binomedia.id– Jakarta. Jajaran eksekutif Maxim turun langsung ke lapangan dengan menyamar sebagai pengemudi Maxim Bike guna memantau dinamika operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Development Director Maxim, Dirhamsyah, bersama sejumlah Head of Subdivision dari wilayah Jabodetabek.
Selama dua hari, jajaran manajemen menjalankan peran sebagai pengemudi Maxim Bike dan menerima rata-rata belasan pesanan per hari, mulai pagi hingga malam. Mereka juga mendatangi sejumlah titik strategis untuk mencari penumpang, seperti kawasan Sarinah, Jalan Jenderal Sudirman, dan Tebet.
Dirhamsyah menjelaskan, sebagian besar pengguna tertarik menggunakan layanan Maxim Bike karena tarifnya yang terjangkau, terutama melalui fitur Bike Sangat Hemat. Layanan ini dinilai relevan bagi masyarakat yang memanfaatkan ojek online sebagai penghubung menuju moda transportasi umum seperti commuter line maupun LRT.
Menurutnya, pengalaman terjun langsung sebagai pengemudi memberikan gambaran nyata mengenai kondisi operasional di lapangan. Selain berinteraksi dengan penumpang dan menerima masukan, manajemen juga menguji aplikasi pengemudi untuk mengevaluasi kemudahan penggunaan sebagai bahan pengembangan layanan ke depan.
“Dengan turun langsung sebagai pengemudi, kami dapat melihat kondisi sebenarnya di lapangan, mulai dari menerima order, bertemu penumpang, hingga menjalankan aplikasi. Dari situ, Maxim mengetahui aspek yang perlu ditingkatkan demi kualitas layanan yang lebih baik,” ujar Dirhamsyah.
Hasil pemantauan menunjukkan sistem operasional Maxim berjalan baik, termasuk fitur verifikasi wajah yang diterapkan untuk meningkatkan keamanan. Namun, perusahaan menilai perlu adanya sosialisasi lanjutan guna meningkatkan literasi mitra pengemudi terkait penggunaan fitur tersebut.
Dirhamsyah menambahkan, program turun langsung ke lapangan menjadi langkah penting agar perusahaan memahami tantangan yang dihadapi pengemudi dan penumpang secara menyeluruh. Ke depan, kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala untuk memastikan layanan Maxim terus berkembang sesuai kebutuhan pengguna dan mitra pengemudi.(WHY)
binomedia.id – Tangerang. Saat makan di luar rumah, banyak orang memulai pilihannya dari rasa dan harga. Namun, seiring waktu, kepercayaan terhadap makanan yang dikonsumsi juga menjadi pertimbangan penting. Konsumen ingin merasa yakin bahwa makanan yang mereka pilih aman, berkualitas, dan berasal dari proses yang dapat dipercaya. Di IKEA, pengalaman makan tidak hanya hadir lewat hidangan yang tersaji, tetapi juga melalui cara bahan baku dipilih dan diproses sebelum sampai ke pelanggan.
IKEA menerapkan sertifikasi keberlanjutan (sustainability) pada berbagai bahan baku yang digunakan oleh IKEA Food, mulai dari seafood, kopi dan teh, hingga telur ayam pada beberapa menu. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas rasa dan keamanan pangan, sekaligus menghadirkan pilihan makanan yang lebih bertanggung jawab dan relevan dengan keseharian keluarga Indonesia.
“Setiap hidangan yang ada di IKEA Indonesia kami rancang agar pelanggan bisa menikmatinya dengan tenang. Prinsip kami sederhana, yaitu baik untuk Anda, baik untuk sesama, dan baik untuk planet kita. Kami ingin pelanggan yang datang, makan dengan nyaman, dan tahu bahwa makanan yang mereka pilih aman, halal, berkualitas, serta diolah dengan cara yang lebih bertanggung jawab,” ujar Ariane Vinsontia, Commercial Food Manager IKEA Indonesia.
Pendekatan IKEA terhadap sustainability pada IKEA Food tidak berdiri sendiri di dapur atau restoran. Di balik setiap menu, terdapat kerja sama dengan nelayan, petani, dan pemasok yang menjadi bagian dari rantai pasok sehari-hari. Melalui penerapan standar sertifikasi sustainability, IKEA mendorong cara kerja yang lebih jelas, konsisten, dan saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.
Untuk hidangan seafood seperti Fish & Chips dan menu berbahan dasar salmon, IKEA menggunakan bahan yang telah tersertifikasi Marine Stewardship Council (MSC) dan Aquaculture Stewardship Council (ASC). Sertifikasi ini membantu memastikan praktik penangkapan dan budidaya ikan dilakukan secara lebih terkontrol, sehingga kualitas rasa tetap konsisten dan keamanan pangan terjaga. Di saat yang sama, praktik ini mendukung nelayan dan pembudidaya ikan melalui aturan yang lebih jelas terkait musim tangkap, ukuran ikan, dan penggunaan pakan yang lebih bertanggung jawab.
Pendekatan serupa juga diterapkan pada kopi dan teh yang disajikan di IKEA Café, serta cokelat yang kami jual di IKEA. Melalui bahan baku bersertifikasi Rainforest Alliance, petani mendapatkan panduan dan pelatihan terkait pengelolaan air, perlindungan lingkungan sekitar kebun, serta praktik kerja yang lebih aman. Hubungan kerja yang lebih berkelanjutan ini membantu menjaga kualitas produk dari waktu ke waktu, sekaligus mendukung keberlangsungan usaha pertanian di tingkat lokal.
Tidak hanya itu, telur ayam cage-free bersertifikasi Certified Humane juga sudah mulai digunakan di IKEA Indonesia. Penggunaan bahan baku ini mencerminkan upaya IKEA dalam bekerja sama dengan pemasok serta menerapkan standar yang relevan sesuai dengan jenis menu, sambil tetap menjaga kualitas dan keamanan pangan.
“Sustainability bagi kami dimulai dari hal yang paling dekat dengan keseharian, bagaimana kami memilih bahan, bekerja dengan pemasok, dan menjaga standar yang konsisten dari hulu ke meja makan. Dengan menerapkan sertifikasi global dan mematuhi regulasi di Indonesia, kami ingin pilihan IKEA Food tidak hanya enak dan berkualitas, tapi juga memberi kontribusi positif bagi orang-orang dan lingkungan yang terlibat di sepanjang rantai pasok,” tutup Ariane.
Melalui penerapan sertifikasi sustainability ini, manfaatnya dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh nelayan, petani, dan pemasok yang terlibat dalam rantai pasok IKEA Food. Praktik yang lebih bertanggung jawab membantu menjaga sumber daya alam yang menjadi bagian penting dari sistem pangan Indonesia, sekaligus mendukung mata pencaharian yang lebih stabil bagi semua.
