Beranda blog Halaman 8

Gema Sholawat Ribuan Anggota BPD Jawa Timur Sambut Prof Reda, Perkuat Sinergi Jaga Desa untuk Indonesia Berdaulat

0
Gema sholawat ribuan Anggota BPD Jawa Timur sambut Prof Reda, perkuat sinergi Jaga Desa untuk Indonesia berdaulat. (Dok. Istimewa)
Gema sholawat ribuan Anggota BPD Jawa Timur sambut Prof Reda, perkuat sinergi Jaga Desa untuk Indonesia berdaulat. (Dok. Istimewa)

BINOMEDIA – Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), Adhitya Yusma Perdana menegaskan bahwa optimalisasi Jaga Desa berfungsi sebagai benteng perlindungan bagi legislator desa saat menjalankan tugas pengawasan. Adhitya menilai Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani memahami dinamika lapangan secara komprehensif sehingga bimbingan hukum yang digagas mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), seperti ia sampaikan kepada awak media pada Senin (2/3/2026).

Adhitya mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menebar kebaikan dan bekerja bersama menjaga desa serta menjaga Indonesia. Ia menekankan bahwa kepemimpinan yang mengutamakan pencegahan dibanding penindakan sangat dibutuhkan guna mengawal keberhasilan Asta Cita Presiden Prabowo dan mewujudkan pemerintahan desa yang mandiri, produktif, serta berwibawa di seluruh pelosok Nusantara.

Adhitya menyampaikan hal tersebut terkait dengan momen ribuan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tergabung dalam Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) se-Jawa Timur memadati Aula Graha Samudra Bumi Moro Angkatan Laut Surabaya pada Selasa (24/2/2026) dalam pertemuan akbar penuh semangat kolaborasi. Seluruh peserta menyambut kedatangan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, dengan lantunan sholawat nabi yang menggema khidmat dan menghadirkan suasana religius sekaligus penuh optimisme.

Panitia menggelar agenda tersebut untuk mengoptimalkan program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) sekaligus mengukuhkan pengurus DPC ABPEDNAS Jawa Timur oleh jajaran pimpinan DPP ABPEDNAS. Para pimpinan juga menandatangani kerja sama antara BPD ABPEDNAS Jawa Timur dan Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sebagai langkah konkret memperkuat pengawasan dan pendampingan hukum di tingkat desa.

Sejumlah pejabat strategis menghadiri forum tersebut dan menunjukkan komitmen kuat terhadap penguatan tata kelola desa. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Agus Sahat ST, S.H., M.H., Direktur II pada Jamintel Subeno, S.H., M.M., serta Asisten Intelijen I Ketut Maha Agung, S.H., M.H., hadir bersama Kepala Dinas PMD Jawa Timur, para Kepala Kejaksaan Negeri dan Kasi Intel se-Jawa Timur, serta Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Timur Badrul Amali, S.H., M.H., yang memimpin jajaran pengurus daerah.

Kejaksaan RI mendorong program Jaga Desa sebagai inisiatif strategis untuk mendampingi dan mengawasi pengelolaan dana desa agar berjalan transparan dan tepat sasaran. Melalui pendekatan preventif serta edukasi hukum, jajaran intelijen menghadirkan peran jaksa sebagai mitra aparat desa guna membangun fondasi pembangunan berbasis zero corruption dan akuntabilitas.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, menegaskan bahwa pengukuhan pengurus menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat fungsi pengawasan pembangunan desa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Kejaksaan dan BPD agar setiap anggaran desa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto tentang pembangunan dari bawah demi pemerataan ekonomi.

Perwakilan anggota BPD dari berbagai daerah menyampaikan apresiasi atas capaian Kejaksaan Agung yang kembali meraih predikat sebagai Lembaga Penegak Hukum dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi dalam survei nasional Februari 2026. Mereka meyakini keberhasilan tersebut lahir dari konsistensi reformasi kelembagaan dan penguatan program Jaga Desa yang langsung menyentuh kebutuhan pemerintahan desa.

Di sela rangkaian kegiatan, peserta melantunkan doa dan sholawat seraya menyuarakan harapan besar terhadap kepemimpinan Prof. Reda Manthovani di masa mendatang. Para anggota menilai integritas dan profesionalitas Jamintel teruji melalui kebijakan yang berpihak pada penguatan desa serta perlindungan terhadap BPD dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Para peserta meyakini bahwa kepemimpinan yang berpijak pada persoalan rakyat kecil menjadi kunci keberhasilan agenda nasional. Mereka menegaskan bahwa penguatan desa akan memperkokoh kedaulatan Indonesia secara menyeluruh dan membutuhkan figur berintegritas untuk mengawal visi besar tersebut.

