Senin, Februari 9, 2026
Beranda blog Halaman 18

Maxim Perkuat Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk Lindungi Kesejahteraan Mitra Pengemudi

0
MAXIM

binomedia.id Jakarta. Perusahaan transportasi online terkemuka, Maxim, resmi memperkuat kerja sama strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan mitra pengemudi di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak yang berlangsung di kantor pusat Maxim, Ragunan Pasar Minggu, Jakarta selatan, pada Kamis(6/11).

Bersamaan dengan penandatanganan MoU tersebut, Maxim dan BPJS Ketenagakerjaan juga menggelar Seminar dan Sosialisasi Program Peningkatan Keselamatan dan Kesejahteraan Mitra dengan tema “Bersama Wujudkan Perlindungan Nyata untuk Pengemudi Indonesia.”

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Maxim untuk memperluas akses mitra pengemudi terhadap program jaminan sosial. Sebelumnya, perusahaan telah menyalurkan perlindungan ketenagakerjaan kepada lebih dari 3.000 pengemudi di seluruh Indonesia.

“Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata komitmen Maxim untuk memastikan mitra pengemudi memiliki perlindungan dan pengetahuan yang cukup dalam menghadapi risiko pekerjaan di lapangan,” ujar Dirhamsyah, perwakilan Maxim. “Kami percaya bahwa kesejahteraan mitra adalah fondasi utama dalam menjaga kualitas layanan dan keberlanjutan ekosistem transportasi daring,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Plaza Jamsostek, Ramdani, menekankan pentingnya jaminan sosial bagi para pengemudi transportasi daring, terutama melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“BPJS Ketenagakerjaan mengapresiasi langkah Maxim yang secara proaktif melibatkan mitra dalam program perlindungan ketenagakerjaan. Setiap pekerja, termasuk pengemudi transportasi daring, berhak atas jaminan keselamatan dan kesejahteraan,” tutur Ramdani.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, Maxim memfasilitasi pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp16.800 per bulan melalui dua metode yang mudah diakses:

1. Pemotongan otomatis saldo mitra pengemudi setiap bulan melalui sistem Maxim.
2. Pembayaran mandiri, baik secara online melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan atau aplikasi JMO (Jamsostek Mobile), maupun secara offline di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

Salah satu mitra pengemudi, Rio, mengaku antusias dengan adanya kolaborasi ini.

“Jaminan sosial itu penting bagi kami yang setiap hari bekerja di jalan. Dengan dukungan Maxim, kami merasa lebih aman dan terlindungi,” ujarnya.

Melalui inisiatif ini, Maxim berharap semakin banyak mitra pengemudi yang terlindungi oleh program jaminan sosial, sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap keselamatan berkendara dan literasi keuangan. (why)

Melalui IKEA Play, IKEA Ajak Orang Tua Wujudkan Kamar Anak yang Fungsional dan Penuh Kreativitas

0
IKEA

binomedia.idJakarta. IKEA Indonesia kembali menghadirkan solusi praktis bagi keluarga untuk menciptakan kamar anak yang aman, nyaman, serta mendukung eksplorasi dan kemandirian. Melalui kampanye bertajuk “IKEA Play: Eksplorasi, Imajinasi, Inspirasi”, IKEA mengajak para orang tua untuk melihat kamar tidur anak sebagai ruang penting yang berperan besar dalam tumbuh kembang dan kreativitas mereka.

“Bagi IKEA, kamar tidur anak bukan sekadar tempat beristirahat, melainkan ini adalah ruang belajar pertama bagi anak untuk mengembangkan kemandirian dan menumbuhkan kreativitas. Melalui kampanye ini, kami ingin menunjukkan bahwa menciptakan kamar impian anak tidak harus mahal atau rumit. Yang terpenting adalah memahami kebutuhan mereka dan memilih solusi yang tepat,” ujar Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.

Komitmen IKEA: Kehidupan Sehari-hari yang Lebih Baik Dimulai dari Kamar Anak

Visi IKEA adalah menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang dan hal ini dimulai dari rumah. Meski seringkali kurang mendapat perhatian dibanding ruang tamu atau dapur, kamar tidur anak justru merupakan salah satu ruang terpenting karena anak-anak menghabiskan sebagian besar waktu mereka di sana.

“Penataan kamar tidur yang rapi dan sesuai kebutuhan membuat anak merasa lebih aman dan mandiri. Oleh karena itu, IKEA menyediakan berbagai solusi kamar anak yang terjangkau, adaptif, dan mudah diterapkan, bahkan di hunian dengan ruang terbatas,” tambah Ririn.

image 1 , , Binomedia

Kamar Anak dan Dampaknya bagi Perkembangan Psikologis

Tak hanya dari sisi fungsional, kamar anak juga berdampak langsung terhadap kondisi psikologis mereka. Menurut Fabiola Priscila, M.Psi., psikolog anak, kamar tidur merupakan ruang pribadi pertama bagi anak, dan lingkungan di dalamnya sangat memengaruhi emosi serta kualitas tumbuh kembang mereka.

“Lingkungan yang terstruktur dan rapi membantu anak merasa tenang. Ini sangat memengaruhi kualitas tidur, konsentrasi saat belajar, hingga kemampuan mengatur emosi,” jelas Fabiola.

Fabiola juga menekankan pentingnya pembagian zona dalam kamar anak agar setiap area memiliki fungsi yang jelas dan mendukung kebutuhan mereka:

·         Zona tidur harus tenang dan minim distraksi untuk memastikan kualitas istirahat anak.

·         Zona bermain sebaiknya menyenangkan dan menstimulasi kreativitas anak dengan warna cerah, mainan edukatif, atau ruang bebas untuk bergerak.

·         Zona belajar perlu dirancang untuk mendukung fokus, seperti menyediakan meja ergonomis, pencahayaan yang baik, dan tempat penyimpanan alat tulis yang tertata.

“Dengan pembagian zona yang tepat, anak belajar memahami fungsi tiap area dalam kamar,  yang secara tidak langsung membentuk kebiasaan positif sejak dini,” ungkap Fabiola.

Tips Praktis IKEA untuk Mendesain Kamar Anak yang Nyaman

Menurut Alfinda Kristiana Rahardyana, Interior Design Leader IKEA Indonesia, kamar anak yang nyaman dan aman berperan penting dalam mendukung tidur berkualitas, kemandirian, dan kreativitas. “Ketika anak memiliki ruang yang sesuai dengan kebutuhannya, mereka lebih semangat mengeksplorasi diri dan belajar mandiri. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami kebutuhan anak berdasarkan usia dan minat, serta melibatkan mereka dalam memilih warna, tata letak, atau dekorasi agar kamar terasa personal dan mencerminkan karakter anak,” jelas Alfinda.

Untuk menata kamar anak menjadi lebih nyaman, IKEA membagikan lima tips berikut:

1.        Gunakan perabot aman dan sesuai usia anak

2.       Pilih furnitur multifungsi seperti tempat tidur dengan penyimpanan atau yang dapat dipanjangkan

3.       Terapkan pencahayaan yang baik dan meja belajar ergonomis untuk mendukung fokus

4.       Sediakan solusi penyimpanan yang mudah dijangkau (rak, kotak, label) agar anak belajar merapikan barang sendiri

5.       Tambahkan dekorasi sesuai kepribadian anak untuk meningkatkan rasa kepemilikan.

Selain fungsionalitas dan estetika, aspek keselamatan juga tidak boleh diabaikan. Sudut furnitur tumpul, material yang ramah anak, dan tata ruang yang memberi ruang gerak membantu anak bebas bereksplorasi dengan aman setiap hari. “Tujuan kami adalah membantu orang tua menciptakan kamar yang tidak hanya indah, tetapi juga fungsional, aman, sehingga dapat mendukung potensi anak,” ujar Alfinda.