IKEA percaya bahwa sustainability tidak perlu terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Dengan menghadirkan makanan yang familiar, aman, halal, dan terjangkau, IKEA ingin membuat pilihan makan yang lebih bertanggung jawab terasa mudah diakses. Anda dapat menikmati berbagai menu IKEA Food yang bertanggung jawab ini di Restoran Swedia, Kafe Swedia, dan Bistro Swedia IKEA di seluruh toko IKEA di Indonesia. (rls/tar)
binomedia.id – Padalarang. Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, WINGS Group Indonesia melalui SoSoft kembali mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam langkah sederhana yang berdampak besar bagi bumi. Melalui kampanye #AlamiSoSoftUntukBumi, SoSoft ingin menghadirkan pesan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari rumah, bahkan dari aktivitas sehari-hari seperti mencuci pakaian.
Sebagai detergen berbahan aktif tumbuhan produksi WINGS Care, SoSoft menghadirkan formulasi yang mudah terurai dan tidak mengandung SLS, sehingga lebih ramah bagi lingkungan. Namun komitmen tersebut tidak berhenti pada produk saja. SoSoft juga mendorong masyarakat untuk membiasakan diri memilah sampah serta mendaur ulang kemasan plastik yang masih memiliki nilai guna.
Kampanye #AlamiSoSoftUntukBumi menjadi wujud nyata kepedulian terhadap tantangan pengelolaan sampah, khususnya sampah anorganik yang sering kali belum terpilah dengan optimal. Padahal, dengan langkah sederhana seperti memisahkan sampah sesuai kategorinya, kita telah membantu memperpanjang siklus hidup material yang masih bisa dimanfaatkan kembali.
Untuk mendukung gerakan ini, SoSoft berkolaborasi dengan Rekosistem, perusahaan rintisan pengelola dan daur ulang sampah berbasis teknologi. Kolaborasi ini diwujudkan melalui peresmian Rekosistem X SoSoft Waste Station di kompleks Sekolah Al-Irsyad Satya Kota Baru Parahyangan, Padalarang. Lokasi ini dipilih karena strategis dan mudah dijangkau warga sekitar, sehingga diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat berpartisipasi secara rutin dalam kegiatan daur ulang.
Melalui dua langkah sederhana “Aksi Untuk Bumi”, SoSoft mengajak masyarakat untuk: Pertama, memilih detergen berbahan aktif tumbuhan yang lebih ramah lingkungan. Kedua, mengenali, memilah, dan menyetorkan kemasan plastik ke fasilitas daur ulang terdekat seperti waste station atau bank sampah.
Head of Fabric Care Category WINGS Group Indonesia, Anastasia Pamela, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap bumi bisa dimulai dari pilihan-pilihan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Menggunakan detergen berbahan tumbuhan dan mendaur ulang kemasan adalah langkah sederhana yang, jika dilakukan bersama, mampu membawa perubahan berarti bagi masa depan lingkungan.
Waste station hasil kolaborasi SoSoft dan Rekosistem ini menargetkan pengumpulan hingga 16 ton sampah rumah tangga dalam satu tahun untuk didaur ulang menjadi produk bernilai guna. Inisiatif ini juga dilengkapi dengan sistem insentif berupa Rekopoin bagi pengguna aplikasi Rekosistem. Masyarakat yang menyetorkan kemasan kosong SoSoft akan mendapatkan poin yang dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan berbagai keuntungan menarik.
Melalui kampanye #AlamiSoSoftUntukBumi, SoSoft berharap dapat menumbuhkan kebiasaan baik yang berkelanjutan. Ke depan, kolaborasi serupa akan terus diperluas ke berbagai kota di Indonesia. Semangat ini sejalan dengan komitmen Yayasan WINGS Peduli melalui kampanye #PilahDariSekarang, yang mendorong pengurangan sampah sejak dari sumbernya.
Pada akhirnya, menjaga bumi bukanlah tentang langkah besar yang sulit dilakukan, melainkan tentang konsistensi dalam kebiasaan kecil yang dilakukan bersama. Dengan memilah dan menyetorkan sampah, serta memilih produk yang lebih ramah lingkungan, kita turut berkontribusi menghadirkan kehidupan yang lebih baik hari ini dan untuk generasi mendatang. (rls/sh)
Stephen June, kolaborasi dua penyanyi legendaris Indonesia, Stephen Tamadji dan Irma June, rilis single Terima Kasih Jiwa. (Dok. Istimewa)
Binomedia – Duo lintas generasi, Stephen June, yang digawangi oleh Stephen Tamadji dan Irma June, resmi meluncurkan single ke dua bertajuk “Terima Kasih Jiwa”. Lagu tersebut dirilis pada Sabtu, 14 Februari 2026 di seluruh platform musik digital, menandai babak baru perjalanan musikal dua nama besar di industri musik Tanah Air.
Stephen Tamadji dikenal sebagai personel dari grup vokal legendaris Warna yang telah mewarnai industri musik Indonesia dengan harmonisasi khasnya. Sementara itu, Irma June adalah diva pop Indonesia yang telah memasuki dekade kelima kiprahnya, tetap konsisten dengan kualitas vokal dan interpretasi yang matang serta emosional.
Dalam sesi wawancara bersama awak media pada Senin, 16 Februari 2026, Stephen Tamadji mengungkapkan bahwa ketika pertama kali membaca lirik yang ditulis Irma June, ia langsung merasakan nuansa kontemplatif yang sangat personal. Menurutnya, terdapat kerapuhan sekaligus kekuatan di dalam lirik tersebut, sebuah refleksi tentang jiwa yang tetap bertahan melewati berbagai beban kehidupan.
Melodi lagu tersebut, lanjut Stephen, hadir seperti dialog batin yang perlahan bergerak menuju refrain penuh rasa syukur dan terima kasih. Ia sengaja merancang bagian refrain agar dapat dinyanyikan secara “ke dalam” dengan nuansa introvert yang intim, maupun “ke luar” dengan energi megah yang mencerminkan kekuatan; sebuah ajakan untuk merayakan jiwa yang sering terlupakan namun sesungguhnya menopang setiap langkah kehidupan.
Secara musikal, progresi akord dalam lagu tersebut dibuat sederhana namun selaras dengan dinamika lirik. Pada bagian bridge, terselip optimisme yang mengantar pendengar menuju klimaks penuh keagungan, menjadikan lagu tersebut tidak hanya menyentuh secara emosional tetapi juga kuat secara struktur komposisi.
Stephen menjelaskan bahwa dalam proyek Stephen June, proses penciptaan lagu berjalan sangat fleksibel dan terbuka terhadap eksplorasi artistik. Pada single pertama mereka, “Pencarian”, ia lebih dahulu menciptakan melodi sebelum Irma menulis lirik; sementara pada “Terima Kasih Jiwa” prosesnya dibalik, Irma lebih dulu menuangkan kisahnya dalam lirik, lalu Stephen menggubah komposisinya.
