Beranda blog

Dari Wadah Makanan Pintar hingga Penjernih Air, Ide Pelajar SMA Warnai Final iCS 2026

0
Sejumlah siswa SMA dari berbagai daerah di Indonesia membuktikan bahwa mereka juga mampu melahirkan gagasan yang menjawab persoalan nyata di masyarakat melalui ajang i3L Competition Series (iCS) 2026 yang diselenggarakan oleh i3L University (foto. Dokpri)

Binomedia.id, Jakarta – Inovasi berbasis sains tidak lagi menjadi ranah mahasiswa atau peneliti profesional. Sejumlah siswa SMA dari berbagai daerah di Indonesia membuktikan bahwa mereka juga mampu melahirkan gagasan yang menjawab persoalan nyata di masyarakat melalui ajang i3L Competition Series (iCS) 2026 yang diselenggarakan oleh i3L University.

Kompetisi tingkat nasional tersebut menjadi panggung bagi para pelajar untuk mempresentasikan proyek-proyek kreatif yang memadukan ilmu biologi, teknologi, dan semangat keberlanjutan. Mengangkat tema Sustainable BioFutures, para peserta ditantang untuk merancang solusi yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun kehidupan masyarakat.

Tingginya minat mengikuti kompetisi ini terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 146 tim. Lebih dari 600 siswa dari 60 sekolah yang tersebar di 20 kota ikut berpartisipasi dalam rangkaian seleksi yang berlangsung selama beberapa bulan.

Perjalanan menuju babak final tidaklah mudah. Setelah melewati tahap penyaringan awal dan semifinal, hanya 10 tim terbaik yang berhasil memperoleh kesempatan mempresentasikan inovasi mereka di hadapan dewan juri.

Yang menarik, sebagian besar karya yang tampil di babak puncak lahir dari persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Para peserta berusaha mencari solusi terhadap isu pangan, lingkungan, hingga kebutuhan dasar masyarakat dengan pendekatan ilmiah yang mudah diterapkan.

Dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi dan industri menilai setiap karya berdasarkan aspek kebaruan ide, potensi implementasi, serta manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri tersebut diharapkan mampu memberikan perspektif yang lebih luas kepada para peserta mengenai pengembangan inovasi.

Pada akhir kompetisi, SMA Regina Pacis Bogor berhasil meraih posisi tertinggi. Tim ini mencuri perhatian melalui rancangan wadah makanan pintar yang mampu mendeteksi gas yang muncul akibat proses pembusukan. Konsep tersebut dinilai memiliki peluang untuk membantu mengurangi pemborosan makanan sekaligus meningkatkan keamanan konsumsi pangan.

Posisi juara kedua ditempati Ekumene Christian School yang menghadirkan alat penjernih air portabel berbahan ampas kopi. Inovasi tersebut dirancang sebagai alternatif solusi penyediaan air bersih yang ekonomis untuk wilayah yang memiliki keterbatasan akses maupun daerah terdampak bencana.

Sementara itu, SMA Santa Angela Bandung meraih juara ketiga. Adapun penghargaan favorit diberikan kepada Tzu Chi School PIK berkat dukungan dan apresiasi yang diperoleh dari peserta maupun pengunjung.

Kepala Program Studi Biotechnology i3L University, Dina Hermawaty, mengungkapkan bahwa kompetisi tahun ini memperlihatkan kemampuan generasi muda dalam memahami tantangan yang ada di lingkungan mereka.

Menurutnya, para peserta tidak sekadar menawarkan ide kreatif, tetapi juga menunjukkan pemahaman mengenai bagaimana sebuah inovasi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Hal yang membuat kompetisi tahun ini terasa istimewa adalah bagaimana para siswa mampu merespons kebutuhan nyata di sekitar mereka melalui ide-ide yang tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan, praktis, dan berdampak,” kata Dina.

Selain kompetisi, peserta juga memperoleh pembekalan melalui sesi diskusi bersama Ilham Maulana dari Generasi Energi Bersih. Dalam sesi tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya peran anak muda dalam menciptakan perubahan melalui inovasi yang berkelanjutan.

Penyelenggaraan iCS 2026 sekaligus menunjukkan meningkatnya minat pelajar Indonesia terhadap bidang bioteknologi. Melalui ajang ini, para siswa tidak hanya belajar mengenai teori sains, tetapi juga diajak melihat bagaimana ilmu pengetahuan dapat diterjemahkan menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Di tengah berbagai tantangan lingkungan dan kebutuhan akan inovasi berkelanjutan, karya-karya yang lahir dari tangan para pelajar tersebut menjadi gambaran bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari pencipta solusi di masa depan.

