Beranda blog Halaman 8

Pelindo dan APBMI Banten Jajaki Kerja Sama Bongkar Muat di Pelabuhan Ciwandan

0
Pelindo

Binomedia.id, CILEGON – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten bersama Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (DPW APBMI) Provinsi Banten menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait rencana kerja sama kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Ciwandan, Jumat (31/7).

Penandatanganan MoU yang berlangsung di Cilegon tersebut dilakukan oleh General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, bersama Ketua DPW APBMI Banten, Alawi Mahmud.

Kesepakatan ini menjadi pedoman awal bagi kedua pihak untuk menjajaki pelaksanaan kegiatan bongkar muat barang dari dan ke kapal di Pelabuhan Ciwandan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak.

Penandatanganan MoU turut disaksikan Ketua Kadin Khusus Kepelabuhanan Banten Tubagus Masduki, Ketua BPD Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Banten Habibudin, serta jajaran manajemen Pelindo Regional 2 Banten.

Dalam pelaksanaannya, kolaborasi tersebut mengedepankan prinsip saling melengkapi dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Kesepakatan juga dibangun berdasarkan prinsip kesetaraan dan keadilan dalam berusaha dengan tetap berpedoman pada kaidah bisnis serta tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

General Manager Pelindo Regional 2 Banten Benny Ariadi mengatakan kerja sama dengan APBMI Banten merupakan langkah untuk menyelaraskan potensi perusahaan dengan kemampuan pelaku usaha bongkar muat di wilayah Banten.

“Kerja sama dengan APBMI Banten ini adalah wujud kolaborasi untuk mengoptimalkan kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Ciwandan dengan mengoptimalkan penggunaan sumber daya dari Pelindo Banten,” ujar Benny.

Menurutnya, kajian dan pembahasan bersama akan dilakukan untuk memastikan bentuk kerja sama dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi kedua pihak.

“Kami berharap melalui kajian dan diskusi bersama ini, kita dapat menciptakan sinergi yang selaras dengan peraturan perundang-undangan serta mampu menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak,” lanjutnya.

Dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama Teknis

MoU yang berlaku selama satu tahun tersebut akan menjadi dasar bagi Pelindo dan APBMI Banten untuk mempersiapkan perjanjian kerja sama yang lebih teknis.

Dalam tahap lanjutan, perusahaan-perusahaan bongkar muat di wilayah Banten yang tergabung sebagai anggota APBMI akan dilibatkan dalam kerja sama. Namun, perusahaan tersebut terlebih dahulu akan melalui proses asesmen dan seleksi yang dilakukan kedua belah pihak.

Proses tersebut akan mengacu pada kebutuhan serta standar prosedur yang berlaku di lingkungan Pelindo. Dengan mekanisme tersebut, kerja sama diharapkan dapat berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan standar operasional kepelabuhanan.

Kolaborasi Pelindo Regional 2 Banten dan APBMI Banten menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem jasa kepelabuhanan di wilayah Banten. Optimalisasi kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Ciwandan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung kelancaran arus barang.

Pada akhirnya, sinergi antara operator pelabuhan dan perusahaan bongkar muat tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing sektor logistik nasional, khususnya di wilayah Banten yang memiliki peran strategis dalam aktivitas perdagangan dan distribusi barang.(ris)

Camat Lamba Leda Utara Minta Maaf pada BNPB, Luruskan Polemik Bantuan Gempa NTT

0
Camat Lamba Leda Utara minta maaf pada BNPB, luruskan polemik bantuan gempa NTT. (Dok. Istimewa)
Camat Lamba Leda Utara minta maaf pada BNPB, luruskan polemik bantuan gempa NTT. (Dok. Istimewa)

Binomedia — Camat Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agus Supratman, menyampaikan permintaan maaf kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas insiden yang terjadi saat pengecekan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa. Permintaan maaf tersebut disampaikan Agus melalui video klarifikasi yang dibuat pada Rabu (26/8/2026) sebagai upaya meluruskan informasi mengenai kejadian yang sebelumnya viral di media sosial.

Agus mengakui insiden tersebut telah menimbulkan beragam persepsi dan berpotensi merugikan sejumlah pihak, termasuk BNPB, pemerintah daerah, serta masyarakat penerima manfaat bantuan gempa. Ia menegaskan bahwa situasi yang terjadi di lapangan tidak sepenuhnya seperti narasi yang beredar setelah video tersebut tersebar luas.

“Sesungguhnya, peristiwa itu lebih banyak tidak seperti yang dibagikan oleh beberapa pihak yang sangat merugikan BNPB dan Pak Deden sendiri dan pemerintah Kabupaten Manggarai Timur serta pihak-pihak penerima manfaat dari bantuan dari peristiwa gempa ini,” ujar Agus dalam video klarifikasi.

Agus secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada Deden, pejabat BNPB yang terlibat dalam insiden tersebut. “Sekali lagi saya mohon maaf semuanya. Pak Deden, terima kasih. Mohon maaf Pak Deden,” ucapnya.

Dalam klarifikasinya, Agus menjelaskan bahwa persoalan yang terjadi berawal dari kesalahpahaman mengenai mekanisme distribusi serta jumlah bantuan yang tersedia di wilayah Manggarai Timur. Menurut dia, bantuan dari pemerintah pusat disalurkan hingga tingkat kabupaten, sementara pemerintah kabupaten kemudian menerbitkan berita acara dan mendistribusikan bantuan logistik menuju kecamatan.

“Dari pusat hanya batasnya sampai di kabupaten. Kabupaten yang terbitkan berita acara dan distribusi logistiknya ke kecamatan,” jelas Agus.

Ia mengakui jumlah bantuan yang dialokasikan untuk Kabupaten Manggarai Timur cukup banyak. Namun, pada saat kejadian berlangsung, bantuan yang telah tiba di Kecamatan Lamba Leda Utara masih terbatas akibat kendala transportasi sehingga kondisi di lapangan belum mencerminkan keseluruhan bantuan yang tersedia untuk tingkat kabupaten.

“Untuk Kabupaten Manggarai Timur banyak. Tetapi situasinya pada saat itu baru satu pikap yang sudah masuk ke kecamatan terdaftar dan satu dump truk dan itu yang harus kami bagikan,” terang Agus.

Agus juga meluruskan pernyataan mengenai jumlah bantuan yang disampaikan petugas BNPB. Menurutnya, informasi mengenai banyaknya bantuan merujuk pada logistik yang telah masuk ke wilayah Kabupaten Manggarai Timur secara keseluruhan, bukan berarti seluruh bantuan tersebut sudah berada di Kecamatan Lamba Leda Utara.

“Yang dimaksud oleh Pak Deden adalah bantuan yang sudah masuk ke seluruh Kabupaten Manggarai Timur,” kata Agus.

