Beranda blog Halaman 137

Fajar Sadboy Jadi Pemeran Utama Film Komedi Horor “Kita Butuh Bahagia Walau Sesaaat”

0
Fajar Sadboy, Selebritas Internet dan Aktor Indonesia. (Dok. Istimewa)
Fajar Sadboy, Selebritas Internet dan Aktor Indonesia. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Ibadah umrah perdana yang dilakukan Fajar Sadboy jadi sorotan publik dan lagi viral di media-media pemberitaan. Selebritas Internet yang juga Aktor Indonesia tersebut saat ini sudah kembali ke Tanah Air, dan akan menjadi pemeran utama film bioskop berjudul Kita Butuh Bahagia Walau Sesaaat (KBBWS), disutradarai oleh Derry Drajat.

Derry Drajat saat diwawancarai pada Minggu (15/9/2024) mengatakan, tak lama lagi industri film nasional Indonesia bakal diramaikan oleh film KBBWS, sebuah film bergenre komedi horor. Film yang diproduksi oleh Golden Piranha Vision tersebut bakal memulai syuting di akhir September 2024.

Film KBBWS menceritakan tentang persahabatan 4 anak manusia yang menjadi korban sumpah serapah Nyai Ratu, sang ratu teluh. Mereka selalu mengalami nasib yang kurang beruntung dan selalu dirundung kesusahan, bahkan jauh dari kata bahagia.

Menurut Derry Drajat, alur cerita film KBBWS menarik karena untuk mencapai kebahagiaan, 4 sahabat tersebut melakukan berbagai macam upaya. Lalu, secara tidak sengaja mereka masuk ke dunia lain yang memang digunakan untuk membalaskan dendam Nyai Ratu kepada keturunan para manusia yang berbuat keji kepadanya.

“Justru di dunia lain itu 4 sahabat ini merasakan kebahagiaan yang tidak pernah dirasakan sebelumnya,” kata Derry Drajat.

Film KBBWS diproduseri oleh Luri G Wara, co-director Ungke S. Kaumbur, dan Line Producer Irwan Setiwawan. Director of Photography-nya Gunung N. Pelita, Art Director Limin dan Casting Director Choky, dengan Executive Producer Dripa.

Derry Drajat berharap film yang dibintangi oleh Saskia Chadwick, Fajar Sadboy, Mang Osa, Daffa Ariq, Amanda Riqby, dan Jeff Smith tersebut bisa mendapatkan apresiasi yang baik dari masyarakat Indonesia. Sama seperti pada film yang lainnya.

Penulis: Muhammad Fadhli

Windi Yanti Persembahkan Gaun Mewah untuk Dewi Perssik di Grand Launching Windshine

0
Dewi Perssik

binomedia.id Jakarta. Keberhasilan Dewi Perssik di dunia hiburan membuatnya memiliki banyak penggemar setia dari berbagai kalangan, termasuk Windi Yanti, seorang wanita berusia 24 tahun yang mengidolakan sosok pedangdut tersebut sejak kecil. Windi, yang juga merupakan pemilik produk kecantikan Windshine, mengakui telah mengikuti perjalanan karier Dewi Perssik sejak bintang itu bermain dalam sinetron ‘Mimpi Manis’.

Pengaruh besar Dewi Perssik dalam kehidupan Windi mendorongnya untuk menghadirkan sang idola dalam acara grand launching produk terbaru Windshine yang berlangsung di The Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu 14 September 2024.

Dewi Perssik tidak hanya tampil menghibur para tamu undangan, tetapi juga mendapatkan persembahan khusus dari Windi berupa gaun mewah berwarna maroon yang didesain oleh Ririn Rinura, senilai Rp 100 juta.

“Sejak kecil saya memang ngefans banget sama Dewi Perssik. Makanya, di acara grand launching ini, saya undang beliau dan ikut joget bareng. Saya ingin momen ini spesial, jadi saya persembahkan gaun khusus untuk Dewi,” ujar Windi Yanti usai acara.

IMG 20240915 WA0018 - Windi Yanti Persembahkan Gaun Mewah untuk Dewi Perssik di Grand Launching Windshine

Gaun mewah tersebut, yang ditaburi kristal Swarovski, terlihat begitu menawan saat dikenakan oleh Dewi Perssik. Depe, sapaan akrab Dewi Perssik, mengungkapkan rasa syukurnya mengenakan gaun tersebut, terutama karena kenyamanannya dan desain yang sangat sesuai dengan karakternya di atas panggung.

“Ini gaun benar-benar nyaman dan terlihat seksi. Aku suka banget sama desainnya. Terima kasih untuk Windi yang sudah mempersembahkan busana ini,” ungkap Dewi Perssik.

Pemilik goyang Gergaji ini juga bercerita mengenai bagaimana ia awalnya dihubungi oleh Ririn Rinura yang memberitahunya bahwa ada seorang penggemar yang ingin memberikan gaun istimewa untuknya.

“Saya kaget karena ternyata yang pesan gaun ini masih muda, baru 24 tahun. Cantik dan pekerja keras. Saya bangga sama Windi, dan tentu saya pakai busana ini dengan senang hati,” kata Dewi.

Desainer Ririn Rinura sendiri menceritakan proses pembuatan gaun tersebut yang penuh tantangan. Meskipun waktu pembuatan sangat singkat, hanya satu hari, ia berhasil menciptakan gaun indah dengan bahan berkualitas tinggi dan kristal mewah.

