Beranda blog Halaman 20

Film “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” Angkat Kisah Nyata Perjuangan Dyslexia Kenneth Trevi

0
Film Aku Kamu dan Suatu Hari Kita angkat kisah nyata perjuangan dyslexia Kenneth Trevi. (Dok. Istimewa)
Film Aku Kamu dan Suatu Hari Kita angkat kisah nyata perjuangan dyslexia Kenneth Trevi. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Kisah inspiratif kembali hadir melalui YouTube series “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” yang mengangkat perjalanan hidup Kenneth Trevi sebagai anak dengan dyslexia. Kenneth dikenal sebagai penyanyi dan aktor yang berasal dari Kota Bandung.

Kenneth Trevi kepada awak media pada Senin (13/4/2026) mengatakan, series tersebut menghadirkan cerita yang jujur, emosional, sekaligus penuh harapan melalui pendekatan sinematik yang hangat dan dekat dengan realitas. Proyek tersebut menjadi ruang refleksi bagi penonton untuk memahami bahwa setiap perjalanan hidup memiliki ritme dan makna tersendiri.

Dalam proses produksi, Kenneth menghadapi tantangan emosional yang tidak ringan, terutama saat harus menyampaikan dialog panjang di depan kamera. Ia mengaku kesulitan merangkai kata menjadi kalimat utuh, sering terbalik dalam menyusun struktur, hingga kehilangan makna dari dialog yang diucapkan. Dengan dukungan sang ibu, dialog dipecah menjadi bagian kecil agar lebih mudah dipahami, sehingga perlahan Kenneth mampu membangun kepercayaan diri untuk menyampaikan perannya.

Selain tantangan teknis, tekanan emosional muncul saat Kenneth harus beradu akting dengan ibunya sendiri, Yuly (Li Ling). Ia merasakan kesedihan dan rasa bersalah ketika melihat ibunya menangis dalam adegan, meskipun telah memahami bahwa situasi tersebut merupakan bagian dari akting. Kondisi tersebut menjadi ujian emosional yang memperkaya pengalaman personal sekaligus performanya sebagai pemeran utama.

Kolaborasi antara Kenneth dan Yuly menghadirkan dinamika yang kuat di layar. Kenneth merasakan kenyamanan, keamanan, dan kebahagiaan saat bekerja bersama ibunya, yang juga berperan sebagai pembimbing dalam proses pendalaman karakter. Yuly membantu Kenneth memahami emosi melalui pengalaman nyata, mengingat keterbatasannya dalam memahami konsep abstrak, sekaligus mendorongnya untuk tetap menjadi diri sendiri dalam setiap adegan.

Melalui series tersebut, Kenneth menyampaikan pesan kuat kepada anak-anak dengan dyslexia bahwa perbedaan bukanlah kekurangan. Ia menekankan bahwa setiap individu memiliki cara belajar dan berkembang yang unik, serta perjalanan yang tidak harus terburu-buru. Dengan penuh keyakinan, ia mengajak penonton untuk terus melangkah tanpa menyerah, karena setiap proses membawa mereka lebih dekat menuju “suatu hari” yang diimpikan.

Sebagai pemeran yang menghidupkan kisahnya sendiri, Kenneth menjaga kejujuran cerita dengan berakting secara natural berdasarkan pengalaman pribadi. Ia mengakui tantangan terbesar terletak pada menghidupkan kembali emosi negatif di saat kondisi emosional sedang stabil. Meski demikian, ia berkomitmen untuk menyampaikan cerita secara autentik tanpa mengubah esensi perjalanan hidupnya.

Dari sisi Yuly, proses menghidupkan kembali perjalanan membesarkan Kenneth menghadirkan gelombang emosi yang kompleks. Ia kembali mengingat fase kebingungan, kelelahan, hingga ketidakpastian dalam memahami kondisi anaknya. Namun, pengalaman tersebut juga membuka ruang syukur karena perjalanan panjang yang telah dilalui bersama ternyata membuahkan pertumbuhan dan kekuatan yang luar biasa.

Yuly juga menulis lagu berjudul “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” bersama Rulli Aryanto sebagai refleksi hubungan dirinya dengan Kenneth. Lagu tersebut lahir dari pertanyaan “kapan” yang terus muncul dalam perjalanan mereka, hingga akhirnya menemukan jawaban dalam keyakinan “suatu hari”. Lagu tersebut menggambarkan perjalanan dua individu dengan keterbatasan masing-masing yang memilih untuk terus berjalan, bertumbuh, dan saling menggenggam menuju masa depan yang sama.

Dalam proses produksi, Yuly melihat perkembangan Kenneth bukan hanya secara kemampuan, tetapi juga dari sisi kepercayaan diri dan pemahaman diri. Ia menekankan pentingnya menjaga proses agar tetap aman, nyaman, dan membahagiakan, sehingga pertumbuhan terjadi secara alami. Pengalaman tersebut memperlihatkan perubahan yang terasa, di mana Kenneth mulai menemukan potensi baru dalam dirinya sebagai kreator.

