Beranda blog Halaman 13

Alva N3 2026 Resmi Meluncur, Motor Listrik Terjangkau dengan Jarak Tempuh 140 Km

0

binomedia.id Jakarta. Motor listrik terbaru Alva N3 2026 resmi hadir di pasar Indonesia sebagai generasi anyar kendaraan ramah lingkungan dengan harga yang cukup terjangkau. Kehadirannya langsung menarik perhatian publik, terutama karena menawarkan kombinasi teknologi modern dan efisiensi tinggi.

Diluncurkan dalam ajang bergengsi Indonesia International Motor Show 2026, Alva N3 2026 mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat. Antrean pemesanan yang panjang, stok yang cepat habis, hingga banyaknya ulasan positif di media sosial menjadi bukti tingginya minat terhadap motor listrik ini.

Fenomena tersebut juga mencerminkan bahwa masyarakat Indonesia semakin siap untuk beralih ke kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa depan yang lebih hemat dan ramah lingkungan.

Alva N3 2026 hadir sebagai skuter listrik dengan desain modern yang stylish dan futuristik. Tidak hanya mengandalkan tampilan, motor ini juga dibekali berbagai fitur canggih yang mendukung kenyamanan dan efisiensi penggunaan sehari-hari.

Salah satu keunggulan utamanya adalah jarak tempuh hingga 140 kilometer dalam sekali pengisian daya, menjadikannya ideal untuk kebutuhan harian di perkotaan.

Selain itu, teknologi Boost Charge memungkinkan pengisian daya secara cepat hanya dalam waktu sekitar 20 menit, sebuah fitur yang sangat membantu pengguna dengan mobilitas tinggi.

Motor listrik ini menggunakan baterai jenis Lithium Ferro Phosphate (LFP) yang dikenal lebih aman dan tahan lama. Untuk memberikan rasa aman kepada konsumen, baterai Alva N3 2026 juga dilengkapi dengan garansi hingga 4 tahun.

Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat baterai merupakan komponen utama sekaligus paling krusial pada kendaraan listrik.

Dari sisi harga, Alva N3 2026 tergolong kompetitif di kelasnya. Motor ini dibanderol dengan harga On The Road (OTR) mulai dari Rp15 juta hingga Rp28,5 juta, tergantung pada varian dan promo yang berlaku.

Dengan harga tersebut, Alva N3 2026 menjadi salah satu opsi menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan biaya besar.(dhil)

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,857 Juta per Gram Setelah Penurunan Tajam

0

binomedia.id Jakarta. Harga emas batangan 24 karat produksi Antam pada Sabtu (4/4/2026) terpantau tidak mengalami perubahan. Setelah sempat anjlok hingga Rp65.000 per gram pada perdagangan sebelumnya, harga emas hari ini stagnan di level Rp2.857.000 per gram.

Mengacu pada situs resmi Logam Mulia, harga emas untuk berbagai ukuran masih berada di posisi yang sama. Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, harga dibanderol Rp1.478.500. Sementara itu, emas ukuran 10 gram dijual dengan harga Rp28.065.000.

Adapun untuk ukuran terbesar, yakni 1.000 gram (1 kilogram), harga emas mencapai Rp2.797.600.000. Stabilnya harga ini mencerminkan kondisi pasar yang cenderung menahan pergerakan setelah mengalami koreksi tajam sebelumnya.

Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam tercatat bergerak di kisaran Rp2.807.000 hingga Rp2.922.000 per gram. Sementara dalam periode satu bulan terakhir, rentang harga berada antara Rp2.807.000 hingga Rp3.087.000 per gram.

Pergerakan harga emas yang fluktuatif dipengaruhi oleh berbagai faktor global, seperti kondisi ekonomi internasional, nilai tukar mata uang, serta kebijakan suku bunga. Meski sempat mengalami penurunan, harga emas masih berada pada level tinggi jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Bagi investor, kondisi harga yang stabil ini bisa menjadi momentum untuk mengambil keputusan, baik untuk membeli emas sebagai aset lindung nilai maupun menunggu peluang kenaikan harga di masa mendatang.

