Beranda blog Halaman 12

Teman Hebat Records Rilis 15 Lagu Penyanyi Berkebutuhan Khusus, Dunia Musik Jadi Ruang Inklusif untuk Berkarya

0
Teman Hebat Records rilis 15 lagu penyanyi berkebutuhan khusus, dunia musik jadi ruang inklusif untuk berkarya. (Dok. Istimewa)
Teman Hebat Records rilis 15 lagu penyanyi berkebutuhan khusus, dunia musik jadi ruang inklusif untuk berkarya. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Teman Hebat Records kembali menghadirkan langkah besar bagi dunia musik Indonesia dengan merilis 15 lagu terbaru yang dibawakan oleh anak-anak dan remaja berkebutuhan khusus. Seluruh karya tersebut resmi tersedia di berbagai platform musik digital mulai Jumat, 26 Juni 2026, sekaligus menjadi tonggak lahirnya penyanyi-penyanyi muda yang memiliki karya orisinal dan identitas musikal masing-masing.

Peluncuran tersebut menjadi bagian dari misi besar Teman Hebat Records sebagai rumah kreatif bagi anak dan remaja berkebutuhan khusus, meliputi Down Syndrome, Autism, ADHD, Dyslexia, Slow Learner, hingga penyandang disabilitas. Bersama Senada Studio’s, Teman Hebat Records membuktikan bahwa dunia musik mampu menjadi ruang yang inklusif bagi siapa saja yang ingin berkarya.

Founder Teman Hebat Records, Rulli Aryanto kepada awak media pada Sabtu (27/6/2026) mengatakan antusiasme masyarakat saat proses open talent semakin menguatkan alasan berdirinya label musik tersebut. Menurutnya, banyak talenta luar biasa yang selama bertahun-tahun belum memperoleh ruang untuk berkembang.

“Semakin memperjelas arah dan tujuan didirikannya Teman Hebat Records sebagai rumah bagi anak-anak dan remaja berkebutuhan khusus yang ingin berkarya dan punya lagu sendiri. Waktu kami membuka talent, ternyata animonya sangat besar. Artinya masih banyak potensi yang bisa digali, terutama dalam bidang menyanyi,” ujar Rulli Aryanto.

Sebanyak 15 lagu yang diluncurkan masing-masing dibawakan oleh Kinanthi Ulfidiyanaa melalui Wujudkan Impian, Evi Lugvianty Craib (Tak Harus Sama), Junior Noya (Kuat Dengan Cara Kita), Shafaminata (Aku Tak Sendiri), Vanessa Adelynn (Kisah Kita), Azka Farzana (Indah Dibalik Semua), Velovelyn Gwen (Semoga), Aisha Natasya (Aku Hebat Aku Bisa), Kenzie Rachel Andrea (Genggam Harapan), Ben Hite (Jangan Ragukan Dirimu), Azalea Dzahin (Pasti Bisa), Alika Ashadewi (Lebih Dari Segalanya), Vanesa Audrey (Hebat & Juara), Jihan Nicklany (Kita Semua Teman), serta Vanita Hiadah Rizky Aryo Putri melalui Caraku Sendiri.

Seluruh karya dipersembahkan oleh Teman Hebat Records bersama PasarLagu. Produksi musik dikerjakan oleh Rulli Aryanto, Tixxy (Tety Widiastuti), Senada Studio’s, Kenneth Trevi, Denny Boy, Ivan Daniel, Andrea, serta didukung NPSCorp, Utut Utama Agung, BikinKlip, dan Kunamkane sebagai bagian dari gerakan yang menghadirkan ruang berkarya bagi setiap anak Indonesia tanpa memandang keterbatasan.

Proses produksi berlangsung dengan pendekatan yang berbeda dari rekaman musik pada umumnya. Tim produksi menyesuaikan setiap materi lagu dengan kemampuan masing-masing penyanyi agar mereka mampu menyampaikan pesan lagu secara maksimal tanpa kehilangan karakter.

Rulli menjelaskan penulisan lirik menjadi salah satu perhatian utama selama proses kreatif berlangsung. “Lirik tidak bisa terlalu rapat tanpa mengurangi pesan yang ingin disampaikan. Beruntung tim produksi sudah beberapa kali menangani produksi bersama anak Down Syndrome maupun anak berkebutuhan khusus lainnya,” ungkapnya.

Bagi Teman Hebat Records, keberhasilan proyek tersebut tidak semata diukur dari kualitas rekaman atau jumlah pendengar. Lebih dari itu, keberhasilan lahir ketika semakin banyak anak berkebutuhan khusus berani bermimpi menjadi penyanyi dan terus berkarya secara konsisten.

“Kami berharap mereka tidak berhenti pada satu lagu saja. Mereka perlu terus belajar dan berproses agar memiliki identitas sebagai penyanyi. Identitas tersebut akan menjadi bekal penting bagi masa depan mereka,” kata Rulli.

Teman Hebat Records bersama Senada Studio’s juga membawa visi yang jauh lebih luas daripada sekadar memproduksi musik. Seluruh program dirancang agar setiap anak memperoleh kesempatan belajar, berkarya, hingga menjadikan bakat sebagai profesi yang dikelola secara profesional.

Rulli mengaku banyak momen emosional selama proses rekaman berlangsung. Salah satu pengalaman paling membekas hadir saat melihat perjuangan setiap anak memberikan kemampuan terbaik sesuai versi mereka masing-masing.