Sebagai produser, Rulli Aryanto memiliki visi untuk menghadirkan cerita yang autentik sekaligus berdampak luas. Ia melibatkan Yuly dalam penulisan naskah serta orang-orang yang memiliki peran dalam kehidupan Kenneth, termasuk guru musiknya sejak kecil. Proses produksi juga dilakukan di lokasi yang memiliki nilai historis dalam perjalanan Kenneth, seperti tempat terapi sejak usia dini.

Pendekatan sinematik series tersebut diperkaya dengan pengambilan gambar di Bandung dan Cirebon, serta menghadirkan unsur edukasi melalui berbagai lokasi budaya dan kuliner. Dengan sentuhan penyutradaraan dari Bayu Lesmana, cerita disajikan secara emosional sekaligus informatif, sehingga mampu menjangkau penonton dari berbagai latar belakang.

Untuk pengembangan jangka panjang, Rulli merancang “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” sebagai series berkelanjutan yang akan dirilis dua sesi setiap tahun. Setiap sesi akan terdiri dari tiga episode yang mengangkat kisah perjuangan anak-anak berkebutuhan khusus di bawah naungan TemanHebat Records dan SENADA Digital Records, dengan Kenneth sebagai pusat cerita.

Produksi “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” didukung oleh TemanHebat Records dan Senada Digital Records sebagai eksekutif produser yang mengawal keseluruhan proses. Peran produser dijalankan oleh Rulli Aryanto bersama Yuly (Li Ling) yang turut menghadirkan sentuhan personal dalam cerita.

Naskah ditulis oleh Rulli Aryanto bersama Tety Widiasuti, sementara penyutradaraan dipercayakan kepada Bayu Lesmana. Di depan layar, Kenneth Trevi tampil bersama Yuly, Prilia Susy Agusty, dan Om Bagus sebagai pemeran utama.

Dari sisi visual, Denny Boy Lahumeten dan Lamhot Tobing bertanggung jawab sebagai Director of Photography. Pengolahan audio ditangani oleh Kunamkane dan PasarLagu, dengan dukungan produksi dari BELAJARAKTINGS yang memastikan seluruh proses berjalan dengan baik.

“Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” menghadirkan lebih dari sekadar tontonan. Kisahnya membawa perjalanan emosional yang mengajak penonton memahami arti proses, keberanian, dan harapan dalam kehidupan.

Series “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” bisa langsung kita tonton di sini:

 

Penulis: Muhammad Fadhli

Harga Emas Antam Turun Rp 42.000, Spread Masih Lebar

0

binomedia.idJakarta. Harga emas batangan bersertifikat produksi PT Aneka Tambang (Antam) mengalami penurunan cukup tajam pada perdagangan Senin (13/4/2026). Berdasarkan data terbaru, harga emas turun Rp 42.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.860.000 menjadi Rp 2.818.000 per gram.

Penurunan serupa juga terjadi pada harga buyback atau harga beli kembali oleh Logam Mulia. Nilainya kini berada di level Rp 2.585.000 per gram, turun dari Rp 2.627.000. Dengan demikian, selisih antara harga jual dan buyback (spread) hari ini mencapai Rp 233.000 per gram.

Antam selama ini menetapkan dua jenis harga dalam transaksi emas batangan:

  • Harga jual: harga saat konsumen membeli emas
  • Harga buyback: harga saat konsumen menjual kembali emas

Sebagai ilustrasi, jika seseorang membeli emas hari ini di harga Rp 2.818.000 per gram, lalu menjualnya kembali pada hari yang sama, maka emas tersebut hanya dihargai Rp 2.585.000 per gram. Artinya, investor langsung mengalami selisih kerugian dari spread tersebut.

Selisih harga yang cukup lebar ini menjadi faktor penting yang harus diperhatikan oleh calon investor emas. Tanpa memperhitungkan spread, potensi keuntungan bisa keliru dihitung.

Dalam kondisi saat ini, emas cenderung kurang ideal untuk investasi jangka pendek. Fluktuasi harga ditambah spread besar membuat investor berisiko merugi jika menjual dalam waktu dekat.

Emas batangan umumnya lebih cocok sebagai instrumen investasi jangka panjang. Harapannya, kenaikan harga dalam periode waktu yang lebih lama mampu menutup selisih harga jual dan buyback, sekaligus memberikan keuntungan.

