Beranda blog Halaman 13

Munafik: Melawan Iblis Rilis First Look Poster, Siap Tayang di Bioskop 3 September 2026

0
Munafik: Melawan Iblis Rilis First Look Poster, Siap Tayang di Bioskop 3 September 2026

Binomedia.id, JAKARTA– Film horor Indonesia *Munafik: Melawan Iblis* resmi merilis first look pre-teaser poster sebagai penanda dimulainya promosi menjelang penayangan di bioskop pada 3 September 2026.

Film produksi Unlimited Production ini disutradarai oleh Guntur Soeharjanto dan diproduseri oleh Oswin Bonifanz. Poster perdana tersebut diperkenalkan untuk memberikan gambaran awal suasana mencekam yang akan dihadirkan dalam film.

*Munafik: Melawan Iblis* mengisahkan Adam, seorang ustadz ruqyah yang tinggal di desa pesisir yang kental dengan ritual mistis dan gangguan gaib. Kehidupannya berubah setelah tragedi besar yang membuatnya terjebak dalam duka, trauma, serta keraguan terhadap keyakinannya.

Teror iblis yang kembali muncul memaksa Adam menghadapi masa lalu, ketakutan, dan ujian iman demi melindungi orang-orang di sekitarnya. Film ini dibintangi Arya Saloka, Acha Septriasa, Dimas Aditya, Donny Damara, Nova Eliza, serta sejumlah pemain lainnya.

Dengan latar desa pesisir yang gelap, konflik spiritual yang kuat, dan unsur horor yang intens, film ini diharapkan menjadi salah satu tontonan horor yang dinantikan pencinta genre tersebut saat tayang serentak di bioskop Indonesia pada September 2026.(dhil)

Pesanggrahan Berpijar Edukasi Warga Ulujami Kelola Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

0
Pesanggrahan Berpijar" mengajak warga Ulujami mengolah minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.

Binomedia.id, JAKARTA – Mahasiswa Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR dari konsentrasi Public Relations & Digital Communication kelas PRDC27-1SP menggelar program Community Development bertajuk “Pesanggrahan Berpijar” untuk masyarakat Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (21/6/2026).

Program ini hadir sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak pembuangan minyak jelantah secara sembarangan yang dapat mencemari lingkungan. Melalui kegiatan edukatif dan praktik langsung, warga diperkenalkan pada berbagai cara mengolah minyak jelantah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai jual.

Ketua Pelaksana Pesanggrahan Berpijar, Chrisyella Cysile Tanada, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat mengenai potensi ekonomi dari limbah rumah tangga.

“Sebagai mahasiswa, kami ingin berpartisipasi aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai nilai guna dari minyak jelantah. Kegiatan kami ini didukung oleh Bank Sampah Akademi Kompos dalam penerapan praktik pengelolaan limbah berkelanjutan,” ujarnya.

Sebelum acara puncak, tim penyelenggara telah melaksanakan kampanye digital melalui media sosial dengan menyajikan berbagai konten edukatif mengenai pengelolaan minyak jelantah. Selain itu, kegiatan “Pesanggrahan Berpijar Goes To School” juga digelar di SMK Perwira Jakarta yang melibatkan lebih dari 70 siswa untuk membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Puncak kegiatan berlangsung di RPTRA Nusantara Ulujami dengan diawali konferensi pers, kemudian dilanjutkan workshop pengolahan minyak jelantah bersama Bank Sampah Akademi Kompos. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses pengolahan limbah minyak jelantah menjadi berbagai produk bernilai guna.

Berbagai hasil olahan minyak jelantah juga dipamerkan dalam area exhibition yang dibagi ke dalam sejumlah zona kreatif. Pameran tersebut memberikan gambaran langsung kepada masyarakat mengenai peluang pemanfaatan limbah sebagai produk yang ramah lingkungan dan berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan.

Sebagai tindak lanjut, panitia akan menghadirkan booklet edukasi praktis pembuatan lilin aromaterapi dalam format cetak dan digital. Kampanye berkelanjutan melalui User Generated Content (UGC) serta video rekap di Instagram juga akan dilakukan untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

Melalui program ini, Pesanggrahan Berpijar diharapkan dapat mendorong lahirnya kebiasaan pengelolaan limbah yang lebih baik sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis lingkungan bagi masyarakat di wilayah Pesanggrahan dan sekitarnya.(dhil)

Kejaksaan Agung Perkuat Restorative Justice hingga Desa, Jamintel Gandeng ABPEDNAS Wujudkan Perdamaian Berkelanjutan

0
Kejaksaan Agung perkuat restorative justice hingga desa, Jamintel gandeng ABPEDNAS wujudkan perdamaian berkelanjutan. (Dok. Istimewa)
Kejaksaan Agung perkuat restorative justice hingga desa, Jamintel gandeng ABPEDNAS wujudkan perdamaian berkelanjutan. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Kejaksaan Agung Republik Indonesia terus memperkuat implementasi keadilan restoratif (restorative justice) sebagai bagian dari transformasi penegakan hukum yang lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan. Melalui pendekatan tersebut, penyelesaian perkara tidak hanya menitikberatkan pada penghukuman, tetapi juga mengedepankan perdamaian, pemulihan hubungan sosial, serta terciptanya harmoni di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut kini diperluas hingga tingkat desa melalui penguatan kolaborasi antara institusi penegak hukum dan organisasi kemasyarakatan yang memiliki kedekatan langsung dengan warga. Langkah tersebut diyakini mampu menghadirkan penyelesaian hukum yang lebih efektif, berkeadilan, dan sesuai dengan karakter sosial masyarakat setempat.