“Mereka mengajarkan bahwa menjadi bagus merupakan proses. Seseorang harus terus bergerak, tidak berhenti, tidak menyerah, dan terus belajar,” tutur Rulli.

Pelajaran lain yang paling membekas baginya adalah bagaimana setiap anak mampu mensyukuri setiap langkah kehidupan meski menghadapi tantangan yang tidak ringan. Semangat tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan sering kali melahirkan rasa syukur yang lebih besar.

“Saya melihat pelajaran hidup yang luar biasa. Manusia yang diciptakan istimewa dengan tantangan yang istimewa akan lebih menghargai banyak hal yang Tuhan berikan dalam hidup,” tambahnya.

Founder Teman Hebat Records, Yuly Twins, memandang perjalanan seluruh penyanyi jauh lebih bernilai dibanding hasil akhir rekaman. Sebagai ibu yang juga memiliki anak berkebutuhan khusus, ia memahami bahwa perjuangan sesungguhnya telah berlangsung jauh sebelum mereka memasuki studio.

“Bagi aku, proses mereka jauh lebih berharga. Mereka bukan hanya belajar menyanyikan lagu, tetapi sedang belajar percaya pada kemampuan mereka sendiri selangkah demi selangkah,” ujar Yuly Twins.

Menurut Yuly Twins, setiap anak melewati tantangan yang berbeda. Sebagian masih belajar membaca, sebagian lain menghafal lirik melalui pendengaran, bahkan ada yang dibantu orang tua dengan gerakan visual agar lebih mudah memahami setiap bait lagu.

Pendampingan keluarga menjadi fondasi utama dalam membangun rasa percaya diri anak. Selama bertemu dengan 15 keluarga penyanyi, Yuly Twins melihat satu kesamaan yang sangat kuat, yakni keyakinan orang tua selalu menjadi sumber keberanian anak.

“Kepercayaan diri anak tumbuh dari keyakinan orang tuanya terlebih dahulu. Orang tua yang terus percaya akan memberi kesempatan lebih besar bagi anak untuk percaya kepada dirinya sendiri,” jelasnya.

Momen paling berkesan baginya hadir ketika para penyanyi pertama kali mengenakan headset dan mendengar suara mereka melalui perangkat rekaman profesional. Ekspresi bahagia, bangga, dan takjub menjadi pemandangan yang sulit dilupakan.

“Mereka tersenyum lebar, sangat bangga, bahkan tidak menyangka suara mereka akan didengar banyak orang. Bagi orang lain mungkin sederhana, tetapi bagi aku menjadi kebahagiaan yang sangat besar,” kenangnya.

Selama proses latihan, tim Teman Hebat Records lebih mengutamakan rasa nyaman dibanding mengejar hasil secara instan. Pendekatan personal dilakukan kepada setiap anak sesuai karakter masing-masing sehingga mereka merasa diterima sebelum mulai bernyanyi.

“Kami memberikan ruang untuk mengenal studio, mengenal tim, bermain, bercanda, dan mengikuti ritme mereka. Setelah merasa aman dan diterima, mereka jauh lebih mudah menunjukkan kemampuan terbaik,” kata Yuly Twins.

Yuly Twins juga mengajak seluruh orang tua agar tidak pernah berhenti memberi kesempatan kepada anak untuk mencoba. Konsistensi latihan, pengulangan, serta dukungan tanpa menghakimi diyakini mampu membuka potensi yang selama ini belum terlihat.

“Kemampuan anak tidak muncul hanya dalam satu atau dua kali percobaan. Ketika anak terus diberi ruang dan kesempatan, mereka bisa berkembang jauh melampaui yang kita bayangkan,” ujarnya.

Bagi Teman Hebat Records, bernyanyi hanyalah media untuk membangun sesuatu yang jauh lebih besar. Seluruh perjalanan tersebut diarahkan agar setiap anak memiliki keberanian, pengalaman berhasil, rasa diterima, dan keyakinan bahwa mereka mampu meraih kesempatan yang sama seperti siapa pun.

“Lagu hanya menjadi kendaraan. Tujuan terbesar kami adalah membangun keberanian, kepercayaan diri, pengalaman berhasil, rasa diterima, dihargai, dipercaya, dan keyakinan bahwa mereka mampu meraih kesempatan yang sama,” tutup Yuly Twins.

Lima belas lagu dari 15 penyanyi berkebutuhan khusus yang dirilis Teman Hebat Records tersebut bisa didengarkan melalui tautan playlist YouTube berikut ini: https://youtube.com/playlist?list=PLJUTfoaqTYqNnHUAkPv7EhawYFuIXYxos&si=qQ6-y5RMQztraDmN

Penulis: Muhammad Fadhli

Poster dan Trailer Film “Andai Waktu Bisa Diulang Kembali” Resmi Diluncurkan, Angkat Drama Kasih Ibu dan Pilihan Hidup