Penulis: Muhammad Fadhli

Menebar Cahaya Ramadan, MORAZEN Yogyakarta Wujudkan Sudut Baca di SD Negeri Temon

0
MORAZEN Yogyakarta

binomedia.idKulon Progo. Bulan suci Ramadan menjadi momentum istimewa untuk berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama. Dalam semangat tersebut, MORAZEN Yogyakarta mengimplementasikan program MORA Impact melalui pengembangan MORA Learning Corner dan MORA Edu Care di SD Negeri Temon, Kecamatan Temon, Kulon Progo.

Inisiatif ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap keterbatasan fasilitas literasi dan koleksi buku yang masih ditemui di sejumlah sekolah dasar di wilayah Temon. Keterbatasan tersebut berdampak pada belum optimalnya kesempatan siswa untuk membangun kebiasaan membaca sejak dini—sebuah fondasi penting dalam proses tumbuh kembang dan pembentukan karakter.

Sebagai langkah awal, MORAZEN Yogyakarta melakukan peningkatan fasilitas perpustakaan melalui pengecatan dinding dan penataan visual ruang agar lebih nyaman, cerah, serta ramah anak. Suasana baru ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa betah dan semangat siswa untuk berkunjung ke perpustakaan.

Tak hanya pembenahan ruang, sebanyak 90 buku literasi dan edukasi untuk usia sekolah dasar turut didistribusikan. Koleksi yang terdiri dari buku fiksi dan nonfiksi ini dirancang untuk memperkuat kemampuan membaca sekaligus memperluas wawasan siswa. Seluruh buku kemudian diintegrasikan dalam aktivitas literasi harian di Perpustakaan Cakap Karya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

b38eb812 0e0e 4957 b55a 49bdfa7870e9 1 , MORAZEN Yogyakarta, Binomedia

PLT. Kepala Sekolah SD Negeri Temon, Ibu Titi Agustinah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Ia berharap kehadiran Sudut Baca ini dapat semakin meningkatkan kegiatan literasi siswa serta mendorong lahirnya generasi yang berprestasi dan terus berkarya. Doa pun disampaikan agar setiap kebaikan yang dilakukan menjadi amal yang membawa keberkahan.

General Manager MORAZEN Yogyakarta, David Priambowo, menambahkan bahwa Sudut Baca ini bukanlah yang pertama. Program serupa telah diterapkan di beberapa sekolah di wilayah Kulon Progo dan akan terus dipantau secara berkala guna memastikan implementasinya berjalan optimal. Hal ini menjadi bagian dari visi manajemen untuk senantiasa membawa manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Melalui program MORA Impact, MORAZEN Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan sekaligus mendukung tercapainya SDG 4: Quality Education. Di bulan yang penuh makna ini, setiap upaya kecil diharapkan menjadi cahaya yang menerangi langkah generasi masa depan menuju pendidikan yang lebih baik. (rls/rik)

WINGS Care Jawab Tren Fragrance di Indonesia Lewat SoKlin Eau de Parfum

0
WINGS GROUP

binomedia.id Jakarta. WINGS Group Indonesia melalui lini bisnis WINGS Care kembali menghadirkan terobosan di kategori perawatan pakaian dengan meluncurkan SoKlin Eau de Parfum. Inovasi ini menjadi rangkaian produk perawatan pakaian berparfum konsentrat pertama di Indonesia yang diformulasikan dengan World-Class Luxury Perfume karya Master Perfumer, menghadirkan sensasi wangi mewah sejak proses mencuci hingga saat pakaian dikenakan.

SoKlin Eau de Parfum hadir sebagai rangkaian lengkap yang mencakup detergen bubuk (concentrated perfume powder detergent), detergen cair (concentrated perfume liquid detergent), serta pelicin pakaian (concentrated perfume ironing aid). Seluruh varian dilengkapi teknologi Perfume Lock yang mampu menjaga keharuman parfum hingga 33 hari, memastikan pakaian tetap wangi tahan lama dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

e3669e1e 0427 40fe 8d1f e3a18f770c8e , MORAZEN Yogyakarta, Binomedia

Peluncuran ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tren penggunaan parfum di Indonesia. Data pencarian dan laporan industri dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan lonjakan minat terhadap produk wewangian. Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi industri parfum, ditandai dengan dominasi brand lokal, preferensi generasi muda yang semakin adaptif terhadap tren global, serta maraknya berbagai event bertema fragrance.