Sebagai penyanyi yang berakar dari format grup, Stephen mengaku harus menantang dirinya untuk mengeksplorasi wilayah nada tinggi yang sebelumnya jarang ia sentuh. Ia juga berupaya menyesuaikan diri dengan gaya khas Irma yang kaya dengan riff dan runs, sementara Irma sendiri belajar menyeimbangkan kebebasan sebagai solois dengan disiplin harmoni dalam format duet; sebuah proses yang mereka jalani dengan chemistry yang kuat dan penuh sukacita.
Dalam proses produksinya, Stephen dan Irma kembali bekerja sama dengan Agus Hendrajaya yang dikenal memiliki sensitivitas tinggi dalam menerjemahkan emosi ke dalam aransemen. Kolaborasi tersebut berjalan mulus karena ketiganya telah beberapa kali bekerja bersama sebelumnya, sehingga komunikasi kreatif terjalin dengan sangat efektif.
Stephen mengungkapkan bahwa sejak pertama kali mendengar draft aransemen, ia merasa esensi lagu sudah tertangkap dengan tepat. Ia bahkan diberi ruang untuk mengisi part piano sendiri, sementara ide-ide instrumentasi dari Agus memperkaya nuansa megah sekaligus intim yang menjadi roh utama lagu tersebut.
Bagi Stephen, “jiwa” dalam lagu tersebut memiliki makna yang luas dan personal. Ia mendedikasikan lagu tersebut kepada sang istri tercinta yang selalu menjadi penopang di masa-masa terendah hidupnya, serta kepada siapa pun yang menjadi alasan seseorang untuk tetap bertahan dan melanjutkan hidup.
Ia berharap, sebagaimana single pertama mereka mendapat respons hangat dari pendengar yang merasa “relate”, lagu tersebut pun mampu menjangkau lebih banyak hati dan menjadi pengingat bahwa setiap orang pantas merayakan ketangguhan jiwanya sendiri.
Irma June mengungkapkan bahwa lirik “Terima Kasih Jiwa” ditulis berdasarkan kisah hidupnya sendiri yang ia gambarkan seperti roller coaster. Di balik citra ceria dan ekstrovert yang selama ini dikenal publik, ia menyimpan sisi introvert dan luka yang jarang terlihat oleh orang lain.
Ia menyadari bahwa selama bertahun-tahun ia terlalu fokus memikirkan orang lain hingga lupa mengapresiasi jiwanya sendiri yang terus bertahan. Bagian lirik “dunia tak tahu kau luka” menjadi kalimat yang paling berat untuk ia tulis, karena merepresentasikan realitas banyak orang yang terlihat kuat di luar namun menyimpan perjuangan dalam diam.
Irma menegaskan bahwa komunikasi dan kedekatannya dengan Stephen terbangun tidak hanya dalam konteks profesional, tetapi juga personal. Ia merasa sudah seperti keluarga dengan Stephen dan istrinya, sehingga proses diskusi kreatif mengalir secara natural meskipun tak jarang berlangsung seru layaknya “Tom & Jerry”.
Perbedaan warna suara mereka justru menjadi kekuatan utama duet tersebut. Dengan latar belakang musikalitas Stephen sebagai pianis dan musisi kelas dunia, serta karakter vokal Irma yang kuat dan khas, keduanya berhasil memadukan suara yang meminjam istilah dunia musik “kawin banget”.
Irma menegaskan bahwa ia tetap mempertahankan DNA vokalnya dalam rekaman lagu tersebut, membiarkan semuanya mengalir secara natural sesuai jati dirinya. Bersama Stephen dan Agus, mereka bahkan membentuk grup diskusi khusus demi memastikan setiap detail lagu tersampaikan dengan utuh dan bermakna.
Track gitar dalam lagu “Terima Kasih Jiwa” diisi oleh seorang musisi muda berbakat bernama Jethro. Permainan gitarnya menghadirkan warna yang khas dan membuat keseluruhan lagu terasa lebih menyentuh serta emosional. Sentuhan nada yang ia mainkan memberi nuansa hangat dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan dalam lagu tersebut.
Menariknya, Jethro mengerjakan part gitarnya langsung dari Tiongkok, tempat ia sedang menempuh pendidikan. File rekaman gitar tersebut kemudian ia kirimkan ke Indonesia untuk proses produksi lebih lanjut. Meskipun terpisah jarak, kolaborasi tersebut tetap berjalan lancar dan menghasilkan harmonisasi yang kuat dalam lagu.
Stephen June turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Hendi Ahmad dari label AFE Records. Ia mengapresiasi kesempatan dan dukungan yang diberikan sehingga lagu “Terima Kasih Jiwa” dapat resmi dirilis di bawah naungan label tersebut. Menurutnya, kepercayaan dari pihak label menjadi langkah penting dalam perjalanan karier musiknya.
Saat ini, Stephen June juga tengah mempersiapkan perilisan video musik untuk lagu tersebut, diproduksi oleh AFE Pictures dan disutradarai oleh Farid Zafran. Konsep yang diusung berbentuk short movie music video, sehingga menghadirkan alur cerita yang lebih mendalam dan sinematik.
Untuk pemilihan pemeran, AFE Pictures mengadakan open casting secara online yang diikuti oleh banyak peserta dari berbagai daerah. Dari proses tersebut, terpilih satu pria dan satu wanita sebagai pemenang yang kemudian dipercaya menjadi talent dalam video musik tersebut. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat visualisasi cerita dan emosi yang ingin disampaikan melalui lagu “Terima Kasih Jiwa.”
Menutup pernyataannya, Irma menyampaikan pesan sederhana namun kuat: jika seseorang telah berjalan sejauh ini dalam hidupnya, itu artinya ia hebat. Karena di balik setiap langkah, ada jiwa yang bertahan dan kuat dan sudah sepantasnya kita berkata, “Terima Kasih, Jiwa.”
Single “Terima Kasih Jiwa” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital. Stephen June berharap karya tersebut dapat diterima dengan hangat oleh masyarakat musik Indonesia dan menjadi soundtrack refleksi bagi siapa pun yang sedang belajar mencintai serta mengapresiasi jiwanya sendiri.
DPP ABPEDNAS Indonesia Hibahkan 7 Unit Kendaraan Operasional untuk Kejaksaan di Aceh dan Sumatera Utara. (Dok. Istimewa)
Binomedia – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) kembali menegaskan komitmen sosial dan kelembagaan melalui penyerahan hibah tujuh unit kendaraan operasional bagi jajaran Kejaksaan Republik Indonesia di Aceh dan Sumatera Utara pada Sabtu (14/2/2026). Langkah strategis tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap daerah terdampak musibah bencana sekaligus dukungan konkret terhadap tugas dan fungsi aparat penegak hukum di wilayah setempat.
Penyerahan hibah dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan sosialisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) serta pengukuhan pengurus DPD ABPEDNAS dan 20 DPC kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Momentum tersebut memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat dan institusi penegak hukum dalam menjaga tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan transparan.
