Beranda blog Halaman 79

Roemah Indonesia bersama TUKU: Kolaborasi Kopi Lokal Dimulai dari Negeri Kincir Angin

0
Roemah Indonesia

binomedia.id – Jakarta. Roemah Indonesia BV dengan bangga mengumumkan bahwa Toko Kopi Tuku akan segera hadir di Belanda pada tahun 2025, menandai ekspansi internasional pertamanya. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk membawa cita rasa kopi Indonesia ke pasar global dan memperkuat posisi brand lokal di mata dunia.

Sebelumnya, Roemah Indonesia telah sukses menghadirkan Hejo Coffee di Amsterdam. Saat ini, Hejo sedang bersiap pindah ke lokasi baru yang lebih representatif untuk meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan. Sebagai pelopor, Hejo membawa misi ramah lingkungan melalui program “1 Pohon untuk 10 Cup,” yang terus berjalan hingga saat ini.

Kini, giliran Tuku, ikon kopi anak muda Indonesia, yang dibawa ke pasar global. Dikenal luas di Indonesia atas cita rasa khas dan pendekatan lokal yang kuat, Tuku diharapkan dapat memperluas pasar kopi nusantara di Belanda dan Eropa.

“Kami sangat senang membawa Tuku ke Belanda. Setelah pengalaman positif bersama Hejo, kami yakin Tuku akan mendapat sambutan hangat dari pecinta kopi internasional,” ujar Rina Radinal Maksum, salah satu pendiri Roemah Indonesia BV. Melalui kolaborasi dengan dua brand kopi ini, Roemah Indonesia terus menjalankan misi national branding dengan memperkenalkan produk, nilai, dan semangat Indonesia ke panggung dunia. (sh)

Asics Indonesia Dukung Robi Syianturi Pecahkan Rekor Asia Tenggara Di Gold Coast Marathon 2025

0
ASICS Indonesia
Robi Syianturi, Atlet ASICS Indonesia, Pecahkan Rekor Asia Tenggara di Gold Coast Marathon 2025

binomedia.id – Gold Coast, Australia. ASICS Indonesia kembali menunjukan komitmennya dalam mendukung pelari tanah air di panggung dunia. Pada ajang Gold Coast Marathon 2025Robi Syianturi, atlet ASICS Indonesia sekaligus pemegang rekor nasional Half Marathon dan Full Marathon, kembali berhasil memecahkan rekor nasional serta mencetak rekor Asia Tenggara di kategori Full Marathon.

Robi Syianturi menyelesaikan maraton dengan catatan waktu 2 jam 15 menit 04 detik, melampaui rekor nasional sebelumnya miliknya sendiri (2:17:14, Valencia Marathon 2024) dan rekor Asia Tenggara milik pelari Thailand, Tony Ah-Thit Payne (2:16:56, Frankfurt Marathon 2018). Ini merupakan tonggak penting dalam sejarah lari jarak jauh Indonesia dan bukti bahwa pelari nasional mampu bersaing di level internasional.

Gold Coast Marathon adalah ajang lari internasional bergengsi di kawasan Asia Pasifik yang digelar tahunan di Queensland, Australia. Dikenal dengan rute yang datar, cepat, dan pemandangan pantai yang menakjubkan, ajang ini menjadi pilihan utama bagi pelari elite dunia dan pelari rekreasional yang ingin mencatatkan waktu terbaik mereka.

Sota Fukushima, President Director ASICS Indonesia, menyampaikan, “Di ASICS, kami percaya bahwa performa fisik didukung dari kondisi mental yang sehat, selaras dengan filosofi ASICS Sound Mind Sound Body. Dukungan kami kepada Robi, Rikki, dan atlet ASICS Indonesia lainnya adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mengembangkan atlet lari Indonesia ke level dunia. Semangat Move Your Body Move Your Mind, mendorong kami untuk terus menginspirasi masyarakat agar aktif bergerak. Kami bangga atas pencapaian luar biasa ini dan akan terus mendampingi mereka menuju panggung dunia berikutnya.”

Momen Robi Syianturi Atlet ASICS Indonesia Saat Menyelesaikan Gold Coast Marathon 2025 dan Menjadi Pelari Tercepat di Asia Tenggara , , Binomedia
Momen Robi Syianturi, Atlet ASICS Indonesia, Saat Menyelesaikan Gold Coast Marathon 2025 dan Menjadi Pelari Tercepat di Asia Tenggara

Dalam ajang ini, Robi Syianturi menggunakan ASICS Metaspeed Tokyo Edge, yang dirancang untuk mendukung pelari dengan gaya cadence yang mengandalkan frekuensi langkah. Sepatu ini dilengkapi teknologi FF TURBO™ PLUSmidsole super ringan yang membantu menghemat energi dan meningkatkan responsivitas, MOTION WRAP™ 2.0 upper untuk kenyamanan dan sirkulasi udara maksimal, pelat karbon propulsif, serta outsole ASICSGRIP™ yang kuat di berbagai lintasan.

Robi Syianturi, atlet lari ASICS Indonesia, menyampaikan, “Ini adalah momen yang luar biasa bagi saya, tidak hanya sebagai atlet, tapi juga sebagai putra bangsa. Saya berterima kasih ASICS Indonesia atas dukungannya yang konsisten, dari masa persiapan hingga kompetisi. Ini baru permulaan dari perjalanan panjang menuju prestasi yang lebih tinggi.”