“IKEA selalu peduli terhadap kehidupan di rumah, karena bagi kami rumah adalah tempat keluarga bertumbuh. Oleh karena itu, IKEA terus menyediakan inspirasi dan solusi untuk segala kebutuhan di rumah, termasuk kamar anak sebagai ruang penting untuk belajar, bermain, dan berkembang,” tutup Ririn.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kampanye IKEA Play dan inspirasi desain kamar anak, kunjungi situs resmi IKEA.co.id atau ikuti kanal media sosial resmi IKEA di @ikea_id. (tar)

Prof Reda Mantovani dan Aditya Yusma Perkuat Peran dan Tupoksi Anggota Badan Permusyawaratan Desa

0
Prof Reda Mantovani dan Aditya Yusma perkuat peran dan tupoksi anggota Badan Permusyawaratan Desa. (Dok. Istimewa)
Prof Reda Mantovani dan Aditya Yusma perkuat peran dan tupoksi anggota Badan Permusyawaratan Desa. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) resmi menetapkan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthoni, sebagai Ketua Pengawas DPP ABPEDNAS, Aditya Yusma sebagai Sekretaris Jenderal, dan Ayi Paryana sebagai Bendahara Umum. Penetapan tersebut menjadi momentum penting dalam reformasi internal ABPEDNAS untuk memperkuat fungsi pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh Indonesia, seperti disampaikan oleh Prof Reda kepada awak media pada Kamis (6/11/2025) di Jakarta.

Prof Reda menegaskan bahwa Jamintel akan berperan aktif dalam mendorong penguatan peran dan tupoksi BPD, seiring dengan meningkatnya atensi Pemerintah terhadap desa. Program-program prioritas Presiden Prabowo, seperti Dana Desa, kedaulatan pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), akan berjalan masif dan membutuhkan pengawasan yang sesuai dengan tupoksi BPD.

“Program-program nasional saat ini mengalir besar ke desa dan semuanya butuh pengawasan yang sesuai ketentuan. BPD harus semakin kuat menjalankan tupoksinya, dan Jamintel siap mengawal penguatan ini melalui ABPEDNAS,” tegas Prof Reda.

Penetapan Ketua Pengawas yang baru juga menjadi bagian dari penyegaran organisasi. Ketua Pengawas sebelumnya, Ella Nurlaela, kini mengisi posisi sebagai Anggota Pengawas. Sekretaris Jenderal dijabat oleh Aditya Yusma, menggantikan Deden Syamsuddin, yang kini mengisi posisi Anggota Pengawas. Aditya Yusma juga merupakan Ketua Umum Perisai Syarikat Islam yang telah terbukti mampu menjadi motor penggerak organisasi.

Untuk Bendahara Umum dijabat oleh Ayi Paryana, menggantikan Afrinal Dharmawan yang kini mengisi posisi Bendahara II. Sejumlah tokoh penting, termasuk dari KPK, juga ikut memperkuat jajaran pengurus baru DPP ABPEDNAS Indonesia, yang diharapkan dapat membawa organisasi ke arah yang lebih baik.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia, Ir. Indra Utama, M.PWK, IPU, menyambut baik penyegaran tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran BPD. “Mutasi dan penyegaran ini diperlukan agar BPD tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi sebagai penjaga tata kelola desa yang kuat dalam pengawasan bersama Kejaksaan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan, posisi Ketua Dewan Pembina ABPEDNAS akan dijabat secara ex officio oleh Jaksa Agung Republik Indonesia. Dengan struktur pengawasan yang diperkuat oleh Jamintel dan hubungan formal kelembagaan dengan Kejaksaan, ABPEDNAS menegaskan optimisme dalam mendukung program Presiden Prabowo terkait Koperasi Desa Merah Putih, Dana Desa, dan Asta Cita.

Dengan sinergi antara ABPEDNAS dan Kejaksaan Agung, serta dukungan dari tokoh muda Aditya Yusma, penguatan fungsi pengawasan BPD kini menjadi fokus utama. Era baru tersebut menandai langkah penting dalam memperkuat peran BPD dalam tata kelola desa di seluruh Indonesia.

Penulis: Muhammad Fadhli

MEraba NAdi SendiRI (MENARI): kenali irama jantungmu sebelum terlambat

0
PENYAKIT JANTUNG

binomedia.id – Jakarta.  Aritmia masih menjadi salah satu penyebab utama gangguan kardiovaskular yang sering luput dari perhatian masyarakat. Aritmia atau penyakit gangguan irama jantung masih kalah populer dibandingkan dengan penyakit jantung koroner atau penyakit jantung bawaan, padahal dengan melakukan deteksi dini secara sederhana saja dapat menyelamatkan banyak nyawa. Langkah sederhana seperti memeriksa denyut nadi sendiri sebagai deteksi dini sudah dapat mendeteksi aritmia. Hal inilah yang menjadi dasar dari kampanye “MEraba NAdi SendiRI (MENARI)”, sebagai bagian dari gerakan global Pulse Day 2026, yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap irama jantung mereka sebelum terlambat dan berakibat fatal.

Dalam sambutanya, Dr. dr. Dicky Armein Hanafy, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC, Head of Pulse Day Task Force, Chairperson of Public Affairs Committee Asia Pacific Heart Rhythm Society (APHRS), menyatakan, “APHRS merupakan organisasi yang berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pelayanan bagi pasien dengan gangguan irama jantung di kawasan Asia-Pasifik. Dengan visi “To promote the excellence and advancement in the study and care of the patients with cardiac rhythm disorders in the Asia-Pacific region,” APHRS menjadi wadah kolaborasi lintas negara bagi para tenaga medis, peneliti, dan pemangku kepentingan untuk berbagi pengetahuan, memperkuat inovasi ilmiah, serta memperluas akses terhadap layanan kardiologi yang berkualitas.”

7fe0b1a6 432d 44b1 baed 92b74c87aa73 , , Binomedia

Pulse Day adalah inisiatif kesadaran global tahunan yang didedikasikan untuk meningkatkan pemahaman tentang aritmia jantung. Hari ini bertujuan untuk menginspirasi masyarakat di seluruh dunia agar mengambil langkah-langkah sederhana namun berdampak besar dalam melindungi kesehatan jantung mereka, seperti memahami irama jantungnya, memeriksa denyut nadi secara rutin, dan mencari nasihat medis jika ditemukan ketidakteraturan. “Cara mengecek denyut jantung yaitu dengan meletakkan jari telunjuk dan jari tengah di pergelangan tangan atau leher, hitung denyutnya selama 30 detik dan kalikan 2 untuk mendapatkan denyut per menit. Denyut normal biasanya berada di kisaran 60 hingga 100 detak per menit,” jelas dr. Dicky.