Ririn mengaku sempat kesulitan karena bahan yang dipesan datang terlambat, namun hasil akhirnya memuaskan semua pihak.

“Bahan gaun datang terlambat, jadi saya hanya punya waktu satu hari untuk menyelesaikannya. Tapi alhamdulillah hasilnya indah dan sesuai dengan harapan,” jelas Ririn Rinura.

Acara grand launching Windshine ini tidak hanya menjadi momen penting bagi Windi Yanti dalam memperkenalkan produk terbarunya, tetapi juga menunjukkan betapa besarnya pengaruh Dewi Perssik terhadap penggemarnya, terutama dalam hal menginspirasi mereka untuk meraih kesuksesan seperti sang idola.

Dengan penampilan Dewi Perssik yang memukau serta persembahan gaun mewah dari Windi Yanti, acara ini sukses menjadi salah satu highlight di industri kecantikan Indonesia. (sh)

Gelar ‘Dewa 19 Featuring All Stars 2.0’, Ahmad Dhani: Ini Adalah Impian Kami

0
Dewa 19

binomedia.id Jakarta. Sukses dengan ‘Dewa 19 Featuring All Stars 1.0’, Ahmad Dhani kembali membuat gebrakan besar dengan menghadirkan konser ‘Dewa 19 Featuring All Stars 2.0’. Konser ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada 18 Januari 2025.

Dengan menggandeng sejumlah musisi rock ternama era 90-an dari Amerika Serikat, konser ini dipastikan menjadi salah satu acara musik terbesar di Indonesia tahun depan.

Musisi-musisi legendaris yang akan memeriahkan panggung SUGBK antara lain John Waite dari Bad English, Gary Cherone dan Nuno Bettencourt dari Extreme, Eric Martin dan Billy Sheehan dari Mr. Big, Ron Thal alias Bumblefoot, Dino Jelusick, dan Derek Sherinian. Kolaborasi lintas negara ini diorganisir oleh Dewa Sembilan Belas All Stars dan Mega Bintang Investama.

IMG 20240910 WA0019 - Gelar 'Dewa 19 Featuring All Stars 2.0', Ahmad Dhani: Ini Adalah Impian Kami

Dalam konferensi pers yang digelar di CGV FX Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2024), Ahmad Dhani mengungkapkan rasa gembiranya atas kesempatan ini. “Ini adalah impian kami sebagai penggemar musik rock untuk bisa tampil bersama musisi Amerika. Kolaborasi ini adalah sebuah kehormatan besar bagi kami,” kata Dhani.

Lebih lanjut, Dhani menekankan betapa beruntungnya Dewa 19 dapat mengundang musisi-musisi kelas dunia untuk bergabung dalam konser yang diprediksi akan disaksikan oleh 85 ribu penonton.

“Hingga saat ini, belum ada band atau musisi Indonesia yang bisa berkolaborasi dengan musisi rock Amerika seperti ini. Ini adalah sebuah kebanggaan besar bagi Dewa 19,” ujarnya.

Dalam konser ‘Dewa 19 Featuring All Stars 2.0’ nanti, Dewa 19 akan tampil bersama tiga vokalis andalannya, Ari Lasso, Virzha, dan Ello. Mereka akan berkolaborasi secara bergiliran dengan para musisi Amerika tersebut, membawakan sejumlah lagu hits dari Dewa 19, Bad English, Mr. Big, Extreme, dan lainnya.

“Konsepnya simpel, kami akan berkolaborasi secara bergiliran di atas panggung. Ini akan menjadi malam yang sangat spesial bagi semua penggemar musik rock,” jelas Dhani.

Dengan line up musisi rock papan atas dunia dan kolaborasi epik yang direncanakan, konser ini diharapkan akan menjadi tonggak sejarah bagi Dewa 19 di industri musik Indonesia. (sh)

Resmi Diluncurkan, BION Studios Memperkuat Cerita Lokal Siap Rilis Film “Ambyar Mak Byar”, “Selepas Tahlil” hingga “Kami (Bukan) Sarjana Kertas” Tayang 2025

0
VISINEMA

binomedia.idJakarta.  Visinema Group resmi meluncurkan BION Studios, sebuah perusahaan film yang berfokus untuk memproduksi konten hyperlocal dan tren yang sedang berkembang di masyarakat guna menangkap ide-ide segar dan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Dalam sambutannya, Herry Budiazhari Salim, selaku Group President & CEO of Visinema Studios, menjelaskan bahwa BION Studios hadir untuk memberikan ruang bagi cerita-cerita yang relevan, namun mungkin belum terdengar dan memiliki potensi besar untuk menggugah hati penonton.

Visinema Semakin Perkuat Storytelling Capability Dengan Hadirkan BION Studios

Visinema Group (Visinema) memiliki visi untuk menjadi the center of excellence in every form of storytelling in Indonesia. Visinema telah berupaya menunjukkan kemampuan baiknya dalam membangun cerita dan narasi yang engaging dan impactful di berbagai saluran dan platform. Hal ini ditunjukkan melalui kemampuan narasinya, hasil karya yang kreatif, dan produk-produk yang dihasilkannya. Sejalan dengan visi yang dimilikinya, Visinema bertujuan untuk memantapkan posisinya sebagai thought leader dalam industri film & kreatif Indonesia, menetapkan tolak ukur dalam penyampaian cerita kreatif dan pembuatan konten.

