binomedia.id – Jakarta. Perkembangan kendaraan berbasis perangkat lunak atau Software-Defined Vehicles (SDV) terus mendorong perubahan pada arsitektur elektronik kendaraan. Sejalan dengan tren tersebut, Microchip Technology bersama Marelli memperkenalkan solusi konektivitas layar yang memanfaatkan standar terbuka ASA Motion Link (ASA-ML).
Melalui solusi ini, konten grafik dan video yang diproses oleh sistem komputasi terpusat di dalam kendaraan dapat dialirkan secara langsung ke berbagai layar otomotif melalui konektivitas berkecepatan tinggi yang terstandarisasi.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu produsen kendaraan membangun arsitektur layar yang lebih sederhana, sekaligus memberikan fleksibilitas dalam memilih komponen dan pemasok teknologi. Pada saat yang sama, penggunaan standar terbuka juga dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu mengoptimalkan biaya serta mendukung pengembangan kendaraan yang semakin mengandalkan perangkat lunak.
ASA Motion Link sendiri merupakan standar terbuka untuk konektivitas video otomotif dan komunikasi serializer-deserializer (SerDes) yang dikembangkan oleh Automotive SerDes Alliance (ASA). Konsorsium tersebut mempertemukan produsen kendaraan, pemasok Tier 1, serta perusahaan semikonduktor dari berbagai negara.
Dengan pendekatan yang lebih terbuka, ASA-ML memungkinkan transmisi grafik dan video berkecepatan tinggi dengan dukungan interoperabilitas dari berbagai penyedia teknologi. Hal ini memberikan alternatif bagi industri otomotif yang selama ini banyak bergantung pada solusi konektivitas berbasis teknologi proprietary.
Sebagai salah satu anggota pendiri ASA, Microchip turut mendorong penggunaan standar terbuka di industri otomotif. Setelah sebelumnya menunjukkan interoperabilitas pada solusi kamera, perusahaan kini memperluas penerapan ASA-ML ke konektivitas layar.
Mendukung Arsitektur Kendaraan yang Lebih Terpusat
Perubahan menuju arsitektur komputasi yang lebih terpusat membuat kebutuhan terhadap konektivitas antarkomponen kendaraan ikut berkembang. Produsen kendaraan membutuhkan solusi yang mampu menangani kebutuhan performa tinggi, namun tetap menjaga fleksibilitas dan efisiensi sistem.
Dalam demonstrasi yang dikembangkan bersama Marelli, grafik dan video yang dihasilkan oleh komputer pusat kendaraan diproses dan ditransmisikan menggunakan chipset Microchip VS7000 ASA-ML. Konten tersebut kemudian dikirim melalui koneksi berkecepatan tinggi berbasis standar terbuka menuju layar kendaraan.
Di sisi layar, Marelli mengintegrasikan teknologi yang memungkinkan deserializer ASA-ML dikonfigurasi dan dioptimalkan untuk menerima serta mendekode aliran video terstandarisasi secara langsung.
Integrasi ini memungkinkan berbagai jenis konten, mulai dari tampilan kamera, peta navigasi, grafik infotainmen hingga antarmuka kontrol kendaraan, dapat diterima dan ditampilkan secara terkoordinasi.
Bagi produsen kendaraan, pendekatan tersebut berpotensi membantu menyederhanakan elektronik yang ditempatkan di sisi layar, sekaligus membuka ruang untuk pengembangan arsitektur kendaraan yang lebih fleksibel.
Kelei Shen, Presiden Electronic Business Marelli, mengatakan bahwa perkembangan kendaraan berbasis perangkat lunak mendorong kebutuhan terhadap arsitektur elektronik yang lebih terbuka dan mudah disesuaikan.
Menurutnya, sebagai bagian dari ekosistem otomotif, Marelli menggabungkan berbagai teknologi dari mitra untuk menghadirkan solusi yang dapat menjawab kebutuhan produsen kendaraan.
“Kerja sama ini menyoroti bagaimana standar terbuka dapat mempercepat inovasi sekaligus menyediakan interoperabilitas yang dibutuhkan untuk generasi arsitektur kendaraan berikutnya,” ujar Kelei.
Sementara itu, Kevin So, Wakil Presiden Unit Usaha Komunikasi Microchip, menilai standar terbuka memiliki peran penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap teknologi proprietary.
Kerja sama dengan Marelli, lanjutnya, menunjukkan bagaimana ASA Motion Link dapat digunakan sebagai solusi konektivitas yang aman, interoperable, dan fleksibel untuk mendukung integrasi berbagai komponen dalam kendaraan.
Penggunaan ASA Motion Link membawa sejumlah karakteristik yang relevan dengan kebutuhan kendaraan generasi baru. Salah satunya adalah interoperabilitas terbuka, yang memungkinkan sistem kokpit dan layar dari berbagai penyedia teknologi untuk saling terhubung.
Standar terbuka tersebut juga memberikan fleksibilitas pemasok yang lebih luas karena protokolnya dapat didukung oleh berbagai pemain dalam ekosistem otomotif.
Dari sisi keamanan, teknologi ini dilengkapi autentikasi dan enkripsi pada lapisan tautan sehingga komunikasi antarkomponen dapat terlindungi.
ASA-ML juga dirancang untuk menghadirkan transmisi data yang tangguh, dengan komunikasi tanpa kehilangan data serta ketahanan terhadap gangguan elektromagnetik. Dari sisi performa, teknologi ini mendukung kecepatan data hingga 16 Gbps, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan berbagai jenis layar kendaraan.
Efisiensi sistem juga menjadi salah satu perhatian. Fitur Time Division Duplex (TDD) serta Forward Error Correction (FEC) yang disederhanakan dapat membantu mengoptimalkan konsumsi daya.
Secara keseluruhan, kolaborasi Microchip dan Marelli menunjukkan bagaimana penggunaan standar konektivitas terbuka dapat menjadi bagian dari perjalanan industri otomotif menuju arsitektur kendaraan yang lebih terpusat, fleksibel, dan berbasis perangkat lunak.
Bagi produsen kendaraan, pendekatan ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menampilkan konten pada layar, tetapi juga dengan bagaimana berbagai komponen dalam kendaraan dapat bekerja sama secara lebih sederhana dan terbuka. Pada akhirnya, interoperabilitas tersebut dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi inovasi serta pengembangan fitur kendaraan di masa mendatang. (rls/sh)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id