Penguatan sinergi tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI, Prof. Reda Manthovani, saat menghadiri pelantikan pengurus DPD dan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) se-Maluku Utara pada Kamis, 18 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Reda mendorong seluruh jajaran Kejaksaan Negeri untuk membangun kerja sama yang lebih erat dengan ABPEDNAS dalam pelaksanaan restorative justice hingga ke tingkat desa.

Menurut Prof. Reda, keberhasilan restorative justice sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam menciptakan ruang dialog yang kondusif dan objektif. Karena itu, peran ABPEDNAS dipandang strategis sebagai representasi masyarakat desa yang memahami kondisi sosial secara langsung.

“Kejaksaan Negeri dapat melibatkan ABPEDNAS dalam kapasitasnya sebagai perwakilan masyarakat yang bertugas mendukung kelancaran musyawarah perdamaian dengan meredam ketegangan sosial, membuka ruang dialog awal, dan memberikan pertimbangan sosial yang objektif kepada Jaksa Fasilitator,” ujar Prof. Reda.

Kehadiran ABPEDNAS dalam proses penyelesaian perkara dinilai mampu memperkuat pendekatan yang lebih kultural dan kekeluargaan. Organisasi tersebut memiliki kedekatan dengan masyarakat serta memahami dinamika sosial yang berkembang di lingkungan desa sehingga dapat membantu menciptakan suasana damai selama proses mediasi berlangsung.

Melalui pendekatan berbasis musyawarah, potensi konflik horizontal yang kerap muncul akibat perkara hukum dapat dicegah sejak awal. Tokoh-tokoh desa yang tergabung dalam ABPEDNAS juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara korban dan pelaku sehingga proses penyelesaian sengketa berjalan lebih terbuka dan konstruktif.

Bagi Jaksa Fasilitator, dukungan dari ABPEDNAS menjadi sumber informasi penting dalam memahami latar belakang sosial para pihak yang berperkara. Masukan yang objektif dari masyarakat akan membantu proses pengambilan keputusan yang tidak hanya berlandaskan aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan nilai-nilai keadilan sosial yang hidup di tengah masyarakat.

Pendekatan berbasis kearifan lokal tersebut diyakini mampu menghadirkan penyelesaian perkara yang lebih cepat, berbiaya ringan, dan berkelanjutan. Selain mengakhiri konflik, proses tersebut juga membuka peluang pemulihan hubungan sosial yang sebelumnya terganggu akibat perselisihan hukum.

Peran ABPEDNAS tidak berhenti setelah tercapainya kesepakatan damai antara para pihak. Organisasi tersebut juga memiliki tanggung jawab penting dalam mengawal proses pemulihan sosial pasca-mediasi agar perdamaian yang telah dicapai dapat bertahan dalam jangka panjang.

Tahapan pasca-penyelesaian perkara menjadi salah satu aspek krusial dalam keberhasilan restorative justice. Pada fase tersebut, pengurus desa berperan memastikan seluruh komitmen yang telah disepakati dapat dijalankan dengan baik oleh korban maupun pelaku.

“ABPEDNAS bertugas mengawal pemulihan keadaan di tingkat desa dengan menyaksikan penandatanganan kesepakatan, memantau pemenuhan komitmen para pihak, serta melakukan rehabilitasi sosial guna mencegah stigmatisasi terhadap pihak yang berperkara,” jelas Prof. Reda.

Melalui rehabilitasi sosial yang berkelanjutan, masyarakat didorong untuk menerima kembali pihak yang pernah berhadapan dengan hukum tanpa memberikan stigma negatif. Upaya tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung reintegrasi sosial sehingga individu yang bersangkutan dapat kembali berkontribusi secara produktif di lingkungan tempat tinggalnya.

Sebagai bentuk konkret penguatan kebijakan restorative justice, Prof. Reda juga mengajak seluruh jajaran Kejaksaan Negeri dan ABPEDNAS untuk mengoptimalkan pemanfaatan Rumah Restorative Justice yang telah tersedia di berbagai daerah. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat penyelesaian perkara berbasis musyawarah sekaligus ruang edukasi hukum bagi masyarakat.

Rumah Restorative Justice dirancang sebagai ruang netral yang memberikan akses keadilan secara lebih dekat dan mudah bagi warga. Selain menjadi tempat mediasi, fasilitas tersebut juga berfungsi sebagai wadah dialog hukum yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap aturan dan mekanisme penyelesaian sengketa.

Menurut Prof. Reda, keberhasilan Rumah Restorative Justice sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat kejaksaan dan perangkat desa. Sinergi yang kuat akan memperluas akses masyarakat terhadap layanan hukum yang berkeadilan dan berorientasi pada perdamaian.