Saat ini Visinema telah memiliki Visinema Pictures yang menghadirkan cerita-cerita berkualitas yang ditayangkan di layar lebar dan menjangkau penonton yang lebih luas dengan cerita-cerita yang inovatif dan eksploratif. Kini, sejalan dengan visi yang dimilikinya, Visinema lahirkan BION Studios yang akan akan menghadirkan konten dan cerita hyperlocal di layar bioskop.

“BION Studios hadir untuk mengangkat cerita-cerita yang viral dan tumbuh dari akar rumput. Kami ingin menjadi wadah bagi konten-konten yang segar, dekat dengan masyarakat, dan memiliki daya tarik besar di pasar hyperlocal,” ungkap Herry Budiazhari Salim. “Kami menangkap cerita-cerita yang tumbuh dari budaya populer, tren yang sedang berkembang, dan kehidupan sehari-hari masyarakat. BION Studios dilahirkan untuk memberikan ruang bagi suara-suara yang mungkin belum terdengar, tapi punya potensi besar untuk menggugah hati penonton,” lanjut Herry.

40c3a5e0 8cf5 43f8 8d46 babfaa561b1e , , Binomedia

Rencana Film-film BION Studios

Dengan visi misi yang ingin lebih berfokus kepada hyperlocal market, BION Studios pun telah memiliki daftar judul film yang diproduksi. Ajeng Parameswari, Chief of Business Stream & BION Studios, mengungkapkan antusiasmenya terhadap beberapa proyek film tersebut.

“Beberapa film yang kami produksi akan tayang di 2025, di antaranya Ambyar Mak Byar, Selepas Tahlil, dan  Kami (Bukan) Sarjana Kertas. Setiap film ini membawa cerita yang sangat dekat dengan masyarakat dan mencerminkan tren yang sedang terjadi,” jelas Ajeng. Ia menambahkan bahwa film-film ini dirancang untuk menyajikan konten yang menghibur sekaligus relevan dengan audiens Indonesia yang beragam.

Salah satu film yang dinantikan adalah Ambyar Mak Byar yang dibintangi oleh penyanyi dangdut Happy Asmara. Film ini bercerita tentang Seorang pemuda naif, Jeru (25) ingin memperjuangkan cintanya kepada Bethari (24) dengan cara meraih cita-citanya menjadi band terkenal bersama sahabatnya Rick (27), Aruna (26), Novian (29), dan Wahyu (27) yang tergabung dalam Konco Seneng. Namun keluarga Bethari yang tidak merestui hubungan keduanya tega menyabotase segala usaha yang dilakukan Konco Seneng.

Happy Asmara, pemeran utama dalam Ambyar Mak Byar, menyatakan kegembiraannya atas dirilisnya BION Studios dan keterlibatannya dalam film ini. “Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari film Ambyar Mak Byar. Ceritanya sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, terutama anak muda yang berjuang dengan cinta dan impian. Saya harap BION Studios akan terus memproduksi film-film yang tidak hanya menghibur, tapi juga relevan dengan banyak orang dan bisa dinikmati oleh kalangan luas. Selain itu, lewat film ini harapannya saya bisa lebih mengenalkan campur sari ke lebih banyak penonton,” ungkap Happy.

Selain Ambyar Mak Byar, BION Studios juga akan menghadirkan Selepas Tahlil, sebuah film yang diangkat dari IP terkenal dari Lentera Malam dan diperankan oleh Aghniny Haque yang sebelumnya sudah sukses membintangi film-film horor, seperti KKN di Desa Penari, Pemandi Jenazah dan beberapa lainnya. Film ini akan bercerita tentang salah satu kota di Surabaya, seorang anak ingin memakamkan jenazah ayahnya, namun pada malam selepas tahlil jenazah ayahnya bangkit, berjalan keluar rumah, dan menghilang di kegelapan. Pada malam yang sama, seorang warga di Lamongan melihat penampakan sosok mayat berjalan di ujung jalan desa; sebuah desa yang terkena kutukan: ia yang lahir di desa tersebut, jika meninggal di luar desa dan tidak segera dipulangkan akan kembali pulang dengan sendirinya.

Aghniny Haque Menyampaikan rasa antusiasnya saat bergabung menjadi salah satu bintang di Selepas Tahlil. “Berakting di Selepas Tahlil rasanya seperti pulang ke rumah, karena ini masih bagian dari Visinema. Selain itu saat mengetahui visi BION Studios yang fokus ke pasar hyperlocal membuat saya semakin bersemangat untuk terlibat di film ini,” ungkap Aghniny Haque.

Film lainnya adalah Kami (Bukan) Sarjana Kertas, sebuah adaptasi dari novel bestseller karya J.S. Khairen yang bercerita tentang tiga pemuda medioker ingin segera dan dengan mudah mendapatkan ijazah sarjana, yakni dengan cara masuk kuliah di Kampus UDEL, sebuah kampus swasta yang berbiaya murah namun tak jelas kualitasnya, tapi menemukan kenyataan bahwa seorang dosen perempuan muda bin nyentrik bertekad mengubah sistem pembelajaran sebagai penegasan bahwa Kampus UDEL bukanlah sekadar penghasil sarjana kertas.

