Beranda blog

Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Venue Serbaguna untuk Kebutuhan Bisnis hingga Leisure

0
Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Venue Serbaguna untuk Kebutuhan Bisnis hingga Leisure

Binomedia.id, TANGERANG – Vega Hotel Gading Serpong di Tangerang, Banten, menawarkan fasilitas venue serbaguna untuk berbagai kebutuhan acara, mulai dari rapat bisnis, corporate gathering, pernikahan, hingga kegiatan komunitas dan leisure, dengan dukungan area indoor maupun outdoor yang fleksibel.

Berada di kawasan strategis Gading Serpong, Vega Hotel Gading Serpong menjadi salah satu pilihan venue yang dapat dimanfaatkan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan dengan karakter dan skala yang berbeda.

General Manager Vega Hotel Gading Serpong, Asty Kesuma, mengatakan pihaknya memahami bahwa setiap acara memiliki kebutuhan dan karakter yang berbeda. Karena itu, hotel berkomitmen menyediakan fasilitas yang fleksibel serta pelayanan untuk mendukung kelancaran setiap kegiatan.

“Kami memahami bahwa setiap acara memiliki kebutuhan dan karakter yang unik. Oleh karena itu, Vega Hotel Gading Serpong berkomitmen untuk menyediakan fasilitas yang fleksibel dan pelayanan prima, sehingga setiap kegiatan mulai dari rapat bisnis hingga acara komunitas yang seru dapat berjalan sukses dan berkesan,” ujar Asty.

Dari sisi kegiatan bisnis, venue di Vega Hotel Gading Serpong dapat digunakan untuk berbagai agenda formal seperti meeting, rapat kerja, hingga corporate gathering.

Sementara untuk kebutuhan personal, hotel juga menyediakan ruang yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai perayaan, termasuk resepsi pernikahan dan pesta ulang tahun.

Tak hanya menyasar segmen korporasi dan keluarga, Vega Hotel Gading Serpong juga membuka ruang untuk berbagai aktivitas komunitas, olahraga, edukasi, dan gaya hidup.

Sejumlah kegiatan yang dapat digelar di antaranya sesi zumba, yoga, cooking class, hingga kegiatan edukasi interaktif seperti fire fighter untuk anak-anak maupun komunitas. Area terbuka juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan santai seperti BBQ party.

Dukungan lokasi menjadi salah satu fasilitas yang ditawarkan Vega Hotel Gading Serpong. Hotel berada di kawasan terpadu Gading Serpong yang dapat diakses dari berbagai wilayah Jabodetabek serta berada dekat dengan pusat perbelanjaan dan akses jalan tol.

Selain lokasi, pilihan area indoor dan outdoor yang luas memungkinkan penyelenggara menyesuaikan kebutuhan acara, baik untuk kelompok kecil maupun kegiatan dengan jumlah peserta yang lebih banyak.

Vega Hotel Gading Serpong juga menawarkan pilihan venue dengan harga yang terjangkau dengan tetap mempertahankan standar pelayanan, sehingga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat maupun perusahaan yang tengah mencari lokasi penyelenggaraan acara di kawasan Tangerang.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai promo dan event, Vega Hotel Gading Serpong dapat dihubungi melalui telepon +6221-2920-5999, WhatsApp +62811-9889-6999, atau email [reservation@vegahotelserpong.com](mailto:reservation@vegahotelserpong.com). Informasi lainnya juga tersedia melalui situs parador-hotels.com.(dhil)

Maxim Gandeng Gerkatin Buka Peluang Mitra Pengemudi bagi Komunitas Tuli

0
Maxim Gandeng Gerkatin Buka Peluang Mitra Pengemudi bagi Komunitas Tuli

Binomedia.id, JAKARTA – Maxim Indonesia menggandeng Gerakan untuk Kesejahteraan Tuli Indonesia (Gerkatin) menggelar seminar edukatif bertajuk “Setara Berdaya: Peluang Tanpa Batas Bersama Maxim dan Gerkatin” di kantor pusat Maxim Indonesia, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (24/9). Kegiatan ini bertujuan membuka akses ekonomi yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas, khususnya komunitas Tuli, melalui kesempatan menjadi mitra pengemudi Maxim.

Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah, mengatakan program Setara Berdaya merupakan wujud komitmen perusahaan bahwa setiap orang berhak memperoleh peluang ekonomi dan ruang untuk berkarya tanpa memandang kondisi disabilitas. Menurutnya, kolaborasi dengan Gerkatin diharapkan dapat memperluas keterlibatan penyandang disabilitas dalam ekosistem Maxim.

“Maxim senantiasa mendukung lingkungan transportasi online yang inklusif dan ramah disabilitas, sesuai dengan tujuan kehadiran Maxim untuk memberikan akses transportasi online yang mudah dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Dirhamsyah.

Seminar yang ditujukan bagi mitra pengemudi Maxim dan anggota Gerkatin itu turut dihadiri Regional Development Manager Maxim Indonesia, Pekerja Sosial Ahli Madya Kementerian Sosial RI Indra Gunawan, serta Ketua Umum DPP Gerkatin Wilma Redjeki.

Selain menghadirkan sesi edukasi, Maxim membuka kesempatan bagi anggota Gerkatin yang ingin bergabung sebagai mitra pengemudi dengan menyediakan layanan pendaftaran langsung. Perusahaan juga memberikan potongan komisi khusus sebesar 1 persen bagi mitra disabilitas, membagikan stiker penanda pengemudi Tuli, serta memberikan pendampingan penggunaan aplikasi.

Ketua Umum DPP Gerkatin Wilma Redjeki menyambut baik kerja sama tersebut sebagai langkah nyata dalam pemberdayaan komunitas Tuli.

“Kami menyambut baik inisiasi dari Maxim untuk menciptakan layanan yang ramah bagi komunitas Tuli. Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi semua,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan Pekerja Sosial Ahli Madya Kementerian Sosial RI, Indra Gunawan. Ia menilai kolaborasi antara Maxim dan Gerkatin sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperluas aksesibilitas serta mendorong kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas.

Melalui program ini, Maxim menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem transportasi yang inklusif, sekaligus menghadirkan peluang ekonomi yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.(dhil)

Dua Mahasiswa di Makassar Jadi Ojol untuk Biayai Kuliah, Manfaatkan Fleksibilitas Waktu Maxim

0
Dua Mahasiswa di Makassar Jadi Ojol untuk Biayai Kuliah, Manfaatkan Fleksibilitas Waktu Maxim

Binomedia.id, MAKASSAR – Dua mahasiswa di Makassar, Reksa Fadillah dan Reinhart, memanfaatkan pekerjaan sebagai mitra pengemudi Maxim untuk membantu memenuhi kebutuhan kuliah dan sehari-hari. Keduanya menjalankan pekerjaan tersebut dengan menyesuaikan waktu mengambil order sebelum, setelah, maupun di sela-sela jadwal perkuliahan.

