• Latest
  • Trending
  • All
Kacamata Suku Yupik Teknologi Bertahan Hidup di Kutub Utara

Kacamata Suku Yupik Teknologi Bertahan Hidup di Kutub Utara

4 Desember 2022
MY BABY

MY BABY Ajak Para Ibu Indonesia Membangun Kesehatan Mental dan Ketahanan Emosional Anak

29 Agustus 2025
primaya bekasi

Lengkapi Layanan Unggulan, Primaya Hospital Bekasi Timur Raih Penghargaan dari WSO (World Stroke Organization)

29 Agustus 2025
IKEA

IKEA Tawarkan Solusi Menata Rumah Lebih Rapi dengan Stiker Label

28 Agustus 2025
IEE Series 2025

IEE Series 2025 Percepat Transformasi Industri Berkelanjutan, Hadirkan Pameran Multi Sektor Terbesar se-Asia Tenggara

28 Agustus 2025
Anggiasari Mawardi

Ini Cerita Sukses Anggiasari Mawardi

27 Agustus 2025
ZAP

Enam Sosok Top, Satu Cerita: Kepercayaan Diri yang Dirawat

27 Agustus 2025
bodrex

bodrex Berikan Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis untuk Masyarakat Luas di Bulan Kemerdekaan Indonesia ke-80 Tahun

27 Agustus 2025
tiket.com

Jelang Konser Mariah Carey di Indonesia, tiket.com Rekomendasikan Akomodasi Nyaman dan Strategis di Sentul

27 Agustus 2025
OH!SOME

Blue Origin Group Tawarkan Pengalaman Belanja dan Bermain Terpadu Lewat OH!SOME & FuniFun!

26 Agustus 2025
PT ITSEC Asia Tbk

ITSEC Asia Resmikan Acara Keamanan Siber Infrastruktur Kritis Terbesar di Asia Tenggara

26 Agustus 2025
Hengki MT feat Gita Afriyasna rilis lagu Minang terbaru Arak Bako. (Dok. Istimewa)

Lagu Minang Terbaru 2025, Hengki MT feat Gita Afriyasna Rilis Lagu Minang Ikonik “Arak Bako”

25 Agustus 2025
pertamina

Pertamina Umumkan 105 Peserta Energy Debate Championship Pertamina Goes to Campus 2025

25 Agustus 2025
  • Home
  • Bisnis
  • Infrastruktur
  • Pendidikan
  • Properti
  • Otomotif
  • Teknologi
  • More
    • Fashion
    • Movie
    • Music
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Sport
    • Traveling
Sabtu, 30 Agustus 2025
  • Login
  • Register
Binomedia
  • Home
  • Bisnis
  • Infrastruktur
  • Pendidikan
  • Properti
  • Otomotif
  • Teknologi
  • More
    • Fashion
    • Movie
    • Music
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Sport
    • Traveling
No Result
View All Result
Binomedia
No Result
View All Result
Home Teknologi

Kacamata Suku Yupik Teknologi Bertahan Hidup di Kutub Utara

InSAn by InSAn
4 Desember 2022
in Teknologi
A A
0
Kacamata Suku Yupik Teknologi Bertahan Hidup di Kutub Utara

Kacamata suku Inuit dan Yupik, di Alaska, Kutub Utara, adalah teknologi tradisional yang ditemukan sekira tahun 1910 terbuat dari tulang ikan paus, walrus dan rumput. (foto binomedia.id/kottke)

WhatsappFacebookTelegramTwitter

Binomedia.id — Ribuan tahun lalu suku Inuit dan Yupik di Alaska, Kutub Utara, telah membuat kacamata pelindung silau salju yang dapat membutakan mata.

Seorang kurator Museum Nasional Indian Amerika dari Institut Smithsonian, Ann McMullen, telah mengamati kacamata buatan suku Inuit dan Yupik berteknologi kuno yang terbuat dari tulang binatang.

Kacamata suku Inuit dan Yupik, bahkan ada yang terbuat dari rumput laut dan kulit ikan.