Menurut Karina Mandala, Fine Fragrance Perfumer, meningkatnya minat terhadap parfum mencerminkan perubahan cara masyarakat memaknai wewangian. Parfum kini bukan sekadar penunjang aroma, tetapi telah menjadi simbol identitas dan bagian dari ritual keseharian yang mendukung rasa percaya diri. Semakin banyak konsumen mencari karakter wangi mewah dengan kualitas kelas dunia untuk melengkapi penampilan mereka.

Menjawab kebutuhan tersebut, SoKlin Eau de Parfum memadukan performa kebersihan optimal dengan sentuhan parfum premium. Inovasi ini tidak hanya fokus pada daya bersih, tetapi juga menghadirkan pengalaman sensorial yang lebih personal melalui wangi yang elegan dan tahan lama.

Dari sisi industri, pasar detergen nasional juga menunjukkan pertumbuhan positif. Joanna Elizabeth Samuel, Head of Fabric Care Category WINGS Group Indonesia, menjelaskan bahwa preferensi konsumen kini mengarah pada produk yang praktis dengan nilai tambah. Selain daya bersih, konsumen mempertimbangkan manfaat seperti formula 3 in 1, keharuman tahan lama, serta harga yang tetap terjangkau. Melihat dinamika tersebut, SoKlin mengintegrasikan kekuatan kategori detergen dan tren parfum dalam satu inovasi yang relevan.

Antusiasme terhadap SoKlin Eau de Parfum turut disampaikan oleh Caitlin Halderman, aktris dan penyanyi yang dipercaya sebagai Brand Ambassador pada momen peluncuran. Ia menilai bahwa wangi telah menjadi bagian penting dari ekspresi diri. Baginya, parfum bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan cara membangun kepercayaan diri. Kehadiran SoKlin Eau de Parfum menghadirkan akses yang lebih luas terhadap sensasi World-Class Luxury Perfume, tidak hanya melalui produk perawatan tubuh, tetapi juga dari pakaian yang digunakan setiap hari.

Melalui peluncuran ini, WINGS Group Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi berkualitas tinggi yang dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. SoKlin Eau de Parfum menjadi bukti bahwa pengalaman wangi berkelas dunia kini dapat dimulai dari proses mencuci, menghadirkan semangat bahwa Life Keeps Getting Better with WINGS. (renz)

Kolaborasi ABPEDNAS-Kejaksaan Perkuat Pengawasan Desa Berbasis Zero Corruption di Jawa Timur

0
Kolaborasi ABPEDNAS-Kejaksaan perkuat pengawasan desa berbasis zero corruption di Jawa Timur. (Dok. Istimewa)
Kolaborasi ABPEDNAS-Kejaksaan perkuat pengawasan desa berbasis zero corruption di Jawa Timur. (Dok. Istimewa)

Binomedia– Aula Graha Samudra Bumi Moro menjadi panggung konsolidasi besar penguatan tata kelola desa pada Selasa, 24 Februari 2026. Pengukuhan pengurus DPD ABPEDNAS Jawa Timur dirangkai dengan sosialisasi program Jaga Desa yang menegaskan arah baru pengawasan berbasis kolaborasi dan pencegahan.

Sejumlah pimpinan nasional hadir memberikan dukungan strategis terhadap agenda tersebut. Jamintel Kejaksaan Agung RI sekaligus Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, berdampingan dengan Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir. Indra Utama, Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Agus Sahat ST, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat intelijen dan Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Timur.

Prof. Dr. Reda Manthovani menegaskan bahwa program Jaga Desa merupakan strategi negara dalam memastikan tata kelola desa berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. Kejaksaan mengedepankan pendekatan preventif melalui fungsi intelijen, dengan memperkuat manajemen pemerintahan desa serta membangun sistem pengawasan yang terstruktur.