Selain Robi, ASICS Indonesia juga memberikan dukungan penuh kepada tiga atlet nasional lainnya yang tampil gemilang di ajang Gold Coast Marathon 2025. Rikki M. Simbolon mencatatkan waktu 2 jam 15 menit 48 detik di kategori Full Marathon, sebuah pencapaian yang juga melampaui rekor Asia Tenggara dan nasional sebelumnya. Dengan hasil ini, Rikki menjadi pelari Asia Tenggara tercepat kedua setelah Robi. Sementara itu, Nur Shodiq berhasil menyelesaikan Full Marathon dengan catatan waktu 2 jam 26 menit 09 detik, dan Pretty Sihite mencatatkan waktu 1 jam 31 menit 28 detik di kategori Half Marathon.

Prestasi ini juga menjadi penanda penting menuju misi jangka panjang ASICS Indonesia dalam membentuk ekosistem olahraga lari nasional yang lebih kompetitif dan berkelanjutan, dengan pembinaan atlet muda Indonesia, serta pengembangan inovasi perlengkapan lari profesional.

Untuk informasi lebih lanjut terkait ASICS Indonesia, ikuti @asicsid di media sosial atau kunjungi situs resmi www.asics.co.id. (sh)

Magnus dan Jovanka Menyapa Lewat Poster & Trailer “Bertaut Rindu”: Sebuah Perjalanan Tentang Impian yang Berhak Dirayakan

0
bertaut rindu

Binomedia.idJakarta. Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan, film terbaru produksi SinemArt, merilis poster dan trailer resmi yang untuk pertama kalinya memperlihatkan dunia dua tokoh utamanya: Magnus dan Jovanka.

Dirilis dalam konferensi pers yang berlangsung pada 4 Juli 2025 di Plaza Senayan, poster dan trailer ini menjadi awal dari perjalanan emosi yang lebih jauh, bukan sekadar tentang cinta remaja, tetapi tentang kehilangan arah, luka keluarga, dan keberanian untuk mempertahankan mimpi, bahkan saat semuanya terasa tidak mungkin, sekaligus memperlihatkan bahwa adanya support system bisa membawa kekuatan tersendiri untuk mewujudkan dan merayakan impian.

Poster resmi memperlihatkan Magnus dan Jovanka yang duduk berhadapan, dengan karya-karya gambar yang merupakan bidang keahlian keduanya. Meski berdekatan, namun ada hal yang menggantung tak terjawab dari tatapan keduanya. Sementara dalam trailer yang dirilis bersamaan, penonton mulai melihat sisi terdalam dari Magnus (Ari Irham), siswa SMA pendiam yang baru saja diterima di ITB, kampus impiannya. Namun mimpi itu tak bisa ia rayakan, karena orang tuanya telah menyiapkan jalan lain: universitas di luar negeri, jurusan yang tak pernah ia minta. Magnus diam. Bukan karena tidak punya suara, tapi karena sudah terlalu sering tak
didengar.

Lalu hadir Jovanka (Adhisty Zara) siswi ceria di luar tapi menyimpan empati mendalam di dalam.
Jovanka tak hanya peduli, ia hadir sebagai cahaya dalam hidup Magnus yang kelam. Ia melihat banyak warna dalam hidup, dan berharap Magnus juga bisa melihatnya. “Aku berharap bisa ngasih kamu sedikit terang biar kamu bisa lihat apa yang aku lihat,” ucapnya pelan pada Magnus, seperti yang bisa kita saksikan di cuplikan trailer.

“Di luar sana, masih banyak anak muda yang mimpinya tidak dihancurkan oleh kegagalan, tapi oleh orang tuanya sendiri. Dan mereka memilih diam, dan Jovanka melihat itu dari Magnus,” ungkap Adhisty Zara pemeran Jovanka. “Sedangkan Jovanka hadir seolah baik-baik saja, tapi sebenarnya dia juga menyimpan luka. Tapi daripada mengeluh, dia memilih menjadi cahaya buat orang lain. Itu yang bikin aku tersentuh saat memerankan dia.”

Film ini adalah adaptasi dari novel Bertaut Rindu, Pemenang The Writers Show (TWS) Gramedia
Writing Project (GWP) 2021 karya Tian Topandi dan diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas.
Ada kekosongan yang tak bisa diisi hanya dengan logika. Ada kerinduan untuk hidup dengan pilihan sendiri. Dan Bertaut Rindu menghadirkan itu semua dalam balutan cerita yang lembut namun menghantam perasaan.

Disutradarai oleh Rako Prijanto, dan diperkuat dengan naskah dari Lintang Pramudya Wardhani, film ini akan tayang serentak di bioskop mulai 31 Juli 2025. Bukan hanya menghadirkan kisah cinta yang manis, tapi juga realita yang getir dan akrab dengan banyak anak muda hari ini: mimpi yang terpaksa diredam, keputusan yang dipaksakan, dan harapan yang perlahan menghilang.

