Beranda blog Halaman 181

HARRIS & POP Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung Ajak Tamu ke Jepang di Perayaan Akhir Tahun 2023

0
HARRIS & POP Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung Ajak Tamu ke Jepang di Perayaan Akhir Tahun 2023. (Dok. Istimewa)
HARRIS & POP Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung Ajak Tamu ke Jepang di Perayaan Akhir Tahun 2023. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Bulan Desember merupakan bulan yang identik dengan bulan penuh perayaan. HARRIS & POP Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung menyambutnya dengan menyuguhkan berbagai rangkaian kegiatan dan penampilan khas Jepang kepada seluruh tamunya selama bulan Desember 2023 dan juga memberikan kesempatan untuk mendapatkan tiket gratis ke Jepang, seperti disampaikan oleh General Manager HARRIS & POP Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung, Melvin J Kindangen pada Minggu (24/12/2023).

Seperti dijelaskan oleh Melvin J Kindangen, perayaan di HARRIS & POP Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung dimulai dengan Ganbatte December, yaitu kegiatan dan penampilan di setiap akhir pekannya selama bulan Desember 2023. Tamu akan disuguhkan dengan berbagai macam penampilan spesial khas Jepang di setiap hari Sabtu, seperti penampilan bela diri Jepang, tarian dan juga musik tradisional Jepang. Pada Minggu pagi, tamu juga bisa mengikuti berbagai kegiatan seru lainnya untuk keluarga, seperti kelas memasak untuk anak dan juga workshop origami dan shuujikai.

Pada momen Natal pada tanggal 24 dan 25 Desember 2023, HARRIS & POP Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung menyambutnya dengan menggelar kegiatan festival jepang di Convention Hall berkolaborasi dengan AYA Fest yang menampilkan berbagai macam acara, seperti cover sing, meet and greet cosplayer and creator, coswalk, band performance, DJ dan penampilan idol group.

“Tamu juga bisa menikmati sajian paket makan malam natal dan brunch bersama orang tersayang sambil diiringi dengan alunan musik akustik natal di HARRIS Cafe, hanya dengan harga Rp.158.000 nett/orang dengan promo pesan 3 dapat 1 tambahan gratis,” kata Melvin J Kindangen.

Lebih lanjut Melvin J Kindangen mengatakan, menutup tahun 2023 di akhir bulan Desember dengan tema Isekai no matsuri, HARRIS & POP Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung mulai merayakannya dengan berbagai macam kompetisi pada tanggal 30 Desember, seperti Cosplay Competition, Cover Sing Competition dan Mobile Legend Competition dengan menggandeng D’Syndicate.

Acara puncak di tanggal 31 Desember 2023 akan dimulai dengan sajian gala dinner di convention hall, dan pesta tahun baru yang diisi dengan berbagai acara menarik, seperti cosplay performance, traditional japanese dance and music performance, martial arts performance, games, dan DJ. Dengan harga Rp.1.830.000 nett/kamar/malam, tamu bisa mendapatkan akomodasi kamar 1 malam, sarapan, gala dinner dan akses ke pesta tahun baru 2024 Isekai No Matsuri.

Tamu HARRIS & POP Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung  juga bisa mengambil paket gala dinner saja dengan harga Rp.348.000 nett/orang. Semua tamu yang ikut serta dalam pesta tahun baru akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan berbagai macam hadiah dan peluang untuk berangkat ke Jepang secara gratis.

“Pada perayaan akhir tahun ini, kami ingin memberikan sensasi yang berbeda kepada seluruh tamu yang menginap di HARRIS & POP Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung. Dimulai dari dekorasi, makanan, minuman, berbagai kegiatan, dan penampilan yang semuanya bertemakan Jepang. Sehingga kami harap bisa memberikan pengalaman akhir tahun yang berkesan untuk menyambut tahun 2024 yang lebih baik, Anda bisa menghubungi Rio di 089523674500 atau melalui sosial media di @harriscitylinkbandung dan @popcitylinkbandung,” kata Melvin J Kindangen.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Aditya Yusma Pimpin Yel-yel Prabowo-Gibran di Debat ke Dua Pilpres 2024 Cawapres

0
Aditya Yusma di acara Debat ke Dua Pilpres 2024 Cawapres. (Dok. Istimewa)
Aditya Yusma di acara Debat ke Dua Pilpres 2024 Cawapres. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Debat ke Dua Pilpres 2024 Cawapres di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat pada Jumat (22/12/2023) yang menampilkan para Calon Wakil Presiden (Cawapres) Republik Indonesia periode 2024 – 2029 berlangsung panas dan seru. Penampilan Gibran Rakabuming Raka mendapat dukungan langsung dari Ketua Umum Nderek Guru (Ndaru) Aditya Yusma dengan memimpin yel-yel Prabowo-Gibran.

Debat ke Dua Pilpres 2024 mempertemukan tiga Cawapres, yaitu Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD. Debat tersebut mengangkat tema Ekonomi (ekonomi kerakyatan, dan ekonomi digital), Keuangan, Investasi Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur, dan Perkotaan.

Aditya Yusma saat diwawancarai pada Sabtu (23/12/2023) mengatakan, ia melebur bersama banyak tokoh dalam persiapan menghadiri Debat ke Dua Pilpres 2024 Cawapres. Adapun para tokoh tersebut, yaitu; Tim TKN, koordinasi para relawan Prabowo-Gibran, Komandan tim kampanye pemilih pemula TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan, Melly Goeslaw, dan Gus Nusron Wahid.

Aditya Yusma puas menyaksikan penampilan Gibran Rakabuming Raka. Gibran mampu memberi jawaban debat secara realistis, teknis, dan konkret.

“Cawapres Gibran disebut-sebut sebagai raja sosial media selama debat. Wajar saja netizen menjulukinya Cawapres Keren,” kata Aditya Yusma.

Aditya Yusma juga aktif di dunia film, seni, budaya, drama musikal sejak tahun 2000. Pendiri Sanggar Aditya tersebut juga pengisi peran di banyak judul sinetron, FTV, dan film layar lebar.

Penulis : Muhammad Fadhli

Masuk Deretan Artis Hebat Records, Maheswari Ara Bakal Rilis Lagu “Tentang Bahagia”

0
Maheswari Ara, Artis Penyanyi. (Dok. Istimewa)
Maheswari Ara, Artis Penyanyi. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Maheswari Ara tengah mempersiapkan single ke empatnya yang berjudul Tentang Bahagia. Lagu terbaru dari penyanyi cilik berparas oriental asal Jakarta tersebut merupakan karya lagu Rulli Aryanto, akan dirilis oleh label musik Hebat Records pada awal tahun 2024.