Bantuan diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, bersama Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama. Kehadiran pimpinan organisasi pada prosesi penyerahan mencerminkan keseriusan ABPEDNAS dalam membangun kolaborasi yang produktif bersama Kejaksaan RI.
Adhitya Yusma Perdana menegaskan bahwa hibah tujuh unit kendaraan merupakan bentuk tanggung jawab moral organisasi kemasyarakatan terhadap kebutuhan institusi negara. Organisasi masyarakat, menurutnya, memiliki peran strategis dalam menghadirkan kontribusi nyata sesuai kapasitas dan kemampuan masing-masing demi kepentingan publik.
Lebih lanjut, Adhitya menyampaikan bahwa langkah tersebut menjadi bagian dari sinergisitas ABPEDNAS bersama Kejaksaan Agung RI. Komitmen tersebut selaras dengan dukungan terhadap agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada penguatan desa, pemerataan ekonomi, dan percepatan pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pembangunan dari tingkat akar rumput.
Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, menambahkan bahwa hibah kendaraan operasional merupakan simbol kepedulian sekaligus penguatan kerja sama kelembagaan. Dukungan tersebut diharapkan mampu menunjang optimalisasi pelaksanaan Program Jaga Desa sebagai instrumen pencegahan penyimpangan serta penguatan tata kelola pemerintahan desa.
Adapun rincian hibah kendaraan operasional meliputi lima unit untuk wilayah Sumatera Utara dan dua unit untuk Aceh. Untuk Sumatera Utara, bantuan diberikan kepada Kejaksaan Negeri Langkat berupa satu unit Zenix dan satu unit Avanza, Cabang Kejaksaan Negeri Pangkalan Brandan satu unit Avanza, Cabang Kejaksaan Negeri Labuhan Deli satu unit Avanza, serta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melalui Asisten Intelijen satu unit Zenix. Sementara untuk Aceh, bantuan disalurkan kepada Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang berupa satu unit Zenix dan satu unit Avanza.
DPP ABPEDNAS memaknai hibah kendaraan operasional sebagai representasi penguatan kolaborasi jangka panjang antara organisasi dan Kejaksaan RI. Kemitraan strategis tersebut diarahkan pada penguatan fungsi pengawasan desa melalui BPD, pencegahan potensi penyimpangan Dana Desa, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan desa.
Ke depan, ABPEDNAS berkomitmen memperluas sinergi dengan aparat penegak hukum guna memastikan pembangunan desa berjalan secara sehat dan berkelanjutan. Melalui Program Jaga Desa, kolaborasi antara BPD ABPEDNAS dan Kejaksaan menjadi fondasi penting dalam menjaga integritas tata kelola desa serta mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara merata.
“Desa merupakan masa depan Indonesia. Melalui Program Jaga Desa, sinergi antara BPD ABPEDNAS dan Kejaksaan menjadi kunci dalam menjaga tata kelola desa yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas Adhitya Yusma Perdana.
binomedia.id – Jakarta. Betadine telah menjadi bagian dari kehidupan keluarga Indonesia dalam menghadapi momen luka sehari-hari yang tepercaya dan terus berinovasi selama lebih dari 50 tahun melalui solusi antiseptik Povidone-Iodine berbasis sains yang dikenal efektif melawan kuman penyebab infeksi (berdasarkan uji laboratorium). Seiring dengan perubahan gaya hidup dan pola asuh generasi muda saat ini, Betadine menghadirkan Betadine Bening Antiseptik Spray dan Gel sebagai inovasi perlindungan antiseptik yang efektif, tidak perih, dan dapat digunakan pada kulit sensitif, termasuk anak di bawah usia dua tahun berdasarkan hasil uji laboratorium. Betadine Bening Antiseptik memberikan pengalaman gentle parenting dengan mengutamakan kenyamanan, ketenangan, dan solusi tanpa drama dalam perawatan luka kecil anak.
Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Health Psychology, analisis data retrospektif pada lebih dari 22.000 individu menunjukkan bahwa orang dewasa yang mengenang kasih sayang tinggi dari orang tua mereka di masa kecil, terutama dari ibu, cenderung memiliki kesehatan fisik yang lebih baik. Dalam konteks keseharian, kasih sayang ini sering kali terwujud melalui hal-hal sederhana, seperti mendengarkan anak dan menghabiskan waktu bersama, termasuk merawat luka kecil dengan penuh ketenangan.
Namun kenyataannya, momen luka kecil pada anak kerap memicu kepanikan orang tua terutama terhadap ibu muda yang baru memiliki anak. Rasa takut anak merasa sakit, trauma, atau tidak nyaman sering kali mengubah momen perhatian menjadi situasi penuh drama. Menyadari hal tersebut, Betadine Bening Antiseptik hadir dengan kandungan Octenidine yang efektif memberikan perlindungan ganda untuk melawan bakteri dan jamur (berdasarkan uji laboratorium), serta mendukung penyembuhan tanpa mengiritasi atau merusak jaringan sehat. Selain itu, Betadine Bening Antiseptik juga mengandung Allantoin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan melembapkan sehingga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka pada kulit sensitif, menjadikannya antiseptik tepercaya, ‘Bocil Approved’ untuk si kecil, membantu orang tua tetap tenang saat merawat luka, dan membuat proses perawatan luka menjadi bagian dari bonding sekaligus ekspresi kasih sayang yang menenangkan.
Sebagai bagian dari komitmen untuk mendekatkan solusi perawatan luka yang nyaman di kulit anak dan bayi kepada keluarga Indonesia, Betadine menggandeng Guardian sebagai mitra ritel eksklusif yang merupakan ritel kesehatan terbesar di Indonesia, memiliki jangkauan luas dan dipercaya oleh keluarga dalam menyediakan produk perawatan kesehatan yang aman dan berkualitas. Kolaborasi ini memastikan Betadine Bening Antiseptik dapat diakses dengan mudah oleh keluarga modern di berbagai momen, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.
Anastasya Ratu Chaerani, Brand Manager Wound Care iNova Pharmaceuticals Indonesia, menyampaikan bahwa, “Selama lebih dari 50 tahun, Betadine berkomitmen untuk melindungi keluarga Indonesia dengan antiseptik yang mengandung Povidone-Iodine. Melalui Betadine Bening Antiseptik, kami menghadirkan inovasi yang juga efektif dan dapat digunakan untuk anak di bawah usia dua tahun untuk mendukung kebutuhan emosional keluarga modern. Kami percaya bahwa perawatan luka yang tenang dan nyaman adalah bagian dari bentuk kasih sayang orang tua. Oleh karena itu, kami juga bekerja sama dengan Guardian sebagai mitra ritel eksklusif, karena Guardian merupakan mitra tepercaya keluarga Indonesia dalam menyediakan produk kesehatan yang aman, lengkap, dan mudah diakses dalam keseharian.”