Film ini juga semakin lengkap dengan keikutsertaan penyanyi muda Jasmine Nadya yang menyumbangkan suara untuk lagu soundtrack film berjudul “Seiring”, lagu yang diciptakan dan diaransemen oleh Denny Indrajaya dan Ryan Pitna, serta produksi Sinemart Indonesia. Lagu ini menjadi refleksi dari hubungan antara orang tua dan anak yang tak selalu selaras, namun diam-diam tetap berjalan berdampingan.

“Film ini bicara pelan, tapi dalam. Kami ingin Bertaut Rindu menjadi jendela buat para orang tua untuk lebih mendengar, dan buat para remaja agar tidak merasa sendirian,” ujar MGS. Fahry Fachrudin, produser film ini. “Setiap anak punya hak atas mimpinya sendiri. Tugas kita bukan mengarahkan mereka ke jalan yang kita pilihkan, tapi menemani mereka menemukan arah yang mereka yakini. Dan perasaan-perasaan anak tersebut dibalut dengan cerita asmara remaja yang pastinya related dengan kehidupan saat ini,” lanjutnya lagi.

Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan adalah perjalanan emosi yang lirih namun membekas. Sebuah pengingat bahwa mimpi bukan untuk diukur dari restu saja, tapi juga dari keberanian untuk mempercayai diri sendiri. Film ini akan tayang di bioskop mulai 31 Juli 2025, datang dan rasakan sendiri kisah Magnus dan Jovanka, kisah tentang pertemuan, tentang kehilangan, dan tentang cinta yang tumbuh diam-diam di antara luka. Tunggu informasi lebih lanjut mengenai film Bertaut Rindu melalui akun Instagram @bertautrindu_movie, @sinemart_movie dan @sinemart_ph. (why)

Aldi Taher, Julia Vio, dan DJ Ronny dalam Grup 3Rasa Siap Goyang Mamuju di Perayaan HUT Bhayangkara ke-79

0
Aldi Taher, Julia Vio, dan DJ Ronny dalam grup 3Rasa siap meriahkan HUT Bhayangkara ke-79. (Dok. Istimewa)
Aldi Taher, Julia Vio, dan DJ Ronny dalam grup 3Rasa siap meriahkan HUT Bhayangkara ke-79. (Dok. Istimewa)

Binomedia – 3Rasa, grup vokal yang dikenal dengan penampilan enerjik dan lagu-lagu yang mengangkat semangat kebersamaan, akan menjadi bintang utama dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79. Acara tersebut digelar pada Sabtu, 5 Juli 2025 di Pantai Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat mulai pukul 19.00 WIB.

Para personal 3Rasa terdiri dari Aldi Taher, Julia Vio, dan DJ Ronny, mengusung misi yang lebih besar melalui musik. Mereka ingin menjadi bagian dari upaya pemersatuan bangsa melalui lagu-lagu yang mereka bawakan bersama masyarakat. Julia Vio mengungkapkan, “Kami ingin memberitahukan bahwa kami, sebagai musisi, juga bisa menjadi pemersatu bangsa lewat lagu-lagu yang kami nyanyikan bersama masyarakat.”

Aldi Taher, penyanyi yang dikenal melalui lagu-lagu viralnya, juga menambahkan, “Grup 3Rasa terbentuk setelah saya diajak oleh CongQ Perwira, teman lama yang kebetulan juga produser musik. Prosesnya seru banget dan kami sangat kompak. Kami siap menggoyang Mamuju!” Kehadiran Aldi dan rekan-rekannya semakin menambah semangat bagi para penggemar musik di Mamuju.

DJ Ronny yang juga anggota dari 3Rasa menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Polri, khususnya kepada Kapolda Sulbar, yang telah memberikan kesempatan kepada mereka untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. “Terima kasih kepada Polri, khususnya Kapolda Sulbar, yang telah mengundang kami untuk menghibur masyarakat Mamuju. Kami sangat bangga bisa menjadi bagian dari perayaan HUT Bhayangkara ke-79,” tambah DJ Ronny.

Selain 3Rasa, panggung hiburan HUT Bhayangkara ke-79 juga akan diisi dengan berbagai penampilan menarik lainnya, termasuk penampilan dari Siamasei Band Polda Sulawesi Barat, UMKM Sulawesi Barat, dan Srikandi Polda Sulawesi Barat. Dengan demikian, acara tersebut tidak hanya akan menjadi ajang hiburan, tetapi juga tempat untuk mendukung dan memperkenalkan berbagai potensi masyarakat Sulawesi Barat.

Kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79 terbuka untuk umum dan GRATIS, sehingga seluruh masyarakat Mamuju dan sekitarnya dapat hadir tanpa dikenakan biaya. Acara tersebut akan memberikan pengalaman tak terlupakan, mengingat penampilan dari berbagai pihak yang telah berkomitmen untuk mendukung perayaannya, termasuk dari pihak kepolisian yang telah menyiapkan panggung hiburan bagi masyarakat.

HUT Bhayangkara ke-79 mengangkat tema “Polri untuk Masyarakat”. Polri ingin makin mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian, serta memberikan hiburan yang menyatukan semua pihak.

Dengan banyaknya penampilan menarik yang disiapkan, acara tersebut akan menjadi momen bersejarah yang penuh kebersamaan, keceriaan, dan semangat nasionalisme. Manfaatkanlah kesempatan untuk merayakan HUT Bhayangkara ke-79 bersama 3Rasa dan para bintang lokal yang siap memberikan hiburan terbaik.