Saat diwawancarai pada Rabu (20/12/2023) Maheswari Ara yang bernama akrab Ara mengatakan lagu Tentang Bahagia akan diproduksi pada Februari 2024, karena Ara sedang proses follow up tiga lagunya yang telah dirilis melalui program Superkids – Gen of Stars bersama Senada Digital. Tiga lagu tersebut berjudul ; Ondel Ondel – karya Tan Mehmed dan Tixxy, Sehat Itu Mahal – karya Aceng Gimbal, dan Bhinneka Tunggal Ika – karya Rulli Aryanto.

“Bicara lagu Tentang Bahagia, bahagia itu luas, setiap manusia ingin bahagia. Bahagia tidak bisa dibeli atau tidak bisa ditukar oleh apapun, punya keluarga yang support itu bahagia, punya orang tua yang hebat itu bahagia, dan banyak yang sayang kita itu bahagia. Saya  ingin bagikan banyak kebahagiaan ke banyak orang lewat lagu,” kata Ara.

Ara lahir di Jakarta pada 9 September 2014, anak dari pasangan Imam Riyadi (Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah), dan Ika Purnamasari (Palbatu – Menteng Dalam, Jakarta). Saat ini Maheswari Ara duduk di bangku kelas III SDN Menteng Dalam 11 Pagi, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Telah satu tahun berjalan Ara juga belajar menari tarian tradisional di Sanggar Tari Ekayana, Tebet. Selain memang suka menari, lewat tari tradisional Ara juga ingin melestarikan kesenian tradisi sebagai salah satu kekayaan budaya bangsa yang saat ini sudah jarang diminati anak-anak muda, terlebih anak-anak seusia Ara.

Seperti dijelaskan oleh Ara, untuk seni tari, awalnya ada salah satu guru di sekolahnya yang menyarankan agar Ara dimasukkan ke sanggar tari, siapa tahu cocok dan suka. Setelah orang tuanya mencari tahu tentang sanggar tari, akhirnya ketemu Sanggar Tari Ekayana di Tebet, dan ternyata Ara ada passion di tari juga.

Ara jadi makin menyukai tari tradisional. Selain sambil olahraga, Ara juga ikut melestarikan budaya bangsa yang makin sekarang makin kurang digemari anak-anak seusia Ara, karena mereka lebih gemar dengan tarian modern, hip-hop, dan K-Pop dance.

Dengan masuk sanggar tari, Ara jadi makin mengenal berbagai macam tarian tradisional, seperti ; Oray Welang, Dasar Betawi, Puja, Merak, Sirih Kuning, Ganjen Kipas, Kembang Selaras, Gandrung Bandung, Katumbiri, Topeng Keprak, dan lainnya. Ara juga pernah meraih Juara 1 lomba Tari Ganjen Kipas di Green Pramuka Mall.

Kemudian Ara juga tertarik menekuni olah vokal. Berawal dari sering dengar lagu yang diputar ayahnya di rumah, Ara pelan-pelan jadi suka bernyanyi. Bahkan dari kecil Ara juga sering bicara tapi diberi nada seperti lagu. Melihat potensi yang dimiliki Ara, maka orang tuanya mendaftarkan dan mengenalkan Ara ke label musik Senada Digital yang dijumpai dari media sosial. Akhirnya keterusan sampai sekarang, Ara sudah punya tiga lagu bersama Senada Digital.

“Saya ingin menjadi penyanyi profesional yang terkenal dan punya banyak karya lagu yang bisa dinikmati dan dinyanyikan oleh banyak orang,” kata Ara.

Pesan Ara untuk anak-anak Indonesia sebayanya, selagi masih muda, mari isi waktu kita dengan kegiatan-kegiatan yang positif yang pastinya bisa berguna untuk masa yang akan datang. Belajar dan belajar agar kita banyak tahu dan banyak ilmu. Tekuni apa yang kita sukai, selagi itu positif. Maju terus, maka kita akan menuai keberhasilan.

Rulli Aryanto, pemilik Hebat Records pada kesempatan yang sama mengatakan, lagu Tentang Bahagia akan menandai Maheswari Ara masuk jajaran artis Hebat Records, bersama para artis popularnya di Tanah Air, seperti ; Sarwana, Santi Sings, Conrad Good Vibration, Chika Kinsky, Maria Puspita, dan lainnya. Maria Puspita sudah sering juara di dunia bernyanyi, terakhir berhasil jadi Juara Bintang Radio 2023.

Seperti dijelaskan oleh Rulli Aryanto, NPSCORP sebagai holding company dari Senada Digital, Hebat Records, Indonesia Records, dan Napakboemi Records sepakat menawarkan kerjasama secara eksklusif dengan Hebat Records untuk merilis Hits Single untuk Ara. Tapi pada program label musik Senada Digital, Superkids – Gen of Stars, Ara akan tetap merilis lagu setiap bulan.

“Di Program Superkids – Gen of Stars kita cari penyanyi yang cocok warna suaranya dengan lagu yang sudah kami siapkan, dan Ara jujur kita tidak pernah kenal sama sekali dan hanya karena mendengar warna suaranya. Tapi ternyata Ara punya latar belakang penari tradisional. Sudah jodohlah saya bilang, heheheheehe, semua tema lagunya masuk dengan kesehariannya, jadi lebih hidup. Tentang peluang sukses menurut saya dan orang tua Ara kami sepakat itu adalah bonus, hari ini kita berproses bersama saja dulu, karena kami sadar bahwa Maheswari Ara adalah new comers di industri musik Tanah Air,” kata Rulli Aryanto.

Menurut Rulli Aryanto, Ara punya warna vokal yang kuat dan pembawaan yang sangat berkarakter. Ara juga sangat di-support oleh kedua orang tuanya. Ayahnya juga seorang penyanyi.

“Ara benar benar masih fresh, karena ia nyanyi di atas panggung dan rekaman pertama kali ya di program Superkids – Gen of Stars bersama Senada Digital yang pasti jadi tantangan menyenangkan saat kami bisa berproses bersama untuk menjadikan Maheswari Ara seorang bintang di suatu saat nanti,” Rulli Aryanto.

Link lagu Onde Ondel – Maheswari Ara :

https://youtu.be/TuZ1C95uL9A?si=vPFV6COyAPAHPOZn

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Ndaru Luncurkan Relawan Nderek Guru Indonesia

0
Suasana acara Peluncuran Relawan Nderek Guru Indonesia. (Dok. Istimewa)
Suasana acara Peluncuran Relawan Nderek Guru Indonesia. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Organisasi pemuda Nderek Guru yang popular dengan sebutan Ndaru merilis jingle berjudul Wayae. Ndaru meluncurkan lagu tersebut di acara Peluncuran Relawan Nderek Guru Indonesia dan Deklarasi Dukungan Ndaru Kepada Prabowo-Gibran yang digelar pada Minggu (17/12/2023) di Tebet, Jakarta Selatan.