“Kejaksaan Negeri dan ABPEDNAS di setiap wilayah bersama-sama mengoptimalkan fungsi Rumah Restorative Justice di desa sebagai pusat musyawarah penyelesaian perkara dan sarana edukasi kesadaran hukum masyarakat,” tegas Prof. Reda.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara Kejaksaan dan ABPEDNAS, implementasi restorative justice diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat desa. Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen Kejaksaan Agung dalam membangun sistem penegakan hukum yang tidak hanya menghadirkan kepastian hukum, tetapi juga menciptakan keadilan, perdamaian, dan pemulihan sosial yang berkelanjutan.

Penulis: Muhammad Fadhli

Ketuk Palu! OJK Larang Lembaga Non-Bank & Non-Multifinance Garap Paylater Mulai Akhir 2027

0
OJK

Binomedia.id, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis paket kebijakan adaptif dan terukur di sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML). Lewat stimulus ini, regulator bersedia memberikan relaksasi ketentuan khusus atau kebijakan berbeda (differential policy treatment) demi memacu penguatan modal industri sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Paket kebijakan ini ditetapkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner (KADK) OJK. Kebijakan diskresi ini tidak bersifat umum, melainkan diberikan secara selektif berdasarkan permohonan individual perusahaan dengan mempertimbangkan hasil penilaian rigid dari otoritas.

Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, Agus Firmansyah, menyampaikan bahwa langkah ini tetap berpedoman pada Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent) dan tata kelola yang bersih.

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan industri adalah ketegasan OJK dalam mengatur ulang peta persaingan bisnis Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Now Pay Later/BNPL). OJK memberikan batas waktu pembersihan portofolio bagi lembaga jasa keuangan selain bank umum dan perusahaan pembiayaan (multifinance) untuk menutup lini bisnis paylater mereka paling lambat 31 Desember 2027.

Di sisi lain, OJK melonggarkan batas kepemilikan asing untuk menyuntik modal ke perusahaan pembiayaan lokal yang sedang seret likuiditas. Namun, pelonggaran ini diberikan dengan syarat wajib melakukan penyesuaian porsi saham kembali ke level maksimal 85 persen dalam jangka waktu tiga tahun.

Rincian 6 Kebijakan Baru OJK di Sektor PVML 2026

Berikut adalah detail enam poin kebijakan baru yang diterbitkan oleh OJK:

Aspek Regulasi PVML Bentuk Kebijakan Berbeda / Relaksasi OJK Target dan Urgensi Kebijakan
1. Batas Kepemilikan Asing

Diperbolehkan melebihi ambang batas awal jika pemegang saham lokal belum mampu menyuntik modal.

Wajib divestasi kembali ke maksimal 85 persen paling lambat 3 tahun pasca-pelaksanaan.

2. Masa Operasi Badan Hukum PSP

Mendukung pendanaan dari Pemegang Saham Pengendali (PSP) yang baru beroperasi kurang dari 2 tahun.

Mempermudah kemudahan berusaha bagi investor dengan komitmen penyertaan modal yang kuat.

3. Modal Disetor Pasca-Akuisisi

Penyesuaian batas modal disetor minimum akibat aksi pengambilalihan korporasi.

Mengakomodasi penguatan struktur modal oleh investor yang kondisi keuangannya masih berkembang.

4. Portofolio Bisnis BNPL (Paylater)

Kewajiban pengalihan portofolio dan penghentian total BNPL bagi non-bank dan non-multifinance.

Memberikan kepastian hukum dengan tenggat waktu final hingga 31 Desember 2027.

5. Perizinan Utama Pergadaian

Pengecualian syarat latar belakang pendidikan formal; kelonggaran sertifikasi hingga 1 tahun.

Menyederhanakan birokrasi izin usaha pergadaian baru sesuai koridor POJK 29 Tahun 2025.

6. Administrasi Pembubaran RUPS

Kemudahan pelaporan administrasi atas pengesahan pembubaran oleh instansi berwenang.

Mempercepat proses hukum pengembalian izin usaha.

Explore The Jungle Hadir di Mal Ciputra Jakarta, Sajikan Sensasi Petualangan Hutan untuk Liburan Sekolah

0
Mal Ciputra Jakarta

binomedia.idJakarta. Di tengah semakin terbatasnya ruang hijau dan kesempatan bagi anak-anak untuk berinteraksi langsung dengan alam di perkotaan, Mal Ciputra Jakarta menghadirkan “EXPLORE THE JUNGLE”, sebuah destinasi edukatif dan rekreasi keluarga yang berlangsung mulai 19 Juni hingga 12 Juli 2026.

Mengusung konsep petualangan alam yang interaktif, Explore The Jungle mengajak pengunjung, khususnya anak-anak, untuk mengenal lebih dekat ekosistem alam melalui pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif. Beragam instalasi dan aktivitas dirancang untuk memberikan pembelajaran nyata mengenai dunia serangga, kupu-kupu, tanaman obat, hingga pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.