BION Studios Hidupkan Cerita dari Masyarakat untuk Masyarakat

BION Studios berkomitmen untuk menghadirkan cerita-cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia dan tren yang sedang berkembang. Dengan produksi konten yang relevan dan menggugah, BION Studios diharapkan menjadi wadah bagi berbagai ide kreatif yang mampu menghubungkan penonton dengan cerita-cerita yang mereka kenal dan alami sehari-hari. “Kami ingin terus menyajikan konten yang mengangkat cerita dari masyarakat untuk masyarakat, agar mereka merasa lebih terhubung dengan apa yang mereka tonton,” tutup Ajeng. (sh)

Jaz Hayat Ungkap Cerita di Balik Single Terbaru ‘Boleh Merindu’

0
Aziz Hayat

binomedia.idJakarta. Penyanyi Aziz Hayat atau yang lebih dikenal dengan Jaz Hayat baru saja merilis single terbaru bertajuk ‘Boleh Merindu’, yang menjadi salah satu bagian dari albumnya yang akan datang.

Jaz menjelaskan bahwa “Boleh Merindu” merupakan lagu terakhir yang ditambahkan untuk melengkapi album barunya. Awalnya, album ini sudah memiliki sembilan lagu, namun Jaz dan tim labelnya merasa perlu menambah satu lagi. Setelah berdiskusi, mereka memutuskan untuk merilis lagu ini.

“Ini lagu terakhir yang kita rekam, dan menjadi pelengkap sempurna untuk album yang sudah rampung,” kata Jaz dalam wawancara baru-baru ini di Flix Mall of Indonesia,

Dalam hal musikalitas dan lirik, Jaz menggambarkan, lagu ‘Boleh Merindu’ sebagai sesuatu yang segar namun tetap sejalan dengan benang merah yang selama ini diusung dalam karyanya. Menurutnya, lagu ini lebih dewasa, baik dari segi kata-kata maupun musik.

“Dulu mungkin lagunya lebih ke cinta monyet, tapi sekarang lebih relate untuk mereka yang sudah berada di fase pernikahan,” ungkap Jaz.

Melalui liriknya, Jaz ingin memberikan pesan ketenangan kepada pendengar, terutama mereka yang sedang dalam hubungan serius. “Ada optimisme dalam lagu ini, bahwa pada akhirnya semua akan bertemu di titik yang tepat dan terbayarkan.”

Meski masih dalam genre pop, Jaz mengungkapkan bahwa lagu ini lebih dominan dengan nuansa akustik, yang mengingatkan pada lagu-lagu pop di awal 2000-an. “Ini lebih pop, tapi ada sentuhan akustik yang menurutku memberikan kesan nostalgia,” ucapnya.

Jaz juga memberikan sedikit bocoran mengenai albumnya yang dijadwalkan rilis pada November mendatang. Ia menyebut bahwa album ini berjudul ‘Messenger’, meski akhirnya diganti menjadi ‘Pesan Cinta’ di menit-menit terakhir. Dalam album tersebut, Jaz berperan sebagai ‘messenger’, yang menyampaikan berbagai cerita cinta melalui lagu-lagunya.

Album ini akan berisi beberapa kolaborasi menarik, termasuk lagu duetnya dengan Mawar De Jongh. Sebelumnya, Jaz sempat bekerja sama dengan Lalahuta di album kedua, namun kali ini ia memilih kolaborasi dengan penyanyi wanita.

Mengenai rencana awal, Jaz mengaku ada beberapa perubahan yang terjadi selama proses pembuatan album. “Awalnya nggak direncanakan untuk masuk album, tapi akhirnya lagu featuring ini dimasukkan juga,” ungkapnya.

Berbicara tentang perasaannya menjelang perilisan album, Jaz menunjukkan antusiasme tinggi. Ia menyatakan bahwa dirinya dan tim telah mengerahkan yang terbaik untuk proyek ini.

“Setiap lagu pasti ada yang suka dan nggak suka, tapi aku sangat antusias dan berharap banyak pendengar yang bisa menikmatinya,” tandasnya. (sh)

Visinema Pictures dan Idgitaf Rilis Original Soundtrack “Berakhir di Aku” Pada Special Screening Film Home Sweet Loan (HSL)

0
IDGITAF

binomedia.id – Jakarta. Setelah ditunggu-tunggu, Idgitaf dan Visinema Pictures akhirnya merilis original soundtrack (OST) film Home Sweet Loan (HSL) yang berjudul “Berakhir di Aku” pada 12 September 2024. Perilisan lagu ini disertai dengan special screening film Home Sweet Loan (HSL) di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Berakhir di Aku”, Terinspirasi dari Film Home Sweet Loan (HSL)

Melalui pernyataan resminya, Idgitaf menyampaikan alasan mengapa ia berkenan untuk bekerjasama dengan Visinema Pictures untuk menciptakan lagu “Berakhir di Aku” sebagai OST Film Home Sweet Loan.

“Film ini selaras banget sama visi yang aku bawa sebagai musisi, dimana aku ingin jadi teman di perjalanan hidup teman-teman pendengarku. Aku resonate banget sama karyanya, jadi itu yang menyebabkan aku mau bikin lagu dari film ini”, ungkapnya.