ASICS Get The Glow Ajak Masyarakat Temukan Pancaran Positif Melalui Gerakan

0
ASICS

binomedia.idJakarta. Di tengah kesadaran masyarakat yang semakin tinggi terhadap kesehatan dan kesejahteraan diri, ASICS mengajak masyarakat Indonesia untuk menemukan cara sederhana dalam merawat tubuh dan pikiran melalui kampanye global Get The Glow. Berlandaskan filosofi Sound Mind, Sound Body, kampanye ini mengingatkan bahwa bergerak bukan hanya bermanfaat bagi kebugaran fisik, tetapi juga dapat menghadirkan perasaan yang lebih positif, rasa percaya diri, dan pancaran alami yang datang dari dalam diri.

Sebagai bagian dari kampanye ini, ASICS Indonesia menghadirkan Get The Glow Challenge di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta. Acara ini mempertemukan para Key Opinion Leader (KOL), media, serta komunitas olahraga dalam sebuah pengalaman bergerak bersama yang penuh energi dan semangat kebersamaan.

Mengusung konsep relay yang menggabungkan elemen HYROX, CrossFit, dan strength training, para peserta diajak menyelesaikan berbagai tantangan fisik secara tim. Mulai dari sled push, wall balls, farmer carry, hingga lari relay di area GBK, seluruh rangkaian aktivitas dirancang untuk menghadirkan pengalaman olahraga yang menantang sekaligus menyenangkan. Acara kemudian ditutup dengan sesi cooldown walk, sebuah momen reflektif untuk merasakan sensasi “glow” alami setelah tubuh aktif bergerak.

Melalui kampanye Get The Glow, ASICS juga mengajak masyarakat untuk merayakan versi diri mereka yang paling autentik setelah berolahraga. Tanpa filter, tanpa retouching, dan tanpa standar kecantikan yang rumit, kampanye ini menampilkan wajah-wajah yang dipenuhi semangat, energi positif, dan rasa percaya diri yang tumbuh setelah bergerak.

President Director ASICS Indonesia, Yuya Sugiyama, menjelaskan bahwa filosofi Anima Sana In Corpore Sano atau Sound Mind, Sound Body menjadi landasan utama kampanye ini.

“ASICS percaya bahwa ketika tubuh bergerak, pikiran juga ikut bergerak menjadi lebih positif. Melalui Get The Glow, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia memahami bahwa ‘glow’ yang paling bermakna bukan hanya terlihat dari luar, tetapi juga berasal dari perasaan yang lebih baik dari dalam diri. Bahkan dengan meluangkan waktu sekitar 15 menit setiap hari untuk bergerak, siapa pun dapat merasakan manfaat positif bagi kesehatan mental sekaligus mendapatkan glow alami,” ujarnya.

Kampanye ini hadir di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap konsep “glow” dan kulit bercahaya. Namun di balik berbagai tren dan rutinitas perawatan yang berkembang, ASICS percaya bahwa salah satu cara paling alami untuk mendapatkan pancaran positif adalah dengan aktif bergerak. Berdasarkan riset yang dilakukan ASICS, hanya dalam waktu sekitar 15 menit aktivitas fisik, suasana hati seseorang dapat mulai meningkat secara signifikan, membantu mereka merasa lebih positif, lebih percaya diri, dan lebih baik secara mental.

Melalui Get The Glow, ASICS ingin menginspirasi lebih banyak orang untuk menjadikan gerakan sebagai bagian dari keseharian mereka. Sebab, setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat membawa dampak positif bagi tubuh, pikiran, dan kesejahteraan secara menyeluruh.

Masyarakat juga diajak untuk membagikan momen “glow” alami setelah berolahraga melalui media sosial dengan menggunakan tagar #ASICSGetTheGlow, #MoveYourBodyMoveYourMind, dan #SoundMindSoundBody, sekaligus menginspirasi lebih banyak orang untuk mulai bergerak dan merasakan manfaatnya.

Informasi lebih lanjut mengenai kampanye Get The Glow dapat ditemukan melalui situs resmi ASICS Indonesia maupun akun media sosial @asicsid. (rls/sh)

27 Tahun Berkarya untuk Industri F&B, KRISTAInterFOOD 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2

0
KRISTAInterFOOD
Press Conference KRISTAInterFOOD, pada Selasa 23/6/26 di Jakarta

binomedia.id Jakarta. Selama 27 tahun perjalanan yang penuh dedikasi, KRISTAInterFOOD terus hadir dan berkembang bersama industri makanan dan minuman Indonesia. Momen ini menjadi penanda perjalanan panjang sebuah platform karya anak bangsa yang telah mendapatkan kepercayaan dari pelaku industri, asosiasi, pemerintah, hingga komunitas bisnis selama lebih dari dua dekade.

