Beranda blog Halaman 45

WINGS Care Luncurkan Inovasi Baru SoKlin Biomatic, Detergen Cerdas dengan Teknologi AI Clean Tech Pertama di Indonesia

0
WINGS GROUP

binomedia.idJakarta. WINGS Group Indonesia melalui merek andalannya, SoKlin, kembali menghadirkan inovasi produk berkualitas tinggi bagi masyarakat Indonesia dengan meluncurkan SoKlin Biomatic berteknologi AI Clean Tech. Inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) ini menandai langkah maju SoKlin dalam menghadirkan solusi cerdas untuk kebutuhan mencuci di era modern. Dirancang khusus untuk mesin cuci front load maupun top load, SoKlin Biomatic memiliki formula rendah busa yang mencegah penumpukan berlebih agar mesin cuci bekerja optimal tanpa merusak sensor mesin. Diformulasikan dengan AI Clean Tech, SoKlin Biomatic mampu mendeteksi dan mengangkat noda tersembunyi secara efektif hanya dalam satu kali cuci, tanpa proses rendam dan kucek, sekaligus melindungi serat serta menjaga warna pakaian tetap cemerlang.

Seiring pesatnya perkembangan teknologi AI yang kini hadir di berbagai aspek kehidupan, mulai dari asisten virtual, sistem otomasi rumah, hingga perangkat smart home, kecerdasan buatan juga mulai merambah ke produk perawatan rumah tangga. Melihat tren dan kebutuhan akan solusi yang lebih cerdas, WINGS Care menghadirkan SoKlin Biomatic, detergen dengan AI Clean Tech pertama di Indonesia yang menawarkan pengalaman mencuci lebih efisien, efektif, dan pintar, selaras dengan gaya hidup konsumen modern masa kini.

Marketing Manager Fabric Care Category WINGS Group Indonesia, Joanna Elizabeth Samuel mengatakan, “SoKlin Biomatic diriset dan diformulasikan dengan bantuan teknologi AI, sehingga menghadirkan formulasi detergen yang efisien dalam proses pencucian. Inovasi AI Clean Tech pada detergen ini bekerja secara otomatis menyesuaikan berbagai jenis noda, kain, kondisi, serta suhu air yang berbeda. Formulasi ini juga telah teruji mampu menghilangkan noda darah, makanan, keringat, minyak, dan make-up dalam satu kali cuci. Dengan begitu, tidak dibutuhkan lagi proses tambahan seperti perendaman atau ngucek secara manual sebelum dimasukkan ke mesin cuci. Nyuci Effortless with SoKlin Biomatic AI Clean Tech.”

Salah satu hal paling menarik dari peluncuran varian terbaru ini adalah kehadiran SoKlin Biomatic Midnight Bloom, yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang gemar mencuci di malam hari. Tak hanya mengusung inovasi AI Clean Tech, varian ini juga dilengkapi dengan teknologi Zen Mood yang menghadirkan sensasi menenangkan setiap kali mencuci, memberikan efek relaksasi, dan membawa suasana zen ke dalam rumah. Keunggulannya pun semakin lengkap dengan kemampuannya mencegah bau apek, bahkan ketika pakaian dicuci di malam hari dan dijemur keesokan paginya, maupun saat dijemur di dalam ruangan.

Untuk memperkuat pesan inovasi dan gaya hidup modern ini, SoKlin Biomatic menggandeng Jang Hansol, kreator konten asal Korea yang dikenal luas di Indonesia melalui kanal Korea Reomit, sebagai Brand Ambassador SoKlin Biomatic. Sebagai seorang ayah muda yang aktif dan kerap memanfaatkan teknologi dalam kesehariannya, Jang Hansol dianggap mewakili semangat konsumen modern yang cerdas, dinamis, dan menghargai efisiensi.

Melalui kehadiran figur laki-laki seperti Jang Hansol, SoKlin juga ingin menegaskan bahwa kegiatan domestik bukan hanya menjadi tanggung jawab perempuan, melainkan aktivitas yang inklusif dan dapat dilakukan bersama, termasuk oleh para ayah modern yang peduli pada kebersihan dan kenyamanan keluarga.

“Kalau aku lihat ya, perkembangan teknologi, terutama AI, sekarang bener-bener ngebantu kehidupan sehari-hari. Di Korea sendiri AI tuh makin kenceng banget berkembangnya, dipakai di hampir semua jenis pekerjaan, bahkan sampai ada di elektronik dan peralatan rumah. Dan menurutku Indonesia juga lagi ke arah situ. Bahkan detergen aja sekarang bisa makin pintar lho. Iki epic pol! SoKlin Biomatic punya solusi smart wash lewat AI Clean Tech, yang bikin kegiatan nyuci jadi lebih gampang, lebih efisien, dan tetep bersih gak bau apek, mau nyuci siang atau malam pun gas terus pokok’e,” ujar Jang Hansol.

Kehadiran SoKlin Biomatic berbasis riset dan teknologi tinggi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen modern yang makin meningkat. Inovasi produk terbaru berkualitas tinggi dan ketersediaan produk yang dihadirkan oleh SoKlin Biomatic, sejalan dengan komitmen WINGS Group Indonesia dalam menyediakan kebaikan yang mudah dijangkau, agar tercipta kehidupan yang lebih baik. Life Keeps Getting Better with WINGS. (rls/sh)

ZINC Trail Run 2025 Sukses Besar di Bali, Ribuan Pelari Taklukkan Tantangan Pantai Pandawa

0
ZINC

binomedia.id Jakarta. Setelah sukses melaksanakan berbagai macam kegiatan event running, diantaranya ZINC Vertical Running di tahun 2013 dan 2014, Zinc Trail Run di tahun 2015, 2016, 2017 , 2018 dan yang terakhir di tahun 2023  di Ubud Bali. ZINC kembali sukses menggelar ZINC Trail Run tahun ini di Pantai Pandawa, Bali, Mengusung tema  “DARE YOU TO BE MORE”, acara ini bukan sekadar lomba lari biasa, melainkan pengalaman penuh tantangan, semangat, dan hiburan yang menyatu dalam keindahan alam Bali.

Tahun ini, ZINC Trail Run 2025 menghadirkan tiga kategori jarak lari: 7K “Cool Distance”, 14K “Booster Distance”, dan 34K “Amanzinc Distance”, para peserta akan melintasi jalur menanjak, pasir pantai, dan bebatuan karang.

“Pantai Pandawa menjadi saksi bagaimana energi positif menyatu dengan keberanian peserta untuk “DO MORE!”, melampaui batas diri tanpa khawatir ketombe, sesuai semangat ZINC Shampoo yang selalu mendukung gaya hidup aktif dan sehat”. ungkap Steven Sean, Brand Manager ZINC Shampoo.