Aldi Taher, Julia Vio, dan DJ Ronny dalam grup 3Rasa siap meriahkan HUT Bhayangkara ke-79. (Dok. Istimewa)
Aldi Taher, Julia Vio, dan DJ Ronny dalam grup 3Rasa siap meriahkan HUT Bhayangkara ke-79. (Dok. Istimewa)

Penulis: Muhammad Fadhli

Digdaya Selaras Luncurkan Akademi SaDaya Inisiatif Baru untuk Aktivis Lingkungan dan Sosial di Indonesia

0
akademi sadaya
Sesi Talkshow bersama Sarilani Wirawan, Co-Founder and Managing Director Digdaya Selaras dan Ade Yuliani, Co-Founder and Business Development Director Digdaya Selaras dalam Peluncuran Akademi SaDaya

binomedia.idJakarta. Di tengah urgensi penguatan kapasitas pemimpin di sektor sosial dan lingkungan dalam menghadapi tantangan iklim, degradasi lingkungan, dan  ketimpangan sosial, Digdaya Selaras hari ini meluncurkan Akademi SaDaya, sebuah ekosistem yang memadukan pembelajaran daring dan ruang interaksi langsung untuk membantu penggerak pembangunan di seluruh Nusantara – dari kota hingga pelosok – membangun  kapasitas kepemimpinan yang inklusif,  kontekstual, dan berkelanjutan.

Peluncuran Akademi SaDaya didasarkan pada hasil Training Needs Assessment (TNA) di tahun 2024 yang mengungkap kesenjangan signifikan antara kebutuhan kompetensi di lapangan dan jenis pengembangan kapasitas  yang tersedia. Banyak pelatihan terlalu umum, dan tidak sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan. Selain itu, aspek kompetensi adaptif seperti resiliensi, fleksibilitas, dan keterampilan belajar yang terus-menerus masih belum menjadi fokus utama dalam pengembangan sumber daya manusia sektor ini.

Akademi SaDaya menjawab kesenjangan ini dengan menghadirkan pengalaman belajar berbasis teknologi yang fleksibel dan inklusif, serta peluang interaksi dan berjejaring secara nyata. Ekosistem ini menggabungkan metode coaching, mentoring, fasilitasi, dan pendekatan pembelajaran berbasis komunitas, untuk memastikan bahwa setiap partisipan dapat mengembangkan kompetensi sesuai konteks lokal dan tantangan global.

akademi sadaya
Peresmian Peluncuran Platform Akademi SaDaya dari Digdaya Selaras

Sarilani Wirawan, Co-Founder dan Managing Director Digdaya Selaras, menyampaikan, “Peluncuran Akademi SaDaya merupakan respons strategis Digdaya Selaras dari mendengar dan mengobservasi rekan-rekan kami di sektor konservasi khususnya,  temuan riset dan aspirasi komunitas. Kami ingin menyediakan ruang belajar yang mudah diakses, relevan, dan aplikatif yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pemimpin pembangunan dalam mengambil keputusan yang lebih efektif dan mendorong kolaborasi berdampak positif.”

Ade Yuliani, Co-Founder dan Business Development Director Digdaya Selaras, menambahkan, “Akademi SaDaya dirancang sebagai ekosistem belajar yang responsif terhadap kebutuhan di lapangan, berkelanjutan dan dapat diakses dari mana saja. Melalui platform digital ini, kami ingin membuka ruang yang memungkinkan siapapun dan dimanapun di Indonesia untuk terus belajar, terhubung, dan bertumbuh. Kami percaya teknologi harus dimanfaatkan untuk memperluas dampak. Akademi SaDaya adalah langkah nyata kami untuk menjadikan belajar  sebagai salah satu cara bagi para pegiat pembangunan untuk memperkuat Indonesia.”

Platform ini dapat diakses melalui situs resmi akademisadaya.digdayaselaras.id dengan pilihan program gratis dan berbayar. Pengguna juga dapat mendaftar untuk program pelatihan batch pertama yang akan dimulai pada 4 Juli 2025. Ruang belajar interaksi langsung juga dihadirkan untuk menyediakan akses bertumbuh secara kolektif  melalui diskusi–diskusi tatap muka yang aman, nyaman, dan profesional bagi setiap anggota ekosistem Akademi SaDaya. Ruang ini dirancang untuk memfasilitasi penguatan jejaring di antara para peserta dan memfasilitasi pertukaran inspirasi, juga  mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang memicu proses belajar sepanjang hayat. Dengan peluncuran ini, Digdaya Selaras berharap dapat memperkuat gerakan pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui ruang belajar yang terbuka, kolaboratif, dan berdampak. Akademi SaDaya bukan hanya platform belajar, melainkan komunitas bertumbuh yang menghubungkan ide, aksi, dan kolaborasi di dalam juga lintas sektor.

Untuk mengikuti perjalanan Akademi SaDaya dan mendapatkan pembaruan program, ikuti @digdaya.selaras di Instagram media sosial atau kunjungi situs resmi digdayaselaras.id. (sh)

Cari Rekomendasi Mesin Cuci Terjangkau Tapi Berkualitas? MODENA Jawab Kebutuhan Kamu! 

