami karakteristik dan risiko sebelum menentukan strategi trading.

“Kami melihat perkembangan futures sebagai bagian penting dari evolusi pasar aset digital Indonesia. Melalui Bittime Futures, kami ingin memberikan akses yang lebih luas terhadap instrumen aset digital sekaligus turut mendorong terbentuknya pasar yang semakin matang dan bertanggung jawab,” tambah Ryan.

Ke depan, Bittime menyatakan akan terus mendukung perkembangan pasar aset digital Indonesia melalui inovasi, edukasi, serta pengembangan layanan yang mengedepankan tata kelola dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Seiring berkembangnya pasar derivatif, investor juga didorong untuk tidak hanya melihat futures dari sisi peluang, tetapi memahami strategi serta risiko sebagai bagian penting dari aktivitas perdagangan aset digital. (ris)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


RELATED ARTICLES

Most Popular