Dengan dukungan dari Kementerian Pariwisata, GAPMMI, ACP Indonesia, PHRI, dan APRINDO, KRISTAInterFOOD berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, membuka akses pasar yang lebih luas, serta menghadirkan berbagai peluang baru bagi pelaku industri F&B Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Perjalanan ini berawal pada tahun 1995 ketika Krista mulai aktif menyelenggarakan pameran di sektor percetakan, kertas, dan kemasan. Seiring berkembangnya potensi industri pangan nasional, Krista memperluas fokusnya melalui penyelenggaraan Food n Pack pada tahun 2000. Tiga tahun kemudian, platform tersebut berkembang menjadi InterFOOD, yang hingga kini dikenal sebagai salah satu pameran industri makanan dan minuman terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia.

Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyampaikan bahwa KRISTAInterFOOD merupakan hasil dari perjalanan panjang dan konsistensi perusahaan yang dibangun oleh anak bangsa selama puluhan tahun. “InterFOOD bukan sesuatu yang kami warisi, melainkan platform yang kami bangun dengan ide, keyakinan, dan kerja keras selama 27 tahun. Sejak awal, kami ingin menghadirkan wadah yang dapat mendukung pertumbuhan, inovasi, dan konektivitas industri makanan dan minuman Indonesia dengan pasar global,” ujarnya pada saat press conference Selasa 23/6/26 di Jakarta.

Senada dengan hal tersebut, Chief Marketing Officer sekaligus Founder Krista Exhibitions, Christina Sudjie, menegaskan bahwa hadirnya identitas KRISTAInterFOOD merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan yang telah terjalin bersama seluruh ekosistem industri.

“Bagi kami, kekuatan sebuah platform lahir dari hubungan yang terbangun dengan para pelaku industri. Exhibitor, asosiasi, mitra, komunitas, dan media telah menjadi bagian penting dari perjalanan ini. KRISTAInterFOOD adalah wujud komitmen kami untuk terus bertumbuh dan melangkah bersama industri makanan dan minuman Indonesia,” ungkap Christina.

Memasuki babak baru, KRISTAInterFOOD 2026 akan hadir di NICE PIK 2 dengan fasilitas yang lebih modern, kapasitas yang lebih luas, serta pengalaman pameran yang dirancang mengikuti standar internasional. Langkah ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih optimal bagi para pelaku usaha untuk memperluas jaringan, memperkenalkan inovasi, dan menjalin kolaborasi bisnis yang berkelanjutan.

Penyelenggaraan tahun ini juga akan menghadirkan beragam program unggulan yang memperkaya pengalaman peserta dan pengunjung. Mulai dari La Cuisine Cooking Competition 2026 yang diproyeksikan melibatkan hampir 1.000 chef dari dalam maupun luar negeri bersama ACP Indonesia, Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) dan Roasting Competition bersama Dewan Kopi Indonesia, hingga berbagai program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi para profesional industri.

Dukungan yang terus mengalir dari pemerintah, asosiasi, dan komunitas industri menjadi cerminan bahwa KRISTAInterFOOD telah berkembang menjadi platform strategis yang tidak hanya mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional, tetapi juga turut memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Berbekal pengalaman 27 tahun serta semangat kolaborasi yang terus terjaga, KRISTAInterFOOD optimistis akan terus menjadi ruang pertemuan yang inspiratif bagi para pelaku industri untuk berinovasi, berkembang, dan menciptakan masa depan industri makanan dan minuman Indonesia yang semakin kuat dan berdaya saing. (rls/sh)

Animate Beauty Hadirkan Pilihan Shades Lebih Lengkap untuk Temani Setiap Warna Kulit Perempuan Indonesia

0
Animate Beauty

binomedia.id – Jakarta. Setiap perempuan memiliki warna kulit yang unik dan istimewa. Memahami keberagaman tersebut, Animate Beauty kembali menghadirkan inovasi melalui Animate 5x Active Whitening Tone Up Day Cream, sebuah skincare hybrid yang dirancang untuk membantu menampilkan kulit tampak lebih cerah secara natural sekaligus dapat digunakan sebagai base makeup sehari-hari.

Sejak pertama kali diperkenalkan, produk ini mendapatkan sambutan positif dari banyak pengguna yang menyukai efek tone up instan dengan hasil yang tetap terlihat alami. Seiring perjalanan tersebut, Animate Beauty juga menerima berbagai masukan dari konsumen yang menginginkan pilihan warna yang lebih beragam agar dapat menyesuaikan dengan karakter kulit masing-masing.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, kini Animate 5x Active Whitening Tone Up Day Cream hadir dengan tiga pilihan shades, yaitu Light, Neutral, dan Warm. Kehadiran variasi warna ini diharapkan dapat membantu setiap perempuan menemukan hasil tone up yang lebih menyatu dengan warna kulitnya, sehingga tampilan wajah terlihat segar, cerah, dan tetap natural.

Founder Animate Beauty, Yunna Mercier, mengungkapkan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus mendengarkan kebutuhan konsumen.

