Beranda blog Halaman 13

Vega Hotel Gading Serpong Gelar Corporate Gathering, Pererat Kemitraan dengan 24 Perwakilan Perusahaan

0
Vega Hotel Gading Serpong Gelar Corporate Gathering, Pererat Kemitraan dengan 24 Perwakilan Perusahaan

Binomedia.id, Jakarta – Vega Hotel Gading Serpong menggelar Corporate Gathering bersama 24 perwakilan perusahaan dari wilayah Tangerang dan Jakarta pada Jumat, 31 Juli 2026, di Capella 7, Vega Hotel Gading Serpong. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan mitra bisnis sekaligus memperkenalkan fasilitas dan layanan hotel kepada calon mitra baru.

Acara yang berlangsung mulai pukul 17.00 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah mitra bisnis yang selama ini telah menjalin kerja sama dengan Vega Hotel Gading Serpong, serta jajaran new account dari berbagai perusahaan di kawasan Tangerang-Jakarta.

Corporate Gathering digelar sebagai bentuk apresiasi manajemen Vega Hotel Gading Serpong atas kepercayaan, loyalitas, dan kolaborasi yang telah terjalin bersama para mitra bisnis. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pihak hotel untuk memperkenalkan produk dan layanan kepada mitra baru sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

General Manager Vega Hotel Gading Serpong, Asty Kesuma, mengatakan dukungan dan kolaborasi para mitra bisnis menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan hotel hingga saat ini.

“Keberhasilan Vega Hotel Gading Serpong hingga hari ini tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi erat yang telah diberikan oleh para mitra bisnis kami. Kami sangat senang dapat mendengarkan secara langsung aspirasi dari mitra kami yang selama ini merasa puas dan selalu kembali karena kualitas layanan kami,” ujar Asty.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi pijakan untuk membangun lebih banyak peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari General Manager dan Director of Sales Vega Hotel Gading Serpong. Para tamu kemudian mendapatkan paparan mengenai sejumlah fasilitas unggulan hotel sekaligus diperkenalkan dengan jajaran tim Sales & Marketing.

Suasana semakin hangat ketika para tamu menikmati makan malam yang disajikan secara eksklusif dengan iringan live music. Interaksi antartamu kemudian dilanjutkan melalui berbagai permainan interaktif dan pembagian hadiah menarik.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh tamu undangan juga mendapatkan goodie bag spesial dari Vega Hotel Gading Serpong sebelum acara berakhir.

Melalui kegiatan tersebut, Vega Hotel Gading Serpong menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan para mitra bisnis, khususnya di wilayah Jabodetabek.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dan promosi Vega Hotel Gading Serpong, masyarakat dapat menghubungi (021) 2920 5999, WhatsApp 0811-9889-6999, email [reservation@vegahotelserpong.com](mailto:reservation@vegahotelserpong.com), atau mengakses situs resmi parador-hotels.com.(dhil)

IBTE 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Industri Mainan dan Produk Bayi Asia Tenggara

0
IBTE 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Industri Mainan dan Produk Bayi Asia Tenggara

Binomedia.id, JAKARTA – Penyelenggaraan Jakarta International Baby Products & Toys Expo and Indonesia Stationery Expo (IBTE) 2026 menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat perdagangan industri mainan dan produk bayi di Asia Tenggara.

Digelar pada 19–22 Agustus 2026 di Hall B dan C JIExpo Kemayoran, pameran ini menghadirkan lebih dari 500 perusahaan global melalui lebih dari 1.000 booth dengan menampilkan sekitar 100.000 produk terbaru.

IBTE 2026 menjadi wadah bagi produsen, distributor, importir, retailer, hingga pemilik merek untuk menjalin kemitraan bisnis melalui business matching, networking, seminar industri, dan product showcase.

Produk yang dipamerkan mencakup mainan edukatif, smart toys, blind box, collectible toys, boneka plush berbasis AI, perlengkapan ibu dan bayi, alat tulis kreatif, serta merchandise karakter berlisensi internasional.

Penyelenggara juga menghadirkan banyak peserta yang merupakan source factory, sehingga buyer dapat memperoleh akses langsung terhadap layanan desain produk, OEM/ODM, pengembangan cetakan, hingga produksi massal dengan kapasitas besar.

Potensi pasar Indonesia yang didukung jumlah penduduk usia muda, peningkatan daya beli, serta perkembangan pesat e-commerce menjadi alasan kuat banyak perusahaan internasional menjadikan Indonesia sebagai pintu masuk menuju pasar Asia Tenggara.

IBTE 2026 ditargetkan dikunjungi lebih dari 40.000 pembeli profesional, Pameran dibuka khusus bagi pelaku industri pada 19–21 Agustus 2026, sedangkan 22 Agustus 2026 dibuka untuk masyarakat umum.(dhil)

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen pada Triwulan II-2026, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Penggerak

0
Ekonomi Indonesia

Binomedia.id, JAKARTA – Perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang solid di tengah tekanan ekonomi global. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi nasional tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan II-2026, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,12 persen. Kinerja tersebut memperlihatkan daya tahan permintaan domestik yang tetap kuat sekaligus mencerminkan efektivitas berbagai stimulus pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, mengatakan konsumsi rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar dengan sumber pertumbuhan mencapai 2,67 persen dan tumbuh 5,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Edy dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Menurut BPS, meningkatnya konsumsi masyarakat dipicu oleh membaiknya daya beli yang ditopang pengendalian inflasi, peningkatan konsumsi pada sektor hotel dan restoran, pemberian diskon tiket transportasi selama musim libur sekolah, serta pembayaran gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, dan pensiunan.