0
modena
binomedia.id – Jakarta. Proses mencuci pakaian sering kali jadi aktivitas yang merepotkan, apalagi buat mereka yang punya ritme hidup cepat. Mulai dari menakar air, memilih mode pencucian, hingga memastikan pakaian tidak rusak selama proses mencuci, semua membutuhkan waktu dan perhatian ekstra. Kebutuhan akan mesin cuci yang efisien jadi semakin penting. Untuk menjawab kebutuhan konsumen yang ingin hidup lebih praktis dan efisien, MODENA menghadirkan dua mesin cuci terbaru, Top Load Washer WT 0821 UGGY (8 kg) dan WT 1021 UGGY (10 kg).
Dirancang sebagai solusi pencucian yang reliable dan hassle-free, mesin cuci ini cocok untuk siapa pun yang menginginkan proses mencuci yang lebih cepat, cerdas, dan tetap menjaga kualitas pakaian. Baik untuk keluarga muda, penghuni apartemen, maupun individu aktif.
“Kami melihat konsumen saat ini mencari mesin cuci yang bukan hanya bersih hasilnya, tapi juga bisa diandalkan untuk penggunaan jangka panjang, mudah dioperasikan, dan tetap tampil stylish di rumah. Dengan MODENA Top Load Washer, kami ingin menawarkan solusi yang menyederhanakan rutinitas harian, tapi tetap menjaga kualitas hidup penggunanya. Mesin cuci top load ini menjadi pilihan yang memberikan nilai lebih bagi konsumen dengan performa optimal, material tahan lama, namun tetap di harga yang terjangkau,” ujar Teddy Wijaya, Vice President of Marketing MODENA.
Durabilitas Maksimal yang Tahan Lama
Dengan harga mulai dari Rp3 juta-an, MODENA Top Load Washer sudah menggunakan kualitas material premium yang membuat performa mesin cuci lebih tahan lama. Bagian tabung mesin cuci menggunakan semi stainless steel, bahan yang lebih awet dan higienis dibanding plastik biasa. Ini penting karena drum mesin cuci yang tahan karat akan menjaga kebersihan pakaian dan memperpanjang umur pemakaian mesin itu sendiri.
image 1 , , Binomedia MODENA Top Load Washer dilengkapi dengan soft close tempered glass sehingga lebih tahan benturan untuk penggunaan jangka panjang
Tak hanya itu, pintunya dilengkapi dengan soft close tempered glass, lebih kokoh dan tahan benturan meskipun dibuka-tutup setiap hari. Desain ini bukan cuma soal estetika, tapi juga soal keamanan dan daya tahan jangka panjang, apalagi untuk keluarga dengan anak kecil atau penggunaan intensif. Untuk memberi kenyamanan lebih, MODENA juga menyediakan garansi motor hingga 10 tahun dan 1 tahun garansi jasa serta suku cadang.
Performa Andal untuk Cucian Sehari-Hari
MODENA Top Load Washer tersedia dalam dua kapasitas, yaitu 8 kg dan 10 kg. Untuk pengguna dengan volume cucian besar, seperti sprei, handuk, atau pakaian keluarga, kapasitas besar ini membantu menghemat waktu dan energi karena bisa mencuci lebih banyak sekaligus. Tipe top load juga dikenal sebagai pilihan yang praktis dan user-friendly, karena posisi pintu di atas yang membuat pengguna tidak perlu membungkuk saat mengisi atau mengeluarkan cucian.
Dibekali dengan Heavy Duty Universal Motor, mesin cuci ini juga memberikan performa putaran yang kuat dan stabil. Artinya, pakaian bisa dicuci bersih tanpa harus melalui siklus yang terlalu lama atau berulang. Untuk memaksimalkan hasil cucian, MODENA juga menyematkan Vortex Pulsator, desain pulsator dengan 5 kisi yang menghasilkan pusaran air lebih dinamis, membersihkan pakaian lebih efektif tanpa membuat serat kain cepat rusak.
Fitur Pintar yang Jaga Kualitas Pakaian
Kenyamanan dalam mencuci tidak hanya soal hasil bersih, tapi juga soal kemudahan dan perlindungan terhadap pakaian. Karena itu, MODENA melengkapi produk ini dengan Intelligent Wash Assistant (IWA), fitur pintar yang secara otomatis mendeteksi berat cucian dan menyesuaikan jumlah air serta mode pencucian. Cukup satu tombol, pengguna tidak perlu menebak-nebak pengaturan yang tepat, semua disesuaikan secara otomatis untuk hasil optimal.
Teknologi 4-Motion Wash juga jadi keunggulan tersendiri. Dengan empat gerakan pencucian (Kneading, Hand Wash, Detergent Dissolve, dan Entangle Free), mesin ini mampu meniru gerakan mencuci tangan, memastikan deterjen larut sempurna dan pakaian tetap bersih dan mengurangi kusut. Fitur ini sangat bermanfaat untuk menjaga bentuk dan warna pakaian, terutama bahan-bahan yang lebih halus.
image 2 , , Binomedia
MODENA Top Load Washer menggunakan layar sentuh digital untuk penggunaan yang lebih praktis
Bagian drum juga didesain dengan Scale Drum Design, tekstur berbentuk sisik ikan yang lembut namun efektif, membantu mencuci tanpa merusak kain. Semua fungsi tersebut dikendalikan dengan layar sentuh digital yang intuitif dan modern.
MODENA Top Load Washer WT 0821 UGGY (8 kg) dan WT 1021 UGGY (10 kg) dapat dibeli di MODENA Experience Center, MODENA Home Center, situs resmi MODENA, serta partner dealer dan e-commerce resmi. Dapatkan juga promo menarik diskon hingga 15% + tambahan diskon 7%, serta gratis Dr. Soap dan laundry bag untuk setiap pembelian selama periode promosi berlangsung hingga 13 Juli 2025.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk MODENA, kunjungi situs resmi kami di www.modena.com atau ikuti akun Instagram resmi di @modenaindonesia. Untuk pertanyaan lebih lanjut, hubungi call center MODENA di 1500715 atau melalui WhatsApp di 081511500715.