“Kami ingin setiap perempuan Indonesia dapat merasakan manfaat produk yang sesuai dengan warna kulitnya. Dengan pilihan shades yang lebih lengkap, kami berharap hasil tone up terlihat lebih natural dan nyaman digunakan sehari-hari,” ujarnya.

Mengusung konsep praktis dalam satu produk, Animate 5x Active Whitening Tone Up Day Cream menawarkan pengalaman penggunaan yang ringan dan nyaman. Dengan hasil akhir Healthy Glowing Finish, kulit tampak lebih segar, bercahaya, dan terawat sepanjang hari.

Tidak hanya memberikan efek tone up instan, produk ini juga dilengkapi dengan berbagai keunggulan yang mendukung perawatan kulit sehari-hari, di antaranya:

  • Instant Tone Up Cerah Natural, membantu membuat kulit tampak lebih cerah tanpa meninggalkan kesan abu-abu atau berlebihan.
  • Dermatology Tested & UV Protection, dengan kandungan SPF 30 PA+++ yang membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV saat beraktivitas.
  • 5x Active Brightening Ingredients, yaitu kombinasi Niacinamide, Vitamin E, SymWhite 377, Hexylresorcinol, dan Tranexamic Acid yang membantu menjaga tampilan kulit agar terlihat lebih cerah dan sehat.

Melengkapi rangkaian complexion-nya, Animate Beauty juga menghadirkan Animate Brightening Pro Coverage Foundation, foundation yang dikenal dengan coverage tinggi namun tetap memberikan hasil akhir yang natural dan nyaman di kulit.

Picture2 , Animate Beauty, Binomedia

Foundation ini dirancang untuk membantu menyamarkan ketidaksempurnaan kulit dengan hasil yang halus, matte, dan tidak terasa berat. Kepercayaan konsumen terhadap produk ini semakin diperkuat dengan diraihnya penghargaan Best Foundation pada ajang For You Beauty Award TikTok 2026.

Menurut Yunna Mercier, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Animate Beauty untuk terus menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan perempuan Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh para pengguna Animate. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan produk yang tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga memberikan hasil yang dapat dirasakan sejak pemakaian pertama,” ungkapnya.

Animate Brightening Pro Coverage Foundation juga diperkaya dengan kandungan skincare seperti Squalane, Black Currant Seed Oil, Rosemary Oil, Sunflower Oil, dan Vitamin E yang membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus memberikan hasil complexion yang tampak lebih halus dan tahan lama.

Sebagai bagian dari komitmennya, Animate Beauty juga mengajak konsumen untuk lebih memahami karakter kulit sebelum memilih produk complexion. Mengenali skin tone, undertone, serta menyesuaikan produk dengan jenis kulit dapat membantu mendapatkan hasil makeup yang lebih natural dan nyaman digunakan sepanjang hari.

Melalui berbagai inovasi yang dihadirkan, Animate Beauty terus berupaya mendampingi perempuan Indonesia dalam menemukan produk skincare dan complexion yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Karena pada akhirnya, setiap warna kulit memiliki keindahannya sendiri, dan tampilan cerah yang ideal adalah yang terasa nyaman, natural, serta mampu meningkatkan rasa percaya diri.

Seluruh produk Animate Beauty diformulasikan tanpa alkohol, cruelty-free, vegan friendly, serta telah melalui uji dermatologis untuk mendukung kenyamanan penggunaan sehari-hari. (rls/sh)

Mahasiswa UNAIR Kembangkan Hydrogel Inovatif untuk Pengobatan Ulkus Diabetik

0
Stem Cell

Binomedia.id , SURABAYA – Komplikasi diabetes masih menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia kesehatan Indonesia. Menjawab persoalan tersebut, sekelompok mahasiswa (UNAIR) berhasil mengembangkan inovasi pengobatan ulkus diabetik berbasis biomaterial yang berpotensi mempercepat proses penyembuhan luka pada penderita diabetes.

Inovasi tersebut berupa Injectable Hydrogel Sekretom Stem Cell berbasis hyaluronic acid dan chitosan yang dikombinasikan dengan genistein. Berkat gagasan tersebut, tim yang dipimpin oleh berhasil meraih pendanaan dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026.

Ulkus diabetik merupakan salah satu komplikasi serius diabetes melitus yang umumnya menyerang bagian ekstremitas bawah, seperti kaki. Kondisi ini menyebabkan luka sulit sembuh akibat gangguan sirkulasi darah dan proses regenerasi jaringan yang terganggu karena kadar gula darah yang tinggi.

Berdasarkan berbagai penelitian, ulkus diabetik memiliki risiko komplikasi yang tinggi, bahkan dapat menyebabkan kematian hingga 50 hingga 60 persen dalam kurun waktu lima tahun apabila tidak ditangani secara optimal. Selain itu, kondisi tersebut juga menjadi salah satu penyebab utama tindakan amputasi pada penderita diabetes.

