Rabu, Maret 4, 2026
BerandaMusicBella Fawzi Bangun Strategi Gerakan Musik untuk Jaga Isu Palestina Tetap Relevan

Bella Fawzi Bangun Strategi Gerakan Musik untuk Jaga Isu Palestina Tetap Relevan

Binomedia.id, Jakarta – Pendekatan Bella Fawzi dalam menyuarakan solidaritas untuk Palestina tidak ditempatkan sebagai respons musiman. Dalam sejumlah kesempatan, termasuk saat menghadiri Iftar Bersama Friends of Palestine (FoP) ke-3 di Jakarta Selatan pada Rabu (4/3/2026), Bella menegaskan bahwa gerakan yang ia bangun bersifat jangka panjang dan terstruktur.

Bella memandang, setelah gencatan senjata diumumkan, tantangan terbesar justru menjaga isu kemanusiaan agar tidak meredup dari perhatian publik. Ia memilih menggunakan basis profesinya sebagai musisi untuk membangun strategi komunikasi yang konsisten melalui karya.

Gerakan tersebut diwujudkan dalam “Tanah Para Nabi Movement”, sebuah inisiatif lintas seniman yang dirintisnya sejak 2024. Menurut Bella, awal pembentukan gerakan ini berangkat dari diskusi sederhana mengenai peran apa yang dapat dilakukan musisi di tengah konflik berkepanjangan.

“Oke, jadi sebenarnya Tanah Para Nabi Movement ini adalah satu gerakan ya, yang isinya tuh adalah campuran musisi, influencer, para seniman yang peduli terhadap isu Palestina. Sebenarnya tuh Tanah Para Nabi Movement itu isinya banyak. Jadi waktu itu kita pada tahun 2024 ya, sama Kak Fia sama Kak Anisa Theresia, jadi kita bertiga tuh kayak rembukan bikin lagu judulnya ‘Tanah Para Nabi’,” ujar Bella.

Lagu tersebut kemudian diproduksi dan didistribusikan melalui berbagai platform digital. Bella menjelaskan bahwa langkah itu diambil agar pesan solidaritas dapat menjangkau generasi muda yang aktif mengakses musik secara daring.

Ia juga memastikan bahwa kolaborasi tidak berhenti pada satu karya. Sejumlah musisi dengan latar genre berbeda diajak bergabung untuk memperluas spektrum audiens sekaligus memperkuat legitimasi gerakan di industri musik.

IMG 20260304 WA0049 , Bella fawzi, Binomedia
Bella Fawzi saat jumpa pers di Kemang, Jakarta Selatan (Foto. Akula)

“Jadi ada Chiki, ada Kak Lala Karmela, ada Rebecca Reijman, ada Dira Sugandi, ada Mas Fadly Padi, terus ada Teh Melly Goeslaw, Eka Deli, Endah Widiastuti, Sandhy Sondoro, Kojek Rap Betawi, sampai Nada Sikkah. Dari berbagai macam genre kita berhasil mengadakan kolaborasi itu,” tuturnya.

Bella menilai keberagaman tersebut penting agar isu Palestina tidak terasosiasi dengan satu kelompok tertentu. Menurutnya, solidaritas kemanusiaan bersifat universal dan dapat disuarakan oleh siapa pun tanpa melihat latar belakang musikal.

Selain memperluas jejaring musisi, Bella juga menekankan pentingnya kesinambungan produksi karya. Ia menyebut tengah menyiapkan konsep kolaborasi lanjutan agar pesan yang sama tetap hadir dalam format yang relevan.

“Ke depannya kita kepengen bisa bikin kolaborasi yang lebih berdampak dan lebih masif lagi. Karena selama Palestina itu masih dijajah, selama itu juga kita harus terus bersuara. Karena dulu Indonesia juga nggak bisa merdeka kalau nggak didukung oleh Palestina,” katanya.

Bagi Bella, pilihan untuk terus bersuara melalui musik adalah bentuk tanggung jawab profesional. Ia menyadari kontribusinya mungkin berbeda dari jalur diplomasi atau bantuan logistik, namun tetap memiliki fungsi dalam membangun kesadaran publik.

“Kita sebenarnya sih pengen terus menyebarkan awareness ya, dan juga terus menyuarakan melalui karya. Karena kami sebagai musisi, yang kami bisa lakukan adalah ya melalui karya kami bersuara,” ucap Bella.

Sementara itu, Pimpinan Eksekutif Friends of Palestine, Rayyan Abdallah, menilai keterlibatan para musisi dan influencer memberi dampak signifikan pada kampanye advokasi. “First of all, the main important thing is the unity of the influencers and celebrities. Friends of Palestine is focusing on the advocacy and awareness about Palestine through the influencers, celebrities, and musicians,” kata Rayyan, menegaskan pentingnya konsolidasi lintas profesi dalam menjaga isu kemanusiaan tetap menjadi perhatian publik.(Kul)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


RELATED ARTICLES

Most Popular