0
Poster dan Trailer Film "Andai Waktu Bisa Diulang Kembali" Resmi Diluncurkan, Angkat Drama Kasih Ibu dan Pilihan Hidup

Binomedia.id, JAKARTA – Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali resmi meluncurkan poster dan trailer perdana dalam acara yang digelar di Travoy Hub, Jakarta, sebagai bagian dari promosi menjelang penayangan pada 30 Juli 2026. Melalui peluncuran tersebut, rumah produksi memperkenalkan kisah Dinar, seorang perempuan muda yang harus menghadapi konflik cinta, keluarga, dan tekanan ekonomi. Trailer memperlihatkan perjuangan Dinar membantu sang ibu, Mama Endang, yang menyembunyikan penyakit kanker dan utang keluarga, hingga dihadapkan pada tawaran bantuan yang menguji harga diri dan masa depannya.
Isi Berita:Peluncuran poster dan trailer perdana Andai Waktu Bisa Diulang Kembali menjadi langkah awal memperkenalkan kisah emosional yang mengangkat tema kasih ibu, pengorbanan, cinta, dan dilema kehidupan.
Film ini berpusat pada tokoh Dinar, seorang perempuan muda yang hidupnya berubah ketika harus menghadapi berbagai persoalan sekaligus. Di balik kasih sayang Mama Endang yang telah membesarkan dan mencintainya tanpa syarat, tersimpan kenyataan pahit yang selama ini disembunyikan, yakni utang peninggalan sang suami serta penyakit kanker yang terus menggerogoti kesehatannya.
Di tengah kondisi tersebut, Dinar menemukan harapan baru melalui kehadiran Faiz. Sosok laki-laki yang sederhana itu membawa warna baru dalam kehidupannya dan diterima dengan hangat oleh Mama Endang. Kehadiran Faiz membuat Dinar mulai membayangkan masa depan yang lebih baik.
Namun, perjalanan hidup Dinar tidak berjalan mulus. Ia harus mencari biaya untuk melanjutkan kuliah, melunasi utang keluarga, sekaligus membiayai pengobatan sang ibu. Tekanan ekonomi membuatnya berada pada situasi yang sangat sulit.
Konflik mencapai puncaknya ketika Firman datang menawarkan bantuan untuk menyelesaikan seluruh persoalan yang dihadapi Dinar. Akan tetapi, bantuan tersebut menuntut pengorbanan besar yang membuat Dinar harus memilih antara mempertahankan harga dirinya atau menerima jalan pintas demi menyelamatkan keluarganya.
Melalui poster dan trailer perdananya, Andai Waktu Bisa Diulang Kembali menawarkan drama keluarga yang sarat emosi dengan pesan tentang kasih sayang ibu, arti cinta, perjuangan menghadapi tekanan hidup, serta pentingnya menjaga kehormatan diri. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 30 Juli 2026.(dhil)

Ditjen Bina Keuda Kemendagri Raih Empat Penghargaan Terbaik Pengelolaan Anggaran 2025

0
Ditjen Bina Keuda Kemendagri Raih Empat Penghargaan Terbaik Pengelolaan Anggaran 2025

Binomedia.id, JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meraih empat penghargaan terbaik dalam kinerja pelaksanaan anggaran Tahun Anggaran 2025 pada Workshop Sinergi dan Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Semester II Tahun 2025 yang digelar di Gedung KPPN Jakarta IV, Jakarta, Rabu (24/6/2026). Penghargaan tersebut diberikan atas capaian terbaik dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), transaksi Digipay, Kartu Kredit Pemerintah (KKP), dan Cash Management System (CMS), menjadikan Ditjen Bina Keuda sebagai instansi tingkat pusat dengan penghargaan terbanyak di bidang pengelolaan anggaran dan keuangan.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, mengatakan penghargaan tersebut merupakan pencapaian yang berhasil dipertahankan selama tiga tahun berturut-turut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Satker Ditjen Bina Keuda serta koordinasi yang baik dengan berbagai pihak.

Empat penghargaan yang diterima meliputi Terbaik I IKPA kategori pagu Rp50–150 miliar, Terbaik I jumlah transaksi Digipay tertinggi, Terbaik I jumlah transaksi Kartu Kredit Pemerintah (KKP) tertinggi, serta Terbaik II jumlah transaksi Cash Management System (CMS) tertinggi.

Fatoni mengungkapkan, berdasarkan penilaian IKPA, Satker Ditjen Bina Keuda memperoleh nilai sempurna, yakni 100, dengan realisasi anggaran Tahun 2025 mencapai 99,89 persen. Capaian tersebut dinilai mencerminkan penerapan prinsip *spending better* yang digaungkan Kementerian Keuangan, di mana keberhasilan pengelolaan keuangan tidak hanya diukur dari tingginya serapan anggaran, tetapi juga kualitas pelaksanaannya.

Ia juga mengapresiasi seluruh jajaran Ditjen Bina Keuda atas kontribusi mereka dalam mempertahankan prestasi tersebut. Menurutnya, penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran dan tidak cepat berpuas diri.

Sementara itu, KPPN Jakarta IV memberikan apresiasi khusus kepada Ditjen Bina Keuda atas keberhasilannya mempertahankan predikat Terbaik I Nilai IKPA selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2023, 2024, dan 2025. Capaian tersebut dinilai mencerminkan komitmen dan konsistensi Ditjen Bina Keuda dalam menjaga kualitas tata kelola anggaran dan keuangan negara.(Dhil)

Film Horor Komedi Cek Khodam Tayang 16 Juli 2026, Angkat Fenomena Viral dan Debut Jirayut di Layar Lebar

0
Film Horor Komedi Cek Khodam Tayang 16 Juli 2026, Angkat Fenomena Viral dan Debut Jirayut di Layar Lebar

Binomedia.id, JAKARTA – Fenomena viral “cek khodam” yang sempat menjadi perbincangan luas di media sosial kini diangkat ke layar lebar melalui film horor komedi *Cek Khodam* produksi Dee Company. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 16 Juli 2026.