Deddy Lisan, Vokalis Andra and The Backbone Rilis Single Solo Perdana ‘Kamu Takdirku’

0
Deddy Lisan, Vokalis Andra and The Backbone. (Dok. Istimewa)
Deddy Lisan, Vokalis Andra and The Backbone. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Setelah bertahun-tahun menjadi ikon rock bersama Andra and The Backbone, Deddy Lisan kini memperkenalkan sisi baru dalam karier musiknya. Pada Selasa (1/7/2025), Deddy resmi merilis single solo perdananya yang berjudul ‘Kamu Takdirku’, sebuah karya musik yang mengusung genre synth pop dengan irama yang enerjik, beat yang menyenangkan, dan hook yang mudah melekat di telinga pendengar.

Deddy Lisan dikenal luas sebagai vokalis utama dari Andra and The Backbone, band rock yang telah menghasilkan banyak lagu legendaris di Indonesia. Meskipun demikian, Deddy juga dikenal sebagai seorang musisi yang tidak takut bereksperimen dengan berbagai genre. Melalui proyek solonya, Deddy mengajak pendengar untuk lebih mengenal sisi dirinya yang lebih santai, ceria, namun tetap autentik dan penuh makna.

Kepada awak media pada Jumat (4/7/2025) Deddy mengatakan bahwa dengan dirilisnya lagu Kamu Takdirku, ia ingin menyuguhkan warna baru dalam musiknya yang lebih ringan, fun, namun tetap personal. Lagu tersebut bukan hanya mengangkat tema cinta, tetapi juga merayakan perjalanan hidup yang penuh perubahan, termasuk keberanian Deddy untuk mengeksplorasi jalur musik di luar rock yang telah membesarkan namanya.

“Saya ingin menunjukkan sisi lain dari diri saya yang mungkin belum banyak dikenal oleh orang. Selama ini bersama Andra and The Backbone, identitas musik kami sudah sangat lekat dengan rock. Kini, saya ingin mencoba sesuatu yang lebih playful namun tetap penuh dengan emosi, sesuatu yang bisa lebih relatable untuk banyak orang,” ungkap Deddy.

Dalam penulisan lagu Kamu Takdirku, Deddy bekerja sama dengan beberapa musisi kenamaan, seperti Sandy Canester dan Wawan Taroek, yang turut serta dalam proses penulisan lagu. Selain itu, Deddy juga menggandeng Omar Syarif sebagai produser musik untuk memberikan sentuhan profesional yang menghasilkan lagu dengan aransemen synth modern, tetapi tetap mempertahankan kekuatan emosional yang khas dari vokal Deddy.

Proyek solo Deddy tersebut juga bersinergi dengan Jwara Creative, sebuah tim kreatif yang turut membantu untuk memperkuat perjalanan musik Deddy agar dapat menjangkau pendengar yang lebih luas, terutama generasi muda yang tengah mencari karya-karya musik segar dan inovatif.

“Harapan saya, semoga lagu ini bisa menyentuh banyak orang, karena setiap individu pasti memiliki ‘takdirnya’ sendiri. Entah itu tentang cinta, impian, atau perjalanan hidup lainnya,” tambah Deddy.

Single Kamu Takdirku sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital. Selain itu, video lirik untuk lagu tersebut akan segera dirilis di kanal YouTube Deddy Lisan.

Penulis: Muhammad Fadhli

Duel Masak Mendadak Hebohkan Rumah Indofood di Jakarta Fair 2025!

0
indofood
[ki-ka] Ibu Sulistiani dari Corporate Marketing Indofood, Chef Jonathan Alden, Ibu Fatmah Bahalwan, Ibu Eka Arei, dan Ibu Gemi Miranti dari Komunitas NCC, serta Bapak Abimanyu dari Corporate Marketing Indofood

binomedia.id – Jakarta. Suasana Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2025 semakin semarak dengan kehadiran Rumah Indofood yang tampil dengan konsep dan kejutan baru. Mengusung tema “Semua Ada di Rumah Indofood”, PT Indofood Sukses Makmur Tbk kembali menyuguhkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi para pengunjung. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah hadirnya acara “Mendadak Duel Masak”, sebuah kompetisi masak dadakan yang penuh kejutan dan seru!

indofood

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini pengunjung JFK 2025 diajak untuk lebih terlibat langsung dalam kegiatan kuliner. Mendadak Duel Masak mempertemukan chef ternama Jonathan Alden dengan perwakilan dari komunitas Natural Cooking Club (NCC) dalam adu keterampilan memasak secara spontan. Uniknya, bahan utama yang digunakan dipilih secara acak oleh pengunjung terpilih, dan pengunjung lainnya berkesempatan menjadi juri dengan mencicipi langsung hasil masakan mereka!