Lagu “Berakhir di Aku” merupakan cerminan mendalam dari perjalanan emosional Idgitaf setelah memahami berbagai tantangan hidup yang dialami Kaluna dalam film Home Sweet Loan. Film yang disutradarai oleh Sabrina Rochelle Kalangie dan diproduseri oleh Cristian Imanuell dari Visinema Pictures ini mengisahkan tentang Kaluna, seorang pekerja dari kalangan menengah yang tengah berjuang mewujudkan mimpinya untuk memiliki rumah sendiri. Namun, impian tersebut tidak mudah dicapai karena ia adalah seorang sandwich generation.

Sebagai bagian dari sandwich generation, Kaluna harus menanggung beban finansial keluarga besarnya. Kehidupannya yang sudah berat semakin diperparah dengan dilema keluarga yang memaksanya memilih antara impian pribadinya atau kewajiban kepada keluarganya. Sering kali, Kaluna merasa terjebak dalam situasi yang sulit, di mana rumah yang seharusnya menjadi tempat untuk pulang dan beristirahat, malah menjadi tempat yang terasa asing baginya.

86e5da93 7e4e 4d60 b934 257acfbbcc47 , , Binomedia

“Berakhir Di Aku”, Memeluk dan Mendukung Para Pejuang Hidup

Menurut Idgitaf, kisah yang dialami seorang anak dalam keluarga sangat beragam, termasuk menjadi sandwich generation bahkan menjadi sasaran trauma masa lalu orangtua. Pengalaman-pengalaman inilah yang ia sampaikan melalui lagu “Berakhir di Aku”.

Idgitaf sangat menggaris bawahi visinya yang ingin turut serta dalam mengakhiri generational trauma dan menciptakan kehidupan terbaik untuk generasi berikutnya. Idgitaf menyampaikan, “Jujur, lagu ini banyak berkaca dari realita kalau dilahirkan dari perut Ibu pun tak menghasilkan pribadi yang selamanya sejalan dengan mau Ibu. Singkatnya begitu. Ada nilai yang tak mau kamu bawa untuk darah dagingmu nanti,” ungkapnya.

“Aku berharap kita semua bisa saling menguatkan. Melalui lagu “Berakhir di Aku” yang aku ciptakan untuk film HSL ini, aku berharap ini bisa jadi teman untuk orang-orang sedang berada di fase sulit dalam hidupnya. Kalian gak sendirian dan sambil encourage bahwa hal sulit ini akan berakhir di kita. Dengarkan lagunya dan nonton filmnya ya!”, tutupnya.

“Berakhir di Aku”, original soundtrack film Home Sweet Loan kini sudah bisa didengarkan di berbagai platform musik mulai dari Spotify, YouTube Music, TikTok Music, dan lainnya. Selain itu, lagu ini juga hadir dalam format Video Lyrics yang dapat diakses langsung di kanal YouTube Idgitaf. Saksikan juga film Home Sweet Loan di bioskop terdekat mulai 26 September 2024. Jangan lewatkan update terbaru melalui Instagram @homesweetloanfilm, @visinemaid, dan @idgitafmusik. (sh)

Tora Sudiro dan TJ Ruth Rayakan Kesuksesan Film ‘Kang Mak from Pee Mak’ dengan Teman Tuli

0
Kang Mak from Pee Mak

binomedia.id – Jakarta. Pada Sabtu, 7 September, suasana di Pejaten Park terasa penuh haru dan kegembiraan. Tora Sudiro dan TJ Ruth, dua bintang dari film “Kang Mak from Pee Mak,” merayakan pencapaian luar biasa film tersebut yang telah meraih 4,2 juta penonton. Mereka berbagi momen istimewa ini bersama komunitas Teman Tuli, yang secara khusus diundang untuk menonton film tersebut.

Keduanya mengaku terharu dengan antusiasme yang ditunjukkan oleh penonton, terutama dari komunitas yang biasanya jarang terlihat di acara-acara film besar seperti ini.

Bagi Tora, momen ini memiliki makna lebih dari sekadar angka penonton. “Semua film buat gua berarti, ditonton anak aja sudah senang. Apalagi ini teman tuli ikut nonton, saya senang banget. Sebenarnya pengin ikut pelajari bahasa isyarat, tapi saya nggak pinter,” ungkapnya dengan tulus. Kesempatan untuk berinteraksi dengan komunitas Teman Tuli membuatnya merasa lebih dekat dengan berbagai lapisan masyarakat yang terlibat dalam dunia perfilman.

IMG 20240908 WA0003 scaled - Tora Sudiro dan TJ Ruth Rayakan Kesuksesan Film 'Kang Mak from Pee Mak' dengan Teman TuliSelain itu, Tora juga mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian film ini yang berhasil menembus rekor penonton dalam waktu singkat. Dengan hanya 22 hari penayangan di bioskop, film ini berhasil mencatat prestasi yang tidak disangka-sangka oleh banyak pihak. Menurut Tora, kualitas cerita yang dihadirkan film ini memang layak mendapatkan sambutan yang hangat dari penonton.

“Ya Alhamdulillah aja sih, nggak tahu bisa begitu juga. Memang kebetulan aja materinya bagus, ya kita mah mainnya biasa aja cuma sering,” ujar Tora dengan rendah hati, menekankan bahwa meskipun dirinya merasa bermain biasa saja, kekuatan naskah dan konsep film ini yang sebenarnya membawa kesuksesan.