Melihat tingginya risiko tersebut, tim mahasiswa UNAIR menawarkan solusi melalui pendekatan biomaterial berbentuk injectable hydrogel atau hidrogel yang diaplikasikan langsung ke area luka melalui proses penyuntikan.

Auliya menjelaskan bahwa metode tersebut dipilih karena karakteristik luka ulkus diabetik yang umumnya memiliki permukaan tidak rata. Dengan bentuk cair saat disuntikkan, hydrogel mampu mengisi seluruh celah luka secara optimal sebelum kemudian menyesuaikan bentuk luka yang ada.

“Inovasi ini menggunakan hydrogel yang memiliki sifat thermosensitive, sehingga berbentuk cair pada suhu ruang dan akan mengeras ketika bersentuhan dengan suhu tubuh. Dengan demikian, material dapat menyesuaikan morfologi luka dan meningkatkan efektivitas interaksi antara zat aktif dengan jaringan yang mengalami kerusakan,” jelasnya.

Hydrogel tersebut tersusun dari kombinasi chitosan dan hyaluronic acid yang berfungsi sebagai biomaterial pelindung sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang mendukung proses penyembuhan luka.

Keunggulan lainnya terletak pada kombinasi bahan aktif yang digunakan. Tim peneliti memanfaatkan sekretom, yakni senyawa bioaktif hasil turunan sel punca (stem cell) tali pusar yang diketahui memiliki kemampuan mendukung regenerasi jaringan dan pembentukan pembuluh darah baru.

Selain itu, formulasi tersebut juga diperkaya dengan genistein, senyawa alami yang berperan dalam pembentukan kolagen sehingga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Menurut Auliya, hingga saat ini belum banyak penelitian yang menggabungkan sekretom, genistein, dan injectable hydrogel berbasis chitosan-hyaluronic acid sebagai terapi ulkus diabetik.

“Sebetulnya gap-nya adalah belum ada treatment yang mengombinasikan bahan-bahan aktif tersebut, padahal sejumlah jurnal menunjukkan bahwa material-material itu sangat berkaitan dalam mendukung proses penyembuhan ulkus diabetik,”

Bank Jakarta Perluas Layanan Digital dan Dorong Transaksi Non-Tunai di Jakarta Fair 2026

0
Foto: wikipedia

Binomedia.id – JAKARTA – Bank Jakarta memanfaatkan ajang Jakarta Fair 2026 sebagai sarana untuk memperluas penggunaan layanan perbankan digital sekaligus mendorong semakin masifnya transaksi non-tunai di tengah masyarakat. Kehadiran Bank Jakarta di pameran tahunan terbesar di Indonesia itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat inklusi keuangan dan mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Bank Jakarta kembali hadir di Hall C1 Anjungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam gelaran Jakarta Fair 2026 yang berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan para pengunjung dapat memanfaatkan aplikasi JakOne Mobile untuk melakukan berbagai transaksi di merchant maupun tenant UMKM yang berpartisipasi dalam Jakarta Fair tahun ini.

“Kehadiran Bank Jakarta di Jakarta Fair merupakan bentuk upaya kami untuk terus hadir dan relevan di tengah masyarakat,” ujar Agus dalam keterangannya.

Menurutnya, partisipasi Bank Jakarta pada Jakarta Fair 2026 tidak hanya bertujuan memperkenalkan layanan digital, tetapi juga memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah dan nyaman bagi masyarakat.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Jakarta menghadirkan konsep Engagement Store yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan Blibli. Konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbelanja dan bertransaksi yang lebih menarik bagi para pengunjung.

Selain mendorong penggunaan transaksi digital, Bank Jakarta juga menyediakan berbagai layanan perbankan langsung di area pameran. Pengunjung dapat membuka rekening secara online melalui aplikasi JakOne Mobile, mengajukan kredit dan pembiayaan, serta memanfaatkan fasilitas ATM Cash Recycling Machine (CRM) untuk melakukan setor maupun tarik tunai.

Tidak hanya itu, Bank Jakarta juga menghadirkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui kerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Masyarakat dapat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC) maupun aplikasi JakOne Mobile.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, mengatakan kehadiran Bank Jakarta di Jakarta Fair menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemanfaatan layanan digital sekaligus memperluas inklusi keuangan.

“Melalui kehadiran Bank Jakarta di Jakarta Fair 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman bertransaksi yang dapat memperkuat engagement antara Bank Jakarta dengan nasabah dan masyarakat,” kata Arie.

Ia menambahkan, Bank Jakarta akan terus berinovasi dalam menghadirkan layanan digital serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun ekosistem keuangan yang lebih inklusif, modern, dan berkelanjutan.