Mengusung konsep berbeda dari film horor pada umumnya, *Cek Khodam* menampilkan sudut pandang unik di mana para hantu dan penghuni dunia khodam justru merasa terancam karena manusia tidak lagi takut kepada mereka.

Cerita berfokus pada kondisi dunia khodam yang berada di ambang krisis akibat menurunnya tingkat ketakutan manusia terhadap hal-hal gaib. Berbagai persoalan kehidupan modern seperti cicilan, tagihan, hingga tekanan ekonomi membuat manusia lebih khawatir terhadap masalah sehari-hari dibandingkan makhluk tak kasat mata.

Dalam situasi tersebut, para penghuni dunia khodam berusaha mempertahankan eksistensi mereka agar tidak punah. Kekacauan semakin besar ketika tiga sahabat tanpa sengaja terlibat dalam konflik yang dapat menentukan nasib dunia khodam dan dunia manusia.

Film ini juga menjadi debut layar lebar bagi Jirayut Afisan. Setelah dikenal sebagai penyanyi dan presenter, Jirayut kini menunjukkan kemampuan aktingnya melalui film komedi horor yang penuh kejutan.

Selain Jirayut, film ini turut dibintangi Saputra Kori dan Benidictus. Berbagai karakter gaib unik juga dihadirkan, mulai dari Noni Belanda, Genderuwo, Pocong Karuhun, hingga penghuni dunia khodam lainnya yang berjuang menyelamatkan dunia mereka.

Produser Dheeraj Kalwani mengatakan bahwa ide film ini lahir dari fenomena yang sangat dekat dengan masyarakat.

“Cek Khodam lahir dari fenomena yang sangat dekat dengan masyarakat. Kami melihat bagaimana tren ini menjadi bagian dari percakapan sehari-hari dan kemudian mengembangkannya menjadi sebuah horor komedi yang segar, lucu, dan relevan dengan kehidupan saat ini,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan Jirayut menjadi salah satu daya tarik utama film tersebut karena memiliki energi komedi yang kuat dan kedekatan dengan masyarakat luas.

Melalui perpaduan humor, petualangan, dan sindiran terhadap realitas kehidupan modern, *Cek Khodam* diharapkan dapat menjadi hiburan segar bagi penonton Indonesia saat tayang di bioskop mulai 16 Juli 2026.(Dhil)

Dari Wadah Makanan Pintar hingga Penjernih Air, Ide Pelajar SMA Warnai Final iCS 2026

0
Sejumlah siswa SMA dari berbagai daerah di Indonesia membuktikan bahwa mereka juga mampu melahirkan gagasan yang menjawab persoalan nyata di masyarakat melalui ajang i3L Competition Series (iCS) 2026 yang diselenggarakan oleh i3L University (foto. Dokpri)

Binomedia.id, Jakarta – Inovasi berbasis sains tidak lagi menjadi ranah mahasiswa atau peneliti profesional. Sejumlah siswa SMA dari berbagai daerah di Indonesia membuktikan bahwa mereka juga mampu melahirkan gagasan yang menjawab persoalan nyata di masyarakat melalui ajang i3L Competition Series (iCS) 2026 yang diselenggarakan oleh i3L University.

Kompetisi tingkat nasional tersebut menjadi panggung bagi para pelajar untuk mempresentasikan proyek-proyek kreatif yang memadukan ilmu biologi, teknologi, dan semangat keberlanjutan. Mengangkat tema Sustainable BioFutures, para peserta ditantang untuk merancang solusi yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun kehidupan masyarakat.

Tingginya minat mengikuti kompetisi ini terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 146 tim. Lebih dari 600 siswa dari 60 sekolah yang tersebar di 20 kota ikut berpartisipasi dalam rangkaian seleksi yang berlangsung selama beberapa bulan.

Perjalanan menuju babak final tidaklah mudah. Setelah melewati tahap penyaringan awal dan semifinal, hanya 10 tim terbaik yang berhasil memperoleh kesempatan mempresentasikan inovasi mereka di hadapan dewan juri.

Yang menarik, sebagian besar karya yang tampil di babak puncak lahir dari persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Para peserta berusaha mencari solusi terhadap isu pangan, lingkungan, hingga kebutuhan dasar masyarakat dengan pendekatan ilmiah yang mudah diterapkan.

Dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi dan industri menilai setiap karya berdasarkan aspek kebaruan ide, potensi implementasi, serta manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri tersebut diharapkan mampu memberikan perspektif yang lebih luas kepada para peserta mengenai pengembangan inovasi.

Pada akhir kompetisi, SMA Regina Pacis Bogor berhasil meraih posisi tertinggi. Tim ini mencuri perhatian melalui rancangan wadah makanan pintar yang mampu mendeteksi gas yang muncul akibat proses pembusukan. Konsep tersebut dinilai memiliki peluang untuk membantu mengurangi pemborosan makanan sekaligus meningkatkan keamanan konsumsi pangan.