Pulse Day sendiri merupakan inisiatif global yang didedikasikan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Aritmia. Hari ini jadi momentum untuk menginspirasi masyarakat di seluruh dunia agar mengambil langkah-langkah sederhana namun berdampak besar dalam melindungi kesehatan jantung, seperti memahami irama jantungnya, memeriksa denyut nadi secara rutin, dan mencari nasihat medis jika ditemukan ketidakteraturan.

Pulse Day diperingati setiap 1 Maret (1/3), sebagai pengingat bahwa 1 dari 3 orang di dunia berisiko mengalami Aritmia serius sepanjang hidupnya. Tahun ini, APHRS memimpin pelaksanaan Pulse Day di bawah bimbingan dan kolaborasi dengan sister societies, yaitu EHRA, HRS, dan LAHRS, juga didukung oleh Arrhythmia Alliance (UK) dan World Heart Federation.

Dickymenekankan, kolaborasi lintas negara ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran global terhadap aritmia. “Pulse Day bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi sebuah gerakan bersama yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk mengenal irama jantungnya, memeriksa denyut nadi secara rutin, dan segera berkonsultasi bila terdapat kelainan,” katanya.

“Salah satu fokus utama Pulse Day adalah deteksi dini Atrial Fibrillation (AF), salah satu jenis Aritmia yang paling sering ditemukan dan menjadi penyebab utama Stroke yang sebenarnya dapat dicegah. AF sering kali tidak menimbulkan gejala khas, sehingga banyak yang tidak menyadari bahwa dirinya berisiko. Melalui kampanye MENARI, kami ingin mengingatkan bahwa langkah kecil seperti memeriksa nadi bisa berdampak besar, bahkan menyelamatkan hidup,” jelas dr. Dicky.

Terkait AF, dr. Dicky menambahkan bahwa ini adalah kondisi ketika irama jantung menjadi tidak teratur dan sering kali sangat cepat. “Irama jantung yang tidak teratur ini dapat menyebabkan terbentuknya gumpalan darah di jantung, yang berpotensi memicu Stroke, Gagal jantung, maupun berbagai komplikasi lain yang berkaitan dengan sistem kardiovaskular. Gejala AF dapat berbeda-beda pada setiap orang, namun umumnya meliputi detak jantung yang cepat atau berdebar kuat (palpitasi), nyeri dada, pusing, kelelahan, kelemahan tubuh, sesak napas, hingga menurunnya kemampuan berolahraga. Pada beberapa kasus, gejala tersebut dapat muncul dan menghilang secara tiba-tiba, tetapi pada sebagian lainnya dapat berlangsung terus-menerus dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Tentu saja akan sangat mengurangi kualitas hidup penderitanya, sehingga ini membuat kami semakin giat untuk menyuarakan deteksi dini Aritmia, salah satunya AF,” dr. Dicky menerangkan.

Menjelang puncak Pulse Day 2026, Indonesia bersama APHRS akan menggelar berbagai kegiatan, baik secara online maupun ofline. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi kampanye media sosial @pulseday2026 dengan pesan edukatif, APHRS Fun Run Yokohama 2025 sebagai soft launch Pulse Day di tingkat internasional, serta berbagai kegiatan lapangan seperti pulse check events, fun run, dan seminar publik yang mengedepankan pendekatan budaya lokal. Selain itu, kampanye ini juga akan diperkuat dengan promosi lintas media melalui kolaborasi bersama media massa, influencer, dan figur publik untuk memperluas jangkauan pesan edukatif.

c53385d6 ff7d 4758 8cbb 6644231705bb , , Binomedia

Pada kesempatan yang sama, dr. Agung Fabian Chandranegara, Sp.JP(K), FIHA, Sekretaris Jenderal PERITMI/Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) juga menyoroti fenomena Sudden Cardiac Death (SCD) atau kematian jantung mendadak sebagai salah satu masalah kardiovaskular serius. “SCD menyumbang sekitar 10 hingga 15 persen dari seluruh kematian global setiap tahunnya. Ini artinya, jutaan nyawa hilang secara tiba-tiba akibat gangguan irama jantung yang sering tidak terdeteksi sebelumnya. Secara global, insiden SCD pada populasi umum diperkirakan mencapai 40–100 kasus per 100.000 orang per tahun. Meskipun angka kematian sempat menurun antara tahun 1999 hingga 2018, data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan sejak 2018, menandakan bahwa tantangan ini masih jauh dari selesai. Laki-laki tercatat memiliki risiko lebih tinggi dibanding perempuan, dengan perbandingan angka mortalitas 5,23 berbanding 2,71,” ujar dr. Agung.

“Di Indonesia, data mengenai SCD atau henti jantung di luar rumah sakit (Out-of-hospital cardiac arrest/OHCA) belum terdokumentasi secara nasional, namun beban penyakit kardiovaskular yang terus meningkat mengindikasikan potensi kasus yang tinggi. Berdasarkan jaringan Pan-Asian Resuscitation Outcome Study (PAROS), tingkat kelangsungan hidup setelah OHCA di kawasan Asia rata- rata hanya sekitar 4–6 persen, jauh di bawah angka di negara-negara Barat. Ini menunjukkan pentingnya sistem tanggap darurat yang kuat dan edukasi publik agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan ketika seseorang mengalami henti jantung,” tambah dr. Agung.

Lebih lanjut, dr. Agung menekankan bahwa pencegahan dan deteksi dini tetap menjadi langkah paling efektif. Ia menyarankan masyarakat untuk mulai dengan mengenali faktor risiko pribadi dan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. “Periksa tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol minimal setahun sekali. Bila ada riwayat keluarga meninggal mendadak di usia muda, jantung berdebar, atau pingsan tanpa sebab jelas, maka orang tersebut harus segera konsultasi ke dokter jantung,” tegasnya.

Agungjuga menambahkan, “Selain itu, mengenali tanda-tanda gangguan irama jantung juga sangat penting seperti nyeri dada, sesak, mudah lelah, atau detak jantung yang tidak teratur. Jika kemudian merasa ada kelainan, maka pemeriksaan lanjutan seperti EKG, ekokardiografi, atau Holter monitoring mungkin perlu juga dilakukan. Gaya hidup sehat tetap menjadi kunci, seperti berhenti merokok, rutin berolahraga, tidur cukup, dan mengelola stres bisa menurunkan risiko secara signifikan.”

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pentingnya pemahaman masyarakat mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD) seperti resusitasi jantung paru (RJP, atau Cardiopulmonary resuscitation (CPR)). “Pada kasus henti jantung di luar rumah sakit/OHCA, setiap menit tanpa CPR menurunkan peluang hidup secara signifikan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa CPR oleh bystander CPR (penolong/orang di sekitar pasien) dapat meningkatkan peluang hidup tiga hingga empat kali lipat, sedangkan penggunaan AED (Automated External Defibrillator) oleh masyarakat bisa meningkatkan peluang hidup hingga lima kali lipat,” kata dr. Agung.

“Pelatihan BHD terbukti menyelamatkan nyawa. Semakin banyak masyarakat yang bisa melakukan CPR, semakin besar peluang korban henti jantung untuk bertahan hidup. Beberapa langkah praktis yang bisa diingat Masyarakat seperti: kenali tanda henti jantung yaitu korban tidak responsif dan tidak bernapas normal; segera hubungi 112 atau 119; mulai kompresi dada di bagian tengah, keras dan cepat (100–120 kali per menit, kedalaman 5–6 cm); gunakan AED bila tersedia dan ikuti instruksi alat; lanjutkan sampai petugas medis datang atau korban kembali sadar. Bantuan sederhana yang dilakukan dengan cepat bisa menentukan antara hidup dan mati pasien tersebut,” jelas dr. Agung.

