Beranda blog Halaman 9

Dupoin Futures Gandeng Mercedes Benz Classic Club Indonesia Perkuat Literasi Keuangan Lewat Komunitas

0
Dupoin Futures

Binomedia.id, JAKARTA – PT Dupoin Futures Indonesia menggandeng Mercedes Benz Classic Club Indonesia (MCCI) untuk memperluas edukasi literasi keuangan melalui kegiatan komunitas. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam agenda Saturday On The Road (SOTR) yang digelar pada Sabtu (27/6/2026) di 168 Garage & Cafe, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Kegiatan diawali dengan konvoi kendaraan Mercedes-Benz klasik mengelilingi kawasan Jakarta Selatan, kemudian dilanjutkan dengan registrasi ulang anggota komunitas, sesi edukasi mengenai perdagangan berjangka oleh Dupoin Futures, serta makan siang bersama.

Acara tersebut turut dihadiri Presiden Mercedes Benz Club Indonesia, Rochady Hendra Setya Wibawa.

Saturday On The Road merupakan agenda rutin MCCI yang bertujuan mempererat hubungan antaranggota sekaligus memperkuat solidaritas komunitas. Saat ini, MCCI memiliki lebih dari 100 anggota yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan komunitas tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi para pecinta mobil klasik, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan investasi.

Kolaborasi dengan MCCI merupakan bagian dari Dupoin Circle, program yang diinisiasi Dupoin Futures untuk memperluas literasi keuangan melalui berbagai komunitas di Indonesia.

Program ini dirancang agar edukasi mengenai perdagangan berjangka dan investasi dapat menjangkau masyarakat dengan pendekatan yang lebih dekat, praktis, dan mudah dipahami.

Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia, Gunawan, mengatakan komunitas menjadi salah satu media yang efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan.

“Literasi keuangan dapat dilakukan di berbagai ruang, termasuk melalui komunitas. Kami melihat komunitas otomotif memiliki jaringan yang kuat dan aktif. Karena itu, kami ingin memperkenalkan perdagangan berjangka yang legal dan teregulasi sekaligus mendorong pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi,” ujar Gunawan.

Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenal instrumen investasi yang legal sekaligus memahami pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang.

President Mercedes Benz Classic Club Indonesia, Fitra Kurnia, menyambut baik kerja sama tersebut.

Ia menilai komunitas otomotif tidak hanya menjadi wadah bagi para pecinta kendaraan klasik, tetapi juga dapat menjadi ruang berbagi pengetahuan yang memberikan manfaat lebih luas bagi anggotanya.

“Saturday On The Road merupakan agenda rutin yang selalu kami selenggarakan untuk mempererat kebersamaan antaranggota. Kami menyambut baik kolaborasi dengan Dupoin Futures karena memberikan wawasan baru mengenai literasi keuangan dan investasi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota komunitas,” ujarnya.

Melalui sinergi lintas industri dan komunitas, Dupoin Futures berharap semakin banyak masyarakat mengenal perdagangan berjangka yang legal dan berada di bawah pengawasan regulator.

Perusahaan juga menilai kolaborasi semacam ini dapat menjadi salah satu upaya mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional, sekaligus memperluas jangkauan edukasi kepada berbagai kelompok masyarakat melalui aktivitas komunitas. (ris)

“Cek Khodam” Soroti Ketakutan Manusia Modern pada Cicilan hingga Tanggal Tua

0
"Cek Khodam" Soroti Ketakutan Manusia Modern pada Cicilan hingga Tanggal Tua

Binomedia.id, JAKARTA – Dee Company menggelar Press Screening & Gala Premiere film Cek Khodam di Epicentrum XXI, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Film horor komedi tersebut mengangkat ketakutan manusia modern yang dinilai tidak lagi hanya berpusat pada makhluk gaib.

Produser Cek Khodam, Dheeraj Kalwani, mengatakan film tersebut hadir dengan premis yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Menurutnya, tekanan ekonomi seperti cicilan, dompet kosong, dan tanggal tua kini dapat terasa lebih menakutkan dibandingkan hantu.

“Manusia sekarang lebih takut pada cicilan, dompet kosong, dan tanggal tua. Hal-hal itu justru terasa lebih nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari,” kata Dheeraj dalam sesi konferensi pers di Epicentrum XXI, Jumat (10/7).

Ia menjelaskan bahwa naskah Cek Khodam telah melalui beberapa tahap pengembangan. Tim produksi akhirnya memilih naskah versi ketiga karena dianggap paling relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

“Naskah ini sudah mengalami beberapa perubahan. Versi ketiga yang kami pilih karena paling relatable dan paling sesuai dengan kehidupan manusia sekarang,” ujarnya.

Cerita Cek Khodam dibangun dari perubahan cara manusia melihat ketakutan. Dalam film tersebut, manusia tidak lagi mudah takut kepada makhluk gaib. Kondisi itu justru membuat dunia khodam merasa panik karena hantu tidak lagi menjadi sumber ketakutan utama.

Sutradara Cek Khodam, Jeropoint, mengatakan ide cerita juga berangkat dari fenomena pembuat konten horor di media sosial. Menurutnya, makhluk gaib kini tidak selalu dihindari, tetapi justru dicari untuk dijadikan bahan konten.

“Sekarang banyak content creator yang bertemu hal-hal seram, tetapi bukannya takut, malah direkam dan dijadikan konten. Fenomena itu menarik untuk dikembangkan menjadi cerita,” kata Jeropoint.

Ia menilai perubahan tersebut menciptakan ruang baru dalam genre horor komedi. Hantu tidak hanya hadir sebagai sumber teror, tetapi juga menjadi bagian dari situasi komedi yang dekat dengan kebiasaan masyarakat masa kini.

Film ini juga menggunakan lagu yang sedang populer untuk memperkuat unsur komedi. Jeropoint menjelaskan bahwa pemilihan lagu tersebut muncul secara spontan saat proses produksi.

“Pemilihan lagunya spontan. Kami merasa lagu tersebut cocok dengan adegan dan bisa membuat unsur komedinya semakin kuat,” tuturnya.

Dheeraj turut menanggapi persaingan penayangan film Indonesia dengan sejumlah film Hollywood yang hadir pada Juli 2026. Ia mengaku tetap percaya diri karena horor komedi memiliki pasar dan karakter penonton tersendiri.