15a5f614 5d98 4d8f 9323 0f7474576517 , Mal Ciputra Jakarta, Binomedia

Sebagai daya tarik utama, pengunjung dapat menikmati berbagai area tematik yang dirancang menyerupai suasana hutan tropis, di antaranya:

  • Dekorasi Jungle yang Instagramable
  • Indoor Waterfall
  • Butterfly Garden
  • House of Bugs
  • Playground
  • Spot Interaktif dan Area Edukasi
  • Berbagai dekorasi pendukung yang menghadirkan pengalaman eksplorasi layaknya berada di tengah hutan

“Kami percaya bahwa pengalaman adalah guru terbaik bagi anak-anak. Karena itu, Explore The Jungle dirancang untuk menghadirkan pembelajaran melalui interaksi langsung dengan alam. Harapannya, setiap anak yang datang tidak hanya pulang dengan rasa senang, tetapi juga dengan pengetahuan dan kepedulian yang lebih besar terhadap lingkungan serta dapat memberikan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi anak-anak untuk mengenal, mencintai, dan menghargai lingkungan sejak dini,” ujar Ferry Irianto, General Manager Mal Ciputra Jakarta.

Tidak hanya menghadirkan instalasi edukatif, Explore The Jungle juga dilengkapi dengan berbagai kegiatan menarik yang dapat diikuti oleh seluruh anggota keluarga, antara lain:

  • Gathering bersama Koloni Semut Indonesia, komunitas anak pecinta serangga yg peduli pada pelestarian serangga dan memiliki ketertarikan mendalam pada ilmu yg mempelajari tentang serangga (entomologi), setiap Sabtu mulai pk. 13.00 WIB.
  • Chitchat bersama Azka Nadhif Keandra yang dikenal dengan panggilan Nadhif, seorang Entomolog Muda (pakar/pencinta serangga) berusia 15 tahun, sekaligus konten kreator yang berfokus pada edukasi, penangkaran, dan konservasi dunia serangga, merupakan founder Koloni Semut Indonesia, setiap Sabtu pk. 15.50 WIB.
  • Jungle Adventure: kolaborasi Dance, Sing & Story Telling yang hadir setiap Jumat dan Minggu pk. 17.00 WIB.

db9db8a4 c1c7 4b90 a712 3e81f19ebe99 , Mal Ciputra Jakarta, Binomedia

Sebagai bentuk apresiasi kepada member CL Club, Mal Ciputra Jakarta menghadirkan promo Buy 1 Get 1 untuk masuk ke Butterfly Garden & House of Bugs selama periode acara berlangsung. CL Club merupakan program membership Mal Ciputra Jakarta yang memberikan berbagai benefit dan privileges menarik bagi para anggotanya, mulai dari promo belanja, program eksklusif, hingga berbagai penawaran spesial sepanjang tahun.

Selain menghadirkan pengalaman edukatif bagi keluarga, Mal Ciputra Jakarta juga mengajak insan media untuk turut mengabadikan keindahan dan keseruan event melalui Lomba Foto Antar Media “Explore The Jungle” yang berlangsung pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

Setiap peserta dapat mengirimkan karya terbaiknya dengan batas akhir pengumpulan materi pada 7 Juli 2026 serta pengumuman Pemenang 10 Juli 2026 di Instagram @MalCiputraJkt.

Adapun hadiah yang disediakan untuk para pemenang adalah:

  • Juara 1: Rp. 5.000.000,- + Sertifikat
  • Juara 2: Rp. 3.000.000,- + Sertifikat
  • Juara 3: Rp. 1.000.000,- + Sertifikat

Melalui Explore the Jungle, kami berharap Mal Ciputra Jakarta dapat menjadi destinasi pilihan keluarga selama liburan sekolah, sekaligus menghadirkan pengalaman yang memperkaya wawasan, mempererat kebersamaan, dan menciptakan kenangan yang berkesan bagi setiap pengunjung. (rls/sh)

Ciptadent dan Kolese Kanisius Hadirkan Pemeriksaan Gigi Gratis untuk Ratusan Anak Sekolah Luar Biasa

0
CIPTADENT

binomedia.idJakarta. Masalah kesehatan gigi pada anak masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Berdasarkan data Hasil Cek Kesehatan Gratis Kementerian Kesehatan pada 2025, gigi berlubang termasuk salah satu dari lima masalah kesehatan terbanyak yang ditemukan di masyarakat Indonesia, khususnya pada anak-anak. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi mengganggu tumbuh kembang serta konsentrasi belajar anak di sekolah. Memahami hal tersebut, Ciptadent, produk perawatan gigi andalan dari Lion WINGS, bersinergi dengan Kolese Kanisius menggelar aksi sosial bertajuk “Gigi Kuat dan Sehat Bersama”. Melalui inisiatif ini, sebanyak 238 siswa disabilitas intelektual dan disabilitas rungu dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 02 Jakarta tingkat SD, SMP, dan SMA mendapatkan fasilitas pemeriksaan serta pengobatan gigi secara gratis di Mobil Klinik Ciptadent.

Listyannisa Retnolestari, Brand Manager Ciptadent, menyampaikan, “Kami percaya setiap anak Indonesia, termasuk anak berkebutuhan khusus, berhak memiliki gigi yang kuat dan sehat untuk tumbuh cerdas dan percaya diri. Lewat kegiatan ‘Gigi Kuat dan Sehat Bersama’ ini, kami ingin mewujudkan kepedulian anak-anak untuk menjaga gigi mereka tetap kuat dan sehat setiap hari. Harapan kami, dengan gigi yang sehat, anak-anak bisa terus menjalani pendidikan dan kehidupannya dengan penuh semangat.”