Pendekatan tersebut menempatkan jaksa sebagai mitra strategis bagi BPD, bukan sekadar aparat penindakan. Melalui edukasi hukum dan pendampingan sejak tahap perencanaan anggaran, potensi penyimpangan dapat ditekan dan pembangunan desa dapat bergerak di jalur zero corruption.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir. Indra Utama menyatakan bahwa pengukuhan pengurus daerah menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam memperkuat pengawasan partisipatif. Organisasi mendorong BPD agar mengawal pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dengan memastikan dana desa memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya profesionalisme BPD dalam mengawal setiap proses perencanaan dan pelaksanaan program desa. Transparansi anggaran dan akuntabilitas kinerja menjadi prasyarat mutlak untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana menambahkan bahwa visi preventif Jamintel selaras dengan misi organisasi dalam menghadirkan kepastian hukum bagi legislator desa. Program Jaga Desa memberi rasa aman bagi BPD untuk bertindak tegas dan objektif selama seluruh langkah berada dalam koridor regulasi.

Dorongan tersebut membuka ruang keberanian baru bagi BPD untuk bersikap kritis dan konstruktif terhadap kebijakan pemerintahan desa. Pengawasan yang tajam dan berbasis aturan akan memperkuat kualitas pembangunan serta mendorong kemajuan wilayah secara berkelanjutan.

Pengurus DPD ABPEDNAS Jawa Timur yang baru dilantik menyatakan komitmen untuk segera mengimplementasikan program Jaga Desa di seluruh kabupaten dan kota. Kolaborasi antara Kejaksaan dan BPD menghadirkan standar baru pengawalan pembangunan di tingkat desa dengan fondasi hukum yang semakin kokoh.

Sinergi strategis yang terbangun di Surabaya mempertegas arah transformasi desa menuju kemandirian dan integritas. Pengawasan profesional dan berbasis pencegahan menjadi kunci menghadirkan masa depan nusantara yang bersih, produktif, dan berwibawa.

Penulis: Muhammad Fadhli

TEH LEMON MADU Resmi Meluncur, Inovasi Baru WINGS Food dengan Sensasi Segar “Kelewataann”

0
wing food
Tissa Biani - Brand Ambassador, bersama Joshua Gunawan- Head of Ready to Drink Beverage WINGS Food pada acara peluncuran TEH LEMON MADU Sabtu 28/2/6 di JAKARTA

binomedia.idJakarta. WINGS Food kembali menghadirkan inovasi dengan merambah kategori baru melalui peluncuran TEH LEMON MADU, minuman ready to drink (RTD) yang menawarkan pengalaman berbeda dalam menikmati lemon tea. Hadir dalam kemasan botol praktis, produk ini membawa sensasi rasa yang lebih seimbang: tidak terlalu asam, manisnya smooth dan pas, serta kesegarannya terasa “kelewataann”.

Secara global, lemon tea menjadi salah satu varian teh yang semakin diminati. Namun, tidak sedikit konsumen yang merasa cita rasa lemon tea cenderung terlalu asam. Melihat kebutuhan tersebut, WINGS Food menghadirkan TEH LEMON MADU sebagai alternatif yang lebih ramah di lidah, memadukan rasa teh yang ringan dengan sentuhan lemon dan madu yang lembut.571912b7 2e34 4569 bb00 d04030996c7f , MORAZEN Yogyakarta, Binomedia

Inovasi ini sejalan dengan perkembangan teh yang kini telah berevolusi menjadi bagian dari gaya hidup modern. Beragam kreasi flavored tea digemari generasi muda yang menginginkan minuman dengan rasa balanced, praktis, dan tetap menyegarkan di tengah aktivitas yang padat. TEH LEMON MADU pun dirancang untuk menjadi pilihan yang nyaman dinikmati kapan saja baik saat beraktivitas, bersantai, maupun setelah menyantap makanan favorit.

Sebagai Brand Ambassador, Tissa Biani turut membagikan antusiasmenya. Menurutnya, TEH LEMON MADU memiliki rasa yang pas dan tidak berlebihan, sehingga cocok untuk generasi muda yang aktif dan dinamis. Sensasi segarnya pun terasa menyenangkan tanpa meninggalkan rasa asam yang tajam.