Investasi Tetap Kuat, Belanja Pemerintah Melesat

Selain konsumsi domestik, investasi juga menjadi penopang utama pertumbuhan. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tercatat tumbuh 6,87 persen, didorong meningkatnya investasi pemerintah maupun sektor swasta.

Sementara itu, konsumsi pemerintah mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 15,97 persen, seiring percepatan realisasi belanja negara, pembayaran gaji aparatur, peningkatan belanja barang dan jasa, serta implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kinerja tersebut menunjukkan kebijakan fiskal masih memainkan peran strategis dalam menjaga aktivitas ekonomi di tengah dinamika global yang belum sepenuhnya pulih.

Pariwisata dan Jasa Ikut Menggerakkan Ekonomi

Aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin meningkat turut mendorong pemulihan sektor jasa. BPS mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 51,29 persen, naik dibandingkan 48,42 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut mendorong sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 10,60 persen, menjadikannya salah satu sektor dengan pertumbuhan tertinggi sepanjang triwulan II-2026.

Di sisi lain, sektor pengadaan listrik dan gas tumbuh 10,81 persen, didukung meningkatnya konsumsi listrik di berbagai segmen pelanggan.

Sementara sektor informasi dan komunikasi masih mempertahankan tren positif dengan pertumbuhan 6,97 persen, seiring meningkatnya kebutuhan layanan digital dan telekomunikasi pada berbagai aktivitas ekonomi.

Industri Pengolahan Tetap Menjadi Tulang Punggung

Dari sisi lapangan usaha, struktur ekonomi Indonesia masih ditopang sektor industri pengolahan yang berkontribusi 18,50 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), disusul pertanian (13,57 persen), perdagangan (13,02 persen), konstruksi (9,79 persen), dan pertambangan (8,87 persen).

BPS mencatat industri pengolahan tumbuh 4,52 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut terutama berasal dari industri makanan dan minuman, industri logam, komputer dan elektronik, peralatan listrik, serta industri kimia, farmasi, dan obat tradisional.

“Pertumbuhan sektor industri pengolahan utamanya ditopang oleh meningkatnya permintaan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” kata Edy.

Sementara itu, sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi kendaraan bermotor, tumbuh 6,39 persen, didorong meningkatnya aktivitas distribusi barang, pasokan domestik maupun impor, serta penjualan kendaraan bermotor.

Daya Tahan Ekonomi Indonesia Masih Kompetitif

Di tengah perlambatan ekonomi global, Indonesia dinilai masih mampu menjaga momentum pertumbuhan. BPS mencatat sejumlah mitra dagang utama juga membukukan pertumbuhan positif pada triwulan II-2026, antara lain Vietnam sebesar 8,4 persen, Malaysia 5,8 persen, Singapura 5,7 persen, Tiongkok 4,3 persen, Korea Selatan 3,7 persen, dan Amerika Serikat 2,1 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi kawasan masih bergerak, sementara Indonesia tetap mampu mempertahankan daya tahan ekonominya melalui penguatan konsumsi domestik, investasi, dan aktivitas produksi.

Secara regional, kawasan Bali dan Nusa Tenggara mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 6,10 persen, diikuti Pulau Jawa sebesar 5,65 persen, serta Sulawesi sebesar 5,53 persen.

Kinerja ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya bertumpu pada wilayah tertentu, tetapi mulai ditopang oleh meningkatnya aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Dengan pertumbuhan yang tetap berada di atas lima persen, konsumsi domestik yang solid, investasi yang terus meningkat, serta dukungan belanja pemerintah, Indonesia dinilai masih memiliki fondasi yang kuat untuk menjaga momentum pertumbuhan hingga paruh kedua 2026. Tantangan ke depan adalah memastikan penguatan investasi produktif, menjaga daya beli masyarakat, serta meningkatkan produktivitas sektor industri agar pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas dan berkelanjutan. (ris)

Dari Pasar Santa ke Pasar Global, Dunia Kopi Tumbuh Bersama Layanan Digital Bank Jakarta

0
Kopi

Binomedia.id, JAKARTA – Aroma kopi yang khas langsung menyambut setiap pengunjung yang memasuki area basement Pasar Santa, Jakarta Selatan. Di antara deretan kios yang ramai, berdiri sebuah kedai sederhana bernama Dunia Kopi. Di balik kesederhanaannya, usaha ini telah berkembang menjadi salah satu pusat penjualan kopi nusantara yang dikenal para pecinta kopi dari berbagai daerah.

Siapa sangka, di balik kesuksesan tersebut, pemilik Dunia Kopi, Suradi, merupakan salah satu nasabah setia Bank Jakarta yang memanfaatkan layanan digital JakOne Mobile untuk mendukung aktivitas bisnisnya.

Suatu siang, Suradi terlihat melakukan transaksi Real Time Online (RTOL) melalui aplikasi JakOne Mobile bersama rekannya, Herfan, pengusaha Sareeng Kopi. Setelah memastikan transaksi berhasil, ia tersenyum sambil mengacungkan jempol.

“Sukses terkirim,” ucap Suradi kepada rekannya usai menyelesaikan transaksi.

Bagi Suradi, kemudahan bertransaksi secara digital telah menjadi bagian penting dalam menjalankan usaha yang kini melayani pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia.

Berawal dari Program Pendampingan Bank Jakarta

Suradi mengisahkan hubungannya dengan Bank Jakarta bermula pada 2021, ketika bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut memberikan pendampingan kepada ratusan pedagang Pasar Santa melalui program digitalisasi pembayaran.

Saat itu, para pedagang mendapatkan edukasi mengenai penggunaan sistem pembayaran digital berbasis QRIS serta Cash Management System (CMS).

