Senin, Februari 9, 2026
Beranda blog Halaman 198

She Builds, Serial Khusus Digital Perjalanan Inspiratif Pengusaha Perempuan

0
She Builds
She Builds, Serial Khusus Digital Perjalanan Inspiratif Pengusaha Perempuan

Binomedia.id – She Builds, sebuah serial khusus digital, yang diluncurkan awal tahun ini untuk menyorot perjalanan inspiratif pengusaha perempuan, kembali dengan musim tayang keduanya.

Dibuat oleh National Geographic di India dengan kolaborasi bersama Sequoia Southeast Asia dan India, musim terbaru ini mencakup perjalanan lima founder perempuan yang bermisi membangun bisnis besar dan menciptakan dampak di kawasan masing-masing dan bahkan lebih luas lagi.

Musim ini, She Builds mengetengahkan dua perempuan Indonesia yang membangun brand konsumen dalam era baru, beserta tiga founder perempuan dari kawasan India yang membangun perusahaan dalam sektor SaaS, tekfin, dan direct-to-consumer (D2C). Kumpulan film pendek ini menyoroti keyakinan diri, kerentanan, dan kekuatan dalam diri mereka ketika menghadapi tantangan dalam mengembangkan kewirausahaan.

Baca Juga : Film Ngeri-Ngeri Sedap di Forum Ekonomi Kreatif Dunia

Seri kali ini menampilkan Shinta Nurfauzia dari Lemonilo yang membantu orang-orang Indonesia untuk dapat memilih makanan yang lebih baik melalui berbagai pilihan alternatif yang lebih sehat sebagai bahan konsumsi keseharian mereka. Simak ceritanya di sini.

Seri musim ini juga menampilkan Irene Ursula dari BeautyHaul, yang bermisi untuk menciptakan revolusi kecantikan di Indonesia dan Asia Tenggara yang akan dirilis tanggal 4 November 2022. Musim kedua dari She Builds kali ini juga menampilkan tiga founder perempuan dari India yaitu:

  • Yamini Bhat dari Vymo yang menjadi salah satu orang awal yang percaya untuk membawa teknologi SaaS India mendunia.
  • Pallavi Shrivastava dari Progcap yang memberdayakan bisnis kecil dan menengah, menyediakan modal kerja untuk mereka yang memerlukan melalui aplikasi mudah.
  • Anju Srivastava dari Wingreens World yang memberdayakan perempuan-perempuan kurang mampu di India, sambil menciptakan brand-brand F&B yang lebih baik untuk konsumen.

Dengan berbagi cerita para perempuan yang membangun teknologi, kategori atau model bisnis baru, dan di samping itu mengatasi tantangan pribadi dan profesional, She Builds berharap untuk menempatkan kewirausahaan dalam agenda kelompok perempuan yang lebih luas.

Baca Juga : Peminat Film Lokal Indonesia Terus Meningkat

“Walaupun angka kelulusan perempuan dari perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara dan India mencatatkan angka tertinggi, jumlah founder perempuan tetap rendah. Tim dalam Sequoia Spark, program kami untuk para founder perempuan, telah menciptakan serial ini dengan kolaborasi bersama National Geographic untuk mendorong lebih banyak perempuan untuk membangun startup,” ujar Gayatri Yadav, CMO, Sequoia Southeast Asia & India.

“Dengan berbagi cerita mereka, kami berharap untuk menginspirasi generasi baru perempuan untuk menemukan percikan api semangat dalam diri mereka dan mengetahui bahwa mereka juga dapat mendorong inovasi dan membangun bisnis skala besar.” Tutupnya.

 

Reporter : Wahyu Triono

Provinsi NTT Merupakan Daerah Dengan Angka Prevalensi Stunting Tertinggi di Indonesia

0
Prevalensi Stunting
Daerah Dengan Angka Prevalensi Stunting Tertinggi di Indonesia

Binomedia.id – Provinsi Nusa Tenggara Timur (Provisi NTT) merupakan daerah dengan angka prevalensi stunting tertinggi di Indonesia. Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, prevalensi stunting mencapai 37,8%.

Karena itu Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat meminta seluruh bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota se-Provinsi NTT untuk totalitas dalam percepatan penurunan stunting untuk membangun generas masa depan Indonesia.

“Kita harus totalitas dan komitmen dalam membangun generasi masa depan. Terima kasih kepada semua pihak sehingga trend penurunan stunting di Provinsi NTT menunjukan hasil yang positif,” kata Viktor pada pertemuan bersama Bupati dan Walikota se-Provinsi NTT di aula kantor Bupati Timor Tengah Selatan, Selasa (01/11/2022).

Baca Juga : Demi Mewujudkan Bali Bebas Stunting, Inovasi dan Kolaborasi Lintas Sektor Diharapkan Tumbuh dan Terjaga

Berdasarkan data SSGI tahun 2021, Kabupaten Timor Tengah Selatan merupakan daerah dengan prevalensi tertinggi di Provinsi NTT yakni mencapai 48,3%. Dalam rapat percepatan penurunan stunting se-Provinsi NTT itu, Viktor mengatakan perlu dilakukan sensus atau pendataan bagi setiap anak yang mengalami stunting.

“Kita mempunyai data dan tahu masalahnya di mana. Pendataan dimulai dari nama anak, alamat dan data orang tua lengkap. Hal ini agar setiap dana yang telah dianggarkan tepat sasaran. Sensus ini juga langkah awal untuk intervensi dalam penanganan stunting, dengan mengetahui data stunting dari berat dan tinggi anak, maka dapat ditentukan langkah awal dalam program penanganan stunting,” kata Viktor.