6886defc fa6d 4196 8b35 360cfb110002 , , Binomedia

Acara ini tidak hanya diramaikan oleh pelari profesional dan komunitas olahraga, tapi juga diikuti oleh sejumlah publik figur. Salah satunya adalah Ditto Percussion yang merupakan seorang ironman finisher, “Walaupun saya sudah sering ikut event olahraga lari, ZINC Trail Run ini memiliki tantangan yang berbeda. Rutenya unik, atmosfernya seru, dan kombinasi medan pasir serta tanjakan memberikan pengalaman yang benar-benar berkesan,” kata Ditto yang tampil penuh semangat di garis finish.

Wendy Walters, content creator yang baru pertama kali mengikuti ajang trail run pantai,, juga membagikan kesan mendalamnya. “Saya belum pernah berlari di Pantai Pandawa sebelumnya, dan medan yang harus dilalui benar-benar di luar ekspektasi. Melewati jalanan mendaki dan menurun, lintasan pasir, sambil menikmati keindahan alam di sepanjang rute, membuat pengalaman ini terasa seru dan berbeda dari biasanya,” ungkap Wendy dengan antusias.

Acara ini semakin semarak dengan berbagai aktivitas pendukung yang membuat peserta betah berlama-lama di area race village. ZINC menghadirkan booth keramas gratis dengan shampoo ZINC Cool Booster untuk mendinginkan rambut dan kulit kepala ditengah cuaca pantai setelah berlari, aneka sajian kuliner lokal, serta hiburan musik yang menggugah semangat sejak pagi hingga siang  hari.

Total hadiah sebesar Rp 92.000.000 dibagikan kepada para pemenang dari masing-masing kategori pria dan wanita. Untuk kategori 34K, juara pertama membawa pulang Rp 10.000.000, sedangkan pemenang 14K mendapatkan Rp 5.000.000, dan 7K sebesar Rp 3.000.000. Tidak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada pelari kategori Master (usia di atas 41 tahun) untuk rute 14K dan 34K. Puncak acara ditutup dengan pembagian doorprize senilai total puluhan juta rupiah.

Pada kategori 34K, Habib Tiour dan Dian Pradina berhasil meraih posisi pertama dengan catatan waktu masing-masing 02 jam 35 menit dan 03 jam 41 menit. Di kategori 14K, kemenangan diraih oleh Octovianus Erwin Beke dan Rufina Guteri Ganggus, dengan waktu 00 jam 52 menit dan 01 jam 07 menit. Sementara pada kategori 7K, posisi teratas ditempati oleh Robertus Sikone dan Ni Ketut Cita yang menyelesaikan lomba dalam waktu 00 jam 27 menit dan 00 jam 31 menit

Untuk kategori Master (usia di atas 41 tahun), Thimo Kilberth dan Nani Hidayah berhasil menjadi juara pertama di lintasan 34K dengan catatan waktu masing-masing 03 jam 02 menit dan 04 jam 22 menit. Pada kategori 14K Master, gelar juara diraih oleh Denny dan Emily Roblin, yang menunjukkan performa konsisten dan semangat luar biasa hingga garis finis.

ZINC Trail Run 2025 bukan hanya tentang garis finis, tapi tentang keberanian mengambil tantangan, menikmati proses, dan membuktikan bahwa setiap orang bisa melakukan lebih “DO MORE!” tanpa terganggu masalah rambut seperti ketombe. Kesuksesan acara ini menandai komitmen ZINC untuk terus menghadirkan event-event yang lebih menantang dan inspiratif kedepannya.

Selaras dengan semangat tersebut, ZINC Trail Run 2025 juga mengajak peserta untuk “DO MORE” terhadap lingkungan melalui kampanye #PilahDariSekarang bersama Yayasan WINGS Peduli. Dalam inisiatif ini, terdapat edukasi pemilahan sampah melalui game interaktif untuk meningkatkan kesadaran memilah sampah dari rumah serta menyediakan tempat sampah terpilah untuk kategori organik, plastik, kertas, dan residu, yang tersebar di sepanjang race pack collection, race track hingga race village.

Melalui kolaborasi dengan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) di Desa Kutuh, Pandawa, semua sampah yang terkumpul dikelola berdasarkan jenisnya. Rangkaian upaya ini menjadi bentuk nyata komitmen ZINC dalam mendukung gaya hidup aktif yang sehat bagi tubuh, tetapi juga ramah bagi lingkungan. (rls/sh)

Indosat Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan Lewat Teknologi AI: Blokir Lebih dari 200 Juta Panggilan Berisiko

0
INDOSAT

Binomedia.idJakarta. Di tengah meningkatnya ancaman kejahatan digital, maraknya panggilan spam, dan pesan penipuan yang merugikan masyarakat, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memperkuat langkah proteksi pelanggan dengan menerapkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) di jaringan telekomunikasinya.

Sejak diluncurkan pada 7 Agustus 2025, fitur Anti-Spam dan Anti-Scam milik Indosat telah berhasil memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko, memberikan peringatan pada lebih dari 90 juta pesan mencurigakan, dan melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan setiap bulan dari potensi penipuan digital.

Inovasi ini menjadi bagian dari AIvolusi5G, sinergi antara AI dan jaringan 5G yang dikembangkan Indosat untuk menghadirkan pengalaman digital yang aman, inklusif, dan memberdayakan. Teknologi ini bekerja otomatis di tingkat jaringan tanpa memerlukan aplikasi tambahan atau perangkat khusus dari pengguna.

Ancaman Penipuan Digital Meningkat

Laporan GASA State of Scams in Indonesia 2025 menunjukkan bahwa 66% orang dewasa di Indonesia mengalami upaya penipuan digital dalam setahun terakhir. Dari angka tersebut, 14% di antaranya mengalami kerugian finansial dengan total mencapai Rp49 triliun (sekitar USD 3,3 miliar).

Sebagian besar modus penipuan terjadi melalui pesan langsung seperti SMS dan aplikasi perpesanan instan. Tak hanya kerugian finansial, 51% korban juga mengaku mengalami stres akibat insiden tersebut, menegaskan pentingnya perlindungan digital yang proaktif.

Teknologi AIvolusi5G untuk Keamanan Digital

Menurut Bilal Khazmi, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, teknologi ini hadir untuk memberikan rasa aman bagi seluruh pelanggan, termasuk mereka yang kurang familier dengan teknologi.

“Teknologi ini dirancang agar pelanggan dari berbagai usia bisa menjelajahi dunia digital dengan lebih percaya diri. Dengan konektivitas andal, produk terjangkau, dan perlindungan kuat, kami berkomitmen menghadirkan pengalaman digital kelas dunia yang menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” ujar Bilal.