“Kami semua diajarkan pembayaran menggunakan Cash Management System. Saya bahkan dipercaya menjadi salah satu role model dalam penerapan sistem tersebut,” ujar Suradi.

Program SIAP QRIS yang dijalankan Bank Jakarta berhasil mempercepat transformasi transaksi digital di Pasar Santa. Sebanyak 463 pedagang tercatat memiliki rekening Bank Jakarta, sementara ratusan kios lainnya telah memanfaatkan pembayaran biaya pengelolaan pasar secara otomatis melalui CMS maupun layanan JakOne Bills.

Pengalaman tersebut membuat Suradi semakin percaya menggunakan berbagai layanan Bank Jakarta untuk mendukung operasional usahanya hingga saat ini.

Dari Satu Kios Menjadi Sentra Kopi Nusantara

Perjalanan bisnis Dunia Kopi dimulai secara sederhana pada tahun 2000. Berbekal satu kios kecil dan dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Suradi mulai memperkenalkan berbagai jenis kopi asli Indonesia kepada masyarakat.

Seiring meningkatnya permintaan, usahanya berkembang pesat. Kini Dunia Kopi telah menempati sekitar 15 kios yang tersebar di beberapa lorong Pasar Santa.

Tidak hanya itu, Suradi juga memiliki area khusus di rooftop pasar yang difungsikan sebagai tempat roasting menggunakan mesin-mesin berkapasitas besar.

“Semua mesin bekerja sekitar 12 jam setiap hari, hampir tidak pernah berhenti,” katanya.

Dunia Kopi kini menjual beragam kopi premium dari berbagai daerah, mulai dari Gayo, Mandailing, Excelsa Jambi, Ciwidey, Bajawa, Wamena hingga Kopi Luwak. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai sekitar Rp200 ribu hingga jutaan rupiah per kilogram, tergantung jenis dan kualitasnya.

Dalam sehari, penjualan biji kopi bahkan mampu mencapai sekitar satu ton, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kopi nusantara.

Transformasi Digital Dukung Pertumbuhan UMKM

Suradi mengaku perkembangan usahanya tidak terlepas dari kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi, termasuk dalam sistem pembayaran dan transaksi keuangan.

Melalui JakOne Mobile, berbagai transaksi bisnis kini dapat dilakukan lebih cepat, aman, dan praktis sehingga memudahkan aktivitas usaha sehari-hari.

Transformasi digital yang dilakukan Bank Jakarta dinilai memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam mengelola transaksi tanpa harus bergantung pada proses konvensional.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Bank Jakarta dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang mendukung pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di Jakarta.

Mengenalkan Kopi Indonesia kepada Dunia

Di balik kesibukan menjalankan bisnis, Suradi memiliki cara sederhana untuk memperkenalkan kopi Indonesia kepada masyarakat. Salah satu kiosnya menyediakan kopi gratis setiap hari bagi para pengunjung.

Lebih dari seratus orang datang setiap harinya untuk menikmati berbagai racikan kopi, mulai dari americano, cappuccino, V60, latte, kopi gula aren hingga kopi tubruk.

Menurut Suradi, kegiatan tersebut bukan sekadar promosi, melainkan bentuk kecintaannya terhadap kekayaan kopi nusantara.

“Saya ingin semakin banyak orang, terutama anak muda, mencintai kopi Indonesia. Negara kita kaya akan kopi berkualitas. Mudah-mudahan dari sini kopi Indonesia semakin dikenal dunia, sesuai dengan nama usaha kami, Dunia Kopi,” ujarnya.

Kisah Suradi menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara inovasi layanan perbankan digital dan semangat kewirausahaan mampu mendorong pertumbuhan UMKM. Dengan dukungan transformasi digital yang terus dikembangkan Bank Jakarta, pelaku usaha seperti Dunia Kopi kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang, memperluas pasar, sekaligus mengangkat potensi produk lokal Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. (ris)

Halal Indo 2026 Perkuat Kolaborasi untuk Membangun Ekosistem Halal Indonesia yang Lebih Inovatif

0
HALAL INDO
Plh. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian - Adie Rochmanto Pandiangan Memberikan Sambutan pada Acara Press Conference Halal Indo 2026 Selasa 4/8/26 di Jakarta

binomedia.id – Jakarta. Gaya hidup halal kini berkembang menjadi lebih dari sekadar pemenuhan standar dan sertifikasi. Halal telah menjadi bagian dari gaya hidup modern yang mencerminkan kualitas, kepercayaan, serta peluang ekonomi yang terus bertumbuh. Melihat perkembangan tersebut, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia bersama PT Dyandra Promosindo menghadirkan Halal Leaders & Creator Gathering sebagai langkah awal membangun kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung perkembangan ekosistem halal Indonesia.

Mengusung tema “Connecting the People Behind Indonesia’s Halal Future”, kegiatan yang berlangsung di Kementerian Perindustrian ini menjadi ruang bertemunya pemerintah, pelaku industri, komunitas, media, hingga para kreator konten. Melalui dialog yang terbuka dan kolaboratif, seluruh pihak diajak untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan industri halal Indonesia agar semakin inklusif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global.

HALAL INDO

Dalam sambutannya, Plh. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Adie Rochmanto Pandiangan, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan utama industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk Muslim yang mencapai 242,6 juta jiwa pada tahun 2023 serta potensi belanja halal yang diperkirakan mencapai Rp11.182 triliun, peluang tersebut menjadi fondasi yang kuat untuk memperkuat industri halal nasional.