Baca juga: PT Elnusa Tbk Perusahaan Penyedia Jasa Energi Kembali Mempertahankan ISO Series

“Di Alaska yang bersalju, jika Anda menghabiskan berjam-jam di bawah sinar matahari musim semi atau musim panas yang cerah, bisa beresiko mengalami kebutaan salju,” ungkapnya.

RelatedPosts

ITSEC Asia Resmikan Acara Keamanan Siber Infrastruktur Kritis Terbesar di Asia Tenggara

Galaxy Watch Ultra Terbaru: Lebih Stylish dengan Titanium Blue, Lebih Powerful dengan Memori Jumbo

Dari Ransomware hingga APT: Pakar GReAT Kaspersky mengungkap ancaman siber utama di Indonesia

Kacamata suku Inuit dan Yupik itu, kata Ann McMullen, dapat melindungi dari sengatan matahari pada mata akibat pancaran sinar ultraviolet.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Masyarakat suku Inuit dan Yupik di seluruh wilayah telah memiliki kacamata salju yang terbuat dari potongan tulang, kayu atau bahan lain.

Baca juga: Keunggulan iPhone 14 dan iPhone 14 Plus, Kamu Wajib Tahu!

“Gaya kacamata ini bahkan dapat meningkatkan pengelihatan,” ujar Ann Fienup, seorang antropologi yang berbasis di Anchorage.

Ann Fienup menemukan kacamata suku Inuit dan Yupik sekira tahun 2010 lalu saat penelitian dibantu oleh warga suku Yapik.

Penelitian Ann Fienup dalam rangka persiapan pameran dan bukunya tentang budaya suku Yupik.

Baca juga: Indonesia sebagai Distributor Resmi Edifier Meluncurkan Earphone dan Headphone Unggulan

Ia sangat kaget dengan keunggulan kacamata suku Yupik yang dapat membuatnya kembali melihat setelah dirinya menjalani operasi retina di mata kanannya.

“Pengelihatan mata kanan saya masih cukup kabur,” katanya.

Tapi, saat dia mengangkat kacamata Yupik ke matanya? “Saya dapat melihat!”

Baca juga: BKKBN Melakukan Uji Coba Penggunaan Website Orang Tua Hebat Sebagai Inovasi

Apa yang sedang terjadi? Ternyata celah itu memfokuskan cahaya, seperti halnya kamera lubang jarum.

Hasilnya, objek yang jauh tampak lebih tajam dan pengelihatan jauh lebih baik.

Jauh sebelum lensa kacamata ditemukan, penduduk asli Alaska, termasuk orang Yupik, merancang sendiri kacamata korektif.

Baca juga: FIFA World Cup 2022: IndiHome dan Vidio Beri Paket Khusus

Phillip Moses, anggota suku di Teluk Toksook, menyebut mereka kacamata hitam adalah penemuan autentik suku Yupik.

Inovasi kacamata suku Yupik adalah bukti bakat teknik yang sangat luar biasa.

Orang-orang Yupik tidak memiliki kata asli untuk “sains”, tetapi mereka memiliki pemahaman tentang kacamata, biologi, dan kimia yang menggerakkan alam.

Mereka menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemui. Misalnya, membuat alat dan pakaian untuk bertahan hidup di lingkungan yang dingin dan berbahaya.

yupik , Kacamata, Binomedia
Beberapa pria Yupik di Kutub Utara menyembelih walrus di atas gunung es. Mereka berdiri di samping umiak di Pulau St. Lawrence, Alaska. (foto binomedia.id/perpustakaan universitas alaska)

Selain kacamata buatan orang Yupik, sekira tahun 2022, Ann juga memukan kacamata buatan orang Inuit.

Kacamata buatan orang Inuit itu terbuat dari tulang dan kulit karibu, Igloolik, Nunavut, Kanada.

Diperkiran sejak tahun 1890, kacamata buatan masyarakat Kutub Utara itu terbuat dari balin dan otot ikan paus.

Baca juga: Dukung Industri Gaming Tanah Air, Bukalapak Akan Gelar Konvensi Gaming & NFT Terbesar di Indonesia

Tapi, kata Ann, kacamata buatan tahun 1910 berbeda dari sebelumnya. Orang Yupik mulai menggunakan rumput pantai dan manik-manik kaca.