Tidak hanya sekadar kompetisi, acara ini juga menjadi wadah kolaborasi antara chef profesional, komunitas pecinta kuliner, dan para pengunjung. Suasana penuh kehangatan, kreativitas, dan tawa menyatu dalam sesi masak bersama, menjadikan pengalaman di Rumah Indofood bukan hanya menyenangkan tapi juga menginspirasi. Produk-produk Indofood seperti Indomie, Bimoli, Palmia, hingga Teh Kahuripan digunakan untuk menciptakan menu-menu lezat yang bisa ditiru di rumah.

Fierman Authar, Head of Consumer Engagement Indofood CBP, mengatakan, “Kami ingin membawa pengalaman baru yang seru penuh kesan bagi pengunjung Rumah Indofood di Jakarta Fair. Acara duel masak kami akan menjadi hiburan keluarga yang menarik dan juga sarana inspirasi tentang bagaimana produk-produk Indofood bisa dimanfaatkan untuk kreasi masakan rumahan yang lezat dan inovatif.”

a64fef21 51dc 4f8e 83e7 60446be97fe1 , , Binomedia

Tidak hanya acara masak-memasak, Rumah Indofood juga menghadirkan berbagai keseruan lainnya seperti Warung Makan Indomie (Warmindo) yang lebih luas, meet & greet, Friday Noraebang, Esport Mabar, Flashmob, hingga penampilan meriah Marching Band. Ada juga stan makanan dari berbagai brand Indofood dan paket produk menarik yang bisa dibeli langsung di lokasi, dari Chitato, Indomilk, Bogasari, Moko-Moko, hingga Freiss.

Jadi, kalau kamu sedang berada di Jakarta Fair 2025, jangan lupa mampir ke Rumah Indofood. Siapa tahu kamu terpilih menjadi juri dadakan dan ikut merasakan keseruan dari “Mendadak Duel Masak”! Ikuti juga update serunya di media sosial resmi mereka di @rumahindofood. (sh)

Lagu “Fajar” Kolaborasi Tanita dan Nugie Jadi OST Film Bioskop Seribu Bayang Purnama

0
Lagu Fajar Kolaborasi Tanita dan Nugie Jadi OST Film Bioskop Seribu Bayang Purnama. (Dok. Istimewa)
Lagu Fajar Kolaborasi Tanita dan Nugie Jadi OST Film Bioskop Seribu Bayang Purnama. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Dunia musik dan perfilman Tanah Air kembali bersinergi dalam sebuah karya yang menyentuh hati. Lagu berjudul “Fajar” yang dinyanyikan oleh penyanyi muda Tanita dan ditulis oleh musisi kenamaan Nugie jadi Original Soundtrack (OST) film layar lebar “Seribu Bayang Purnama”. Lagu tersebut dirilis secara serentak oleh Bima WP Music Production melalui label Ladofa Doredo di berbagai platform musik digital pada Kamis, 3 Juli 2025, bertepatan dengan penayangan perdana film tersebut di bioskop seluruh Indonesia.

Tanita mengaku pengalaman menjadi vokalis di lagu “Fajar” begitu membekas. “Rasanya campur aduk antara bahagia, terharu, dan bangga. ‘Fajar’ adalah lagu yang sangat spesial, salah satu favorit saya. Ketika tahu lagu ini akan jadi OST film ‘Seribu Bayang Purnama’, saya benar-benar tersentuh,” ungkapnya dengan penuh perasaan.

Film “Seribu Bayang Purnama” mengangkat kisah mendalam tentang cinta tanah air, keluarga, dan keteguhan hati. Bagi Tanita, pesan moral dalam film tersebut sangat sejalan dengan makna yang terkandung dalam lirik “Fajar”. “Lagu ini menggambarkan harapan baru, kebangkitan dari kegundahan, dan kebijaksanaan untuk menerima apa yang bukan milik kita. Pesannya sangat kuat dan selaras dengan alur cerita film,” jelasnya.

Lagu “Fajar” sendiri bukan lagu yang baru bagi Tanita. Ia pertama kali mendengarnya pada 2019, saat Nugie memperdengarkan draft awalnya. “Saya langsung jatuh cinta sejak pertama dengar. Lagu ini tenang, lembut, tapi punya kekuatan harapan yang besar,” ujarnya. Untuk menyanyikannya, Tanita mengaku menjalani proses mendalam: mulai dari diskusi emosional dengan Nugie hingga memahami setiap bait lirik secara personal agar pesan lagu dapat sampai ke hati pendengar.

Proses rekaman lagu “Fajar” pun tergolong unik. Tanita dan Nugie menggarapnya pada 2019 sebagai proyek pribadi yang awalnya hanya dikerjakan secara santai. Namun hasilnya justru melampaui ekspektasi. “Rekamannya cepat dan penuh kebersamaan. Om Nugie memberi saya kebebasan berekspresi, tapi tetap mengarahkan agar saya tidak keluar dari jiwa lagunya,” ungkap Tanita.