Lebih jauh lagi, Tora mengakui bahwa ia tidak pernah membayangkan film ini bisa menembus angka 4 juta penonton. Dalam perjalanannya, ia hanya berharap film tersebut diterima dengan baik tanpa harus menetapkan target yang tinggi. Apalagi, film ini masih terus menarik minat penonton di seluruh Indonesia.

“Gak kepikiran harus ditargetin berapa. Cuma Kayaknya sih, gua pernah denger 2 juta apa 3 juta (penonton) gitu. Itu sudah oke,” tambahnya, menyiratkan betapa terkejutnya dia dengan angka penonton yang terus melonjak.

TJ Ruth, yang juga tampil dalam film ini, turut merasakan kebanggaan meskipun perannya relatif kecil dibandingkan aktor-aktor lainnya. Bagi TJ, keterlibatannya dalam film ini tetap memberikan kebahagiaan dan kepuasan tersendiri. Ia merasa bersyukur bahwa “Kang Mak from Pee Mak” bisa diterima dengan baik oleh masyarakat luas.

“Senang, puji Tuhan walaupun dalam satu film hanya dapat satu scene atau dua scene, ya, tetap itu film dia. Walaupun aku cuma beberapa scene, tapi aku tetap merasa bangga,” kata TJ Ruth dengan penuh rasa syukur.

Kesuksesan “Kang Mak from Pee Mak” tidak hanya sekadar diukur dari jumlah penonton, tetapi juga dari bagaimana film ini mampu menyentuh berbagai kalangan, termasuk komunitas Teman Tuli. Tora dan TJ berharap bahwa film ini bisa terus memberikan inspirasi dan hiburan bagi semua orang. (sh)

Semarak Pawai Fans Lesti Kejora di 10 Kota, Sambut Konser Perdana Sang Idola

0
lesti kejora

binomedia.idJakarta. Penggemar setia Lesti Kejora yang tergabung dalam komunitas Lesti Lovers dan Leslar Lovers menggelar sebuah acara pawai besar-besaran di lebih dari 10 kota. Dimulai sejak 25 Agustus 2024, pawai ini merupakan bentuk dukungan penuh dari para penggemar terhadap sang idola, tanpa melibatkan Lesti secara langsung. Mereka menggelar kegiatan ini secara serempak di beberapa kota besar di Indonesia.

Danu, salah satu perwakilan Lesti Lovers, menyampaikan bahwa aksi ini murni inisiatif dari para penggemar. “Ini murni inisiatif kita untuk turut menyukseskan konser tunggal perdana Lesti di tahun ke-10 berkarya. Kita ingin menunjukkan pada semua orang kalau idola kita punya kualitas suara yang luar biasa, punya potensi besar untuk jadi idola,” ungkap Danu penuh semangat.

Pawai tersebut berlangsung dalam dua agenda besar, yakni pada kegiatan Car Free Day dan Jumat Berkah. Kota-kota yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain Cirebon, Semarang, Surabaya, Garut, Sukabumi, Palembang, Makassar, Sumedang, Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Depok. Semangat para penggemar untuk mengadakan kegiatan ini tak main-main, mengingat Lesti telah menjadi inspirasi bagi banyak orang melalui karyanya di dunia musik.

Picsart 24 09 09 17 46 32 182 - Semarak Pawai Fans Lesti Kejora di 10 Kota, Sambut Konser Perdana Sang IdolaPuncak acara fan project ini ditutup pada 8 September 2024, dengan Lesti Lovers dan Leslar Lovers dari Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Depok menggelar pawai di Car Free Day Bundaran HI. Sementara di Makassar, acara pawai diadakan di Anjungan Pantai Losari. Menurut Syifa, salah satu penggemar yang turut serta, koordinasi antar penggemar di setiap kota sangat baik. “Tadi kita berangkat jam 5 pagi. Lesti Lovers dan Leslar Lovers di setiap kota sudah ada koordinator lapangannya masing-masing, jadi nggak kesulitan untuk membuat acara pawai seperti ini. Kita biasanya kumpul tiap bulan untuk mendiskusikan rencana-rencana ke depan,” jelas Syifa.

Rute pawai di Jakarta dimulai dari Dukuh Atas hingga berputar di sekitar Sarinah. Saat tiba di Bundaran HI, para penggemar Lesti mendapatkan dukungan dari MIB, sebuah perusahaan periklanan, yang menayangkan poster konser “Sang Kejora” di LED besar di depan Grand Indonesia. Dukungan ini menjadi momen membanggakan bagi para penggemar, mengingat acara tersebut dipersiapkan dengan antusiasme tinggi.

Setelah acara long march selesai, rangkaian pawai ditutup dengan pembagian air mineral berlabel stiker informasi konser, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan di antara para penggemar.

Sementara itu, konser tunggal Lesti akan digelar pada 5 Oktober 2024 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Tiket pre-sale konser ini sudah terjual habis dalam waktu singkat, namun tiket reguler masih bisa didapatkan melalui situs resmi di https://lestikejora.cognitix.id/.