Tak hanya membuat kacamata pelindung ultraviolet. Suku Yupik juga pandai membuat alat berburu.

Tempat tinggal yang hangat dipermukaan es membuat para peneliti keheranan: bagaimana mungkin masyarakat Yupik bertahan hidup di Kutub Utara yang dingin.

Baca juga: G20 Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Menghadirkan Teknologi Ramah Lingkungan

Para peneliti bahkan tertarik dengan pakaian hangat buatan suku Inuit dan Yupik. Meski terlihat pakaian sederhana mereka lebih hangat dari jaket tebal yang dipajang di toko-toko mahal.

Para wanita Yupik membuat kaus kaki yang nyaman berbahan rumput. Rumput juga dibentuk menjadi serat yang sangat kuat sehingga dapat digunakan sebagai komponen tali kekang anjing.

Di museum American Indian terdapat jaket anak Yupik, terbuat dari kulit burung lembut yang dilapisi bulu—kerajinan yang indah.

Baca juga: ASUS Zenfone 9 Hadirkan Desain Ultra-Compact dengan Performa Flagship

Agar tetap hangat di dalam ruangan, mereka membuat Qasgi yaitu rancangan pintu rumah yang mengarah ke bawah berbentuk huruf U untuk menaikkan udara hangat dalam ruangan.

Agar di dalam ruangan tetap kering, mereka membuat lapisan tahan air dari kulit ikan semacam Gore Tex.

Mereka juga dikenal ahli mencari makan dalam kondisi bersalju. Saat berburu dan memancing, masyarakat Yupik selalu membawa tongkat kayu yang ujungnya ditempelkan pengait tulang (negcik).

Baca juga: Promo Top Up Mobile Legends di UniPin, Dapat Skin Epic

Negcik juga berfungsi sebagai pelindung senjata dari ancaman binatang buas seperti beruang.

“Nenek korban kami sangat pintar membuat alat berburu,” kata tetua Yupik, Willie Kamkoff, kepada seorang peneliti bernama Fienup Riordan.

Fienup Riordan dan kurator Museum Nasional Indian Amerika dari Institut Smithsonian, percaya bahwa masih banyak orang yang berburu dan memancing untuk menyimpan teknik-teknik penting.

Baca juga: Mesin Cuci Zeromatic Laguna Polytron Luncurkan

Namun, masalah baru muncul justru mengganggu pola musiman generasi lama, kata Fienup Riordan.

Beberapa tetua Yupik khawatir bahwa ketergantungan pada barang-barang Barat modern dan kehidupan perkotaan meredupkan ketergantungan pada tradisi kreatif.

Pail John, tetua Yupik lain yang tinggal di tempat yang sama mengatakan bahwa seseorang dapat melihat kecerdasan mereka melalui barang-barang mereka.

Baca juga: Sharp Raih 2 Penghargaan Bergengsi Dibidang Marketing

Di dunia yang semakin peduli dengan ketahanan lingkungan, teknologi Yupik adalah mercusuar berkelanjutan. Tidak ada yang terbuang percuma.

Dia menjelaskan bagaimana secara tradisional Anda merawatnya. “Bawa keluar dan pukul dengan tongkat,” katanya.

“Lautan tidak membeku seperti dulu,” kata Pail.

“Pembekuan nanti di musim gugur. Dan perpisahan jauh lebih awal di musim semi. Ini benar-benar luar biasa.”

Setelah ribuan tahun bertahan hidup di dunia subzero, orang-orang Yupik menghadapi tantangan teknik baru: beradaptasi dengan dunia yang lebih hangat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


Tags: AlaskaInuitKacamataKanadaKutu UtaraPausWalrusYupik
InSAn

InSAn

Binomedia.id merupakan platform Bisnis Inovasi Media yang melayani produk informasi dan pemberitaan bernilai positif kepada masyarakat untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang hadir menyajikan informasi-informasi bermanfaat serta terpercaya untuk mengakomodir kepentingan dan kebutuhan para pembacanya.