Posisi juara kedua ditempati Ekumene Christian School yang menghadirkan alat penjernih air portabel berbahan ampas kopi. Inovasi tersebut dirancang sebagai alternatif solusi penyediaan air bersih yang ekonomis untuk wilayah yang memiliki keterbatasan akses maupun daerah terdampak bencana.

Sementara itu, SMA Santa Angela Bandung meraih juara ketiga. Adapun penghargaan favorit diberikan kepada Tzu Chi School PIK berkat dukungan dan apresiasi yang diperoleh dari peserta maupun pengunjung.

Kepala Program Studi Biotechnology i3L University, Dina Hermawaty, mengungkapkan bahwa kompetisi tahun ini memperlihatkan kemampuan generasi muda dalam memahami tantangan yang ada di lingkungan mereka.

Menurutnya, para peserta tidak sekadar menawarkan ide kreatif, tetapi juga menunjukkan pemahaman mengenai bagaimana sebuah inovasi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Hal yang membuat kompetisi tahun ini terasa istimewa adalah bagaimana para siswa mampu merespons kebutuhan nyata di sekitar mereka melalui ide-ide yang tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan, praktis, dan berdampak,” kata Dina.

Selain kompetisi, peserta juga memperoleh pembekalan melalui sesi diskusi bersama Ilham Maulana dari Generasi Energi Bersih. Dalam sesi tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya peran anak muda dalam menciptakan perubahan melalui inovasi yang berkelanjutan.

Penyelenggaraan iCS 2026 sekaligus menunjukkan meningkatnya minat pelajar Indonesia terhadap bidang bioteknologi. Melalui ajang ini, para siswa tidak hanya belajar mengenai teori sains, tetapi juga diajak melihat bagaimana ilmu pengetahuan dapat diterjemahkan menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Di tengah berbagai tantangan lingkungan dan kebutuhan akan inovasi berkelanjutan, karya-karya yang lahir dari tangan para pelajar tersebut menjadi gambaran bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari pencipta solusi di masa depan.

ASICS Get The Glow Ajak Masyarakat Temukan Pancaran Positif Melalui Gerakan

0
ASICS

binomedia.idJakarta. Di tengah kesadaran masyarakat yang semakin tinggi terhadap kesehatan dan kesejahteraan diri, ASICS mengajak masyarakat Indonesia untuk menemukan cara sederhana dalam merawat tubuh dan pikiran melalui kampanye global Get The Glow. Berlandaskan filosofi Sound Mind, Sound Body, kampanye ini mengingatkan bahwa bergerak bukan hanya bermanfaat bagi kebugaran fisik, tetapi juga dapat menghadirkan perasaan yang lebih positif, rasa percaya diri, dan pancaran alami yang datang dari dalam diri.

Sebagai bagian dari kampanye ini, ASICS Indonesia menghadirkan Get The Glow Challenge di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta. Acara ini mempertemukan para Key Opinion Leader (KOL), media, serta komunitas olahraga dalam sebuah pengalaman bergerak bersama yang penuh energi dan semangat kebersamaan.

Mengusung konsep relay yang menggabungkan elemen HYROX, CrossFit, dan strength training, para peserta diajak menyelesaikan berbagai tantangan fisik secara tim. Mulai dari sled push, wall balls, farmer carry, hingga lari relay di area GBK, seluruh rangkaian aktivitas dirancang untuk menghadirkan pengalaman olahraga yang menantang sekaligus menyenangkan. Acara kemudian ditutup dengan sesi cooldown walk, sebuah momen reflektif untuk merasakan sensasi “glow” alami setelah tubuh aktif bergerak.

Melalui kampanye Get The Glow, ASICS juga mengajak masyarakat untuk merayakan versi diri mereka yang paling autentik setelah berolahraga. Tanpa filter, tanpa retouching, dan tanpa standar kecantikan yang rumit, kampanye ini menampilkan wajah-wajah yang dipenuhi semangat, energi positif, dan rasa percaya diri yang tumbuh setelah bergerak.

President Director ASICS Indonesia, Yuya Sugiyama, menjelaskan bahwa filosofi Anima Sana In Corpore Sano atau Sound Mind, Sound Body menjadi landasan utama kampanye ini.

“ASICS percaya bahwa ketika tubuh bergerak, pikiran juga ikut bergerak menjadi lebih positif. Melalui Get The Glow, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia memahami bahwa ‘glow’ yang paling bermakna bukan hanya terlihat dari luar, tetapi juga berasal dari perasaan yang lebih baik dari dalam diri. Bahkan dengan meluangkan waktu sekitar 15 menit setiap hari untuk bergerak, siapa pun dapat merasakan manfaat positif bagi kesehatan mental sekaligus mendapatkan glow alami,” ujarnya.

Kampanye ini hadir di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap konsep “glow” dan kulit bercahaya. Namun di balik berbagai tren dan rutinitas perawatan yang berkembang, ASICS percaya bahwa salah satu cara paling alami untuk mendapatkan pancaran positif adalah dengan aktif bergerak. Berdasarkan riset yang dilakukan ASICS, hanya dalam waktu sekitar 15 menit aktivitas fisik, suasana hati seseorang dapat mulai meningkat secara signifikan, membantu mereka merasa lebih positif, lebih percaya diri, dan lebih baik secara mental.

Melalui Get The Glow, ASICS ingin menginspirasi lebih banyak orang untuk menjadikan gerakan sebagai bagian dari keseharian mereka. Sebab, setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat membawa dampak positif bagi tubuh, pikiran, dan kesejahteraan secara menyeluruh.