Potensi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, memperkuat rantai pasok halal dari hulu hingga hilir, serta melahirkan berbagai inovasi produk yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Di era digital saat ini, peran kreator konten juga dinilai semakin penting dalam memperkenalkan industri halal kepada masyarakat. Melalui pendekatan yang lebih dekat, kreatif, dan mudah dipahami, para kreator mampu mengubah berbagai informasi teknis menjadi cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, halal tidak hanya dipandang sebagai sebuah regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup yang modern dan dipercaya oleh masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah, industri, media, dan para kreator diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat terhadap produk halal sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap produk lokal. Narasi positif yang dibangun melalui berbagai platform digital diyakini dapat memperkuat posisi jenama halal Indonesia sebagai pilihan utama konsumen, baik di pasar domestik maupun internasional.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, Kementerian Perindustrian mencatat hingga akhir triwulan II tahun 2024 telah diterbitkan hampir 2,8 juta sertifikat halal yang mencakup lebih dari 5,4 juta produk. Capaian ini menjadi langkah positif dalam memperkuat industri halal nasional. Ke depan, sinergi yang terjalin diharapkan dapat mendorong meningkatnya penggunaan produk halal dalam negeri sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Rangkaian kegiatan semakin menarik melalui sesi talk show bertajuk “Unlocking the Future of Halal Lifestyle Economy: Where Policy, Innovation, Beauty, and Influence Create Business Opportunities.” Diskusi ini menghadirkan berbagai perspektif mengenai pengembangan industri halal melalui sinergi kebijakan, inovasi, strategi branding, serta pemanfaatan media digital bersama para narasumber dari Kementerian Perindustrian, Scarf Media, dan Wardah.

Sebagai bagian dari pengalaman yang lebih interaktif, acara juga berkolaborasi dengan Wardah melalui berbagai aktivitas yang mengangkat konsep halal lifestyle. Para peserta berkesempatan mengikuti Personal Color Analysis serta Skin Check & Consultation bersama konsultan profesional. Selain itu, tersedia Content Creator Spot, Professional Portrait Corner, dan Creator Interview Corner yang memberikan ruang bagi para kreator untuk menghasilkan konten inspiratif sekaligus memperluas jejaring profesional.

Menutup rangkaian acara, para peserta mendapatkan gambaran awal mengenai penyelenggaraan Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2026 yang akan berlangsung pada 24–27 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Pameran ini direncanakan hadir dengan skala yang lebih besar melalui pemanfaatan tiga hall utama serta menghadirkan beragam sektor industri halal, mulai dari modest fashion, makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, hingga pariwisata ramah muslim.

Melalui semangat kolaborasi yang terus dibangun antara pemerintah, industri, komunitas, dan para kreator, Halal Indo 2026 diharapkan menjadi wadah yang mampu memperkuat ekosistem halal Indonesia sekaligus membuka lebih banyak peluang inovasi, investasi, dan kerja sama yang mendukung pertumbuhan industri halal nasional di masa depan. (renz)

IKEA Dukung Gerakan Pemilahan Sampah dengan Inspirasi yang Bisa Dilakukan di Rumah

0
IKEA

binomedia.id – Tangerang. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa timbulan sampah di Jakarta kini mencapai sekitar 9.050 ton per hari. Untuk membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memberlakukan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber sejak 1 Agustus 2026. Melalui kebijakan ini, masyarakat didorong untuk memilah sampah sejak dari sumbernya agar lebih banyak material dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali.

Sebagai perusahaan yang berangkat dari pemahaman tentang kehidupan di rumah, IKEA Indonesia percaya bahwa kebiasaan baik lebih mudah tumbuh ketika rumah dirancang untuk mendukung kebiasaan tersebut, yang berlaku juga pada kebiasaan memilah sampah. Ketika prosesnya dibuat menjadi sederhana dan mudah dilakukan, kebiasaan tersebut akan lebih mudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.

“Rumah adalah tempat banyak kebiasaan sehari-hari dimulai, termasuk cara kita mengelola sampah. Kami melihat bahwa melalui hal-hal sederhana dan kecil, seperti menempatkan wadah pemilahan lebih dekat dengan sumber sampah, dapat membantu menjadikan kebiasaan ini lebih mudah dilakukan setiap hari. Prinsip yang sama juga kami terapkan dalam operasional IKEA,” ujar Ahmad Alhamid, Sustainability Business Partner IKEA Indonesia.

image.png

Di seluruh toko IKEA Indonesia, pemilahan sampah sudah menjadi bagian dari operasional sehari-hari. Sampah dipisahkan sesuai jenisnya agar dapat dikelola dengan cara yang tepat. Melalui kerjasama dengan mitra pengelola dan pihak ketiga, kertas dan kardus didaur ulang menjadi bahan baku baru, sementara plastik, logam, dan kaca disalurkan kepada mitra pengelola untuk diproses kembali. Sampah organik dari restoran IKEA juga diolah oleh mitra pengelola melalui biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF), sedangkan sampah residu dikelola melalui teknologi seperti Refuse-Derived Fuel (RDF) untuk membantu mengurangi limbah yang berakhir di TPA.

Selain itu, IKEA juga berupaya memperpanjang umur pakai produk melalui Product Recovery. Produk retur pelanggan, produk pajangan, maupun produk dengan kerusakan ringan dinilai untuk diperbaiki, dibersihkan, atau dikemas ulang agar dapat digunakan kembali. Produk yang telah dipulihkan kemudian dijual kembali melalui area As-Is sebagai bagian dari upaya memberikan kesempatan kedua bagi produk agar dapat terus dimanfaatkan, sementara komponen yang masih layak pakai dimanfaatkan sebagai suku cadang untuk membantu pelanggan memperpanjang umur furnitur mereka.