“Kami yakin horor komedi punya pasarnya sendiri. Penonton film Indonesia juga mempunyai selera yang berbeda ketika ingin menikmati cerita mistis yang menghibur,” katanya.

Press Screening & Gala Premiere tersebut turut dihadiri Jirayut, Saputra Kori, Benidictus, Rowiena Umbuh, Ence Bagus, Adi Sudirja, Fahira Almira, Cetul Leatheart, Anggie Williams, Fanny Fadilah, serta pemain dan kru lainnya.

Melalui perpaduan horor, komedi, dan persoalan keseharian, Cek Khodam menawarkan cerita tentang manusia yang lebih cemas menghadapi tekanan hidup daripada berhadapan dengan hantu. Film Cek Khodam dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026.(dhil)

Teater Koma Hadirkan Kembali Rumah Sakit Jiwa, Sebuah Lakon yang Tetap Menyentuh Setelah 35 Tahun

0
Teater Koma

binomedia.idJakarta. Setelah lebih dari tiga dekade sejak pertama kali dipentaskan, Rumah Sakit Jiwa kembali hadir sebagai salah satu karya penting Teater Koma yang mengajak penonton merenungkan berbagai persoalan kemanusiaan yang masih terasa dekat dengan kehidupan saat ini. Melalui kolaborasi dengan Bakti Budaya Djarum Foundation, lakon ini akan dipentaskan pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki.

Di tengah beragam pilihan hiburan yang terus berkembang, teater tetap memiliki daya tarik yang khas. Pengalaman menyaksikan para pemain tampil secara langsung dalam ruang dan waktu yang sama menghadirkan kedekatan emosional yang sulit tergantikan. Hal inilah yang mendorong Bakti Budaya Djarum Foundation untuk terus mendukung karya-karya seni pertunjukan yang tidak hanya memanjakan sisi artistik, tetapi juga mengajak masyarakat untuk melihat kembali berbagai isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Teater Koma

Lakon Rumah Sakit Jiwa mengisahkan perjalanan Rogusta, seorang dokter muda yang memulai pengabdiannya di sebuah rumah sakit jiwa yang dipimpin Profesor Sidarita. Dengan keyakinan bahwa pendekatan yang hangat dan penuh empati dapat membantu proses penyembuhan pasien, Rogusta mencoba membawa perubahan. Namun, niat baik tersebut justru menghadapkan dirinya pada sistem yang telah lama mengakar dan berbagai kepentingan yang tidak mudah diubah.

Melalui kisah tersebut, Teater Koma mengajak penonton merefleksikan berbagai pertanyaan tentang manusia, kekuasaan, dan perubahan. Bahkan setelah 35 tahun berlalu, pesan yang dihadirkan dalam lakon ini tetap terasa relevan, seolah mengingatkan bahwa tantangan dalam menghadapi sistem dan memahami sesama masih menjadi bagian dari kehidupan kita.

Bagi sutradara Rangga Riantiarno, relevansi itulah yang membuat Rumah Sakit Jiwa layak kembali dipentaskan. Ia menjelaskan bahwa proses kreatif para pemain tidak hanya dilakukan melalui latihan dan pembacaan naskah, tetapi juga dengan melakukan observasi ke rumah sakit jiwa serta berdiskusi bersama psikolog klinis dan psikiater. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting agar setiap karakter dapat dihadirkan dengan pemahaman yang mendalam dan penuh empati.

Kesungguhan itu juga terlihat dalam penataan visual pertunjukan. Perancang busana Samuel Wattimena dan Rima Ananda merancang kostum yang tidak sekadar menjadi elemen estetis, tetapi juga membantu memperlihatkan latar belakang, perkembangan, dan sisi psikologis setiap tokoh sepanjang cerita. Setiap detail dirancang melalui proses diskusi yang intens bersama sutradara agar mampu mendukung kekuatan penceritaan di atas panggung.

Ditulis oleh N. Riantiarno dan disutradarai oleh Rangga Riantiarno, produksi ke-237 Teater Koma ini turut didukung oleh tim kreatif lintas disiplin yang menghadirkan tata artistik, tata cahaya, tata suara, multimedia, hingga musik garapan Fero A. Stefanus. Komposisi musik yang disusun khusus untuk pertunjukan ini menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer dan mengiringi perjalanan emosional para tokohnya.

Bagi Ratna Riantiarno, pendiri Teater Koma yang kembali memerankan Ibu dr. Rogusta sekaligus menjadi produser pertunjukan, pementasan kali ini memiliki makna yang sangat personal. Setelah 35 tahun, ia merasa kembali bertemu dengan karakter yang sama, namun dengan pengalaman hidup yang membuatnya menemukan lapisan-lapisan baru dalam sosok Rogusta. Di sisi lain, ia juga menyaksikan dedikasi seluruh tim yang bekerja bersama untuk menghidupkan kembali salah satu karya penting dalam perjalanan panjang Teater Koma.

Rumah Sakit Jiwa akan dipentaskan pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki. Pertunjukan berlangsung setiap pukul 19.30 WIB, dengan jadwal tambahan pada Sabtu (1 Agustus) pukul 13.30 WIB dan Minggu (2 Agustus) pukul 13.30 WIB. Tiket pertunjukan dapat diperoleh melalui situs resmi Teater Koma dan platform penjualan tiket yang telah ditentukan. (renz)

AQUA Mid Year Season: Hadirkan Promo Trade-In dan Free Gift Jutaan Rupiah di Electronic City, Courts, hingga JFK 2026

0
AQUA

Binomedia.id, Jakarta – Perubahan gaya hidup masyarakat modern terus mendorong perkembangan kebutuhan akan perangkat elektronik rumah tangga yang lebih adaptif. Kini, konsumen tidak hanya melihat fungsi dasar sebuah produk, melainkan juga secara cermat mencari teknologi canggih yang menawarkan kemudahan aktivitas, efisiensi energi yang tinggi, desain modern yang estetis, hingga nilai tambah yang maksimal saat berbelanja.

Tren untuk melakukan upgrade perangkat elektronik di rumah, mulai dari kulkas, mesin cuci, televisi, hingga pendingin ruangan (AC), terpantau kian meningkat secara signifikan. Kehadiran teknologi pintar yang ramah lingkungan, hemat listrik, serta memiliki kapasitas lebih besar kini menjadi pertimbangan utama bagi konsumen, khususnya keluarga muda dan masyarakat urban, untuk mengganti perangkat lama mereka demi meningkatkan kenyamanan serta kualitas hidup sehari-hari.