Reksa Fadillah, mahasiswa semester 9 Universitas Negeri Makassar, telah menjadi mitra pengemudi Maxim selama lima bulan. Ia biasanya mengambil order selama enam hingga tujuh jam dalam sehari dengan menyesuaikan jadwal kuliah.

Saat memiliki jadwal perkuliahan, Reksa biasanya mulai mengambil order sejak pagi sebelum berangkat ke kampus. Setelah menyelesaikan kuliah, ia kembali mengambil order hingga sekitar pukul 19.00 WIB.

“Kalau ada jadwal kuliah, biasanya saya mulai mengambil order dari jam 8 sebelum ke kampus, lalu dilanjutkan setelah kuliah sampai sekitar jam 7 malam. Jadi waktunya bisa saya sesuaikan dengan jadwal kuliah,” ujar Reksa.

Dari pekerjaan tersebut, Reksa memperoleh penghasilan hingga sekitar Rp150 ribu per hari. Penghasilan itu turut digunakan untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan selama menjalani perkuliahan.

Hal serupa dilakukan Reinhart, mahasiswa semester 5 Politeknik Negeri Ujung Pandang yang telah menjadi mitra pengemudi Maxim selama dua tahun.

Reinhart memanfaatkan waktu sebelum dan setelah kuliah, termasuk jeda antarmata kuliah, untuk mengambil order. Penghasilan yang diperoleh digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan, membayar kos, kebutuhan perkuliahan, hingga biaya operasional kendaraan.

“Menjadi driver membuat saya bisa lebih mandiri dan belajar mengatur waktu antara kuliah dan bekerja. Kalau ada waktu kosong, saya bisa gunakan untuk mengambil order, lalu kembali fokus ke kuliah,” tutur Reinhart.

Bagi keduanya, fleksibilitas dalam menentukan waktu bekerja menjadi salah satu faktor yang membantu mereka menjalankan aktivitas sebagai mahasiswa sekaligus mitra pengemudi.

Penghasilan dari pekerjaan tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Kisah Reksa dan Reinhart menunjukkan bagaimana pekerjaan dengan waktu yang fleksibel dapat dijalankan berdampingan dengan aktivitas perkuliahan.(dhil)

ALLPrint Indonesia 2026 akan berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta

0
ALLPrint Indonesia 2026

binomedia.id – Jakarta. Industri percetakan di Indonesia terus bergerak mengikuti perubahan kebutuhan pasar. Memasuki 2026, perkembangan industri menunjukkan arah yang semakin beragam, terutama pada sektor packaging, label, dan textile printing. Pertumbuhan di sektor tersebut turut didukung oleh perkembangan e-commerce, meningkatnya aktivitas UMKM, serta kebutuhan pasar terhadap produk yang lebih fleksibel dan personal.

Di tengah perubahan tersebut, industri percetakan juga mulai mengalami pergeseran dari pola produksi massal menuju solusi cetak yang lebih digital, fleksibel, dan dapat menyesuaikan kebutuhan. Perkembangan teknologi digital printing, otomatisasi, hingga berbagai solusi untuk packaging dan label menjadi bagian dari transformasi yang secara perlahan membentuk wajah industri percetakan saat ini.

7c529b7d 6568 4068 9b23 a015c5bb031d , ALLPrint Indonesia 2026, Binomedia

Perubahan ini sekaligus membuka ruang bagi pelaku industri untuk terus mengenal dan mempertimbangkan berbagai teknologi yang dapat mendukung proses produksi. Bukan hanya dari sisi kapasitas, tetapi juga efisiensi, fleksibilitas, kualitas, dan kemampuan dalam merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Melihat dinamika tersebut, Krista Exhibitions kembali menghadirkan ALLPrint Indonesia 2026, pameran internasional yang mempertemukan berbagai teknologi, mesin, peralatan, bahan baku, serta solusi untuk industri percetakan dan grafika.

ALLPrint Indonesia 2026 akan berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Tahun ini, pameran akan menghadirkan sekitar 400 peserta, termasuk 20 UMKM, dari lebih dari 10 negara, di antaranya Indonesia, China, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, Jerman, Jepang, India, Singapura, dan Korea Selatan. Selama empat hari penyelenggaraan, pameran menargetkan kehadiran sekitar 60.000 pengunjung.

Tidak hanya menghadirkan area pameran, ALLPrint Indonesia 2026 juga digelar bersamaan dengan sejumlah pameran pendukung, yaitu Indo Sign & AD, Textile Printing, Print For Pack, Inter Corrugated, dan Pro Label Asia. Kehadiran berbagai sektor tersebut memperluas cakupan ekosistem yang dapat ditemui pengunjung dalam satu rangkaian acara.

Menurut Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, perkembangan industri percetakan saat ini telah berkembang melampaui teknologi cetak konvensional. “Industri percetakan saat ini berkembang sangat luas. Tidak hanya berbicara mengenai mesin dan teknologi cetak konvensional, tetapi juga digital printing, printing untuk kemasan, teknologi grafis, label, hingga berbagai solusi yang dibutuhkan oleh industri. Perkembangan ini tentu menciptakan kebutuhan baru dan peluang bisnis baru bagi para pelaku industri.”

Melalui ALLPrint Indonesia 2026, pengunjung dapat melihat lebih dekat beragam perkembangan teknologi yang mendukung kebutuhan produksi. Mulai dari digital printing, packaging printing, teknologi karton box, graphic technology, printing equipment, finishing technology, tinta, kertas dan media cetak, hingga software dan berbagai solusi pendukung industri grafika.

Kehadiran beragam teknologi tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku industri untuk memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai solusi yang tersedia. Pengunjung dapat melihat demonstrasi mesin dan produk secara langsung, berdiskusi dengan produsen maupun penyedia teknologi, serta menggali informasi mengenai penerapan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Bagi perusahaan yang sedang mempertimbangkan pengembangan kapasitas produksi maupun investasi teknologi, pameran juga dapat menjadi salah satu ruang untuk mendapatkan referensi. Berbagai pilihan teknologi dapat dipelajari secara langsung, sehingga pelaku usaha memiliki kesempatan untuk memahami karakteristik produk, berdiskusi dengan tenaga ahli, sekaligus melihat perkembangan teknologi yang tengah digunakan di industri.

Selain mempertemukan pelaku industri dengan teknologi, ALLPrint Indonesia 2026 juga menghadirkan ruang untuk membangun koneksi bisnis. Sebagai platform business-to-business (B2B), pameran ini mempertemukan produsen, distributor, supplier, pengguna teknologi, serta pelaku usaha dari berbagai sektor.