Perhelatan ini tidak hanya menjadi momen penting bagi Lesti, tetapi juga bagi para penggemar yang telah setia mendukung kariernya selama satu dekade terakhir. Konser ini diharapkan menjadi salah satu tonggak pencapaian besar dalam perjalanan karier Lesti sebagai salah satu penyanyi berbakat di Indonesia. (sh)

CATCHPLAY+ Hadirkan Deretan Serial dan Film Blockbuster Terbaru di Bulan September

0
CATCHPLAY+

binomedia.id – Jakarta. Bagi para penggemar serial dan film, bulan September ini CATCHPLAY+ menghadirkan deretan tayangan menarik yang tidak boleh dilewatkan. Dengan berbagai pilihan serial hits dunia dan film blockbuster terbaru, CATCHPLAY+ memastikan pengalaman menonton yang tak terlupakan bagi para pecinta hiburan.

Mulai dari misteri hingga aksi penuh adrenalin, serial-serial terbaru di CATCHPLAY+ siap memanjakan para penggemar. Salah satunya adalah FROM Season 3, yang kembali dengan kisah penuh teka-teki. Serial ini akan mengungkap lebih banyak rahasia dan misteri yang telah lama dinantikan. Saksikan setiap episodenya secara eksklusif mulai 23 September 2024, hanya di CATCHPLAY+.

IMG 20240909 WA0027 - CATCHPLAY+ Hadirkan Deretan Serial dan Film Blockbuster Terbaru di Bulan SeptemberKemudian, ada ‘Paris Has Fallen’, adaptasi serial TV dari franchise film terkenal ‘Has Fallen’. Diproduseri oleh aktor utamanya, Gerard Butler, serial ini membawa aksi dan ketegangan ke layar kaca. Kisahnya mengikuti petugas perlindungan Vincent dan agen MI6, Zara, yang harus bekerja sama melawan teroris kejam yang mengancam Paris. Tayang perdana pada 24 September 2024, serial ini hanya bisa disaksikan di CATCHPLAY+.

Selanjutnya, penggemar drama kriminal akan dimanjakan dengan ‘Joan’, serial yang dibintangi Sophie Turner sebagai Joan Hannington, pencuri berlian paling terkenal di Inggris pada era 1980-an. Diangkat dari kisah nyata, serial ini mengisahkan perjalanan Joan sebagai ibu tunggal yang terjebak dalam pernikahan dengan penjahat, dan bagaimana ia menjadi pencuri ulung.

Tidak hanya serial, CATCHPLAY+ juga menambah koleksi film blockbuster terbaru yang siap dinikmati di rumah. Salah satunya adalah ‘Twisters’, sekuel mendebarkan dari film klasik tahun 1996. Dibintangi oleh Glen Powell dan Daisy Edgar-Jones, film ini menghadirkan aksi spektakuler dan efek visual yang menakjubkan, menceritakan ahli meteorologi yang bekerja sama dengan seorang YouTuber dalam menghadapi badai super yang mematikan.

Selain itu, ‘Despicable Me 4’ kembali membawa keceriaan dengan kekacauan khas Minions. Gru, Lucy, dan keluarganya menghadapi musuh baru dan tantangan seru dalam franchise animasi global ini.

Bagi penggemar thriller, ‘Trap’ yang disutradarai oleh M. Night Shyamalan, hadir dengan cerita menegangkan. Josh Hartnett memerankan seorang ayah yang tanpa sengaja terjebak dalam operasi rahasia FBI saat menghadiri konser bersama putrinya.

CATCHPLAY+ tidak hanya unggul dalam menyajikan konten, tetapi juga memberikan kebebasan bagi pelanggan dalam memilih layanan. Melalui paket CATCHPLAY+ SUBSCRIPTION, penonton dapat menikmati ribuan konten secara tak terbatas hanya dengan Rp45.000 per bulan. Sementara itu, bagi yang ingin menonton film blockbuster terbaru tanpa berlangganan, tersedia pilihan Early Access dan Single Rental dengan harga mulai dari Rp15.000 hingga Rp45.000 per film.

CATCHPLAY+ dapat diakses dengan mudah melalui berbagai perangkat, mulai dari Smart TV, web, hingga aplikasi di Android dan iOS. Layanan ini juga bekerja sama dengan berbagai penyedia layanan internet dan TV berlangganan, serta e-commerce ternama di Indonesia untuk memudahkan pelanggan dalam berlangganan.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia, CATCHPLAY+ juga menawarkan berbagai promo menarik bekerja sama dengan Bank Mandiri dan Bank OCBC. Dengan menggunakan kartu dari kedua bank ini, pelanggan dapat menikmati potongan harga khusus untuk setiap transaksi.

Dengan deretan tayangan terbaru dan layanan yang fleksibel, CATCHPLAY+ terus menjadi pilihan utama bagi para penggemar hiburan di Indonesia. Jangan lewatkan berbagai konten unggulan yang akan tayang di bulan September ini dan temukan keseruan menonton hanya di CATCHPLAY+. (sh)

Cara ASICS Beri Inspirasi Perempuan Indonesia Hidup Sehat, Dengan Kirim Pelari Ke Sydney Marathon

0
ASICS Indonesia

Binomedia.idJakarta. Berdasarkan riset global ASICS mengenai sedikitnya jumlah perempuan yang berolahraga di dunia termasuk Indonesia, ASICS memperkenalkan inisiasi “Move Her Mind” pada awal tahun ini dan mengumumkan partisipasinya dalam Sydney Marathon 2024. Dalam ajang ini, ASICS Indonesia akan mengirimkan lima Move Her Mind Ambassadors dengan berbagai latar belakang untuk menyuarakan kampanye global “Move Her Mind”.