Melalui peluncuran ini, WINGS Food menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan produk yang relevan dengan selera masyarakat Indonesia. Dengan perpaduan manis yang smooth dan kesegaran yang maksimal, TEH LEMON MADU hadir sebagai pilihan baru bagi pecinta lemon tea yang menginginkan rasa lebih seimbang dan mudah dinikmati setiap hari. (reg)

Jakarta Sharia Festival 2026 Hadirkan Perpaduan Modest Fashion dan Literasi Spiritual yang Bermakna

0
Jakarta Sharia Festival 2026

The Palace Jeweler dan LAKUEMAS Hadirkan Promo Ketupat Emas Ramadan 2026

0
The Palace Jeweler dan LAKUEMAS Hadirkan Promo Ketupat Emas Ramadan 2026 ( WAHYU)

binomedia.id Jakarta. Melanjutkan kesuksesan program sebelumnya, The Palace Jeweler kembali berkolaborasi dengan LAKUEMAS menghadirkan Program Promo Ketupat Emas (Kejutan Dapat Emas) dalam rangka menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026. Kegiatan ini digelar pada Jumat (27/2) di Lippo Mall Nusantara, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Brand Manager The Palace Jeweler, Winny Melita, menyampaikan bahwa program Ketupat Emas berlangsung mulai 18 Februari hingga 31 Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari tradisi gifting Ramadan dengan menghadirkan kombinasi perhiasan berlian dan voucher emas digital sebagai hadiah yang tidak hanya indah, tetapi juga bernilai investasi.

“Ketupat Emas bukan sekadar promo Ramadan, melainkan simbol hadiah yang tidak hanya berkilau hari ini, tetapi juga bertumbuh nilainya di masa depan. Bersama LAKUEMAS, kami memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk mendapatkan voucher LAKUEMAS mulai nominal Rp200 ribu dengan melakukan pembelian diamond jewellery pada tiering tertentu,” ujar Winny.

Sementara itu, Brand Manager LAKUEMAS, Esther Napitupulu, menjelaskan bahwa emas memiliki nilai historis dan spiritual yang kuat, termasuk dalam peradaban Islam sebagai mahar, alat tukar, maupun penjaga nilai. Menurutnya, transaksi emas diperbolehkan dalam prinsip syariah selama akadnya jelas dan kepemilikannya nyata.

Sebagai pedagang emas fisik secara digital yang resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sejak 8 Februari 2022, LAKUEMAS menerapkan rasio 1:1, di mana setiap gram emas digital didukung penuh oleh emas fisik yang tersimpan aman di lembaga kustodian. Dengan demikian, kepemilikan emas bersifat riil, transparan, dan terjaga.

Esther menambahkan, LAKUEMAS hadir sebagai platform omni-channel yang memungkinkan transaksi emas digital maupun fisik secara fleksibel. Selain aplikasi online, LAKUEMAS juga memiliki butik offline untuk layanan jual beli dan gadai emas, serta fasilitas ATM untuk penarikan emas fisik. Platform ini berada dalam ekosistem Central Mega Kencana (CMK), perusahaan ritel perhiasan terbesar di Asia Tenggara.

Hingga kini, aplikasi LAKUEMAS telah diunduh sekitar 1,5 juta kali dan memiliki lebih dari 1 juta anggota. LAKUEMAS juga bekerja sama dengan sejumlah ritel perhiasan ternama seperti MONDIAL, Frank & co., dan The Palace Jeweler yang tersebar di ratusan lokasi di Indonesia.

Melalui program Ketupat Emas, pelanggan yang melakukan pembelian perhiasan berlian di The Palace Jeweler pada tiering tertentu berkesempatan memperoleh voucher emas digital LAKUEMAS. Saldo emas digital yang dimiliki pengguna dapat dikonversi menjadi emas fisik, bahkan perhiasan emas, sehingga memberikan fleksibilitas sekaligus nilai tambah jangka panjang.

Ramadan menjadi momen penuh makna untuk berbagi dan memberikan hadiah istimewa bagi pasangan, keluarga, maupun sebagai bentuk apresiasi diri. Program ini menjadi wujud komitmen The Palace Jeweler dan LAKUEMAS dalam menghadirkan pilihan hadiah yang relevan, bermakna, dan bernilai investasi bagi masyarakat Indonesia.

Masyarakat dapat menikmati promo Ketupat Emas ini selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026 dengan mengunjungi gerai The Palace Jeweler terdekat atau mengakses informasi melalui kanal resmi masing-masing brand.(why)

Frank & co. Buka Kembali Gerai di Plaza Indonesia, Tampilkan Konsep Modern Jelang 30 Tahun Perjalanan

0
Frank & co. Buka Kembali Gerai di Plaza Indonesia (WAHYU)

binomedia.idJakarta. Brand perhiasan mewah Frank & co. resmi membuka kembali (reopening) gerainya di Plaza Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2). Hadir dengan tampilan baru yang lebih modern, elegan, dan berkarakter, pembaruan ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan menjelang 30 tahun kiprahnya di industri perhiasan Indonesia.