Sebagai lanjutan dari upaya peningkatan kesadaran publik terhadap pentingnya deteksi dini dan penanganan gangguan irama jantung, pembahasan mengenai Aritmia kini juga perlu ditangani dengan lebih strategis, yaitu bagaimana sistem kesehatan nasional dapat merespons tantangan ini secara menyeluruh dan berkelanjutan. Hal ini yang memunculkan Blueprint Nasional Aritmia (Cetak Biru Rencana Pengembangan Aritmia Nasional), sebuah inisiatif yang dirancang untuk menjadi panduan strategis dalam memperkuat sistem pelayanan untuk Aritmia, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan, hingga integrasi teknologi deteksi dan tata laksana aritmia di seluruh lapisan masyarakat.

af7c7fea b6ea 44f9 a191 15e3a4ed3900 , , Binomedia

Erika Maharani, Sp.JP(K), Ketua PERITMI / Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) memaparkan, Dokumen ini disusun sebagai respons terhadap meningkatnya beban penyakit aritmia di Tanah Air serta masih lebarnya kesenjangan layanan dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia-Pasifik. Berdasarkan data Asia Pacific Heart Rhythm Society (APHRS) White Book 2023, Indonesia hanya mencatat 0,30 implantasi defibrillator kardioverter implan (DKI) dan 0,51 tindakan ablasi fibrilasi atrium (FA) per satu juta penduduk, masing-masing 239 kali dan 1.280 kali lebih rendah dibandingkan Selandia Baru dan Jepang. Kondisi ini menjadi cerminan bahwa akses terhadap layanan diagnosis dan terapi aritmia di Indonesia masih sangat terbatas, dan hal ini berisiko meningkatkan angka kejadian dan kematian akibat gangguan irama jantung yang tidak tertangani dengan baik,” ujar dr. Erika.

Lebih lanjut, dr. Erika menjelaskan bahwa Cetak Biru ini dirancang sebagai panduan strategis nasional untuk memperkuat sistem deteksi dini dan tata laksana aritmia, dengan berfokus pada enam pilar transformasi kesehatan: transfornasi layanan primer, transformasi layanan lanjutan, transformasi, transformasi ketahanan kesehatan, transformasi pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi medis. “Transformasi ini bertujuan agar layanan aritmia di Indonesia dapat lebih merata, mudah diakses, serta didukung dengan teknologi dan tenaga medis yang kompeten di seluruh wilayah. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menekan angka kematian akibat aritmia, meningkatkan kualitas hidup pasien, dan menurunkan beban pembiayaan kesehatan di Indonesia.” jelasnya.

Erika juga menyampaikan beberapa usulan konkret kepada pemerintah untuk memastikan implementasi cetak biru ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Pertama, integrasi program pengembangan aritmia ke dalam agenda transformasi kesehatan nasional di bawah Kementerian Kesehatan RI, menjadikannya prioritas dalam layanan kardiovaskular. Kedua, penguatan pembiayaan berkelanjutan melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kemitraan industri, program Corporate Social Responsibility (CSR), serta dukungan dari lembaga kesehatan global. Ketiga, pembentukan registri nasional aritmia sebagai dasar kebijakan berbasis data untuk pengendalian dan evaluasi program secara efektif. Serta keempat, pengembangan kolaborasi lintas sektor, melibatkan pemerintah, akademisi, asosiasi profesi, dan sektor swasta, khususnya dalam edukasi publik, penelitian, serta inovasi layanan digital di bidang aritmia,” kata dr. Erika.

“Langkah-langkah strategis ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring regional dan global dalam penanganan aritmia, tetapi sekaligus mewujudkan visi besar kita: Bersatu Menjaga Irama Negeri. Cetak Biru Pengembangan Aritmia Nasional merupakan komitmen bersama untuk memastikan setiap masyarakat memiliki akses terhadap layanan terbaik. Harapannya, dengan implementasi yang konsisten, angka kesakitan dan kematian akibat aritmia dapat ditekan secara signifikan, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa gangguan irama jantung bukanlah vonis, melainkan kondisi yang dapat dicegah dan dikelola dengan baik. Semangat ini tentunya sejalan dengan kampanye global Pulse Day 2026, yang mengajak seluruh dunia untuk mengenali irama jantungnya sendiri,” tutup dr. Erika. (rls/tar)

“Timur” Resmi Rilis Official Trailer dan Poster, Iko Uwais Bersama Nagita Slavina Siap Pasang Standar Baru Film Laga Indonesia

0
FILM TIMUR

binomedia.idJakarta. Babak baru sinema laga Indonesia secara resmi dimulai. Uwais Pictures hari ini menggebrak industri dengan merilis official trailer dan poster film yang paling diantisipasi tahun ini, Timur, dalam press conference di Jakarta, 6 November 2025.

Film yang didukung penuh oleh Bank Negara Indonesia (BNI) ini, tidak hanya menandai produksi perdana dari Uwais Pictures, tetapi juga menjadi tonggak sejarah sebagai debut penyutradaraan Iko Uwais. Timur dipastikan akan mengguncang bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Desember 2025.

Iko Uwais: “Ini Bukan Sekadar Film Laga, Ini Standar Baru”

Iko Uwais, yang memegang kendali penuh sebagai sutradara sekaligus pemeran utama, menegaskan bahwa Timur adalah sebuah pernyataan visi. Dalam acara yang dihadiri para pemain dan kru, Iko mengungkap misinya di balik layar.

“Saya bersyukur bisa mewujudkan Timur bersama kolaborator-kolaborator hebat yang punya semangat dan visi yang sama,” ujar Iko Uwais. “Ini bukan hanya film laga, tapi juga cerminan perjalanan kami untuk membawa standar baru, menghadirkan action berkelas dengan kualitas produksi bertaraf internasional.”

Trailer Brutal Penuh Emosi, Poster Penuh Misteri

Berbeda dari teaser sebelumnya, official trailer Timur langsung memamerkan intensitas aksi yang jauh lebih besar dan kompleks. Iko Uwais berperan sebagai Timur, seorang anggota pasukan khusus yang mengemban misi berisiko tinggi.

Ia ditugaskan menyelamatkan para sandera yang diculik oleh Tobias (Arnold Kobogau) dan tangan kanannya yang brutal, Frans (Macho Hungan).

Dengan koreografi khas Uwais Team yang presisi dan realistis, trailer ini tidak hanya menyajikan adegan laga yang menegangkan, tetapi juga berani mengeksplorasi sisi manusiawi dan emosional dari seorang pejuang yang berjuang menebus masa lalunya.

Sementara itu, official poster-nya menampilkan visual dramatis, di mana Timur (Iko Uwais) yang berada di helikopter mengulurkan tangan kepada Apollo (Aufa Assagaf). Poster ini secara cerdas melempar pertanyaan besar kepada penonton: siapa sebenarnya yang diselamatkan, dan dari apa?

