binomedia.id – Tangerang. IKEA Indonesia menghadirkan koleksi gaming terbaru, YXSTABY, di IKEA Alam Sutera, Tangerang, Kamis (1/10). Koleksi yang merupakan kolaborasi antara desainer IKEA dan Xbox ini kini hadir di Indonesia dengan enam perabot dan aksesoris. Koleksi ini hadir dengan melihat berbagai situasi saat orang bermain game di rumah, mulai dari posisi televisi dan cara duduk hingga barang-barang yang ingin tetap dekat. Saat permainan selesai, perabot yang sama tetap dapat digunakan untuk aktivitas lain di ruang yang sama.
“Kalau main game di rumah, apalagi di Indonesia, kita tidak selalu punya ruangan khusus, kan. Apalagi kalau bermain pakai konsol, kita biasanya akan bermain di kamar atau di ruang keluarga, di tempat yang sama yang juga dipakai untuk menonton, duduk, atau berkumpul. Jadi, IKEA dan Xbox melihat apa yang terjadi selama orang bermain. Penglihatan ini menjadi bagian dari proses IKEA ketika mengembangkan YXSTABY. Ini juga sejalan dengan cara IKEA melihat rumah, yaitu bagaimana orang menjalani hidupnya dan apa yang bisa membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih baik bagi banyak orang,” ujar Angela Krisyanti, Business Leader IKEA Indonesia.

YXSTABY menjadi bagian terbaru dari perjalanan IKEA di kategori gaming. Pada 2021, IKEA mulai mengeksplorasi kategori dengan kolaborasi yang menghadirkan enam seri, yaitu UPPSPEL, LÅNESPELARE, MATCHSPEL, GRUPPSPEL, UTESPELARE, dan HUVUDSPELARE. Lebih dari 30 produk hadir dalam rangkaian tersebut, mulai dari meja dan kursi gaming hingga berbagai aksesori yang mendukung setup gaming PC.
Setelah itu, BRÄNNBOLL membawa eksplorasi tersebut ke jenis perabot yang lebih beragam, seperti inflatable chair, armchair, trolley, dan perabot lain yang bisa digunakan ketika orang berpindah dari bermain ke aktivitas lain di rumah. Pada YXSTABY, perhatian IKEA semakin dekat pada apa yang terjadi ketika orang benar-benar sedang bermain. Posisi televisi, cara duduk, barang yang perlu berada dekat, sampai kebutuhan untuk menggeser perabot menjadi bagian dari hal yang dipertimbangkan ketika produk dibuat.
Kolaborasi antara desainer IKEA dan XBOX juga terlihat langsung dari produk-produknya. Desainer dari kedua tim bekerja bersama dalam mengembangkan koleksi ini, dengan IKEA membawa pengalaman dalam membuat perabot untuk rumah dan XBOX membawa pengalaman yang dekat dengan aktivitas gaming. Hasilnya bisa dilihat dari pilihan produk yang cukup beragam.

Contohnya terlihat pada Stand TV dengan roda, yang dapat digeser bersama televisi ketika posisi bermain dari sofa berubah. Di bagian belakangnya terdapat rak, pengait, dan pengaturan kabel agar perlengkapan tetap tertata saat stand dipindahkan. Kursi santai gaming juga dibuat dengan beberapa posisi duduk, dari lebih tegak hingga lebih bersandar, serta dilengkapi kantong untuk menyimpan controller agar lebih dekat dengan pengguna. Sementara itu, Meja samping dengan roda menyediakan tempat untuk menyimpan barang, mengisi daya controller, dan dapat digeser mengikuti posisi pengguna.
Ada juga Bangku Gaming Thumbstick, Bantalan Gaming D-pad, dan Kotak Pajangan Controller Gaming yang mengambil bentuk dari benda-benda yang familiar bagi pemain game. Bangku Gaming Thumbstick dan Bantalan Gaming D-pad mengambil bentuk thumbstick dan D-pad dari controller, lalu digunakan sebagai bangku dan bantalan untuk lengan serta punggung. Sementara itu, Kotak Pajangan Controller Gaming memungkinkan controller yang biasanya disimpan setelah digunakan untuk tetap dipajang, dengan cermin di bagian dalam dan dudukan transparan yang dapat dilepas. Ketiganya tetap bisa menjadi bagian dari ruang di rumah, bahkan saat tidak sedang bermain.
“Pada akhirnya, ruang di rumah yang digunakan untuk bermain game juga akan digunakan oleh anggota keluarga lain, atau untuk aktivitas lain setelah permainan selesai. Jadi, menurut saya, perabot gaming tidak harus selalu terlihat atau terasa sangat gaming. Yang penting, saat digunakan untuk bermain, perabotnya memang mendukung aktivitas tersebut. Dari sisi interior, kita ingin ada keseimbangan. Beberapa elemen boleh punya karakter yang lebih kuat, sementara yang lain bisa lebih tenang dan menyatu dengan perabot yang sudah ada. Dengan begitu, orang bisa membawa sedikit karakter gaming ke rumah tanpa harus membuat seluruh ruang berubah,” ujar Muhammad Yusuf Attorik, Interior Design Leader IKEA Indonesia.
Tiga desainer IKEA yang ikut mengembangkan YXSTABY juga sebelumnya sudah mengerjakan berbagai produk IKEA yang mungkin pernah Anda temui. David Wahl, misalnya, merancang kursi makan TEODORES, lampu gantung ÖDLEBLAD, dan tirai VECKLARFLY. Lukas Bazle juga mengerjakan lampu LED dengan sensor KÖLVATTEN, lampu gantung KUDDLAVA, dan rak penyimpanan terbuka KRÖNIKÖR. Sementara itu, Darja Nordberg banyak mengerjakan produk tekstil, termasuk sarung duvet dan sarung bantal SLÅNHÖSTMAL serta seri SKOGSSALLAT seperti sendal dan penutup mata.
YXSTABY sudah dapat dilihat langsung di seluruh toko IKEA Indonesia. Untuk pembelian, anggota IKEA Family dapat memperoleh koleksi ini secara offline mulai 1 Oktober 2026. Mulai 2 Oktober 2026, YXSTABY dapat dibeli oleh semua orang, baik secara online maupun offline, dengan harga mulai dari Rp149.000.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk, ketersediaan, dan stok di masing-masing toko, silakan kunjungi ikea.co.id atau datang langsung ke toko IKEA terdekat. (rls)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id