Seiring perkembangan distribusi, Agus menyebut dirinya melihat langsung bantuan terus berdatangan dan kemudian disalurkan kepada masyarakat melalui 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai Timur. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting yang perlu diketahui publik agar persoalan distribusi bantuan tidak dipahami hanya berdasarkan situasi pada saat insiden berlangsung.

Agus turut membantah anggapan bahwa dirinya mendapat tekanan untuk membuat video klarifikasi. Ia menegaskan bahwa kedatangannya untuk menyampaikan penjelasan serta permintaan maaf dilakukan atas inisiatif pribadi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Saya tidak ditekan oleh siapa-siapa. Saya datang dengan inisiatif sendiri untuk memberikan klarifikasi,” tegas Agus.

Ia mengatakan langkah tersebut dilakukan karena informasi mengenai insiden yang beredar di media sosial dinilai telah berkembang dan melenceng dari situasi sebenarnya. Agus berharap klarifikasi tersebut dapat menghentikan kesimpangsiuran informasi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dan BNPB dalam penanganan bencana.

“Saya datang dengan niat baik untuk menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah daerah dan lebih khususnya kepada Pak Deden dan BNPB,” pungkas Agus.

Sebelumnya, nama Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, menjadi perhatian publik setelah video dirinya memarahi seorang pejabat BNPB beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Agustinus mempersoalkan jumlah bantuan korban gempa yang diterima posko logistik karena dinilai tidak sebanyak jumlah yang disampaikan oleh pejabat BNPB kepada pihak lain.

Dalam rekaman yang beredar, Agustinus terlihat menunjuk ke arah pejabat BNPB dan meluapkan emosinya. Ia juga sempat membanting satu karung beras beberapa kali di hadapan pejabat tersebut.

Peristiwa tersebut diketahui berlangsung di posko utama Kecamatan Lamba Leda Utara pada Jumat (21/8/2026). Saat itu, Agustinus membenarkan bahwa dirinya terlibat dalam kejadian tersebut.

“Benar, kejadian di posko utama Kecamatan, di tenda logistik,” kata Agustinus.

Melalui klarifikasi terbarunya, Agus berharap persoalan tersebut tidak lagi berkembang menjadi polemik yang dapat mengganggu proses penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa. Ia menekankan pentingnya pemahaman yang utuh mengenai alur distribusi logistik agar bantuan dapat diterima masyarakat secara tepat dan informasi mengenai penanganan bencana tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Penulis : Muhammad Fadhli

OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital, Dorong Inovasi AI, Blockchain, dan Aset Kripto yang Aman

0
OJK

 

Binomedia.id, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) melalui penguatan regulasi, kolaborasi lintas sektor, pengembangan inovasi, serta peningkatan perlindungan konsumen.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan OJK Digination Day 2026 di Jakarta, Kamis (27/8/2026). Forum tahunan ini menjadi wadah strategis yang mempertemukan regulator, pemerintah, parlemen, industri, investor, akademisi, serta masyarakat untuk mendorong perkembangan keuangan digital yang inovatif, aman, berintegritas, inklusif, dan berkelanjutan.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko mengatakan perkembangan inovasi keuangan digital saat ini telah menjadi bagian penting dalam sistem keuangan nasional. Karena itu, pengembangannya harus berjalan dengan tata kelola, manajemen risiko, dan perlindungan konsumen yang setara dengan sektor keuangan lainnya.

“Inovasi keuangan digital tidak lagi berdiri di pinggir atau di luar sistem keuangan, tapi telah menjadi bagian di dalamnya. Prinsip yang kami pegang adalah aktivitas yang sama, risiko yang sama, regulasi yang sama,” ujar Hernawan.

Menurutnya, standar tata kelola, pengelolaan risiko, serta perlindungan konsumen harus tetap menjadi fondasi utama dalam pengembangan teknologi keuangan agar pertumbuhan industri berjalan secara sehat dan bertanggung jawab.

OJK Dorong Startup Fintech dan Kolaborasi Industri

Dalam ajang Digination Day 2026, OJK juga memperkenalkan program OJK Fintech Startup Accelerator yang bertujuan memperkuat rantai pengembangan inovasi digital melalui kolaborasi antara perusahaan rintisan, industri jasa keuangan, investor, dan regulator.

Program tersebut ditandai dengan kegiatan demo day dan business matching yang mempertemukan inovator dengan mitra pendanaan serta pelaku industri.

“Melalui demo day dan business matching, kita mempertemukan inovator dengan pendanaan mitra dan industri sekaligus menjadikan Digination sebagai etalase karya anak bangsa. Pekerjaan kita belum selesai ketika acara ini berakhir, justru setelah forum ini selesai pekerjaan sesungguhnya dimulai,” kata Hernawan.

OJK juga terus membangun siklus pengembangan inovasi melalui tahapan dialog, pengujian, implementasi, dan evaluasi secara berkelanjutan agar inovasi yang lahir benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Regulasi Adaptif Hadapi Perkembangan Teknologi

OJK menegaskan penguatan sektor keuangan digital akan terus diarahkan untuk merespons perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), tokenisasi aset, blockchain, dan aset kripto.

Pengembangan tersebut juga diperkuat dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 yang memberikan landasan hukum dalam pengembangan dan penguatan sektor keuangan.

Selanjutnya, arah pengembangan IAKD akan dituangkan melalui Peta Jalan IAKD 2026–2031 sebagai panduan pengembangan ekosistem keuangan digital nasional.

Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun mengapresiasi langkah OJK melalui penyelenggaraan Digination Day 2026 yang dinilai mampu mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong inovasi sektor keuangan.

Menurutnya, inovasi teknologi sektor keuangan, aset keuangan digital, dan aset kripto memiliki potensi besar sebagai sumber pembiayaan baru sekaligus memperluas inklusi keuangan masyarakat.

“Inovasi keuangan digital juga diharapkan dapat mendorong inklusi keuangan yang akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Misbakhun.

Transaksi Aset Digital Terus Tumbuh

OJK mencatat perkembangan signifikan pada sektor aset keuangan digital dan aset kripto di Indonesia.

Hingga Juli 2026, jumlah akun konsumen perdagangan aset keuangan digital mencapai 22,93 juta akun. Sementara nilai transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp20,52 triliun dan transaksi derivatif mencapai Rp3,41 triliun.

Pertumbuhan tersebut didukung oleh infrastruktur pasar yang semakin lengkap, terdiri atas dua bursa aset keuangan digital, dua lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian, dua pengelola tempat penyimpanan, serta 26 pedagang aset keuangan digital berizin.

Pada sisi inovasi teknologi sektor keuangan, OJK juga mencatat terdapat delapan penyelenggara pemeringkat kredit alternatif dan 16 penyelenggara agregasi jasa keuangan hingga Juli 2026. Seluruhnya telah menjalin 1.357 kemitraan dengan lembaga jasa keuangan.