Nagita Slavina Ungkap Alasan Dukung Visi Iko Uwais

Keseriusan proyek ini juga terlihat dari dukungan nama-nama besar di baliknya. Nagita Slavina, yang hadir sebagai executive producer, mengungkapkan keyakinannya pada proyek ini.

“Saya percaya Iko dan tim Uwais Pictures punya visi yang sangat kuat untuk masa depan film laga Indonesia,” ungkap Nagita Slavina. “Timur bukan hanya tontonan seru, tapi juga langkah penting untuk menunjukkan bahwa karya anak bangsa bisa bersaing di level internasional.”

Kolaborasi lintas talenta ini menjadi bukti bahwa Timur dibuat dengan semangat kolektif, memadukan kekuatan teknis, jiwa kemanusiaan, dan visi besar untuk sinema Indonesia.

Era Baru Sinema Laga: “Action Berkelas dan Punya Hati”

Melalui Timur, Uwais Pictures menegaskan komitmennya untuk menghadirkan film laga dengan action yang berkelas dan punya hati.”

Iko Uwais membuktikan kapasitasnya tidak hanya sebagai aktor laga dunia, tetapi juga sebagai sutradara yang mampu meramu aksi, emosi, dan nilai kemanusiaan dalam satu karya utuh.

Siap-siap untuk menyaksikan film Timur akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Desember 2025.

Untuk informasi lebih lanjut dan konten eksklusif, ikuti akun media sosial resmi @filmtimurofficial dan @uwaispictures. (tar)

ICSF Nasional 2025 Digelar: 250 Aktivis Masyarakat Sipil Deklarasikan Semangat Mencegah Kemunduran Demokrasi

0
ICSF Nasional 2025
(dari kiri ke kanan) Diah Tantri Dwiandani selaku moderator, Ilham Saenong selaku Program Development Manager Civic Rights in Digital Age, Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial, Febrilia Ekawati selaku Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih, Bivitri Susanti selaku pakar hukum tata negara Indonesia, dan Rokhmad Munawir selaku Head of Programme, YAPPIKA menghadiri kegiatan konferensi pers Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Nasional 2025

binomedia.id Jakarta. Lebih dari 250 perwakilan organisasi  masyarakat sipil bertemu dalam perhelatan Indonesia Civil Society Forum (ICSF) Nasional 2025 yang diselenggarakan dengan sukses di Jakarta pada 5-6 November. ICSF 2025 merupakan kerja kolaboratif penyelenggara yang terdiri dari Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial (Humanis) dan Yayasan Penguatan Partisipasi, Inisiatif, dan Kemitraan Masyarakat Indonesia (YAPPIKA), bersama dengan PeaceGeneration Indonesia dan Pamflet Generasi.

Dengan tema  “Membela Demokrasi, Menuntut Keadilan: Menaut Gerak Masyarakat Sipil”, ICSF menjadi forum yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh kelompok masyarakat sipil untuk memperkuat pilar demokrasi di tengah tantangan demokrasi yang semakin kompleks. Berdasarkan laporan The Economist Intelligence Unit (EIU) 2025, Indonesia ada dalam kategori demokrasi tidak sempurna (flawed democracy) dengan skor 6,44 dari skala tertinggi 10 pada tahun 2024. Freedom House juga menurunkan peringkat Indonesia dari bebas (free) menjadi setengah bebas (partly free) dalam periode 2014-2024. Peringkat Indonesia dalam dua indeks tersebut terus menurun selama satu dekade terakhir, dikarenakan sistem pemerintahan bersifat represif, semakin tidak transparan, dengan penyempitan ruang dialog dan partisipasi masyarakat.

“Melalui wadah seperti ICSF, kita bisa bersama-sama membangun dialog konstruktif dan konsolidasi lintas sektor yang nyata di tengah tantangan demokrasi yang semakin kompleks ini. Sehingga pada akhirnya, meski berasal dari latar belakang yang beragam, kita dapat menemukan solusi inklusif serta tangguh untuk menjawab tantangan ini,” ungkap Rokhmad Munawir selaku Head of Programme, YAPPIKA.

Selain itu, catatan kritis dari ICSF Nasional 2024 serta ICSF 2025 sangat relevan dengan kondisi demokrasi Indonesia saat ini. Diantaranya meliputi penyempitan ruang sipil, kritik terhadap diskriminasi dan represi, serta pemetaan skenario masa depan OMS. “Kami melihat bahwa catatan kritis yang sudah kami rumuskan ini sebagai peringatan yang sehat dan peluang untuk bertransformasi. ICSF merespon hal ini dengan dua cara konkret. Pertama, perlunya mengembangkan narasi alternatif untuk mengatasi polarisasi dan pemburukan citra aktor masyarakat sipil yang dikembangkan oleh negara dan kekuatan anti-perubahan. Teknologi digital dapat membantu reproduksi dan perluasan narasi tersebut. Kedua, perlunya menyambungkan aksi-aksi yang difasilitasi oleh sosial media dengan upaya penyadaran, pengorganisasian, dan pemberdayaan di tingkat basis atau akar rumput sehingga nafas gerakan lebih panjang dan tuntutan perubahan lebih mendasar,” ucap Ilham Saenong selaku Program Development Manager Civic Rights in Digital Age, Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial.

Ilham menambahkan, “Melalui tema ICSF yang kami angkat tahun ini, kami berkomitmen memperkuat solidaritas masyarakat sipil, membangun kapasitas kolektif dalam membela ruang sipil, menciptakan platform dialog konstruktif antar gerakan sosial, dan mendorong regenerasi kepemimpinan yang dapat memastikan keberlanjutan perjuangan demokratis. Sehingga, kita bisa bersama-sama membangun fondasi yang lebih kokoh untuk masa depan demokrasi dan keadilan sosial Indonesia.”

Sebagai pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti menyoroti bahwa penguatan demokrasi berjalan seiring dengan konsistensi penegakan hukum. “Esensi dari supremasi hukum adalah menjamin rasa keadilan dan perlindungan bagi seluruh lapisan masyarakat. Tanpa penegakan hukum, kepercayaan publik lemah karena tidak adanya penegakan keadilan. Ini lah yang menjadi masalah saat ini, ketika hukum digunakan untuk kepentingan kelompok dan pihak tertentu hal ini yang mencederai demokrasi,” ujar Bivitri.

Sementara itu, Febrilia Ekawati selaku Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih yang merupakan perwakilan organisasi masyarakat dari Sumatera juga menyampaikan bahwa tantangan masyarakat sipil tidak hanya terjadi di tingkat nasional. “Selain akses informasi dan sumber daya sangat terbatas, kami dan kawan-kawan aktivis dari Sumatera hingga tanah Papua kerap merasakan intimidasi dan tekanan langsung dari berbagai pihak, terutama dari aparat maupun kepentingan bisnis yang dapat mengancam lingkungan ataupun hak masyarakat adat. Melalui wadah diskusi seperti ICSF, kami bisa sama-sama belajar lintas isu dan wilayah dengan akar permasalahan sama yaitu penyempitan ruang sipil dan lemahnya perlindungan hak dasar.”

Rangkaian kegiatan ICSF nasional 2025 yang berlangsung di Jakarta  ini  meliputi sesi talk show “Membela Demokrasi dan Menuntut Keadilan di Era Pasca Reformasi”, diskusi kelompok, stand-up comedy, diskusi pleno, hingga pembahasan terkait rencana aksi.