CIPTADENT

Aksi sosial ini disambut hangat oleh pihak sekolah merasakan manfaat dan kebahagiaan para siswa sepanjang acara. “Kami sangat bersyukur dan menyambut baik kegiatan ini. Senang sekali melihat murid-murid kami hari ini mendapat perawatan kesehatan gigi yang menyeluruh. Hal ini sangat penting bagi kami agar ke depannya anak-anak bisa mengikuti kegiatan belajar dengan lebih nyaman dan fokus tanpa terganggu masalah gigi,” ungkap Dedeh Kurniasih, Kepala SLB Negeri 02 Jakarta.

drg. Wuri Condro Gupito yang ikut dalam pemeriksaan di sekolah menjelaskan, “Dari pengecekan yang kami lakukan, sebagian besar siswa memiliki kondisi gigi yang beragam, termasuk karies dan gigi berlubang. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin seperti ini sangat diperlukan. Guna mencegah masalah lebih lanjut, orang tua wajib mengajarkan cara sikat gigi yang benar menggunakan pasta gigi yang dapat melindungi kesehatan gigi, memastikan anak menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari selama 2 menit setelah sarapan pagi dan sebelum tidur, serta mendampingi anak ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.”

Pada kesempatan tersebut,  drg. Wuri Condro Gupito juga mengingat membagikan tips tiga gerakan sikat gigi yang baik dan benar untuk anak:

  1. Gerakan Memutar (Bulat-Bulat): Untuk membersihkan permukaan gigi bagian depan.

  2. Gerakan Atas-Bawah: Untuk membersihkan sela-sela gigi dan bagian dalam.

  3. Gerakan Maju-Mundur: Untuk membersihkan permukaan gigi kunyah belakang.

Di samping kegiatan ini, Ciptadent juga tengah memperluas dampak positifnya ke berbagai wilayah di Indonesia melalui program Ciptadent Kuatkan Indonesia: Pesta Keluarga Kuat yang diadakan di enam kota besar, mulai dari Lampung, Pekanbaru, Medan, Purwokerto, Cirebon, hingga Surabaya. Selama 10 tahun terakhir, Ciptadent telah sukses menyelenggarakan Ciptadent Kuatkan Indonesia yang merangkul lebih dari jutaan keluarga Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam edukasi sikat gigi yang benar, pemeriksaan gigi gratis, serta berbagai aktivitas interaktif lainnya yang mendukung terwujudnya keluarga dengan gigi kuat dan sehat.

Sebagai produk perawatan gigi terpercaya, Ciptadent diformulasikan khusus untuk memberikan perlindungan maksimal bagi keluarga Indonesia. Ciptadent teruji klinis mampu membuat 12 kali gigi lebih kuat karena mengandung active fluoride dan enamelock. Formula ini bekerja optimal dalam melindungi enamel gigi, menangkal zat asam penyebab gigi berlubang, sekaligus memberikan perlindungan menyeluruh dari bakteri penyebab gigi berlubang. Ke depannya, Ciptadent akan terus menginspirasi dan menghadirkan semangat  gigi kuat serta sehat bagi seluruh anak dan keluarga di Indonesia. (rls/sh)

MILKLAB Ajak Pecinta Kopi Eksplorasi Kafe Independen melalui “Sip, Explore, and Win”

0
MILKLAB

binomedia.id Jakarta. MILKLAB, Australia’s #1 Barista Plant Milk Brand, merayakan pencapaian terbaru dengan menggandeng kafe-kafe independen di Jakarta yang kini menghadirkan menu signature beverage menggunakan MILKLAB dairy alternative. Dalam merayakan momen ini MILKLAB meluncurkan Café Hopping Program “Sip, Explore, and Win” di mana para pencinta kopi diajak menjelajahi coffee shop pilihan yang bekerjasama dengan MILKLAB untuk mengumpulkan stempel khusus. Pada hari ini Café Hopping Program menjelajahi empat café pilihan seperti Kōhi by Omakafé at FLOW Midplaza 1, Brown Puck Coffee Plaza Indonesia, Agreya Coffee di daerah Menteng, dan Kopitagram Centang Biru di Kuningan.

Seiring meningkatnya coffee culture di Indonesia, konsumen lebih memilih personalisasi minuman kopi yang sesuai dengan gaya hidup. Susu premium berbasis nabati menjadi pilihan yang semakin diminati bagi pencinta kopi, dan kehadiran MILKLAB menjadi alternatif. Perkembangan coffee culture di Jakarta yang kini semakin inklusif, kreatif, dan inovatif mencerminkan bahwa minat para pencinta kopi terhadap susu alternatif berbasis nabati sebagai pilihan semakin meningkat. Mulai dari latte hingga kreasi signature drink, MILKLAB hadir untuk menjawab preferensi konsumen yang menginginkan rasa kopi lebih baik, maupun sebagai pendamping berbagai signature drinks.

4b6852cb 2508 4f7f 86d4 c86547e2862c , Mal Ciputra Jakarta, Binomedia

Willy Low, Regional Director MILKLAB, mengatakan, “Sejak hadir di Indonesia lebih dari enam tahun lalu, kami melihat perkembangan yang sangat positif pada kategori plant-based beverages, baik dari sisi konsumen maupun pelaku industri. Melalui kolaborasi dengan kafe pilihan di Jakarta dan Jakarta, kami ingin mendukung para barista dan kafe partner dalam menciptakan signature beverages yang tidak hanya inovatif, tetapi juga menghadirkan pengalaman menikmati kopi yang berkualitas. Kami percaya bahwa kolaborasi yang kuat antara brand dan kafe akan terus mendorong pertumbuhan industri kopi yang semakin dinamis di Indonesia.”