Sinergi Komdigi dan OJK Perkuat Transformasi Digital

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria menilai kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dengan OJK menjadi kunci dalam membangun ekosistem keuangan digital yang inovatif sekaligus aman.

Menurutnya, Komdigi berperan dalam menyiapkan infrastruktur digital, kebijakan AI, serta pengembangan talenta digital, sementara OJK memastikan inovasi sektor keuangan berjalan dalam koridor kehati-hatian dan perlindungan konsumen.

“Dua peran ini saling melengkapi dan bukan saling menggantikan. Ke depan, kami mengajak OJK dan seluruh ekosistem untuk memperkuat sinergi ini,” ujar Nezar.

Tingkatkan Literasi Keuangan Digital Masyarakat

Dalam kesempatan yang sama, OJK juga meluncurkan Buku Saku 2.0 Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto sebagai panduan bagi masyarakat untuk memahami karakteristik, manfaat, serta risiko aset digital.

Kepala Eksekutif Pengawas IAKD OJK Adi Budiarso mengatakan literasi dan kecerdasan finansial menjadi faktor penting agar masyarakat mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak.

“Kecerdasan finansial adalah tonggak utama untuk mencapai kesejahteraan finansial,” ujar Adi.

Melalui OJK Digination Day 2026, OJK menegaskan komitmennya membangun ekosistem keuangan digital nasional melalui tiga agenda utama, yakni memperdalam ekosistem yang telah terbentuk (deepening), memperluas jangkauan pemanfaatan inovasi (widening), serta memperkuat perlindungan konsumen dan mitigasi risiko (guarding).

Dengan sinergi antara regulasi yang adaptif, inovasi yang bertanggung jawab, dan perlindungan konsumen yang kuat, OJK berharap transformasi keuangan digital mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing ekonomi Indonesia. (ris)

Transnusa Perluas Jaringan, Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur untuk Garap Potensi Pasar Sumatra

0
Transnusa

 

Binomedia.id, JAKARTA – PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Jakarta (CGK)-Lampung (TKG) dan Lampung (TKG)-Kuala Lumpur (KUL) pada 24 Agustus 2026. Pembukaan dua rute tersebut memperkuat konektivitas dari Bandar Udara Internasional Radin Inten II sekaligus menghadirkan kembali layanan penerbangan internasional reguler dari Lampung.

Bagi Transnusa, pembukaan rute baru ini tidak sekadar menambah jaringan penerbangan. Layanan langsung Lampung-Kuala Lumpur dinilai dapat membuka akses perjalanan masyarakat Lampung ke Malaysia tanpa harus terlebih dahulu transit melalui kota lain.

Konektivitas tersebut berpotensi mendukung berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari pariwisata, bisnis, kunjungan keluarga, layanan kesehatan, hingga perjalanan umrah.

Group CEO Transnusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan Lampung merupakan salah satu jaringan penting bagi Transnusa di Sumatra. Menurutnya, pembukaan rute tersebut mempertimbangkan potensi pariwisata sekaligus besarnya populasi dan hubungan ekonomi serta sosial antara Lampung dan Malaysia.

“Pembukaan rute ini merupakan salah satu jaringan yang penting bagi kami di Sumatra. Lampung memiliki populasi sekitar 9,5 juta jiwa dan potensi yang cukup besar, baik untuk perjalanan bisnis maupun pariwisata. Kami melihat ada peluang yang kuat untuk menghubungkan masyarakat Lampung dengan Malaysia, sekaligus membawa lebih banyak wisatawan dari Malaysia untuk mengenal Lampung,” ujar Datuk Bernard.

Lampung-Kuala Lumpur Jadi Penerbangan Reguler Harian

Kehadiran penerbangan Lampung-Kuala Lumpur menjadi babak baru bagi konektivitas internasional di Lampung. Setelah sebelumnya melayani penerbangan charter, Transnusa kini menghadirkan penerbangan reguler setiap hari untuk rute tersebut.

Layanan terjadwal memberikan alternatif perjalanan yang lebih mudah bagi masyarakat Lampung yang hendak menuju Malaysia. Kuala Lumpur juga memiliki jaringan penerbangan yang dapat menjadi akses lanjutan menuju berbagai destinasi di Malaysia maupun negara lainnya.

Transnusa melihat potensi rute tersebut tidak hanya berasal dari sektor pariwisata. Kebutuhan perjalanan bisnis, perdagangan, mobilitas tenaga kerja, layanan kesehatan hingga perjalanan umrah juga dinilai dapat menjadi sumber permintaan.

“Market-nya bukan hanya pariwisata. Ada bisnis, hubungan antara pemerintah dan masyarakat, manpower supply untuk pekerjaan di Malaysia, halal business, sampai medical tourism. Kami juga melihat, perjalanan untuk kebutuhan medis dari Lampung juga sudah ada ke Singapura, Bangkok, dan Kuala Lumpur. Dengan penerbangan langsung, aksesnya menjadi lebih dekat dan mudah,” kata Datuk Bernard.

Kuala Lumpur juga berpotensi menjadi salah satu titik transit bagi masyarakat Lampung yang melanjutkan perjalanan ke Timur Tengah untuk keperluan umrah, mengingat luasnya jaringan penerbangan internasional dari kota tersebut.

Di sisi lain, penerbangan langsung Lampung-Kuala Lumpur membuka peluang bagi wisatawan Malaysia untuk menjadikan Lampung sebagai salah satu destinasi alternatif di Indonesia.

Jakarta-Lampung Perkuat Jaringan Domestik

Selain membuka konektivitas internasional, Transnusa memperkuat jaringan domestiknya melalui rute Jakarta-Lampung.

Rute tersebut memiliki frekuensi hingga tiga kali sehari dengan waktu tempuh sekitar 45-60 menit. Kehadiran layanan ini memberikan alternatif perjalanan cepat bagi masyarakat yang bepergian antara Lampung dan Jakarta.

Jakarta juga dapat berfungsi sebagai titik koneksi menuju sejumlah destinasi yang dilayani Transnusa. Dari Jakarta, masyarakat Lampung berpotensi melanjutkan perjalanan menuju sejumlah kota seperti Yogyakarta, Denpasar, Lombok, dan Singkawang, maupun destinasi internasional seperti Singapura, Guangzhou, dan Bangkok.

Direktur Utama Transnusa, Bayu Sutanto, mengatakan pembukaan rute Jakarta-Lampung dan Lampung-Kuala Lumpur merupakan bagian dari visi perusahaan untuk membangun konektivitas antara kota besar, kota regional, dan destinasi wisata di berbagai wilayah.

“Ini adalah bagian dari visi kita untuk membuat konektivitas di kota-kota besar, kecil, dan juga destinasi wisata di seluruh Nusantara. Kita tidak hanya menghubungkan Jakarta-Lampung semata, tetapi juga membuka konektivitas Lampung ke tujuan luar negeri, yaitu Kuala Lumpur,” ujar Bayu.