Sebagai instrumen safe haven, emas tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam menjaga nilai aset, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.(dhil)

30 Band Academia Siap Berkompetisi di Band Academy, Tayang Perdana Selasa, 7 April 2026, 19.00 WIB.

0
Band Academy
Press Conference Band Academy Indosiar, Kamis 2/4/26 di Jakarta

binomedia.id Jakarta. Di tengah gelombang popularitas “D’Academy 7” yang masih memanas dan menjadi program nomor satu, INDOSIAR kembali menghadirkan terobosan besar dengan menghidupkan era baru industri musik Tanah Air melalui program “Band Academy”, sebuah ajang pencarian bakat yang menampilkan grup-grup band berbakat dari seluruh Indonesia.

“Sejak lama INDOSIAR melihat belum adanya regenerasi yang signifikan di segmen musik grup band di Indonesia. Namun, merancang ajang pencarian bakat yang secara khusus mengekspos band-band muda sekaligus memiliki potensi jangka panjang di industri musik bukanlah hal yang mudah. Setelah melalui berbagai pertimbangan dan persiapan yang matang, INDOSIAR siap melahirkan talenta baru band muda yang siap menggebrak industri musik Indonesia. Kami juga melibatkan musisi band senior Tanah Air sebagai Judges dan Coaches, dengan harapan para lulusan ‘Band Academy’ memiliki bekal yang mumpuni untuk meraih kesuksesan serta mampu menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus berkarya,” ujar Harsiwi Achmad selaku Direktur EMTEK Media.

Audisi online telah berlangsung sejak 9 Desember 2025, dengan jumlah pendaftar mencapai lebih dari 1.500 peserta. Peserta yang lolos tahap audisi online kemudian disaring kembali melalui audisi offline hingga terpilih 30 grup band (Academia) yang siap menampilkan performa terbaik mereka di layar kaca INDOSIAR mulai 7 April 2026.

“Band Academy” menghadirkan deretan nama besar yang kredibel sebagai judges dan coaches, di antaranya Anang Hermansyah, Tantri Kotak, Chua Kotak, Ariyo Wahab, dan Pongki Barata. Selain itu, Badai, yang dikenal sebagai maestro lagu romantis Indonesia lewat karya hits seperti “Demi Cinta”, “Kejujuran Hati”, “Tapi Bukan Aku”, “Mengenangmu” dan lain sebagainya, didapuk sebagai Head Coach. Ia akan didampingi oleh Uchie Wiby sebagai Vocal Coach dan Baba sebagai Stage Act Coach bagi para Band Academia. Sementara itu, Ramzi, Gilang Dirga, Rina Nose, dan Jirayut akan tampil sebagai host yang siap memandu panggung konser “Band Academy” dengan aksi-aksi menghibur.
30 Band Academia yang telah terpilih akan dibagi ke dalam enam grup, masing-masing terdiri atas lima band. Dari setiap grup, akan dipilih satu perwakilan terbaik sebagai juara grup. Selanjutnya, juara grup 1 hingga 3 akan tampil pada babak Semifinal 1, sedangkan juara grup 4 hingga 6 akan tampil pada babak Semifinal 2. Dari masing-masing babak semifinal, hanya satu band terbaik yang akan melaju ke babak Grand Final, sehingga tersisa dua band terbaik. Pemenang “Band Academy” kemudian akan ditentukan pada malam Kemenangan.

Pemirsa dapat mengirimkan Virtual Gift kepada academia favoritnya sebagai bentuk apresiasi atau dukungan melalui aplikasi VIDIO. Virtual Gift di babak eleminasi tidak terhitung sebagai vote, karena juri yang akan menjadi penentu academia yang lanjut manggung atau turun panggung. Karena juri sudah mengantarkan dua band terbaik di setiap final grup, maka mulai babak Final Group, Semi Final, Grand Final dan Kemenangan, Virtual Gift akan menentukan pemenang. Informasi lengkap mengenai cara pemberian Virtual Gift dapat dilihat melalui akun resmi media sosial @INDOSIAR.