Wayae merupakan karya lagu dari Amirullah bersama Ketua Umum Ndaru Aditya Yusma. Lagu tersebut dirilis sebagai salah satu bentuk dukungan Ndaru yang siap memenangkan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

Peluncuran Relawan Nderek Guru Indonesia dan Deklarasi Dukungan Ndaru Kepada Prabowo-Gibran dihadiri oleh Habib Lutfi bin Yahya, Komjen Pol Boy Rafli Amar, Habib Soleh, dan para tim pemenangan Prabowo-Gibran. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat.

Aditya Yusma pada kata sambutannya di acara tersebut mengatakan, “Lagu Wayae terinspirasi dari keikhlasan kejujuran serta komitmen yang ditunjukkan oleh Bapak Prabowo Subianto. Wayae jingle Nderek Guru untuk kemenangan Prabowo-Gibran.”

Lebih lanjut Aditya Yusma mengatakan, Ndaru adalah sumbangsih dari santri mantan santri penganggum baik lintas agama maupun lintas suku kepada Habib Lutfi bin Yahya. Maka, apa yang telah dititahkan oleh Habib Lutfi bin Yahya akan mereka ikuti.

Habib Lutfi bin Yahya saat ini menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia – Jawa Tengah. Selain itu juga merupakan salah seorang tokoh Nahdlatul Ulama yang namanya juga masuk sebagai salah satu Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dengan masa jabatan 2019-2024.

Dukungan total yang diberikan Ndaru kepada Prabowo-Gibran merupakan cerminan representasi dari Nadru yang simbolnya melekat pada figur atau sosok Guru Bangsa Habib Luthfi bin Yahya. Wawasan kebangsaan serta nilai nilai toleransi yang melekat pada Habib yang panggilan sehari hari di kalangan santrinya disapa Abah Lutfi sudah tidak diragukan lagi. Bahkan TNI melalui Kepala staf Angkatan Darat  Dudung Abdurahman memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya, serta mengangkatnya menjadi warga kehormatan Tentara Nasional Indonesia pada beberapa waktu yang lalu.

“Nderek Guru untuk Capres-Cawapres Prabowo-Gibran menjadi harapan ke depan untuk dapat menjadi momentum yang tepat memiliki Presiden dan Wakil  dari kalangan Nasionalis NKRI sejati. Dukungan yang diberikan oleh Relawan Nderek Guru Indonesia bukan sekadar simbolisme, melainkan harapan untuk memilih pemimpin dari kalangan Nasionalis NKRI yang sesungguhnya. Momentum deklarasi ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi perubahan yang lebih baik bagi bangsa ini,” kata Aditya Yusma.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Marcella Zalianty Katakan Film Pendek Stunting Berpotensi Miliki Nilai Jual

0
Marcella Zalianty. (Dok. Istimewa)
Marcella Zalianty. (Dok. Istimewa)

 

Binomedia – Marcella Zalianty, artis sekaligus sineas muda berbakat mengatakan keberhasilan Indonesia dalam konstelasi pembangunan nasional sangat ditentukan oleh keberhasilan dalam mengatasi stunting yang ditargetkan turun menjadi 14 persen pada 2024, jauh berada di bawah rekomendasi PBB maksimal 20 persen.  Marcella menyampaikan hal tersebut dalam acara talkshow ‘Temu Sineas Muda & Anugerah Jurnalistik TV Peduli Stunting”, yang sekaligus dirangkai dengan Penandatanganan MoU BKKBN dengan RRI dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI),  berlangsung di CGV Central Park Mall, Jakarta, Kamis (14/12/2023) malam.

Marcella menilai upaya percepatan dan pencegahan stunting di negara ini tidak bisa dijalankan secara sendiri oleh satu atau dua institusi. Pasalnya, stunting merupakan persoalan kompleks sehingga membutuhkan penanganan yang harus holistik.

“Kita ga bisa sendiri. Karena itu,  diharapkan keterlibatan BUMN dalam ikut mendukung suplai makanan sehat hingga benar-benar sampai kepada  keluarga sasaran atau keluarga tidak mampu,” tandas Marcella dalam acara bertema Percepatan Penurunan Stunting Menuju Generasi Emas 2045.

Marcella juga berharap keluarga-keluarga di Indonesia harus memiliki anak-anak yang sehat. Untuk itu, setiap ibu diharapkan mampu menatalaksana diri sehingga melahirkan anak-anak yang sehat.

“Bila ibu stres, atau bapak ga bisa kasih makan yang bergizi kepada istri dan anak-anaknya, maka ini akan mempengaruhi pertumbuhan janin. Sehingga si ibu berpotensi melabirkan generasi stunting,” ujar Marcella.

Untuk itu, Marcella meminta BKKBN dan mitra kerjaannya agar tidak henti melakukan  kampanye dan sosialisasi tentang stunting, bahaya dan ancamannya bagi keberlangsungan hidup keluarga dan bangsa. “Kampanyenya bisa tentang pengetahuan terkait stunting tapi harus fokus pada pencegahan munculnya stunting baru,” jelas Marcella.

Pada bagian lain penjelasannya, Marcella mengatakan dalam semua lini persoalan, masalah literasi sangat penting. Termasuk literasi dan  pemanfaatan teknologi digital, seperti media sosial dengan pengguna terbesar.

“Literasi melalui medium digital merupakan kunci utama dan bisa kita manfaatkan untuk mengedukasi masyarakat,” urai Marcella.

Lanjut Marcella, untuk menyampaikan pesan, advokasi, sosialisasi, literasi bisa dilakukan melalui medium digital. Namun begitu ada sarana lain berupa film yang ketika pesan disampaikan bisa lintas benua.

Intinya, Marcella mendorong semua pihak, melalui sarana media yang ada, untuk mendukung  kehidupan masyarakat pedesaan dalam hal tingkat pendidikan dan sosial. Sehingga  mereka menjadi sejahtera.

“Film bisa berbicara untuk kedua hal itu. Termasuk televisi bisa dioptimalisasi,” tutur Marcella yang juga menyebutkan data bahwa sepanjang tahun 2023 insan perfilman  telah memproduksi 15 judul film, dengan penonton mencapai 17 juta orang.

Ini berarti, lanjut Marcella, pertumbuhan film Indonesia luar biasa, dengan market share 64 persen. Film pendek tentang stunting tentu akan memiliki nilai jual. “Dan ini bentuk  advokasi yang bisa diadaptasi dan bisa  berdampak,” ujar Marcella.