Melihat antusiasme dan tren hunian modern tersebut, AQUA Elektronik menghadirkan program promo akbar bertajuk AQUA Mid Year Season yang berlangsung sepanjang periode 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Program ini dirancang khusus untuk memberikan kesempatan emas bagi masyarakat di berbagai kota besar di Indonesia agar dapat menikmati pengalaman berbelanja elektronik yang praktis sekaligus sangat menguntungkan melalui jaringan ritel modern Electronic City dan Courts Indonesia.

Untuk memberikan kepuasan maksimal, AQUA menyediakan penawaran eksklusif berupa keuntungan langsung cashback fantastis hingga Rp7 juta serta berbagai kejutan hadiah langsung (free gift) senilai jutaan rupiah untuk pembelian lini produk unggulan pilihan. Selain itu, hadirnya promo trade-in atau tukar tambah menjadi solusi efisien yang sangat diminati masyarakat untuk memperbarui isi rumah secara mudah dan hemat.

“Tren masyarakat saat ini tidak hanya mencari produk elektronik yang inovatif, tetapi juga pengalaman belanja yang memberikan keuntungan nyata dan nilai tambah maksimal. Karena itu, AQUA berkomitmen menghadirkan program free gift, cashback besar, hingga fasilitas trade-in agar konsumen bisa dengan mudah mentransformasi hunian mereka menjadi rumah impian yang lebih modern,” ujar Yan Xuhong, President Director of AQUA Elektronik Indonesia.

Guna memanjakan konsumen secara lebih masif, kemeriahan program ini terintegrasi langsung dengan partisipasi AQUA Elektronik di ajang pameran terbesar tahun ini, Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026, yang berlangsung dari 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Kehadiran AQUA di JFK 2026 melengkapi rangkaian National Roadshow yang digelar di 42 toko dan 44 area in-store di seluruh Nusantara, membawa pengalaman belanja interaktif yang dilengkapi demonstrasi kecerdasan ekosistem smart home.

Melalui momentum ini, penawaran yang disajikan menjadi jauh lebih spesifik dan menggiurkan untuk berbagai kategori produk. Pada lini pendingin, pembelian kulkas premium pilihan seperti AQR – CSE696RSV(SL)U1 , AQR-TTD576RSG(CL)U1 , AQR-CTD746RAG(BK)U1 yang elegan akan langsung dimeriahkan dengan paket kombinasi berupa hadiah gratis Coffee Maker/mesin pembuat kopi mewah sekaligus tambahan cashback senilai Rp500 ribu. Bagi pencinta hiburan visual, AQUA membuat gebrakan spektakuler lewat promo “Beli TV Gratis TV” untuk ukuran layar besar tertentu, bonus pemasangan bracket, hingga keuntungan langsung berupa gratis langganan Vidio Platinum selama 3 bulan.

Tak ketinggalan, lini pencucian pakaian modern seperti seri mesin cuci AQUA Elektronik, rangkaian pendingin ruangan (AC) inverter pintar, hingga kategori komersial seperti freezer dan showcase cooler juga dipadati dengan opsi potongan harga langsung yang beragam. Bahkan untuk setiap pembelian perangkat penunjang harian seperti produk dispenser air dan water heater/pemanas air pilihan, konsumen berhak membawa pulang paket hadiah langsung eksklusif berupa premium towel dan exclusive tumbler.

Melalui kehadiran produk inovatif yang merata di berbagai sektor kebutuhan, AQUA terus menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mempermudah urusan domestik, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan di tengah keluarga Indonesia.

“Melalui kehadiran kami di berbagai titik strategis, mulai dari jaringan ritel, National Roadshow, hingga boothinteraktif di JFK 2026, kami ingin berada lebih dekat untuk mendengarkan kebutuhan konsumen. Kami percaya rangkaian inovasi produk dan program promosi yang melimpah ini dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk menikmati kenyamanan gaya hidup masa kini,” tutup Yan Xuhong.

Bagi masyarakat yang tidak ingin melewatkan momen berharga ini, segera kunjungi jaringan toko Electronic City, Courts Indonesia, lokasi National Roadshow terdekat di kota Anda, atau kunjungi langsung kemegahan booth AQUA Elektronik di Jakarta Fair Kemayoran sebelum seluruh rangkaian program belanja menguntungkan ini berakhir. (ris)

Bank Mandiri Taspen Perkuat Digitalisasi dan CASA, Bidik Status KBMI III pada 2028

0
Bank Mandiri Taspen

Binomedia.id, JAKARTA – PT Bank Mandiri Taspen optimistis mampu menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan pada semester II 2026 di tengah tingginya suku bunga, persaingan likuiditas yang semakin ketat, serta perubahan perilaku nasabah yang semakin mengarah ke layanan digital.

Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, mengatakan strategi perseroan ke depan akan difokuskan pada penguatan kualitas aset, peningkatan dana murah (current account saving account/CASA), digitalisasi layanan, serta optimalisasi pendapatan berbasis biaya (fee based income).

Menurutnya, keberhasilan industri perbankan saat ini tidak lagi diukur dari kecepatan ekspansi bisnis semata, melainkan dari kemampuan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, profitabilitas, kualitas aset, dan efisiensi operasional.

“Semester kedua tahun ini bukan lagi soal siapa yang tumbuh paling cepat, tetapi siapa yang paling tangguh dalam menghadapi dinamika pasar. Karena itu kami terus memperkuat fundamental bisnis melalui kualitas aset yang sehat, penguatan dana murah (CASA), serta peningkatan kontribusi fee based income berbasis transaksi digital,” ujar Panji dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Sebagai bank yang memiliki fokus pada segmen pensiunan, Bank Mandiri Taspen melihat peluang pertumbuhan dari berkembangnya fenomena Silver Economy, yakni meningkatnya jumlah masyarakat lanjut usia yang tetap aktif secara ekonomi.

Perseroan tidak hanya memperkuat bisnis pembiayaan pensiunan, tetapi juga memperluas layanan ke komunitas wirausaha senior, ekosistem payroll, serta pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) produktif yang dikelola para purnabakti.