Dalam rapat evaluasi stunting tersebut hadir seluruh bupati dan wakil bupati se-Provinsi NTT, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kota se-Provinsi NTT, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan se-Provinsi NTT.

Baca Juga : Bali Merupakan Provinsi Dengan Prevalensi Stunting Terendah di Indonesia

Hadir juga Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTT Marianus Mau Kuru, Kepala Dinas Kesehatan dan Catatan Sipil Provinsi NTT Ruth Laiskodat, Plt Kepala Balitbang Provinsi NTT DR Alfonsus Theodorus, serta Staf Khusus Gubernur Bidang Kesehatan dr. Stefanus Bria Seran MPH.

Selanjut Viktor meminta para Bupati/Walikota se-Provinsi NTT untuk serius terhadap penanganan stunting melalui program penanganan stunting bagi Balita dan Ibu Hamil. Viktor Laiskodat juga menegaskan para bupati dan wakil bupati wajib memerintahkan para kepala desa dan lurah agar mengetahui seluruh ibu hamil yang ada di wilayahnya serta melakukan sensus bagi setiap anak yang mengalami stunting.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah menargetkan angka prevalensi kekerdilan atau stunting pada tahun 2024 berada di bawah 14% bahkan diharapkan dapat mencapai single digit dengan memberi perhatian pada kabupaten yang masih tinggi angka stuntingnya.

Baca Juga : Kabupaten Gunung Mas Merupakan Daerah Prevalensi Stunting Tertinggi di Kalimantan Tengah

“Saat ini data stunting kita turun mencapai 17,7%, diharapkan tahun depan akan mencapai single digit jika kita memberikan perhatian khusus untuk mengintervensi tiga kabupaten yang memiliki angka stunting paling tinggi yaitu Kabupaten Timor Tengah Selatan ( 28,3%), Kabupaten Timor Tengah Utara ( 24,3%) dan Kabupaten Sumba Barat Daya ( 24,3%) serta kabupaten lainnya dengan pola yang baik untuk menekan angka stunting untuk turun terus” kata dia.

Gubenur juga menegaskan agar memastikan alat ukur terstandard di semua posyandu serta memastikan setiap anak stunting ditangani secara langsung.

“Saya harap dalam rapat koordinasi stunting hari ini dapat merumuskan dan lebih menukik terhadap kerja-kerja kita yang lebih baik dengan cara memastikan semua anak stunting dapat ditangani langsung dan dapat didokumentasikan melalui video, juga mendata ibu hamil di desa termasuk lama usia kehamilan, serta memastikan anak stunting dapat ditimbang dan diukur menggunakan alat yang sesuai dengan standar. Semua kabupaten telah bekerja keras karena adanya grafik penurunan angka stunting sekitar 5-7 persen, namun diperlukan inovasi dan terobosan yang lebih agar kita dapat mencapai angka 10 persen di tahun 2023,” tegas Viktor Laiskodat.

Prevalensi Stunting
Provinsi NTT Merupakan Daerah Dengan Angka Prevalensi Stunting Tertinggi di Indonesia

Operasi Timbang Balita

Dalam dialog antara Gubernur dan Bupati/ Wakil Bupati yang hadir, Bupati Timor Tengah Selatan Drs. Eusabius Binsasi, mengatakan bahwa upaya pemerintah dalam penanganan stunting yaitu dengan memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa stunting adalah masalah bersama dan semua elemen masyarakat.

“Upaya telah kami lakukan di Kabupaten TTS adalah mewajibkan Bupati, Wakil Bupati dan semua pimpinan OPD menjadi Bapak Angkat Anak Stunting di semua kecamatan dan kita bersama semua Kepala Desa bekerja sama melakukan edukasi kepada masyarakat untuk menurunkan angka stunting dan kedepannya kami akan berkolaborasi dengan para pimpinan agama dan BUMN, BUMD untuk turut terlibat dalam penanganan stunting dan melalui upaya ini diharapkan angka stunting di Kabupaten TTU akan turun menjadi 10 persen. Untuk pendataan Ibu hamil telah kami sampaikan kepada setiap kepala desa untuk dilakukan,” Eusabius.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan Hasil Operasi Timbang periode Agustus 2021 – Agustus 2022 dimana terdapat 2 kabupaten mengalami kenaikan prosentasi stunting yaitu Kabupaten Mangarai Barat dan Sumba Tengah.

Untuk Kabupaten Manggarai Barat mengalami kenaikan balita stunting dari periode Agustus 2021 berjumlah 3.495 orang atau 15,1% dan tahun 2022 naik menjadi 3.675 orang atau naik menjadi 15,9%. Untuk Kabupaten Sumba Tengah jumlah balita stunting dari periode Agustus tahun 2021 berjumlah 559 orang balita stunting atau 8,1%, mengalami kenaikan menjadi 659 orang balita stunting atau 8,7%.

Berdasarkan evaluasi Hasil Operasi Timbang Bulan Agustus 2022, dari 22 kabupaten/kota di Provinsi NTT terdapat 6 kabupaten dengan prosentase stunting lebih dari 20%, 11 kabupaten dengan prosentase stunting lebih dari 10% dan 5 kabupaten dengan prosentasi stunting di bawah 10%.

Kabupaten dengan stunting tertinggi adalah Kabupaten Timor Tengah Selatan ( 28,3%) dan kabupaten dengan stunting terendah adalah Kabupaten Nagekeo (8,4%).