Untuk merayakan kolaborasi bersama kafe-kafe partner sekaligus mendorong eksplorasi destinasi kopi di Jakarta, MILKLAB menghadirkan rangkaian aktivasi yang memungkinkan konsumen merasakan langsung kreativitas para barista dan kafe lokal melalui signature beverages yang dibuat menggunakan MILKLAB.

Nellie Lim, MILKLAB Regional Marketing Manager, menyampaikan, “Budaya kopi di Indonesia terus berkembang dengan sangat menarik, khususnya di Jakarta, di mana kafe-kafe independen memiliki peran besar dalam membentuk tren dan menciptakan pengalaman baru bagi konsumen. MILKLAB hadir untuk meningkatkan momen menikmati kopi, serta spotlighting kafe-kafe independen ini agar para penggemar kopi dapat menemukan dan menikmati berbagai pilihan yang tersedia. MILKLAB juga akan membawa Melbourne’s daytime party culture bersama dengan kafe-kafe lokal partner untuk menyajikan yang terbaik dari kopi spesial, musik, dan koneksi.”

Dalam MILKLAB Café Hopping Program “Sip, Explore, and Win”, konsumen dapat mengikuti Stamp Collection setiap membeli minuman Signature MILKLAB atau upgrade dengan susu Almond atau Oat di kafe partisipan selama periode program berlangsung. Milestone Rewards akan diberikan kepada peserta yang berhasil mengumpulkan sejumlah stempel tertentu, sehingga mereka berkesempatan menerima hadiah eksklusif dan merchandise khusus. Kafe yang bekerjasama dalam program ini juga akan menampilkan signature drink edisi terbatas yang dibuat khusus menggunakan varian MILKLAB seperti Oat Manuka Latte, Almond Cafe Latte, dan Coconut Chocolate. Pencinta kopi juga didorong untuk berbagi pengalaman café hopping mereka di media sosial guna mendapatkan pengalaman interaktif tambahan dan membantu memperluas semangat komunitas kopi.

Mikael Jasin, World Barista Champion 2024 dan MILKLAB Asia Brand Ambassador, juga mendukung tren dan apresiasi terhadap susu alternatif di kalangan barista maupun penikmat kopi yang semakin meningkat. “Penikmat kopi saat ini semakin terbuka untuk mencoba pengalaman baru dan lebih sadar akan pilihan mereka. Dairy alternative milk kini bukan sekadar alternatif, tetapi telah menjadi bagian penting dari modern coffee culture.”

MILKLAB mendorong pertumbuhan kafe independen lokal dengan mendorong eksplorasi dan kunjungan konsumen ke berbagai destinasi kopi di Jakarta. MILKLAB terus berkomitmen untuk mendukung komunitas kopi, mulai dari barista, pemilik kafe, hingga para penikmat kopi, melalui produk yang dirancang khusus untuk melengkapi cita rasa kopi sekaligus membuka ruang kreativitas dalam setiap sajian dengan pilihan varian seperti Almond, Oat, Soy, Coconut, dan Macadamia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai daftar kafe mitra dan update program, kunjungi www.milklabco.com atau ikuti @milklabindo di Instagram. (rls/sh)

Meriahkan HUT Jakarta ke-499, Galeri Indonesia Kaya Hadirkan Pertunjukan ‘Lenong Kampung Te-Ko’

0
Galeri Indonesia Kaya
Galeri Indonesia Kaya Semarakkan HUT ke-499 Jakarta Lewat ‘Lenong Kampung Te-Ko’, Sabtu 20/6/26

binomedia.id – Jakarta. Galeri Indonesia Kaya ikut menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta melalui berbagai pertunjukan seni Betawi yang dihadirkan setiap akhir pekan sepanjang bulan Juni. Sejalan dengan semangat “Bergerak Menuju Era Baru Jakarta” yang diusung dalam perayaan HUT Jakarta tahun ini, Galeri Indonesia Kaya menghadirkan ruang apresiasi bagi ragam seni pertunjukan khas Betawi yang telah menjadi bagian dari identitas kota. Salah satu pertunjukan yang hadir dalam rangkaian tersebut adalah pertunjukan Lenong Kampung Te-Ko oleh Sanggar Oplet Robet yang mengangkat kisah kehidupan masyarakat kampung di tengah hiruk-pikuk kota besar.

Renitasari Adrian, Program Director Indonesia Kaya menyampaikan, “Sebagai ruang publik budaya yang berkomitmen untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, kami ingin perayaan HUT ke-499 Jakarta di Galeri Indonesia Kaya menjadi momentum untuk menghidupkan kembali berbagai kesenian Betawi yang telah menjadi identitas kota ini. Kami percaya bahwa transformasi Jakarta menuju era baru perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga warisan budayanya. Melalui rangkaian pertunjukan seni Betawi, kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mengenal dan mengapresiasi budaya yang menjadi bagian dari perjalanan Jakarta.”