Untuk menjaga kualitas pertumbuhan kredit, perusahaan memperkuat sistem mitigasi risiko melalui digitalisasi proses underwriting berbasis data analytics, pemantauan portofolio secara real time, serta penerapan early warning system guna menjaga kualitas aset tetap sehat.

Di sisi transformasi digital, Bank Mandiri Taspen terus mengembangkan aplikasi Movin sebagai pusat layanan keuangan digital yang mengedepankan kemudahan, keamanan, dan pengalaman pengguna.

Digitalisasi tidak hanya diterapkan pada layanan nasabah melalui konsep phygital banking, tetapi juga pada proses internal perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas.

Ke depan, Movin akan dikembangkan menjadi platform layanan keuangan terpadu yang menghadirkan berbagai fitur transaksi digital, pembayaran, investasi, hingga layanan wealth management.

Salah satu inovasi yang tengah dipersiapkan adalah fitur investasi emas yang akan melengkapi ekosistem layanan keuangan digital perusahaan.

“Fitur investasi emas merupakan bagian dari roadmap kami menjadikan Movin sebagai one-stop financial application. Kami ingin menghadirkan layanan keuangan yang semakin lengkap, aman, dan mudah diakses seluruh nasabah,” jelas Panji.

Dalam jangka panjang, Bank Mandiri Taspen menargetkan naik ke kategori Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) III pada 2028.

Target tersebut akan dicapai melalui penguatan struktur permodalan, peningkatan skala bisnis, percepatan transformasi digital, serta pengembangan Senior Citizen Financial Ecosystem sebagai keunggulan kompetitif perusahaan.

Menurut Panji, pencapaian status KBMI III bukan hanya peningkatan klasifikasi bank, tetapi menjadi fondasi untuk memperluas kontribusi perusahaan dalam pembiayaan sektor produktif, mempercepat inovasi digital, sekaligus memperkuat layanan keuangan bagi masyarakat.

“Kami percaya masa depan industri keuangan dibangun melalui kekuatan ekosistem dan kolaborasi. Dengan positioning yang kuat pada segmen senior, Bank Mandiri Taspen berkomitmen menjadi The Undisputed Leader dalam ekosistem keuangan senior di Indonesia sekaligus menghadirkan dampak yang semakin besar bagi masyarakat,” tutupnya. (ris)

Cara VinFast Membantu Pengemudi Indonesia Meningkatkan Pendapatan Melalui Kendaraan Listrik

0
VinFast
binomedia.id – Jakarta. Bagi jutaan masyarakat Indonesia, mengemudi bukan sekadar pekerjaan, tetapi menjadi sumber penghidupan keluarga, membiayai pendidikan anak, hingga mewujudkan berbagai impian. Setiap perjalanan yang diterima, setiap penumpang yang diantar, dan setiap pesanan yang diselesaikan berkontribusi langsung terhadap pendapatan mereka. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi banyak pengemudi ride-hailing maupun transportasi bukanlah mencari pelanggan, melainkan mengelola biaya operasional. Kenaikan harga bahan bakar, biaya perawatan yang tinggi, serta besarnya investasi awal untuk membeli kendaraan dapat menyulitkan mereka dalam meningkatkan pendapatan, bahkan ketika permintaan sedang tinggi. Melihat kondisi tersebut, VinFast menghadirkan program penyewaan kendaraan listrik di Indonesia yang mengubah fokus dari sekadar memiliki kendaraan menjadi menghasilkan pendapatan melalui kendaraan. Alih-alih mengharuskan pengemudi mengeluarkan investasi besar di awal, program ini menawarkan cara yang lebih fleksibel untuk bergabung dengan ekosistem mobilitas listrik yang terus berkembang di Indonesia, sekaligus memberikan kendali yang lebih baik atas pengelolaan keuangan sehari-hari.
Solusi Praktis bagi Pengemudi yang Berpikir Layaknya Pelaku Usaha
Bagi pengemudi profesional, kendaraan merupakan aset yang mendukung kelangsungan usaha. Setiap keputusan, mulai dari konsumsi energi hingga jadwal perawatan, berpengaruh langsung terhadap keuntungan yang diperoleh setiap hari. Karena itu, banyak pengemudi mempertimbangkan setiap rupiah yang dikeluarkan sebelum menentukan kendaraan yang akan digunakan.
Program penyewaan VinFast dirancang untuk menjawab kebutuhan para pengemudi yang memiliki semangat berwirausaha. Alih-alih mengharuskan pengemudi membeli kendaraan secara langsung, program ini memungkinkan mereka menyewa model VinFast Green melalui dealer resmi dengan uang jaminan yang terjangkau, biaya sewa tetap, serta kontrak jangka panjang. Tarif sewa dimulai dari Rp312.500 per hari, memberikan struktur biaya yang sederhana dan transparan sehingga memudahkan pengemudi dalam menghitung target pendapatan hariannya.
Kepastian biaya tersebut menjadi nilai tambah yang sama pentingnya dengan keterjangkauan harga. Berbeda dengan harga bahan bakar yang dapat berubah sewaktu-waktu, biaya sewa yang tetap memungkinkan pengemudi memperkirakan biaya operasional dengan lebih pasti. Mereka mengetahui secara jelas besaran biaya kendaraan yang harus dikeluarkan setiap hari, sehingga pengelolaan arus kas dan perencanaan keuangan bulanan menjadi lebih mudah. Bagi mereka yang baru memulai sebagai pengemudi ride-hailing, skema sewa ini juga membantu mengurangi salah satu hambatan terbesar, yaitu besarnya investasi awal yang biasanya diperlukan untuk membeli kendaraan.
Sementara itu, bagi pengemudi berpengalaman yang ingin mengembangkan usahanya maupun pemilik armada yang mengelola banyak kendaraan, skema sewa ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar untuk melakukan ekspansi tanpa harus mengalokasikan modal dalam jumlah besar. Bagi pengemudi yang pada akhirnya ingin memiliki kendaraan sendiri, VinFast juga menyediakan solusi financing yang dirancang khusus bagi pelaku usaha layanan transportasi. Paket pembiayaan ini disusun dengan mempertimbangkan pola pendapatan pengemudi, sehingga kepemilikan kendaraan menjadi lebih mudah diwujudkan sekaligus mengurangi beban pembayaran awal yang besar.
Biaya Operasional yang Lebih Rendah Membuka Peluang Pendapatan yang Lebih Besar
Tanyakan kepada pengemudi profesional ke mana sebagian besar pendapatan mereka digunakan, dan jawabannya hampir selalu sama biaya bahan bakar dan perawatan kendaraan.
Kedua komponen biaya tersebut terus dikeluarkan bahkan setelah kendaraan dibeli, sehingga secara perlahan mengurangi tingkat keuntungan dari waktu ke waktu. Kendaraan listrik mengubah kondisi tersebut secara mendasar. Dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional, kendaraan listrik memiliki komponen mekanis yang bergerak jauh lebih sedikit sehingga membutuhkan perawatan rutin yang lebih sederhana. Kendaraan listrik tidak memerlukan penggantian oli mesin, busi, maupun berbagai komponen mekanis lain yang umumnya mengalami keausan seperti pada kendaraan konvensional.
Bagi pengemudi yang menghabiskan waktu berjam-jam di jalan setiap hari, frekuensi perawatan yang lebih sedikit juga berarti waktu downtime yang lebih minim dan lebih banyak waktu untuk melayani penumpang. Biaya energi juga menjadi lebih mudah dikelola. Pengemudi yang mengikuti program ini dapat memanfaatkan kebijakan pengisian daya gratis VinFast di stasiun pengisian dayaV GREEN hingga 31 Maret 2029. Dengan tidak adanya biaya pengisian daya dalam operasional sehari-hari, pengemudi dapat mempertahankan lebih banyak pendapatan yang mereka peroleh, sehingga meningkatkan profitabilitas dalam jangka panjang.
Program tersebut saat ini mencakup lini kendaraan VinFast Green, yaitu Herio Green dan Limo Green, yang dikembangkan secara khusus untuk mendukung layanan transportasi dengan intensitas penggunaan yang tinggi. Baik digunakan untuk layanan ride-hailing, antar-jemput bandara, maupun angkutan penumpang komersial, kendaraan-kendaraan tersebut dirancang untuk mampu menghadapi penggunaan harian yang intensif, sekaligus menghadirkan kenyamanan bagi penumpang dan efisiensi bagi pengemudi.
Program sewa ini akan diluncurkan terlebih dahulu di wilayah Jabodetabek sebagai pasar transportasi tersibuk, sebelum diperluas ke berbagai kota lainnya di seluruh Indonesia. Peluncuran perdana di Jabodetabek memungkinkan VinFast mendukung para pengemudi di wilayah dengan permintaan layanan mobilitas tertinggi, sekaligus memanfaatkan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang berkembang pesat.
Lebih dari itu, inisiatif ini mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam semakin terbukanya akses terhadap mobilitas listrik di Indonesia. Bagi banyak pengemudi, beralih ke kendaraan listrik bukan lagi sekadar mengadopsi teknologi baru atau mendukung keberlanjutan. Kini, keputusan tersebut semakin dipandang sebagai langkah bisnis yang praktis karena menawarkan biaya operasional yang lebih rendah, kepastian finansial yang lebih baik, serta peluang untuk membangun usaha yang lebih menguntungkan.
Melalui kombinasi opsi sewa yang fleksibel, solusi financing yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, kendaraan listrik komersial yang dirancang khusus, serta ekosistem pengisian daya yang terus berkembang, VinFast menjadikan transisi menuju mobilitas listrik semakin mudah. Bagi ribuan pengemudi di Indonesia, perjalanan menuju mobilitas listrik kini bukan hanya tentang perubahan teknologi, tetapi juga tentang membuka peluang untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar setiap hari. (rls/sh)