Dari sisi medis, perawatan luka yang tepat juga berperan penting dalam menjaga kenyamanan dan kesehatan kulit anak. dr. Lucky Yogasatria Sp.A, Dokter Spesialis Anak menjelaskan bahwa kulit bayi dan balita memiliki karakteristik yang lebih sensitif dibandingkan orang dewasa, “Pada anak usia di bawah dua tahun, kulit masih berkembang dan lebih rentan terhadap iritasi. Oleh karena itu, antiseptik dengan kandungan yang dapat digunakan pada kulit sensitif, tidak menimbulkan rasa perih, serta mampu bekerja efektif melawan kuman sangat penting dalam perawatan luka. Kandungan antiseptik modern seperti Octenidine, yang dikombinasikan dengan bahan penenang kulit seperti Allantoin, dapat membantu menjaga keseimbangan antara efektivitas perlindungan dan kenyamanan kulit anak.”
Pengalaman ini juga dirasakan oleh Dewi Paramita, seorang ibu muda dan content creator yang baru menjalani peran sebagai orang tua. “Sebagai ibu muda dengan anak pertama, luka kecil pada anak seperti bekas gigitan nyamuk atau lecet ringan, bisa bikin aku panik dan merasa bersalah kalau anak merasa tidak nyaman. Awalnya aku sempat mencoba berbagai produk untuk mengatasi luka anak, sampai akhirnya menemukan Betadine Bening Antiseptik yang Bocil Approved, tidak perih, dan dapat digunakan pada kulit sensitif anak, aku merasa jauh lebih tenang. Anak tidak rewel, aku pun bisa fokus dan selalu hadir di setiap momen pertumbuhan anak. Buat aku, momen seperti ini adalah bonding, bentuk kasih sayang orang tua yang sederhana tapi bermakna,” ungkapnya.
Memastikan keluarga modern juga selalu memiliki akses yang mudah menemukan solusi yang diinginkannya, Jhon Malvin Tarigan, Marketing Director Guardian Indonesia, menyampaikan, “Kami bangga atas kepercayaan Betadine yang memilih Guardian sebagai mitra ritel eksklusif. Kerja sama ini terasa sangat selaras dengan komitmen Guardian untuk menjadi mitra keluarga tepercaya dalam perjalanan kesehatan sehari-hari. Dengan store yang dirancang ramah keluarga dan kategori mom & baby yang jelas serta mudah diakses, kami ingin membantu orang tua menemukan solusi yang tepat dengan lebih tenang. Kehadiran Betadine Bening Antiseptik, yang efektif dan dapat digunakan pada kulit sensitif anak, semakin melengkapi upaya kami dalam mendukung parenting nyaman dan penuh ketenangan.”
Melalui kampanye #PakeYangBening sebagai bagian dari upaya edukasi dan pendekatan dengan keluarga muda, Betadine turut berpartisipasi dalam Popmama Birthday Bash 2026, sebuah perayaan komunitas yang menyoroti kebersamaan keluarga dan perjalanan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak dengan tema “Bonding Love in Every Little Moment”. Dengan berbagai sesi edukatif dan diskusi, Betadine bersama iNova Pharmaceuticals akan terus berinovasi, menginspirasi, dan mengajak orang tua memahami bahwa perawatan luka bukan hanya tentang perlindungan fisik, tetapi juga tentang menciptakan pengalaman yang tenang, penuh kasih, dan tanpa drama.
Betadine Bening Antiseptik Spray dan Gel kini tersedia di Guardian sebagai mitra ritel eksklusif, dan toko ritel tradisional lainnya, serta dapat diperoleh melalui kanal online resmi Betadine Indonesia. Dengan semangat #PakeYangBening, Betadine terus mendukung orang tua modern dalam mengekspresikan kasih sayang melalui kesiapan, ketenangan, dan perlindungan terbaik, agar anak tetap aktif, nyaman, dan tumbuh dalam lingkungan penuh cinta, tanpa drama.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Betadine dan tips menarik seputar penanganan luka dan kesehatan, kunjungi website resmi Betadine dan follow @betadineindonesia di Instagram. (renz)
binomedia.id – Jakarta. Bagi banyak orang, coffee space adalah bagian dari rutinitas harian. Tempat singgah di sela aktivitas, duduk sebentar, lalu melanjutkan aktivitas lainnya. Kita sering berbagi meja dan ruang yang sama, tapi jarang benar-benar punya waktu untuk saling bertukar pikiran. Dari keseharian inilah DJOURNAL memperkenalkan BEANSTORMING, sebuah seri percakapan offline yang mengajak orang untuk berhenti sejenak dan memberi ruang pada dialog yang lebih bermakna.
BEANSTORMING dirancang sebagai ruang percakapan yang terasa dekat dan tidak mengintimidasi. Setiap sesi berangkat dari obrolan yang santai tapi bermakna, mempertemukan pengalaman hidup dengan sudut pandang profesional, tanpa tuntutan untuk tampil atau berbagi cerita secara berlebihan. Peserta bisa terlibat dengan caranya masing-masing, ada yang memilih untuk mendengarkan, ada yang merenung, ada juga yang berbagi ketika sudah siap. Lebih dari sekadar acara, BEANSTORMING dibayangkan sebagai percakapan yang terus berjalan, sebuah ruang yang bisa didatangi kembali dan perlahan terasa akrab.
Seri ini berangkat dari hal yang sering kita alami sehari-hari. Banyak profesional urban datang ke coffee space sebagai bagian dari rutinitas, ngopi sebelum kerja, istirahat sebentar, lalu lanjut lagi. Kita duduk berdekatan, kadang mengobrol, tapi obrolannya sering berhenti di permukaan. Tanpa ruang untuk benar-benar terhubung, interaksi pun terasa cepat dan transaksional. Lewat BEANSTORMING, DJOURNAL ingin menghadirkan ruang percakapan yang konsisten dan lebih dalam, agar momen di coffee space bisa terasa lebih personal, relevan, dan bermakna.
“Lewat BEANSTORMING, kami ingin DJOURNAL menjadi ruang yang memberi waktu untuk berhenti sejenak, berpikir, dan saling terhubung. Inisiatif ini berangkat dari kebutuhan akan ruang percakapan yang lebih jujur dan relevan di tengah ritme urban yang cepat. Melalui seri ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna, di mana DJOURNAL tidak hanya sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga ruang untuk refleksi dan saling terhubung,” ujar Cendyarani, President Director ISMAYA Group.
BEANSTORMING memiliki format yang sederhana, tapi tetap terasa terarah. Setiap sesi dimulai dari percakapan yang membuka konteks dan mengajak peserta untuk refleksi, dengan menggabungkan cerita personal dan perspektif profesional. Dari situ, obrolan berkembang dengan sendirinya, lebih santai, lebih cair, dan memberi ruang bagi peserta untuk saling terhubung. Meski formatnya bisa berubah-ubah, esensinya tetap sama: ruang untuk berpikir dan terhubung.
