Binomedia.id, JAKARTA – Kebutuhan akan sistem inspeksi industri yang aman, akurat, dan efisien terus meningkat seiring kompleksitas operasional berbagai sektor strategis, seperti energi, migas, kelistrikan, hingga manufaktur. Inspeksi terhadap aset berisiko tinggi seperti flare stack, menara transmisi, hingga fasilitas produksi aktif kini semakin mengandalkan teknologi pemantauan jarak jauh untuk meminimalkan risiko keselamatan pekerja.
Menjawab kebutuhan tersebut, DJI melalui lini DJI Enterprise menghadirkan Zenmuse H30T, payload inspeksi multi-sensor yang dirancang untuk menghasilkan data visual dan termal beresolusi tinggi tanpa mengharuskan tim inspeksi berada di dekat aset.
Perangkat ini mengintegrasikan sejumlah sensor dalam satu sistem, meliputi kamera wide-angle 48 megapiksel, kamera zoom 40 megapiksel dengan kemampuan optical zoom hingga 34 kali, kamera termal radiometrik beresolusi 1.280 x 1.024 piksel, laser range finder dengan jangkauan hingga 3.000 meter, serta teknologi full color night vision.
Zenmuse H30T dikembangkan agar kompatibel dengan drone industri DJI Matrice 400 sehingga mampu melakukan inspeksi visual dan termal secara bersamaan dari jarak yang aman.
Kemampuan kamera termalnya memungkinkan pengukuran suhu secara kuantitatif pada rentang 0 hingga 1.600 derajat Celsius. Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi anomali temperatur, mengidentifikasi korosi di bawah lapisan insulasi (corrosion under insulation), menemukan hambatan proses (process bottleneck), hingga memantau potensi overheating sebagai langkah pencegahan kebakaran.
“Zenmuse H30T menghasilkan data visual dan thermal dari jarak yang aman tanpa menghentikan operasional aset. Anomali suhu yang teridentifikasi langsung bisa ditindaklanjuti oleh tim tanpa perlu akses fisik ke struktur,” ujar perwakilan Halo Robotics.
Menurut Halo Robotics, pemanfaatan sistem inspeksi berbasis drone memberikan keuntungan dari sisi keselamatan kerja karena mampu mengurangi kebutuhan inspeksi manual pada aset yang berada di lokasi sulit dijangkau atau memiliki tingkat risiko tinggi.
Selain meningkatkan aspek keselamatan, teknologi tersebut juga membantu perusahaan menjaga kontinuitas operasional karena proses inspeksi dapat dilakukan tanpa menghentikan aktivitas produksi.
Zenmuse H30T telah digunakan dalam berbagai kegiatan inspeksi industri, antara lain pada flare stack, fasilitas jetty, Heat Recovery Steam Generator (HRSG), hingga jaringan transmisi tenaga listrik di sejumlah kawasan industri.
Hasil inspeksi berupa dokumentasi visual beresolusi tinggi dan data termal radiometrik dapat dimanfaatkan secara langsung sebagai dasar analisis kondisi aset, penyusunan strategi predictive maintenance, serta pengambilan keputusan dalam pengelolaan aset industri.
Dengan meningkatnya kebutuhan transformasi digital di sektor industri, penggunaan sistem inspeksi berbasis drone dan sensor cerdas diperkirakan akan terus berkembang sebagai bagian dari implementasi asset integrity management dan pemeliharaan berbasis data untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat aspek keselamatan kerja. (ris)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id