JIPS 2026 Catat 24.387 Pengunjung, Ekosistem Hewan Peliharaan Indonesia Terus Bertumbuh 

0
JIPS 2026

binomedia.id – Jakarta. Minat masyarakat terhadap ekosistem dunia hewan peliharaan terus menunjukkan tren positif. Hal tersebut tercermin dari penyelenggaraan Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 yang berhasil menghadirkan 24.387 pengunjung dan 120 exhibitors sejak 3-5 Juli di Hall 8, NICE PIK 2. Selama tiga hari, pengunjung berdatangan dan berkumpul untuk saling bertemu sapa sekaligus melakukan aktivitas seru bersama hewan kesayangan mereka, hingga berbelanja kebutuhan anabul dalam satu tempat.

Project Director JIPS 2026, Adhika Arthapaty, menilai tingginya partisipasi pengunjung menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekosistem hewan peliharaan di Indonesia. “Kami melihat masyarakat datang dengan tujuan yang semakin beragam. Tidak hanya mencari produk, tetapi juga ingin memperoleh edukasi mengenai perawatan hewan, berdiskusi dengan para ahli, hingga bertemu komunitas yang memiliki minat yang sama. Perubahan ini menunjukkan bahwa ekosistem hewan peliharaan di Indonesia berkembang semakin dinamis dan memiliki peluang yang sangat besar untuk terus bertumbuh,” ujar Adhika.

JIPS 2026 menghadirkan beragam pengalaman edukatif dan interaktif melalui talkshowanimal presentationmeet and greet bersama para JIPStar, Yoga with Pet, parade hewan, hingga berbagai kompetisi. Pengalaman tersebut dilengkapi dengan zona edukasi seperti Vet Clinic, Animal Education Zone bersama deHakims, Jagat Satwa Nusantara (JSN), Animalium, serta Museum of Cats & Exotic Animal by Radhiyan Pet and Care yang memberikan wawasan mengenai kesehatan, konservasi, dan kesejahteraan hewan.

Hadir juga pet enthusiast dan animal lover seperti Irfan Hakim, Fardhan Khan, Bobby Sant, Audrey, Alshad Ahmad, Dream Team, dan berbagai publik figur lainnya yang turut hadir menyapa para pengunjung dan berbagi inspirasi pada panggung talkshow. JIPS 2026 juga menghadirkan lebih dari 200 jenis, ras, dan spesies hewan dari berbagai kategori yang diperkenalkan bersama beragam komunitas, mulai dari anjing, kucing, kelinci, burung, sugar glider hingga reptil. Kehadiran  berbagai komunitas tersebut tidak hanya memperkaya pengalaman pengunjung, tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam ekosistem hewan peliharaan di Indonesia.

