BerandaBisnisALLPrint Indonesia 2026 akan berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran,...

ALLPrint Indonesia 2026 akan berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta

binomedia.idJakarta. Industri percetakan di Indonesia terus bergerak mengikuti perubahan kebutuhan pasar. Memasuki 2026, perkembangan industri menunjukkan arah yang semakin beragam, terutama pada sektor packaging, label, dan textile printing. Pertumbuhan di sektor tersebut turut didukung oleh perkembangan e-commerce, meningkatnya aktivitas UMKM, serta kebutuhan pasar terhadap produk yang lebih fleksibel dan personal.

Di tengah perubahan tersebut, industri percetakan juga mulai mengalami pergeseran dari pola produksi massal menuju solusi cetak yang lebih digital, fleksibel, dan dapat menyesuaikan kebutuhan. Perkembangan teknologi digital printing, otomatisasi, hingga berbagai solusi untuk packaging dan label menjadi bagian dari transformasi yang secara perlahan membentuk wajah industri percetakan saat ini.

7c529b7d 6568 4068 9b23 a015c5bb031d , ALLPrint Indonesia 2026, Binomedia

Perubahan ini sekaligus membuka ruang bagi pelaku industri untuk terus mengenal dan mempertimbangkan berbagai teknologi yang dapat mendukung proses produksi. Bukan hanya dari sisi kapasitas, tetapi juga efisiensi, fleksibilitas, kualitas, dan kemampuan dalam merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Melihat dinamika tersebut, Krista Exhibitions kembali menghadirkan ALLPrint Indonesia 2026, pameran internasional yang mempertemukan berbagai teknologi, mesin, peralatan, bahan baku, serta solusi untuk industri percetakan dan grafika.

ALLPrint Indonesia 2026 akan berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Tahun ini, pameran akan menghadirkan sekitar 400 peserta, termasuk 20 UMKM, dari lebih dari 10 negara, di antaranya Indonesia, China, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, Jerman, Jepang, India, Singapura, dan Korea Selatan. Selama empat hari penyelenggaraan, pameran menargetkan kehadiran sekitar 60.000 pengunjung.

Tidak hanya menghadirkan area pameran, ALLPrint Indonesia 2026 juga digelar bersamaan dengan sejumlah pameran pendukung, yaitu Indo Sign & AD, Textile Printing, Print For Pack, Inter Corrugated, dan Pro Label Asia. Kehadiran berbagai sektor tersebut memperluas cakupan ekosistem yang dapat ditemui pengunjung dalam satu rangkaian acara.

Menurut Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, perkembangan industri percetakan saat ini telah berkembang melampaui teknologi cetak konvensional. “Industri percetakan saat ini berkembang sangat luas. Tidak hanya berbicara mengenai mesin dan teknologi cetak konvensional, tetapi juga digital printing, printing untuk kemasan, teknologi grafis, label, hingga berbagai solusi yang dibutuhkan oleh industri. Perkembangan ini tentu menciptakan kebutuhan baru dan peluang bisnis baru bagi para pelaku industri.”

Melalui ALLPrint Indonesia 2026, pengunjung dapat melihat lebih dekat beragam perkembangan teknologi yang mendukung kebutuhan produksi. Mulai dari digital printing, packaging printing, teknologi karton box, graphic technology, printing equipment, finishing technology, tinta, kertas dan media cetak, hingga software dan berbagai solusi pendukung industri grafika.

Kehadiran beragam teknologi tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku industri untuk memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai solusi yang tersedia. Pengunjung dapat melihat demonstrasi mesin dan produk secara langsung, berdiskusi dengan produsen maupun penyedia teknologi, serta menggali informasi mengenai penerapan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Bagi perusahaan yang sedang mempertimbangkan pengembangan kapasitas produksi maupun investasi teknologi, pameran juga dapat menjadi salah satu ruang untuk mendapatkan referensi. Berbagai pilihan teknologi dapat dipelajari secara langsung, sehingga pelaku usaha memiliki kesempatan untuk memahami karakteristik produk, berdiskusi dengan tenaga ahli, sekaligus melihat perkembangan teknologi yang tengah digunakan di industri.

Selain mempertemukan pelaku industri dengan teknologi, ALLPrint Indonesia 2026 juga menghadirkan ruang untuk membangun koneksi bisnis. Sebagai platform business-to-business (B2B), pameran ini mempertemukan produsen, distributor, supplier, pengguna teknologi, serta pelaku usaha dari berbagai sektor.

Pertemuan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan, menemukan calon mitra maupun pemasok, bertukar informasi mengenai perkembangan industri, serta membuka peluang kerja sama yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Ruang Bertukar Pengetahuan

Perkembangan teknologi juga berjalan beriringan dengan kebutuhan akan pengetahuan dan pemahaman baru. Karena itu, ALLPrint Indonesia 2026 turut menghadirkan sejumlah agenda edukasi dan forum industri yang membahas berbagai topik yang relevan dengan perkembangan sektor percetakan dan grafika.

Salah satunya adalah seminar “Ready for 2027 and onward? The New Rules of Digital Textile Printing”, yang akan membahas perkembangan teknologi serta arah industri digital textile printing.

Sementara itu, seminar “The Future of Carton Manufacturing: Smart Machines, Smart Solutions” akan mengangkat perkembangan otomatisasi dalam industri karton serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses produksi yang semakin efisien.

Selain kedua agenda tersebut, pengunjung juga dapat mengikuti Eduprint Talkshow yang membahas isu sertifikasi halal dan kemasan, serta Musyawarah Nasional XI Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI).

Beragam agenda tersebut menjadi bagian dari ruang pertukaran informasi bagi pelaku industri, dengan pembahasan yang mencakup adopsi teknologi, efisiensi produksi, kepatuhan terhadap regulasi, hingga perkembangan industri grafika.

Pada akhirnya, perkembangan industri percetakan tidak hanya berbicara mengenai mesin atau teknologi baru. Di dalamnya terdapat perubahan kebutuhan pasar, cara produksi, pola kerja, serta peluang kolaborasi yang terus berkembang.

Melalui penyelenggaraan ALLPrint Indonesia 2026, pelaku industri percetakan, grafika, advertising, signage, packaging, textile printing, dan sektor terkait dapat menemukan berbagai referensi teknologi sekaligus bertemu dengan pelaku usaha dari berbagai bagian dalam ekosistem industri.

Dengan menghadirkan teknologi, produsen, distributor, asosiasi, serta pengguna dalam satu ruang, ALLPrint Indonesia 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu tempat untuk melihat lebih dekat bagaimana industri percetakan terus berkembang dan beradaptasi terhadap kebutuhan masa kini maupun yang akan datang. (rls)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


RELATED ARTICLES

Most Popular