BerandaBisnisRUPSLB PT JIEP Sahkan Rencana Bisnis 2026-2030 dan Pengembangan Kawasan Kesehatan Terpadu

RUPSLB PT JIEP Sahkan Rencana Bisnis 2026-2030 dan Pengembangan Kawasan Kesehatan Terpadu

Binomedia.id, JAKARTA – PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau PT JIEP memperkuat arah strategis perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Kantor Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta, Rabu (16/9/2026).

RUPSLB tersebut menjadi momentum penting bagi PT JIEP dalam menyiapkan strategi menghadapi peluang sekaligus tantangan di tengah dinamika industri kawasan yang terus berkembang. Selain itu, agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi perusahaan sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bagi masyarakat dan perekonomian Jakarta.

Dalam RUPSLB, pemegang saham mengesahkan sejumlah agenda strategis, antara lain Rencana Bisnis Perseroda periode 2026-2030 serta penugasan pengembangan Kawasan Kesehatan Terpadu (KKT).

Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi, mengatakan pengesahan kedua agenda tersebut menjadi penanda arah baru perusahaan dalam memperluas portofolio usaha sekaligus memperkokoh posisi PT JIEP sebagai pengelola dan pengembang kawasan industri di Jakarta.

Menurutnya, pengembangan perusahaan tidak hanya diarahkan pada pencapaian bisnis, tetapi juga menciptakan nilai tambah sosial bagi masyarakat di sekitar kawasan.

“Melalui Rencana Bisnis Perseroda 2026-2030, kami menyiapkan langkah-langkah yang lebih terarah dalam menghadapi peluang sekaligus tantangan yang akan dihadapi perusahaan,” ujar Dharma.

Ia menjelaskan, Rencana Bisnis Perseroda 2026-2030 akan menjadi peta jalan bagi PT JIEP dalam merancang strategi pertumbuhan jangka menengah. Salah satu fokusnya adalah melakukan diversifikasi usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Dharma menuturkan, perusahaan juga melakukan penataan kembali prioritas pengembangan agar lebih adaptif terhadap perubahan dinamika industri dan kebutuhan pemegang saham.

“Langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk terus relevan di tengah perubahan lanskap industri, baik dari sisi kebutuhan pasar, teknologi, maupun tuntutan keberlanjutan usaha,” katanya.

Kembangkan Kawasan Kesehatan Terpadu

Salah satu wujud pengembangan usaha tersebut adalah penugasan pengembangan Kawasan Kesehatan Terpadu yang diberikan oleh pemegang saham kepada PT JIEP.

Dharma mengatakan pengembangan KKT sejalan dengan arah Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2026 serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta, khususnya dalam mendukung pengembangan rumah sakit berstandar internasional. Pengembangan tersebut juga disebut selaras dengan Pilar Expand ONE Danareksa.

“Penugasan ini merupakan bentuk komitmen PT JIEP untuk turut mendukung program sosial kemasyarakatan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Dengan penugasan tersebut, PT JIEP tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memperkuat perannya sebagai salah satu instrumen pembangunan daerah, terutama dalam mendukung penyediaan infrastruktur strategis di sektor kesehatan.

Kawasan Kesehatan Terpadu diharapkan dapat membuka peluang terbentuknya ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi. Pengembangan kawasan ini juga berpotensi memperluas peran PT JIEP dalam mendukung pembangunan kota dan pemenuhan kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Untuk mengakomodasi mandat baru tersebut, PT JIEP juga melakukan penyesuaian RKA dengan memperluas cakupan kegiatan perusahaan.

Dharma menegaskan seluruh implementasi Rencana Bisnis Perseroda maupun realisasi penugasan pengembangan KKT akan dilakukan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Seluruh langkah implementasi Rencana Bisnis Perusahaan maupun realisasi penugasan pengembangan Kawasan Kesehatan Terpadu akan kami jalankan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, agar setiap keputusan dan langkah usaha dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.

Dorong Rezoning dan Integrasi Transportasi

Selain KKT, PT JIEP juga menyiapkan inisiatif rezoning kawasan sebagai bagian dari strategi pengembangan kawasan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dan potensi pertumbuhan di masa mendatang.

Sejumlah agenda yang masuk dalam inisiatif tersebut mencakup perencanaan awal pembebasan lahan, pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) di Kawasan Industri Pulogadung (KIP), serta usulan integrasi jaringan transportasi LRT dan MRT dengan kawasan.

PT JIEP juga mendorong pengembangan konsep dry port yang terintegrasi dengan jaringan transportasi kereta api.

Dharma mengatakan pengembangan konektivitas dan integrasi transportasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai strategis Kawasan Industri Pulogadung.

“Pengembangan konektivitas dan integrasi transportasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai strategis kawasan, memperkuat efisiensi mobilitas, serta membuka peluang terciptanya ekosistem bisnis dan logistik yang semakin terintegrasi di Kawasan Industri Pulogadung,” tuturnya.

Ia berharap hasil RUPSLB dapat memperkuat fondasi perusahaan sekaligus membuka ruang pertumbuhan baru dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi PT JIEP.

Dharma menegaskan, perusahaan akan terus menjalankan mandat sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jakarta melalui pengembangan usaha yang berkelanjutan.

“Ke depan, PT JIEP akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap agenda strategis, mulai dari Rencana Bisnis Perseroda 2026-2030 hingga pengembangan Kawasan Kesehatan Terpadu, dapat terealisasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta,” tandasnya.

RUPSLB PT JIEP dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo, Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Ngurah Wirawan, serta Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi antara PT JIEP, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan holding BUMN Danareksa dalam mengawal pelaksanaan agenda strategis perusahaan untuk periode mendatang. (ris)RUPSLPT JIEFPT JIEFPT JIEFPT JIEF

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


RELATED ARTICLES

Most Popular