Rangkaian kompetisi juga menjadi salah satu daya tarik utama sepanjang penyelenggaraan JIPS 2026. Lebih dari 650 peserta mengikuti berbagai kompetisi, mulai dari Fun Dog AgilityVaranus Agility Race, Rabbit Competition, Cat Warriors Vol. 7, Ninja Dog Warrior, Morphvolution, hingga Merpati Hias Competition. Keseruan Ninja Dog Warrior semakin terasa dengan kehadiran Ryan Delon bersama Sharena Delon, Zoe Levana, dengan anjing kesayangan mereka serta aksi Floki dan Dolce saat menaklukkan berbagai rintangan. Selain menjadi ruang apresiasi bagi para pehobi, setiap kompetisi juga menghadirkan pengalaman edukatif, mempererat jejaring antarkomunitas, serta memperkenalkan karakteristik berbagai jenis hewan peliharaan kepada pengunjung.

Presiden Direktur Dyandra PromosindoDaswar Marpaung, menilai tingginya partisipasi dan respons positif selama JIPS 2026 menjadi semangat bagi penyelenggaraan menghadirkan pengalaman yang lebih nyaman dan menyenangkan. “Respons positif yang kami terima menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan ruang yang tidak hanya menghadirkan produk dan layanan, tetapi juga edukasi, komunitas, dan pengalaman yang berkualitas. Karena itu, pada penyelenggaraan tahun depan kami akan menghadirkan lebih banyak program, kolaborasi, dan aktivitas interaktif bagi para pengunjung. Harapan kami, JIPS dapat terus berkembang sebagai wadah yang mendorong edukasi, kolaborasi, dan tumbuhnya ekosistem hewan peliharaan yang sehat dan bertanggung jawab di Indonesia,” ujar Daswar.

Di balik capaian JIPS 2026 terdapat kolaborasi erat berbagai pihak, mulai dari BNI sebagai Official Bank Partner, exhibitor, komunitas pecinta hewan, mitra strategis, media, hingga seluruh pihak yang bersama-sama mendukung terselenggaranya JIPS sebagai wadah edukasi, kolaborasi, dan interaksi bagi ekosistem hewan peliharaan di Indonesia.

Untuk mendapatkan informasi mengenai JIPS, ikuti akun media sosial resmi @jips_id dan kunjungi website resmi JIPS di www.jakartainternationalpetshow.com. Sampai bertemu kembali pada JIPS 2027 tanggal 2–4 Juli 2027 di NICE PIK 2! (rls/sh)

Unitree Go2 Hadir sebagai Robot Quadruped Berbasis AI untuk Edukasi, Pameran, dan Interaksi Publik

0
Foto: dok unitree

Koranindopos.com – Jakarta – Perkembangan teknologi robotika semakin membuka peluang baru di berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga industri kreatif. Salah satu inovasi terbaru yang menarik perhatian adalah Unitree Go2, robot quadruped berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk kebutuhan edutainment, demonstrasi teknologi, dan interaksi publik.

Robot berkaki empat ini menawarkan kombinasi mobilitas tinggi, kemampuan navigasi cerdas, serta interaksi berbasis bahasa alami, sehingga mampu memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi pengunjung di berbagai lingkungan, seperti kampus, museum, pameran teknologi, hingga acara publik.

Dikembangkan oleh Unitree Robotics, Go2 dirancang agar mampu bergerak secara alami di berbagai jenis medan (all-terrain). Robot ini juga mampu merespons perintah secara intuitif sehingga dapat berinteraksi langsung dengan pengguna tanpa memerlukan pengoperasian yang rumit.

Salah satu keunggulannya adalah dukungan konektivitas 4G dan eSIM, yang memungkinkan robot dikendalikan dari jarak jauh. Teknologi tersebut memberikan fleksibilitas lebih bagi operator dalam mengelola demonstrasi maupun aktivitas robot di berbagai lokasi.

Selain itu, integrasi GPT Voice memungkinkan Go2 memahami serta merespons perintah menggunakan bahasa alami, sehingga komunikasi dengan pengunjung terasa lebih interaktif dan mudah dipahami.

Untuk menunjang kemampuan bergeraknya, Unitree Go2 dibekali sistem ultra-wide 4D LiDAR yang berfungsi melakukan pemetaan lingkungan secara real-time.

Teknologi ini memungkinkan robot melakukan navigasi mandiri sekaligus menghindari berbagai rintangan secara otomatis. Kemampuan tersebut membuat Go2 tetap dapat beroperasi dengan stabil di area yang dinamis maupun padat aktivitas.

Tak hanya itu, robot ini juga memiliki beragam gerakan ekspresif yang dapat diprogram sesuai kebutuhan, seperti:

  • Bertepuk tangan (clap)
  • Melompat (jump)
  • Menari (dance)
  • Bersalaman (handshake)

Fitur-fitur tersebut menjadikan Go2 tidak hanya berfungsi sebagai platform robotika, tetapi juga sebagai media hiburan dan edukasi yang menarik perhatian pengunjung.

Bagi kalangan akademisi dan peneliti, Unitree Go2 tersedia dalam versi EDU yang menawarkan akses penuh terhadap Software Development Kit (SDK).

Platform ini juga kompatibel dengan ROS 2 (Robot Operating System 2), sehingga memudahkan pengembangan aplikasi robotika, kecerdasan buatan, navigasi otonom, hingga riset mengenai interaksi manusia dan robot.

Kemampuan tersebut membuat Go2 menjadi salah satu platform yang fleksibel bagi universitas maupun lembaga penelitian dalam mengembangkan berbagai inovasi berbasis robotika.

Unitree Go2 dirancang untuk mendukung berbagai skenario penggunaan, antara lain:

  • Demonstrasi teknologi di kampus dan laboratorium.
  • Robot penyambut tamu (guest welcoming) pada pameran dan konferensi.
  • Pertunjukan interaktif dalam acara publik.
  • Program pembelajaran STEM untuk sekolah dan institusi pendidikan.
  • Media edukasi robotika yang mudah dioperasikan.

Menurut Halo Robotics, robot quadruped ini mampu menjembatani perkembangan teknologi robotika dengan pengalaman interaktif yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.

“Robot quadruped Go2 menjembatani teknologi robotika dengan pengalaman interaktif yang bisa dinikmati berbagai kalangan,” ujar Halo Robotics.