Related Posts

PT ITSEC Asia Tbk
Teknologi

ITSEC Asia Resmikan Acara Keamanan Siber Infrastruktur Kritis Terbesar di Asia Tenggara

by Shanty. A
3 hari ago
Galaxy Watch Ultra
Teknologi

Galaxy Watch Ultra Terbaru: Lebih Stylish dengan Titanium Blue, Lebih Powerful dengan Memori Jumbo

by Shanty. A
5 hari ago
kaspersky
Teknologi

Dari Ransomware hingga APT: Pakar GReAT Kaspersky mengungkap ancaman siber utama di Indonesia

by Shanty. A
2 minggu ago
INFINIX
Teknologi

Smartphone Tertipis di Dunia dengan Layar 3D Curved, Infinix HOT 60 Pro+ Siap Meluncur 20 Agustus 2025

by Shanty. A
2 minggu ago
Rayakan Semangat Kemerdekaan, AQUA Elektronik Hadirkan Mall Exhibition di Kota Kasablanka dan Luncurkan Inovasi Produk Terbaru
Teknologi

Rayakan Semangat Kemerdekaan, AQUA Elektronik Hadirkan Mall Exhibition di Kota Kasablanka dan Luncurkan Inovasi Produk Terbaru

by Shanty. A
2 minggu ago
Kaspersky,
Teknologi

Kaspersky: Ancaman APT di Asia Pasifik Kian Mengkhawatirkan

by Shanty. A
3 minggu ago
Next Post
Pelaku Penipuan Social Engineering Diringkus Polisi, BRI Proaktif Ungkap Kejahatan Perbankan

Pelaku Penipuan Social Engineering Diringkus Polisi, BRI Proaktif Ungkap Kejahatan Perbankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

MY BABY

MY BABY Ajak Para Ibu Indonesia Membangun Kesehatan Mental dan Ketahanan Emosional Anak

29 Agustus 2025
primaya bekasi

Lengkapi Layanan Unggulan, Primaya Hospital Bekasi Timur Raih Penghargaan dari WSO (World Stroke Organization)

29 Agustus 2025
IKEA

IKEA Tawarkan Solusi Menata Rumah Lebih Rapi dengan Stiker Label

28 Agustus 2025
IEE Series 2025

IEE Series 2025 Percepat Transformasi Industri Berkelanjutan, Hadirkan Pameran Multi Sektor Terbesar se-Asia Tenggara

28 Agustus 2025
Anggiasari Mawardi

Ini Cerita Sukses Anggiasari Mawardi

27 Agustus 2025
ZAP

Enam Sosok Top, Satu Cerita: Kepercayaan Diri yang Dirawat

27 Agustus 2025

Berita Terpopuler

  • Susunan Media Filter Aquarium, Jamin Jernih

    Susunan Media Filter Aquarium, Jamin Jernih

    4882 shares
    Share 1952 Tweet 1220
  • Blue Origin Group Tawarkan Pengalaman Belanja dan Bermain Terpadu Lewat OH!SOME & FuniFun!

    494 shares
    Share 198 Tweet 124
  • IKEA Tawarkan Solusi Menata Rumah Lebih Rapi dengan Stiker Label

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • IEE Series 2025 Percepat Transformasi Industri Berkelanjutan, Hadirkan Pameran Multi Sektor Terbesar se-Asia Tenggara

    493 shares
    Share 197 Tweet 123
  • Jelang Konser Mariah Carey di Indonesia, tiket.com Rekomendasikan Akomodasi Nyaman dan Strategis di Sentul

    492 shares
    Share 197 Tweet 123
Shortcode field is empty!
Binomedia

Copyright © 2023 Binomedia. Supported Matek

Navigate Site

  • HOME
  • About us
  • Copyright
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Contact Us

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Infrastruktur
  • Pendidikan
  • Properti
  • Otomotif
  • Teknologi
  • More
    • Fashion
    • Movie
    • Music
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Sport
    • Traveling

Copyright © 2023 Binomedia. Supported Matek