Data historis menunjukkan hal tersebut:

  • Pembelian 6 April 2026: rugi sekitar 8,69%
  • Pembelian 13 Maret 2026: rugi sekitar 14,43%
  • Pembelian 13 Januari 2026: rugi sekitar 2,53%
  • Pembelian 13 Oktober 2025: untung sekitar 10,90%
  • Pembelian 13 Juli 2025: untung sekitar 34,71%
  • Pembelian 13 April 2025: untung sekitar 35,77%
  • Pembelian 13 Januari 2025: untung sekitar 64,86%
  • Pembelian 13 Oktober 2024: untung sekitar 72,91%
  • Pembelian 13 Juli 2024: untung sekitar 84,64%

Pergerakan harga emas yang fluktuatif menuntut investor untuk lebih cermat dalam menentukan waktu beli dan jual. Selain itu, memahami mekanisme harga dari Antam menjadi kunci agar tidak salah mengambil keputusan investasi.

Dengan kondisi saat ini, emas tetap menjadi instrumen lindung nilai (safe haven), namun memerlukan strategi dan kesabaran untuk mendapatkan hasil optimal.(dhil)

PLN Hadirkan Listrik Desa di Deli Serdang, Dorong Harapan Baru Warga Pelosok

0

binomedia.idJakarta. PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Utara mulai merealisasikan program listrik desa di Desa Durin Serugun, tepatnya di Dusun II Derek, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses energi listrik ke wilayah pelosok, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Listrik sebagai Fondasi Kemajuan

General Manager PLN UID Sumatra Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur listrik di pedesaan tidak hanya soal teknis jaringan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi kemajuan sosial.

Menurutnya, kehadiran listrik membawa dampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Ketika listrik hadir di desa, bukan hanya terang di rumah-rumah warga, tetapi juga pada harapan, produktivitas, kualitas pendidikan anak-anak, serta peluang ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Masuknya listrik ke Desa Durin Serugun diharapkan memberikan efek domino, khususnya pada sektor pendidikan dan usaha mikro. Anak-anak kini memiliki kesempatan belajar lebih optimal di malam hari, sementara warga dapat mengembangkan usaha berbasis listrik.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan nasional yang inklusif, di mana masyarakat desa mendapatkan akses yang sama terhadap energi.

Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan transformasi PLN dalam mendukung transisi energi menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

PLN juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang dinilai berperan penting dalam kelancaran program listrik desa.

Di sisi lain, masyarakat setempat menyambut baik kehadiran listrik. Kepala Desa Durin Serugun, Ngamanken Ginting, mengungkapkan bahwa perubahan sudah mulai dirasakan warga.

“Dengan adanya listrik, masyarakat sangat terbantu. Anak-anak kini bisa belajar pada malam hari dengan lebih nyaman, dan aktivitas di rumah juga menjadi lebih mudah,” katanya.

Program listrik desa ini tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka akses terhadap berbagai peluang baru bagi masyarakat. Dengan energi yang andal, desa-desa di pelosok diharapkan mampu berkembang lebih cepat dan mandiri.

Langkah PLN ini menjadi bukti bahwa pemerataan energi merupakan kunci penting dalam mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(dhil)

POGI dan AOFOG Dorong Aksi Nyata Kesehatan Ibu dan Anak Lewat SPRIN Fun Walk 2026

0
SPRIN Fun Walk 2026
SPRIN Fun Walk 2026 suarakan urgensi krisis kesehatan Ibu dan Anak, Minggu 12/4/26 di Jakarta (RENZ)

binomedia.id – Jakarta. Di tengah masih tingginya angka kematian ibu dan bayi serta tantangan kesehatan reproduksi di kawasan Asia-Oceania, termasuk Indonesia, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) mengambil langkah strategis dengan menjadi tuan rumah The Asia & Oceania Federation of Obstetrics & Gynaecology (AOFOG) Executive Board Meeting (EBM) dan Action Plan Meeting (APM) 2026. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, hari ini diselenggarakan SPRIN Fun Walk yang tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya kesehatan perempuan. Forum regional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas negara dalam menghadapi isu kesehatan perempuan yang semakin kompleks dan mendesak.

SPRIN Fun Walk 2026

Kegiatan hari ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan pada 10–12 April 2026 di Shangri-La Hotel, Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi AOFOG, pengurus dan anggota POGI, serta praktisi dan akademisi obstetri dan ginekologi dari berbagai negara. Rangkaian acara sendiri mencakup welcoming dinner, executive board meeting, action plan meeting, hingga kegiatan sosial dan budaya yang dirancang untuk mempererat jejaring profesional sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan.