Data internal Indosat mencatat lebih dari 290 juta panggilan spam telah terdeteksi di jaringan VoLTE. Bila diekstrapolasi, sejak peluncuran fitur ini, tercatat lebih dari 500 juta SMS dan panggilan spam atau scam berhasil diidentifikasi, termasuk 110 juta pesan penipuan (fraudulent).

Meski belum sepenuhnya mampu memblokir seluruh ancaman, sistem peringatan dini ini terbukti efektif dalam menekan risiko kerugian dan meningkatkan kewaspadaan digital masyarakat.

SATSPAM dan TRI AI: Perlindungan untuk Semua Pelanggan

Melalui merek IM3, Indosat menghadirkan SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam) yang terdiri dari dua versi:

SATSPAM BASIC, aktif otomatis untuk seluruh pengguna prabayar IM3 dengan paket data aktif.

SATSPAM+, menawarkan perlindungan lanjutan dengan kemampuan mendeteksi tautan berbahaya.

Sementara bagi pelanggan Tri, perlindungan hadir lewat TRI AI: AntiSpam/Scam, yang menampilkan deteksi visual dengan tiga kode warna: toska untuk Nomor Aman, kuning untuk Nomor Tidak Dikenal, dan merah untuk Nomor Berisiko.

Selain itu, pengguna IM3 dan Tri dapat mengakses fitur tambahan Plus+ melalui aplikasi myIM3 dan bima+. Fitur ini memberikan peringatan SMS, pop-up notifikasi berwarna, dan ringkasan panggilan untuk nomor mencurigakan.

Edukasi dan Prinsip Zero Trust

Indosat menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi digital. Prinsip Zero Trust — tidak langsung percaya dan selalu memverifikasi — menjadi dasar dalam pengembangan fitur ini.

Dengan kombinasi teknologi AI, jaringan 5G, dan edukasi keamanan siber berkelanjutan, Indosat berupaya tidak hanya melindungi pelanggan, tetapi juga membangun ketahanan dan kepercayaan masyarakat di era konektivitas tanpa batas.

Langkah ini sejalan dengan misi Indosat Ooredoo Hutchison untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia yang menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia. (why)

Antusiasme Penonton Memuncak, 3.000 Tiket Gala Premiere “Danyang Wingit Jumat Kliwon” Ludes dalam Hitungan Jam

0
“Danyang Wingit Jumat Kliwon

Binomedia.id Jakarta. Antusiasme penonton terhadap film “Danyang Wingit Jumat Kliwon” memuncak. Hanya dalam hitungan jam setelah konferensi pers digelar, pada Sabtu(8/11) berlokasi di Epicentrum XXI, Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Lebih dari 3.000 tiket Gala Premiere film tersebut resmi terjual habis. Fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa gelombang film horor berbasis kultur Nusantara terus mendapatkan tempat istimewa di hati penonton tanah air.

Diproduksi oleh Khanza Film Entertainment, film ini digarap oleh Agus Riyanto yang merangkap sebagai sutradara sekaligus produser, dengan naskah karya Dirmawan Hatta. Mengusung tema ritual dan mitologi danyang—penjaga gaib dalam tradisi Jawa—film ini memadukan unsur mistis dan drama psikologis.

“Danyang Wingit Jumat Kliwon bukan hanya menampilkan sosok-sosok gaib, tapi juga menyingkap teror dari dalam diri manusia sendiri—dari ambisi dan keputusan yang rapuh,” ungkap Agus Riyanto. Menurutnya, film ini menyoroti pesan moral bahwa hasrat akan kekuasaan dan keabadian dapat mengikis akal sehat, hingga manusia sendiri menjadi lebih menakutkan dari iblis yang mereka takuti.

Aktris Celine Evangelista memerankan karakter utama bernama Citra, keponakan dari Mbok Ning, asisten setia Ki Mangun. Citra direkrut menjadi sinden baru di sebuah padepokan, namun tanpa disadari, ia justru dipersiapkan sebagai tumbal terakhir dalam ritual keabadian.

Untuk mendalami perannya, Celine melakukan riset intensif ke dunia kesenian tradisional. “Saya menonton pertunjukan wayang langsung, belajar nembang, dan berlatih dengan acting coach. Nembang itu sulit, tapi justru di situ tantangannya. Saya ingin penonton juga lebih peduli terhadap kesenian tradisional kita,” ujarnya.

Agus Riyanto menambahkan, film ini tidak bermaksud memperkuat sisi mistis dari budaya lokal, melainkan menempatkan nilai budaya di atas mistisisme. “Kami ingin penonton keluar dari bioskop dengan membawa pesan bahwa wayang adalah budaya yang indah dan layak diwariskan, bukan hal mistis yang disalahgunakan untuk tujuan buruk,” tegasnya.

Dengan pendekatan tersebut, Danyang Wingit Jumat Kliwon tidak sekadar menghadirkan teror dari dunia tak kasat mata, melainkan juga menggali konflik keluarga dan konsekuensi moral dari ritual tradisi, menjadikannya kisah yang personal, berlapis, dan relevan.

Ludesnya ribuan tiket Gala Premiere menjadi validasi awal bahwa perpaduan antara horor tradisional dan drama psikologis ini memiliki daya pikat kuat. Film ini diprediksi akan menjadi salah satu titik balik kebangkitan horor budaya Indonesia di layar lebar. (why)

Resmikan Gedung Baru, Menteri Agama Apresiasi Semangat PRI Membangun Politik Jujur dan Kepentingan Rakyat

0
Suasana acara peresmian gedung baru PRI di Jakarta Selatan. (Dok. Istimewa)
Suasana acara peresmian gedung baru PRI di Jakarta Selatan. (Dok. Istimewa)

Binomedia — Partai Rakyat Indonesia (PRI) menggelar acara peremian gedung barunya di Jalan Sultan Agung, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu, 8 November 2025. Menteri Agama Dr. H. Nazarudin Umar hadir memberikan apresiasi terhadap semangat PRI dalam membangun politik yang berlandaskan nilai-nilai kejujuran dan kepentingan rakyat.

Nazarudin Umar menyampaikan doa agar Partai Rakyat Indonesia terus membawa manfaat bagi bangsa dan menjadi wadah positif bagi kaum muda untuk menyalurkan aspirasi politiknya. Peresmian tersebut menjadi tonggak penting dalam langkah PRI memperkuat peran politik rakyat dan generasi muda di tengah pembangunan demokrasi nasional.

Acara peresmian turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk Ketua Umum PRI M. Nazarudin, serta Sekretaris Jenderal PRI Aditya Yusma. Dalam sambutannya, Aditya Yusma menegaskan bahwa PRI lahir dari semangat perjuangan rakyat untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto secara konstruktif dan penuh tanggung jawab.

“Partai Rakyat Indonesia ini adalah bentuk nyata dari apa yang telah kami lakukan sebelumnya dalam mendukung Presiden Prabowo. Kami ingin mengajak generasi muda untuk belajar, terlibat, dan berkontribusi dalam memperkuat demokrasi bangsa,” ujar Aditya Yusma.