 

Reporter : Wahyu Triono

Tahap Akhir Konstruksi, KTT G20 di Bali Lebih Ramah Lingkungan

0
KTT G20
KTT G20 , peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur ( sumber Kementrian PUPR)

Binomedia.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan tahap akhir pekerjaan peningkatan dan pembangunan jalan baru dalam rangka mendukung konektivitas penyelenggaraan Presidensi Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Peningkatan fungsi jalan dan jembatan di Bali sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2021.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan dan jembatan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan para pengguna jalan. “Akses jalan yang semakin baik juga akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar dengan bangkitnya sektor pariwisata,” kata Menteri Basuki.

Dukungan infrastruktur jalan dan jembatan di Bali meliputi preservasi ruas Simpang Pesanggaran hingga Nusa Dua, preservasi Jalan Jimbaran–Uluwatu, dan penataan lansekap bundaran, pedestrian, dan median jalan mulai dari ruas Jalan Bandara Ngurah Rai hingga ke venue pelaksanaan G20, termasuk penataan akses jalan dan kawasan parkir Garuda Wisnu Kencana (GWK) serta peningkatan kualitas jalan akses Tampak Siring.

Baca juga : Kementerian PUPR Tingkatkan Sinergi Perencanaan dan Pemrograman Pembangunan Infrastruktur

Pekerjaan dilaksanakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya dengan biaya APBN senilai Rp241,4 miliar. Saat ini progres pekerjaannya sudah mencapai 95,95% dengan target selesai 10 November 2022.

Dukungan infrastruktur konektivitas lainnya adalah peningkatan jalan Sp. Siligita – Kempinski dan showcase mangrove sepanjang 6,5 km. Pelaksana pekerjaannya kontraktor PT Waskita Karya dengan biaya APBN senilai Rp141,42 miliar dan progresnya sudah 100%.

Baca Juga : PUPR Pastikan Semua persiapan KTT G20 TELAH SELESAI

Selanjutnya penataan Jalan Tol Bali-Mandara oleh PT Jasa Marga dengan anggaran Rp74,8 miliar telah selesai Juli 2022.

Untuk meningkatkan kualitas dan estetika, seluruh pekerjaan preservasi jalan dan jembatan disertai dengan beautifikasi dan penghijauan yang masif sehingga lebih ramah lingkungan. Diharapkan Provinsi Bali yang ditunjuk sebagai pusat lokasi penyelenggaraan KTT G20 akan siap sebagai tuan rumah sekaligus sejalan dengan tema utama recover together, recover stronger.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Prediksi Pertumbuhan PDB Indonesia Sepanjang 2022 Mencapai 5,08%

0
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Binomedia.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi pemulihan ekonomi Indonesia akan berlanjut tahun ini dengan prediksi pertumbuhan PDB Indonesia sepanjang 2022 akan mencapai 5,08%, lebih tinggi dari 3,69% pada 2021.

“Kami memperkirakan pemulihan ekonomi nasional berlanjut tahun ini, yang didukung mobilitas masyarakat dan konsumsi rumah tangga yang terus meningkat, terkendalinya Pandemi COVID-19, serta pertumbuhan ekspor yang sangat tinggi,” ujar Rully Arya Wisnubroto, Senior Economist Mirae Asset Sekuritas, dalam Media Day by Mirae Asset Sekuritas, 3 November 2022.

Dia memperkirakan pertumbuhan PDB kuartal III/2022 meningkat 5,6% YoY (vs. kuartal II/2022 5,4% YoY). Hal ini turut ditopang surplus neraca perdagangan Januari-September 2022 yang sangat tinggi dan mencapai US$39,9 miliar (vs. total surplus neraca perdagangan 2021 US$35,4 miliar), serta APBN periode Januari-September 2022 yang mencatatkan surplus Rp 60,9 triliun (0,33% terhadap PDB).

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Prediksi Pertumbuhan PDB Indonesia Sepanjang 2022 Mencapai 5,08%

Perbaikan ekonomi domestik dan tingginya surplus neraca perdagangan tersebut, lanjut Rully, diharapkan dapat menopang pergerakan nilai tukar rupiah yang sempat mencapai Rp 15.600 per dolar AS dan tekanan terhadap harga obligasi pemerintah (surat berharga negara/SBN). Turunnya harga obligasi tersebut memicu kenaikan tingkat imbal hasil (yield) di pasar sekunder.

Menurut dia, tekanan pada nilai tukar rupiah dan pasar obligasi disebabkan oleh naiknya suku bunga kebijakan AS (Federal Funds Rate/FFR) yang cukup agresif tahun ini, mencapai 300 bps menjadi 3,25% hingga September. Besaran 100 bps setara dengan 1%.

Dia mengatakan kenaikan suku bunga acuan tersebut juga terjadi di dalam negeri di mana BI-7DRRR naik 125 bps hingga 4,75% untuk menyikapi tingginya laju inflasi. Inflasi September dibukukan 5,95%, tertinggi sejak Oktober 2015, setelah kenaikan harga BBM bersubsidi pada awal September.

“Kami memprediksi FFR dapat naik lagi hingga 4,5% pada akhir tahun. Di dalam negeri, kami memprediksi inflasi periode 2022 akan mencapai 7,13% sehingga BI 7-DRR dapat naik lagi 25 bps pada bulan ini menjadi 5% dari posisi sekarang 4,75%.” lanjutnya.