Pertemuan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan, menemukan calon mitra maupun pemasok, bertukar informasi mengenai perkembangan industri, serta membuka peluang kerja sama yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Ruang Bertukar Pengetahuan

Perkembangan teknologi juga berjalan beriringan dengan kebutuhan akan pengetahuan dan pemahaman baru. Karena itu, ALLPrint Indonesia 2026 turut menghadirkan sejumlah agenda edukasi dan forum industri yang membahas berbagai topik yang relevan dengan perkembangan sektor percetakan dan grafika.

Salah satunya adalah seminar “Ready for 2027 and onward? The New Rules of Digital Textile Printing”, yang akan membahas perkembangan teknologi serta arah industri digital textile printing.

Sementara itu, seminar “The Future of Carton Manufacturing: Smart Machines, Smart Solutions” akan mengangkat perkembangan otomatisasi dalam industri karton serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses produksi yang semakin efisien.

Selain kedua agenda tersebut, pengunjung juga dapat mengikuti Eduprint Talkshow yang membahas isu sertifikasi halal dan kemasan, serta Musyawarah Nasional XI Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI).

Beragam agenda tersebut menjadi bagian dari ruang pertukaran informasi bagi pelaku industri, dengan pembahasan yang mencakup adopsi teknologi, efisiensi produksi, kepatuhan terhadap regulasi, hingga perkembangan industri grafika.

Pada akhirnya, perkembangan industri percetakan tidak hanya berbicara mengenai mesin atau teknologi baru. Di dalamnya terdapat perubahan kebutuhan pasar, cara produksi, pola kerja, serta peluang kolaborasi yang terus berkembang.

Melalui penyelenggaraan ALLPrint Indonesia 2026, pelaku industri percetakan, grafika, advertising, signage, packaging, textile printing, dan sektor terkait dapat menemukan berbagai referensi teknologi sekaligus bertemu dengan pelaku usaha dari berbagai bagian dalam ekosistem industri.

Dengan menghadirkan teknologi, produsen, distributor, asosiasi, serta pengguna dalam satu ruang, ALLPrint Indonesia 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu tempat untuk melihat lebih dekat bagaimana industri percetakan terus berkembang dan beradaptasi terhadap kebutuhan masa kini maupun yang akan datang. (rls)

Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026 Jadi Ajang Pencarian dan Pengembangan Talenta Muda

0
Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026 Jadi Ajang Pencarian dan Pengembangan Talenta Muda

Binomedia.id, JAKARTA – Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI) menggelar Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026 di ITC Cempaka Mas, Jakarta, Minggu (20/9/2026), sebagai wadah pencarian dan pembinaan talenta muda di bidang modeling, seni peran, musik, pembawa acara, serta industri kreatif dan perfilman.

Ajang ini tidak hanya berfokus pada penampilan atau modeling. Para peserta juga mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan di berbagai bidang, seperti pembawa acara, menyanyi, seni peran hingga bidang kreatif lainnya.

Ketua Umum YAPMI Iwan Masse Setiawan mengatakan, pembinaan peserta diarahkan agar mereka dapat mengembangkan potensi sesuai dengan bakat dan minat masing-masing.

“Anak-anak ini bukan hanya dilatih menjadi model. Mereka juga bisa menjadi MC, penyanyi, pemain film dan mengembangkan bakat-bakat lainnya,” ujar Iwan.

Menurut Iwan, peserta yang memiliki potensi akan mendapatkan kesempatan untuk dikembangkan lebih lanjut, termasuk melalui peluang di industri film dan hiburan.

YAPMI juga tengah menyiapkan program pendidikan perfilman sebagai bagian dari upaya memperluas pembinaan talenta. Salah satu program yang direncanakan adalah sekolah film dengan pelatihan gratis selama tiga bulan bagi peserta angkatan pertama.

Pelatihan tersebut direncanakan berlangsung setiap Sabtu dan peserta yang menyelesaikan program akan memperoleh sertifikat.

“Harapannya mereka bisa bekerja di produksi-produksi nasional bahkan internasional,” kata Iwan.

Peserta Berpeluang Mengikuti Casting Film

Iwan menjelaskan, ajang Cover Girl, Boy & Kids 2026 memiliki keterkaitan dengan rencana produksi film yang tengah dikembangkan YAPMI.

Untuk mendukung pengembangan bidang perfilman, YAPMI mendirikan PPI YAPMI Film Produksi. Para peserta yang memiliki potensi nantinya dapat mengikuti proses seleksi dan casting untuk terlibat dalam produksi film tersebut.

“Hubungannya nanti anak-anak ini yang kami seleksi untuk main film tersebut,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, perjalanan Majalah Model Indonesia dalam membina talenta telah berlangsung selama empat dekade. Majalah tersebut awalnya berbentuk tabloid dan kemudian berubah menjadi majalah pada 1986.

Sejak saat itu, Majalah Model Indonesia terus menyelenggarakan pemilihan Cover Boy dan Cover Girl serta menjadi salah satu wadah pencarian talenta muda. Sejumlah nama yang pernah mengikuti ajang tersebut antara lain Arzeti dan Oka Sugawa.

Seiring perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi, Majalah Model Indonesia kini juga telah bertransformasi ke platform digital.

ITC Cempaka Mas Kembali Menjadi Lokasi Penyelenggaraan

Perhelatan Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026 turut mendapat dukungan dari manajemen ITC Cempaka Mas.

Perwakilan ITC Cempaka Mas, Bram, menyampaikan apresiasi kepada YAPMI yang kembali memilih ITC Cempaka Mas sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan.

“Ini sudah kedua kalinya diselenggarakan di tempat kami. Mudah-mudahan di tahun depan bisa kembali bekerja sama,” kata Bram.

Menurut Bram, penyelenggaraan kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan ITC Cempaka Mas sebagai lokasi yang memiliki area luas, akses yang mudah serta fasilitas parkir yang memadai.

ITC Cempaka Mas, lanjutnya, juga mendukung kegiatan yang memberikan ruang kepada talenta muda untuk mengembangkan potensi mereka di bidang modeling, seni pertunjukan maupun perfilman.

Oka Sugawa Apresiasi Pencarian Talenta dari Berbagai Daerah

Aktor senior Oka Sugawa hadir sebagai salah satu dewan juri dalam Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026. Oka memiliki hubungan dengan perjalanan Majalah Model Indonesia karena pernah menjadi finalis pada 1993.

“Saya dari finalis Majalah Model di tahun 1993. Sebagai salah satu dewan juri, saya senang dengan gelaran acara ini karena bisa mencari bibit muda di seluruh Nusantara untuk fashion show, akting, menyanyi,” ujar Oka.