Aditya Yusma juga mengatakan, PRI akan memfokuskan langkah politiknya pada pendidikan politik. Langkah tersebut diwujudkan melalui program Sekolah Politik Rakyat dan pengembangan kader melalui program Hasta Cipta.

Ketua Umum PRI, M. Nazarudin, menegaskan bahwa partainya memiliki visi dan misi yang sejalan dengan program-program pemerintah. Ia menyampaikan bahwa PRI mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo di bidang kesehatan, penguatan pesantren, hingga penghapusan utang nelayan.

“Harapan kami, demokrasi Indonesia semakin matang, rakyat sejahtera, dan negara semakin maju,” ujarnya.

Peresmian gedung baru tersebut menandai babak baru PRI dalam memperluas kiprah politiknya. Dengan semangat kolaborasi, pendidikan politik, dan kesejahteraan rakyat, Partai Rakyat Indonesia berkomitmen menjadi bagian dari perubahan positif menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.

Penulis: Muhammad Fadhli

Betadine Kolaborasi Bersama PMI Lewat Kampanye “30 Detik Antistop”

0
BETADINE

binomedia.idJakarta. Dalam rangka memperingati World First Aid Day 2025, Betadine Indonesia memperkuat komitmennya selama lebih dari lima dekade dalam melindungi kesehatan keluarga Indonesia melalui kampanye edukatif bertajuk “30 Detik Antistop”. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penanganan luka yang cepat dan tepat dalam 30 detik pertama, periode krusial untuk mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan.

Kampanye ini diwujudkan melalui kegiatan First Aid Training yang digelar bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Utara, sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat tentang praktik pertolongan pertama yang benar dan mudah diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Menurut data Riskesdas 2013, sebanyak 35,2% rumah tangga di Indonesia menyimpan obat untuk pengobatan mandiri, termasuk penanganan luka, tanpa panduan medis yang tepat. Sementara itu, studi lain menunjukkan bahwa lebih dari 76% masyarakat belum mengetahui cara menangani luka bakar yang benar, dan 59% di antaranya masih menggunakan pasta gigi, praktik keliru yang justru dapat memperparah kondisi luka.

743d8306 8d30 4067 bc06 cf137df61529 , , Binomedia

Edukasi Praktis, Interaktif, dan Inklusif

Melalui pelatihan yang dipandu oleh trainer bersertifikat dari PMI, peserta diperkenalkan pada langkah-langkah pertolongan pertama yang aman dan efektif, mulai dari pembersihan luka ringan hingga tindakan darurat dasar.

Pelatihan ini juga menghadirkan jingle edukatif “30 Detik Antistop”, yang dikemas secara ringan dan interaktif untuk memperkuat pesan utama kampanye: bahwa siapa pun dapat melakukan penanganan luka dengan benar kapan pun dan di mana pun.

Kegiatan ini turut melibatkan anggota PKK Kelurahan Menteng Dalam dan komunitas ojek online (Ojol) sebagai perwakilan masyarakat yang aktif di lapangan. Kehadiran media dalam kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas jangkauan pesan edukatif agar semakin banyak keluarga memahami pentingnya langkah pertama dalam pertolongan luka.

20d19702 3692 419a b7f9 495db86c4b6e , , Binomedia

Komitmen Betadine dan PMI untuk Kesehatan Keluarga Indonesia

“Selama lebih dari 50 tahun, Betadine telah menjadi bagian dari keluarga Indonesia, menghadirkan solusi antiseptik yang aman, efektif, dan terpercaya,” ujar Yulias Rachmatika, Head of Marketing iNova Pharmaceuticals Indonesia.
“Melalui kampanye 30 Detik Antistop, kami ingin mengingatkan bahwa 30 detik pertama setelah terjadi luka merupakan momen sederhana namun sangat penting untuk mencegah infeksi. Kolaborasi dengan PMI dan PKK Menteng Dalam ini menjadi langkah nyata kami untuk menjadikan edukasi kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, agar setiap keluarga Indonesia bisa tetap sehat, aktif, dan unstoppable,” tambahnya.

Senada dengan itu, Rijal, Ketua PMI Kota Jakarta Utara, menyampaikan, “PMI terus berupaya memperluas edukasi pertolongan pertama agar semakin mudah dipahami dan diterapkan masyarakat. Melalui kolaborasi bersama Betadine, kami ingin menunjukkan bahwa belajar menangani luka bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Inisiatif seperti 30 Detik Antistop sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran keluarga Indonesia dalam menjaga kesehatan.”

Lebih dari Sekadar Antiseptik

Sebagai produk berbasis Povidone-Iodine, Betadine telah menjadi solusi antiseptik terpercaya bagi jutaan keluarga di Indonesia. Namun, melalui kampanye ini, Betadine menegaskan peran lebih luasnya—tidak hanya sebagai produk penyembuh luka, tetapi juga sebagai mitra edukasi kesehatan keluarga.

Dengan semangat “Unstoppable Family”, Betadine bersama iNova Pharmaceuticals berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi produk dan edukasi publik yang memberdayakan masyarakat agar selalu siap menghadapi tantangan kesehatan sehari-hari—mulai dari luka ringan hingga perawatan dasar di rumah. (sh)

Sekjen PRI Aditya Yusma Sorot Pentingnya Peranan Generasi Muda dalam Memperkuat Demokrasi Indonesia

0
Sekjen PRI Aditya Yusma menyorot pentingnya peranan generasi muda dalam memperkuat demokrasi Indonesia. (Dok. Istimewa)
Sekjen PRI Aditya Yusma menyorot pentingnya peranan generasi muda dalam memperkuat demokrasi Indonesia. (Dok. Istimewa)

BINOMEDIA — Sekretaris Jenderal Partai Rakyat Indonesia (PRI) Aditya Yusma menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat demokrasi Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam pidatonya saat peresmian gedung baru PRI di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu, 8 November 2025.

Aditya Yusma menegaskan bahwa PRI berupaya membangun partisipasi politik kaum milenial melalui wadah pembelajaran politik bernama Sekolah Politik Rakyat. Menurutnya, peningkatan kesadaran politik di kalangan muda akan menjadi fondasi bagi demokrasi yang lebih berkualitas.

Acara peresmian gedung baru PRI dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Menteri Agama Dr. H. Nazarudin Umar, dan Ketua Umum PRI M. Nazarudin. Pada kesempatan tersebut, Aditya Yusma menjelaskan, PRI resmi berdiri pada 8 Agustus 2025. PRI memilih tanggal pendiriannya dengan simbolisme khusus, angka 08, merujuk pada Presiden Prabowo Subianto sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia.