Kehadiran “Band Academy” di layar kaca INDOSIAR juga didukung Indomie sebagai official sponsor (kategori noodles) dari “Band Academy”. “Melalui kolaborasi dengan Band Academy, Indomie ingin semakin dekat dengan Gen Z melalui platform yang relevan, ekspresif, dan dekat dengan passion mereka di bidang musik. Ke depannya, Indomie berkomitmen untuk terus mendukung perjalanan talenta muda Indonesia dan menjadi bagian dari perkembangan mereka di industri kreatif,” ujar Perwakilan Brand Indomie.

Episode perdana “Band Academy” akan digelar pada Selasa, 7 April 2026, LIVE pukul 19.00 WIB bertajuk “Welcome Band Academy”. Panggung konser akan semakin meriah dengan kehadiran sejumlah band papan atas Indonesia, di antaranya Kotak, The Dance Company, The Changcuters, Barasuara, dan Batas Senja. Tak hanya itu, kehadiran Fildan, Valen DA7, Arbil DA7, April DA7, Afan DA, Lady Rara, dan Waode POPA juga akan turut memeriahkan konser perdana ini. Saksikan pula penampilan Valen DA7 dan Afan DA yang akan membawakan lagu Theme Song “Band Academy” berjudul “Meraih Mimpi”. Acara akan dipandu oleh Ramzi, Gilang Dirga, Rina Nose, dan Jirayut. Jangan lewatkan talent search terbaru “Band Academy”, tayang perdana mulai Selasa, 7 April 2026, dan selanjutnya tayang setiap Rabu – Jumat, pukul 19.00 WIB, LIVE dan eksklusif di INDOSIAR dan VIDIO. (rls/sh)

Yamaha RX King 2026 Resmi Bangkit, “Raja Jalanan” Kini Lebih Modern dan Bertenaga

0

binomedia.idJakarta. Legenda motor sport Indonesia, Yamaha RX-King, kembali menjadi sorotan setelah dikabarkan hadir dalam versi terbaru tahun 2026. Motor yang dijuluki “Raja Jalanan” ini disebut mengalami transformasi besar, baik dari segi desain maupun performa.

Kabar kebangkitan RX King generasi terbaru ini mencuat melalui kanal YouTube otomotif, yang memperlihatkan bagaimana motor ikonik era 80-an hingga 90-an tersebut dihidupkan kembali dengan sentuhan teknologi modern.

Meski mengalami banyak perubahan, Yamaha tetap mempertahankan identitas klasik RX King yang menjadi daya tarik utamanya. Siluet bodi yang ramping, tangki khas, serta nuansa retro tetap dipertahankan untuk menjaga nilai nostalgia bagi para penggemarnya.

Namun, sentuhan modern hadir melalui detail desain yang lebih agresif, penggunaan material yang lebih ringan, serta teknologi pencahayaan terbaru seperti lampu LED.

Perubahan paling signifikan terletak pada sektor dapur pacu. Jika sebelumnya RX King dikenal dengan mesin 2-tak yang bertenaga namun boros dan berisik, kini versi terbarunya hadir dengan mesin 4-tak berkapasitas 250 cc dua silinder.

Menariknya, mesin tersebut dikabarkan mengadopsi basis dari Kawasaki Ninja 250, yang sudah terkenal memiliki performa responsif dan efisien. Dengan perubahan ini, RX King tidak hanya menjadi lebih bertenaga, tetapi juga lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan regulasi emisi modern.

Dengan mesin baru tersebut, Yamaha RX King 2026 diprediksi memiliki tenaga yang jauh lebih besar dibandingkan generasi lamanya. Akselerasi yang cepat serta karakter mesin yang halus menjadi kombinasi menarik bagi penggemar motor sport.

Transformasi ini menjadikan RX King tidak lagi sekadar motor nostalgia, tetapi juga mampu bersaing di segmen motor sport modern.

Kembalinya RX King tentu menjadi kabar gembira bagi pecinta otomotif, khususnya mereka yang pernah merasakan kejayaan motor ini di masa lalu. Di sisi lain, generasi muda juga berpotensi tertarik karena kombinasi desain klasik dan teknologi kekinian.