“ICSF bukanlah sebuah acara seremonial belaka, melainkan wadah untuk merajut kembali solidaritas gerakan masyarakat sipil melalui aksi kolektif yang nyata dan berkelanjutan. Kami berharap dari catatan kritis tersebut, bisa terlahir agenda bersama masyarakat sipil yang mampu mendorong terciptanya kebijakan yang lebih adil sekaligus membuka kanal dialog yang setara dengan pemerintah,” tutup Munawir. (tar)

Strava Rekam Semangat dan Kekuatan Para Pelari di Jakarta Running Festival 2025

0
SRAVA

binomedia.id – Jakarta.  Jakarta Running Festival (JRF) 2025 menjadi ajang lari yang tak terlupakan di Indonesia. Sebagai Official Course Map Partner, Strava, aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif, memaparkan data dan insight eksklusif dari salah satu ajang lari terbesar di Indonesia ini.

Sorotan utama dari JRF 2025 dan kolaborasinya bersama Strava meliputi:

  • Akhir Pekan Penuh Personal Records: Strava mencatat bahwa pada kategori 5K, satu dari lima pelari (20%) mencetak rekor pribadi baru. Semakin panjang jarak larinya, semakin meningkat sukses yang dicatatkan. Hampir 40% pelari 10K melampaui catatan waktu mereka sebelumnya. Tren ini terus menguat, hampir 60% pelari Half Marathon serta lebih dari 60% finisherMarathon berhasil mengalahkan rekor pribadi sebelumnya, menandakan bahwa latihan berbulan-bulan mampu membuat mereka mencetak waktu tercepat hingga saat ini.
  • Festival Kudos:Meski race dijalani secara individual, euforianya dirasakan bersama. Semangat ajang ini pun terekam di Strava ketika komunitas saling berbagi hampir 100.000 kudos. Dukungan tersebut menegaskan kekompakan luar biasa dari komunitas lari di Indonesia yang mengubah pencapaian individu menjadi perayaan bersama berskala besar.
  • Sepatu Terbaik untuk Lari Jarak Jauh: Pada racejarak jauh, satu model sepatu mendominasi. Di kalangan pelari Half Marathon, Adidas Adios Pro tercatat menjadi sepatu yang paling banyak dipakai di Strava. Dominasi ini berlanjut pada kategori Marathon, di mana Adidas Adios Pro kembali menjadi pilihan utama, menegaskan statusnya sebagai pilihan nomor satu bagi para pelari jarak jauh di ajang ini.

Strava Segments Challenge dan Energi Strava Cheering Zone di JRF 2025

Pada JRF 2025, Strava menghadirkan aktivasi khusus yang dirancang untuk menginspirasi para pelari sekaligus menyemarakkan suasana pada race. Strava Segments Challenge, yang diselenggarakan untuk kategori Half Marathon dan Marathon, mengundang peserta untuk menguji kecepatan mereka di section khusus sepanjang 500 meter dan rute yang dilalui. Hampir 30.000 peserta ikut ambil bagian pada challenge ini, di mana para pemenang akan mendapatkan slot pendaftaran eksklusif untuk Jakarta Running Festival 2026.

Salah satu momen paling berkesan di JRF 2025 adalah peluncuran Strava Cheering Zone untuk pertama kalinya di Asia Tenggara. Ditempatkan secara strategis di titik-titik utama rute, area penyemangat yang meriah dan disukai pelari di seluruh dunia ini mengubah lintasan menjadi perayaan kebersamaan penuh dukungan. Dengan sorak-sorai lantang, dukungan yang tulus, serta poster-poster kreatif, zona ini memberi dorongan ekstra ke setiap pelari, sekaligus mengingatkan bahwa semangat lari tidak hanya ditentukan oleh daya tahan dan kecepatan, tetapi juga oleh kebersamaan.

Jakarta Running Festival 2025 merupakan ajang lari pertama di Asia Tenggara yang menerima dukungan resmi dari Strava. Hal ini menunjukkan komitmen Strava untuk mendukung komunitas pelari dan atlet di Indonesia yang terus berkembang, serta memotivasi mereka untuk menjalani kehidupan aktif terbaik mereka. (rls/sh)

TV Samsung Layar Besar, Hiburan Lebih Puas dan Bermakna

0
TV SAMSUNG

binomedia.id – Jakarta. Smart TV masih menjadi pilihan utama bagi 38,7% pengguna Internet di Indonesia dalam mengakses hiburan maupun memenuhi gaya hidup digital mereka, setelah smartphone dan laptop/desktop. TV masih menjadi pusat hiburan keluarga, untuk pembeda utamanya – menurut studi, adalah ukuran dan pengalaman yang dihadirkan. Makanya permintaan untuk smart TV berukuran layar 70 inci ke atas, kini tumbuh dengan cepat.

Kini TV Samsung hadir dengan opsi TV layar besar untuk memberikan pengalaman menikmati hiburan yang lebih kaya, bervariasi, dan bermakna.

Konsumen dapat menikmati pengalaman menikmati berbagai konten favorit mereka dengan lebih imersif di TV Samsung yang tersedia dalam berbagai ukuran layar besar, mulai dari 75 inci, 85 inci, 98 inci, 100 inci, hingga 115 inci dengan berbagai resolusi dan spesifikasi. Dengan TV layar besar dari Samsung akan membuat momen menonton terasa lebih seru dan nyata, baik saat  multitasking, karaoke, art enjoymenthome relaxation, menonton cinema, hingga menonton pertandingan sepak bola.

“Sebagai brand TV nomor 1 di dunia selama 19 tahun, Samsung terus menghadirkan inovasi dan pilihan TV layar besar mulai dari 75 inci hingga 115 inci melalui berbagai lini mulai dari Crystal UHD, QLED, The Frame, OLED, Neo QLED 4K hingga Neo QLED 8K. Samsung Big Screen TV dirancang untuk menjawab kebutuhan hiburan, pekerjaan, pendidikan, hingga momen berkumpul. Dengan gambar yang imersif, kualitas suara yang jernih, dan ekosistem terpadu, pengalaman menonton dan beraktivitas menjadi lebih hidup, lebih dekat, dan lebih bermakna setiap hari.” kata Lo Khing Seng, Head of Audio Visual Business, Samsung Electronics Indonesia.

Bagaimana cara TV layar besar dari Samsung menghadirkan pengalaman yang lebih imersif dan lebih bermakna bagi konsumen?

Layar super besar, tampilan jadi lebih hidup dan detail

Layar TV yang besar membuat keluarga besar menikmati konten-konten favorit mereka dengan nyaman di rumah.

TV Samsung yang berlayar besar tidak sekadar menghadirkan pengalaman menonton menjadi lebih hidup, tetapi juga tampilan yang lebih detail, ideal untuk menonton film yang penuh warna, berolahraga bersama, dan juga dapat bermain game dengan kerabat atau keluarga.

TV Samsung yang berlayar besar juga diperkuat dengan big inch picture enhancer, yaitu kemampuan untuk memaksimalkan gambar pada layar besar dengan meredam noise dan memperkuat warna hitam, untuk tampilan yang lebih tajam, kaya warna, dan hidup.