Pengalaman tersebut juga menjadi dasar bagi IKEA dalam menghadirkan inspirasi bagi pelanggan untuk memulai kebiasaan memilah sampah di rumah. Salah satu langkah sederhana adalah menempatkan wadah pemilahan sedekat mungkin dengan sumber sampah, seperti di dapur, ruang makan, atau area service. Dengan begitu, proses memilah sampah dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari, bukan pekerjaan tambahan.

image.png

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, IKEA menghadirkan berbagai solusi pemilahan sampah yang dirancang agar mudah disesuaikan dengan ukuran rumah dan kebutuhan keluarga. Produk seperti HÅLLBAR dan SORTERA memiliki desain modular yang membantu memanfaatkan ruang secara lebih efisien, dan sebagian besar rangkaian tersebut juga dibuat menggunakan material daur ulang. Di toko IKEA, pelanggan juga dapat menemukan berbagai inspirasi penerapan solusi pemilahan sampah di rumah yang praktis dan mudah disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari.

“Setiap rumah memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga tidak ada satu cara yang sama untuk semua orang. Yang terpenting adalah memulai dengan langkah yang paling mudah dilakukan di rumah masing-masing. Kami berharap pengalaman yang kami terapkan di IKEA dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak keluarga untuk memulai kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Ahmad. (rls/renz)

iCAR Hadirkan Program Lucky Dip Berhadiah Menarik, Eksklusif bagi Setiap Pemesanan Kendaraan di GIIAS 2026

0
iCAR V27

binomedia.id – Tangerang. iCAR Indonesia menghadirkan program Lucky Dip Gift bagi konsumen yang melakukan pemesanan kendaraan iCAR selama ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Program ini berlaku bagi setiap pelanggan yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) iCAR V23 maupun pre-booking iCAR V27 selama pameran berlangsung. Melalui program ini, konsumen berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik, mulai dari voucher aksesori kendaraan senilai hingga Rp5 juta, Huawei MatePad 12X, Huawei Watch GT 6 Pro, Huawei Pura 80 Pro, DJI Neo 2, JBL Flip 7, hingga saldo e-wallet senilai Rp500 ribu. Program Lucky Dip Gift dihadirkan sebagai bentuk apresiasi iCAR kepada para pelanggan yang memilih kendaraan iCAR selama gelaran GIIAS 2026.

Head of Marketing iCAR Indonesia, Metta Yunita, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen iCAR untuk memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi para pelanggan yang menjadi bagian dari perjalanan brand di Indonesia. “Melalui program Lucky Dip Gift, kami ingin memberikan apresiasi kepada setiap pelanggan yang mempercayakan pilihan kendaraannya kepada iCAR. Selain menghadirkan produk dan teknologi terbaru di GIIAS 2026, kami juga ingin memberikan nilai tambah yang membuat pengalaman memiliki kendaraan iCAR menjadi semakin istimewa sejak hari pertama,” ujar Metta.

Sejalan dengan visinya untuk menjadi The First Choice of New Energy Vehicle Brand di Indonesia, iCAR terus menghadirkan inovasi produk yang menggabungkan desain berkarakter, teknologi modern, dan pengalaman berkendara yang relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan portofolio kendaraan yang tidak hanya menawarkan teknologi energi baru, tetapi juga menghadirkan identitas yang kuat dan berbeda di pasar otomotif Indonesia. Salah satu wujud komitmen tersebut hadir melalui iCAR V27, model terbaru yang diperkenalkan kepada publik Indonesia pada GIIAS 2026. SUV boxy premium ini mengusung teknologi Golden REEV (Range Extended Electric Vehicle) yang menghadirkan performa berkendara layaknya kendaraan listrik dengan daya jelajah lebih jauh. Dengan perpaduan desain yang tangguh, teknologi elektrifikasi mutakhir, dan kabin
premium yang dirancang untuk menunjang kenyamanan perjalanan, iCAR V27 menawarkan solusi mobilitas yang menjawab kebutuhan konsumen akan performa EV tanpa range anxiety.

Selain iCAR V27, iCAR juga menghadirkan iCAR V23, model yang telah lebih dahulu diperkenalkan kepada konsumen Indonesia. Mengusung desain boxy ikonik, kemampuan personalisasi melalui konsep Plug & Play, serta berbagai teknologi modern yang
mendukung kenyamanan dan keamanan berkendara, iCAR V23 menjadi representasi filosofi Classic Never Fades yang menjadi identitas brand iCAR secara global. Melalui kehadiran iCAR V23 dan iCAR V27, iCAR terus memperkuat posisinya di segmen kendaraan energi baru Indonesia dengan menghadirkan pilihan kendaraan yang memadukan desain ikonik, teknologi inovatif, dan pengalaman berkendara yang menyenangkan. Pengunjung GIIAS 2026 dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kedua model tersebut sekaligus menikmati berbagai program menarik yang ditawarkan iCAR selama pameran berlangsung, dari 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD, Tangerang. (rls/sh)

ILF & IGT Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi Industri Kulit, Tekstil, dan Garmen Indonesia

0
Krista Exhibitions
OPENING CEREMONY ILF & IGT Expo 2026 oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia - Agus Gumiwang Kartasasmita , Rabu 5/8/2026 di Jakarta

binomedia.id – Jakarta. Krista Exhibitions Group kembali menghadirkan Indo Leather & Footwear (ILF) Expo dan Indo Garment & Textile (IGT) Expo 2026 yang memasuki penyelenggaraan ke-19 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran internasional ini resmi dibuka oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan industri manufaktur nasional yang terus berkembang, pada Rabu 5/8/2026.

Lebih dari sekadar ajang pameran, ILF Expo dan IGT Expo menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku industri kulit, alas kaki, tekstil, dan garmen untuk saling bertemu, berbagi inovasi, serta membuka peluang kemitraan baru. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai sinergi yang mampu memperkuat daya saing industri manufaktur Indonesia di tingkat global.