Reopening gerai ini menegaskan komitmen Frank & co. untuk terus berevolusi dan relevan di tengah dinamika gaya hidup modern. General Manager Frank & co., Rolly Soesanto, mengatakan bahwa pembaruan tersebut bukan sekadar perubahan visual, melainkan refleksi dari komitmen brand dalam menghadirkan pengalaman berbelanja yang semakin elevated bagi pelanggan.

“Plaza Indonesia merupakan salah satu destinasi luxury dan lifestyle paling ikonik di Jakarta. Reopening gerai ini menjadi langkah penting menuju 30 tahun perjalanan Frank & co. di Indonesia. Kami ingin terus menemani pelanggan dalam setiap momen berarti kehidupan mereka melalui perhiasan natural diamond yang abadi,” ujar Rolly.

Sebagai salah satu pusat perbelanjaan paling prestisius di Jakarta, Plaza Indonesia dinilai memiliki posisi strategis bagi Frank & co. Konsep interior terbaru gerai ini terinspirasi dari keabadian natural diamond—berlian alami yang terbentuk selama jutaan hingga miliaran tahun—sebagai simbol cinta, komitmen, dan warisan lintas generasi.

Nuansa khas Frank & co. dipadukan dengan desain interior refined, permainan pencahayaan lembut, serta atmosfer yang intimate dan luxurious. Konsep tersebut dirancang untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih personal dan bermakna.

Gerai ini juga menjadi wadah untuk menghadirkan beragam koleksi unggulan natural diamond, mulai dari Frank Fire™ sebagai signature branded diamond, Love Poetry Collection hasil kolaborasi dengan Monica Ivena, hingga See the Light Collection kolaborasi bersama Maudy Ayunda. Koleksi-koleksi tersebut merepresentasikan cinta, cahaya, dan perjalanan hidup dalam berbagai fase.

Reopening ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan menuju 30 tahun perjalanan Frank & co., sebuah tonggak yang merefleksikan dedikasi terhadap kualitas natural diamond terbaik, craftsmanship berkelas dunia, serta pelayanan yang berakar pada makna personal setiap pelanggan. Tema besar yang diusung, “Frankly, That’s Love”, mengajak masyarakat merayakan cinta dalam bentuknya yang paling jujur dan terus berevolusi.

Bersamaan dengan pembukaan kembali gerai, Frank & co. juga melanjutkan fase kedua kampanye natural diamond bertajuk “A Timeless Love, Diamonds Born from the Earth.” Kampanye ini menegaskan keyakinan bahwa hanya berlian alami yang terbentuk melalui proses panjang alam yang layak menjadi simbol cinta sejati dan warisan emosional antargenerasi.

Frank & co. dikenal sebagai The Residence of F Colour and VVS Clarity Diamond Jewellery, dengan standar kualitas tinggi pada tingkat warna F dan kejernihan VVS. Perhiasan dipasok langsung dari sightholder yang memperoleh berlian dari tambang bertanggung jawab di berbagai negara.

Salah satu keunggulan utama brand ini adalah Frank Fire™, signature branded diamond yang diklaim hanya berasal dari 1 persen Triple Excellent Diamond di dunia. Setiap berlian Frank Fire telah melalui kurasi berdasarkan 12 parameter evaluasi serta dilengkapi double certification dari Gemological Institute of America (GIA) dan Sarine Technologies.

Keunikan lainnya adalah laser inscription logo “Frank Fire” pada bagian girdle berlian yang hanya dapat dilihat menggunakan loupe, serta barcode dan digital report transparan yang dapat dipindai untuk mengetahui spesifikasi lengkap berlian.

Didirikan pada 1996 di bawah naungan Central Mega Kencana (CMK), Frank & co. kini memiliki 52 gerai di seluruh Indonesia. Selain Frank & co., CMK juga menaungi brand perhiasan MONDIAL dan The Palace Jeweler. Dengan pembaruan gerai di Plaza Indonesia ini, Frank & co. berharap dapat terus menjadi destinasi pilihan bagi pencinta natural diamond serta menjadi bagian dari kisah cinta dan pencapaian hidup para pelanggannya.(why)

Maxim Indonesia Balikpapan Hadirkan Fasilitas Pemesanan Transportasi Melalui Sekolah, Dukung Mobilitas Pelajar

0
Maxim Indonesia Balikpapan Hadirkan Fasilitas Pemesanan Transportasi Melalui Sekolah (WAHYU)

binomedia.id Jakarta. Maxim Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam mendukung mobilitas pelajar dengan menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan mudah diakses. Komitmen tersebut diwujudkan melalui inisiatif Maxim Balikpapan yang menyediakan fasilitas pemesanan layanan Maxim melalui sekolah guna membantu kelancaran transportasi siswa.