Kerennya, mau nonton siang atau malam, teknologi Glare Free[5] akan mengurangi pantulan cahaya pada layar TV, yang asalnya dari berbagai sumber seperti cahaya matahari maupun lampu ruangan. Sehingga konsumen dapat nonton TV tanpa gangguan cahaya, di berbagai ruangan.

Hadirkan pengalaman nonton bioskop di rumah

Smart TV layar besar memang menarik. Dan konsumen modern menginginkan kualitas, bukan sekadar ukuran, terutama saat mereka ingin merasakan sensasi nonton bioskop di ruang keluarga di rumah.

Konten-konten favorit keluarga bisa dinikmati dalam kualitas gambar terbaiknya meski ditayangkan di layar super besar yang mendekati ukuran bioskop. Teknologi big inch picture enhancer berbasis AI akan meningkatkan kualitas konten, dan meningkatkan ketajaman untuk menghasilkan gambar yang jernih di layar super besar.

Khusus untuk AI TV, seperti Neo QLED 4K maupun QLED, disempurnakan dengan kehadiran teknologi AI Picture dan AI Sound yang membuat pengalaman menonton makin imersif tanpa repot-repot. AI Picture dan AI Sound secara otomatis akan melakukan penyesuaian untuk menghasilkan settingan gambar dan suara yang optimal berdasarkan konten yang ditonton.

Dengarkan dialog yang lebih jelas saat nonton film atau serial TV favorit di ruangan yang bising oleh suara yang konstan seperti suara vacuum cleaner. Teknologi Active Voice Amplifier (AVA)[6] akan menggunakan sensor suara di TV layar besar untuk menganalisis kebisingan konstan yang ada di ruangan dan secara otomatis menyesuaikan volume sehingga suara percakapan di dalam tayangan terdengar lebih jelas.

Layar besar multitasking pun lancar

Dengan smart TV yang layarnya besar, tak ada lagi drama rebutan remote control di rumah. Ayah bisa nonton live pertandingan sepakbola di satu layar, sedang anak bisa nonton channel kesukaannya di YouTube melalui layar satu lagi. Sebab TV berlayar lebar Samsung sudah mendukung fitur multi-view yang memungkinkan smart TV menayangkan dua konten video di satu layar khusus untuk TV 4K, dan empat konten untuk Neo QLED 8K.

Audionya juga bisa beradaptasi sesuai dengan kontennya sehingga suara dialog tidak tercampur dengan suara background konten tersebut, sebab TV Samsung mendukung dua mode output sound yang dapat beroperasi secara simultan. Anak-anak bisa mendengarkan konten di channel YouTube dari speaker TV dan soundbar, sementara Ayah mendengarkan berita terbaru melalui perangkat Samsung Galaxy Buds.

Lebih dari sekadar hiburan, TV Samsung juga dapat dengan mudah beralih fungsi menjadi perangkat kerja atau belajar yang produktif. Dengan kemudahan koneksi nirkabel, layar smart TV bisa terhubung ke laptop atau perangkat mobile untuk menampilkan dan mengerjakan dokumen kerja atau tugas sekolah anak, bahkan untuk melakukan video call, dengan visual yang lebih besar dan nyaman dilihat.

Dengan fleksibilitas ini, TV Samsung bukan sekadar televisi, tetapi perangkat serbaguna yang mendukung keseimbangan antara pekerjaan, pendidikan, hiburan, dan memperkuat kehangatan keluarga.

Pengalaman bersenang-senang tanpa batas

Dengan layarnya yang besar, TV Samsung membawa pengalaman menikmati hiburan ke level yang belum pernah ada sebelumnya. Salah satu fitur yang cocok untuk seru-seruan bersama keluarga besar adalah karaoke langsung di TV melalui SmartThings. Caranya mudah, cukup jalankan aplikasi Stingray yang punya koleksi lagu dari berbagai genre populer seperti pop, rock, country, R&B, hingga hip-hop.

Dengan layar yang besar, gambar dan lirik akan terlihat dengan jelas bagi semua orang. Mic-nya malah cukup pakai smartphone, yang bisa diubah jadi mobile mic. Untuk connect di awal melalui aplikasi Stringray dan untuk menyalakannya menggunakan aplikasi SmartThings. Untuk kualitas suaranya, tak usah diragukan. TV Samsung berlayar besar sudah mendukung Dolby Atmos yang mengeluarkan suara surround yang imersif.

TV layar besar juga seru buat gaming bareng keluarga. Apalagi visualnya yang jernih didukung fitur Motion Xcelerator dari 120Hz hingga 165Hz, teknologi yang memungkinkan game-game berkecepatan tinggi tetap terlihat jelas dan mulus di layar. Ditambah FreeSync Premium Pro yang dibangun di atas teknologi inti AMD FreeSync™, akan mengurangi stutter dan screen tearing sehingga menghadirkan gameplay yang mulus tanpa hambatan.

Gaming di TV juga tak perlu repot melakukan setting. Dengan fitur AI Auto Game Mode, TV secara otomatis akan mendeteksi jenis atau genre game yang dimainkan dan mengoptimalkan pengaturan gambar dan suaranya. Konsumen cukup fokus pada permainan dan suasana hangat yang terbangun karena aktivitas bersama yang seru itu.

Samsung terus menunjukkan bahwa pengalaman hiburan di rumah bisa terasa lebih luas, lebih hidup, dan lebih bermakna bagi konsumen, melalui TV layar besar. Dapatkan informasi lebih lanjut mengenai kecanggihan TV Samsung untuk mendukung gaya hidup melalui layarnya yang besar di Samsung Newsroom Indonesia dan Samsung.com/id. (rls/sh)

Indosat Ooredoo Hutchison Raih Penghargaan Internasional Stevie Awards 2025, Dinobatkan Sebagai “Employer of the Year”

0
Indosat Ooredoo Hutchison

binomedia.idJakarta. Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah global. Perusahaan telekomunikasi nasional ini berhasil meraih Stevie® Awards for Great Employers 2025 dalam kategori “Employer of the Year – Telecommunications”.

Capaian ini menjadikan Indosat sebagai satu-satunya perusahaan asal Indonesia yang berhasil menyabet penghargaan bergengsi tersebut, mengungguli sejumlah raksasa telekomunikasi dunia asal Amerika Serikat, Kanada, Qatar, Vietnam, hingga Maladewa.

Membangun Budaya Kerja Berbasis AI dan Inovasi

Keberhasilan Indosat tak lepas dari komitmennya dalam membangun budaya kerja modern yang humanis dan berbasis teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Indosat menerapkan AI di seluruh perjalanan karyawan, mulai dari asisten HR virtual 24 jam, otomatisasi proses kerja yang mempercepat penyelesaian tugas dari hitungan hari menjadi menit dengan akurasi 100%, hingga program pelatihan AI personalisasi sesuai tingkat kemampuan setiap karyawan.

Penerapan tersebut berhasil meningkatkan produktivitas internal dan melahirkan ratusan inisiatif berbasis AI di lingkungan perusahaan.

Fokus pada Pengembangan dan Kesejahteraan Karyawan

Selain inovasi teknologi, Indosat juga konsisten menghadirkan berbagai program pengembangan karir.
Tercatat lebih dari 25.000 pelatihan online tersedia bagi karyawan, termasuk kerja sama dengan institusi internasional dan kesempatan mobilitas global di jaringan Ooredoo Group.

