BerandaKesehatanLifestyleHalal Indo 2026 Perkuat Kolaborasi untuk Membangun Ekosistem Halal Indonesia yang Lebih...

Halal Indo 2026 Perkuat Kolaborasi untuk Membangun Ekosistem Halal Indonesia yang Lebih Inovatif

binomedia.idJakarta. Gaya hidup halal kini berkembang menjadi lebih dari sekadar pemenuhan standar dan sertifikasi. Halal telah menjadi bagian dari gaya hidup modern yang mencerminkan kualitas, kepercayaan, serta peluang ekonomi yang terus bertumbuh. Melihat perkembangan tersebut, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia bersama PT Dyandra Promosindo menghadirkan Halal Leaders & Creator Gathering sebagai langkah awal membangun kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung perkembangan ekosistem halal Indonesia.

Mengusung tema “Connecting the People Behind Indonesia’s Halal Future”, kegiatan yang berlangsung di Kementerian Perindustrian ini menjadi ruang bertemunya pemerintah, pelaku industri, komunitas, media, hingga para kreator konten. Melalui dialog yang terbuka dan kolaboratif, seluruh pihak diajak untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan industri halal Indonesia agar semakin inklusif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global.

HALAL INDO

Dalam sambutannya, Plh. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Adie Rochmanto Pandiangan, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan utama industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk Muslim yang mencapai 242,6 juta jiwa pada tahun 2023 serta potensi belanja halal yang diperkirakan mencapai Rp11.182 triliun, peluang tersebut menjadi fondasi yang kuat untuk memperkuat industri halal nasional.

Potensi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, memperkuat rantai pasok halal dari hulu hingga hilir, serta melahirkan berbagai inovasi produk yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Di era digital saat ini, peran kreator konten juga dinilai semakin penting dalam memperkenalkan industri halal kepada masyarakat. Melalui pendekatan yang lebih dekat, kreatif, dan mudah dipahami, para kreator mampu mengubah berbagai informasi teknis menjadi cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, halal tidak hanya dipandang sebagai sebuah regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup yang modern dan dipercaya oleh masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah, industri, media, dan para kreator diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat terhadap produk halal sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap produk lokal. Narasi positif yang dibangun melalui berbagai platform digital diyakini dapat memperkuat posisi jenama halal Indonesia sebagai pilihan utama konsumen, baik di pasar domestik maupun internasional.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, Kementerian Perindustrian mencatat hingga akhir triwulan II tahun 2024 telah diterbitkan hampir 2,8 juta sertifikat halal yang mencakup lebih dari 5,4 juta produk. Capaian ini menjadi langkah positif dalam memperkuat industri halal nasional. Ke depan, sinergi yang terjalin diharapkan dapat mendorong meningkatnya penggunaan produk halal dalam negeri sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Rangkaian kegiatan semakin menarik melalui sesi talk show bertajuk “Unlocking the Future of Halal Lifestyle Economy: Where Policy, Innovation, Beauty, and Influence Create Business Opportunities.” Diskusi ini menghadirkan berbagai perspektif mengenai pengembangan industri halal melalui sinergi kebijakan, inovasi, strategi branding, serta pemanfaatan media digital bersama para narasumber dari Kementerian Perindustrian, Scarf Media, dan Wardah.

Sebagai bagian dari pengalaman yang lebih interaktif, acara juga berkolaborasi dengan Wardah melalui berbagai aktivitas yang mengangkat konsep halal lifestyle. Para peserta berkesempatan mengikuti Personal Color Analysis serta Skin Check & Consultation bersama konsultan profesional. Selain itu, tersedia Content Creator Spot, Professional Portrait Corner, dan Creator Interview Corner yang memberikan ruang bagi para kreator untuk menghasilkan konten inspiratif sekaligus memperluas jejaring profesional.

Menutup rangkaian acara, para peserta mendapatkan gambaran awal mengenai penyelenggaraan Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2026 yang akan berlangsung pada 24–27 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Pameran ini direncanakan hadir dengan skala yang lebih besar melalui pemanfaatan tiga hall utama serta menghadirkan beragam sektor industri halal, mulai dari modest fashion, makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, hingga pariwisata ramah muslim.

Melalui semangat kolaborasi yang terus dibangun antara pemerintah, industri, komunitas, dan para kreator, Halal Indo 2026 diharapkan menjadi wadah yang mampu memperkuat ekosistem halal Indonesia sekaligus membuka lebih banyak peluang inovasi, investasi, dan kerja sama yang mendukung pertumbuhan industri halal nasional di masa depan. (renz)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


RELATED ARTICLES

Most Popular