Head of Subdivision Maxim Balikpapan, Ibkar Mahi, mengatakan bahwa inisiatif ini lahir dari kebutuhan nyata di lingkungan sekolah, khususnya terkait akses transportasi saat jam pulang.

“Maxim melihat adanya kebutuhan nyata di lingkungan sekolah terkait akses transportasi yang cepat dan tertib. Melalui inisiatif ini, kami ingin membantu pihak sekolah agar proses pemesanan lebih mudah, sekaligus memastikan pelajar dapat pulang dengan aman, nyaman, dan dengan biaya yang terjangkau,” ujarnya.

Di Balikpapan, sebagian besar sekolah tingkat SMP menerapkan kebijakan larangan penggunaan ponsel selama jam belajar. Kebijakan tersebut kerap menimbulkan kendala saat jam pulang sekolah karena siswa tidak dapat memesan transportasi secara mandiri, sehingga proses pemesanan harus dilakukan secara terpusat oleh pihak sekolah.

Menjawab tantangan itu, Maxim menghadirkan solusi berupa fasilitas pemesanan layanan yang terkoordinasi melalui sekolah. Dengan sistem ini, pihak sekolah dapat mengatur pemesanan transportasi secara lebih cepat dan tertib. Langkah tersebut dinilai mampu mengurangi antrean serta meningkatkan efisiensi layanan bagi para siswa.

Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh pelajar. Salah seorang siswa SMP Negeri 7 Balikpapan berinisial AM mengaku kini proses pemesanan transportasi menjadi lebih praktis.

“Sekarang pesan Maxim jadi lebih cepat dan tidak perlu menunggu lama. Kami jadi lebih nyaman pulang sekolah karena sudah diatur dengan baik oleh pihak sekolah,” katanya.

Melalui inisiatif ini, Maxim menegaskan perannya sebagai mitra mobilitas yang berkontribusi dalam mendukung kegiatan pendidikan dan kebutuhan transportasi pelajar. Ke depan, Maxim berharap fasilitas serupa dapat diterapkan di lebih banyak sekolah guna menciptakan akses mobilitas yang semakin mudah, aman, dan ramah bagi generasi muda.(why)

Momentum Hari Penyakit Langka 2026: AstraZeneca Indonesia dan PAPDI Jaya Tingkatkan Pemahaman aHUS

0
AstraZeneca Indonesia
Press Conference AstraZeneca Indonesia dan PAPDI Jaya Tingkatkan Pemahaman aHUS, pada Jum'at 27/2/26 di Jakarta

binomedia.id Jakarta. Peringatan Hari Penyakit Langka 2026 yang mengangkat tema “More than You Can Imagine” menjadi pengingat bahwa di balik setiap diagnosis yang jarang terdengar, terdapat perjalanan panjang yang penuh tantangan. Penyakit langka kerap tidak terlihat, kurang dipahami, dan sering kali baru teridentifikasi setelah proses yang tidak singkat.

Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap penyakit langka di Indonesia, AstraZeneca Indonesia berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia Cabang Jakarta Raya (PAPDI Jaya). Kolaborasi ini bertujuan mendorong peningkatan pemahaman masyarakat dan tenaga kesehatan mengenai penyakit langka, termasuk Atypical Hemolytic Uremic Syndrome (aHUS).

Berdasarkan data World Health Organization (WHO), penyakit langka didefinisikan sebagai kondisi yang memengaruhi kurang dari 1 dari 2.000 penduduk di suatu wilayah. Secara global terdapat lebih dari 7.000 jenis penyakit langka. Sekitar 80 persen di antaranya berkaitan dengan faktor genetik, dan hampir 70 persen mulai muncul sejak masa kanak-kanak. Tantangan terbesar terletak pada proses diagnosis yang panjang—rata-rata membutuhkan waktu hampir lima tahun hingga pasien memperoleh kepastian medis. Bahkan, sebagian anak dengan penyakit langka menghadapi risiko kesehatan serius sebelum mencapai usia lima tahun.