Galeri Indonesia Kaya

Pertunjukan Lenong Kampung Te-Ko mengisahkan kehidupan masyarakat kampung yang hidup rukun di tengah dinamika kota besar. Keharmonisan tersebut mulai terusik ketika sekelompok preman memanfaatkan kondisi ekonomi warga demi kepentingan pribadi. Konflik yang hadir dalam cerita ini menggambarkan persoalan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat perkotaan, sekaligus mengangkat nilai persatuan, keberanian, dan kepedulian sosial. 

Dikemas dengan gaya khas lenong Betawi yang sarat humor, dialog spontan, serta diiringi musik tradisional, pertunjukan ini menghadirkan pengalaman yang menghibur sekaligus reflektif bagi penonton dari berbagai kalangan. Melalui interaksi antar pemain, improvisasi yang menjadi ciri khas lenong, serta kehadiran bintang tamu Rudi Sipit, Lenong Kampung Te-Ko menghadirkan suasana akrab yang telah menjadi bagian dari tradisi pertunjukan rakyat Betawi selama bertahun-tahun.

Karya berdurasi sekitar 60 menit ini dibawakan oleh 16 penampil dan disutradarai oleh Maulana Firdaus. Dengan memadukan unsur teater tradisi, musik, serta humor khas Betawi, pertunjukan ini menghadirkan hiburan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sekaligus menyampaikan pesan moral mengenai pentingnya menjaga persatuan di tengah tantangan kehidupan masyarakat perkotaan.

Kisah pada pertunjukan Lenong Kampung Te-Ko ditulis oleh Riyanto RA. Ia menyampaikan, “Lenong sejak dulu lahir dari kehidupan masyarakat Betawi. Melalui Lenong Kampung Te-Ko, kami ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan keseharian masyarakat, sehingga penonton tidak hanya terhibur, tetapi juga dapat melihat kembali pentingnya kebersamaan, keberanian, dan kepedulian terhadap sesama di tengah perubahan kota yang terus berlangsung.”

Sanggar Oplet Robet sendiri merupakan komunitas penggiat seni tradisi Betawi yang bergerak di bidang lenong, tari, gambang kromong, serta berbagai kesenian khas Betawi lainnya. Berawal dari semangat para mantan anggota Teater Cagar Budaya yang ingin memiliki wadah untuk terus mengekspresikan kecintaan terhadap budaya Betawi, kelompok ini mendirikan Ocehan Plesetan Rombongan Betawi atau Oplet Robet pada tahun 2001, yang kemudian berkembang menjadi Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) yang bergerak di bidang kesenian dan kuliner. Hingga kini, Sanggar Oplet Robet terus menjadi ruang bagi para pelaku seni tradisi untuk menjaga keberlangsungan budaya Betawi melalui berbagai pertunjukan dan kegiatan kebudayaan.

“Kehadiran Oplet Robet berangkat dari kesadaran bahwa budaya Betawi membutuhkan ruang untuk terus hidup dan berkembang. Kesempatan untuk menampilkan Lenong Kampung Te-Ko di Galeri Indonesia Kaya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami, karena melalui panggung ini semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mengenal dan mencintai kesenian Betawi. Kami berharap pertunjukan ini dapat menjadi pengingat bahwa di tengah perkembangan Jakarta menuju era baru, budaya Betawi tetap menjadi bagian penting dari identitas kota yang perlu terus dijaga bersama,” ujar Ramdani (Qubil AJ), pimpinan Sanggar Oplet Robet.

Pertunjukan Lenong Kampung Te-Ko menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan seni Betawi yang dihadirkan Galeri Indonesia Kaya sepanjang bulan Juni dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta. Sebelumnya, Galeri Indonesia Kaya telah menghadirkan pertunjukan Majoor Jantje: The Last Mardijkers oleh Salindia Teater dan Djantoek Reborn oleh Atien Kisam, sementara rangkaian perayaan masih akan berlanjut melalui pertunjukan Penganten Keder oleh Sanggar Sinar Norray pada 27 Juni 2026 mendatang. Kedepannya, Galeri Indonesia Kaya akan terus menghadirkan beragam pertunjukan seni setiap akhir pekan dengan informasi lebih lanjut yang dapat diakses melalui situs IndonesiaKaya.com. (nab)

Film “Dan Bandung” Tayang Agustus 2026, Angkat Kisah Cinta Beda Kasta Karya Pidi Baiq

0
Film "Dan Bandung" Tayang Agustus 2026, Angkat Kisah Cinta Beda Kasta Karya Pidi Baiq

Binomedia.id, JAKARTA – Rumah produksi Verona Films resmi memperkenalkan film layar lebar terbaru berjudul *Dan Bandung*, adaptasi novel karya Pidi Baiq. Pengumuman tersebut dilakukan melalui peluncuran teaser poster dan teaser trailer dalam konferensi pers yang digelar di Kota Bandung, Jumat (19/6/2026).

Acara tersebut dihadiri produser Titin Suryani, sutradara Rudi Soedjarwo, penulis Pidi Baiq, serta para pemeran utama seperti Samo Rafael, Shanna Shannon, Theo Supple, dan Razan Zu.

Film *Dan Bandung* mengisahkan perjalanan cinta Basil dan Elma, dua remaja yang berasal dari latar belakang sosial berbeda. Hubungan mereka diuji oleh berbagai tantangan, termasuk perbedaan status sosial dan lingkungan yang tidak mendukung.