Aditya Yusma juga menegaskan komitmen PRI untuk mendukung penuh seluruh program pemerintahan. Salah satu program yang menjadi fokus dukungan adalah Hasta Cipta, yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kata sambutannya, Ketua Umum M. Nazarudin menyampaikan bahwa PRI ingin menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan nasional. Ia menegaskan dukungan partai terhadap kebijakan Presiden Prabowo di berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan pesantren, hingga penghapusan utang nelayan.

“Kami ingin rakyat merasakan hasil pembangunan secara nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Agama Dr. H. Nazarudin Umar memberikan pandangan positif terhadap semangat PRI yang dinilai membawa gagasan politik santun dan berorientasi rakyat. Ia menekankan bahwa meskipun tidak dapat terlibat langsung dalam kegiatan politik praktis, Kementerian Agama tetap mendukung segala upaya yang membawa kebaikan bagi bangsa.

Peresmian gedung baru PRI ini menandai langkah awal partai dalam mengokohkan posisinya di kancah politik nasional. Dengan menonjolkan nilai kolaborasi dan pendidikan politik, PRI diharapkan dapat menarik simpati generasi muda serta memperkaya dinamika demokrasi Indonesia.

Penulis: Muhammad Fadhli

TemanHebat Records Resmi Buka Pendaftaran Audisi “Dyslexia Festival”

0
TemanHebat Records buka audisi Dyslexia Festival, kesempatan bagi anak disleksia di seluruh Indonesia untuk jadi penyanyi. (Dok. Istimewa)
TemanHebat Records buka audisi Dyslexia Festival, kesempatan bagi anak disleksia di seluruh Indonesia untuk jadi penyanyi. (Dok. Istimewa)

Binomedia — Disleksia bukan lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk menyalurkan bakat di dunia musik. Sebuah label musik di Kota Bandung, TemanHebat Records, pada Sabtu, 8 November 2025 resmi membuka pendaftaran gratis untuk mengikuti “Dyslexia Festival”, program pencarian penyanyi khusus bagi anak-anak dengan disleksia di seluruh Indonesia.

Salah satu pemilik TemanHebat Records, Moms Yuly, mengatakan bahwa Dyslexia Festival menjadi langkah nyata untuk menciptakan ruang inklusif di industri musik Tanah Air. Program tersebut menjadi tempat di mana perbedaan justru menjadi kekuatan untuk berkarya. TemanHebat Records ingin menunjukkan bahwa disleksia bukanlah penghalang untuk berkarya, melainkan bagian dari perjalanan unik menuju penemuan potensi diri yang luar biasa.

“Dyslexia Festival berawal dari keinginan tulus untuk memberi ruang ekspresi bagi anak-anak dengan disleksia. Ia dan timnya ingin membuktikan bahwa setiap anak memiliki potensi, asalkan diberi kesempatan dan dukungan yang tepat,” ujar Moms Yuly.

Menurutnya, perjalanan anak-anak disleksia tidaklah mudah karena setiap individu memiliki tingkat kondisi yang berbeda-beda. Ada yang berada pada derajat ringan, sedang, bahkan berat, dan masing-masing menghadapi tantangan besar dalam memahami diri mereka sendiri. Banyak dari mereka yang kerap disalahartikan, dianggap tidak mampu, atau bahkan diremehkan, padahal di balik perjuangan mereka terdapat kekuatan luar biasa yang belum tersentuh.

Moms Yuly menegaskan bahwa menemukan potensi anak disleksia bukanlah proses singkat. Mereka harus melewati banyak hal, menata perilaku, mengatur emosi, dan melawan rasa tidak percaya diri sebelum akhirnya potensi itu bisa muncul ke permukaan. Proses tersebut panjang, penuh tantangan, dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Bahkan ketika potensi itu sudah mulai terlihat dan kami bantu kelola, bukan berarti jalan mereka jadi lebih mudah. Dyslexia itu bukan sekadar gangguan belajar biasa. Ini adalah very complex neurodevelopmental disorder, dan karena itulah kami merasa penting memberi apresiasi atas perjuangan mereka. Mereka layak untuk didengar, dihargai, dan dirayakan,” ujar Moms Yuly.

Program Dyslexia Festival bukan sekadar ajang pencarian bakat, tetapi juga ruang terapi kreatif bagi anak-anak dengan disleksia. Melalui musik dan bernyanyi, anak-anak diajak mengenali kekuatan diri mereka sekaligus mengasah berbagai kemampuan penting.

“Setiap anak disleksia punya cara unik untuk belajar dan berkomunikasi. Kami ingin mengubah cerita hidup mereka, dari rasa tidak percaya diri menjadi kebanggaan karena bisa berkarya,” jelas Moms Yuly.

Dalam prosesnya, bernyanyi membantu anak-anak melatih fokus, daya ingat, ritme, emosi, hingga koordinasi tubuh. Mereka juga belajar bekerja dalam tim, berinteraksi secara positif, serta memahami bahwa hasil yang sempurna bukanlah tujuan utama, yang penting adalah proses yang mereka jalani. Melalui panggung dan karya, mereka diharapkan tumbuh lebih percaya diri karena tahu bahwa suara mereka berarti.

Melalui Dyslexia Festival, TemanHebat Records ingin mengirim pesan kuat kepada masyarakat luas. Bahwa setiap anak, apapun kondisinya, berhak untuk dipercaya, diberi ruang, dan dicintai tanpa syarat. Program tersebut menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat untuk melihat anak-anak disleksia bukan hanya dari kesulitannya, tetapi juga dari potensi luar biasa yang mereka miliki.

“Ya, benar bahwa kesulitan mereka tetap harus dibantu agar bisa berkembang lebih baik. Namun di balik itu, ada talenta yang sering tidak terlihat. Kalau kita tidak memberi kesempatan, kita bisa kehilangan generasi hebat yang sebenarnya punya banyak hal untuk dibagikan lewat karya mereka,” ungkap Moms Yuly.

Moms Yuly berharap masyarakat dapat memberikan “ruang kecil” di hati mereka untuk mengapresiasi anak-anak disleksia dengan cara yang sama seperti anak-anak lainnya. Melalui apresiasi tersebutlah kepercayaan diri mereka tumbuh, dan dari sanalah lahir keberanian untuk terus berkarya.

Program Dyslexia Festival tidak berhenti di tahun 2025. TemanHebat Records memiliki visi jangka panjang untuk menjadikan program tersebut sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan. Dengan dukungan berbagai pihak, festival tersebut diharapkan dapat menjadi wadah permanen bagi anak-anak disleksia untuk terus mengembangkan diri dan menginspirasi banyak orang.

“Tentu kami ingin festival ini terus berjalan, bukan hanya satu kali. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi antara orang tua, pendidik, profesional, komunitas, dan pihak-pihak yang peduli, Dyslexia Festival akan menjadi gerakan yang membawa perubahan nyata. Karena setiap anak, meski berbeda, tetap berhak untuk bersinar,” kata Moms Yuly.