Jika benar direalisasikan secara massal, RX King 2026 bisa menjadi jembatan antara warisan otomotif legendaris dan kebutuhan pasar modern.(dhil)

Harga Emas Antam Anjlok Rp65.000 per Gram, Investor Waspada

0

binomedia.idJakarta. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan Jumat (3/4/2026). Harga emas Logam Mulia 24 karat tercatat anjlok sebesar Rp65.000 per gram, sehingga kini berada di level Rp2.857.000 per gram.

Penurunan ini menjadi salah satu koreksi harian yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus menarik perhatian pelaku pasar dan investor emas.

Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas hari ini bervariasi tergantung ukuran. Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, harga berada di angka Rp1.478.500.

Sementara itu, untuk ukuran yang lebih besar:

  • 10 gram: Rp28.065.000
  • 1.000 gram (1 kg): Rp2.797.600.000

Variasi harga ini mencerminkan perbedaan biaya cetak serta nilai investasi dalam jumlah besar.

Jika dilihat dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak dalam rentang Rp2.810.000 hingga Rp2.922.000 per gram. Fluktuasi ini menunjukkan adanya dinamika pasar yang cukup aktif.

Namun dalam jangka waktu satu bulan terakhir, tren harga emas cenderung melemah. Sebelumnya, harga emas sempat berada di kisaran Rp3.122.000 per gram sebelum akhirnya mengalami penurunan bertahap hingga saat ini.

Penurunan harga emas umumnya dipengaruhi oleh berbagai faktor global, seperti penguatan dolar AS, perubahan suku bunga, serta kondisi ekonomi internasional. Selain itu, aksi ambil untung (profit taking) oleh investor juga dapat memicu koreksi harga dalam jangka pendek.

Meski demikian, emas tetap dianggap sebagai instrumen investasi aman (safe haven), terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Bagi sebagian investor, penurunan harga ini bisa menjadi peluang untuk membeli emas di harga lebih rendah. Namun di sisi lain, kondisi ini juga menuntut kehati-hatian, terutama bagi investor jangka pendek yang sensitif terhadap fluktuasi harga.

Investor disarankan untuk mempertimbangkan tujuan investasi serta memantau pergerakan pasar sebelum mengambil keputusan.(dhil)

Minibus Tertemper Commuter Line di Bogor, Lokasi Kini Dipasangi Garis Larangan

0

binomedia.id Jakarta. Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jalan Sholeh Iskandar, tepatnya di wilayah Tanahsareal, Kota Bogor. Sebuah minibus bernomor polisi N-1410-ACZ dilaporkan ringsek setelah tertemper kereta Commuter Line pada Jumat (3/4/2026).

Insiden tersebut terjadi di perlintasan rel kereta yang diketahui bukan merupakan jalur resmi bagi kendaraan untuk melintas. Akibat benturan tersebut, kondisi kendaraan mengalami kerusakan parah.

Pasca kejadian, lokasi perlintasan langsung ditindaklanjuti dengan pemasangan garis merah sebagai penanda larangan melintas. Langkah ini diambil untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa area tersebut memang tidak memiliki akses resmi bagi kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, untuk menyeberangi rel kereta api. Dengan adanya garis pembatas tersebut, kini tidak ada lagi celah bagi pengendara untuk melintasi jalur tersebut.

Sebagai dampak dari penutupan akses tersebut, pengendara harus menggunakan jalur alternatif. Kendaraan yang datang dari arah Simpang BORR menuju Cibinong dan Depok, maupun dari arah Yasmin dan Cilebut menuju Kebon Pedes, diwajibkan untuk memutar arah.

Sementara itu, kendaraan dari arah Simpang BORR menuju Yasmin dan sebaliknya masih dapat melintas melalui jalur bawah atau underpass yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Pengaturan ini dilakukan guna menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar area tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, terutama di kawasan perlintasan kereta api. Melintasi jalur yang tidak resmi sangat berisiko dan dapat membahayakan keselamatan diri maupun orang lain.