Optimalisasi pemanfaatan televisi sebagai media advokasi dan KIE, menurut Marcella, juga perlu dipertimbangkan BKKBN. Sebab  jumlah penonton televisi di Indonesia mencapai 54,7 juta. “Kita harus bisa optimalisasi kanal-kanal ini,” terangnya.

Diakui Marcella, televisi dan radio menjadi media yang mampu menerobos  hingga ke wilayah pedesaan yang masih sulit terjangkau internet.

Nielsen Indonesia melaporkan jumlah penonton televisi  di perkotaan seluruh Indonesia mencapai 130 juta orang saat ini. Proyeksi tersebut naik dari jumlah penonton sebelumnya yang mencapai 58,9 juta.

Pembicara lainnya, Deputi  Advokasi, Penggerakkan,  Informasi BKKBN, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd dalam penjelasannya menilai  televisi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran dan mengubah pola pikir masyarakat sehingga bisa lebih paham terhadap berbagai persoalan terkait stunting.

Sementara Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Wakil Presiden, Dr. Ir. Suprayoga Hadi, MSP yang juga menjadi pembicara mengingatkan bahwa perubahan perilaku adalah hal yang harus terjadi pada masyarakat agar masalah stunting segera teratasi.

Untuk itu, ia mengingatkan, salah satu media yang efektif dalam pencegahan stunting adalah media sosial yang jumlahnya begitu banyak. Ia sekaligus menepis saran Marcella agar memanfaatkan bioskop untuk melakukan sosialisasi pencegahan stunting.

“Sebelum film diputar, ‘iklan’ stunting bisa saja tayang dulu. Tapi bioskop sangat jarang dikunjungi masyarakat pedesaan. Jadi, kurang efektif. Fokus saja pada perubahan perilaku melalui media yang efektif,” jelasnya.

Hadir dalam acara itu Direktur Utama LPP RRI,  Hendrasmo, dan jajaran RRI; Ketua Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Herik Kurniawan; Direktur Lansia BKKBN, Direktur Ditvoga, dan jajaran BKKBN.

Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat, dilaporkan bahwa dewan juri lomba jurnalistik televisi yang digelar BKKBN  dengan tema  “Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan

Stunting” ini menetapkan Lukman Rozak dari  CNN  sebagai peraih Juara I Lomba Karya Jurnalisme TV tahun 2023.  Tayangan yang diangkat  berjudul “Sentuhan Kasih Ibu Pencegah Stunting”.

Adapun dua pemenang berikutnya adalah Azzy Fardiansyah dari Kompas TV sebagai Juara 2, dengan judul tayangan “Manfaatkan Pangan Lokal Untuk Cegah Stunting”. Sementara Juara 3 diraih Stefany Patricia  dari MNC TV, dengan Judul “Sorgum, Tanaman Berserat Tinggi Jadi Alternatif Gizi Cegah Stunting”.

Lomba jurnalistik televisi ini juga menetapkan tiga peraih Juara Harapan, masing-masing adalah Rayda Pulphy dari Metro TV, dengan judul “Turunkan Stunting Untuk Generasi Emas 2045”; Muzzakir dari iNews Mataram, dengan judul “Potret Kader Pendamping Stunting Bertaruh Nyawa”.

Juara Harapan berikutnya, Muktarom dari TVRI Jateng, dengan judul “Perjuangan Relawan One Day One Egg Lawan Stunting”.

Menurut Ketua Dewan Juri, Herik Kurniawan, yang juga adalah Ketua Umum IJTI, ada 105 tayangan  dari sejumlah televisi yang diseleksi, di antaranya dari sisi tehnis, data, angle hingga kelayakan atau kode etik penyiaran.

Lomba yang digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ini bekerja sama dengan IJTI bertujuan untuk mencari  karya publikasi jurnalisme TV yang kompeten, bagus dan memenuhi standar tayang di televisi.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Putera Puteri Maritim Sumbar Berhasil Rebut Runner Up 2 Dan Best Talent pada PPMI 2023

0
Putera Puteri Maritim Sumbar Berhasil Rebut Runner Up 2 Dan Best Talent pada PPMI 2023. (Dok. Istimewa)
Putera Puteri Maritim Sumbar Berhasil Rebut Runner Up 2 Dan Best Talent pada PPMI 2023. (Dok. Istimewa)

Binomedia– Sebagai paguyuban tingkat daerah pertama dan salah satu yang terbaik di Indonesia, Paguyuban Putera-Puteri Maritim Indonesia Sumatera Barat (PPMI Sumbar) akan terus berkomitmen untuk mengirimkan perwakilan tebaik pada ajang Pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia yang rutin digelar setiap tahunnya, seperti disampaikan oleh Fedri Ramadhan, salah seorang founder paguyuban PPMI Sumbar sekaligus Dewan Penasehat Paguyuban PPMI Sumbar pada Sabtu (16/12/2023) di Jakarta.

PPMI Sumbar tahun ini berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan pada ajang Pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia 2023. Perwakilan Sumbar yang terdiri dari tiga pasang putera dan puteri atas nama Putri Nilam Sari, Annisa Pratiwi Salmi, Annisa Atika Irwan, Bima Satria Wahyudi, Furqon Sahna Ikhrami, dan Fajri Rusdi, berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Best Talent.

Selain itu, perwakilan Sumbar atas nama Furqon dan Nilam berhasil meraih gelar Runner-up II Putera Maritim Indonesia dan Runner-up II Puteri Maritim Indonesia tahun 2023. Pada Malam Talent Show, Perwakilan Sumbar memukau dengan penampilan Tari Piring yang dipersiapkan langsung oleh Putera Maritim Indonesia Pariwisata 2016, Fedri Ramadhan yang juga jebolan Sumatera Barat, bersama rekan koreografernya Didi Dandeska dan assiten koreografer Laura Louisee.

Fedri juga mengatakan, untuk mempertahankan prestasi yang telah terukir dari 7 tahun lalu, PPMI Sumbar berharap Pemprov Sumbar kembali mendukung peran dan aktivitasnya. Dukungan tersebut diharapkan agar lebih efektif dan berdampak signifikan untuk seluruh sektor maritim di Ranah Minang.