Oka juga mengungkapkan keterlibatannya dalam sejumlah kegiatan YAPMI di berbagai daerah, antara lain Papua, Makassar dan Kalimantan.

YAPMI Tekankan Pembinaan dan Pencegahan Narkoba

Pembina YAPMI, Brigjen Pol. Dr. Victor Pudjiadi, S.PB., FICS., DFM., mengatakan dirinya telah mendukung kegiatan pembinaan YAPMI selama sekitar 20 tahun.

Menurut Victor, pembinaan generasi muda melalui ajang tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan penampilan.

“Kami membina anak-anak untuk sukses, bukan hanya arti cantik dan adu ganteng, tetapi juga supaya bebas dari bahaya narkoba,” kata Victor.

Victor mengatakan, talenta muda juga dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pesan pencegahan narkoba kepada masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pendidikan agama dan nilai moral agar anak-anak memahami bahwa menjauhi narkoba bukan semata-mata karena takut terhadap hukum, tetapi juga karena memahami dampaknya terhadap masa depan.

YAPMI Academy juga menjadi salah satu wadah yang dikembangkan untuk memberikan pendidikan dan pembinaan kepada talenta muda.

Kak Seto: Setiap Anak Memiliki Potensi

Psikolog anak Seto Mulyadi atau Kak Seto turut memberikan perhatian terhadap kegiatan yang melibatkan peserta anak-anak.

Menurut Kak Seto, panggung seperti Grand Final Cover Girl, Boy & Kids dapat menjadi ruang bagi anak untuk membangun rasa percaya diri dan mengembangkan potensi, dengan tetap memperhatikan hak anak untuk tumbuh dan berkembang.

“Setiap anak bisa menjadi apa pun untuk sukses. Bukan hanya menjadi model. Setiap anak harus percaya diri dan bangga pada dirinya sendiri,” ujar Kak Seto.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghindari pemberian stigma negatif terhadap anak.

“Semua anak hebat dan itu harus dihargai,” katanya.

Harry De Fretes Apresiasi Regenerasi Talenta

Dewan juri Harry De Fretes, yang dikenal melalui karakter Boim, turut mengapresiasi proses regenerasi talenta yang dilakukan YAPMI.

Harry mengaku telah mengenal perjalanan YAPMI sejak dekade 1990-an. Menurut dia, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan mengejar cita-cita.

“Saya senang bisa menjadi dewan juri di ajang pemilihan Cover Boy, Cover Girl dan Cover Kids yang digelar di ITC Cempaka Mas,” ujarnya.

Harry juga menyoroti keberagaman asal peserta yang mengikuti ajang tersebut.

“Amazing, karena talentnya banyak yang dari daerah dan bagus-bagus,” kata Harry.

Usung Busana Bertema Back to Nature

Selain menjadi ajang pencarian talenta, Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026 juga menghadirkan karya dari pelaku industri kreatif.

Desainer Naomi Clothing, Annisa F. Agrin menghadirkan koleksi busana bertema back to nature. Menurut Annisa, konsep tersebut terinspirasi dari YAPMI.

Sementara itu, dokter spesialis dermatologi, venereologi dan estetika dr. Suci Budhiani, Sp.DVE., memberikan workshop kepada para finalis mengenai perawatan kulit dan penampilan.

Pembekalan tersebut diberikan untuk membantu peserta memahami pentingnya menjaga kesehatan kulit dan penampilan sebagai bagian dari persiapan mereka di dunia modeling dan industri hiburan.

Tiga Kategori Peserta

Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026 menghadirkan peserta dalam tiga kategori, yakni Cover Kids, Cover Boys dan Cover Girls.

Cover Kids:

1. Adreena Mikhayla Pouran Ancary, 7 tahun
2. Khaylila Zhafira Maulidya, 7 tahun
3. Nafisha Amelia Akbar, 5 tahun

Cover Boys:

1. Muhammad Syamsul Islam
2. Muhammad Iqbal Arrafiqi
3. Athur Ebenetty Louis Gillet

Cover Girls:

1. Prada Aisyah Esa Asmoro
2. Chilla Jonita
3. Margareth Nathania Siambaton

Dikaitkan dengan Rencana Film Berlatar Sejarah Papua

Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian pengembangan proyek perfilman YAPMI yang mengangkat tema sejarah Papua melalui film berjudul “Im Gotes Name Tu Betraten Papua”.

Eksekutif Produser, Rudy Darmawanto, mengatakan film tersebut membawa sejumlah pesan mengenai sejarah, perjuangan, kebinekaan, kemanusiaan dan toleransi antarumat beragama.

Menurut Rudy, cerita film terinspirasi dari perjalanan sejarah sejumlah tokoh yang memiliki keterkaitan dengan Papua dan Kesultanan Tidore.

“Film ini ingin memberikan pesan bahwa sesungguhnya founding father kita memberikan contoh yang baik bagaimana Sultan Tidore memberikan fasilitas kepada manusia untuk menyebarkan agama di Papua,” kata Rudy.

Rudy mengatakan proses produksi akan tetap mempertahankan benang merah sejarah, sementara pengembangan cerita masih dapat dilakukan selama proses produksi.

Saat ini, persiapan casting dan penjajakan terhadap sejumlah aktor maupun artis senior tengah dilakukan. Peserta dari ajang Cover Girl, Boy & Kids 2026 juga berpeluang mengikuti proses seleksi untuk terlibat dalam proyek tersebut.

“Film ini adalah tontonan bagi semua anak bangsa. Ini contoh bagi sebuah pergaulan, toleransi dan keberagaman. Kita tidak perlu melihat latar belakang orang, tetapi semua anak manusia harus saling membantu,” ujar Rudy.

Melalui Grand Final Cover Girl, Boy & Kids 2026, YAPMI kembali menegaskan komitmennya dalam membuka ruang pembinaan bagi generasi muda. Pengembangan talenta tidak hanya diarahkan pada modeling, tetapi juga mencakup seni peran, musik, pembawa acara, pendidikan perfilman serta berbagai bidang kreatif lainnya.(dhil)

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

0
POCARI SWEAT

binomedia.id – Bandung, 20 September – Rangkaian kegiatan POCARI SWEAT Run 2026 resmi ditutup dengan gelaran edisi Bandung dan virtual, setelah diawali edisi Lombok pada Juli lalu. Gelaran POCARI SWEAT Run 2026 sukses mengajak total 56.559 pelari dari 439 kota di seluruh Indonesia. Khusus di Kota Bandung, sebanyak 7.600 pelari di kategori 10 km pada hari Sabtu (19/9) dan 8.400 pelari di kategori half marathon pada hari Minggu (20/9) berlari dari Balai Kota Bandung, Jawa Barat.

Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati (Wina), mengapresiasi dukungan semua institusi dan menekankan komitmen penyelenggara untuk terus melakukan evaluasi demi kenyamanan bersama.

“Tahun ini adalah tahun ke-9 penyelenggaraan POCARI SWEAT Run di Kota Bandung. Setiap tahunnya, selalu ada evaluasi dan improvement bersama seluruh stakeholders, Pemerintah Kota, Kepolisian, dan komunitas demi menyediakan running experience terbaik tanpa mengabaikan warga Bandung. Kami menyampaikan terima kasih kepada warga Bandung atas kehangatan dan partisipasi aktif dalam memberikan cheering di sepanjang rute gelaran acara. Tahun ini, kami memastikan acara berlangsung tertib dan sesuai dengan komitmen yang telah disepakati,” ujar Wina.

Wali Kota Bandung, M. Farhan, menyambut baik penyelenggaraan yang semakin tertib dan berdampak positif bagi kota.

“POCARI SWEAT Run menjadi kado istimewa untuk Hari Ulang Tahun Kota Bandung ke-216. Selain menyehatkan warga, kehadiran 16.000 pelari membawa dampak ekonomi nyata bagi UMKM dan sektor pariwisata dengan estimasi dampak ekonomi langsung mencapai Rp89,4 miliar di Jawa Barat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Bandung atas kerja sama, serta cheering yang hangat di sepanjang rute,” tutur Farhan.

Komitmen Zero Waste to Landfill melalui Program Otsuka Eco Blue

Selain ketertiban, aspek kebersihan juga sangat diperhatikan. POCARI SWEAT Run berkolaborasi dengan komunitas lokal seperti Pandawara Group yang berlari sambil memungut sampah, untuk memastikan rute lari kembali bersih setelah acara selesai. Sampah yang terkumpul juga akan didaur ulang dan dipastikan tidak ada yang terbuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), dengan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung.

Pengalaman seru juga dirasakan langsung oleh penyanyi dan penulis lagu asal Bandung, Rizky Febian, yang baru pertama kali mengikuti event lari.

“Pengalaman pertama berlari 10K sungguh menyenangkan dan rasanya spesial banget karena diadakan di kota sendiri. Antusiasme warga luar biasa, bikin suasana terasa sangat hangat dan meriah,” ungkap Rizky Febian.

Puspita Winawati menegaskan kembali misi perusahaan untuk menyehatkan masyarakat Indonesia, “POCARI SWEAT Run bisa menjadi wadah untuk lebih banyak masyarakat yang lebih sehat, melalui olahraga lari.”

POCARI SWEAT RUN INDONESIA 2026 didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, Kepolisian Resor Kota Besar Bandung, serta para sponsor: Jenius by SMBC Indonesia, RANS, Blibli, ASICS, Astra Life, Garuda Indonesia, Salonpas Let’s Move, Rexona, Alfamart, Bluebird Group, MS GLOW FOR MEN, Torch, GATSBY, Caldana Flex, ALSOK WITH ZOLL, Biznet, Lintas Mediatama, Toyota, Garmin, SHOKZ, Sunpride, ORONAMIN C, SOYJOY, Kiara Artha Park, Bintang Physio, dan PFOI Jawa Barat.

Untuk informasi lebih lanjut, mengenai POCARI SWEAT Run 2026, silakan kunjungi Instagram @pocarisportid.

HARMAN Hapus Lebih dari 500.000 Tautan Produk Ilegal dan Dukung Penindakan Hukum

0
JBL

binomedia.id – Jakarta. HARMAN International, perusahaan induk dari JBL, hari ini kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi konsumen, integritas merek, dan mitra kanal resmi melalui upaya penegakan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) serta pemberantasan barang palsu yang berkelanjutan di seluruh kawasan Asia Pasifik.

Di tengah maraknya peredaran barang palsu di pasar online maupun offline, HARMAN secara proaktif terus menjalankan upaya perlindungan merek, bekerja sama erat dengan platform e-commerce, otoritas bea cukai, dan aparat penegak hukum untuk mengidentifikasi, menghapus, serta menyita produk-produk palsu dan tiruan yang menggunakan merek milik perusahaan.

Di tahun 2025, HARMAN  berhasil memfasilitasi penghapusan lebih dari 500.000 tautan produk ilegal di berbagai platform marketplace digital utama di kawasan ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 300.000 tautan produk teridentifikasi sebagai barang palsu, sementara sisanya melanggar Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) milik HARMAN.

“Selama 80 tahun, JBL telah meraih kepercayaan konsumen di seluruh dunia dengan berfokus pada inovasi, performa, dan kualitas,” ujar Grace Koh, General Manager and Vice President, Consumer Audio, HARMAN Asia Pacific. “Di saat kami merayakan tahun berdirinya JBL yang ke-80, menjaga reputasi tersebut menjadi hal yang semakin krusial. Produk palsu tidak hanya melanggar Hak Kekayaan Intelektual kami, tetapi juga merusak pengalaman yang diharapkan konsumen dari JBL. Kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama secara erat dengan otoritas bea cukai, aparat penegak hukum, dan platform e-commerce di seluruh kawasan APAC untuk memutus jaringan produk palsu serta membantu memastikan konsumen dapat membeli produk JBL yang asli dengan percaya diri.”

Aksi Penegakan Hukum Terkini di Seluruh Kawasan APAC

Aksi penegakan hukum HARMAN pada tahun 2026 berlandaskan pada inisiatif pemberantasan barang palsu yang telah dijalankan secara berkelanjutan selama bertahun-tahun di seluruh kawasan.

Pada enam bulan pertama tahun 2026, sejumlah aksi penegakan hukum berhasil menyita produk-produk palsu dalam jumlah yang signifikan di berbagai pasar utama APAC:

  • Di Korea Selatan, produk JBL Flip 6 palsu berhasil disita dalam operasi penegakan hukum yang dilakukan bekerja sama dengan otoritas setempat.

  • Operasi terpisah di Korea Selatan, unit JBL Charge 6 palsu juga turut disita, sehingga berhasil memutus rantai distribusi produk palsu tersebut di pasar.

  • Di Thailand, otoritas bea cukai berhasil menghentikan peredaran produk palsu yang secara ilegal dipasarkan menggunakan nama fiktif “JBL Max 33”, mencegah produk tersebut sampai ke tangan konsumen.

  • Operasi lainnya di Thailand, pihak berwenang menyita unit palsu dari JBL Go 4, JBL Clip, serta jajaran headphone JBL Tune series.