Melalui seri ini, DJOURNAL menegaskan posisinya sebagai tempat untuk bertukar pikiran, bukan hanya mengonsumsi. Mendengarkan dan refleksi menjadi bagian dari keterlibatan, dan BEANSTORMING menjadi ruang di mana orang tidak hanya duduk bersama, tetapi juga berpikir bersama. Seiring waktu, seri ini diharapkan dapat tumbuh menjadi sebuah komunitas bukan sekadar rangkaian pertemuan.
Melalui BEANSTORMING, DJOURNAL ingin menghadirkan coffee space yang bukan cuma soal menikmati kopi, mendengarkan dan refleksi sama pentingnya dengan berbicara. Orang-orang datang bukan hanya untuk duduk bersama, tapi juga untuk berpikir bersama. Ke depannya, BEANSTORMING diharapkan bisa tumbuh menjadi komunitas, bukan cuma rangkaian pertemuan yang datang dan pergi.
Edisi perdana BEANSTORMING diselenggarakan di DJOURNAL Grand Indonesia dengan tema Life Beyond 30+. Sesi ini mengajak peserta membahas tekanan, ekspektasi, dan perjalanan mental di fase tersebut, dengan menghadirkan perspektif profesional di bidang kesehatan mental serta pengalaman personal para pembicara. Dalam suasana yang intim dan terbuka, serta dengan dukungan Mayapada Hospital, sesi ini menjadi langkah awal dari rangkaian BEANSTORMING yang akan terus berlanjut.
Sejalan dengan semangat BEANSTORMING yang dekat dengan keseharian, DJOURNAL juga memperkenalkan Djournal Smart Plan yang dapat diakses melalui ISMAYA+. Program ini dirancang untuk para penikmat kopi harian yang ingin cara ngopi yang lebih praktis dan terencana. Dengan membayar Rp150.000 di awal, pelanggan bisa menikmati lima cangkir kopi pilihan ukuran kecil dengan penghematan sekitar 25%, yang dapat ditukarkan secara fleksibel di seluruh gerai DJOURNAL dalam waktu tujuh hari. Bukan sekadar promo sesaat, Smart Plan hadir sebagai bagian dari rutinitas—memberi kemudahan, nilai lebih, dan fleksibilitas bagi mereka yang menjadikan kopi sebagai bagian dari keseharian. (renz)
binomedia.id – Jakarta. Ramadan selalu identik dengan momen pulang, duduk bersama, dan menikmati hidangan hangat yang terasa dekat. Menyambut bulan penuh kebersamaan ini, Haraku Ramen, bagian dari ISMAYA Group, memperkenalkan menu Ramadan terbarunya: Raishi Ramen (Nasi Kuah Ramen), comfort food hangat untuk berbuka yang mengajak kembali pada rasa-rasa familiar, mengenyangkan, dan pas dinikmati bersama. Mengusung kampanye “Nikmatnya Raishi Ramen, Hangatkan Kebersamaan”, menu ini akan tersedia secara terbatas mulai 9 Februari hingga 30 April 2026, menjadi cara Haraku Ramen merayakan Ramadan lewat semangkuk hidangan yang sederhana, penuh cerita, dan terasa akrab.
Raishi Ramen lahir dari ide sederhana: menghadirkan makanan hangat yang benar-benar memberi rasa nyaman saat berbuka. Berbeda dari nasi berkuah pada umumnya, nasi pada Raishi Ramen dimasak langsung bersama kuah kaldu ramen—bukan sekadar disiram—sehingga rasa lebih meresap dan teksturnya terasa lebih “hearty”. Menggunakan base kaldu kolagen ayam asli, Raishi Ramen hadir dalam dua pilihan rasa utama: Classic (shoyu) yang gurih dan menenangkan, serta Bara (pedas) dengan racikan bumbu yang lebih berani untuk pencinta sensasi hangat yang nendang.
Cerita rasa ini semakin kuat lewat kolaborasi bersama Chef Firhan Ashari sebagai wajah kolaborasi. Melalui interpretasinya, Chef Firhan menghadirkan konsep “menu hangat untuk berbuka” yang terasa rumahan, mudah diterima, dan relevan dengan kebiasaan makan di bulan Ramadan, hidangan yang tidak rumit, namun kaya rasa dan cocok dinikmati bersama.
Dalam rangkaian Raishi Ramen, Haraku Ramen menyoroti dua menu utama. Chicken Chashu Raishi Classic Ramen menghadirkan nasi yang dimasak dengan kaldu kolagen ayam dan shoyu, dilengkapi irisan ayam panggang, bayam, dan telur, rasa gurih yang lembut dan menenangkan. Sementara Spicy Chicken Karaage Raishi Bara Ramen menawarkan nasi dengan kaldu kolagen ayam berpadu rempah pedas, topping chicken karaage saus pedas, bayam, dan telur, untuk sensasi berbuka yang lebih berani. Selain itu, tersedia pula varian lain seperti Chicken Karaage Raishi Classic Ramen dan Beef Sukiyaki Raishi Classic Ramen untuk rasa Classic, serta Chicken Chashu Raishi Bara Ramen dan Beef Sukiyaki Raishi Bara Ramen untuk pilihan Bara.
“Inovasi di Haraku Ramen selalu berangkat dari bagaimana kami membaca kebiasaan makan dan momen yang dekat dengan keseharian tamu kami. Lewat Raishi Ramen, kami mencoba menghadirkan pendekatan baru terhadap ramen, menggabungkan teknik dan karakter ramen Jepang dengan elemen nasi yang sangat familiar bagi banyak orang Indonesia. Hasilnya adalah menu yang terasa hangat, mengenyangkan, dan relevan dengan momen berbuka di bulan Ramadan,” ujar Cendyarani, President Director ISMAYA Group.
Seluruh menu Raishi Ramen ditawarkan mulai dari Rp 37.000, menjadikannya pilihan comfort food Ramadan yang mudah dijangkau untuk momen berbuka maupun buka bersama. Lewat Raishi Ramen, Haraku Ramen mengajak menikmati Ramadan dengan cara yang hangat dan sederhana, tentang rasa yang dekat, meja yang menyatukan, dan kebersamaan yang terasa lebih utuh dalam setiap suapan.
Untuk yang menyukai promo dan kejutan seru, jangan lupa cek berbagai penawaran menarik di aplikasi Ismaya+. Mulai dari diskon khusus, free product, hingga daily special reward yang bisa kamu dapat setiap kali berbelanja di outlet Ismaya—termasuk di Haraku Ramen. Setiap transaksi juga otomatis mengumpulkan coin, yang bisa digunakan kembali sebagai alat pembayaran atau ditukar dengan berbagai voucher menarik. Jadi, selain menikmati makanan dan minuman favorit, kamu juga bisa dapat lebih banyak manfaat setiap harinya.