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Pembicara dalam acara Media Day November 2022 by PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Dhian Karyantono, Fixed Income Research Mirae Asset Sekuritas, menjelaskan di pasar surat utang, terjadi tren penurunan harga SBN yang tercermin dari kenaikan yield seri acuan 10 tahun hingga 7,67% pada 25 Oktober 2022 sebelum cenderung melandai hingga 7,54% di akhir Oktober 2022.

Meskipun demikian, Dhian menilai kondisi pasar obligasi saat ini cenderung undervalued dan memprediksi harga obligasi 10 tahun bisa naik sehingga menekan yield-nya hingga ke level 7,26% pada akhir tahun dengan asumsi skenario moderat. “Potensi melandainya yield SBN di akhir tahun dibanding kondisi saat ini dapat menjadi momentum untuk masuk ke instrumen SBN,” tutur Dhian.

Nita Amalia, Head of Fixed Income Mirae Asset Sekuritas, mengatakan total transaksi obligasi pemerintah dan korporasi mengalami peningkatan 105% pada kuartal III/2022 dibandingkan dengan transaksi pada kuartal III/2021. Hal ini sejalan dengan kenaikan ranking bulanan perusahaan efek yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia dibanding rata-rata ranking pada 2021 dan 2020.

“Tahun ini, posisi Mirae Asset Sekuritas di pasar obligasi korporasi didominasi oleh peringkat 4 nilai transaksi terbesar di antara 122 perusahaan efek, dan peringkat 8 nilai transaksi terbesar di pasar obligasi pemerintah.” Lanjutnya.

Menurut Nita, besarnya modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) Mirae Asset Sekuritas sekitar Rp 1,3 triliun memungkinkan dilakukannya transaksi volume besar melalui perusahaan, termasuk transaksi obligasi.

Layanan komprehensif Mirae Asset Sekuritas yang lain di pasar obligasi termasuk kegiatan penjaminan emisi efek utang (obligasi, MTN dan NCD), update pasar rutin harian dan bulanan, webinar Youtube bulanan, client gathering, dan warehousing obligasi.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Tentang PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia adalah perusahaan efek anak usaha Mirae Asset Securities Co. Ltd, yang tergabung ke dalam salah satu kelompok usaha jasa keuangan non-bank terbesar di Korea Selatan yaitu Mirae Asset Financial Group. Grup usaha itu memiliki dana kelolaan sekitar US$ 550 miliar (setara Rp 8.000 triliun) pada akhir tahun lalu.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebelumnya bernama PT Daewoo Securities Indonesia sejak 2013. Setelah beberapa kali pergantian pemilik dan nama pada 2016, Mirae Asset Securities Co. Ltd. yang juga salah satu perusahaan efek terbesar di Korea Selatan, menjadi pemegang saham Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan mengubah namanya hingga menjadi seperti sekarang.

Per akhir September 2022, nilai transaksi saham Mirae Asset Sekuritas Rp 480 triliun sejak awal tahun (year to date), terbesar di antara anggota bursa Bursa Efek Indonesia.

Pada 2021, nilai transaksi Mirae Asset Sekuritas mencapai Rp 697 triliun, naik 70% persen dibanding capaian Rp 410 triliun pada tahun sebelumnya yang diiringi dengan kenaikan pangsa pasar terhadap transaksi saham di bursa menjadi 10,51% dari tahun sebelumnya 9,19%. Nilai transaksi saham Mirae Asset Sekuritas merupakan yang terbesar di pasar modal Indonesia sejak 2 tahun terakhir.

Wujudkan Kota Cerdas, Semangat Saling Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman Antar Kabupaten dan Kota

0
Wujudkan Kota Cerdas
Wujudkan Kota Cerdas, Semangat Saling Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman Antar Kabupaten dan Kota

Binomedia.id – Dalam pengembangan konsep kota cerdas (smart city) di Indonesia dibutuhkan semangat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman antar kabupaten dan kota. Hal itu terutama saat menyusun strategi terpadu untuk mewujudkan perkotaan cerdas yang kompak, nyaman, efisien, dan berkelanjutan.

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA, daerah yang telah lebih dahulu berhasil mewujudkan smart city mesti menjadi sokoguru dan contoh dalam penerapan kota cerdas. Ia juga meminta daerah lain agar tidak ragu untuk belajar kepada daerah yang telah lebih dahulu menyandang predikat smart city tersebut.

“Tujuannya semata-mata membuat Indonesia lebih hebat dan daerah lebih maju. Hari ini terdapat 548 daerah otonom di Indonesia yang dapat diarahkan untuk membangun ekosistem digital yang komprehensif di wilayahnya masing-masing,” kata Safrizal dalam pembukaan Rapat Kebijakan Standar Pelayanan Perkotaan Cerdas Berkelanjutan di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Selasa (1/11/2022).

Baca Juga : Kemendagri Berharap Gelaran ITE 2022 Tumbuhkan Kota Cerdas di Indonesia

Dalam kesempatan ini, Safrizal juga mengingatkan tentang posisi Indonesia yang memegang kepemimpinan ASEAN Smart City Network (ASCN) pada 2023 mendatang.

“Tahun depan Indonesia sebagai pemimpin ASCN akan memiliki 10 kota cerdas yang akan dijadikan percontohan di tingkat internasional. Tahun ini kita memilih 7 daerah lagi, dari 3 yang sudah ada, diwakili DKI Jakarta, Kota Makassar, dan Kabupaten Banyuwangi. Kita akan ukur daerah-daerah dengan menggunakan indikator-indikator kematangan kota cerdas, atau Smart City Maturity,” papar Safrizal.