Selain menampilkan kisah romansa remaja, film ini juga mengangkat perspektif perempuan melalui karakter Elma. Penonton akan diajak menyaksikan pergulatan emosional seorang remaja yang hidup di bawah pola asuh orang tua yang ketat, serta pentingnya dukungan dari sahabat dalam menghadapi berbagai tekanan hidup.

Penulis novel, Pidi Baiq, menyebut *Dan Bandung* menghadirkan cerita yang lebih segar dan dekat dengan kehidupan generasi muda saat ini.

“Berbeda dengan Dilan, *Dan Bandung* akan membawa cerita yang lebih fresh dan modern untuk anak-anak muda zaman sekarang,” ujar Pidi Baiq.

Film ini juga menandai kembalinya sutradara Rudi Soedjarwo dalam menggarap kisah romansa remaja setelah sukses dengan sejumlah film populer seperti *Ada Apa Dengan Cinta?* dan *Mendadak Dangdut*.

Menurut Rudi, film tersebut menawarkan kisah cinta yang manis sekaligus menggambarkan perjuangan dua anak muda mempertahankan perasaan mereka di tengah berbagai hambatan.

Sementara itu, karakter Elma diperankan oleh Shanna Shannon yang menjalani debut aktingnya di layar lebar. Ia beradu peran dengan Samo Rafael yang memerankan Basil, sosok remaja ekstrovert dengan latar kehidupan yang berbeda dari Elma.

Dalam teaser trailer yang diperkenalkan, Verona Films menampilkan nuansa romantis Kota Bandung yang menjadi bagian penting dalam perjalanan cinta kedua tokoh utama. Kota Bandung tidak hanya hadir sebagai latar cerita, tetapi juga digambarkan sebagai saksi perjalanan hubungan Basil dan Elma.

Film *Dan Bandung* dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 20 Agustus 2026.(dhil)

Maxim Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia, Perkuat Inovasi Layanan Transportasi dan Pengantaran

0
Maxim Tembus 100 Juta Unduhan di Indonesia, Perkuat Inovasi Layanan Transportasi dan Pengantaran

Binomedia.id, JAKARTA – Aplikasi transportasi daring on-demand Maxim berhasil mencatatkan lebih dari 100 juta unduhan di berbagai platform toko aplikasi di Indonesia. Pencapaian ini diraih setelah delapan tahun beroperasi dan melayani kebutuhan mobilitas masyarakat sejak pertama kali hadir pada Juni 2018.

Keberhasilan tersebut diumumkan oleh Maxim Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap kepercayaan pengguna dan mitra pengemudi yang telah mendukung pertumbuhan layanan hingga menjangkau lebih dari 400 kota di seluruh Indonesia.

Director Development Maxim Indonesia, Dirhamsyah, mengatakan bahwa capaian 100 juta unduhan tidak terlepas dari performa aplikasi yang stabil, kemudahan penggunaan, ragam layanan yang tersedia, serta dukungan keamanan dan kualitas pelayanan yang terus ditingkatkan.

“Kami ingin mengucapkan rasa terima kasih kepada para pengguna yang telah mempercayakan Maxim sebagai teman perjalanan mereka. Tentunya, kami juga ingin memberikan apresiasi kepada para mitra pengemudi yang telah menjadi bagian dari perjalanan Maxim hingga mencapai pencapaian tersebut,” ujar Dirhamsyah.

Saat ini, pengguna Maxim dapat mengakses berbagai layanan dalam satu aplikasi, mulai dari transportasi roda dua (Bike), transportasi roda empat (Car), pengantaran barang (Delivery dan Cargo), hingga layanan pesan antar makanan (Food). Kehadiran beragam layanan tersebut bertujuan untuk memudahkan aktivitas harian masyarakat, baik untuk kebutuhan perjalanan maupun pengiriman.

Pertumbuhan Maxim juga didukung oleh ekosistem yang melibatkan pengguna, mitra pengemudi, dan pelaku usaha. Selain menyediakan solusi mobilitas, Maxim membuka peluang penghasilan tambahan bagi mitra pengemudi serta membantu pelaku usaha menjangkau pelanggan melalui layanan pengantaran yang lebih efisien.

Memasuki tahun kedelapan operasionalnya di Indonesia, Maxim menyiapkan sejumlah inovasi untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang. Perusahaan berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan fitur-fitur baru yang relevan dengan perkembangan teknologi digital.

Menurut Dirhamsyah, pengembangan ke depan akan mencakup peningkatan sistem pembayaran digital, fitur keamanan, layanan pemesanan dan pengantaran makanan, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan pengalaman pengguna.

“Kami memahami bahwa dinamika industri dan pasar akan terus berkembang. Oleh karena itu, Maxim akan terus menghadirkan layanan yang terjangkau serta mengembangkan berbagai fitur, termasuk pembayaran digital, keamanan, pemesanan dan pengantaran makanan, serta teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan pengalaman pengguna,” katanya.

Ke depan, Maxim akan terus menyesuaikan pengembangan layanannya dengan kebutuhan masyarakat dan kemajuan teknologi, sekaligus memperkuat manfaat yang dapat dirasakan oleh pengguna, mitra pengemudi, dan pelaku usaha di seluruh Indonesia.(dhil)