Melalui partisipasi di Jakarta Fair 2026, Bank Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang beralih ke layanan perbankan digital dan memanfaatkan kemudahan transaksi non-tunai dalam aktivitas sehari-hari.(dhil)

Munafik: Melawan Iblis Rilis First Look Poster, Siap Tayang di Bioskop 3 September 2026

0
Munafik: Melawan Iblis Rilis First Look Poster, Siap Tayang di Bioskop 3 September 2026

Binomedia.id, JAKARTA– Film horor Indonesia *Munafik: Melawan Iblis* resmi merilis first look pre-teaser poster sebagai penanda dimulainya promosi menjelang penayangan di bioskop pada 3 September 2026.

Film produksi Unlimited Production ini disutradarai oleh Guntur Soeharjanto dan diproduseri oleh Oswin Bonifanz. Poster perdana tersebut diperkenalkan untuk memberikan gambaran awal suasana mencekam yang akan dihadirkan dalam film.

*Munafik: Melawan Iblis* mengisahkan Adam, seorang ustadz ruqyah yang tinggal di desa pesisir yang kental dengan ritual mistis dan gangguan gaib. Kehidupannya berubah setelah tragedi besar yang membuatnya terjebak dalam duka, trauma, serta keraguan terhadap keyakinannya.

Teror iblis yang kembali muncul memaksa Adam menghadapi masa lalu, ketakutan, dan ujian iman demi melindungi orang-orang di sekitarnya. Film ini dibintangi Arya Saloka, Acha Septriasa, Dimas Aditya, Donny Damara, Nova Eliza, serta sejumlah pemain lainnya.

Dengan latar desa pesisir yang gelap, konflik spiritual yang kuat, dan unsur horor yang intens, film ini diharapkan menjadi salah satu tontonan horor yang dinantikan pencinta genre tersebut saat tayang serentak di bioskop Indonesia pada September 2026.(dhil)

Pesanggrahan Berpijar Edukasi Warga Ulujami Kelola Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

0
Pesanggrahan Berpijar" mengajak warga Ulujami mengolah minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.

Binomedia.id, JAKARTA – Mahasiswa Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR dari konsentrasi Public Relations & Digital Communication kelas PRDC27-1SP menggelar program Community Development bertajuk “Pesanggrahan Berpijar” untuk masyarakat Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (21/6/2026).

Program ini hadir sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak pembuangan minyak jelantah secara sembarangan yang dapat mencemari lingkungan. Melalui kegiatan edukatif dan praktik langsung, warga diperkenalkan pada berbagai cara mengolah minyak jelantah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai jual.

Ketua Pelaksana Pesanggrahan Berpijar, Chrisyella Cysile Tanada, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat mengenai potensi ekonomi dari limbah rumah tangga.

“Sebagai mahasiswa, kami ingin berpartisipasi aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai nilai guna dari minyak jelantah. Kegiatan kami ini didukung oleh Bank Sampah Akademi Kompos dalam penerapan praktik pengelolaan limbah berkelanjutan,” ujarnya.

Sebelum acara puncak, tim penyelenggara telah melaksanakan kampanye digital melalui media sosial dengan menyajikan berbagai konten edukatif mengenai pengelolaan minyak jelantah. Selain itu, kegiatan “Pesanggrahan Berpijar Goes To School” juga digelar di SMK Perwira Jakarta yang melibatkan lebih dari 70 siswa untuk membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Puncak kegiatan berlangsung di RPTRA Nusantara Ulujami dengan diawali konferensi pers, kemudian dilanjutkan workshop pengolahan minyak jelantah bersama Bank Sampah Akademi Kompos. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses pengolahan limbah minyak jelantah menjadi berbagai produk bernilai guna.

Berbagai hasil olahan minyak jelantah juga dipamerkan dalam area exhibition yang dibagi ke dalam sejumlah zona kreatif. Pameran tersebut memberikan gambaran langsung kepada masyarakat mengenai peluang pemanfaatan limbah sebagai produk yang ramah lingkungan dan berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan.

Sebagai tindak lanjut, panitia akan menghadirkan booklet edukasi praktis pembuatan lilin aromaterapi dalam format cetak dan digital. Kampanye berkelanjutan melalui User Generated Content (UGC) serta video rekap di Instagram juga akan dilakukan untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

Melalui program ini, Pesanggrahan Berpijar diharapkan dapat mendorong lahirnya kebiasaan pengelolaan limbah yang lebih baik sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis lingkungan bagi masyarakat di wilayah Pesanggrahan dan sekitarnya.(dhil)

Kejaksaan Agung Perkuat Restorative Justice hingga Desa, Jamintel Gandeng ABPEDNAS Wujudkan Perdamaian Berkelanjutan