411199f9 ce1e 4dbe b91a 08133886680d , MORAZEN Yogyakarta, Binomedia

dr. Feddy, Medical Director AstraZeneca Indonesia, menyampaikan bahwa tantangan penyakit langka tidak hanya terletak pada aspek klinis, tetapi juga pada keterlambatan diagnosis dan keterbatasan pemahaman. Ia menegaskan bahwa AstraZeneca sebagai perusahaan biofarmasi berbasis sains berkomitmen menghadirkan terapi inovatif serta membangun kolaborasi lintas sektor guna mendorong deteksi dan diagnosis dini, sehingga kualitas hidup pasien dengan penyakit serius, termasuk aHUS, dapat terus ditingkatkan. ucapnya pada press conference hari ini Jum’at 27/2/26 di Sekretariat PAPDI JAYA Jakarta.

aHUS merupakan salah satu penyakit langka yang dapat menyerang semua kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Penyakit ini termasuk dalam kelompok trombotik mikroangiopati (TMA), yaitu kondisi ketika pembuluh darah kecil mengalami kerusakan akibat aktivasi sistem komplemen bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berlangsung tidak terkendali. Dampaknya, terbentuk sumbatan pada pembuluh darah kecil yang mengganggu aliran darah ke berbagai organ.

Secara klinis, pasien aHUS dapat mengalami tiga kondisi utama: penurunan jumlah trombosit, anemia hemolitik akibat pecahnya sel darah merah, serta gangguan fungsi organ terutama ginjal. Tanpa penanganan yang cepat dan tepat, kondisi ini berisiko berkembang menjadi gagal ginjal permanen, kebutuhan dialisis jangka panjang, bahkan mengancam jiwa.

Menurut dr. Dina Nilasari, Ph.D, Sp.PD, K-GH, rendahnya kewaspadaan dan kompleksitas diagnosis menjadi tantangan utama dalam mengenali penyakit langka. Gejalanya yang tidak khas membuat kondisi ini kerap terlewat. Pada aHUS, kombinasi trombosit rendah, anemia hemolitik, dan gangguan ginjal yang muncul bersamaan harus segera memunculkan kecurigaan klinis karena penyakit dapat berkembang dengan sangat cepat.

Sebagian pasien terdiagnosis sejak usia anak-anak, bahkan dalam bulan-bulan pertama kehidupan. Hingga saat ini, belum terdapat satu pemeriksaan tunggal yang secara langsung memastikan diagnosis aHUS. Penegakan diagnosis dilakukan melalui proses eliminasi berbagai penyakit lain dengan gejala serupa dalam kelompok TMA, sehingga ketelitian dan kolaborasi antar tenaga medis menjadi sangat penting.

dr. Hayatun Nufus, Sp.PD, K-HOM, FINASIM menambahkan bahwa parameter hematologi berperan besar dalam meningkatkan kewaspadaan klinis. Selain gangguan ginjal, temuan seperti trombositopenia dan adanya schistocyte (pecahan sel darah merah) pada apusan darah tepi perlu menjadi perhatian. Beberapa kondisi seperti kehamilan, infeksi, penyakit autoimun, maupun prosedur medis tertentu juga dapat menjadi pemicu munculnya penyakit.

Tanpa penanganan yang tepat, pasien aHUS berisiko mengalami komplikasi jangka panjang, termasuk kebutuhan dialisis rutin atau transplantasi ginjal. Karena belum terdapat langkah pencegahan spesifik, deteksi dini menjadi faktor yang sangat menentukan luaran pasien.

Selain aHUS, terdapat pula penyakit darah langka lain seperti Paroxysmal Nocturnal Hemoglobinuria (PNH). Penyakit ini terjadi akibat mutasi pada sel pembentuk darah yang menyebabkan hilangnya protein pelindung di permukaan sel, sehingga sel darah merah rentan dihancurkan oleh sistem imun. Akibatnya, pasien dapat mengalami penghancuran sel darah merah secara terus-menerus dan sering kali membutuhkan transfusi darah berulang. Saat ini, pemeriksaan untuk PNH dapat dilakukan melalui tes flow cytometry, yang telah tersedia di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, AstraZeneca Indonesia dan PAPDI Jaya berharap kesadaran terhadap penyakit langka semakin meningkat. Dengan edukasi yang berkelanjutan, kewaspadaan klinis yang lebih baik, serta diagnosis yang lebih cepat, diharapkan pasien dengan aHUS maupun PNH memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan menjalani kualitas hidup yang lebih baik. (reg)