Pihak berwenang diharapkan terus meningkatkan pengawasan serta edukasi kepada masyarakat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.(dhil)

Five Elements Pictures Rilis Film “Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?”, Tayang Serentak 9 April 2026

0
Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?

binomedia.idJakarta – Sutradara Kuntz Agus kembali melahirkan sebuah film drama keluarga mengharukan berjudul Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Film ini merupakan film layar lebar perdana produksi Five Elements Pictures bekerjasama dengan Kults Creative, diproduseri oleh Soemijato Muin dan Ody Mulya Hidayat dengan penulis skenario Oka Aurora dan Kuntz Agus. Adaptasi dari dari buku mega best-seller berjudul sama karya Khoirul Trian ini siap menyapa penonton di bioskop tanah air mulai 9 April 2026. 

Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? berkisah tentang DIRA (Mawar de Jongh) dan DARIN (Rey Bong) yang seiring mereka tumbuh dewasa, menyadari bahwa peran ayah mereka, YUDI (Dwi Sasono), yang dulu selalu ada untuk mereka, kini semakin menjauh. Film ini adalah tentang mereka yang mencoba menemukan arah baru demi belajar melangkah sendiri. Melalui kisah Dira dan Darin, film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? akan membawa penonton dalam perjalanan mencari jawaban untuk setiap hati yang kehilangan kompasnya.

Buku Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? yang ditulis Khoirul Trian memberi dampak yang besar bagi pembacanya. Kesuksesannya memperlihatkan bahwa ada begitu banyak keresahan terhadap sosok Ayah yang selama ini terpendam, yang ketika dibicarakan ternyata menyentuh dan menggerakkan banyak sekali hati. “Keresahan ini yang membuat kami merasa buku ini punya potensi besar untuk divisualisasikan dalam format film layar lebar. Dan menurut kami, Kuntz Agus adalah sutradara paling tepat saat ini yang mampu menghadirkan luapan-luapan emosi hangat dan haru untuk memberi suara kepada sosok ayah yang selama ini masih kurang kita dengarkan,” ujar Soemijato Muin, produser Five Elements Pictures.

Proses pengembangan naskah film ini termasuk yang cukup panjang dan hal ini harus dilalui demi mencapai hasil yang terbaik. “Investasi waktu yang kami berikan untuk proses penulisan skenarionya cukup besar dan menurut kami layak dan perlu dilakukan agar kami bisa memberikan yang terbaik. Begitu pula untuk proses casting. Dengan cermat kami pertimbangkan agar suara dan pesan dari cerita ini tersampaikan dengan baik,” ujar produser Ody Mulya Hidayat. “Dan kami senang sekali dengan hasilnya, ensemble aktor yang terpilih telah memberikan kekuatan acting terbaiknya untuk menghidupkan karakter-karakter dalam film ini,” lanjutnya. Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? dibintangi oleh Mawar de Jongh, Rey Bong, Dwi Sasono, Unique Priscilla, Baskara Mahendra, Kiara Mckenna, Dinda Kanyadewi, dan Azami Syauqi. 

“Sebuah kehormatan bagi saya saat dipercaya untuk menggarap adaptasi buku Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Dari tahap pengembangan naskah, persiapan sampai proses produksi dan paska produksi, saya merasakan bentuk kolaborasi yang menyenangkan bersama Five Elements Pictures, di mana saya diberi ruang kreatif yang luas untuk berkarya,” tutur sutradara Kuntz Agus. “Film ini adalah ungkapan hati, tidak hanya dari seorang anak kepada ayahnya, namun juga sebaliknya. Ia menjadi sebuah representasi pengalaman nyata bagi banyak keluarga. Semoga film ini dapat membuka ruang untuk saling mendengarkan, memahami, dan memaafkan dalam keluarga.” 

Diproduksi oleh Five Elements Pictures dan Kults Creative serta didukung oleh IFI Sinema, A&Z Films, dan Leo Pictures, film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? akan tayang di bioskop seluruh tanah air mulai 9 April 2026. Ikuti terus perkembangan film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? melalui akun-akun resmi media sosialnya. (renz)

Dua Pelajar SMPN 33 Gresik Jadi Korban Proyektil Peluru, Masalah Tuntas Lewat Jalur Kekeluargaan

0
SMPN 33 Gresik

binomedia.idJakarta. Pada 17 Desember 2025 sekitar pukul 10.30 WIB, siswa UPT SMPN 33 Gresik sedang melaksanakan kegiatan sosialisasi PPDB di masjid sekolah.