Lebih lanjut, Safrizal menekankan, penerapan kota cerdas jangan hanya dipahami sebagai penggunaan TIK semata. Namun yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah daerah dapat mewujudkan pelayanan yang optimal terhadap warganya melalui penyelenggaraan pemerintahan yang lebih bersih, akuntabel, efektif, dan efisien. Apabila hal itu dapat diwujudkan, tentunya Indeks SPBE Nasional dan E-Government Development Index (EGDI) Indonesia juga akan ikut meningkat.

Baca Juga : Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Lahirkan 17 inovasi

“Smart city not only aplikasi. Sudah ada lebih dari 3.400 aplikasi yang dikembangkan. Perlu adanya integrasi yang terstandarisasi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta, universitas hingga LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat),” tambah Safrizal.

Sebagai informasi, rapat kali ini merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang pada 21 Oktober 2022 lalu. Waktu itu Mendagri mengapresiasi penerapan Digital Service Living Lab yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang.

Menurut Mendagri, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) berbasis gotong royong yang dilakukan Pemkab Sumedang melalui pola capacity building, coaching, mentoring, dan counseling, merupakan sebuah disrupsi yang patut diapresiasi.

Adapun narasumber dalam rapat ini yaitu Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nanik Murwati; Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional Ilham Akbar Habibie; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman mewakili Bupati Sumedang; dan Chancellor United in Diversity Foundation Suyoto.

Sementara peserta rapat kali ini adalah Sekretaris Daerah serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dari 62 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Melalui rapat ini diharapkan wawasan peserta tentang penerapan SPBE dapat semakin berkembang, sehingga mampu mereplikasi capaian-capaian yang telah dilakukan daerah percontohan. Dengan demikian, ke depan akan lahir kota-kota cerdas baru di Indonesia.

Terakhir, kepada para peserta rapat yang hadir, Safrizal berpesan agar mereka dapat menjadi penggerak perubahan dalam penerapan kota cerdas di seluruh Indonesia. “Kalau mau maju harus ada leadership, dipimpin oleh seorang leader yang memahami konsep untuk menggerakkan perubahan,” pesan Safrizal.

 

Reporter : Wahyu Triono

Demi Mewujudkan Bali Bebas Stunting, Inovasi dan Kolaborasi Lintas Sektor Diharapkan Tumbuh dan Terjaga

0
Bali Bebas Stunting
Upaya Demi Mewujudkan Bali Bebas Stunting

Binomedia.id – Meskipun memiliki prevalensi stunting di bawah rata-rata dan terendah secara nasional, Provinsi Bali diharapkan tidak terlena dalam mengupayakan pengentasan stunting. Inovasi dan kolaborasi lintas sektor diharapkan selalu tumbuh dan terjaga demi mewujudkan Bali bebas stunting pada tahun 2024 mendatang.

Pesan tersebut dinyatakan Inspektur Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Ari Dwikora Tono, Ak, M. Ec. Dev, kala membuka Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Bali yang digelar Perwakilan BKKBN Bali di kawasan Sanur, Denpasar, Selasa (1/11).

“Prevalensi stunting Bali bagus, ketika secara nasional menarget pada 2024 harus 14 persen, tahun 2021 Bali sudah 10,9 %. Namun demikian, itu bukan capaian yang berhenti di sana, Bali jangan terlena. Harus kita cegah bersama, bersama mengentaskan stunting,” kata dia.

Baca Juga : Bali Merupakan Provinsi Dengan Prevalensi Stunting Terendah di Indonesia

Ia menjelaskan, meskipun menjadi provinsi dengan prevalensi terendah, berdasarkan sebaran kewilayahan di tingkat kabupaten di Bali masih ditemukan adanya kesenjangan. Dwikora berpesan agar hal tersebut menjadi atensi, sehingga kabupaten dengan prevalensi tinggi dapat diperhatikan lebih serius.

“Di Bali masih ada kabupaten yang rendah dan tinggi. Kabupaten yang tinggi perlu diperhatikan, mungkin pada SSGI (Studi Status Gizi Indonesia, red) 2022 tahun ini mungkin ada yang naik atau turun, sehingga perlu intervensi yang konvergensi, yang diharapkan dapat padu oleh berbagai pihak. Perlu ada kerja keras bersama,” katanya.

Melihat strategi pengentasan stunting di Bali yang melibatkan desa adat, Dwikora menyatakan apresiasinya. Pelibatan desa adat dipandang efektif, sehingga prevalensi stunting di Bali dapat rendah.

Baca Juga : Kabupaten Gunung Mas Merupakan Daerah Prevalensi Stunting Tertinggi di Kalimantan Tengah

“Adat di Bali sangat mendukung untuk program pemerintah, salah satunya program penurunan stunting. Namun, kita jangan terlena dengan kekuatan yang ada. Harus kita identifikasi kekuatan yang ada, sebagai cerminan di TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Provinsi Bali karena di Bali belum punya pergub terkait percepatan stunting. Juga perlu perwali atau perbup yang belum mengacu pada Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Stunting,” Dwikora mengingatkan.

“Oleh karenanya, mari tingkatkan komitmen untuk turunkan stunting di Provinsi Bali. Waktu kita yang terbatas, 2024 sudah sebentar lagi, Wagub (Bali) menginstruksikan dapat memastikan SDM yang ada sehingga intervensi dapat dilakukan secara maksimal,” katanya.

