Senin, Maret 16, 2026
BerandaBisnisStok BBM dan LPG Nasional Dipastikan Aman oleh Pemerintah

Stok BBM dan LPG Nasional Dipastikan Aman oleh Pemerintah

binomedia.id Jakarta. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG di Indonesia saat ini berada dalam kondisi aman. Pemerintah menyebut stok energi nasional masih berada di atas batas minimum yang telah ditetapkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Jumat (13/3/2026).

Dalam laporan yang disampaikan kepada Presiden dan para menteri kabinet, Bahlil menjelaskan bahwa ketahanan stok beberapa jenis BBM nasional masih berada pada level yang cukup baik.

Ia menegaskan bahwa kondisi ini menjadi indikator penting bagi stabilitas energi nasional, terutama dalam memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

“Stok energi nasional saat ini berada di atas standar minimum yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Bahlil dalam rapat tersebut.

Salah satu jenis BBM yang dipantau pemerintah adalah Pertalite dengan nilai oktan RON 90.

Menurut data Kementerian ESDM, ketahanan stok nasional Pertalite atau coverage days (CD) tercatat mencapai 24,39 hari. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan batas minimum pemerintah yang ditetapkan sebesar 18,2 hari.

Coverage days merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur berapa lama stok energi dapat memenuhi kebutuhan nasional jika tidak ada tambahan pasokan.

Selain Pertalite, pemerintah juga memantau ketersediaan Pertamax dengan nilai oktan RON 92.

Bahlil menyebutkan bahwa ketahanan stok nasional Pertamax saat ini mencapai 28,75 hari, angka yang juga melampaui batas minimum pemerintah sebesar 19,9 hari.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah menilai pasokan BBM nasional masih berada dalam situasi yang stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah terus memantau distribusi dan ketersediaan energi nasional, termasuk BBM dan LPG, guna mengantisipasi lonjakan permintaan maupun potensi gangguan pasokan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional, sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan bakar dengan lancar.

Kementerian ESDM juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan distribusi energi berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia.(dhil)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


RELATED ARTICLES

Most Popular