ASICS Indonesia
Sota Fukushima, President Director ASICS INDONESIA

Sota Fukushima, President Director ASICS Indonesia, mengatakan “Kami sangat senang ASICS dapat berpartisipasi untuk mengikuti Sydney Marathon 2024. Pada tahun ini juga, kami menyertakan lima Move Her Mind Ambassador Indonesia yang berdedikasi untuk berolahraga di tengah kesibukan mereka. Hal ini juga merupakan bentuk komitmen ASICS Indonesia dalam menyuarakan kampanye “Move Her Mind”. Kami juga ingin mengajak seluruh perempuan Indonesia agar dapat menyempatkan waktu untuk berolahraga.”

Inisiatif ini bertujuan untuk menginspirasi perempuan di Indonesia agar lebih aktif dalam berolahraga, menciptakan komunitas yang mendukung, serta merayakan kekuatan keberagaman. Dalam penelitian ASICS Global tersebut, ditemukan bahwa 45% perempuan di dunia merasa kurang percaya diri untuk berolahraga secara mandiri, sedangkan di indonesia hanya 31% perempuan yang berolahraga.

Dalam temuan riset global ASICS tersebut, salah satu faktor terbesar yang menyebabkan perempuan tidak berolahraga adalah karena mereka merasa memerlukan dukungan dari orang lain untuk memulainya dan tetap konsisten dalam berolahraga. Untuk menjawab tantangan ini, ASICS meluncurkan kampanye “Move Her Mind” yang diharapkan dapat memberikan motivasi, inspirasi, dan dukungan kepada semua perempuan agar lebih aktif dan percaya diri.

Sydney Marathon adalah maraton paling ikonik dan berpotensi menjadi bagian dari Abbott World Marathon Majors, menawarkan rute yang menakjubkan melalui berbagai landmark terkenal seperti Harbour Bridge, Hyde Park, dan Opera House. Dalam semangat kebersamaan dan keberagaman, ASICS Indonesia memilih kelima pelari perempuan sebagai Move Her Mind Ambassadors dengan latar belakang berbeda untuk menjadi inspirasi bagi perempuan lain di Indonesia.

Para pelari ini dipilih karena dedikasi mereka terhadap pjahraga, semangat mereka dalam mengatasi tantangan, dan kemampuan mereka untuk menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya. Melalui partisipasi mereka di Sydney Marathon 2024, ASICS berharap dapat menginspirasi gan mengajak lebih banyak perempuan Indonesia untuk bergerak dan mencapai potensi terbaik mereka.

asics indonesia

Suara 5 Pelari Perempuan:

Sheryl Sheinafia, Musisi dan Influencer, mengatakan “saya merasa senang dapat dipilih menjadi salah satu dari lima Move Her Mind Ambassador yang mewakili ASICS Indonesia dalam mengikuti Sydney Marathon. Saya merasa tujuan saya dengan ASICS sama, yaitu bertujuan agar para perempuan di seluruh dunia bisa menyempatkan waktu untuk berolahraga walaupun di tengah kesibukan yang sedang dijalani.”

Sedangkan Meiske Sandra, Trainer, menyampaikan “Menjadi perwakilan Move Her Mind Ambassador untuk ASICS Indonesia dalam mengikuti Sydney Marathon merupakan pengalaman baru bagi saya. Saya berharap perempuan diluar sana dapat juga berolahraga untuk diri sendiri menjadi lebih sehat. Dan juga harus berkomitmen besar dalam berolahraga, walaupun sulit itu akan berefek besar bagi diri kita. Dan juga support dari lingkungan sangat penting dalam kita bergerak untuk berolahraga.”

Sherly Nazer, seorang Ibu Rumah Tangga, mengungkapkan “Saya sangat bangga menjadi bagian dari lima Move Her Mind Ambassador yang mewakili ASICS Indonesia dalam Sydney Marathon mewakili seorang ibu rumah tangga. Semoga banyak perempuan yang terinspirasi jika seorang ibu rumah tangga juga harus memberikan waktu untuk dirinya sendiri dengan berolahraga. Karena jika ibu bahagia, keluarga juga akan ikut bahagia.”

Sebagai seorang Entrepreneur, Monica Felicia, menyampaikan “Sebuah kehormatan bagi saya menjadi bagian dari lima Move Her Mind Ambassador yang mewakili ASICS Indonesia mengikuti Sydney Marathon. Berolahraga mungkin cukup sulit dilakukan bagi beberapa perempuan, sebelumnya saya juga sulit untuk berkomitmen dalam berolahraga secara rutin. Tetapi dalam berolahraga kita juga dapat bersenang-senang dan memiliki teman baru.”

Sementara itu Maitri Widyakirana, sebagai perwakilan ASICS Indonesia, mengatakan “Saya sangat bangga menjadi salah satu dari lima Move Her Mind Ambassador yang akan berpartisipasi dalam Sydney Marathon. Sayangnya pada kali ini saya mengalami cedera yang mengharuskan saya menunda partisipasi saya dalam ajang lari tahunan ini. Akan tetapi saya akan hadir untuk mendukung teman-teman pelari lainnya sebagai bentuk solidaritas sesama perempuan dan perwakilan dari Indonesia.”

Bersama, mari kita dorong diri kita menuju tubuh yang lebih kuat dan pikiran yang lebih sehat. Ayo kita mulai untuk bergerak! (sh)