Sebelum malam puncak Pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia yang diadakan di Gedung Graha Jalapuspita pada tanggal 5 Desember 2023, 62 finalis yang berasal dari 19 provinsi di Indonesia menjalani karantina selama 10 hari di Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Pelatihan dan pembinaan diadakan secara militer, di bawah asuhan TNI Angkatan Laut dengan pemberian materi kemaritiman secara komprehensif yang diharapkan dapat membentuk generasi muda maritim yang sigap dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Malam puncaknya bertepatan dengan Hari Armada RI ke-78, turut dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali, Bapak Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhi Purdijatno, SH sebagai Pelindung Yayasan Putera-Puteri Maritim Indonesia, dan Ibu Anna Tedjo Edhi selaku Ketua Yayasan Putera-Puteri Maritim Indonesia, dan Juga tampak beberapa pejabat TNI Angkatan Laut lainnya.

Untuk mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia serta menuju Indonesia Emas 2045, PPMI Sumbar sejak tahun 2016 turut terjun langsung dan berperan aktif di masyarakat sebagai ujung tombak pemerintah. Salah satu program kerja PPMI Sumbar adalah pemberdayaan desa maritim yang berada di Pariaman yang bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat. PPMI Sumbar juga turut aktif dalam konferensi maritim nasional dan internasional, salah satunya melalui World Blue Carbon Conference dan Young Entrepreneurs Maritime Symposium.

Di ajang Pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia, PPMI Sumbar secara konsisten memberikan prestasi yang luar biasa, yaitu Runner-Up I Puteri Maritim Indonesia 2016, Putera Maritim Indonesia Pariwisata 2016, Runner-Up I Putera Maritim Indonesia 2017, Putera-Puteri Maritim Indonesia Best Talent 2017, Runner-Up II Puteri Maritim Indonesia 2018, Putera Maritim Indonesia Lingkungan 2018, Puteri Maritim Indonesia Favorit 2018, Puteri Maritim Indonesia Inovasi Teknologi 2022, serta Penampilan Kostum Terbaik III 2022.

“Putera-Puteri Maritim Sumatera Barat berkomitmen untuk terus menjadi ujung tombak pemerintah Sumbar dalam mewujudkan visi misi Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ungkap R Firdaus Gultom, panitia Pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia 2023 yang juga jebolan Sumatera Barat.

Lebih lanjut Shevyno Arras Ketua Paguyuban PPMI Sumbar saat ini, mengatakan, segenap Panitia Pemilihan PPMI Sumbar 2023 dan Keluarga Besar Paguyuban PPMI Sumbar mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas support dan bantuan seluruh pihak terkait dalam perjuangan PPMI Sumbar di Grandfinal Pemilihan Putera-Puteri Maritim Indonesia 2023, yang membawakan keberhasilan ini, khususnya kepada Pelindo, Mantiko Group Indonesia, Dekranasda Payakumbuh, Rendang Mala dan Usaha Eby, Azzwars Parfum Payakumbuh, Sanggar Satampang Baniah, MGi Academy, dan tentunya para panitia Pemilihan PPMI Sumbar 2023, yang terdiri dari Angkatan 2016 hingga 2022 yang sudah meluangkan waktu dan support Materi berminggu minggu untuk melakukan seleksi di tingkat provinsi.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

 

Keterangan Foto.

Raina Sav Jadi Pilihan Baru Penikmat Musik Indonesia dari Senada Digital

0
Raina Sav, jebolan Superkids Gen of Stars Senada Digital. (Dok. Istimewa)
Raina Sav, jebolan Superkids Gen of Stars Senada Digital. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Memiliki wajah imut menggemaskan, kehadiran penyanyi cilik Raina Sav mendapat perhatian tersendiri bagi para penikmat musik di Tanah Air. Jebolan Superkids – Gen of Stars asal Jakarta tersebut tengah mempersiapkan single ke empatnya yang berjudul Hijau Padi di Sawah, akan dirilis oleh label Senada Digital pada awal tahun 2024.

Raina Sav saat diwawancarai pada Jumat (15/12/2023) mengatakan, lagu Hijau Padi di Sawah merupakan karya lagu dari Rulli Aryanto. Lagu tersebut tentang rasa syukur dan gembira karena panen raya telah tiba. Kita bangga, karena negara kita mampu menghasilkan sendiri padi yang berlimpah untuk seluruh rakyat.

“Pastinya rasa bangga yang luar biasa karena bisa memiliki karya nyata. Selain itu, Raina juga merasa sangat bersyukur diberi kepercayaan dan kesempatan oleh label Senada Digital untuk membawakan lagu dari management. Raina senang sekali bisa berpartisipasi dalam memberi pengaruh positif untuk anak-anak lain supaya ikut membuat karya nyata. Raina juga merasa lebih percaya diri dalam kehidupan sehari-hari,” kata Raina Sav.

Raina Sav saat ini berusia 9 tahun. Raina lahir 30 Oktober 2014 di Kuwait, saat papanya sedang bertugas sebagai Atase Ketenagakerjaan pada KBRI di negara tersebut. Raina tinggal di Kuwait sampai masa tugas papanya selesai, yaitu tahun 2017.

Raina Sav anak dari Decky Haedar Ulum dan Ni Made Darmayanti Maharani, mereka tinggal di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Saat ini Raina bersekolah di SD Bakti Mulya 400 (Cambridge Program), Jakarta Selatan. Raina juga tercatat sebagai siswa di Classic Ballet, Grade 2, RAD Curriculum, Rockstar Academy, dan Taekwondo Kikuwon, Green Belt, EPRA Club, Jakarta Selatan, juga di Cheerleading, Starlight Team, Rockstar Academy, FCSI.

Selain bernyanyi, Raina Sav juga suka Kickboxing, Taekwondo, Ballet, Dancing, Art, and Craft. Berbagai prestasi berhasil diukir Raina, yaitu; (First Winner) Lower  Class Category, Indenpendence Day  Fashion Show, SD BM 400 Jakarta Selatan, (First Winner) Group Future Division, Twinies Ballet Category, Elite Championship 2023, Rockstar Academy, (First Winner) Group Future Division, Teens Cheerleading Category, Elite Championship 2023, Rockstar Academy, (First Winner) Group Future Division, Kids Ballet Category, Elite Championship 2022, Rockstar Academy, (Silver Medal) Indonesia Bigfest, Taekwondo Challenge, 2023, dan (First Winner) Group Challenger Division, Kids Ballet Category, Rockolympic 2023, Rockstar Academy.

Raina Sav sangat menyukai musik. Raina sangat suka bersenandung dimana saja dan kapan saja. Raina ingin bernyanyi sambil bermain musik. Raina ingin bisa bernyanyi seperti penyanyi-penyanyi opera. Bersama label musik Senada Digital, Raina Sav telah merilis tiga single, judulnya; Kusuka Masakan Mama, Hidupmu Penuh Arti, dan Berhati-hati, lewat program Superkids – Gen of Stars. Raina Sav juga sudah menyelesaikan single ke empat berjudul Hijau Padi di Sawah karya Rulli Aryanto.