Acara secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.Og(K), MPH, FRANZCOG (Hons), Ketua Umum POGI, bersama Dr. John Tait, President AOFOG. Serta dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Dra. Siti Nia Nurhasanah Sjarifudin. Penyelenggaraan forum ini juga mencerminkan strong leadership POGI dalam menginisiasi kolaborasi lintas negara, sekaligus melakukan kolaborasi pentaheliks yang melibatkan 5 stakeholder utama yaitu pemerintah, akademisi, sektor swasta, organisasi, dan media.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.OG(K), MPH, FRANZCOG (Hons), Ketua Umum POGI menegaskan, kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Indonesia dan Asia. “Forum ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara POGI dan AOFOG untuk mendorong peningkatan kesehatan reproduksi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia secara keseluruhan. Tantangan seperti stunting, kematian ibu dan bayi, hingga kanker serviks bukanlah isu yang bisa diselesaikan secara mudah, dibutuhkan kolaborasi kuat antara organisasi profesi dan pemerintah,” ujar Prof. Budi.

bc66803e a221 4961 8cc0 384edfb73fff , SPRIN, Binomedia

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi program strategis POGI, yaitu SPRIN (Selamatkan PeRempuan INdonesia), sebuah gerakan nasional yang berfokus pada penguatan edukasi, layanan, dan perlindungan kesehatan perempuan di setiap tahap kehidupan. “Melalui forum ini, kami ingin meningkatkan awareness bahwa kesehatan perempuan adalah tanggung jawab bersama. Kami juga mendorong penerapan evidence-based medicine dalam praktik klinis serta penyusunan rencana aksi yang konkret dan aplikatif di tingkat regional, dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan reproduksi,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Rohana Haththotuwa, Secretary General AOFOG, juga menyampaikan apresiasinya terhadap POGI atas penyelenggaraan fun walk dan forum ini secara keseluruhan. “AOFOG sangat bangga dapat berkolaborasi dengan POGI dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Forum ini menjadi wadah penting bagi para ahli untuk saling berbagi pengalaman dan memperluas wawasan dalam menghadapi tantangan klinis maupun kebijakan kesehatan di masing-masing negara. Kami juga akan terus mendukung inisiatif POGI, termasuk program SPRIN,” ujarnya.

Dra. Siti Nia Nurhasanah Sjarifudin, Staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), menilai inisiatif POGI melalui SPRIN sebagai langkah progresif yang perlu diperkuat secara nasional. “Kami sangat mendukung SPRIN sebagai gerakan nasional yang berperan penting dalam meningkatkan kesadaran publik dan edukasi kesehatan perempuan. Kegiatan kolaboratif seperti ini diharapkan mampu mendorong perubahan nyata, karena ketika kita mendidik perempuan, kita sesungguhnya sedang membangun bangsa (when we educate women, we educate a nation),” ungkapnya.

SPRIN Fun Walk sendiri dirancang sebagai aktivitas informal namun tetap berdampak. Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan ini menjadi sarana interaksi antar peserta sekaligus media untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya kesehatan perempuan melalui kampanye SPRIN.

Prof. Budi kembali menyampaikan, “Melalui penyelenggaraan AOFOG EBM dan APM 2026, POGI dan AOFOG berharap dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang aplikatif serta memperkuat sinergi regional dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan reproduksi. Di tengah kompleksitas tantangan yang ada, kolaborasi lintas negara menjadi langkah krusial untuk memastikan setiap perempuan mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan,” tutupnya. (renz)

Tropicana Slim Perkuat Edukasi Kesehatan dan Harapan Remisi Lewat Beat Diabetes 2026

0
Tropicana Slim
Ki-ka: Noviana Halim - Brand Manager Tropicana Slim, dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, MM, MARS, Dip.SN, FINASIM, FRSPH, IDF-F - Founder Komunitas Sobat Diabet, Lilla Syifa - seorang pejuang remisi diabetes, MC, pada saat acara Press Conference Beat Diabetes dalam Rangka Hari Kesehatan Dunia, Minggu 12/4/26 di Jakarta (RENZ)

binomedia.id – Jakarta. Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia, Tropicana Slim kembali menghadirkan kampanye tahunan Beat Diabetes 2026. Melalui program ini, masyarakat diajak untuk lebih memahami diabetes sekaligus membuka harapan akan peluang remisi melalui perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan konsisten.

Tahun ini, Beat Diabetes 2026 diselenggarakan secara serentak di 35 kota di Indonesia. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen panjang Tropicana Slim yang telah dipercaya selama lebih dari 50 tahun oleh dokter, ahli gizi, dan masyarakat dalam membantu mengelola asupan gula, garam, dan lemak secara lebih bijak.

Rangkaian Road to Beat Diabetes 2026 telah dimulai sejak awal tahun dengan menghadirkan edukasi kesehatan di berbagai komunitas. Memasuki puncak acara, kegiatan ini melibatkan masyarakat luas melalui beragam aktivitas inspiratif, seperti cek gula darah gratis, olahraga bersama, serta sesi edukasi bersama tenaga medis. Pada kesempatan ini, juga diperkenalkan inovasi terbaru berupa Tropicana Slim Diabtx Milk, yang diformulasikan untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sebagai bagian dari pola hidup sehat.