Kehadiran Unitree Go2 dinilai menjadi langkah penting dalam memperluas pemanfaatan robotika di Indonesia, khususnya pada sektor pendidikan, penelitian, dan kegiatan publik. Dengan kombinasi AI, navigasi cerdas, serta kemampuan interaksi yang ekspresif, robot ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang lebih autentik sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap teknologi masa depan.

Sebagai distributor drone profesional dan robotika di Indonesia, Halo Robotics telah berpengalaman lebih dari satu dekade menyediakan solusi teknologi untuk ratusan perusahaan maupun instansi pemerintah di berbagai sektor, termasuk pertambangan, energi, konstruksi, kehutanan, keamanan, hingga keselamatan publik.

Melalui kehadiran Unitree Go2, Halo Robotics berharap semakin banyak institusi pendidikan, penyelenggara acara, maupun organisasi yang dapat memanfaatkan teknologi robotika interaktif sebagai bagian dari transformasi digital dan pengembangan inovasi di Indonesia.(dhil)

DJI Zenmuse H30T Hadirkan Solusi Inspeksi Industri Berbasis Multi-Sensor untuk Tingkatkan Keselamatan dan Efisiensi

0

Binomedia.id, JAKARTA – Kebutuhan akan sistem inspeksi industri yang aman, akurat, dan efisien terus meningkat seiring kompleksitas operasional berbagai sektor strategis, seperti energi, migas, kelistrikan, hingga manufaktur. Inspeksi terhadap aset berisiko tinggi seperti flare stack, menara transmisi, hingga fasilitas produksi aktif kini semakin mengandalkan teknologi pemantauan jarak jauh untuk meminimalkan risiko keselamatan pekerja.

Menjawab kebutuhan tersebut, DJI melalui lini DJI Enterprise menghadirkan Zenmuse H30T, payload inspeksi multi-sensor yang dirancang untuk menghasilkan data visual dan termal beresolusi tinggi tanpa mengharuskan tim inspeksi berada di dekat aset.

Perangkat ini mengintegrasikan sejumlah sensor dalam satu sistem, meliputi kamera wide-angle 48 megapiksel, kamera zoom 40 megapiksel dengan kemampuan optical zoom hingga 34 kali, kamera termal radiometrik beresolusi 1.280 x 1.024 piksel, laser range finder dengan jangkauan hingga 3.000 meter, serta teknologi full color night vision.

Zenmuse H30T dikembangkan agar kompatibel dengan drone industri DJI Matrice 400 sehingga mampu melakukan inspeksi visual dan termal secara bersamaan dari jarak yang aman.

Kemampuan kamera termalnya memungkinkan pengukuran suhu secara kuantitatif pada rentang 0 hingga 1.600 derajat Celsius. Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi anomali temperatur, mengidentifikasi korosi di bawah lapisan insulasi (corrosion under insulation), menemukan hambatan proses (process bottleneck), hingga memantau potensi overheating sebagai langkah pencegahan kebakaran.

“Zenmuse H30T menghasilkan data visual dan thermal dari jarak yang aman tanpa menghentikan operasional aset. Anomali suhu yang teridentifikasi langsung bisa ditindaklanjuti oleh tim tanpa perlu akses fisik ke struktur,” ujar perwakilan Halo Robotics.

Menurut Halo Robotics, pemanfaatan sistem inspeksi berbasis drone memberikan keuntungan dari sisi keselamatan kerja karena mampu mengurangi kebutuhan inspeksi manual pada aset yang berada di lokasi sulit dijangkau atau memiliki tingkat risiko tinggi.

Selain meningkatkan aspek keselamatan, teknologi tersebut juga membantu perusahaan menjaga kontinuitas operasional karena proses inspeksi dapat dilakukan tanpa menghentikan aktivitas produksi.

Zenmuse H30T telah digunakan dalam berbagai kegiatan inspeksi industri, antara lain pada flare stack, fasilitas jetty, Heat Recovery Steam Generator (HRSG), hingga jaringan transmisi tenaga listrik di sejumlah kawasan industri.

Hasil inspeksi berupa dokumentasi visual beresolusi tinggi dan data termal radiometrik dapat dimanfaatkan secara langsung sebagai dasar analisis kondisi aset, penyusunan strategi predictive maintenance, serta pengambilan keputusan dalam pengelolaan aset industri.

Dengan meningkatnya kebutuhan transformasi digital di sektor industri, penggunaan sistem inspeksi berbasis drone dan sensor cerdas diperkirakan akan terus berkembang sebagai bagian dari implementasi asset integrity management dan pemeliharaan berbasis data untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat aspek keselamatan kerja. (ris)

Avip Priatna Bersama Paduan Suara Anak The Resonanz Children’s Choir Menjadi Juara Umum di Kompetisi Paduan Suara Kontemporer Bergengsi di Eropa

0
Avip Priatna

binomedia.id – Debrecen, Hungaria. Paduan suara anak Indonesia, The Resonanz Children’s Choir (TRCC), dengan konduktor Avip Priatna, kembali mengharumkan nama Indonesia, kali ini pada ajang 30th Béla Bartók International Choir Competition, di kota Debrecen, Hungaria, dengan meraih:

  • Grand Prize Winner (Juara Umum)
  • Juara Satu Kategori Children’s Choirdengan perolehan nilai 95,5 points
  • Juara Satu Kategori Free Programdengan perolehan nilai 98 points
  • Conductor Prize for Outstanding Interpretation of Contemporary Pieces and Expressive Choral Soundinguntuk konduktor Avip Priatna.

Kompetisi paduan suara Béla Bartók ini adalah salah satu ajang kompetisi paduan suara bergengsi di dunia dan tergabung dalam konsorsium European Grand Prix for Choral Singing (EGP) yang terkenal dengan liga kompetisi paduan suaranya yang sangat kompetitif dan prestisius. Dengan kemenangan TRCC sebagai juara umum kompetisi Béla Bartók ini, maka TRCC mendapatkan tiket untuk berkompetisi pada babak final European Grand Prix for Choral Singing 2027 di Arezzo, Italia, melawan para juara umum 2026 dari kompetisi-kompetisi bergengsi lain di Eropa.