Kedua siswa SMPN 33 Gresik segera melapor ke UKS dan pihak sekolah meneruskan informasi kepada unsur kewilayahan (satpam sekolah/Babinsa).

Tidak lama setelah informasi awal diterima (sekitar pukul 10.40 WIB), personel intel satuan memperoleh kabar dari perangkat desa bahwa terdapat 2 siswa yang diduga mengalami luka akibat rekoset/proyektil yang diduga terkait kegiatan menembak di Lapangan Tembak FX Soepramono, Karangpilang.

Personel intel kemudian berkoordinasi dengan Pasintel Danmenbanpur 2 Mar untuk pendalaman, lalu bergerak ke lokasi kejadian dan tiba di sekolah sekitar pukul 11.15 WIB.

Di TKP, dilakukan koordinasi dengan pihak sekolah/pengurus lingkungan setempat untuk memastikan kejadian, kondisi korban, dan langkah penanganan awal.

Sementara itu, kedua korban sudah dibawa ke RS Siti Khotijah untuk pemeriksaan dan rontgen. Data korban yang tercatat dalam laporan pengembangan adalah:

– Daffa/Daffa Derren (umur 15 tahun, kelas 9) – dugaan terkena rekoset pada tangan kiri.

– Renheard Oktohananya (umur 15 tahun, kelas 9) – dugaan terkena rekoset pada pinggul kanan. (Catatan: pada laporan perkembangan, penulisan nama dan lokasi luka tertulis bervariasi, namun merujuk pada dua korban yang sama.)

Pada hari yang sama, laporan juga mencatat bahwa satuan yang sedang melaksanakan latihan menembak di Lapangan Tembak FX Soepramono meliputi Yon POM 2 Mar, Yonangmor 2 Mar, Yonzeni 2 Mar, Den Ipam 2 Mar, dan anggota TC menembak.

Sebagai tindakan pengamanan segera pasca insiden, seluruh latihan menembak di lapangan tembak tersebut dihentikan sementara.

Masih pada 17 Desember 2025, pada malam hari dilakukan tindakan medis definitive. Kedua korban menjalani operasi pengambilan proyektil: korban pertama masuk operasi sekitar 19.30 WIB dan selesai sekitar 22.50 WIB, ditemukan proyektil di tangan kiri; korban kedua masuk operasi sekitar 22.20 WIB dan selesai sekitar 01.10 WIB, ditemukan proyektil di pinggul kanan. Setelah tindakan operasi, kedua korban dirawat di RS Siti Khotijah.

Dalam rangka memastikan penanganan berjalan, pada 17 Desember 2025 pukul 14.30 WIB, para komandan unsur terkait (Danyon POM 2 Mar, Danyon Zeni 2 Mar, Danyonangmor 2 Mar) menjenguk dan melihat kondisi korban di rumah sakit.

Kunjungan lanjutan juga tercatat pada 19 Desember 2025, termasuk dari unsur Ibu ibu Jalasenastri dan unsur pendidikan daerah/guru sekolah yang didampingi personel Menbanpur 2 Mar.

Pada fase awal ini, satuan juga memberikan santunan awal kepada keluarga korban sebesar Rp10.000.000 (Rp5.000.000 per korban) sebagaimana tertulis dalam laporan pengembangan.

Selain itu, pembiayaan perawatan RS juga dicatat: korban Daffa/Derren sebesar Rp32.587.000 dan korban Renheard sebesar Rp22.550.312 (total Rp55.137.312).

Pada 20 Desember 2025, kedua korban dinyatakan boleh pulang, dengan pengaturan transportasi salah satu korban dibiayai dinas.

Dalam pertemuan ini, keluarga korban menekankan perlunya keseriusan pendampingan, terutama dalam pengantaran kontrol dan jaminan tanggung jawab yang nyata, konsisten, serta berkelanjutan sesuai dampak yang dialami korban.