0aff10b8 68a5 4de0 859f 9067cd013ff9 , SPRIN, Binomedia

Mengusung tema “Beat Diabetes, Kejar Remisi”, kampanye ini membawa pesan yang menenangkan bahwa diabetes bukanlah akhir dari segalanya. Brand Manager Tropicana Slim, Noviana Halim, menyampaikan bahwa pengelolaan diabetes perlu difokuskan pada perubahan gaya hidup yang berkelanjutan. Dengan langkah yang tepat dan konsisten, khususnya pada diabetes tipe 2, kondisi remisi dapat dicapai yakni ketika kadar gula darah kembali ke batas normal dan dapat dipertahankan tanpa obat selama periode tertentu.

Sejalan dengan hal tersebut, dr. Rudy Kurniawan menekankan pentingnya pendekatan nutrisi yang menyeluruh. Pola makan seimbang dengan porsi terkontrol, asupan serat yang cukup, serta dukungan mikronutrisi seperti kromium dan biotin berperan dalam menjaga kestabilan gula darah. Selain itu, asupan protein yang memadai juga membantu menjaga massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga pengelolaan berat badan dapat berjalan lebih optimal.

Melengkapi pesan inspiratif ini, Lilla Syifa turut berbagi pengalaman pribadinya dalam menjalani perjalanan menuju remisi diabetes. Ia menuturkan bahwa memulai hari dengan sarapan bernutrisi menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga energi dan mengurangi keinginan mengonsumsi makanan manis sepanjang hari.

Melalui Beat Diabetes 2026, Tropicana Slim berharap dapat terus menjadi pendamping masyarakat Indonesia dalam menjalani hidup yang lebih sehat, aktif, dan bermakna. Setiap langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten diyakini mampu membawa perubahan besar.

Sebagai bagian dari upaya memperluas akses, Tropicana Slim juga berkolaborasi dengan Shopee untuk menghadirkan produk-produk sehat yang lebih mudah dijangkau. Berbagai promo menarik dan kemudahan berbelanja dihadirkan melalui Nutrimart Official Store, sehingga masyarakat dapat semakin praktis dalam memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. (renz)

MORAZEN Yogyakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Hargorojo

0
MORAZEN Yogyakarta

binomedia.idPurworejo. Akses layanan kesehatan yang dekat dan terjangkau masih menjadi kebutuhan bagi sebagian masyarakat desa. Menjawab hal tersebut, MORAZEN Yogyakarta melalui program MORA Impact menghadirkan cek kesehatan gratis dan pembagian sembako bagi 150 warga Desa Hargorejo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Hargorojo dan terlaksana melalui kolaborasi dengan RSUD R.A.A Tjokronegoro.

Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan dan mengantre dengan tertib untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar. Layanan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi langsung dengan tenaga medis profesional. Antusiasme warga terlihat tinggi, menunjukkan bahwa kebutuhan akan layanan kesehatan masih menjadi prioritas utama di lingkungan tersebut.

MORAZEN

General Manager MORAZEN Yogyakarta, David Priambowo, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami melihat kebutuhan dasar seperti kesehatan masih perlu mendapat perhatian bersama. Melalui MORA Impact, kami ingin memberikan kontribusi yang sederhana tapi tepat sasaran. Harapannya, ini bisa membantu dan memberi dampak yang terasa,” ujarnya.

Kepala Desa Hargorejo, Nuryanto, menyambut baik kegiatan ini dan menilai program tersebut sangat relevan dengan kebutuhan warganya. “Kegiatan ini sangat membantu warga kami, terutama dalam hal akses kesehatan. Kami mengapresiasi inisiatif Morazen Yogyakarta dan RSUD RAA Tjokronegoro. Harapan kami, program seperti ini bisa terus berjalan secara berkelanjutan,” katanya.

Bagi warga, kegiatan ini membawa manfaat langsung. Sariyem (61), salah satu penerima bantuan, mengaku terbantu dengan adanya layanan ini. “Saya merasa sangat terbantu. Bisa periksa kesehatan tanpa biaya dan juga dapat sembako. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa sering diadakan,” ungkapnya.

Melalui MORA Impact, MORAZEN Yogyakarta berupaya konsisten menghadirkan program sosial yang fokus pada kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan yang berkelanjutan dengan lingkungan sekitar. (rls/rik)

Honda CR-V Hybrid 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan Teknologi e:HEV

0

binomedia.id – Jakarta. Honda CR-V Hybrid 2026 resmi meluncur di Indonesia dengan membawa teknologi elektrifikasi terbaru e:HEV. Kehadiran SUV ini menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tinggi, performa bertenaga, serta desain modern yang siap bersaing di segmen SUV keluarga.

Mobil ini menjadi pilihan ideal bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa harus mengorbankan kenyamanan, performa, dan gaya.