Kompetisi paduan suara Béla Bartók diadakan setiap dua tahun sekali di kota Debrecen, bergantian dengan kompetisi untuk instrumen musik, Zoltán Kodály international music competition. Kompetisi paduan suara Béla Bartók ini berorientasi pada karya-karya paduan suara acapella kontemporer abad ke 20 dan 21. Pada kompetisi Béla Bartók ini, para kontestan hanya diperbolehkan untuk menampilkan karya yang diciptakan setelah tahun 1945 kecuali apabila karya tersebut adalah karya dari komposer Béla Bartók. Béla Bartók sendiri adalah nama dari salah satu komposer legendaris asal Hungaria yang banyak menghasilkan karya-karya modern untuk musik vokal. Menyesuaikan dengan aturan khusus serta nafas dari acara kompetisi ini, TRCC menyusun program lagu yang semua mengarah pada nuansa modern kontemporer. Hal ini merupakan penyesuaian dari kebiasaan TRCC yang umumnya selalu menampilkan lagu tradisional atau lagu daerah Indonesia di berbagai panggung internasional.

Avip Priatna

Ketua Dewan Juri, Georg Grün asal Jerman, dalam pidatonya saat pengumuman pemenang, menggambarkan betapa sulitnya kompetisi dengan lagu-lagu kontemporer modern, baik bagi para penyanyi dalam mempelajari dan menghafalkan lagu ini, bagi para konduktor dalam menginterpretasi dan juga bagi para juri dalam menilai. Para juri lain yang juga menilai kompetisi ini adalah Zsuzsanna Gráf (Hungary), Tristan Caliston Ignacio (Philippines), Csaba Somos (Hungary) dan Philippos Tsalahouris (Greece).

Semua rekaman babak pertandingan termasuk pertandingan Grand Prix serta acara pengumuman pemenang dapat ditonton melalui kanal Youtube @PapagenoLive. Youtube playlist: https://youtube.com/playlist?list=PLIP_90KwhxaI&si=x2NdsG5kYb4b19-A

Dengan berkekuatan 40 penyanyi, TRCC berkompetisi pada dua kategori, yaitu kategori Children’s Choir dan kategori Free Program, dimana pada kategori Free Program ini, TRCC juga bersaing melawan paduan suara dewasa. Pada kategori Children’s Choir, TRCC membawakan empat buah lagu berjudul O Sapientia karya komposer Slovenia Tadeja Vulc, lalu lagu Laudate Pueri Dominum karya komposer Italia Mattia Culmone, Home at Night karya komposer Hungaria Máté Bella, dan Deus Ultionum karya komposer Hungaria Levente Gyöngyösi. Sementara itu untuk kategori Free Program, TRCC membawakan empat buah lagu lain berjudul Magnus Maior Maximus karya komposer Hungaria Péter Tóth, Virágsirató karya komposer Hungaria József Karai, Spiritus Domini karya komposer Italia Michele Josia dan 137 Hip-Street karya komposer muda Indonesia Fero Aldiansya Stefanus.

Untuk dapat diterima berkompetisi di Béla Bartók International Choir Competition, calon peserta harus mengirimkan pendaftaran dan video penampilan untuk kemudian dinilai apakah layak untuk berkompetisi di kompetisi tersebut. Pada edisi spesial yang ke 30 ini, hanya sebelas kontestan dari berbagai negara yang terpilih, yaitu:

  1. Riverside City College Chamber Singers (USA)
  2. Coralia – Concert Choir of the University of Puerto Rico (Puerto Rico)
  3. The Resonanz Children’s Choir (Indonesia)
  4. Cape Town Camerata (South Africa)
  5. Santinig-Bonn (Germany)
  6. MASKA Mixed Choir of the Babite Cultural Education Centre (Latvia)
  7. Alegria Choir (Turkey)
  8. Jazzberry Tunes (Turkey)
  9. Bela Bartok Women’s Choir (Hungary)
  10. Zoltan Kodaly Youth Mixed Choir (Hungary)
  11. Vantus Boys’ Choir (Hungary)

TRCC bersama tiga peserta lain terpilih untuk tampil pada babak Grand Prize untuk memperebutkan gelar Juara Umum/Grand Prize Béla Bartók International Choir Competition. Selain TRCC, ketiga kontestan yang turut bertanding pada babak final tersebut adalah Riverside City College Chamber Singers (USA); Coralia-Concert Choir of the University of Puerto Rico (Puerto Rico); dan Maska Mixed Choir (Latvia). TRCC tampil dengan nomor undi pertama. Pada babak Grand Prize ini, TRCC membawakan tiga buah lagu, yaitu Hodie Christus Natus Est karya komposer Hungaria József Karai, lalu kembali membawakan lagu Spiritus Domini karya komposer Michele Josia, dan lagu A Poem to the Mother of the Gods karya komposer kontemporer Jepang, Takatomi Nobunaga.

Menanggapi kemenangan ini, konduktor Avip Priatna menyampaikan, “Membawakan repertoar musik kontemporer abad ke-20 dan 21 merupakan tantangan yang sangat besar. Saya sangat bangga melihat kerja keras anak-anak ini. Mereka tidak hanya berhasil mengatasi tingkat kesulitan musik yang tinggi, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan sangat baik di panggung internasional.”

Turut hadir menyaksikan kompetisi pada babak Grand Prize secara langsung, Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Hungaria, Ibu Penny Dewi Herasati. Beliau menyampaikan kesan dan rasa bangganya terhadap penampilan anak-anak TRCC.

“Saat menyaksikan penampilan TRCC yang tampil pertama, dalam bayangan saya sebuah paduan suara akan menghasilkan suara yang besar, bulat, dan penuh. Namun, ketika TRCC mulai bernyanyi, yang terdengar justru suara anak-anak yang ringan dan jernih, dengan talenta serta keahlian tinggi,” ungkap Ibu Penny.

Beliau menambahkan, “Setelah menyaksikan kelompok lainnya yang memiliki karakter suara besar dan kuat, saya baru menyadari bahwa teknik yang ditampilkan anak-anak TRCC jauh lebih menantang. Mereka tidak sekadar menyanyikan lagu, tetapi juga menampilkan penguasaan teknik vokal, dinamika, artikulasi, serta musikalitas yang membutuhkan disiplin tinggi. Bangga sekali dan haru mendengar nama TRCC dipanggil sebagai pemenang. Selamat kepada TRCC, teruslah berkarya dan berprestasi mengharumkan nama Indonesia di kancah global.” (rls/sh)