TemanHebat Records juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam keberhasilan anak-anak disleksia. Menurut Moms Yuly, perjalanan anak dengan disleksia adalah perjalanan keluarga, bukan perjuangan satu orang saja.

“Di program ini, kami ingin orang tua ikut terlibat, bukan sekadar penonton. Ketika anak-anak tahu bahwa keluarganya mendukung dan bangga pada setiap langkah mereka, mereka akan tumbuh jauh lebih percaya diri. Kami ingin festival ini menjadi rumah kedua bagi mereka untuk terus belajar, berproses, dan berkarya,” jelasnya.

Dalam wawancara terpisah, Rulli Aryanto, yang juga merupakan pemilik TemanHebat Records, menjelaskan mekanisme seleksi peserta. Prosesnya sederhana namun selektif. Peserta cukup mengirimkan video bernyanyi melalui WhatsApp ke 0815-3275-0907 dengan lagu pilihan bebas. Tim juri akan menilai dari karakter vokal dan kekuatan ekspresi yang sesuai dengan lagu yang disiapkan oleh label.

“Kalau ada anak yang punya warna vokal kuat dan khas, kami bahkan siap menciptakan lagu baru khusus untuk mereka. Setelah proses seleksi, 10 penyanyi terpilih akan diumumkan dan video mereka akan diunggah ke akun Instagram resmi @dyslexiafestival dan @temanhebatrecords,” kata Rulli.

Rulli menambahkan bahwa proses rekaman akan dilakukan di studio TemanHebat Records yang berlokasi di Bandung dan Jakarta. Namun, bagi peserta dari luar kota, proses rekaman bisa dilakukan secara daring dengan bimbingan langsung dari tim produksi. Sebelum rekaman dimulai, peserta juga akan mendapat sesi pengarahan dan latihan vokal yang didukung oleh BELAJARMUSIKS by Senada Digital Records.

TemanHebat Records telah menyiapkan jadwal rilis yang terstruktur. Pengumuman 10 peserta terpilih akan dilakukan pada 31 Desember 2025. Proses produksi akan dimulai pada Februari 2026, dan hasil karya mereka dijadwalkan untuk dirilis pada Maret 2026.

Peluncuran hasil rekaman akan digelar di dua kota besar, yaitu Jakarta dan Bandung, sebagai bentuk apresiasi kepada anak-anak yang telah berjuang. Rulli menegaskan bahwa launching tersebut bukan sekadar acara musik, tetapi juga perayaan semangat, keberanian, dan keunikan setiap anak yang berpartisipasi.

Lebih lanjut Rulli mengatakan, TemanHebat Records adalah label musik berbasis di Bandung yang berfokus pada pengembangan talenta muda dan program inklusif di bidang musik. Dengan semangat untuk membuka peluang bagi semua kalangan, TemanHebat Records terus menciptakan wadah kreatif yang memberdayakan anak-anak dan komunitas dengan berbagai latar belakang, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus seperti disleksia.

Penulis: Muhammad Fadhli

Kolaborasi Medis Korea–Indonesia 2025: Inovasi Ortopedi 3D Printing dan Bedah Saraf Minim Invasif

0
Kolaborasi Medis Korea–Indonesia 2025 Inovasi Ortopedi 3D Printing dan Bedah Saraf Minim Invasif

Binomedia.id – Lonjakan kasus nyeri punggung kronis dan cedera tulang belakang menjadi tantangan besar di dunia kesehatan, termasuk di Indonesia. Menjawab hal ini, Gyeonggi International Medical Association (GIMA) bersama Korea Medical Devices Association (KMDA) menggandeng mitra Indonesia untuk memperkuat kolaborasi medis melalui seminar internasional bertajuk “KOREA–INDONESIA 2025 Medical Collaboration: Neurosurgery & Orthopedic Care.”

Acara yang digelar secara hybrid di Klinik Artikulaar, Jakarta Selatan, ini dihadiri ratusan profesional kesehatan lintas bidang — mulai dari dokter ortopedi, ahli bedah saraf, rehabilitasi medik, hingga manajemen rumah sakit. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis mempercepat transfer ilmu, teknologi medis, dan standar praktik klinis terkini di bidang muskuloskeletal dan neurologi.

Kasus Nyeri Punggung Meningkat, Indonesia Perlu Solusi Modern

Menurut Global Burden of Disease Study 2021, nyeri punggung bawah (low back pain) merupakan penyebab utama disabilitas di seluruh dunia.
Di Indonesia, jumlah penderita meningkat signifikan akibat gaya hidup sedentari, kurangnya aktivitas fisik, serta peningkatan usia harapan hidup.

“Melalui forum ini, kami ingin membangun jembatan kolaborasi berkelanjutan antara tenaga medis Indonesia dan Korea Selatan. Tujuannya agar layanan kesehatan kita semakin berkualitas dan berbasis teknologi modern,” ujar dr. Alif Noeriyanto Rahman, Sp.OT, Komisaris Klinik Artikulaar Orthopedic.

Inovasi 3D-Printed Titanium Cage: Era Baru Pengobatan Personalisasi

Salah satu fokus utama seminar ini adalah inovasi Epiphyseal Supporting Customized 3D-Printed Titanium (3DP-Ti) Cage for TLIF — teknologi implan ortopedi berbasis 3D printing yang dirancang sesuai anatomi pasien.
Teknologi ini membuka jalan menuju pengobatan personalisasi (personalized treatment) di dunia ortopedi.

Selain itu, turut diperkenalkan prosedur Lumbar Epideuroneurolysis, metode terapi minimal invasif untuk menangani stenosis kanal lumbal tanpa operasi terbuka.
Pendekatan ini menurunkan risiko komplikasi, mempercepat pemulihan, dan mengurangi rasa nyeri pasca-tindakan.

“Inovasi seperti personalisasi implan 3D dan teknik minimal invasif memberikan manfaat nyata bagi pasien — nyeri lebih ringan, risiko lebih kecil, dan pemulihan lebih cepat,” jelas dr. Muhamad Aulia Rahman, Sp.BS-FTB, FINSS, dari Primaya Hospital Bekasi Timur.