Tahun ini, pameran diikuti oleh 210 peserta, termasuk 50 pelaku UMKM, serta perusahaan dari 14 negara, di antaranya Indonesia, China, Italia, Uni Emirat Arab, Pakistan, Spanyol, India, Bangladesh, Jerman, Taiwan, Hong Kong, Vietnam, Singapura, dan Korea Selatan. Kehadiran peserta internasional tersebut mencerminkan semakin besarnya kepercayaan terhadap potensi industri manufaktur Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri di kawasan Asia.

Beragam inovasi turut ditampilkan, mulai dari produk kulit, alas kaki, tekstil, dan garmen, hingga bahan baku, aksesori, mesin produksi, teknologi otomasi, serta berbagai solusi manufaktur terkini. Seluruh inovasi tersebut dihadirkan untuk mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi proses produksi, kualitas produk, sekaligus mendorong praktik industri yang lebih berkelanjutan.

Selain menghadirkan berbagai produk dan teknologi terbaru, ILF Expo dan IGT Expo juga menjadi wadah berbagi wawasan melalui rangkaian seminar dan forum industri. Berbagai isu strategis seperti transformasi digital, modernisasi proses produksi, penggunaan material ramah lingkungan, hingga penguatan rantai pasok menjadi topik penting yang dibahas bersama untuk menjawab tantangan industri di masa depan.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Seminar Nasional AGTI (Asosiasi Garment dan Textile Indonesia) dengan tema “Membangun Industri TPT yang Kompetitif, Berkelanjutan, dan Menjadi Pemain Utama dalam Rantai Pasok Nasional dan Internasional.” Seminar ini mempertemukan pemerintah, akademisi, asosiasi, serta pelaku usaha untuk berdiskusi mengenai langkah-langkah strategis dalam memperkuat industri tekstil dan produk tekstil Indonesia melalui inovasi dan peningkatan daya saing.

Sementara itu, ILF–IGT Manufacturing Forum 2026 mengangkat tema “Jaya di Pasar Domestik, Unggul di Pasar Global.” Forum yang diselenggarakan Krista Exhibitions Group bersama APRISINDO ini mendapat dukungan dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Berbagai pembahasan difokuskan pada penguatan industri padat karya, peningkatan investasi, pemberdayaan UMKM dan IKM, hingga pemanfaatan peluang perdagangan melalui Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) untuk memperluas akses pasar ekspor.

Suasana pameran juga semakin hidup melalui penyelenggaraan The Fashion Show yang menampilkan karya-karya terbaru dari industri kulit, alas kaki, tekstil, dan fesyen nasional. Selain itu, Networking Cocktail Dinner menjadi momentum yang mempertemukan peserta pameran dengan buyer, investor, asosiasi, serta mitra industri dalam suasana yang lebih hangat dan interaktif, sehingga membuka lebih banyak peluang kolaborasi dan kerja sama bisnis.

Kegiatan networking tersebut turut dihadiri oleh berbagai asosiasi industri, seperti APRISINDO, APRINDO, APPMI, APKI, dan APGAI, dengan dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Kehadiran buyer dari dalam maupun luar negeri juga memberikan kesempatan bagi produsen lokal untuk memperluas jaringan dan menjajaki potensi kerja sama yang berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan ILF Expo dan IGT Expo 2026, Krista Exhibitions Group berharap pameran ini dapat terus menjadi salah satu penggerak pertumbuhan industri kulit, alas kaki, tekstil, dan garmen Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, investor, dan mitra internasional diharapkan mampu mendorong percepatan adopsi teknologi, meningkatkan investasi, memperluas pasar ekspor, serta memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global.

ILF Expo 2026 dan IGT Expo 2026 terbuka bagi pelaku industri, produsen, distributor, importir, eksportir, investor, akademisi, hingga para profesional di sektor kulit, alas kaki, tekstil, dan garmen. Melalui ajang ini, pengunjung dapat melihat secara langsung perkembangan teknologi, inovasi, dan berbagai peluang bisnis yang mendukung pertumbuhan industri manufaktur Indonesia menuju masa depan yang semakin kompetitif. (sh)

Haier Hadirkan Kulkas Premium HRF-CTD619RSG(WT)U1 untuk Dapur Modern yang Lebih Elegan

0
Haier

binomedia.id – Jakarta. Dapur kini tidak lagi sekadar menjadi tempat menyiapkan hidangan. Bagi banyak keluarga, ruang ini juga menjadi pusat aktivitas sekaligus bagian dari hunian yang mencerminkan gaya hidup modern. Menjawab kebutuhan tersebut, Haier Indonesia memperkenalkan Haier Refrigerator HRF-CTD619RSG(WT)U1, kulkas premium yang memadukan desain elegan dengan teknologi penyimpanan makanan untuk mendukung keseharian keluarga.

Mengusung tampilan Magnetic White Glass Door, kulkas ini hadir dengan nuansa minimalis yang mampu menyatu dengan berbagai konsep interior dapur. Kapasitasnya yang mencapai 550 liter juga memberikan ruang penyimpanan yang lebih lega, sehingga cocok untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern.

Sebagai Global No.1 Brand for Major Appliances selama 17 tahun berturut-turut, Haier terus menghadirkan inovasi yang menggabungkan estetika, teknologi, dan kenyamanan dalam setiap produknya. Melalui HRF-CTD619RSG(WT)U1, Haier ingin menghadirkan pengalaman baru dalam menyimpan bahan makanan, di mana kesegaran, efisiensi, dan desain dapat berjalan beriringan.