Bali Bebas Stunting
Demi Mewujudkan Bali Bebas Stunting, Inovasi dan Kolaborasi Lintas Sektor Diharapkan Tumbuh dan Terjaga

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS, dalam laporannya mengatakan bahwa acara tersebut memang secara khusus digelar untuk menyatukan pandangan seluruh komponen yang terlibat dalam upaya pengentasan stunting. Pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pijakan positif dalam upaya mewujudkan Bali bebas stunting.

“Rekonsiliasi ini diharap bisa menghasilkan kesepakatan untuk tindak lanjut penurunan stunting ke depan. Tahun 2024 kita harapkan di bawah dua digit. Mudah-mudahan SDGI 2022 bisa turun. Jika ada kabupaten/kota yang meningkat, nanti akan kami evaluasi. Kita evaluasi bersama,” katanya.

Baca Juga : Berisiko Stunting, Warga Kampung KB di Riau Beri Parsel untuk Keluarga dan Baduta

Komitmen bersama untuk mengentaskan stunting yang harus dilakukan secara kolaboratif pun diamini Kepala Bappeda Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra. Ia mengatakan bahwa strategi pengentasan stunting perlu intervensi langsung dan tidak langsung yang konvergen.

“Intervensi yang konvergen merupakan kunci keberhasilan penurunan stunting. Oleh karena itu, rekonsiliasi ini penting untuk meningkatkan pemahaman untuk program pengentasan stunting dari provinsi hingga tingkat desa,” kata dia mewakili Ketua TPPS Provinsi Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) yang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Bali telah menetapkan target penurunan prevalensi stunting antara tahun 2022 hingga 2024. Pihaknya menarget prevalensi stunting dapat turun dari 10,9 % pada 2021 menjadi 9,28 % pada tahun 2022. Selanjutnya pada tahun 2023 pihaknya menarget angka stunting turun ke 7,71 % dan pada tahun 2024 ditarget turun ke angka 6,15 %.

 

Reporter : Wahyu Triono

Bali Merupakan Provinsi Dengan Prevalensi Stunting Terendah di Indonesia

0
Prevalensi Stunting
Bali Merupakan Provinsi Dengan Prevalensi Stunting Terendah di Indonesia

Binomedia.id – Bali merupakan provinsi dengan prevalensi stunting terendah di Indonesia, yakni 10,9 %. Angka ini jauh di bawah prevalensi nasional 24,4 %. Kendati demikian, dua dari sembilan daerah tingkat dua di Bali punya prevalensi stunting tinggi yakni Kabupaten Karangasem dengan prevalensi stunting 22,9 % dan Kabupaten Klungkung dengan prevalensi 19,4 %.

Guna percepatan penurunan stunting di kedua daerah tersebut, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Bali menggandeng Forum Rektor. Dalam Kelompok Diskusi Terarah yang digelar, Rabu (02/11/2022), Ketua Forum Rektor Bali Prof. dr. Pande Putu Januraga mengatakan perlunya pengembangan program Desa Taman Cening untuk mendukung program penurunan stunting yang akan dilaksanakan di dua Kabupaten Lokus Stunting yaitu Kabupaten Klungkung dan Karangasem.

“Ini merupakan hasil pengajuan proposal ke Kedaireka, kami bekerja sama dengan perwakilan BKKBN Provinsi Bali untuk menciptakan Desa yang kondusif untuk mendukung percepatan penurunan stunting yaitu Desa Taman Cening ,” kata Prof. dr. Pande Menurut Prof. dr. Pande, Desa Taman Cening ini nantinya akan melibatkan Krama Istri atau kaum perempuan di Desa serta Sekeha Truna Truni (perkumpulan remaja di Desa).

Baca Juga : Kabupaten Gunung Mas Merupakan Daerah Prevalensi Stunting Tertinggi di Kalimantan Tengah

“Jadi melalui program Desa Taman Cening, kami akan mengembangkan produk pengetahuan seperti modul pendampingan catin untuk agama Hindu dan Adat Bali atau video yang bisa digunakan oleh para Kader nantinya serta masyarkat desa maupun pemangku kepentingan terkait” jelasnya.

Selain produk pengetahuan, ke depannya juga akan ada pelatihan seperti pengolahan makanan lokal untuk mendukung peningkatan Gizi dalam upaya percepatan penurunan stunting. “ Pelatihan ini recananya untuk kader tingkat desa, Remaja dan Krama Istri namun ini masih proses penjajakan dan berkoordinasi dengan OPD terkait hal ini”, tambahnya.

Dijelaskan Prof.dr. Pande bahwa penentuan lokasi implementasi Program Desa Taman Cening ini merupakan hasil analisis kasus stunting di Provinsi Bali, “Kita melihat bahwa kedua kabupaten ini (Karangasem dan Klungkung) berada pada skala prioritas kasus stunting terbesar di Provinsi Bali, Karangasem 22,9% sedangkan Klungkung 19,4%. Namun ini diharapkan akan berlanjut di seluruh kabupaten di Provinsi Bali” ucapnya.
Sementara Kepala Perwakilan Provinsi Bali dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.FOR, MARS mengatakan bahwa Program Desa Taman Cening ini akan sangat mendukung percepatan penurunan stunting di Provinsi Bali.

Baca Juga : Berisiko Stunting, Warga Kampung KB di Riau Beri Parsel untuk Keluarga dan Baduta

“Tentunya ini akan sangat membantu kita dalam intervesi mulai dari Remaja dan pemberian makanan gizi melalui produk lokal, tentunya kita berharap ini akan terus berlanjut tidak hanya di dua kabupaten ini saja ” jelasnya.