Pakar Korea dan Indonesia Bahas Masa Depan Bedah Saraf

Acara ini turut menghadirkan para pakar dari kedua negara, di antaranya:

Dr. Na Hwa Yeop, MD, PhD – Direktur Bedah Ortopedi, Bundang Jaesaeng Hospital, Korea Selatan

Prof. Im Soo Bin, MD, PhD – Departemen Neurosurgery, Soonchunhyang University Bucheon Hospital

Seo Kyeong Jin – Perwakilan Pemerintah Provinsi Gyeonggi

dr. Alif Noeriyanto Rahman, Sp.OT – Klinik Artikulaar Orthopedic

dr. Muhamad Aulia Rahman, Sp.BS-FTB, FINSS – RISEandSPINE Primaya Hospital Bekasi Timur

“Pertukaran keahlian ini memungkinkan kami membawa teknik bedah saraf terkini ke Indonesia. Banyak pasien yang sebelumnya tidak cocok untuk operasi besar kini bisa ditangani dengan metode lebih ringan dan efektif,” tutur dr. Aulia yang pernah mengikuti medical course di Provinsi Gyeonggi.

Arah Baru Dunia Ortopedi: Dari Perbaikan Tulang ke Restorasi Fungsi Tubuh

Menurut dr. Alif, arah ortopedi modern kini tak sekadar memperbaiki struktur tulang, tetapi juga mengembalikan fungsi tubuh dan kualitas hidup pasien.
“Teknologi Customized 3D-Printed Titanium Cage for TLIF adalah masa depan pengobatan personalisasi. Kolaborasi seperti ini penting agar Indonesia mampu mengimbangi kemajuan global di bidang ortopedi dan bedah saraf,” jelasnya.

Sementara itu, Prof. Im Soo Bin menegaskan kesiapan Korea Selatan membuka peluang kerja sama lebih luas.
“Kami siap berbagi teknologi dan pengalaman klinis. Biaya layanan kesehatan di Korea juga relatif terjangkau dibandingkan negara lain di Asia,” ujarnya.

Langkah Menuju Kemitraan Medis Berkelanjutan

Selain tenaga medis, seminar ini juga melibatkan akademisi dari Universitas Padjadjaran dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan berkembang menjadi kerja sama Government-to-Government (G-to-G) antara Provinsi Gyeonggi dan Pemerintah Indonesia, meliputi riset medis, pelatihan tenaga ahli, serta pengembangan teknologi kesehatan.

Dengan semangat berbagi ilmu dan inovasi, kolaborasi Korea–Indonesia ini diharapkan dapat mempercepat transformasi layanan ortopedi dan bedah saraf nasional menuju era personalisasi, efisiensi, dan kemanusiaan yang lebih tinggi.

Menuju Indonesia Emas 2045, Sampoerna University Bahas Strategi Cetak Pemimpin Unggul di Tengah Digitalisasi Bisnis

0
Sampoerna University
Ki-ka: Pananda Pasaribu selaku Head of MBA Program Sampoerna University, Susanto Samsudin selaku Senior Director Business Unit Indonesia & South East Asia+ untuk Orbia Building and Infrastructure, Wavin, Tiffany Adriani selaku Recruitment Director, Monroe Consulting Group pada Acara Future Leaders Dialogue Jum’at 7/11/25 di Jakarta

binomedia.idJakarta. Sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Visi Indonesia Emas 2045, Sampoerna University kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang mampu menghadapi tantangan global melalui kegiatan Future Leaders Dialogue. Membawa tema “Developing Leaders for Indonesia Vision 2045”, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi akademisi, praktisi industri, serta pemangku kepentingan untuk merumuskan strategi pengembangan kepemimpinan berkelanjutan dan berorientasi masa depan.

Menurut proyeksi berbagai lembaga internasional seperti OECD dan World Bank, Indonesia berpotensi menempati posisi sebagai salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045. Sejalan dengan hal tersebut, Visi Indonesia Emas 2045 yang disusun oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) turut menegaskan cita-cita besar bangsa untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan.

Akan tetapi, transformasi digital, pergeseran lanskap industri, dan ketidakpastian ekonomi global menuntut generasi pemimpin unggul yang adaptif, berwawasan global, dan berkomitmen pada prinsip-prinsip keberlanjutan. Melihat hal tersebut, investasi dalam pengembangan kepemimpinan dan talenta masa depan merupakan kebutuhan strategis yang mendesak, karena keberhasilan Indonesia dalam mencapai Visi Tahun 2045 akan sangat bergantung pada kemampuan generasi mudanya untuk memimpin transformasi di berbagai sektor secara adaptif, inovatif dan berkelanjutan.

Sejalan dengan semangat tersebut, Sampoerna University menggagas kegiatan Future Leaders Dialogue bertema “Developing Leaders for Indonesia Vision 2045”, sebagai wadah kolaboratif bagi akademisi, praktisi industri, dan pemangku kepentingan untuk merumuskan strategi pengembangan kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan masa depan bangsa.

Pananda Pasaribu selaku Head of MBA Program Sampoerna University mengatakan, “Kami melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju tahun 2045 sebagai peluang besar sekaligus tantangan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang benar-benar siap bersaing secara global. Sebagai institusi pendidikan, Sampoerna University berperan untuk menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan kebutuhan industri. Melalui kolaborasi dengan Thunderbird School of Global Management, Arizona State University, kami menghadirkan program Magister yang dirancang bagi para profesional agar siap menavigasi tantangan global dan berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.”

Sejalan dengan hal tersebut, pola pikir pembelajar seumur hidup dan komitmen terhadap pengembangan diri yang berkelanjutan menjadi kunci penting dalam menyiapkan pemimpin masa depan. Nilai inilah yang juga ditekankan oleh para profesional di dunia industri untuk bisa terus beradaptasi dengan perubahan, memperluas wawasan lintas disiplin, dan membangun kompetensi baru yang selaras dengan dinamika bisnis global.

Susanto Samsudin selaku Senior Director Business Unit Indonesia & South East Asia+ untuk Orbia Building and Infrastructure, Wavin menekankan bahwa di tengah laju disrupsi teknologi yang pesat, sikap terbuka dan komitmen untuk terus belajar adalah kunci bagi setiap profesional. “Sebagai alumni Thunderbird School of Global Management, pengalaman dan pola pikir global mengajarkan saya satu hal mendasar bahwa kepemimpinan yang efektif lahir dari kemampuan untuk membangun jembatan, baik antar disiplin ilmu maupun antar budaya. Hal ini memampukan kita untuk merangkul perspektif baru, menghormati perbedaan, dan pada akhirnya, mengambil keputusan yang lebih cerdas dan inklusif. Selain itu, beberapa kompetensi yang menjadi fondasi utama adalah komunikasi yang persuasif, kemampuan untuk berbicara dengan data yang akurat, serta kerendahan hati untuk aktif mencari pengalaman baru dan belajar dari siapa pun. Karena pada dasarnya, kepemimpinan sejati adalah tentang mempersiapkan dan memberdayakan orang lain untuk menghadapi masa depan.”

Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya investasi pada pengembangan diri dan peningkatan kapasitas tenaga kerja melalui pendidikan lanjutan sebagai langkah strategis untuk tetap kompetitif di tengah perlambatan ekonomi global saat ini. Bahkan, berkontribusi dalam membuka potensi ekonomi Indonesia menuju tahun 2045.