Raina Sav sangat termotivasi oleh penyanyi cilik seperti Farrel, dan Tegar yang dulunya pengamen, tetapi mereka bisa membuktikan bahwa mereka bisa menjadi penyanyi yang baik di dunia entertainment. Sampai saat ini Raina masih berlatih bernyanyi dengan orang tuanya di rumah. Raina berencana mengikuti kursus vokal khusus, untuk melatih vokalnya agar lebih baik lagi, hanya saja masih belum menemukan guru yang pas yang sesuai dengan warna vokal Raina.

“Ayo teman-teman, mari kita isi waktu kita dengan kegiatan positif dan kreatif. Berusaha dan berjuang lebih keras, karena hanya dengan begitu kita bisa meraih sukses,” kata Raina Sav.

Pada kesempatan yang sama, Rulli Aryanto sebagai pemilik label musik Senada Digital mengatakan, Raina Sav anaknya sangat komunikatif. Raina punya talenta tidak hanya bernyanyi saja, tapi juga tekun di balet dan seni bela diri. Raina punya warna suara yang sangat khas, sesuai dengan kebutuhan dan genre yang dicari Senada Digital. Saat ini Senada Digital sedang mempersiapkan lagu yang akan menjadi Hits Single untuk Raina Sav dan pastinya akan menjadi kejutan di tahun 2024.

“Kalau bicara yang bagus dan punya warna kuat, banyak banget di jebolan Superkids Gen of Stars, tapi secara kebutuhan untuk hits yang akan kami rilis, Raina yang pas menurut saya dan team,” kata Rulli Aryanto.

Menurut Rulli Aryanto, secara teknik vokal Raina Sav masih terus perlu belajar, dan sudah jadi komitmen bagi Senada Digital bersama orang tuanya untuk terus memperlengkapi Raina Sav. Dunia rekaman beda dengan dunia festival maupun lomba, karena Senada Digital mencari warna vokal, kalau tentang teknik vokal itu sudah tanggung jawab dan kewajiban seorang artis untuk terus meningkatkan kualitas skill individunya, apalagi sudah masuk dunia profesional.

“Saya selalu percaya setiap manusia diciptakan sepaket dengan talentanya yang dititipkan oleh Tuhan. Jadi, setiap orang termasuk Raina punya kesempatan yang sama untuk berhasil dan sukses lewat talenta yang ia miliki, asal Raina tetap mau berproses, konsisten, tekun, dan bertanggung jawab. Jangan pakai karbitan, hehehe, pasti sampai tujuan,” kata Rulli Aryanto.

Link Youtube Music Raina Sav :

https://youtube.com/channel/UCf4zcF0fHarX4l4FMgYW6CQ?si=9ipqcq6JKUUKQLYx

Penulis : Muhammad Fadhli

Baby Boo Rilis Lagu “Kamu Gemoy”, Netizen Ramai Sematkan ke Akun Medsos Prabowo

0
Para personal grup girl band dangdut Baby Boo. (Dok. Istimewa)
Para personal grup girl band dangdut Baby Boo. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Di tengah semaraknya musik dangdut di Indonesia, grup girl band dangdut Baby Boo merilis lagu yang berjudul Kamu Gemoy. Lagu tersebut ditulis oleh CongQ Perwira bersama Mas Bruno. Sejak dirilis Baby Boo melalui rumah produksi Jwara Creative pada Senin (11/12/2023), netizen ramai menyematkannya ke akun media sosial Prabowo Subianto.

Para netizen bertanya-tanya, dilihat dari segi lirik, lagu Kamu Gemoy sepertinya pas sekali dengan Prabowo, Calon Presiden 2024. Apakah lagu tersebut memang permintaan dari beliau? Bisa dilihat dari tayangan YouTube beberapa komentator dan simpatisan  menyematkan lagu tersebut untuk Prabowo.

Safaah, Direktur Utama Jwara Creative saat diwawancarai pada Rabu (13/12/2023) mengatakan, Jwara Creative melihat kesempatan dalam sisi konsep dan lirik lagu yang lagi viral di dunia medsos. Jwara Creative  menjadikannya sebagai  judul lagu terbaru dari Baby Boo.

Meski terbilang baru, tetapi para personal Baby Boo kompak untuk mengadu kancah di industri musik indonesia. Para personal Baby Boo ada Widia Kalana, Inez, Katherine Oktavia, dan Lubna Hilwa.

“Suatu kebetulan saja di saat sekarang kami merilis lagu Kamu Gemoy. Lagunya ditulis oleh CongQ Perwira yang beberapa kali memproduseri penyanyi nasional,” kata Katherine dan Lubna, para personal Baby Boo.

Mas Bruno yang ikut menulis lagu Kamu Gemoy mengatakan, jumlah grup girl band dangdut sedikit di Indonesia. Dilihat dari music video, lagu Kamu Gemoy memang terasa sangat kekinian, bisa disaksikan di akun YouTube Nada Jwara. Mas Bruno berharap Baby Boo bisa menjadi idola masa kini.

“Awalnya dari iseng untuk bikin grup girl band bersama teman-teman dan akhirnya bertemu Jwara Creative, kami mantap untuk maju menjadi terbaik,” kata Widia Kalana.

Pada kesempatan yang sama Inez mengatakan, sebagai post Gen Z, Baby Boo selalu berkreasi dengan sangat baik. Baby Boo berkreasi dengan apa yang mereka punya di dunia entertainment.

Penulis : Muhammad Fadhli

Ferdinand Mirkovic Siap Rilis “Hari Ini, Esok Dan Nanti” Bersama Senada Digital

0
Ferdinand Mirkovic. (Dok. Istimewa)
Ferdinand Mirkovic. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Ferdinand Mirkovic, berusia 10 Tahun asal Jakarta punya talenta di berbagai bidang seni, seperti bermain keyboard, berakting, dan berolah vokal. Saat ini Ferdinand merupakan siswa dari Mutiara Bangsa 3 School, Jakarta. Melihat aura bintang yang dimilikinya, Senada Digital merekrut Ferdinand untuk menjadi artis penyanyinya. Bersama label musik tersebut, Ferdinand pada Minggu (17/12/2023) akan take vokal lagu yang akan menjadi hits single-nya berjudul Hari Ini, Esok dan Nanti.

Saat ini Ferdinand Mirkovic tengah menjalani workshop bersama Senada Digital untuk mempersiapkan take vokal Hari Ini, Esok dan Nanti. Label musik tersebut merencanakan Hits Single Ferdinand dirilis awal tahun 2024. Bersama Senada Digital lewat program SUPERKIDS GEN OF STARS, Ferdinand sebelumnya telah merilis tiga single; Lagu Bahagia, Ulang Tahunku dan Tak Hilang Harapan.