Bagi Tanita, menyanyikan “Fajar” sambil menyaksikan cuplikan film “Seribu Bayang Purnama” memberi pengalaman batin yang istimewa. “Seperti saya sedang menyuarakan isi hati karakter-karakter di dalam film tersebut. Emosinya menyatu,” tambahnya. Tanita sendiri sebelumnya telah merilis dua single: “Andai Kau Di Sini” karya Nugie, dan “Baik-Baik Saja”.

Di balik lirik mendalam dan aransemen akustik yang menenangkan, “Fajar” lahir dari refleksi pribadi Nugie atas peristiwa hidup sehari-hari. “Saya selalu menemukan inspirasi dari pengalaman hidup. Setiap kali melihat matahari terbit, saya merasa ada harapan baru. Itu yang saya tuangkan dalam lagu ini, kesederhanaan yang membawa kekuatan,” kata Nugie.

Nugie berharap lagu “Fajar” bisa menjadi pengingat bahwa hidup terus berjalan, dan setiap peristiwa membawa pelajaran. “Kita harus belajar menyelaraskan hidup dengan semesta. Itu inti pesan yang saya ingin sampaikan,” jelasnya.

Kolaborasi dengan Tanita juga menjadi poin penting dalam kelahiran lagu “Fajar”. Menurut Nugie, “Fajar” seperti menemukan sendiri siapa penyanyinya. “Tanita punya kelembutan suara dan jiwa yang tepat. Rasanya seperti semesta yang mempertemukan lagu ini dengan penyanyinya,” puji Nugie.

Secara teknis, Nugie mengungkapkan bahwa ia sengaja menonjolkan detail yang jarang digunakan dalam musik pop biasa. “Kalau diperhatikan, suara napas Tanita sangat terdengar. Saya sengaja tampilkan itu untuk memberi kesan lebih manusiawi, seperti kita sedang menatap fajar dengan tarikan napas yang penuh kelegaan,” katanya.

Sebuah komentar menarik datang dari pendengar Nugie yang menyebut “Fajar” bisa dianggap sebagai jawaban dari lagu “Burung Gereja”, salah satu karyanya yang telah dirilis hampir tiga puluh tahun yang lalu. “Wah, saya baru dengar ini! Terima kasih sekali atas apresiasinya. Saya tidak pernah membuat konsep untuk itu, semua datang dari momen inspirasi. Ternyata bisa jadi ‘Fajar’ adalah jawaban dari ‘Burung Gereja’, saya baru menyadarinya,” ucap Nugie dengan penuh rasa syukur.

Dengan “Fajar”, Tanita dan Nugie menghadirkan sebuah karya yang tidak hanya menjadi bagian dari film “Seribu Bayang Purnama”, tetapi juga menyampaikan pesan universal tentang kehidupan, harapan, dan kebangkitan. Lewat lagu tersebut rasakanlah kedalaman emosi yang tersirat dalam setiap nadanya.

Lagu Fajar (OST. Film Seribu Bayang Purnama) – Tanita dan Nugie:

Penulis; Muhammad Fadhli

Grand Savero Bogor Hadirkan Program Edukatif “Little Hotelier” Untuk Anak-Anak

0
Grand Savero Bogor

binomedia.id – Bogor. Grand Savero Bogor hadirkan program dengan aktivitas seru dan edukatif untuk anak-anak. Lewat program “Little Hotelier”, anak-anak diajak untuk menjelajahi dunia perhotelan secara langsung, sambil belajar dan bermain bersama teman-teman. Program ini dibuka dengan harga super terjangkau, mulai dari Rp25.000/anak saja.

Mengusung tagline “Let’s Explore Hotel with Grand Savero Bogor”, Little Hotelier memberikan pengalaman berbeda untuk anak-anak usia sekolah, di mana mereka akan diajak berkeliling hotel, mengenal berbagai profesi di dunia hospitality. Program ini tersedia dengan berbagai pilihan paket menarik:

  • Tour Only: Rp25.000/anak
  • Tour + Swim: Rp50.000/anak (tidak termasuk handuk)
  • Tour + Cooking Class: Rp50.000/anak
  • Tour + Little Barista: Rp50.000/anak
  • Tour + Swim + Eat: Rp75.000/anak (tidak termasuk handuk

Setiap tur dirancang untuk memperkenalkan anak-anak pada aktivitas hotel sambil bermain dan belajar, mulai dari menjelajah area hotel, memasak, hingga mencoba jadi barista cilik. Selain itu, guru pendamping mendapat free entrance untuk 2 orang/grup.

Program ini berlaku untuk minimum kuota 10 anak, dan bisa diikuti pada:

  • Weekday: Senin–Jumat
  • Weekend: Sabtu
  • Pilihan waktu tur: pukul 08.00–selesai atau 10.00–selesai

General Manager Grand Savero Bogor, Bapak Dendi Basuworo, menjelaskan, “Kami ingin menghadirkan pengalaman baru yang tak hanya menyenangkan tapi juga edukatif bagi anak-anak. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi sarana belajar di luar kelas yang memberi kesan positif dan membentuk rasa ingin tahu mereka terhadap dunia perhotelan.”

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan, hubungi Ms. Irene di 0811-1188-409. Jangan sampai kehabisan slot karena kuota terbatas!