Tiffany Adriani selaku Recruitment Director, Monroe Consulting Group menjelaskan, bahwa seorang pemimpin harus memiliki kesadaran di mana sekitar 39 persen dari keterampilan inti pekerja akan berubah sebelum tahun 2030, di mana lebih bergeser pada kecerdasan (agility), keberlanjutan (sustainability), dan literasi teknologi. “Tugas utama yang harus dimiliki seorang pemimpin masa depan adalah memimpin organisasi melewati perubahan berkelanjutan dan melakukan reskilling terhadap lebih dari separuh tenaga kerja global. Termasuk di dalamnya, menggunakan teknologi sebagai alat pendukung dan manusia tetap menjadi pengambil keputusan utama. Sehingga, mereka dapat mengubah tantangan pergeseran fungsi dan peran kerja menjadi sebuah peluang besar,” jelas Tiffany.

Tiffany juga menyampaikan beberapa tips bagi pelaku profesional untuk upskilling maupun reskilling di tengah kebutuhan yang sangat cepat sekaligus menyesuaikan zaman. Di antaranya:

  1. Memprioritaskan Soft Skill

Lebih berfokus pada keterampilan antarmanusia (empati, kolaborasi, komunikasi), termasuk keterampilan kepemimpinan yang bisa mengambil keputusan secara strategis dan etis. Keterampilan ini tidak bisa diotomatisasi dan menjadi pembeda utama untuk naik ke jenjang karier yang lebih tinggi.

  1. Mewajibkan Pemikiran Secara Sistemik dan Berkelanjutan

Selain menguasai teknologi digital, mencari program yang fokus pada pemahaman dampak bisnis secara holistik (ekonomi, sosial, dan lingkungan) juga tidak kalah penting. Ini krusial bagi profesional yang ingin mengambil peran strategis dan manajerial.

  1. Menerapkan Pola Pikir Berkembang (Growth Mindset)

Pola pikir ini dapat mendorong profesional untuk memiliki semangat belajar berkelanjutan (lifelong learning). Profesional bisa mendapatkannya dengan mengambil kursus yang relevan di bidangnya atau proyek baru, bahkan mengikuti program-program yang telah disediakan oleh perusahaan.

  1. Memberikan dan Mendapatkan Bimbingan

Profesional juga bisa membagikan ilmu-ilmu yang didapatkannya kepada rekan-rekan kerja yang berada di level junior. Bahkan, bisa mendapatkan ilmu-ilmu dari seorang profesional muda yang ahli di bidangnya. Sehingga, memastikan keselarasan kompetensi di seluruh jenjang karier.

  1. Menempuh Pendidikan Lanjutan

Meski banyak profesional yang mengikuti program Magister (S2), sudah banyak perusahaan di level manajerial dan strategis yang tidak lagi memandang gelar Magister sebagai prasyarat untuk mendapatkan pekerjaan. Sebaliknya, gelar ini dilihat sebagai bukti bahwa profesional tersebut memiliki ambisi dan kesiapan untuk membangun karier menuju posisi kepemimpinan yang lebih tinggi dan kompleks. Bahkan, menjadi sebuah investasi yang menunjukkan bahwa profesional siap mengambil tanggung jawab strategis yang lebih besar di masa depan, serta mampu berpikir kritis dan sistematis di luar fungsi teknis harian. Ditambah, program Magister memberikan kompetensi yang sulit didapatkan dari pengalaman kerja saja, yakni kerangka berpikir strategis, kemampuan scaling dan transformasi, serta jaringan profesional (network).

Kegiatan Future Leaders Dialogue diikuti oleh puluhan partisipan yang berasal dari berbagai perusahaan nasional hingga multinasional. Selain menjadi ajang pertukaran gagasan lintas sektor, acara ini juga menjadi momentum bagi Sampoerna University untuk memperkenalkan lebih jauh program unggulannya, termasuk penawaran khusus bagi pendaftar program Magister tahun ajaran 2026/2027. Penawaran ini mencakup berbagai kemudahan, mulai dari potongan biaya pendaftaran hingga Rp50 juta hingga bunga 0% untuk pembayaran setiap bulan, sehingga para profesional yang ingin melanjutkan studi tanpa harus mengorbankan fleksibilitas waktu.

Melalui kolaborasi dengan Thunderbird School of Global Management, Sampoerna University menghadirkan program dual-degree yang unik, di mana mahasiswa berkesempatan meraih dua gelar sekaligus, yaitu Master of Business Administration (MBA) dari Sampoerna University dan Master of Leadership and Management (MLM) dari Thunderbird, Arizona State University. Program ini menggabungkan standar pendidikan terbaik dari Amerika Serikat dan Indonesia, dengan fokus pada pengembangan kepemimpinan, digitalisasi bisnis, serta penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) untuk mencetak profesional yang unggul secara akademik, adaptif, dan berdaya saing global.

Pendekatan ini mencerminkan bagaimana Sampoerna University tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan pola pikir kepemimpinan yang beretika dan berorientasi pada keberlanjutan. Melalui pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri, mahasiswa diajak untuk memahami keterkaitan antara inovasi teknologi, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan bisnis secara menyeluruh.

Hal ini sejalan dengan pandangan Ariwan Panigoro selaku President Commissioner PT. Starway Engineering Indonesia, yang saat ini tengah menempuh program Magister di Sampoerna University. “Di tengah dinamika bisnis global yang bergerak sangat cepat, saya merasa perlu ‘mengisi ulang’ tangki intelektual agar mendapatkan perspektif segar. Saya memilih program Magister di Sampoerna University karena sangat relevan untuk jenjang karier saya sekarang serta bisa menjadi inspirasi bagi keluarga dan banyak orang untuk bisa menerapkan pembelajaran sepanjang hayat. Apalagi, proses belajarnya menerapkan kerangka berpikir yang terstruktur untuk mengasah kemampuan strategis dan analitis, yang dapat langsung saya aplikasikan dalam pengambilan keputusan di tingkat komisaris.”

Hal ini semakin menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan dalam menyiapkan pemimpin yang siap menghadapi kompleksitas tantangan masa depan. Melalui sinergi tersebut, proses pembelajaran menjadi lebih kontekstual, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan nyata dunia kerja yang terus berubah, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan yang berorientasi pada masa depan.

“Kami berharap, acara ini dapat memperkuat pemahaman tentang pentingnya kolaborasi pendidikan internasional dalam membentuk pemimpin masa depan yang kompeten, adaptif, dan mampu mengintegrasikan prinsip ESG serta digitalisasi dalam strategi bisnis. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, profesional, serta pemangku kepentingan untuk terus mendorong inovasi pendidikan demi masa depan Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing global,” tutup Pananda. (renz)