Menurut Bayu, Transnusa akan terus mengevaluasi perkembangan permintaan pasar untuk menentukan kemungkinan penambahan frekuensi penerbangan pada masa mendatang.

Untuk mendukung perjalanan pada kedua rute tersebut, Transnusa menghadirkan tarif khusus. Harga tiket Jakarta-Lampung ditawarkan mulai dari Rp699.000, sedangkan Lampung-Kuala Lumpur mulai Rp1.599.000 dan Kuala Lumpur-Lampung mulai MYR399.

Operasikan COMAC C909

Untuk melayani dua rute tersebut, Transnusa menggunakan COMAC C909 berkapasitas 95 penumpang. Pemilihan armada disesuaikan dengan karakteristik rute dan estimasi permintaan pada tahap awal pengoperasian.

Datuk Bernard menjelaskan, C909 merupakan regional jet yang dinilai sesuai untuk penerbangan jarak relatif pendek seperti Jakarta-Lampung. Kapasitas pesawat juga memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengembangkan rute sembari memantau pertumbuhan permintaan.

“Untuk rute baru seperti ini, kalau kita memulainya dengan sekitar 50 persen load factor, itu sudah menjadi awal yang baik. Kami berharap dalam tiga sampai enam bulan bisa meningkat lebih dari 70 persen,” ujarnya.

Jika permintaan terus berkembang, Transnusa membuka peluang untuk menyesuaikan kapasitas maupun frekuensi penerbangan.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Pembukaan rute Jakarta-Lampung dan Lampung-Kuala Lumpur sekaligus memperluas jaringan Transnusa di Sumatra. Kehadiran penerbangan langsung ke Kuala Lumpur juga memberikan dimensi baru bagi posisi Lampung dalam jaringan penerbangan regional.

Selain memudahkan mobilitas masyarakat, konektivitas tersebut berpotensi mendukung pergerakan wisatawan, pelaku usaha, tenaga kerja, keluarga, serta masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan dan perjalanan lanjutan ke negara lain.

Transnusa berharap pertumbuhan konektivitas tersebut dapat berjalan seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Perusahaan akan terus mengevaluasi respons pasar dan membuka peluang penambahan frekuensi maupun pengembangan koneksi dari Lampung.

Dengan beroperasinya dua rute tersebut, Lampung kini memiliki akses penerbangan yang lebih terhubung dengan Jakarta dan Kuala Lumpur. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Radin Inten II sebagai salah satu pintu konektivitas regional dan internasional di Sumatra. (ris)

Lebih dari Wedding Expo, The Tribrata Hadirkan The Sakinah dengan Konsep Wedding & Marriage Journey

0
THE SAKINAH
Mengusung tema “Where Faith Meets Forever, Your Journey Begins Here,” The Sakinah akan berlangsung pada 12–13 September 2026 di The Tribrata – Opus Grand Ballroom, Jakarta

binomedia.id – Jakarta. Pernikahan sering kali dimulai dari berbagai persiapan kecil—memilih tempat, menentukan konsep, mencari vendor, hingga mempersiapkan berbagai detail yang akan menjadi bagian dari hari istimewa. Namun, di balik semua itu, ada perjalanan yang jauh lebih panjang: mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan bersama.

Melihat kebutuhan tersebut, The Tribrata Hotel & Convention Center bersama Sahaba Wedding Organizer menghadirkan The Sakinah, sebuah wedding showcase yang dirancang dengan perspektif berbeda dari pameran pernikahan pada umumnya.

Mengusung tema “Where Faith Meets Forever, Your Journey Begins Here,” The Sakinah akan berlangsung pada 12–13 September 2026 di The Tribrata – Opus Grand Ballroom, Jakarta, mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Acara ini terbuka untuk masyarakat dan dapat dikunjungi secara gratis.

Hadir dengan konsep “More Than a Wedding Expo”, The Sakinah memadukan kebutuhan persiapan pernikahan dengan berbagai inspirasi mengenai kehidupan setelahnya. Pengunjung tidak hanya dapat menemukan berbagai pilihan vendor, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan dan perspektif yang dapat membantu mempersiapkan perjalanan menuju kehidupan bersama.

Lebih dari Sekadar Persiapan Hari Pernikahan

Melalui area Exhibition & Lifestyle, pengunjung dapat discover, explore, and connect dengan berbagai pilihan wedding vendors, halal catering, modest fashion, halal beauty, hingga lifestyle brands.

Sementara itu, sisi Spiritual Knowledge & Inspiration menghadirkan rangkaian kajian dan spiritual sessions yang membicarakan berbagai hal yang dekat dengan kehidupan pasangan, mulai dari wedding preparation, health & financial preparation, marriage psychology, hingga early parenting.

Dengan perpaduan tersebut, The Sakinah ingin memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai sebuah perjalanan pernikahan mulai dari menemukan pilihan yang tepat untuk hari istimewa hingga mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan setelahnya

9df16a1b c51d 4014 b0be 8dcfa85915f9 , the sakinah, Binomedia  Marina Wirasanti, Director of Sales & Marketing The Tribrata Hotel & Convention Center, mengatakan bahwa kebutuhan pasangan saat ini semakin berkembang. “Saat ini, pasangan semakin mencari pengalaman yang tidak hanya beautiful, tetapi juga meaningful. Pernikahan bukan hanya tentang memilih venue, dekorasi, atau vendor, tetapi juga tentang faith, spiritual knowledge, lifestyle, dan experience. Melalui The Sakinah, kami ingin menjawab kebutuhan tersebut melalui sebuah pengalaman yang terintegrasi.”

Menemukan Inspirasi Pernikahan dalam Satu Tempat

Persiapan pernikahan terkadang menghadirkan begitu banyak pilihan. Karena itu, The Sakinah menghadirkan beragam vendor dan tenant dalam satu tempat agar calon pengantin dapat mengeksplorasi berbagai kebutuhan dengan lebih nyaman.

Mulai dari wedding organizer, dekorasi, fotografi, busana, kecantikan, katering, hingga berbagai lifestyle brands akan hadir dalam rangkaian acara ini.

Rima Surjani, Director of Wedding & Business Development The Tribrata Hotel & Convention Center, berharap kehadiran berbagai pilihan tersebut dapat membantu calon pengantin menemukan inspirasi sekaligus mempermudah proses persiapan.

“Kami menghadirkan berbagai vendor dan tenant pilihan yang memiliki nama dan pengalaman di industri wedding dan lifestyle. Pengunjung dapat menemukan beragam kebutuhan dalam satu tempat. Dengan banyaknya pilihan tersebut, kami berharap The Sakinah dapat memberikan inspirasi sekaligus memudahkan calon pengantin dalam mempersiapkan pernikahan mereka.”

Namun, pengalaman di The Sakinah tidak berhenti pada urusan persiapan hari pernikahan. Rangkaian acara juga memberikan ruang untuk berhenti sejenak, mendengarkan, dan melihat kembali makna dari perjalanan yang sedang dipersiapkan.