Ferdinand Mirkovic saat diwawancarai pada Sabtu (9/12/2023) mengatakan, motivasinya menekuni dunia seni berasal dari dirinya sendiri. Dengan menjadi seorang penyanyi, Ferdinand ingin membantu orang tuanya. Meskipun punya banyak bakat yang ditekuni, Ferdinand ingin menjadi penyanyi yang konsisten.

Ferdinand Mirkovic, kelahiran Jakarta, 23 November 2013 telah tampil di kaca televisi nasional. Ferdinand bermain peran di beberapa judul film, seperti; 1001 Legenda Bawang Merah Bawang Putih (MNCTV – Juli 2023, MNCTV), Film Pendek Silayang Sayang (April 2023 – TVRI), Film Pendek 3 anak pemberani (Juni 2023), Film Pendek Kelas Kosong (vidio.com, Sepetember 2023), dan Film Pendek Bumi Hancur (vidio.com – Oktober 2023).

Rulli Aryanto, pendiri Senada Digital pada kesempatan yang sama mengatakan, “Kembali satu anak asal Kota Jakarta, Ferdinand Mirkovic dipilih menjadi artis Senada Digital, basic-nya lebih ke latar belakang akting dan sudah beberapa kali terlibat dalam film dan beberapa series.”

Ferdinand Mirkovic telah merilis beberapa lagu bersama Superkids – Gen of Stars, program yang diadakan oleh Senada Digital. Akhirnya Ferdinand Mirkovic dipercaya membawakan Hari Ini, Esok dan Nanti karya Rulli Aryanto yang juga akan menjadi single hits Ferdinand. Musik lagu tersebut diproduseri oleh Tixxy dan akan dikemas dengan genre R&B.

Sebagai penulis lagu Hari Ini  Esok dan Nanti, Rulli Aryanto mengatakan lagu tersebut bertema motivasi dan ajakan untuk bersyukur dan bertanggung jawab atas setiap hal yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Rulli berharap, lagu Hari Ini, Esok Dan Nanti bisa menjadi pilihan baru untuk penikmat musik di Tanah Air dari semua segmen usia, karena lirik dari lagu tersebut tidak terfokus untuk usia tertentu.

Bagi Rulli Aryanto, bermodal good looking saja tidak cukup menurutnya, karena materi lagu, dan kemasan juga menentukan. Rulli menyadari, perlu proses yang tidak cepat, karena membangun image Ferdinand Mirkovic dari basic, secara kualitas, attitude, social media, branding perlu dikerjakan secara konsisten, dan juga perlu energi dan ketekunan yang panjang. Senada Digital dengan pihak orang tua Ferdinand sudah sepakat untuk bekerja secara bersama-sama.

“Kami tetap berharap Ferdinand bisa jadi publik figur yang bukan hanya bicara popularitas saja, tapi publik figur yang bisa dipertanggungjawabkan dari sisi karya, kehidupan pribadi, pendidikannya, dan attitude-nya, sehingga benar-benar bisa menjadi warna dan pilihan baru bagi penikmat musik Indonesia dan dunia,” kata Rulli Aryanto.

Link Lagu Bahagia dari Ferdinand Mirkovic : https://youtu.be/PrQm3laH1jg?si=oyxs339dzwiP-oWz

Penulis : Muhammad Fadhli

Kenneth Trevi Anak Twice Exceptional Rilis Lagu “Rapuh Jadi Utuh” Karya Rulli Aryanto

0
Kenneth Trevi anak Twice Exceptional rilis lagu Rapuh Jadi Utuh karya Rulli Aryanto. (Dok. Istimewa)
Kenneth Trevi anak Twice Exceptional rilis lagu Rapuh Jadi Utuh karya Rulli Aryanto. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Kenneth Trevi, bocah berusia 11 tahun di Kota Bandung sebagai penyandang Twice Exceptional dalam dirinya. Di tengah perjuangannya tersebut, Kenneth Trevi yang bernama panggilan Ken merilis lagu-lagu untuk memotivasi diri walau tumbuh kembangnya berbeda seperti anak-anak lainnya.

Saat ini Kenneth Trevi tengah mempersiapkan single ke tiganya yang berjudul Rapuh Jadi Utuh, karya lagu dari Rulli Aryanto. Senada Digital menargetkan Ken kelar jalani take vocal pada 7 Desember 2023. Label musik tersebut akan menutup tahun 2023 dengan merilis hits tersebut.

Kenneth Trevi saat diwawancarai pada Sabtu (2/12/2023) mengatakan, lagu Rapuh Jadi Utuh bercerita tentang Tuhan menciptakan manusia itu pasti lengkap dengan kelebihan dan kekurangan sesuai rencana-Nya. Walau sering kita merasa rencana-Nya tidak seperti yang kita mau, kita rapuh dan kadang merasa tidak sanggup. Tapi Tuhan selalu hadir lewat orang-orang baik yang ada di sekeliling kita untuk saling melengkapi  dan membuat kita menjadi kuat dan utuh, nikmati  setiap proses yang memang harus kita jalani, selalu bersyukur dan semua akan indah pada waktu-Nya.

Melalui lagu Rapuh Jadi Utuh, Kenneth Trevi ingin memotivasi teman-teman yang punya kondisi berkebutuhan khusus seperti dirinya, ataupun yang punya kebutuhan khusus dengan kondisi yang berbeda dengannya, karena Ken tahu sungguh tidak mudah dan akan sangat amat panjang perjalanannya. Lewat lagu, Ken ingin memberikan semangat buat mereka dan ingin mereka selalu percaya semua akan indah pada waktunya, asal kita selalu berusaha dan bersyukur.

Seperti dijelaskan Kenneth Trevi, selain bernyanyi Ken juga suka main beberapa alat musik. Kemampuan Ken bermain keyboard awalnya karena di rumahnya ada keyboard. Dari keyboard, lalu Ken kagum dengan grand piano. Kalau bisa main harmonika berawal dari keisengan mamanya belikan alat musik tiup tersebut.  Lalu Ken coba memainkan sendiri dan ternyata bisa, hingga jadi keterusan.

“Aku senang main piano karena aku punya perfect pitch gift dari Tuhan, dan aku punya mimpi ingin main grand piano di concert. Aku senang menyanyi karena aku punya mimpi ingin jadi penyanyi. Aku senang main harmonika karena aku bisa memainkannya tanpa belajar. Yang melatih aku bernyanyi dan main piano adalah Ms Prili,” kata Ken.