Orang tua korban memberikan batas waktu sampai 14 Januari 2026 untuk mediasi lanjutan dan pembahasan kompensasi.

Pada 14 Januari 2026, dilaksanakan mediasi kedua di Yon POM 2 Mar. Pihak keluarga (terutama orang tua korban Daffa) mengajukan pertanyaan pokok tentang: pengakuan kelalaian/penyebab, tindakan perbaikan yang dilakukan satuan, serta bagaimana jaminan masa depan anak yang mengalami cedera.

Dari pihak satuan ditegaskan bahwa tanggung jawab medis telah dijalankan sejak awal (perawatan, pengobatan, kontrol), serta diingatkan bahwa sejak awal ada semangat penyelesaian kekeluargaan.

Namun pada akhir pertemuan, belum tercapai kesepakatan karena pihak keluarga belum menyampaikan nominal kompensasi yang diinginkan, dengan alasan masih menunggu perkembangan kondisi luka dan aspek trauma.

Pada 13 Maret 2026, orang tua korban Renheard didampingi pihak satuan mendatangi POMAL Kodaeral V untuk menyerahkan surat pernyataan damai dan surat pencabutan kuasa kepada penyidik, serta menyampaikan bahwa perkara telah disepakati selesai secara kekeluargaan.

Pada hari yang sama, satuan juga memberikan santunan lanjutan sebesar Rp50.000.000 kepada orang tua korban Renheard, disertai penandatanganan kwitansi. Orang tua korban kemudian membuat video klarifikasi/permohonan maaf kepada kesatuan Menbanpur 2 Marinir.

Berdasarkan laporan perkembangan sampai Selasa, 17 Maret 2026, status perkara dirangkum sebagai berikut:

– Perkara korban Renheard pada prinsipnya sudah selesai secara kekeluargaan karena ada surat pernyataan tidak menuntut pidana/perdata, penyerahan dokumen ke penyidik, dan santunan Rp50 juta.

Masih tersisa 1 korban (Daffa/Darrell/D- affa Derren) dengan orang tua (Ibu Dewi). Satuan tetap mengupayakan penyelesaian kekeluargaan, namun apabila tidak tercapai kesepakatan, maka POMAL Kodaeral V akan melanjutkan perkara sesuai proses yang berjalan. (rls/renz)

“Warung Pocong”: Komedi Horor Tentang Pilihan Nekat Anak Muda, Tayang 9 April 2026

0
“Warung Pocong”: Komedi Horor Tentang Pilihan Nekat Anak Muda, Tayang 9 April 2026 ( WAHYU)

Binomedia.id – Jakarta. Rumah produksi Entelekey Media Indonesia bersama Tiger Pictures menghadirkan film terbaru bertajuk Warung Pocong, yang dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 April 2026. Mengusung genre komedi horor, film ini menyajikan kisah yang dekat dengan realitas kehidupan masyarakat, terutama mengenai pilihan nekat anak muda di tengah tekanan ekonomi.

Film ini disutradarai oleh Bendolt dan mengisahkan tiga pemuda—Kartono, Agus, dan Makmur—yang terjebak dalam masalah keuangan. Dalam kondisi terdesak, mereka menerima tawaran pekerjaan untuk menjaga sebuah warung milik pria tua. Namun, keputusan tersebut justru membawa mereka ke dalam serangkaian teror mistis yang tak terduga.

Premis ini mengangkat tema tentang konsekuensi dari keputusan tergesa-gesa. Harapan untuk keluar dari kesulitan justru berubah menjadi masalah yang lebih besar, ketika pilihan tanpa pertimbangan matang berujung pada situasi yang semakin rumit.

Sutradara Bendolt mengatakan, film ini dirancang agar dapat dinikmati berbagai kalangan dengan pendekatan ringan namun tetap relevan.

“Kami ingin menghadirkan film yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga menghibur. Ceritanya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama soal tekanan ekonomi yang dialami anak muda,” ujar Bendolt.