Ruang untuk Belajar dan Mempersiapkan Diri

Salah satu bagian yang menjadi karakter The Sakinah adalah kehadiran sesi kajian dan percakapan inspiratif bersama sejumlah ustadz, di antaranya Ustadz Ali Hasan Bawazier, Ustadz Luthfi Abdul Jabbar, Ustadz Muflih Safitra, dan Ustadz Gigih Surya Nugraha.

Berbagai topik yang diangkat diharapkan dapat memberikan perspektif bagi pasangan maupun keluarga yang sedang mempersiapkan sebuah pernikahan. Mulai dari kesiapan menuju hari pernikahan hingga kesehatan, finansial, psikologi dalam pernikahan, dan pengasuhan di masa awal menjadi orang tua.

Dengan demikian, The Sakinah mencoba menghadirkan ruang yang tidak hanya ramai dengan berbagai pilihan, tetapi juga memberi kesempatan bagi pengunjung untuk mendapatkan bekal sebelum memasuki fase kehidupan yang baru.

Terbuka untuk Semua

Ressa Maulani, Head of Marketing & PR The Tribrata Hotel & Convention Center, menyampaikan bahwa konsep free entry menjadi bagian dari upaya menghadirkan The Sakinah sebagai acara yang dapat dinikmati lebih luas. “Kami ingin The Sakinah menjadi event yang accessible untuk masyarakat. Dengan konsep free entry, pengunjung dapat datang dan explore berbagai pilihan vendor dalam satu tempat. Selain mencari berbagai kebutuhan wedding, pengunjung juga dapat menikmati rangkaian acara dan kajian yang kami hadirkan.”

Karena itu, The Sakinah tidak hanya ditujukan bagi calon pengantin. Pasangan, keluarga, komunitas, maupun masyarakat umum juga dapat hadir untuk mencari inspirasi, menikmati rangkaian acara, atau sekadar mendapatkan perspektif baru mengenai perjalanan menuju kehidupan bersama.

Kolaborasi The Tribrata dan Sahaba Wedding Organizer

The Sakinah merupakan hasil kolaborasi antara The Tribrata Hotel & Convention Center dan Sahaba Wedding Organizer. Melalui kolaborasi ini, pengalaman premium venue dan hospitality dari The Tribrata berpadu dengan pengalaman Sahaba Wedding Organizer dalam mendampingi kebutuhan calon pengantin.

Perpaduan tersebut menghadirkan sebuah konsep yang mempertemukan wedding, lifestyle, fashion, spiritual knowledge, dan inspiration dalam satu rangkaian acara.

Pada akhirnya, The Sakinah hadir dengan sebuah gagasan sederhana: bahwa mempersiapkan pernikahan bukan hanya tentang mempersiapkan satu hari, tetapi juga tentang mempersiapkan perjalanan panjang yang akan dijalani bersama. (rls/sh)

Xiaomi Resmi Hadirkan REDMI Note 17 Series, Tangguh untuk Penggunaan Jangka Panjang dengan REDMI Titan Quality

0
REDMI Note 17 Series

binomedia.id – BEIJING, China. Xiaomi secara resmi memperkenalkan REDMI Note 17 Series secara global, generasi terbaru dari lini smartphone terpopulernya. Hadir dengan empat model baru, termasuk model Pro Max untuk pertama kalinya melalui REDMI Note 17 Pro Max 5G, seri ini menawarkan baterai berkapasitas lebih besar dengan pengisian daya lebih cepat untuk daya tahan yang lebih lama, peningkatan ketahanan terhadap air dan benturan, serta desain baru yang lebih modern. Mengusung REDMI Titan Quality, REDMI Note 17 Series menghadirkan ketahanan dan keandalan jangka panjang di segmen mid-range, sekaligus mewujudkan visi REDMI untuk menghadirkan smartphone yang dapat diandalkan selama bertahun-tahun.

Peluncuran ini juga menjadi momentum penting bagi REDMI Note Series, yang kini telah mencatat lebih dari 500 juta unit pengiriman secara global. Pencapaian ini mencerminkan kepercayaan pengguna yang terus tumbuh dari generasi ke generasi, sejalan dengan komitmen REDMI untuk menghadirkan teknologi terkini yang dapat dinikmati lebih banyak orang, dengan kualitas yang dapat diandalkan.

Melanjutkan komitmen tersebut, REDMI Note 17 Series hadir dengan berbagai peningkatan yang tidak hanya terasa sejak pertama digunakan, tetapi juga dirancang untuk tetap andal dalam jangka panjang memberikan rasa percaya diri bagi pengguna untuk mengandalkannya selama bertahun-tahun

Sebagai model unggulan dalam seri ini, REDMI Note 17 Pro Max 5G hadir untuk pertama kalinya dengan memadukan desain baru yang premium, REDMI Titan Quality, pengalaman layaknya flagship, serta baterai smartphone terbesar yang pernah dihadirkan Xiaomi dengan kapasitas 10.000mAh. Bersama REDMI Note 17 Pro 5G, REDMI Note 17 5G, dan REDMI Note 17, seluruh line-up ini membawa filosofi Built for Years dari REDMI, menghadirkan pilihan smartphone yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup pengguna yang beragam.

Mengusung REDMI Titan Quality, seri ini menghadirkan komitmen Xiaomi menghadirkan smartphone yang andal untuk penggunaan sehari-hari selama bertahun-tahun. Komitmen ini diperkuat dengan pembaruan keamanan hingga enam tahun di seluruh lini, serta ketahanan kesehatan baterai hingga enam tahun pada model tertentu. REDMI Note 17 Pro Max 5G melangkah lebih jauh dengan pengalaman software yang tetap terasa seperti baru hingga enam tahun,⁴ menjaga performa dan keandalan perangkat dalam jangka panjang.

REDMI Titan Quality: Dirancang Serba Bisa untuk Menjawab Kebutuhan Sehari-hari

REDMI Note 17 Pro Max 5G dan REDMI Note 17 Pro 5G menjadi smartphone pertama di industri yang meraih TÜV SÜD 5-star Titan Quality Certification, standar kualitas baru yang dikembangkan bersama TÜV SÜD dengan filosofi “built to last, made to trust.” Sertifikasi ini menguji tiga aspek utama untuk penggunaan jangka panjang: ketahanan terhadap benturan, air, dan baterai, melalui berbagai pengujian di laboratorium maupun kondisi penggunaan nyata.

Kedua model meraih sertifikasi penuh untuk ketiga aspek tersebut, sementara REDMI Note 17 5G dan REDMI Note 17 juga telah memperoleh TÜV SÜD 5-star Battery Performance Certification. Mengusung teknologi REDMI Titan Quality, REDMI Note 17 Series ini dirancang agar tetap tangguh dan andal menghadapi penggunaan sehari-hari dalam jangka panjang.