Berbagai tindakan ini mencerminkan kian eratnya kolaborasi antara perusahaan dengan instansi penegak hukum di tingkat regional, sekaligus menegaskan pentingnya pemantauan secara ketat untuk mengidentifikasi aktivitas pemalsuan sebelum produk sampai ke tangan konsumen.

Lebih dari Sekadar Penegakan Hukum: Memberdayakan Konsumen Melalui Edukas

Melengkapi kegiatan penegakan hukum tersebut, HARMAN di Asia Pasifik baru-baru ini meluncurkan kampanye edukasi anti-barang palsu di media sosial tingkat regional. Kampanye ini bertujuan untuk membantu konsumen mengenali serta menghindari produk JBL tiruan. Inisiatif ini mengedukasi konsumen mengenai berbagai risiko yang ditimbulkan dari barang palsu, menekankan pentingnya membeli produk melalui distributor resmi dan kanal online terpercaya, serta memberikan panduan praktis tentang cara memverifikasi keaslian produk.

Melindungi Reputasi 80 Tahun

Seiring dengan perayaan tahun berdiri JBL yang ke-80 pada tahun 2026, menjaga integritas salah satu merek audio paling ternama di dunia tetap menjadi prioritas utama bagi HARMAN.

Sejak didirikan pada tahun 1946 oleh James B. Lansing, JBL telah membangun inovasi yang mencakup studio rekaman, bioskop, acara musik live, aksesoris otomotif, hingga jutaan perangkat konsumen di seluruh dunia. Komitmen JBL terhadap keunggulan rekayasa audio telah meraih pengakuan global, termasuk penghargaan bergengsi Academy dan Grammy Awards. Di tengah langkah JBL yang terus berinvestasi pada masa depan dunia audio melalui kemajuan pengalaman mendengarkan yang imersif serta teknologi suara generasi berikutnya (next-generation), upaya perlindungan merek yang dilakukan HARMAN turut membantu menjaga warisan, kualitas, dan performa yang menjadi ciri khas merek ini.

Panduan Bagi Konsumen

Konsumen diimbau untuk membeli produk JBL hanya melalui retailer resmi dan toko online resmi (official store), mengingat tawaran harga yang terlampau murah serta penjual yang tidak terverifikasi dapat menjadi indikasi barang palsu.

Produk JBL yang asli dirancang dan diuji secara ketat untuk memenuhi standar kualitas, performa, dan keselamatan yang tinggi. Sebaliknya, produk palsu kerap menggunakan komponen berkualitas rendah dan mengabaikan proses kendali mutu (quality control) yang krusial. Hal ini meningkatkan risiko penurunan performa, berkurangnya keandalan, hingga potensi bahaya keselamatan, di luar pengalaman mendengarkan yang terganggu.

“Selain menyajikan kualitas suara yang luar biasa, produk asli JBL dirancang untuk bekerja secara mulus (seamless) dalam ekosistem JBL,” tambah Grace Koh. “Melalui aplikasi resmi JBL, konsumen dapat mempersonalisasi pengaturan EQ, mengakses fitur seperti stereo pairing dan Playtime Boost, serta membuka berbagai optimasi yang dirancang untuk memaksimalkan potensi perangkat mereka. Pengalaman seperti ini tidak dapat direplikasi dengan baik oleh produk tiruan, sehingga makin menegaskan pentingnya memilih produk asli untuk mendapatkan pengalaman JBL yang sepenuhnya.”

Untuk informasi lebih lanjut mengenai JBL serta komitmen terhadap kualitas dan keselamatan konsumen, silahkan kunjungi: https://jblstore.co.id/buy-original/ (rls)

Mal Ciputra Jakarta Hadirkan Barongsai International Competition 2026, Dari Indonesia, Australia, Malaysia, China hingga Hong Kong,

0
Mal Ciputra Jakarta

binomedia.id – Jakarta. Sebanyak 10 tim barongsai dari lima negara akan bertemu di Mal Ciputra Jakarta dalam Barongsai International Competition 2026 yang digelar Mal Ciputra Jakarta pada 16–20 September 2026. Menghadirkan enam tim Indonesia serta masing-masing satu tim dari Australia, Malaysia, China, dan Hong Kong, kompetisi ini menjadi istimewa karena para peserta internasional memiliki rekam jejak sebagai juara nasional di negara masing-masing.

Setelah penyelenggaraan sebelumnya dengan skala Jabodetabek, tahun ini kompetisi berkembang menjadi ajang bertaraf Internasional, sekaligus menjadi momentum bagi Mal Ciputra Jakarta untuk mempertemukan para atlet barongsai terbaik dari berbagai negara dalam satu panggung.

Berkolaborasi dengan Barongsai Kong Ha Hong dan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI), kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga ruang untuk pertukaran pengalaman, sportifitas, budaya, dan persahabatan lintas negara.

Mal Ciputra Jakarta

DARI JABODETABEK MENUJU PANGGUNG INTERNASIONAL

Perkembangan kompetisi dari skala regional menjadi internasional menjadi salah satu daya tarik utama tahun ini. Dari yang sebelumnya mempertemukan tim-tim Jabodetabek, kini 10 tim dari lima negara hadir membawa pengalaman dan prestasi masing-masing ke Jakarta. Diantaranya Jin Wu Koon Dragon and Lion Dance Association dari Australia ; Hong Kong Fiery dari Hongkong ; Guang Xi Xing Liong Troupe of Ting County dari China ; Kepong Hong De dari Malaysia ; Kong Ha Hong A – Jakarta, Kong Ha Hong B – Jakarta, Kwan Say – Cilengsi, Kwan Tek Bio –  Cilengsi, Mudita – Bekasi, Sian Djin Ku Po – Karawang dari Indonesia.

“Kami melihat antusiasme yang sangat positif pada penyelenggaraan sebelumnya. Karena itu, tahun ini kami ingin membawa kompetisi ini ke tingkat yang lebih luas. Bukan hanya meningkatkan skala kompetisi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih besar bagi pengunjung serta membuka ruang bagi atlet dan komunitas barongsai untuk bertemu dan bertukar pengalaman di level internasional,” ujar Ferry Irianto, General Manager Mal Ciputra Jakarta.

Sebagai destinasi yang tidak hanya menghadirkan belanja dan hiburan, Mal Ciputra Jakarta terus memberikan ruang bagi budaya, olahraga, komunitas, dan kreatifitas untuk bertemu dengan masyarakat. Melalui kompetisi ini, atmosfer pertandingan internasional dihadirkan langsung ke tengah-tengah pengunjung sekaligus menjadi upaya membawa tradisi barongsai ke dalam format kompetisi yang modern, kompetitif, dan menarik bagi berbagai generasi.