Honda CR-V Hybrid 2026 tampil dengan desain eksterior yang gagah sekaligus aerodinamis. Lampu depan LED yang menyipit memberikan kesan agresif dan futuristik, sementara grille depan berukuran besar dengan aksen krom memperkuat nuansa premium.

Untuk varian TrailSport, Honda menghadirkan sentuhan yang lebih sporty, seperti penggunaan velg khusus serta pilihan warna eksklusif, di antaranya Ash Green Metallic dan Radiant Red Metallic. Tampilan ini membuat CR-V Hybrid semakin menarik bagi konsumen yang menginginkan SUV dengan karakter kuat.

Masuk ke dalam kabin, CR-V Hybrid 2026 menawarkan ruang yang luas dan nyaman, cocok untuk kebutuhan keluarga. Material interior berkualitas tinggi menciptakan suasana premium yang terasa di setiap sudut kabin.

Sejumlah fitur unggulan yang disematkan antara lain:

  • Layar infotainment besar dengan konektivitas smartphone
  • Panel instrumen digital modern
  • Sistem audio berkualitas tinggi
  • Fitur keselamatan canggih berbasis teknologi terkini
  • Pengaturan kursi elektrik dan ruang bagasi fleksibel

Kombinasi fitur tersebut memastikan pengalaman berkendara yang nyaman sekaligus menyenangkan, baik untuk perjalanan jarak dekat maupun jauh.

Teknologi e:HEV yang diusung menjadi keunggulan utama. Sistem ini menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar optimal serta emisi yang lebih rendah.

Selain hemat energi, sistem hybrid ini juga memberikan akselerasi yang responsif dan halus, sehingga tetap menghadirkan performa bertenaga khas SUV modern.

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, Honda CR-V Hybrid 2026 siap menjadi salah satu pemain kuat di pasar SUV keluarga di Indonesia. Mobil ini tidak hanya mengedepankan efisiensi dan teknologi, tetapi juga kenyamanan serta desain yang sesuai dengan kebutuhan konsumen masa kini.

Kehadiran model ini sekaligus mempertegas komitmen Honda dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan di pasar Indonesia, sejalan dengan tren global menuju mobilitas berkelanjutan.(dhil)

Polri Perkuat Transformasi Pendidikan Lewat Kolaborasi dengan Kampus

0

binomedia.idJakarta. Kepolisian Negara Republik Indonesia terus mengakselerasi transformasi di bidang pendidikan dengan memperkuat kolaborasi strategis bersama perguruan tinggi. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kerja sama dengan Universitas Borobudur dalam pembentukan Pusat Studi Kepolisian.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung Transformasi Polri yang adaptif, modern, dan terbuka terhadap kontribusi akademik.

Wakil Kepala Polri, Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa pembangunan Pusat Studi Kepolisian merupakan elemen kunci dalam transformasi institusi kepolisian. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Analisa dan Evaluasi Quickwins Polri pada 9 April 2026 di Mabes Polri.

Menurutnya, kolaborasi dengan kampus membuka ruang komunikasi akademik yang konstruktif. Lingkungan perguruan tinggi dinilai memiliki kemampuan berpikir kritis yang dapat memberikan masukan berbasis riset untuk kebijakan kepolisian.

“Ketika kita sudah bisa masuk ke daerah kampus, kemampuan-kemampuan kampus untuk berpikir kritis dapat memberikan saran dan masukan kepada kita. Kita terbuka dan komunikasi,” ujar Dedi.

Dukungan juga datang dari pihak akademisi. Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, Faisal Santiago, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah terbuka Polri dalam memanfaatkan riset ilmiah sebagai dasar penyusunan program ke depan.

Secara nasional, kerja sama antara Polri dan dunia akademik menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini tercatat:

  • 77 Nota Kesepahaman (MoU) dengan berbagai kampus di Indonesia
  • 25 universitas telah memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan membentuk Pusat Studi Kepolisian
  • 16 pusat studi telah berdiri di lingkungan STIK-PTIK Lemdiklat Polri

Capaian ini menunjukkan komitmen Polri dalam membangun jaringan keilmuan yang kuat guna mendukung kebijakan berbasis data dan riset.

Pusat Studi Kepolisian menjadi pilar utama dalam pengembangan konsep Smart Policing. Konsep ini mencakup pendekatan kepolisian yang:

  • Prediktif, proaktif, dan solutif
  • Adaptif terhadap dinamika sosial dan lingkungan
  • Mampu menangani tantangan di ruang digital
  • Mengedepankan pelayanan publik berbasis one stop service
  • Didukung personel profesional, modern, dan berintegritas

Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

Sebagai implementasi konkret, Polres Metro Jakarta Timur bersama Universitas Borobudur telah memulai pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisian.