Bagi yang ingin mengenal lebih dekat suasana outlet, cerita di balik menu, atau sekadar mencari inspirasi tempat makan, silakan kunjungi Instagram Haraku Ramen di @haraku.ramen . Di sana, kami berbagi banyak hal—dari momen hangat pelanggan, kreasi menu terbaru, hingga keseharian tim di balik layar. Informasi lengkap mengenai outlet, menu, dan promo juga bisa diakses melalui website resmi: Haraku Ramen https://www.ismaya.com/brands/haraku-ramen. Rayakan momen hangat bersama promo RAHMAT (Ramen Hemat). Hanya dengan Rp 25.000, kamu sudah bisa menikmati semangkuk Chicken Chashu Classic Ramen lengkap dengan refill Ocha sepuasnya. Promo ini berlaku setiap Senin hingga Jumat, pukul 14.00–17.00, pilihan sempurna untuk ramen break di tengah hari. (renz)
binomedia.id – Jakarta. Selama puasa kita sering kali merasa kurang enak beraktivitas karena nafas mulut harus tetap segar walaupun seharian berpuasa, METOO brand pasta gigi dan perawatan mulut global mempunyai solusinya, karena setiap kandungan produknya memiliki teknologi inovasi yang sudah teruji secara klinis, bersertifikat halal dan BPOM, Nafas segar saat berpuasa tidak hanya cukup dengan menggosok gigi setelah selesai sahur, tapi juga harus didukung dengan rangkaian produk lainnya seperti mouthwash dengan probiotic dan mouthspray.
METOO hadir dengan produk pasta gigi pemutih METOO MW-3 Advanced Whitening Toothpaste untuk rahasia gigi putih percaya diri setiap hari METOO MW-3 Advanced Whitening Toothpaste diformulasikan khusus untuk menaikkan tone warna putih alami gigi hanya dalam 7 hari pemakaian. “Pasta gigi ini cocok untuk Anda yang ingin mengatasi gigi kuning akibat konsumsi kopi, teh, atau minuman bersoda, serta kebiasaan merokok, jawaban untuk senyum cemerlang sepanjang hari, rahasia gigi putih alami”, Ungkap Aiko.
METOO MW-3 Advanced Whitening Tooth Paste mengandung tetrasodium pyrophosphate, sodium phytate, dan hydrated silica yang bekerja dengan lembut dan aman untuk mengembalikan kilau alami gigi. Ketiganya mampu mengurangi noda pada gigi, termasuk noda nikotin dan kopi, serta mengembalikan warna putih alami gigi. Selain itu, pasta gigi ini juga dilengkapi dengan vitamin C dan E yang membantu memperkuat gigi dan gusi, serta probiotik yang efektif mengurangi bau mulut dan menekan pertumbuhan bakteri. Jadi, pasta gigi ini tidak hanya memutihkan, tetapi juga mampu mencegah gangguan pada mulut, seperti plak dan gigi berlubang.
METOO HAP Shield Toothpaste untuk gigi sensitif nafas lebih segar dan mencegah gigi berlubang karena bahan aktif pasta gigi ini mengandung 5% Hidroksiapatit (HAP), yang mengisi lubang-lubang kecil di permukaan gigi, memperbaiki enamel gigi, menjaga gigi tetap kuat dan sehat, serta mencegah gigi berlubang.
“METOO HAP Shield Toothpaste cocok untuk Anda yang memiliki gigi sensitif dan gigi ngilu. Pasta gigi ini mengandung 5% Hidroksiapatit (HAP), yang mengisi lubang-lubang kecil di permukaan gigi, memperbaiki enamel gigi, menjaga gigi tetap kuat dan sehat, serta mencegah gigi berlubang”, lanjut Aiko
HAP (Hidroksiapatit) merupakan kandungan penting dalam pasta gigi modern. Bahan ini berperan dalam menggantikan mineral yang terkikis pada enamel gigi, sehingga efektif untuk memperbaiki enamel gigi yang rusak akibat asam atau plak gigi.
HAP juga dapat menutup pori-pori kecil di permukaan gigi, yang mana hal ini mampu mengurangi rasa ngilu dan melindungi gigi sensitif, cara kerja HAP pada pasta gigi METOO Hap Shield membantu menutup dentin terbuka dan mendukung regenerasi enamel gigi secara alami. HAP juga membangun kembali perisai enamel gigi, memperkuat enamel dan membentuk HAP Shield untuk mencegah sensitivitas berulang, memberi rasa lega yang cepat pada gigi sensitif.
Selain itu, lapisan HAP juga melindungi gigi dari kerusakan akibat plak. Dengan begitu, risiko gigi berlubang menurun, gigi sensitif jadi lebih nyaman, dan enamel gigi tetap terlindungi setiap hari. “Cara terbaik menggunakan produk METOO HAP Shield untuk gigi sensitif adalah dengan menyikat gigi selama 2 menit dan dilakukan sebanyak minimal 2 kali sehari, untuk nafas lebih segar selama berpuasa kalian bisa melanjutkan step setelah menyikat gigi yaitu dengan berkumur menggunakan METOO Probiotic Mouthwash dan METOO MP-6 Probiotic Mouth Spray, spesial menyambut bulan suci ramadhan METOO hadir dengan diskon besar hingga 40% di TikTok Super Brand Day” tambah Aiko.
Kandungan HAP (Hidroksiapatit) juga kini ada di produk terbaru METOO untuk pasta gigi anak, mulai usia 3-5 tahun dan usia 6-12 tahun, “Kini METOO hadir dengan produk terbarunya untuk Anak mulai usia 3 tahun METOO Cavity Protection Expert Toothpaste untuk gigi anak lebih kuat dan mencegah gigi berlubang karena bahan aktif pasta gigi ini mengandung 5% Hidroksiapatit (HAP), yang mengisi lubang-lubang kecil di permukaan gigi, memperbaiki enamel gigi, menjaga gigi tetap kuat dan sehat, serta mencegah gigi berlubang.” ungkap Aiko.
METOO Cavity Protection Expert Pasta gigi untuk anak usia 3–5 tahun, dengan rasa alami buah strawberi, Cocok untuk gigi susu (gigi pertama anak), saat Gigi Susu Sedang Belajar Menjadi Kuat. Di usia ini, gigi susu berperan penting sebagai pondasi untuk pertumbuhan gigi permanen. Namun, enamel gigi susu masih lebih tipis dan lebih mudah terpengaruh oleh gula dan asam dari makanan sehari-hari.
METOO melindunginya dengan dengan kandungan fluoride 600 ppm, disesuaikan untuk gigi susu, dibantu Hydroxyapatite (HAP) untuk memperkuat enamel secara lembut, Membantu melindungi gigi dari dampak asam tanpa terasa keras di mulut anak, rasa ringan dari buah strawberi, mendukung kebiasaan sikat gigi yang menyenangkan untuk anak.