REDMI Titan Battery System: Daya Tahan Saat Paling Dibutuhkan

Aktivitas yang semakin padat membuat pengguna membutuhkan smartphone yang dapat bertahan lebih lama dan kembali siap digunakan dengan cepat. Menjawab kebutuhan tersebut, REDMI Note 17 Series menghadirkan kapasitas baterai besar di seluruh lini. REDMI Note 17 Pro Max 5G menjadi smartphone dengan kapasitas baterai terbesar yang pernah dirilis Xiaomi yaitu 10,000 mAh. Sementara itu, model lainnya dalam REDMI Note 17 Series hadir dengan kapasitas baterai yang tinggi di kelasnya.

Melengkapi daya tahan tersebut, setiap model dalam seri ini hadir dengan teknologi fast-charging untuk membantu pengguna kembali beraktivitas dalam waktu singkat. Keandalan baterai juga didukung smart battery management system dan TÜV SÜD 5-star Battery Performance Certification, yang mensertifikasi performa serta ketahanan baterai untuk penggunaan jangka panjang.

REDMI Titan Structure: Tangguh di Setiap Kondisi

Dalam keseharian, smartphone perlu siap menghadapi berbagai aktivitas dan kondisi yang tidak terduga. Menjawab kebutuhan tersebut, REDMI Note 17 Pro Max 5G dan REDMI Note 17 Pro 5G hadir dengan REDMI Titan Structure, yang dirancang untuk memberikan ketahanan lebih dalam menghadapi penggunaan sehari-hari. Perlindungan menyeluruh terhadap benturan, debu, dan air membantu perangkat tetap tangguh saat digunakan dalam berbagai situasi.

Ketahanan tersebut juga didukung oleh material dan struktur perangkat yang dirancang untuk memberikan perlindungan lebih baik dari berbagai risiko penggunaan, termasuk benturan dan goresan. Dengan pendekatan ini, REDMI Titan Structure memastikan perangkat tetap dapat diandalkan untuk menemani aktivitas pengguna, dari rutinitas sehari-hari hingga berbagai momen yang tidak terduga.

REDMI Note 17 Series kini telah resmi diperkenalkan secara global, membawa berbagai peningkatan dan inovasi untuk menghadirkan pengalaman smartphone yang lebih tangguh, powerful, dan andal bagi pengguna dalam menjalani berbagai aktivitas sehari-hari. Menggabungkan performa, ketahanan, daya tahan baterai, serta berbagai fitur yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna, REDMI Note 17 Series hadir sebagai generasi terbaru yang membawa pengalaman lebih lengkap di kelasnya. (rls/sh)

Geely Coolray Resmi Hadir di Surabaya, Tawarkan Pilihan Baru Compact SUV ICE Bermesin Turbo dengan Performa Responsif

0
geely

binomedia.id – Surabaya. Geely Auto Indonesia resmi menghadirkan Geely Coolray pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026. Model ini menjadi kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) pertama Geely di Indonesia. Pada ajang tersebut, Geely juga mengumumkan harga resmi Geely Coolray untuk wilayah Surabaya, mulai dari Rp341 juta*.

Hadir di segmen compact SUV, Geely Coolray memadukan performa turbo, desain sporty, teknologi modern, dan fitur keselamatan komprehensif untuk mendukung mobilitas harian di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh. Kehadirannya memperluas pilihan bagi konsumen Jawa Timur yang mencari SUV ICE dengan karakter berkendara dinamis dan nyaman.

“Geely Coolray kami hadirkan sebagai pilihan baru bagi konsumen Jawa Timur yang mencari compact SUV berkarakter sporty dan sesuai dengan kebutuhan berkendara saat ini. Geely telah didukung oleh tiga diler di Jawa Timur, dengan dua diler di Surabaya dan satu diler di Malang. Kami melihat pasar otomotif di wilayah ini terus berkembang. Karena itu, Geely berkomitmen untuk memperluas jaringan untuk menghadirkan akses layanan yang lebih dekat dan mudah bagi pelanggan,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia.

Performa Turbo yang Responsif untuk Berbagai Kebutuhan Mobilitas

Mengusung tagline “Drive Ahead, Feel Alive,” Geely Coolray dirancang untuk menghadirkan akselerasi bertenaga dan pengendalian yang menyenangkan. SUV kompak ini dibekali mesin 1.5L Turbocharged empat silinder yang dipadukan dengan transmisi 7-Speed Wet Dual-Clutch Transmission (7DCT). Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 174 PS dan torsi maksimum 290 Nm, memberikan respons akselerasi yang cepat serta perpindahan gigi yang halus.

Pengemudi dapat menyesuaikan karakter berkendara melalui empat pilihan mode, yaitu Eco, Comfort, Sport, dan Adaptive. Kehadiran mode berkendara tersebut memungkinkan pengemudi memilih respons kendaraan sesuai dengan kondisi jalan dan preferensi berkendara.

Desain Timeless dan Sporty, Dilengkapi Teknologi Modern

Geely Coolray hadir dalam dua varian, Standard dan Flagship, yang menampilkan desain modern dengan proporsi sporty. Pada varian Flagship, tampilan eksterior diperkuat melalui two-tone exterior, rear spoiler, velg 18 inci, dan red brake calipers. Konsumen dapat memilih lima warna eksterior, yaitu Athens White, Silk Satin Silver, Magnetic Grey, Aquila Teal, dan Blazing Crimson. Varian Flagship tersedia dengan pilihan interior All Black serta Black & Burnt Red.

Masuk ke dalam kabin, Geely Coolray menghadirkan tata letak modern dan intuitif yang menciptakan kesan lapang serta futuristik. Penggunaan column-type shifter memberikan ruang konsol tengah yang lebih lega. Pengalaman berkendara turut didukung oleh HD Touchscreen 14,6 inci, Digital Instrument Cluster 8,88 inci, Apple CarPlay, Android Auto, serta konektivitas yang sesuai dengan kebutuhan gaya hidup digital.

Geely Coolray juga dilengkapi fitur seperti wireless charging, sistem audio premium, dan 72-color ambient lighting untuk menciptakan suasana kabin yang lebih personal. Fitur lainnya mencakup jok semi-bucket, translucent front sun visor, serta panoramic sunroof untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan menyenangkan.

Dari sisi keselamatan, Geely Coolray dibekali ADAS Level 2, 540° Panoramic View Camera, enam airbags, serta berbagai fitur keselamatan aktif dan pasif, termasuk Electronic Stability Control (ESC), Hill Hold Control, Hill Descent Control, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), dan ISOFIX.