Kegiatan FGD ini diakhiri dengan penandatangan komitmen peserta yang terdiri dari Kepala Badan Perencanaan Daerah Provinsi Bali serta Pemerintah Kabupaten Karangasem dan Klungkung.

Pengembangan program Desa Taman Cening sendiri menggunakan Kedaireka sebagai platform pembiayaan. Kedaireka merupakan akronim dari Kerja Sama Dunia Usaha dan Kreasi Reka. Kedaireka juga dapat diartikan sebagai Kedaulatan Indonesia dalam Reka Cipta. Kementerian ingin membangun suatu platform kerja sama antar perguruan tinggi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta pihak-pihak terkait.

 

Reporter : Wahyu Triono

Waringin Hospitality Hotel Group Membuka Unit Hotel Baru di Kota Palembang

0
Waringin Hospitality Hotel Group
Waringin Hospitality Hotel Group Membuka Unit Hotel Baru di Kota Palembang

Binomedia.id – Mengawali bulan November 2022 kali ini, Waringin Hospitality Hotel Group sebagai management perhotelan yang ada di Indonesia kembali lagi membuka unit hotel baru di kota Palembang.

Kota yang terkenal dengan Kota Pempek kali ini telah memiliki salah satu brand bintang 3 dari Waringin Hospitality, yaitu Luminor Hotel Palembang yang merupak unit hotel yang ke-27. Luminor Hotel Palembang yang terletak sangat strategis di pusat kota di Jl. Jend. Sudirman No.1111 A, Sungai Pangeran, Kec.Ilir Tim.1, Pelabang, Sumatera Selatan.

Berada di dekat area Komplek Perkantoran Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan dan kantor kantor BUMN sehingga keberadaan Luminor Hotel Palembang dapat memenuhi kebutuhan akan tempat penyelenggaraan acara dan akomodasi bagi para pebisnis dan para pegawai kantor pemerintahan.

Baca Juga : Irwan Perwira Sembiring: Meliala Hotels & Resorts Go Internasional

Tepatnya di tanggal 1 November 2022 , Luminor Hotel Palembang menggelar acara Grand Opening. Acara pembukaan dan peresmian Luminor Hotel Palembang ini di hadiri langsung oleh Bapak Herry Suwandi selaku President Director Waringin Hospitality, Bapak Heru Susanto selaku Chief Executive Officer Waringin Hospitality, Bapak Usman Salim selaku Direktur dari PT. Feodora Fidelity Fortimo owner dari Luminor Hotel Palembang, serta Jajaran pejabat Pemerintahan propinsi Sumatera selatan.

Peresmian Luminor Hotel Palembang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bapak Usman Salim disaksikan oleh jajaran Corporate Waringin Hospitality, General Manager Luminor Hotel Palembang dan segenap para tamu undangan.

Luminor Hotel
Luminor Hotel Palembang

Luminor Hotel Palembang merupakan hotel berbintang 3 dengan 72 kamar, dilengkapi dengan Ruang meeting dengan kapasitas sampai dengan 100 orang serta dilengkapi fasilitas lainnya seperti Restoran, Lounge dan area parkir. Fasilitas yang di tawarkan sangat mendukung untuk kegiatan-kegiatan pertemuan baik yang berskala kecil mulai dari 10 orang untuk acara rapat, seminar, pesta pernikahan, pesta ulang tahun dan acara gathering. Dengan fasilitas yang lengkap seperti itu, lokasi yang strategis, interior design yang unik dan konsep bentuk bangunan yang berbeda, menjadikan Luminor Hotel Palembang menjadi ikon terbaru di kota Palembang.

Luminor Hotel Palembang tergabung dalam jaringan hotel dari Waringin Hospitality yang sebelumnya sudah mengelola banyak unit hotel di Indonesia seperti di Jakarta, Bekasi, Bandung, Bogor, Purwokerto, Surabaya, Sidoarjo, Jember, Banyuwangi, Kediri, Tanjung Selor, Banjarmasin dan Jambi.

“Kami tetap optimis untuk menghadapi persaingan di dunia hospitality di kota Palembang dengan menawarkan pelayanan terbaik dan sajian menu makanan yang banyak pilihan variasi nya. Pembukaan hotel ini juga di harapkan bisa menggerakkan perekonomian lokal karena untuk pengoperasian hotel membutuhkan banyak tenaga kerja dan tentu saja bekerja sama dengan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Palembang dalam berbagai bidang yang terkait dengan jalannya kegiatan operasional hotel”, ujar Metty Yan Harahap selaku Corporate Director of Marketing Waringin Hospitality.

PT Pindad International Logistic Menggelar Indo Defence 2022 Expo & Forum

0
PT Pindad International Logistic Menggelar Indo Defence 2022 Expo & Forum

Binomedia.id – PT Pindad International Logistic (PT PIL) memastikan persiapan untuk pergelaran Indo Defence 2022 Expo & Forum. Pameran tersebut akan digelar pada 2-5 November 2022 di JIEXpo Kemayoran (Arena PRJ), Jakarta Pusat.

PT Pindad International Logistic (PT PIL) sebagai bagian dari Pindad Group turut serta mendukung penuh pelaksanaan Indo Defence 2022 Expo & Forum yang bertajuk Indonesia International Tri Service Defence, Aerospace, Maritime, and Security Event ”Peace, Prosperity, Strong Defence”.

