BerandaKulinerJanji Jiwa Gandeng Chef Ray Janson Lewat “A Twist of Japan”

Janji Jiwa Gandeng Chef Ray Janson Lewat “A Twist of Japan”

binomedia.id – Jakarta. Cita rasa Jepang semakin mudah ditemui dalam keseharian masyarakat Indonesia. Tak hanya melalui hidangan seperti sushi dan ramen, berbagai sajian seperti onigiri, takoyaki, hingga agemono juga semakin akrab di tengah pilihan kuliner sehari-hari.

Popularitas tersebut turut membuka ruang bagi berbagai bentuk eksplorasi. Cita rasa khas Jepang kini tidak selalu hadir dalam bentuk hidangan tradisional, tetapi juga diterjemahkan ke dalam sajian yang lebih dekat dengan kebiasaan dan selera masyarakat Indonesia.

Semangat tersebut menjadi bagian dari kolaborasi terbaru Janji Jiwa, salah satu brand dalam JIWA Group, bersama chef dan restaurateur Ray Janson. Melalui tema “A Twist of Japan,” keduanya memperkenalkan dua kreasi baru yang membawa inspirasi cita rasa Jepang ke dalam sajian toast yang praktis dan mudah dinikmati.23dc8db9 2d18 462e aff4 83d0446205bb , JANJI JIWA, Binomedia

Kolaborasi ini berangkat dari gagasan sederhana: menghadirkan karakter rasa yang familiar dalam bentuk yang sedikit berbeda. Bagi Janji Jiwa, pendekatan tersebut menjadi bagian dari eksplorasi untuk mengembangkan sajian toast yang telah dikenal konsumen. Sementara bagi Ray Janson, kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk menerjemahkan pengalaman panjangnya di dunia kuliner ke dalam hidangan yang tetap terasa dekat dengan keseharian.

CEO JIWA Group, Billy Kurniawan, mengatakan, “Kolaborasi dengan Chef Ray Janson menjadi salah satu cara kami untuk terus mengeksplorasi hal-hal baru dan menghadirkan pengalaman yang relevan bagi Teman Sejiwa. Dengan pengalaman Ray di industri kuliner serta pendekatannya yang eksploratif terhadap makanan, kami melihat adanya keselarasan dengan semangat Janji Jiwa untuk terus berinovasi.”

Menurut Billy, melalui A Twist of Japan, Janji Jiwa ingin melihat bagaimana karakter toast yang sudah familiar dapat dikembangkan melalui inspirasi rasa yang berbeda.

Membawa Pengalaman Kuliner Ray Janson ke Sajian Sehari-hari

Eksplorasi rasa dalam kolaborasi ini turut dipengaruhi oleh perjalanan Ray Janson di industri kuliner. Selama lebih dari 15 tahun, ia telah berpengalaman di berbagai dapur di Prancis, Australia, dan Denmark, termasuk L’Atelier de Joël Robuchon St. Germain di Paris, Quay di Sydney, serta Noma dan Kadeau di Copenhagen.

Lulusan Le Cordon Bleu Paris tersebut kemudian melanjutkan kiprahnya di Indonesia sebagai chef, restaurateur, dan entrepreneur. Ia merupakan pemilik SEBA Blok M, Japanese izakaya and sake bar, serta dikenal melalui Ray Janson Radio, podcast yang membahas berbagai cerita dan figur di industri food and beverage Indonesia.

Saat ini, Ray juga berperan sebagai Kepala Bidang Komunikasi dan Media di Dewan Kuliner Indonesia.

Dengan pengalaman tersebut, pendekatan Ray dalam kolaborasi ini tidak hanya berkaitan dengan menghadirkan unsur Jepang, tetapi juga bagaimana karakter rasa tersebut dapat diterapkan pada sajian yang tetap mudah diterima dan dinikmati dalam keseharian.

“Kolaborasi dengan JIWA Group menjadi satu pengalaman yang membawa challenge baru bagi saya. Toast Janji Jiwa telah dikenal luas dan menjadi favorit banyak orang. Tantangannya bukan hanya bagaimana membawa inspirasi Japanese food ke dalam format yang tetap approachable, familiar, dan easy-to-enjoy untuk masyarakat Indonesia, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas dan karakter produk agar tetap konsisten ke depannya,” ujar Ray Janson.

Dua Kreasi dengan Sentuhan Jepang

Eksplorasi tersebut kemudian hadir dalam dua menu baru, yaitu Goma Chicken Toast dan Menchi Beef Katsu Toast.

Goma Chicken Toast memadukan toasted bread dengan ayam crispy bercita rasa pedas, kol segar, mayones creamy, saus wijen gurih, serta bawang putih goreng. Perpaduan tersebut memberikan kombinasi rasa gurih dengan tekstur renyah, sementara karakter wijen dan bawang putih goreng memberikan sentuhan yang semakin memperkaya sajian.

Sementara itu, Menchi Beef Katsu Toast menghadirkan toasted bread dengan crispy beef menchi katsu, kol segar, mayones mustard creamy, serta saus Japanese-style dengan perpaduan rasa manis dan gurih.

Keduanya menjadi interpretasi A Twist of Japan dalam menghadirkan inspirasi kuliner Jepang melalui format yang lebih familiar. Alih-alih menyajikan hidangan Jepang dalam bentuk konvensional, Janji Jiwa dan Ray Janson memilih toast sebagai medium untuk memperkenalkan kombinasi rasa tersebut.

Pendekatan ini juga menunjukkan bahwa eksplorasi kuliner tidak selalu harus terasa jauh dari kebiasaan. Karakter rasa baru justru dapat terasa lebih dekat ketika dipertemukan dengan format makanan yang sudah dikenal.

Menemukan Rasa Baru dari Sesuatu yang Familiar

Kehadiran A Twist of Japan menjadi bagian dari dinamika kuliner Jepang yang terus berkembang di Indonesia. Di tengah semakin beragamnya pilihan, konsumen memiliki kesempatan untuk menemukan kembali cita rasa yang sudah dikenal melalui bentuk dan pengalaman yang berbeda.

Bagi Janji Jiwa, kolaborasi bersama Ray Janson menjadi salah satu cara untuk melihat kemungkinan baru dari sajian toast. Sementara bagi penikmatnya, dua menu tersebut menawarkan pilihan untuk menikmati inspirasi rasa Jepang dalam format yang praktis dan sesuai dengan ritme aktivitas sehari-hari.

“Kami berharap A Twist of Japan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia, khususnya para penikmat toast Janji Jiwa. Kami ingin dua kreasi ini menjadi pilihan baru bagi mereka yang ingin menikmati cita rasa yang familiar dengan pengalaman yang sedikit berbeda bersama Janji Jiwa,” tutup Billy.

Melalui Goma Chicken Toast dan Menchi Beef Katsu Toast, A Twist of Japan pun menjadi sebuah pertemuan antara cita rasa Jepang dan kebiasaan menikmati toast dalam keseharian—sederhana, familiar, namun tetap memberikan ruang untuk mencoba sesuatu yang berbeda. (tar)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


RELATED ARTICLES

Most Popular