METOO Cavity Protection Expert Toothpaste untuk anak usia 6–12 tahun, dengan rasa alami buah jeruk, cocok untuk masa peralihan gigi susu ke gigi permanen, saat Gigi Permanen Mulai Tumbuh dan Perlu Perlindungan Lebih Kuat, di fase ini, anak mulai memasuki masa gigi campuran; gigi susu dan gigi permanen hadir bersamaan. Gigi permanen yang baru tumbuh masih rentan, sementara pola makan dan aktivitas anak semakin beragam. Fluoride ditingkatkan ke 900 ppm, sesuai rekomendasi kandungan yang aman untuk anak usia 6-12 tahun, membantu melindungi enamel yang lebih kuat untuk gigi permanen awal, membantu mengurangi risiko karies akibat gula & asam pada makanan yang banyak dikonsumsi anak, tetap lembut, nyaman untuk pemakaian harian.
Setelah menyikat gigi sesuai dengan kebutuhan gigi kalian, Rangkaian produk untuk nafas segar selama berpuasa selanjutnya yaitu berkumur dengan METOO Probiotic Mouthwash, Mouthwash dengan komposisi dasar Probiotik dan 0% Alkohol yang membantu menjaga keseimbangan ekosistem rongga mulut dengan hanya membunuh bakteri jahat penyebab rasa asam dan bau tidak sedap pada mulut, Kumur tanpa rasa tidak nyaman, perih, atau sepat. Ekstrak Lemon yang segar dan dapat membantu memutihkan gigi akibat noda rokok, kopi, dan teh, sensasi Mint yang mild menghilangkan rasa asam pada mulut dan membuat nafas segar dan nyaman selama berpuasa seharian.
Langkah terakhir untuk nafas segar selama berpuasa yaitu gunakan METOO MP-6 Probiotic Mouth Spray, Mouth Spray inovatif dengan kandungan teknologi 6 jenis probiotik yang dirancang untuk menyeimbangkan ekosistem mikrobioma mulut serta mengatasi bau mulut dari sumbernya. Kandungan 6 jenis probiotik pada mouth spray ini mampu mengatur mikro ekologi mulut dan memperbaiki bau mulut dan nafas jadi lebih segar.
Spesial di bulan ramadhan rangkaian produk METOO hadir di program TikTok Super Brand Day, menemanimu seharian dengan nafas segar walaupun sedang berpuasa, dapatkan promo diskon up to 40%, extra free product, product bundling dan gratis ongkir hanya di Official TikTok Akun METOO @metooofficial1 Periode promo mulai 9 Februari 2026 hingga 12 Maret 2026. (rls/sh)
binomedia.id – Jakarta. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat adanya tren penguatanIHSG MSCI setelahsempat melemah signifikan menyusul keputusan “interim freeze” rebalancing oleh MSCI.
Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, menilai penguatan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan pemulihan kepercayaan terhadap transparansi dan kredibilitas pasar saham Indonesia. Hal tersebut tampak dari masih berlanjutnya aksi jual bersih (net outflow) investor asing, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA.
“Untuk saat ini, kami belum melihat tanda tanda penguatan yang berkelanjutan, meskipun regulator dan bursa telah mengeluarkan sejumlah kebijakan guna memperbaiki persepsi, kredibilitas, serta tingkat investabilitas pasar. Kami menilai sebelum MSCI mengumumkan keputusan final terkait status pasar saham Indonesia, risiko volatilitas IHSG masih tinggi dengan potensi berlanjutnya tekanan jual dari investor asing,” jelas Rully pada Media Day Jumat (13/2)
Ke depan, arah pergerakan IHSG berpotensi masih fluktuatif dalam jangka pendek seiring ketidakpastian terkait keputusan akhir MSCI, arah arus modal asing, serta perkembangan sentimen eksternal seperti prospek pemangkasan suku bunga The Fed dan pergerakan harga komoditas global. Dari sisi domestik, peluang penguatan masih terbuka jika kebijakan pemerintah dan regulator mampu menegaskan komitmen terhadap peningkatan governance dan likuiditas pasar.
“Stabilitas makroekonomi yang relatif terjaga, inflasi rendah, serta potensi pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia dapat menjadi katalis positif bagi saham-saham berorientasi domestik. Namun demikian, kami melihat investor akan tetap selektif hingga terdapat kepastian lebih lanjut mengenai status Indonesia dalam klasifikasi pasar MSCI serta arah kebijakan moneter global,” lanjut Rully.
Disisi lain, Head of Fund Services Mirae Asset Sekuritas, Francisca Gerungan, menekankan bahwa kondisi volatil saat ini justru menjadi pengingat pentingnya strategi diversifikasi yang disiplin.
“Dalam situasi pasar yang bergerak cepat dan cenderung spekulatif, investor sebaiknya tidak terjebak pada euforia jangka pendek. Diversifikasi menjadi strategi yang semakin krusial untuk menjaga stabilitas portofolio,” ujar Francisca.
Ia menjelaskan bahwa reksa dana dapat menjadi instrumen yang efektif, khususnya bagi investor baru yang belum memiliki kapasitas untuk melakukan seleksi saham secara mendalam. Saat ini, komposisi investor reksa dana di Mirae Asset Sekuritas masih didominasi oleh nasabah ritel sebesar 99%, dengan pertumbuhan jumlah nasabah ritel mencapai 15% secara tahunan (YoY) per Januari 2026.
“Reksa dana memberikan diversifikasi secara otomatis, baik dari sisi sektor maupun jenis aset, serta dikelola secara konsisten oleh manajer investasi profesional. Di tengah volatilitas seperti saat ini, pendekatan yang terukur dan berbasis profil risiko jauh lebih penting dibandingkan mengejar momentum sesaat,” tegasnya.
Francisca menambahkan bahwa untuk pendekatan yang lebih defensif, investor dapat mempertimbangkan reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap. Sementara itu, untuk menangkap potensi kenaikan pasar saham secara bertahap, reksa dana campuran memberikan keleluasaan bagi manajer investasi dalam menyesuaikan komposisi saham dan obligasi secara dinamis, sejalan dengan perkembangan kondisi pasar.
Menurutnya, diversifikasi bukan bertujuan menghilangkan risiko, melainkan mengelolanya agar tetap sejalan dengan tujuan investasi. Sebagai ilustrasi, investor dapat mempertimbangkan alokasi yang lebih seimbang, misalnya porsi dominan pada reksa dana dan sebagian kecil pada saham langsung, sesuai dengan profil risiko masing-masing.
“Pasar yang fluktuatif bukan alasan untuk keluar sepenuhnya, tetapi menjadi momen untuk menyusun portofolio yang lebih seimbang dan rasional. Investor perlu fokus pada konsistensi dan disiplin, bukan hanya pada pergerakan harian,” tutupnya. (rls/tar)