BerandaBisnisPembiayaan Mobil Bekas BRI Finance Melonjak 77,64 Persen, Didorong Tingginya Permintaan Kendaraan...

Pembiayaan Mobil Bekas BRI Finance Melonjak 77,64 Persen, Didorong Tingginya Permintaan Kendaraan Terjangkau

Binomedia.id , JAKARTA – Di tengah tekanan terhadap daya beli masyarakat dan persaingan yang semakin ketat di industri otomotif nasional, segmen pembiayaan kendaraan bekas masih menunjukkan kinerja yang positif. Kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan pembiayaan mobil bekas yang dibukukan PT BRI Multifinance Indonesia sepanjang tahun ini.

Hingga Mei 2026, BRI Finance mencatat pertumbuhan pembiayaan mobil bekas sebesar 77,64 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan bekas sebagai alternatif mobilitas yang lebih ekonomis di tengah tantangan ekonomi yang masih berlangsung.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan kendaraan bekas kini menjadi pilihan yang semakin diminati masyarakat karena menawarkan keseimbangan antara kebutuhan mobilitas dan efisiensi pengeluaran.

“Di tengah pelemahan daya beli masyarakat dan semakin kompetitifnya pasar otomotif, kami melihat segmen pembiayaan mobil bekas masih menunjukkan kinerja yang positif. Pertumbuhan ini mencerminkan bahwa kendaraan bekas tetap menjadi pilihan yang menarik bagi masyarakat yang membutuhkan solusi mobilitas dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Aditia.

Menurutnya, industri pembiayaan otomotif saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perlambatan ekonomi domestik, fluktuasi nilai tukar rupiah, hingga perkembangan suku bunga yang berpotensi memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli kendaraan.

Meski demikian, BRI Finance menilai segmen kendaraan bekas memiliki daya tahan yang relatif kuat karena mampu menawarkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan kendaraan baru, sekaligus menjangkau kelompok konsumen yang lebih luas.

Selain menjadi solusi kepemilikan kendaraan dengan biaya yang lebih terjangkau, pembiayaan mobil bekas juga dinilai tetap memiliki prospek yang menjanjikan seiring tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi pribadi.

Untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, BRI Finance menerapkan strategi bisnis yang mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent). Perusahaan terus memperkuat kualitas portofolio pembiayaan melalui pengelolaan risiko yang optimal dan penyaluran pembiayaan secara selektif sesuai profil nasabah.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas aset perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis di tengah dinamika industri pembiayaan.

Aditia optimistis prospek pembiayaan kendaraan bekas masih akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan, didukung oleh tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat serta karakteristik segmen yang dinilai lebih adaptif terhadap perubahan kondisi ekonomi.

“Kami tetap optimistis terhadap prospek pembiayaan mobil bekas ke depannya. Dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang masih tinggi dan karakteristik segmen yang relatif adaptif terhadap kondisi ekonomi, kami meyakini pembiayaan kendaraan bekas akan terus menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis BRI Finance,” tutupnya. (rls)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


RELATED ARTICLES

Most Popular