Harga Resmi dan Promo Eksklusif di Surabaya

Geely Coolray dipasarkan di Surabaya dengan harga Rp341 juta* untuk varian Standard dan Rp385 juta* untuk varian Flagship. Selama GIIAS Surabaya 2026, konsumen juga berkesempatan mendapatkan berbagai benefit pembelian, termasuk:

  • Garansi kendaraan, mesin, dan transmisi hingga 6 tahun atau 150.000 km;
  • Gratis biaya perawatan berkala hingga 4 tahun atau 50.000 km;
  • Emergency Roadside Assistanceselama 3 tahun;
  • Pilihan benefitpembelian berupa subsidi leasing hingga Rp3 juta atau gratis asuransi selama 1 tahun.

Untuk varian Standard, konsumen mendapatkan body decals dan Front Daytime Running Lights (DRL) tanpa biaya tambahan, serta penawaran spesial untuk Rear Continuous Taillights. Sementara varian Flagship menawarkan body decals, Front Daytime Running Lights (DRL), dan Rear Continuous Taillights tanpa biaya tambahan, serta penawaran spesial untuk side pedals.

Khusus bagi 300 konsumen pertama, Geely menyediakan benefit tambahan senilai total Rp18,7 juta, yang terdiri dari voucher bensin Rp5 juta, car care package dengan voucher diskon eksklusif Rp8 juta, serta opsi Sporty Package senilai Rp5,7 juta.

Pengunjung dapat mengunjungi booth Geely Auto Indonesia di Booth F, Lantai 3, Grand City Convex Surabaya, pada 26–30 Agustus 2026. Pengunjung dapat melihat langsung Geely Coolray, mengeksplorasi lini kendaraan Geely lainnya, serta mencoba pengalaman berkendara melalui area test drive yang tersedia.

*On the Road (OTR) Surabaya

IHSG Tertekan, Mirae Asset Sekuritas Lihat Peluang dari Konsolidasi Industri Menara

0
Mirae Assets

Binomedia.id – Jakarta. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai investor masih cenderung berhati-hati menghadapi tekanan pasar domestik dan ketidakpastian eksternal. IHSG melemah 1,5% ke level 6.405, sementara investor mencermati perkembangan risiko domestik, pergerakan Rupiah, serta arus dana asing.

Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto mengatakan investor diperkirakan mengambil sikap wait-and-see menjelang aksi demonstrasi di DPR. Dampak terhadap pasar akan sangat bergantung pada skala dan perkembangan aksi, dengan efek yang cenderung bersifat sementara apabila berlangsung tertib.

“IHSG masih menghadapi risiko dari sisi domestik dan eksternal. Kami melihat Rupiah dan foreign flow sebagai indikator utama untuk menilai apakah risiko dari agenda domestik mulai berdampak lebih luas terhadap pasar,” ujar Rully.

Dari sisi eksternal, PCE Amerika Serikat yang masih tinggi menjaga risiko kenaikan suku bunga Federal Reserve tetap terbuka dan membuat imbal hasil US Treasury berada pada level tinggi. Sementara di pasar domestik, saham BBRI, BRPT, dan AMMN menjadi penekan IHSG, sedangkan EMAS dan MDKA kembali menopang indeks seiring harga emas yang masih bertahan dekat level tertinggi dalam tiga bulan.

Di tengah kondisi tersebut, arah kebijakan Bank Indonesia menjadi salah satu faktor penting bagi prospek pasar. Sebagai calon tunggal Gubernur BI, presentasi fit and proper test Destry Damayanti memberikan indikasi awal mengenai kebijakan yang lebih berorientasi pada pertumbuhan (pro-growth), meski volatilitas Rupiah dan ketidakpastian eksternal masih membatasi ruang penurunan suku bunga.

Rully menilai bauran kebijakan tersebut dapat berdampak positif bagi pasar saham, khususnya sektor perbankan dan domestik yang sensitif terhadap pertumbuhan, namun tetap perlu mempertimbangkan kondisi likuiditas perbankan yang semakin ketat.

Di tengah kondisi pasar yang masih selektif, peluang sektoral tetap terbuka. Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Daniel Aditya Widjaja menyoroti kembali wacana merger PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), yang berpotensi menjadi katalis bagi industri menara telekomunikasi.

Apabila terealisasi, entitas gabungan diperkirakan memiliki sekitar 65.800 menara dan 106.100 tenant dengan tenancy ratio sekitar 1,61 kali. Secara operasional, kombinasi kedua perusahaan dinilai memiliki kecocokan karena MTEL lebih terkonsentrasi di luar Jawa, sementara TBIG memiliki eksposur lebih besar di Jawa, sehingga potensi tumpang tindih aset relatif terbatas.

Daniel menilai konsolidasi dapat menjadi katalis pertumbuhan setelah beberapa tahun permintaan menara dan penambahan tenant cenderung moderat. Konsolidasi juga berpotensi memperkuat posisi tawar perusahaan menara dalam negosiasi perpanjangan sewa serta membuka peluang dari siklus belanja modal 5G operator telekomunikasi.

Mirae Asset mempertahankan pandangan Neutral untuk sektor infrastruktur telekomunikasi, dengan rekomendasi Buy untuk MTEL dengan target harga Rp670 dan Trading Buy untuk TBIG dengan target harga Rp1.700. TOWR juga berpotensi memperoleh dampak positif dari konsolidasi tanpa menanggung risiko integrasi secara langsung. (rls)

Transaksi Aset Kripto Capai Rp20,52 Triliun hingga Juli 2026, OJK Ungkap Perkembangan Ekosistem Digital

0
OJK

Binomedia.id, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp20,52 triliun hingga Juli 2026. Pada periode yang sama, jumlah akun konsumen aset keuangan digital mencapai 22,93 juta akun.

Selain transaksi aset kripto, nilai transaksi derivatif aset keuangan digital juga tercatat mencapai Rp3,41 triliun.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, mengatakan perkembangan industri aset keuangan digital tersebut didukung oleh semakin lengkapnya infrastruktur perdagangan dan penyelesaian transaksi.

“Seperti kita ketahui bersama, terdapat dua bursa aset keuangan digital, dua lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian, dua pengelola kustodian, serta 27 pedagang aset keuangan digital berizin,” tutur Hernawan dalam acara OJK Digination Day 2026 di Ritz Carlton Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026).

Ribuan Aset Tercatat di Bursa

Hernawan menjelaskan, ekosistem perdagangan aset keuangan digital di Indonesia saat ini telah mencakup ribuan aset yang dapat diperdagangkan.

Pada daftar yang dikelola bursa CFX, tercatat sebanyak 1.214 aset dan 49 derivatif. Sementara itu, bursa ICX mencatat sebanyak 871 aset yang dapat diperdagangkan.

Ketersediaan infrastruktur tersebut menjadi salah satu fondasi dalam pengembangan industri aset keuangan digital di Indonesia, seiring meningkatnya jumlah masyarakat yang menggunakan layanan keuangan berbasis teknologi.

Namun demikian, berdasarkan data yang disampaikan OJK, nilai transaksi hingga Juli 2026 menunjukkan penurunan dibandingkan capaian periode sebelumnya.