Masyarakat juga diajak untuk membagikan momen “glow” alami setelah berolahraga melalui media sosial dengan menggunakan tagar #ASICSGetTheGlow, #MoveYourBodyMoveYourMind, dan #SoundMindSoundBody, sekaligus menginspirasi lebih banyak orang untuk mulai bergerak dan merasakan manfaatnya.

Informasi lebih lanjut mengenai kampanye Get The Glow dapat ditemukan melalui situs resmi ASICS Indonesia maupun akun media sosial @asicsid. (rls/sh)

27 Tahun Berkarya untuk Industri F&B, KRISTAInterFOOD 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2

0
KRISTAInterFOOD
Press Conference KRISTAInterFOOD, pada Selasa 23/6/26 di Jakarta

binomedia.id Jakarta. Selama 27 tahun perjalanan yang penuh dedikasi, KRISTAInterFOOD terus hadir dan berkembang bersama industri makanan dan minuman Indonesia. Momen ini menjadi penanda perjalanan panjang sebuah platform karya anak bangsa yang telah mendapatkan kepercayaan dari pelaku industri, asosiasi, pemerintah, hingga komunitas bisnis selama lebih dari dua dekade.

Dengan dukungan dari Kementerian Pariwisata, GAPMMI, ACP Indonesia, PHRI, dan APRINDO, KRISTAInterFOOD berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, membuka akses pasar yang lebih luas, serta menghadirkan berbagai peluang baru bagi pelaku industri F&B Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Perjalanan ini berawal pada tahun 1995 ketika Krista mulai aktif menyelenggarakan pameran di sektor percetakan, kertas, dan kemasan. Seiring berkembangnya potensi industri pangan nasional, Krista memperluas fokusnya melalui penyelenggaraan Food n Pack pada tahun 2000. Tiga tahun kemudian, platform tersebut berkembang menjadi InterFOOD, yang hingga kini dikenal sebagai salah satu pameran industri makanan dan minuman terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia.

Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyampaikan bahwa KRISTAInterFOOD merupakan hasil dari perjalanan panjang dan konsistensi perusahaan yang dibangun oleh anak bangsa selama puluhan tahun. “InterFOOD bukan sesuatu yang kami warisi, melainkan platform yang kami bangun dengan ide, keyakinan, dan kerja keras selama 27 tahun. Sejak awal, kami ingin menghadirkan wadah yang dapat mendukung pertumbuhan, inovasi, dan konektivitas industri makanan dan minuman Indonesia dengan pasar global,” ujarnya pada saat press conference Selasa 23/6/26 di Jakarta.

Senada dengan hal tersebut, Chief Marketing Officer sekaligus Founder Krista Exhibitions, Christina Sudjie, menegaskan bahwa hadirnya identitas KRISTAInterFOOD merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan yang telah terjalin bersama seluruh ekosistem industri.

“Bagi kami, kekuatan sebuah platform lahir dari hubungan yang terbangun dengan para pelaku industri. Exhibitor, asosiasi, mitra, komunitas, dan media telah menjadi bagian penting dari perjalanan ini. KRISTAInterFOOD adalah wujud komitmen kami untuk terus bertumbuh dan melangkah bersama industri makanan dan minuman Indonesia,” ungkap Christina.

Memasuki babak baru, KRISTAInterFOOD 2026 akan hadir di NICE PIK 2 dengan fasilitas yang lebih modern, kapasitas yang lebih luas, serta pengalaman pameran yang dirancang mengikuti standar internasional. Langkah ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih optimal bagi para pelaku usaha untuk memperluas jaringan, memperkenalkan inovasi, dan menjalin kolaborasi bisnis yang berkelanjutan.

Penyelenggaraan tahun ini juga akan menghadirkan beragam program unggulan yang memperkaya pengalaman peserta dan pengunjung. Mulai dari La Cuisine Cooking Competition 2026 yang diproyeksikan melibatkan hampir 1.000 chef dari dalam maupun luar negeri bersama ACP Indonesia, Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) dan Roasting Competition bersama Dewan Kopi Indonesia, hingga berbagai program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi para profesional industri.

Dukungan yang terus mengalir dari pemerintah, asosiasi, dan komunitas industri menjadi cerminan bahwa KRISTAInterFOOD telah berkembang menjadi platform strategis yang tidak hanya mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional, tetapi juga turut memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Berbekal pengalaman 27 tahun serta semangat kolaborasi yang terus terjaga, KRISTAInterFOOD optimistis akan terus menjadi ruang pertemuan yang inspiratif bagi para pelaku industri untuk berinovasi, berkembang, dan menciptakan masa depan industri makanan dan minuman Indonesia yang semakin kuat dan berdaya saing. (rls/sh)

Animate Beauty Hadirkan Pilihan Shades Lebih Lengkap untuk Temani Setiap Warna Kulit Perempuan Indonesia

0
Animate Beauty

binomedia.id – Jakarta. Setiap perempuan memiliki warna kulit yang unik dan istimewa. Memahami keberagaman tersebut, Animate Beauty kembali menghadirkan inovasi melalui Animate 5x Active Whitening Tone Up Day Cream, sebuah skincare hybrid yang dirancang untuk membantu menampilkan kulit tampak lebih cerah secara natural sekaligus dapat digunakan sebagai base makeup sehari-hari.