“Di Haier, kami percaya bahwa kulkas bukan lagi sekadar tempat menyimpan makanan. Kini kulkas menjadi bagian dari gaya hidup keluarga modern yang mengutamakan estetika, kesehatan, serta kenyamanan. Melalui HRF-CTD619RSG(WT)U1, kami menghadirkan solusi yang mengombinasikan desain premium, kapasitas besar, serta teknologi penyimpanan yang mampu menjaga kualitas bahan makanan lebih lama sehingga aktivitas keluarga menjadi semakin praktis dan menyenangkan,” ujar Lidia Ivonne, Trainer Refrigerator Product Haier Indonesia.

Selain tampil elegan berkat penggunaan material tempered glass berwarna Magnetic White, kulkas ini juga dirancang untuk memberikan kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari. Permukaan kaca premium tidak hanya memberikan kesan mewah, tetapi juga lebih mudah dibersihkan dan tahan terhadap goresan ringan sehingga tampilannya tetap terjaga dalam jangka panjang.

Haier juga melengkapi produk ini dengan Door with Magnet Function, sebuah fitur yang membantu menjaga posisi pintu tetap stabil saat terbuka. Kehadiran fitur ini memudahkan pengguna ketika mengatur atau mengambil bahan makanan dalam jumlah banyak tanpa khawatir pintu tertutup dengan sendirinya.

Untuk menjaga kesegaran bahan makanan, HRF-CTD619RSG(WT)U1 dibekali Metal Fresh Tech, teknologi panel logam yang membantu mempertahankan suhu dingin secara lebih stabil dan merata. Dengan suhu yang cepat kembali optimal setelah pintu dibuka, kualitas bahan makanan dapat tetap terjaga lebih lama.

Bagi pengguna yang sering menyimpan stok daging, seafood, maupun makanan beku, fitur -30°C Deep Freeze memungkinkan proses pembekuan berlangsung lebih cepat. Suhu ekstra rendah ini membantu mempertahankan tekstur, nutrisi, dan kualitas bahan makanan sehingga tetap segar saat akan diolah kembali.

Kulkas ini juga menghadirkan Active Fresh Zone, ruang penyimpanan khusus yang dirancang untuk menjaga tingkat kelembapan agar buah dan sayuran tetap segar lebih lama. Sementara itu, Magic Zone memberikan fleksibilitas dalam mengatur suhu sesuai jenis bahan makanan yang disimpan, mulai dari minuman, makanan siap saji, buah-buahan, hingga daging segar.

Pengalaman menggunakan kulkas pun dibuat semakin praktis melalui kehadiran Human Sensor Light. Lampu akan menyala secara otomatis ketika pengguna mendekati kulkas, sehingga aktivitas mengambil makanan, terutama pada malam hari, menjadi lebih nyaman.

Tak hanya itu, Haier juga melengkapi HRF-CTD619RSG(WT)U1 dengan Auto Ice Maker yang mampu memproduksi es batu secara otomatis. Fitur ini memberikan kemudahan bagi pengguna tanpa perlu lagi mengisi cetakan es secara manual, sehingga minuman dingin selalu siap dinikmati kapan saja.

Menurut Lidia, seluruh fitur tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih intuitif dan sesuai dengan kebutuhan keluarga masa kini.

“Kami memahami bahwa konsumen saat ini menginginkan perangkat rumah tangga yang bukan hanya pintar, tetapi juga mampu memberikan pengalaman hidup yang lebih nyaman. Seluruh teknologi pada HRF-CTD619RSG(WT)U1 dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut, mulai dari menjaga kesegaran makanan hingga memberikan kemudahan dalam setiap aktivitas di dapur,” jelasnya.

Untuk melengkapi pengalaman tersebut, Haier juga menghadirkan penawaran spesial selama periode promosi. Setiap pembelian Haier Refrigerator HRF-CTD619RSG(WT)U1 akan mendapatkan free coffee maker, sehingga momen menyiapkan sarapan maupun menikmati secangkir kopi di rumah menjadi semakin praktis dan menyenangkan.

Melalui kehadiran HRF-CTD619RSG(WT)U1, Haier kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan perangkat rumah tangga yang tidak hanya mengutamakan teknologi, tetapi juga memperhatikan estetika serta kenyamanan. Perpaduan desain premium, kapasitas besar, dan berbagai fitur penyimpanan modern menjadikan kulkas ini sebagai pilihan bagi keluarga yang menginginkan dapur tampil lebih elegan sekaligus mendukung kualitas hidup sehari-hari. (rls/sh)

Menuju Pementasan, Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Dampingi 13 Kelompok Terpilih

0
Bakti Budaya Djarum Foundation

binomedia.id – Jakarta. Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 yang diinisiasi Bakti Budaya Djarum Foundation kini memasuki tahap pengembangan karya. Setelah melalui proses seleksi terhadap 254 proposal, sebanyak 13 kelompok seni pertunjukan terpilih telah menyelesaikan workshop intensif selama empat hari di Jakarta sebagai bekal memasuki tahap produksi. Dalam workshop ini, para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari para praktisi dan mentor lintas disiplin sebagai bekal memasuki tahap produksi karya yang akan dipentaskan di Galeri Indonesia Kaya pada akhir tahun.

Antusiasme terhadap penyelenggaraan kembali Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 menunjukkan besarnya semangat komunitas seni di Indonesia. Sebanyak 254 proposal yang masuk berasal dari 33 provinsi, menghadirkan beragam disiplin seni pertunjukan, mulai dari tari, teater, musik, wayang, drama musikal, hingga pertunjukan multidisiplin. Setelah melalui proses kurasi, sebanyak 100 proposal dipilih, kemudian mengerucut menjadi 25 besar yang melaju ke tahap proposal pitching bersama dewan juri Garin Nugroho, Toto Arto, dan Billy Gamaliel.