Pada pameran tersebut, 905 perusahaan dari 59 negara akan memamerkan deretan persenjataan yang mereka produksi.

Baca Juga : Menhan Prabowo Dampingi Presiden RI Joko Widodo, di Indo Defence 2022

Direktur Utama PT Pindad International Logistic (PT PIL), Suresh Ferdian pada Selasa (1/11/2022) mengatakan bahwa Indo Defence 2022 Expo & Forum merupakan ajang pergelaran dua tahunan. Pameran teknologi pertahanan tersebut itu sudah diadakan sejak 2004.

“Kegiatan ini juga merujuk pada penjualan teknologi pertahanan serta acara promosi untuk produsen peralatan pertahanan dan keamanan internasional,” kata Suresh Ferdian.

Suresh Ferdian juga mengatakan, PT Pindad International Logistic (PT PIL) juga berperan dalam mengirim peralatan serta logistik PT Pindad pada acara Indo Defence & Expo.

PT Pindad International Logistic, Suresh Ferdian
Direktur Utama PT Pindad International Logistic, Suresh Ferdian

“PT Pindad International Logistic (PT PIL) yang juga bagian dari PT Pindad sangat mendukung sekali kegiatan itu, sehingga produk yang dipamerkan PT Pindad mampu menjadi etalase industri pertahanan dalam negeri yang mempuni di kancah internasional,” kata Suresh Ferdian.

Pada kesermpatan yang sama, Sekretaris PT Pindad International Logistic (PT PIL), Astrid mengatakan, sejauh ini semua persiapan kegiatan tersebut akan selesai pada waktunya.

“Dengan tim-tim PT Pindad International Logistic (PT PIL) yang solid maka kegiatan sudah kita persiapkan sebelum waktu berlangsungnya acara nantinya,” kata Astrid.

 

Reporter : Muhammad Fadhli

Menurut Survei NPS, Indodana PayLater Mendapat Sambutan Baik Dari Masyarakat

0
Indodana PayLater
Indodana PayLater

Binomedia.id – Produk keuangan Indodana PayLater dan kredit digital dari PT Artha Dana Teknologi mendapat sambutan baik dari masyarakat, baik pengguna setia maupun baru. Kepuasan tersebut terlihat dari hasil Survei NPS (Net Promoter Score) atau  Survei Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan Periode Kuartal III – 2022 yang dirilis pada bulan September.

Survei NPS (Net Promoter Score) yang melibatkan 4,556 responden ini menunjukkan bahwa kepuasan dan loyalitas layanan pengguna Indodana PayLater meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya. Skor NPS Kuartal III-2022 Indodana mengalami peningkatan ke skor 54 dari skor 48 yang diraih di Kuartal II-2022.

Survei NPS (Net Promoter Score) tersebut diukur berdasarkan kepuasan dan loyalitas pelanggan dalam penggunaan produk dan layanan Indodana PayLater. Adapun skala yang diukur dalam survei ini dilihat dari keaktifan pengguna untuk merekomendasikan produk dan layanan Indodana kepada rekanan atau orang terdekat, skala NPS yang digunakan dalam survei ini yaitu skor 0 – 10.

Baca Juga : Gunakan Indodana PayLater, Perawatan di Bellagreen Skin Care Diskon Rp200.000

Proporsi pengguna Indodana PayLater dan kredit digital di kuartal III-2022 ini nyaris seimbang dari segi jenis kelamin, yakni 44 persen wanita dan 56 persen pria. Usia pengguna pun beragam dengan kategori usia terbanyak di 21 – 39 tahun dan 31 – 40 tahun, menandakan bahwa Indodana Paylater cukup populer di kalangan anak muda.

“Hasil survei ini menunjukkan bahwa trayektori layanan yang kami berikan semakin membaik. Kami menyambut baik reaksi positif dari para pengguna Indodana PayLater. Pada kuartal ini pengguna Indodana PayLater terlihat lebih aktif dalam merekomendasikan layanan PayLater kami kepada teman, sahabat, keluarga dan rekanan terdekatnya. Kami berharap bisa memberikan layanan yang lebih baik lagi kepada seluruh pengguna dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” kata Direktur Indodana PayLater, Jerry Anson.

Pada periode kuartal III-2022 ini, Indodana PayLater memberikan semakin banyak tawaran untuk para penggunanya dalam bentuk promo cicilan dan cashback yang menguntungkan. Tawaran yang diberikan merupakan hasil kolaborasi Indodana PayLater bersama merchant-merchant rekanan terpercaya untuk semakin memudahkan pengguna dalam mendapatkan produk dan layanan sesuai kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga : Agar Paham Fintech, Indodana Ajak Mahasiswa Universitas Tanjungpura

Terhitung ada berbagai merchant yang telah menjalin kerjasama dengan Indodana PayLater sejak awal kuartal III-2022, di antaranya Alfamart, Alfamidi, IKEA, Garuda Indonesia, Charles & Keith, Pedro, Wakai, Optik Melawai, Lotte Grosir, Indihome, Planet Ban, dan Warung Leko, sehingga total merchant yang bekerja sama dengan Indodana Paylater sudah mencapai 10,000 lebih. Dengan penambahan merchant rekanan ini, Indodana PayLater kini bisa digunakan untuk berbelanja berbagai produk kebutuhan pengguna, seperti elektronik, furniture, smartphone, fashion, makanan & minuman, kesehatan, kecantikan, hingga hiburan keluarga di ribuan outlet online maupun offline di seluruh Indonesia.