Transaksi Turun Dibanding Juni

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menyampaikan bahwa hingga Juni 2026 jumlah akun konsumen aset kripto telah mencapai 22,69 juta akun.

Pada periode tersebut, nilai transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp28,58 triliun, sedangkan nilai transaksi derivatif aset keuangan digital mencapai sekitar Rp4,19 triliun.

Jika dibandingkan dengan data hingga Juli yang disampaikan Hernawan, nilai transaksi aset kripto tercatat lebih rendah dibandingkan capaian Juni. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas transaksi aset digital masih mengalami dinamika dari waktu ke waktu.

Meski demikian, jumlah akun konsumen justru meningkat dari 22,69 juta pada Juni menjadi 22,93 juta akun hingga Juli.

Inovasi Teknologi Keuangan Terus Berkembang

Selain aset kripto, OJK juga mencatat perkembangan pada sektor inovasi teknologi keuangan.

Hernawan menyampaikan terdapat 8 penyelenggara pemeringkat kredit alternatif dan 16 penyelenggara agregasi jasa keuangan yang secara keseluruhan telah menjalin 1.357 kemitraan dengan lembaga jasa keuangan.

Perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya integrasi antara perusahaan teknologi keuangan dengan industri jasa keuangan konvensional maupun digital.

OJK juga terus mendorong inovasi melalui mekanisme regulatory sandbox untuk memastikan berbagai model bisnis baru dapat diuji sebelum dikembangkan secara lebih luas.

Tujuh Inovasi Dinyatakan Lulus Sandbox

Sejak penerapan POJK Nomor 3 Tahun 2024 hingga akhir Juli 2026, OJK telah melayani sedikitnya 343 permintaan konsultasi terkait inovasi teknologi sektor keuangan.

Dari proses tersebut, sebanyak tujuh peserta dinyatakan lulus dari mekanisme sandbox.

“Tujuh peserta telah dinyatakan lulus, mulai dari tokenisasi emas, tokenisasi surat berharga, tokenisasi manfaat kepemilikan properti, penerbit stablecoin rupiah, kustodian aset keuangan digital non-perdagangan, hingga manajer dana kripto,” ungkap Hernawan.

Ragam inovasi tersebut mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan teknologi blockchain dan aset digital dalam ekosistem keuangan.

Ke depan, OJK perlu menjaga keseimbangan antara mendorong inovasi dan memastikan perlindungan konsumen, tata kelola, serta stabilitas sektor keuangan tetap terjaga. Dengan infrastruktur yang semakin lengkap dan jumlah pengguna yang terus bertambah, aset keuangan digital berpotensi menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan industri keuangan Indonesia. (ris)

Program PLTS 100 GWp Jadi Langkah Strategis Percepat Transisi Energi Indonesia

0
PLTS 100 GWp

Binomedia.id, JAKARTA – Peluncuran Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Program tersebut diawali dengan 14 proyek berkapasitas total 5.300 megawatt peak (MWp). Pengembangan tahap awal ini menjadi bentuk konkret pemerintah dalam menerjemahkan target swasembada energi melalui pembangunan infrastruktur energi terbarukan dalam skala besar.

Pengembangan PLTS 100 GWp juga membuka peluang bagi Indonesia untuk mengoptimalkan potensi energi surya domestik. Di saat yang sama, program tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan memperluas pemanfaatan listrik bersih untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta industri nasional.

Optimalkan Sumber Energi Domestik

Kepala Pusat Energi dan Pangan INDEF, Abra Talattov, mengatakan pengembangan PLTS dalam skala besar berpotensi memperkuat ketahanan energi nasional dengan mengoptimalkan sumber daya domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Menurutnya, program tersebut juga dapat membuka peluang untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dalam pembangkitan listrik, memperluas elektrifikasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta menyediakan pasokan listrik hijau bagi sektor industri.

“Potensi tersebut baru dapat diwujudkan apabila pembangunan PLTS dirancang sebagai bagian dari transformasi sistem kelistrikan secara menyeluruh, bukan semata-mata sebagai penambahan kapasitas pembangkit,” ujar Abra.

Menurut Abra, keberhasilan program PLTS 100 GWp tidak hanya ditentukan oleh besarnya kapasitas yang dibangun, tetapi juga bagaimana pembangkit tersebut diintegrasikan dengan sistem kelistrikan nasional.

Perencanaan Sistem Kelistrikan Jadi Kunci

Abra menilai pengembangan PLTS skala besar perlu berjalan selaras dengan proyeksi pertumbuhan permintaan listrik, kondisi sistem kelistrikan di masing-masing wilayah, kesiapan jaringan transmisi dan distribusi, serta tahapan penambahan pembangkit yang tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Sinkronisasi tersebut penting mengingat karakteristik energi surya yang bergantung pada kondisi cuaca dan waktu penyinaran. Karena itu, peningkatan kapasitas PLTS perlu dibarengi kesiapan infrastruktur jaringan dan sistem kelistrikan untuk memastikan listrik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Perencanaan yang terukur, kata Abra, akan menjadi fondasi agar pertumbuhan kapasitas energi surya tidak hanya meningkatkan angka kapasitas terpasang, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi ketahanan energi dan perekonomian nasional.

Dorong Industri dan Elektrifikasi Wilayah 3T

Program PLTS 100 GWp juga memiliki peluang untuk mendukung kebutuhan energi sektor industri yang semakin membutuhkan pasokan listrik bersih.

Ketersediaan listrik berbasis energi terbarukan dapat menjadi salah satu faktor pendukung bagi industri dalam memenuhi target efisiensi energi dan pengurangan emisi. Hal tersebut sekaligus dapat meningkatkan daya saing Indonesia dalam menarik investasi yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan.

Di sisi lain, pengembangan PLTS di wilayah yang belum memperoleh akses listrik secara optimal dapat membantu memperluas elektrifikasi, khususnya di wilayah 3T.

Dengan demikian, program tersebut tidak hanya memiliki dimensi transisi energi, tetapi juga berkaitan dengan pemerataan akses energi dan pembangunan ekonomi daerah.

Menuju Ketahanan Energi

Pengembangan PLTS 100 GWp menjadi bagian dari upaya memperbesar porsi energi terbarukan dalam sistem energi nasional. Dengan memanfaatkan potensi energi surya yang tersedia di dalam negeri, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil sekaligus memperkuat diversifikasi energi.

Namun, realisasi target tersebut membutuhkan perencanaan yang terintegrasi, pembangunan jaringan yang memadai, kesiapan teknologi, serta koordinasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Jika dirancang dan dilaksanakan secara tepat, program PLTS 100 GWp tidak hanya menjadi proyek penambahan kapasitas pembangkit, tetapi dapat menjadi bagian dari transformasi sistem energi Indonesia menuju sistem yang lebih bersih, tangguh, mandiri, dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi jangka panjang. (ris)