Dari sisi keterlibatan karyawan, Indosat aktif menumbuhkan semangat kolaborasi melalui komunitas hobi, kegiatan olahraga, dan ajang kebersamaan seperti FamilyFest yang melibatkan lebih dari 14.000 karyawan dan keluarga di delapan kota besar di Indonesia.

Tak hanya itu, perusahaan juga memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan karyawan, dengan menghadirkan kebijakan kerja fleksibel, layanan kesehatan komprehensif, fasilitas kebugaran dan ruang hiburan di kantor, hingga akses 24 jam ke psikolog, pelatih, dan konselor melalui platform kesehatan internal.

Komitmen Mewujudkan Lingkungan Kerja yang Memberdayakan

Director and Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Irsyad Sahroni, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata dari komitmen perusahaan dalam menciptakan budaya kerja yang suportif dan memberdayakan.

“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Indosat dalam menciptakan budaya kerja yang suportif. Kami percaya, keberhasilan bisnis dapat terwujud dari karyawan yang tumbuh, terhubung, dan menemukan makna dalam setiap langkahnya di tempat kerja,” ujar Irsyad.

Prestasi ini sekaligus menambah deretan penghargaan internasional yang telah diraih Indosat, di antaranya “Best Workplace™ 2025” dari Great Place to Work, “Best Companies to Work For” dari HR Asia Awards selama lima tahun berturut-turut, serta “HR Initiative of the Year” dari Asian Telecom Awards.

“Kemenangan ini mencerminkan semangat Indosat untuk terus menumbuhkan budaya kerja yang memberdayakan karyawan, dimana setiap individu didorong untuk berkontribusi secara maksimal, berkembang tanpa batas, dan menjadi bagian dari tujuan besar Indosat untuk memberdayakan Indonesia,” tutup Irsyad. (why)

HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC: TWS Premium dengan ANC hingga 50DB, Kini Tersedia Secara Eksklusif Online dengan Harga IDR 359 Ribu

0
HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC

binomedia.id Jakarta. Menjawab antusiasme tinggi konsumen Indonesia, HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC kini resmi hadir untuk memberikan pengalaman audio premium yang tak tertandingi. Mulai hari ini, true wireless stereo (TWS) canggih dan stylish ini tersedia secara eksklusif online di Shopee, dan akan menyusul di berbagai e-commerce terkemuka lainnya serta mitra ritel terpercaya di seluruh Indonesia mulai tanggal 10 November.

HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC dirancang untuk menemani setiap momen, dari perjalanan pagi yang sibuk hingga waktu santai di rumah, dengan menawarkan Active Noise Cancellation (ANC) hingga 50dB, baterai tahan hingga 50 jam, desain super ringan hanya 4,3 gram per earbud, dan material ramah lingkungan. Dengan harga dari Rp359.000, HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC menjadi pilihan TWS dengan ANC paling terjangkau di kelasnya, tanpa mengorbankan kualitas audio maupun fitur premium, menjadikannya solusi ideal untuk pengalaman audio berkualitas tinggi yang ramah di kantong.

Satu TWS untuk berbagai karakter pengguna

Huawei merancang HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC agar setiap orang menemukan partner audio yang selaras dengan gaya hidupnya. Baik untuk kamu yang selalu bergerak cepat di pagi hari, fokus mengejar target, atau senang menikmati waktu santai, HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC memiliki fitur yang relevan dengan berbagai kebutuhan.

Jadi, siapa saja yang cocok pakai HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC? Yuk, cek bagaimana TWS ini mampu mendukung aktivitas untuk lima karakter pengguna di bawah ini, mungkin kamu salah satunya!

  • Andalan sang morning person yang selalu berpacu dengan waktu
    Bagi pengguna yang memulai hari dengan mobilitas tinggi, mode Ultra ANC siap menjadi oase ketenangan di tengah hiruk pikuk transportasi umum. Nikmati musik atau ikuti episode terbaru dari drama favorit Anda tanpa gangguan. Tak hanya itu, fitur Triple-Mic Call Noise Cancellation memastikan suara tetap jernih saat menelepon, bahkan di tengah keramaian atau saat cuaca sedang berangin kencang.
  • Teman beraktivitas para pekerja dan mahasiswa produktif
    Bagi kamu yang sedang mengejar target atau menyelesaikan tugas, TWS ini memiliki mode General ANC yang mampu meredam gangguan suara saat beraktivitas di co-working space atau kafe. TWS ini juga semakin lengkap dengan teknologi 10mm Dynamic Driver yang menghadirkan suara detail dan seimbang, serta dukungan HUAWEI AI Life App untuk memberi kebebasan pengguna dalam mengatur equalizer (EQ) sesuai selera.
  • Perangkat audio berkualitas untuk si penikmat ‘me-time’
    Saat menikmati me time di waktu luang, kamu dapat mengaktifkan mode Cozy ANC untuk menciptakan suasana tenang saat mendengarkan musik atau menonton film favorit. Momen santai pun jadi lebih berkualitas dengan bobot masing-masing earbud yang super ringan, hanya 4,3 gram per earbud, membuat HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC nyaman dipakai berjam-jam.
  • Baterai tahan lama untuk si always-on communicator
    Bagi kamu yang selalu terhubung dengan berbagai aktivitas mobile, kamu membutuhkan TWS dengan baterai tahan lama. HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC memberikan waktu pakai hingga 10 jam dan total 50 jam dengan dukungan charging case. Dalam kondisi mendesak seperti online meeting mendadak, pengisian selama 10 menit memberi tambahan 4 jam waktu pemakaian. Fitur ini membuatmu tetap leluasa berkomunikasi, mengikuti meeting, dan menikmati hiburan tanpa khawatir kehabisan daya.
  • Perangkat jitu bagi explorer, selalu siap di segala medan
    Untuk kamu yang suka adventure, HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC adalah pilihan tepat  karena memiliki sertifikasi IP54 untuk perlindungan dari debu dan percikan air. TWS ini juga lolos uji jatuh dari ketinggian 1,8 meter dan uji suhu ekstrem, membuatnya tangguh di berbagai kondisi ekstrem. Tak hanya itu, fleksibilitasnya juga tak perlu diragukan; TWS ini kompatibel dengan perangkat iOS, Android, dan HarmonyOS, memastikan kamu selalu terhubung di mana pun petualangan membawamu. Selain itu, penggunaan material bersertifikasi ramah lingkungan dari SGS eco-certification menegaskan komitmen Huawei terhadap keberlanjutan, membuatmu tidak hanya lebih percaya diri tetapi juga tetap responsible saat menggunakannya.

Beli HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC sekarang!

Mulai 5 November, HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC sudah tersedia secara eksklusif di HUAWEI Official Store Shopee. Sementara itu, produk ini juga akan tersedia di HUAWEI Official Store serta berbagai e-commerce lain seperti  TokopediaTikTok ShopLazada, dan Blibli mulai 10 November dengan harga Rp 359.000. Menghadirkan kombinasi fitur premium, desain stylish, serta harga yang sangat terjangkau, HUAWEI FreeBuds SE 4 ANC siap menjadi pilihan ideal untuk menemani setiap gaya hidup.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi HUAWEI Official Website atau buka My HUAWEI App untuk pengguna perangkat Huawei. (rls/sh)