Audiensi antara Wakapolres Metro Jakarta Timur, Achmad Akbar, dengan pihak kampus pada 7 April 2026 membahas teknis pelaksanaan kerja sama. Diskusi meliputi pertukaran data, riset ilmiah, serta program pengabdian kepada masyarakat di wilayah Jakarta Timur.

Dari pertemuan tersebut disepakati pendirian posko di lingkungan kampus yang akan difungsikan sebagai sekretariat bersama untuk kegiatan riset, kajian, dan pengabdian masyarakat.

Kolaborasi ini menegaskan arah transformasi Polri menjadi institusi yang modern, terbuka, dan berbasis ilmu pengetahuan. Dengan melibatkan dunia akademik, Polri diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran, responsif terhadap dinamika sosial, serta selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai institusi yang terus berbenah dan berinovasi di era yang semakin kompleks.(dhil)

Polda Lampung Bongkar Gudang BBM Ilegal, 203 Ribu Liter Solar Disita

0

binomedia.idJakarta. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung bersama Satuan Brimobda Lampung berhasil mengungkap praktik penimbunan dan pengolahan bahan bakar minyak (BBM) ilegal jenis solar di wilayah pesisir Lampung.

Operasi yang digelar pada Rabu, 8 April 2026 tersebut menyasar tiga gudang di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Dari penggerebekan itu, aparat berhasil mengamankan 32 orang yang terdiri dari pekerja gudang, sopir, hingga kernet, serta menyita total 203.000 liter BBM ilegal.

Pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan intensif atas aktivitas mencurigakan di kawasan pesisir Pesawaran. Di lokasi pertama (TKP 1), petugas menemukan gudang milik seorang berinisial H yang telah beroperasi selama enam bulan.

Di tempat tersebut, pelaku mengolah minyak mentah atau “minyak cong” yang berasal dari Sekayu, Sumatera Selatan. Minyak tersebut diproses menggunakan zat bleaching untuk dimurnikan hingga menyerupai solar.

Sementara itu, di lokasi kedua (TKP 2) milik inisial Y, gudang difungsikan sebagai tempat penampungan solar murni hasil pembelian ilegal dari sejumlah SPBU, yang dikenal dengan praktik “pengecoran”.

Untuk lokasi ketiga (TKP 3), pihak kepolisian masih mendalami kepemilikan serta peran gudang dalam jaringan distribusi BBM ilegal tersebut.

Dalam operasi ini, aparat turut mengamankan berbagai barang bukti dalam jumlah besar, antara lain:

  • 203.000 liter BBM solar ilegal
  • 9 unit truk Colt Diesel yang telah dimodifikasi menjadi tangki
  • 237 unit tandon berkapasitas 1.000 liter
  • 3 unit kapal, yakni KM Inka Mina I, KM Inka Mina II, dan KM Rizki
  • Puluhan mesin pompa, selang spiral, serta bahan kimia untuk pemurnian

Barang bukti tersebut menunjukkan bahwa praktik ilegal ini dilakukan secara terorganisir dengan skala distribusi yang luas, termasuk melalui jalur darat dan laut.

Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan langkah tegas dalam menjaga sumber daya energi nasional.

Menurutnya, dari hasil perhitungan di lapangan, aktivitas ilegal tersebut mampu menghasilkan sekitar 203 ton per minggu atau 812 ton per bulan. Jika berlangsung selama tiga tahun, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp160,7 miliar, dengan asumsi kerugian Rp5.500 per liter.

“Operasi ini berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara yang sangat masif,” ujar Helfi.

Polda Lampung juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik penimbunan maupun distribusi BBM ilegal. Selain merugikan negara, aktivitas tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan.

Masyarakat yang mengetahui adanya praktik serupa diminta segera melapor melalui Call Center Polri 110.

Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Lampung untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Kasus ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi pelaku lain agar tidak mencoba menjalankan bisnis ilegal di sektor energi.(dhil)

ALTO Dukung Stabilitas Transaksi Nasional, QRIS Tumbuh Signifikan hingga 89% YoY

0
ALTO
Kiri ke kanan: Robin Tantra - Head of Client Success & Insights Division, Marco - Head of Product Management, Gretel Griselda - Chief Executive Officer, Rangga Wiseno - Chief Business Officer, Aldo Triady Kurnia - Head of Engineering

binomedia.idJakarta. Pertumbuhan transaksi digital di Indonesia tetap menunjukkan tren positif, bahkan di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan. Ketika berbagai negara menghadapi tekanan ekonomi, aktivitas transaksi domestik Indonesia justru tetap tumbuh, mencerminkan tingkat resiliensi yang tinggi dalam ekosistem ekonomi digital.

Salah satu indikatornya terlihat pada periode Lebaran 2026, di mana terjadi aktivitas transaksi yang tetap meningkat. Dalam hal ini, sebagai salah satu backbone industri pembayaran di Indonesia, PT ALTO Network (ALTO Network) mencatat kenaikan pertumbuhan volume transaksi sebesar 50% secara tahunan (year-on year) di bandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Tren ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan ekonomi yang dinamis.