0
Kejaksaan Agung perkuat restorative justice hingga desa, Jamintel gandeng ABPEDNAS wujudkan perdamaian berkelanjutan. (Dok. Istimewa)
Kejaksaan Agung perkuat restorative justice hingga desa, Jamintel gandeng ABPEDNAS wujudkan perdamaian berkelanjutan. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Kejaksaan Agung Republik Indonesia terus memperkuat implementasi keadilan restoratif (restorative justice) sebagai bagian dari transformasi penegakan hukum yang lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan. Melalui pendekatan tersebut, penyelesaian perkara tidak hanya menitikberatkan pada penghukuman, tetapi juga mengedepankan perdamaian, pemulihan hubungan sosial, serta terciptanya harmoni di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut kini diperluas hingga tingkat desa melalui penguatan kolaborasi antara institusi penegak hukum dan organisasi kemasyarakatan yang memiliki kedekatan langsung dengan warga. Langkah tersebut diyakini mampu menghadirkan penyelesaian hukum yang lebih efektif, berkeadilan, dan sesuai dengan karakter sosial masyarakat setempat.

Penguatan sinergi tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI, Prof. Reda Manthovani, saat menghadiri pelantikan pengurus DPD dan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) se-Maluku Utara pada Kamis, 18 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Reda mendorong seluruh jajaran Kejaksaan Negeri untuk membangun kerja sama yang lebih erat dengan ABPEDNAS dalam pelaksanaan restorative justice hingga ke tingkat desa.

Menurut Prof. Reda, keberhasilan restorative justice sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam menciptakan ruang dialog yang kondusif dan objektif. Karena itu, peran ABPEDNAS dipandang strategis sebagai representasi masyarakat desa yang memahami kondisi sosial secara langsung.

“Kejaksaan Negeri dapat melibatkan ABPEDNAS dalam kapasitasnya sebagai perwakilan masyarakat yang bertugas mendukung kelancaran musyawarah perdamaian dengan meredam ketegangan sosial, membuka ruang dialog awal, dan memberikan pertimbangan sosial yang objektif kepada Jaksa Fasilitator,” ujar Prof. Reda.

Kehadiran ABPEDNAS dalam proses penyelesaian perkara dinilai mampu memperkuat pendekatan yang lebih kultural dan kekeluargaan. Organisasi tersebut memiliki kedekatan dengan masyarakat serta memahami dinamika sosial yang berkembang di lingkungan desa sehingga dapat membantu menciptakan suasana damai selama proses mediasi berlangsung.

Melalui pendekatan berbasis musyawarah, potensi konflik horizontal yang kerap muncul akibat perkara hukum dapat dicegah sejak awal. Tokoh-tokoh desa yang tergabung dalam ABPEDNAS juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara korban dan pelaku sehingga proses penyelesaian sengketa berjalan lebih terbuka dan konstruktif.

Bagi Jaksa Fasilitator, dukungan dari ABPEDNAS menjadi sumber informasi penting dalam memahami latar belakang sosial para pihak yang berperkara. Masukan yang objektif dari masyarakat akan membantu proses pengambilan keputusan yang tidak hanya berlandaskan aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan nilai-nilai keadilan sosial yang hidup di tengah masyarakat.

Pendekatan berbasis kearifan lokal tersebut diyakini mampu menghadirkan penyelesaian perkara yang lebih cepat, berbiaya ringan, dan berkelanjutan. Selain mengakhiri konflik, proses tersebut juga membuka peluang pemulihan hubungan sosial yang sebelumnya terganggu akibat perselisihan hukum.

Peran ABPEDNAS tidak berhenti setelah tercapainya kesepakatan damai antara para pihak. Organisasi tersebut juga memiliki tanggung jawab penting dalam mengawal proses pemulihan sosial pasca-mediasi agar perdamaian yang telah dicapai dapat bertahan dalam jangka panjang.

Tahapan pasca-penyelesaian perkara menjadi salah satu aspek krusial dalam keberhasilan restorative justice. Pada fase tersebut, pengurus desa berperan memastikan seluruh komitmen yang telah disepakati dapat dijalankan dengan baik oleh korban maupun pelaku.

“ABPEDNAS bertugas mengawal pemulihan keadaan di tingkat desa dengan menyaksikan penandatanganan kesepakatan, memantau pemenuhan komitmen para pihak, serta melakukan rehabilitasi sosial guna mencegah stigmatisasi terhadap pihak yang berperkara,” jelas Prof. Reda.

Melalui rehabilitasi sosial yang berkelanjutan, masyarakat didorong untuk menerima kembali pihak yang pernah berhadapan dengan hukum tanpa memberikan stigma negatif. Upaya tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung reintegrasi sosial sehingga individu yang bersangkutan dapat kembali berkontribusi secara produktif di lingkungan tempat tinggalnya.