Sejak pertama kali diperkenalkan, produk ini mendapatkan sambutan positif dari banyak pengguna yang menyukai efek tone up instan dengan hasil yang tetap terlihat alami. Seiring perjalanan tersebut, Animate Beauty juga menerima berbagai masukan dari konsumen yang menginginkan pilihan warna yang lebih beragam agar dapat menyesuaikan dengan karakter kulit masing-masing.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, kini Animate 5x Active Whitening Tone Up Day Cream hadir dengan tiga pilihan shades, yaitu Light, Neutral, dan Warm. Kehadiran variasi warna ini diharapkan dapat membantu setiap perempuan menemukan hasil tone up yang lebih menyatu dengan warna kulitnya, sehingga tampilan wajah terlihat segar, cerah, dan tetap natural.

Founder Animate Beauty, Yunna Mercier, mengungkapkan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus mendengarkan kebutuhan konsumen.

“Kami ingin setiap perempuan Indonesia dapat merasakan manfaat produk yang sesuai dengan warna kulitnya. Dengan pilihan shades yang lebih lengkap, kami berharap hasil tone up terlihat lebih natural dan nyaman digunakan sehari-hari,” ujarnya.

Mengusung konsep praktis dalam satu produk, Animate 5x Active Whitening Tone Up Day Cream menawarkan pengalaman penggunaan yang ringan dan nyaman. Dengan hasil akhir Healthy Glowing Finish, kulit tampak lebih segar, bercahaya, dan terawat sepanjang hari.

Tidak hanya memberikan efek tone up instan, produk ini juga dilengkapi dengan berbagai keunggulan yang mendukung perawatan kulit sehari-hari, di antaranya:

  • Instant Tone Up Cerah Natural, membantu membuat kulit tampak lebih cerah tanpa meninggalkan kesan abu-abu atau berlebihan.
  • Dermatology Tested & UV Protection, dengan kandungan SPF 30 PA+++ yang membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV saat beraktivitas.
  • 5x Active Brightening Ingredients, yaitu kombinasi Niacinamide, Vitamin E, SymWhite 377, Hexylresorcinol, dan Tranexamic Acid yang membantu menjaga tampilan kulit agar terlihat lebih cerah dan sehat.

Melengkapi rangkaian complexion-nya, Animate Beauty juga menghadirkan Animate Brightening Pro Coverage Foundation, foundation yang dikenal dengan coverage tinggi namun tetap memberikan hasil akhir yang natural dan nyaman di kulit.

Picture2 , Animate Beauty, Binomedia

Foundation ini dirancang untuk membantu menyamarkan ketidaksempurnaan kulit dengan hasil yang halus, matte, dan tidak terasa berat. Kepercayaan konsumen terhadap produk ini semakin diperkuat dengan diraihnya penghargaan Best Foundation pada ajang For You Beauty Award TikTok 2026.

Menurut Yunna Mercier, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Animate Beauty untuk terus menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan perempuan Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh para pengguna Animate. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan produk yang tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga memberikan hasil yang dapat dirasakan sejak pemakaian pertama,” ungkapnya.

Animate Brightening Pro Coverage Foundation juga diperkaya dengan kandungan skincare seperti Squalane, Black Currant Seed Oil, Rosemary Oil, Sunflower Oil, dan Vitamin E yang membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus memberikan hasil complexion yang tampak lebih halus dan tahan lama.

Sebagai bagian dari komitmennya, Animate Beauty juga mengajak konsumen untuk lebih memahami karakter kulit sebelum memilih produk complexion. Mengenali skin tone, undertone, serta menyesuaikan produk dengan jenis kulit dapat membantu mendapatkan hasil makeup yang lebih natural dan nyaman digunakan sepanjang hari.

Melalui berbagai inovasi yang dihadirkan, Animate Beauty terus berupaya mendampingi perempuan Indonesia dalam menemukan produk skincare dan complexion yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Karena pada akhirnya, setiap warna kulit memiliki keindahannya sendiri, dan tampilan cerah yang ideal adalah yang terasa nyaman, natural, serta mampu meningkatkan rasa percaya diri.

Seluruh produk Animate Beauty diformulasikan tanpa alkohol, cruelty-free, vegan friendly, serta telah melalui uji dermatologis untuk mendukung kenyamanan penggunaan sehari-hari. (rls/sh)

Mahasiswa UNAIR Kembangkan Hydrogel Inovatif untuk Pengobatan Ulkus Diabetik

0
Stem Cell

Binomedia.id , SURABAYA – Komplikasi diabetes masih menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia kesehatan Indonesia. Menjawab persoalan tersebut, sekelompok mahasiswa (UNAIR) berhasil mengembangkan inovasi pengobatan ulkus diabetik berbasis biomaterial yang berpotensi mempercepat proses penyembuhan luka pada penderita diabetes.

Inovasi tersebut berupa Injectable Hydrogel Sekretom Stem Cell berbasis hyaluronic acid dan chitosan yang dikombinasikan dengan genistein. Berkat gagasan tersebut, tim yang dipimpin oleh berhasil meraih pendanaan dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026.

Ulkus diabetik merupakan salah satu komplikasi serius diabetes melitus yang umumnya menyerang bagian ekstremitas bawah, seperti kaki. Kondisi ini menyebabkan luka sulit sembuh akibat gangguan sirkulasi darah dan proses regenerasi jaringan yang terganggu karena kadar gula darah yang tinggi.