Dalam beberapa tahun terakhir, skala transaksi digital berkembang pesat, dengan volume transaksi mencapai ratusan juta hingga milyaran per tahun. Data Bank Indonesia menunjukkan transaksi digital banking tumbuh lebih dari 20–30% (YoY), sementara QRIS bahkan melampaui 100% pada fase awal adopsi, hal ini menegaskan kontribusinya terhadap ekosistem pembayaran nasional.

Seiring dengan dinamika transaksi digital tersebut, kebutuhan akan stabilitas sistem menjadi semakin krusial. ALTO secara konsisten menjaga keandalan sistem dan layanan dengan capaian Service Level Agreement (SLA) uptime 99,99%, sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan infrastruktur switching yang kuat dan terpercaya.

Tingginya adopsi pembayaran digital di Indonesia juga tercermin dari pertumbuhan signifikan transaksi QRIS yang diproses oleh ALTO Network, dengan volume transaksi meningkat sebesar 89,56% dan nilai transaksi tumbuh 94,18% secara tahunan (Maret 2025 dibandingkan Maret 2026).

Gretel Griselda, CEO ALTO Network, mengatakan bahwa meskipun kondisi global menghadirkan berbagai tantangan, ekosistem pembayaran di Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat. “Di tengah kondisi ekonomi global saat ini yang cenderung memiliki volatilitas tinggi, kami melihat trend pembayaran di Indonesia masih stabil bahkan cenderung menguat. Ini ditandai dengan tetap tumbuhnya transaksi yang kami proses baik dari sisi jumlah transaksi maupun volume transaksi, ini dapat menjadi indikasi bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki daya konsumsi yang baik. Saat ini ALTO Network memproses hingga 30 juta transaksi per hari nya”

Dengan pertumbuhan transaksi yang semakin pesat, muncul tantangan baru bagi pelaku industri dalam mengelola volume transaksi yang besar, tipe pembayaran yang semakin beragam, serta kebutuhan analisis bisnis yang harus dilakukan secara cepat, kapan saja dan di mana saja.

Di sisi lain, banyak institusi keuangan dan pelaku bisnis masih mengandalkan berbagai dashboard yang terpisah untuk memantau transaksi, mengelola klaim, dan menangani isu operasional. Kondisi ini menimbulkan risiko data yang tidak tersentralisasi, alur kerja yang tidak konsisten, dan pada akhirnya berpotensi memperlambat proses analisis dan pengambilan keputusan.

Dalam konteks ini, berbagai inovasi mulai diperkenalkan oleh pelaku industri, salah satunya ALTO Network, menghadirkan ASKARA Connect, yang menyatukan berbagai proses operasional dalam satu sistem terintegrasi. Dengan visibilitas yang lebih menyeluruh, tim operasional dapat merespons isu dengan lebih cepat dan mengambil keputusan berbasis data.

Selain itu, tantangan komunikasi juga menjadi perhatian penting. Dalam praktiknya, koordinasi sering kali melibatkan banyak pihak dan berbagai kanal, yang berpotensi memperlambat penanganan isu.

Untuk menjawab hal ini, pendekatan berbasis interactive assistant mulai diterapkan, seperti pada ASKARA Collab, yang menggabungkan automasi dengan peran manusia untuk memastikan proses koordinasi tetap cepat, terstruktur, dan mudah dilacak.

Rangga Wiseno, Chief Business Officer ALTO Network, menyoroti bahwa tantangan ke depan tidak hanya terletak pada teknologi, tetapi juga pada bagaimana sistem dapat beradaptasi dengan kompleksitas operasional. “Ke depan, tantangan terbesar bukan hanya bagaimana memproses transaksi dengan cepat, tetapi bagaimana memastikan seluruh proses di belakangnya. Mulai dari monitoring, koordinasi, hingga penanganan kendala bisa berjalan secara terintegrasi dan efisien.”

Transformasi operasional ini tidak hanya berdampak pada pelaku industri, tetapi juga pada masyarakat sebagai pengguna akhir. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, potensi gangguan transaksi dapat dideteksi lebih dini, waktu penanganan menjadi lebih cepat, dan risiko kegagalan transaksi dapat diminimalkan. Hal ini pada akhirnya menciptakan pengalaman transaksi yang lebih lancar, aman, dan andal.

Bagi masyarakat, hal ini berarti akses terhadap layanan pembayaran yang lebih stabil, baik untuk kebutuhan sehari-hari, transaksi UMKM, hingga aktivitas ekonomi digital yang semakin luas.

Ke depan, integrasi antara teknologi, operasional, dan komunikasi akan menjadi fondasi utama dalam membangun sistem pembayaran yang tidak hanya efisien, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. (rls/sh)