Sebagai bentuk konkret penguatan kebijakan restorative justice, Prof. Reda juga mengajak seluruh jajaran Kejaksaan Negeri dan ABPEDNAS untuk mengoptimalkan pemanfaatan Rumah Restorative Justice yang telah tersedia di berbagai daerah. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat penyelesaian perkara berbasis musyawarah sekaligus ruang edukasi hukum bagi masyarakat.

Rumah Restorative Justice dirancang sebagai ruang netral yang memberikan akses keadilan secara lebih dekat dan mudah bagi warga. Selain menjadi tempat mediasi, fasilitas tersebut juga berfungsi sebagai wadah dialog hukum yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap aturan dan mekanisme penyelesaian sengketa.

Menurut Prof. Reda, keberhasilan Rumah Restorative Justice sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat kejaksaan dan perangkat desa. Sinergi yang kuat akan memperluas akses masyarakat terhadap layanan hukum yang berkeadilan dan berorientasi pada perdamaian.

“Kejaksaan Negeri dan ABPEDNAS di setiap wilayah bersama-sama mengoptimalkan fungsi Rumah Restorative Justice di desa sebagai pusat musyawarah penyelesaian perkara dan sarana edukasi kesadaran hukum masyarakat,” tegas Prof. Reda.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara Kejaksaan dan ABPEDNAS, implementasi restorative justice diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat desa. Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen Kejaksaan Agung dalam membangun sistem penegakan hukum yang tidak hanya menghadirkan kepastian hukum, tetapi juga menciptakan keadilan, perdamaian, dan pemulihan sosial yang berkelanjutan.

Penulis: Muhammad Fadhli

Ketuk Palu! OJK Larang Lembaga Non-Bank & Non-Multifinance Garap Paylater Mulai Akhir 2027

0
OJK

Binomedia.id, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis paket kebijakan adaptif dan terukur di sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML). Lewat stimulus ini, regulator bersedia memberikan relaksasi ketentuan khusus atau kebijakan berbeda (differential policy treatment) demi memacu penguatan modal industri sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Paket kebijakan ini ditetapkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner (KADK) OJK. Kebijakan diskresi ini tidak bersifat umum, melainkan diberikan secara selektif berdasarkan permohonan individual perusahaan dengan mempertimbangkan hasil penilaian rigid dari otoritas.

Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, Agus Firmansyah, menyampaikan bahwa langkah ini tetap berpedoman pada Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent) dan tata kelola yang bersih.

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan industri adalah ketegasan OJK dalam mengatur ulang peta persaingan bisnis Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Now Pay Later/BNPL). OJK memberikan batas waktu pembersihan portofolio bagi lembaga jasa keuangan selain bank umum dan perusahaan pembiayaan (multifinance) untuk menutup lini bisnis paylater mereka paling lambat 31 Desember 2027.

Di sisi lain, OJK melonggarkan batas kepemilikan asing untuk menyuntik modal ke perusahaan pembiayaan lokal yang sedang seret likuiditas. Namun, pelonggaran ini diberikan dengan syarat wajib melakukan penyesuaian porsi saham kembali ke level maksimal 85 persen dalam jangka waktu tiga tahun.

Rincian 6 Kebijakan Baru OJK di Sektor PVML 2026

Berikut adalah detail enam poin kebijakan baru yang diterbitkan oleh OJK:

Aspek Regulasi PVML Bentuk Kebijakan Berbeda / Relaksasi OJK Target dan Urgensi Kebijakan
1. Batas Kepemilikan Asing

Diperbolehkan melebihi ambang batas awal jika pemegang saham lokal belum mampu menyuntik modal.

Wajib divestasi kembali ke maksimal 85 persen paling lambat 3 tahun pasca-pelaksanaan.

2. Masa Operasi Badan Hukum PSP

Mendukung pendanaan dari Pemegang Saham Pengendali (PSP) yang baru beroperasi kurang dari 2 tahun.

Mempermudah kemudahan berusaha bagi investor dengan komitmen penyertaan modal yang kuat.

3. Modal Disetor Pasca-Akuisisi

Penyesuaian batas modal disetor minimum akibat aksi pengambilalihan korporasi.

Mengakomodasi penguatan struktur modal oleh investor yang kondisi keuangannya masih berkembang.

4. Portofolio Bisnis BNPL (Paylater)

Kewajiban pengalihan portofolio dan penghentian total BNPL bagi non-bank dan non-multifinance.

Memberikan kepastian hukum dengan tenggat waktu final hingga 31 Desember 2027.

5. Perizinan Utama Pergadaian

Pengecualian syarat latar belakang pendidikan formal; kelonggaran sertifikasi hingga 1 tahun.

Menyederhanakan birokrasi izin usaha pergadaian baru sesuai koridor POJK 29 Tahun 2025.

6. Administrasi Pembubaran RUPS

Kemudahan pelaporan administrasi atas pengesahan pembubaran oleh instansi berwenang.

Mempercepat proses hukum pengembalian izin usaha.