Berdasarkan berbagai penelitian, ulkus diabetik memiliki risiko komplikasi yang tinggi, bahkan dapat menyebabkan kematian hingga 50 hingga 60 persen dalam kurun waktu lima tahun apabila tidak ditangani secara optimal. Selain itu, kondisi tersebut juga menjadi salah satu penyebab utama tindakan amputasi pada penderita diabetes.

Melihat tingginya risiko tersebut, tim mahasiswa UNAIR menawarkan solusi melalui pendekatan biomaterial berbentuk injectable hydrogel atau hidrogel yang diaplikasikan langsung ke area luka melalui proses penyuntikan.

Auliya menjelaskan bahwa metode tersebut dipilih karena karakteristik luka ulkus diabetik yang umumnya memiliki permukaan tidak rata. Dengan bentuk cair saat disuntikkan, hydrogel mampu mengisi seluruh celah luka secara optimal sebelum kemudian menyesuaikan bentuk luka yang ada.

“Inovasi ini menggunakan hydrogel yang memiliki sifat thermosensitive, sehingga berbentuk cair pada suhu ruang dan akan mengeras ketika bersentuhan dengan suhu tubuh. Dengan demikian, material dapat menyesuaikan morfologi luka dan meningkatkan efektivitas interaksi antara zat aktif dengan jaringan yang mengalami kerusakan,” jelasnya.

Hydrogel tersebut tersusun dari kombinasi chitosan dan hyaluronic acid yang berfungsi sebagai biomaterial pelindung sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang mendukung proses penyembuhan luka.

Keunggulan lainnya terletak pada kombinasi bahan aktif yang digunakan. Tim peneliti memanfaatkan sekretom, yakni senyawa bioaktif hasil turunan sel punca (stem cell) tali pusar yang diketahui memiliki kemampuan mendukung regenerasi jaringan dan pembentukan pembuluh darah baru.

Selain itu, formulasi tersebut juga diperkaya dengan genistein, senyawa alami yang berperan dalam pembentukan kolagen sehingga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Menurut Auliya, hingga saat ini belum banyak penelitian yang menggabungkan sekretom, genistein, dan injectable hydrogel berbasis chitosan-hyaluronic acid sebagai terapi ulkus diabetik.

“Sebetulnya gap-nya adalah belum ada treatment yang mengombinasikan bahan-bahan aktif tersebut, padahal sejumlah jurnal menunjukkan bahwa material-material itu sangat berkaitan dalam mendukung proses penyembuhan ulkus diabetik,”

Bank Jakarta Perluas Layanan Digital dan Dorong Transaksi Non-Tunai di Jakarta Fair 2026

0
Foto: wikipedia

Binomedia.id – JAKARTA – Bank Jakarta memanfaatkan ajang Jakarta Fair 2026 sebagai sarana untuk memperluas penggunaan layanan perbankan digital sekaligus mendorong semakin masifnya transaksi non-tunai di tengah masyarakat. Kehadiran Bank Jakarta di pameran tahunan terbesar di Indonesia itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat inklusi keuangan dan mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Bank Jakarta kembali hadir di Hall C1 Anjungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam gelaran Jakarta Fair 2026 yang berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan para pengunjung dapat memanfaatkan aplikasi JakOne Mobile untuk melakukan berbagai transaksi di merchant maupun tenant UMKM yang berpartisipasi dalam Jakarta Fair tahun ini.

“Kehadiran Bank Jakarta di Jakarta Fair merupakan bentuk upaya kami untuk terus hadir dan relevan di tengah masyarakat,” ujar Agus dalam keterangannya.

Menurutnya, partisipasi Bank Jakarta pada Jakarta Fair 2026 tidak hanya bertujuan memperkenalkan layanan digital, tetapi juga memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah dan nyaman bagi masyarakat.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Jakarta menghadirkan konsep Engagement Store yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan Blibli. Konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbelanja dan bertransaksi yang lebih menarik bagi para pengunjung.

Selain mendorong penggunaan transaksi digital, Bank Jakarta juga menyediakan berbagai layanan perbankan langsung di area pameran. Pengunjung dapat membuka rekening secara online melalui aplikasi JakOne Mobile, mengajukan kredit dan pembiayaan, serta memanfaatkan fasilitas ATM Cash Recycling Machine (CRM) untuk melakukan setor maupun tarik tunai.

Tidak hanya itu, Bank Jakarta juga menghadirkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui kerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Masyarakat dapat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC) maupun aplikasi JakOne Mobile.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, mengatakan kehadiran Bank Jakarta di Jakarta Fair menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemanfaatan layanan digital sekaligus memperluas inklusi keuangan.

“Melalui kehadiran Bank Jakarta di Jakarta Fair 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman bertransaksi yang dapat memperkuat engagement antara Bank Jakarta dengan nasabah dan masyarakat,” kata Arie.

Ia menambahkan, Bank Jakarta akan terus berinovasi dalam menghadirkan layanan digital serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun ekosistem keuangan yang lebih inklusif, modern, dan berkelanjutan.

Melalui partisipasi di Jakarta Fair 2026, Bank Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang beralih ke layanan perbankan digital dan memanfaatkan kemudahan transaksi non-tunai dalam aktivitas sehari-hari.(dhil)