Ferry Irianto menambahkan “Kami ingin Mal Ciputra Jakarta bukan hanya menjadi destinasi untuk berbelanja dan menikmati hiburan, tetapi juga menjadi tempat di mana masyarakat dapat menemukan berbagai pengalaman, bertemu komunitas, mengenal budaya, sekaligus menyaksikan talenta-talenta terbaik. Barongsai International Competition 2026 menjadi salah satu wujud bagaimana sebuah tradisi dapat hadir dalam format kompetisi internasional yang exciting dan relevan bagi masyarakat saat ini.

KONG HA HONG: ATLET SEKALIGUS ORGANIZER

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Barongsai Kong Ha Hong kembali dipercaya mendukung kompetisi melalui divisi organizer yang berpengalaman dalam berbagai kegiatan dan kompetisi barongsai, baik nasional maupun internasional.

Menariknya, Kong Ha Hong juga menjadi salah satu tim peserta. Untuk menjaga integritas pertandingan, proses penilaian dilakukan secara profesional oleh juri berpengalaman bertaraf internasional dan tidak dipengaruhi oleh keterlibatan Kong Ha Hong dalam penyelenggaraan. Barongsai Kong Ha Hong merupakan salah satu tim barongsai Indonesia yang aktif mengikuti berbagai kompetisi dan kegiatan pertunjukan barongsai di tingkat nasional maupun internasional.

“Kong Ha Hong memang terlibat dalam penyelenggaraan, tetapi kami sangat memahami bahwa integritas pertandingan adalah hal yang tidak bisa ditawar. Karena itu, penilaian sepenuhnya kami serahkan kepada juri-juri yang memiliki pengalaman dan kompetensi Internasional. Bagi kami, yang paling penting adalah seluruh peserta merasa pertandingan ini fair dan hasil akhirnya benar-benar ditentukan oleh kemampuan di arena.” ujar Ronald Sjarif, Pimpinan Barongsai Kong Ha Hong.

10 TIM, 5 NEGARA, 1 PANGGUNG

Dengan mengedepankan ketangkasan, keseimbangan, teknik, kekompakan, kreativitas, dan sportifitas, 10 tim dari 5 negara akan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memperebutkan total hadiah Rp200 juta untuk Juara 1–3 serta Harapan 1–3. Bagi atlet Indonesia, kehadiran tim-tim juara dari berbagai negara menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan barongsai di tingkat internasional. Sebaliknya, peserta mancanegara juga mendapatkan kesempatan mengenal lebih dekat perkembangan barongsai di Indonesia.

LIMA HARI RANGKAIAN ACARA

Rangkaian kegiatan dimulai 16 September 2026 dengan aktivitas komunitas, diantaranya Line Dance dan Local Performance Gym. Pada 17 September 2026 digelar Pre-Competition Show, dilanjutkan Technical Meeting dan Welcome Dinner pada 18 September 2026 bersama Peserta, Mal Ciputra Jakarta, Kong Ha Hong, FOBI, dan Media di Gallery Hotel Ciputra Jakarta. Puncak kompetisi berlangsung 19–20 September 2026 di Center Court Mal Ciputra Jakarta, Lower Ground, dengan pengumuman pemenang pada 20 September 2026.

Kolaborasi Mal Ciputra Jakarta, Barongsai Kong Ha Hong, dan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) dalam Barongsai International Competition 2026 menjadi langkah bersama untuk membawa barongsai ke panggung yang lebih luas, mempertemukan prestasi, sportifitas, budaya, komunitas, dan persahabatan lintas negara dalam satu arena. Bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara, kompetisi ini menjadi momentum untuk menyaksikan bagaimana tradisi terus berkembang, talenta terbaik bertemu, dan barongsai Indonesia berinteraksi dengan dunia.

Mari hadir dan saksikan langsung 10 tim dari 5 negara beradu ketangkasan pada 19–20 September 2026 di Center Court Mal Ciputra Jakarta, Lower Ground—karena di sini, tradisi bertemu prestasi, Indonesia bertemu dunia, dan semangat barongsai bergema bersama. (rls)

SUCOFINDO Gandeng Ruangguru Kembangkan Talenta Muda Lewat NextGen Initiative 2026

0
SUCOFINDO

Binomedia.id, JAKARTA — PT SUCOFINDO (Persero) memperkuat komitmennya dalam mendorong generasi muda menjadi katalisator perubahan melalui SUCOFINDO NextGen Initiative 2026. Program pengembangan talenta muda ini digelar melalui kolaborasi SUCOFINDO bersama Ruangguru dengan memadukan edukasi, eksplorasi, dan inovasi.

Program yang dilaksanakan pada 7 September 2026 tersebut dirancang untuk memberikan ruang kepada generasi muda dalam memahami berbagai tantangan nyata di dunia industri sekaligus mengembangkan gagasan dan solusi yang relevan bagi industri, masyarakat, serta lingkungan.

SUCOFINDO NextGen Initiative 2026 juga menjadi salah satu pendekatan SUCOFINDO untuk memperkenalkan peran dan kapabilitas layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) kepada generasi muda.

Melalui pengalaman langsung tersebut, peserta diharapkan dapat melihat berbagai persoalan industri dari perspektif yang lebih luas serta mengembangkan gagasan yang aplikatif dan memiliki dampak nyata.

Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (Persero), Budi Utomo, mengatakan SUCOFINDO sebagai bagian dari Holding BUMN Jasa Survei atau IDSurvey memiliki tanggung jawab dalam mendukung penerapan standar mutu, keamanan, dan kepatuhan di berbagai sektor industri strategis nasional.

“Peran Testing, Inspection, and Certification (TIC) menuntut ketelitian tingkat tinggi, namun di saat bersamaan, era digital saat ini juga menuntut kami untuk terus gesit dan berinovasi tanpa henti,” ujar Budi Utomo.

Menurutnya, perkembangan industri TIC membutuhkan keterlibatan generasi muda dengan semangat inovasi dan pemanfaatan teknologi.

“Karena itu masa depan industri TIC membutuhkan semangat, kelincahan teknologi dan cara pandang baru dari generasi muda yang menjadi katalisator perubahan tersebut,” lanjutnya.

Peserta Didorong Hadapi Persoalan Nyata Industri

Dalam pelaksanaan program, SUCOFINDO menggandeng Ruangguru untuk memberikan edukasi sekaligus mengakselerasi pengembangan talenta muda.

Budi mengatakan peserta SUCOFINDO NextGen Initiative akan mendapatkan kesempatan untuk terjun langsung, melakukan eksplorasi, dan memahami persoalan nyata yang dihadapi dunia industri.

“Melalui program ini para peserta SUCOFINDO NextGen Initiative akan terjun langsung, bereksplorasi dan melihat persoalan nyata di dunia industri dari perspektif yang lebih luas,” jelasnya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat melahirkan gagasan baru yang tidak hanya mendukung pengembangan kapasitas peserta, tetapi juga memberikan kontribusi bagi masyarakat dan kemajuan industri di Indonesia.