Salah satu pemeran utama, Fajar Nugra, yang memerankan Kartono, menilai kekuatan film ini terletak pada kedekatan cerita dengan realitas. Banyak situasi dalam film yang mencerminkan pengalaman masyarakat saat ini, namun dikemas secara ringan dan menghibur.

Senada, Sadana Agung menambahkan bahwa perpaduan unsur komedi dan horor menjadi daya tarik tersendiri.

“Penonton bisa merasakan ketegangan sekaligus tertawa dalam waktu yang bersamaan,” katanya.

Selain Fajar Nugra dan Sadana Agung, film ini juga dibintangi oleh:

  • Randhika Djamil
  • Shareefa Daanish
  • Teuku Rifnu Wikana
  • Arla Ailani
  • Kiki Narendra
  • Whani Dharmawan

Dengan kombinasi cerita yang relevan, balutan humor, dan nuansa horor yang khas, Warung Pocong diharapkan menjadi salah satu pilihan hiburan menarik bagi penonton Indonesia di bulan April 2026. Film ini tidak hanya menawarkan sensasi menegangkan, tetapi juga menghadirkan hiburan ringan yang dekat dengan pengalaman anak muda.(dhil)

Industri Laboratorium Indonesia Tumbuh Pesat, Lab Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi Global

0
Industri Laboratorium Indonesia Tumbuh Pesat ( WAHYU)

Binomedia.idJakarta. Industri laboratorium di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan, seiring meningkatnya kebutuhan riset, inovasi, dan standar kualitas di berbagai sektor. Momentum ini semakin diperkuat dengan hadirnya pameran Lab Indonesia 2026, yang akan digelar pada 15–17 April di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.

Saat ini, Indonesia memiliki lebih dari 10.500 laboratorium kesehatan masyarakat, dan pasar laboratorium klinis diproyeksikan menembus USD 3,1 miliar pada 2027. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa laboratorium bukan sekadar fasilitas pendukung, tetapi menjadi infrastruktur ilmiah yang krusial dalam mendukung pengembangan industri nasional.

Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia, Kristi Wulandari, menyatakan bahwa tingginya partisipasi internasional mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam industri teknologi laboratorium global.

Memasuki edisi ke-8, Lab Indonesia 2026 mengusung tema “Shaping the Future of Indonesia’s Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness.” Pameran ini menampilkan produk dan teknologi laboratorium terkini, sekaligus menjadi platform strategis yang mempertemukan pelaku industri, akademisi, dan regulator.

Tahun ini, pameran menempati area seluas lebih dari 14.500 meter persegi, dengan target lebih dari 300 perusahaan peserta dan sekitar 15.000 pengunjung profesional. Partisipasi internasional semakin kuat, dengan paviliun dari China, Jerman, Korea, Malaysia, dan perusahaan dari total 16 negara.

Managing Director PT Wiralab Analitika Solusindo, Saptogiri, menegaskan pentingnya transformasi laboratorium menuju hasil yang akurat, andal, dan sesuai standar regulasi, serta adopsi teknologi analitik mutakhir sebagai kunci peningkatan daya saing.

Selain pameran, Lab Indonesia 2026 menghadirkan forum ilmiah dan seminar teknis seperti LabForum dan LabTalk, yang menjadi wadah diskusi tren industri, kolaborasi riset, hingga transfer teknologi. Program business matching juga kembali digelar, menghubungkan pembeli dengan produsen secara efektif. Pada penyelenggaraan 2024, program ini berhasil mempertemukan lebih dari 150 pembeli dengan 720 pertemuan bisnis, meningkat signifikan dibanding edisi 2022.

Perwakilan Himpunan Kimia Indonesia (HKI) menilai Indonesia memiliki potensi besar di sektor laboratorium, namun masih menghadapi tantangan seperti ketergantungan impor alat dan minimnya hilirisasi riset. Kolaborasi antara akademisi, industri, dan regulator dinilai menjadi kunci untuk mendorong inovasi berkelanjutan.

Dukungan juga datang dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN), yang melihat pameran ini sebagai sarana penting untuk memperkuat infrastruktur mutu nasional serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.(why)