Menurut Kenneth Trevi, Twice Exceptional membuatnya kesulitan untuk berekspresi dalam bernyanyi. Ken kesulitan untuk mengelola dan mengendalikan kecemasannya yang sangat tinggi, kesulitan untuk menempatkan suatu emosi pada lagu. Dalam hal berkomunikasi pun Ken punya kesulitan berbahasa, baik bahasa lisan dan juga bahasa sosial.

Tapi Kenneth Trevi hingga saat ini masih mencari cara atau strategi yang pas supaya bisa lebih baik lagi. Ken selalu terus belajar untuk mengenal lebih banyak emosi, belajar berani, dan tidak menghindar dari situasi yang bikinnya cemas. Ken juga belajar untuk lebih sering berkomunikasi dengan banyak orang, walaupun kadang Ken butuh bantuan mama dan papanya.

“Untuk teman-temanku, selalu semangat yaa, walaupun kita  punya kesulitan dan kita terlihat berbeda, tapi kita boleh kok punya mimpi yang sama dengan teman-teman kita yang lain, bahkan mimpi yang lebih tinggi sekalipun. Yang penting kita harus selalu mau berusaha dan selalu mau belajar, mungkin 100 kali lipat lebih banyak dari yang lain. Capek? Pasti, lelah? Pasti. Istirahat sejenak, lalu berjuang lagi yaa. Tapi plissss jangan menyerah yaaa,” kata Ken.

Kenneth Trevi lahir di Bandung pada 23 Oktober 2012, dari pasangan Hendri Luis (Bandung),  dan Yuly (lahir di Medan dan besar di Padang). Lagu Rapuh Jadi Utuh akan menjadi single ke tiga Ken. Pada single perdana, Ken merilis lagu karya Aldy U, Indonesia Jangan Menyerah. Single ke duanya berjudul Hadapi Dengan Semangat, karya Rulli Aryanto.

Yuly, mamanya Kenneth Trevi pada kesempatan yang sama, mengatakan Ken saat berusia 1 tahun 3 bulan didiagnosa Gangguan Bahasa Ekspresif. Saat berusia 3 tahun, barulah Ken didiagnosa Twice Exceptional. Ken masih konsisten menjalani berbagai macam sesi terapi hingga saat ini.

Saat pertama menerima diagnosa, orang tua Kenneth Trevi menerimanya dengan ikhlas. Tanpa berlama-lama, mereka langsung ambil tindakan terapi. Terapi yang dilakukan adalah terapi perilaku, terapi wicara, terapi remedial, famakoterapi, dan juga ada sesi konseling psikolog untuk sosial emosinya.

“Ken mempunyai potensi kecerdasan (IQ) di atas rata-rata. Tapi di saat yang bersamaan, Ken juga mempunyai kesulitan belajar spesifik (dyslexia, diskalkuli, dysgraphia, dyspraxia) yang sangat berat, ditambah lagi punya kesulitan di area berbahasa, baik itu bahasa lisan, tulisan, dan bahasa sosial,” kata Yuly.

Kedua orang tua Kenneth Trevi selalu percaya Tuhan pasti “menyelipkan” suatu kelebihan istimewa dalam diri seseorang. Tinggal bagaimana kita menemukan “hidden gem” tersebut dalam diri seorang Anak Berkebutuhan Khusus, seperti Ken.

“Seiring berjalannya waktu, kami berproses dan berprogres dengan kesabaran, ketekunan, konsistensi dan “bergelut” dengan kesulitan-kesulitan yang melekat pada dirinya. Akhirnya, perlahan-lahan kami bisa melihat dan memunculkan kelebihan istimewa ini, yang tadinya kami pikir ini adalah kekurangan (rapuh), sekarang menjadi kelebihan (utuh) yang tidak akan kami sia-siakan,” kata Yuly.

Rulli “JNDRL” Ruliyanto yang juga merupakan salah seorang pemilik label musik Senada Digital mengatakan, saat ini Ken sedang proses workshop dan penggarapan musik oleh Tixxy sebagai Music Producer-nya, targetnya tanggal 7 Desember 2023 sudah selesai take vocal. Kalau semua berjalan lancar, Senada Digital akan menutup tahun 2023 dengan meluncurkan hits Rapuh Jadi Utuh dari Kenneth Trevi.

Seperti dikatakan Rulli Aryanto, proses produksi lagu-lagu Ken tetap berjalan secara natural saja, tetap dengan  konsep “bermain” musik. Proses produksi harus dijalani dengan senang, dan gembira.

“Jadi proses produksi, promosi kita lakukan dengan konsep “bermain”. Dengan harapan dari Ken sebagai artisnya dan kami sebagai labelnya juga akan enjoy menjalani setiap proses demi prosesnya. Dari awal kami sebagai label dengan orang tua Ken sepakat untuk berproses bersama dengan menjaga konsistensi Ken dalam merilis karyanya setiap bulan, lewat single hits maupun program reguler yang label sedang buat,” kata Rulli Aryanto.

Senada Digital akan tetap bekerja sama dengan guru vokal Kenneth Trevi yang selama ini menggali sisi teknik vokal Ken. Senada Digital sebagai label dan sebagai produsernya semaksimal mungkin memberikan materi lagu sesuai dengan warna dan memang karakter dari Ken.

“Tidak semua manusia diberikan kelebihan perfect pitch oleh Tuhan, dan secara musikalitas Ken di atas rata-rata dengan segala keterbatasan. Ken itu dyslexia berat, tapi faktanya Tuhan memampukan dia untuk bisa bernyanyi dan membawakan lagu dengan luar biasa, dan itu anugerah. Kami percaya ini hal yang harus disyukuri, wujud kami bersyukur dengan terus support Ken untuk mengeluarkan karya,” kata Rulli Aryanto.

Rulli Aryanto juga mengatakan, Kenneth Trevi merupakan salah seorang dari 300 artis penyanyi yang diproduksi Senada Digital dalam 5 bulan terakhir melalui program Superkids – Gen of Stars. Setiap anak punya kelebihan masing-masing.

“Tetapi memang akhirnya dari ratusan anak tersebut hanya beberapa anak yang kami manajemen label sepakat untuk bekerjasama lebih lanjut dikemas secara profesional sebagai artis Senada Digital. Kalau Superkids kan memang program yangg terbatas kami memberikan lagu saja dengan tujuan anak-anak punya karya dan bangga punya karya, hanya sebatas itu saja. Minimal kita sudah berikan edukasi proses rekaman sampai rilis tanpa ada ikatan secara manajemen secara eksklusif,” kata Rulli Aryanto.

Link videoklip lagu Hadari Dengan Semangat dari Kenneth Trevi : https://www.youtube.com/watch?v=wfL-Sr8BseQ

Penulis : Muhammad Fadhli