“Harapan kita bersama, kolaborasi ini bisa terus membesar dan mencetak talenta-talenta muda yang tangguh dan inovatif,” kata Budi.

Ruangguru: Inovasi Harus Menjawab Kebutuhan

Impact Operations Lead Ruangguru, Budianto Tinambunan, mengatakan perkembangan teknologi dan digitalisasi turut mengubah kebutuhan dunia industri.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat kemampuan menghasilkan solusi yang relevan dan aplikatif semakin dibutuhkan.

“Inovasi tidak hanya tentang menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga tentang bagaimana kita memahami sebuah permasalahan dan menghadirkan solusi yang benar-benar dibutuhkan. Semangat inilah yang menjadi salah satu dasar hadirnya SUCOFINDO NextGen Initiative,” ujar Budianto.

Melalui program tersebut, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan ide berdasarkan persoalan nyata. Mereka juga akan memperoleh ruang untuk memperdalam pemahaman, berkolaborasi, serta mendapatkan pendampingan selama proses pengembangan solusi.

“Sehingga program ini dapat menjadi ruang bagi teman-teman untuk belajar, berkolaborasi dan berinovasi yang dapat menjadi bekal dalam perjalanan akademik maupun profesional nantinya,” tuturnya.

Dorong Inovasi Berkelanjutan

Selain pengembangan talenta, SUCOFINDO NextGen Initiative juga diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT SUCOFINDO (Persero), Nuri Hidayat, mengatakan program tersebut turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam peningkatan kapasitas generasi muda, pengembangan inovasi, dan penguatan kolaborasi.

“Kegiatan ini tidak hanya tentang menghasilkan ide atau teknologi baru, tetapi bagaimana inovasi tersebut dapat memberikan manfaat dan dampak positif yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Nuri.

Ia menambahkan, solusi yang dikembangkan melalui program tersebut diharapkan tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan dan inklusif.

“Sehingga program ini dapat menghadirkan solusi yang relevan, inklusif dan memberikan pembangunan yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Nuri berharap SUCOFINDO NextGen Initiative 2026 dapat mendorong peserta untuk melihat inovasi tidak sebatas sebagai penciptaan gagasan baru, melainkan sebagai proses menghasilkan solusi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Harapan kami, ajang ini mampu mendorong peserta tidak hanya menciptakan ide yang inovatif, tetapi juga menghadirkan solusi yang memiliki manfaat nyata dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan dan masa depan yang berkelanjutan,” pungkas Nuri. (ris)

Film Beautiful Pain Rilis Official Poster dan Trailer, Raihaanun Wakili Perempuan dengan Trauma yang Memilih Bangkit dari Pengkhianatan dan Fitnah, Mulai 22 Oktober 2026 di Bioskop

0
Film Beautiful Pain Rilis Official Poster dan Trailer, Raihaanun Wakili Perempuan dengan Trauma yang Memilih Bangkit dari Pengkhianatan dan Fitnah, Mulai 22 Oktober 2026 di Bioskop

Binomedia.id, JAKARTA — Film Beautiful Pain memperkenalkan official poster dan official trailer menjelang penayangan perdananya di bioskop pada 22 Oktober 2026. Diproduksi Dapur Film dan melibatkan Nikita Mirzani serta Hanung Bramantyo sebagai produser, film arahan Dmaz Brodjonegoro ini menghadirkan cerita tentang perempuan yang berusaha keluar dari trauma setelah menghadapi pengkhianatan, kekerasan domestik, fitnah, dan persoalan hak asuh anak.

Cerita film berfokus pada Niken yang diperankan Raihaanun. Kehidupannya berubah ketika rumah tangganya bersama Dirga (Baim Wong) mengalami keretakan akibat hadirnya perempuan lain yang diperankan Nikita Mirzani.

Konflik kemudian bergerak lebih jauh. Niken bukan hanya harus menerima kenyataan mengenai kehancuran rumah tangganya, tetapi juga menghadapi fitnah dan pelecehan ketika mencoba membangun kembali kehidupannya.

Di tengah tekanan tersebut, Niken dihadapkan pada pilihan untuk terus larut dalam luka atau memperjuangkan dirinya dan masa depan kedua anaknya.

Sutradara Dmaz Brodjonegoro mengatakan, pesan “Fight the Trauma” menjadi bagian penting dalam perjalanan karakter Niken.

“Official trailer ini merangkum esensi dari pesan ‘Fight the Trauma’. Kami tidak ingin mengeksploitasi penderitaan, melainkan memperlihatkan proses manusiawi seorang penyintas,” ungkap Dmaz.

Official poster memperlihatkan Niken memeluk kedua anaknya. Gambaran tersebut menjadi simbol hubungan seorang ibu dengan anak-anaknya ketika keluarga mereka berada di tengah situasi penuh tekanan.

Sementara itu, trailer memperlihatkan konflik rumah tangga Niken dan Dirga sekaligus memperkenalkan persoalan yang membuat Niken harus berani mengambil sikap.

Nikita Mirzani yang menjalani debut sebagai Executive Producer menyebut *Beautiful Pain* sebagai proyek yang memiliki makna personal. Ia menilai kisah yang diangkat film tersebut memiliki keterkaitan dengan pengalaman sejumlah perempuan yang menghadapi persoalan rumah tangga dan tekanan sosial.

“Bagi saya pribadi, Beautiful Pain adalah pembuktian,” kata Nikita.

Hanung Bramantyo selaku produser berharap film ini dapat diterima penonton dan menjadi ruang bagi Nikita Mirzani untuk menyampaikan sisi dirinya melalui karya.

Baim Wong mengatakan konflik yang dihadirkan melalui karakter Dirga tidak hanya berkutat pada persoalan perselingkuhan, tetapi juga menyentuh pergulatan moral, ego, dan penyesalan.

Adapun Raihaanun melihat Niken sebagai sosok ibu yang menemukan kekuatan ketika harus melindungi dan memperjuangkan masa depan anak-anaknya.

Film yang terinspirasi dari kisah nyata tersebut turut menghadirkan Jajang C. Noer, Siti Fauziah, Tarra Budiman, Sha Ine Febriyanti, Dimas Aditya, Anantya Kirana, dan Evano Zyan.

Official trailer Beautiful Pain tersedia melalui kanal YouTube resmi Dapur Film dan akun media sosial @filmbeautifulpain serta @dapurfilm.

Film drama keluarga ini dijadwalkan tayang serentak di jaringan bioskop XXI mulai 22 Oktober 2026.(dhil)