1afa8c47 232e 4210 b96b 44e182d5d504 , seni, Binomedia

Melalui tahapan tersebut, terpilih 13 kelompok terbaik yang berasal dari 10 provinsi yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimatan, Bali, hingga Sulawesi. Di antaranya adalah Tepian Kolektif dari Berau, Kalimantan Timur yang baru berdiri satu tahun, Teater GENERASI Medan dari Sumatera Utara yang telah berkarya selama tiga dekade, hingga Gerhana dari Gianyar, Bali, yang mengembangkan karya berbasis wayang.

Billy Gamaliel, Program Manager Bakti Budaya Djarum Foundation mengatakan, “Antusiasme yang kami terima melalui ratusan proposal menunjukkan bahwa potensi seni pertunjukan Indonesia sangat besar. Yang membanggakan bukan hanya jumlahnya, tetapi juga keberagaman gagasan, pendekatan artistik, serta semangat komunitas dari berbagai daerah. Memasuki tahap workshop, fokus kami bukan lagi sekadar menyeleksi karya, melainkan mendampingi para peserta agar ide-ide mereka berkembang menjadi pertunjukan yang profesional, siap dipentaskan di hadapan publik, dan berkelanjutan. Kami berharap proses ini tidak hanya melahirkan karya yang berkualitas, tetapi juga memperkuat kapasitas para pelaku seni untuk terus mengembangkan komunitas dan ekosistem seni pertunjukan di daerahnya masing-masing.”

Ruang Kreatif Seni Pertunjukan merupakan program pengembangan kapasitas bagi komunitas seni pertunjukan Indonesia yang kembali dihadirkan pada 2026 setelah terakhir diselenggarakan pada 2019. Program ini tidak hanya memberikan dukungan dana produksi sebesar 35 juta rupiah bagi setiap kelompok terpilih, tetapi juga menghadirkan rangkaian workshop, mentoring, hingga pendampingan produksi yang dirancang untuk memperkuat aspek artistik maupun manajerial sebuah karya. Workshop tatap muka yang berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses tersebut. Para peserta akan mengikuti berbagai sesi, mulai dari pengembangan ide kreatif bersama Garin Nugroho, penguatan kerja kolektif dan manajemen produksi oleh Chriskevin Adefrid dan Caron Shaine, strategi berkarya di era global bersama Siko Setyanto, desain komunikasi dan
digital marketing oleh MXA Studio, pengembangan konsep pertunjukan dan strategi memperoleh pendanaan oleh Pradetya Novitri, strategi publikasi bersama Nuya Susantono, wawasan teknis pertunjukan oleh Iskandar K. Loedin, hingga dasar-dasar stage management bersama Wellah Hatta.

Setiap kelompok juga akan memperoleh pendampingan intensif dari mentor yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan karya masing-masing. Para pegiat seni berpengalaman, yaitu Chriskevin Adefrid, Hartati, Jasmine Okubo, Mita Mitae, Nuya Susantono, Pasha Prakasa, Pradetya Novitri, Rama Soeprapto, Rangga Buana, Rianto, Sari Madjid,, Siko Setyanto, dan Tinton Prianggoro, akan mendampingi peserta selama proses produksi hingga pementasan.

Menurut Mita Mitae, salah satu yang ikut mengkurasi seluruh proposal, tahap workshop menjadi momentum penting bagi para peserta untuk mempertajam gagasan sebelum memasuki proses produksi. “Ketiga belas kelompok ini terpilih bukan hanya karena memiliki ide yang menarik, tetapi juga karena menunjukkan keberanian menyampaikan gagasan yang autentik, kedekatan dengan isu atau budaya yang mereka angkat, serta kesungguhan membangun karya yang memiliki arah pengembangan yang jelas. Workshop ini menjadi kesempatan untuk menguji kembali gagasan tersebut, memperkuat fondasi artistik maupun produksinya, sehingga ketika memasuki tahap penciptaan, mereka memiliki pijakan yang lebih matang,” jelas Mita.

Sutradara dan Produser Garin Nugroho, yang turut menjadi mentor dalam program ini, menilai bahwa proses pendampingan merupakan bagian yang sama pentingnya dengan proses penciptaan karya itu sendiri. “Sebuah karya tidak lahir hanya dari inspirasi, tetapi dari proses belajar, berdialog, dan membuka diri terhadap berbagai perspektif. Workshop ini menjadi ruang bagi para kreator untuk mempertanyakan kembali gagasan mereka, memperkaya cara pandang, sekaligus membangun cara kerja kolektif yang akan
sangat menentukan kualitas karya ketika nanti bertemu dengan publik,” ungkap Garin.

Selain mendapatkan materi di kelas, peserta juga diajak menyaksikan pertunjukan Rumah Sakit Jiwa produksi Teater Koma serta pertunjukan akhir pekan di Galeri Indonesia Kaya sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pengalaman ini diharapkan dapat memperluas referensi artistik sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai berbagai aspek dalam penyelenggaraan sebuah pertunjukan. Setelah melalui workshop ini, ketiga belas kelompok ini akan memasuki tahap mentoring dan produksi selama beberapa bulan ke depan sebelum akhirnya mempersembahkan karya mereka kepada publik dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-13 Galeri Indonesia Kaya pada November hingga Desember 2026.

“Harapan kami, program ini tidak hanya menghasilkan pertunjukan yang berkualitas, tetapi juga melahirkan komunitas-komunitas yang memiliki sistem kerja yang semakin kuat, jejaring yang lebih luas, mampu terus berkembang setelah program ini berakhir dan menjadi bagian dari pengembangan ekosistem seni Indonesia di berbagai daerah,” tutup Billy. (rls/renz)