Beranda blog Halaman 35

IEE Series 2026 Ekspansi ke Balikpapan, Perkuat Akses Industri ke Pusat Energi dan Rekayasa

0
IEE Series 2026 Ekspansi ke Balikpapan, Perkuat Akses Industri ke Pusat Energi dan Rekayasa Balikpapan – Perkembangan industri energi dan (WAHYU)

binomedia.idJakarta. Perkembangan industri energi dan rekayasa teknik yang semakin meluas di berbagai wilayah Indonesia mendorong Indonesia Energy & Engineering Series (IEE Series) melakukan langkah ekspansi strategis pada 2026. Untuk pertama kalinya, pameran industri berskala besar ini tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi juga hadir di Balikpapan, Kalimantan Timur.

IEE Series Balikpapan 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10–12 Juni 2026 di BSCC Dome. Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian menuju puncak Indonesia Energy & Engineering Series 2026 yang akan digelar pada September mendatang di JIExpo Kemayoran.

Pemilihan Balikpapan dinilai sangat strategis. Kalimantan berkontribusi sekitar 82 persen terhadap total produksi batu bara nasional yang mencapai 688 juta ton pada 2024. Selain itu, wilayah ini juga menjadi tujuan investasi sektor smelter dan pengolahan mineral senilai Rp36,5 triliun.

Keberadaan pelabuhan utama menjadikan Balikpapan sebagai simpul logistik penting untuk distribusi batu bara, material berat, serta operasional kapal tongkang dan kapal tunda yang menopang rantai pasok industri tambang dan energi.

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan persetujuan anggaran hingga Rp488 triliun turut mempercepat pertumbuhan infrastruktur dan kebutuhan industri pendukung di kawasan tersebut. Kondisi ini semakin memperkuat posisi Balikpapan sebagai gerbang logistik dan pusat aktivitas industri di Indonesia bagian Timur.

Dalam edisi perdananya di Balikpapan, IEE Series akan menghadirkan tiga pameran unggulan, yakni:

  • Mining Indonesia

  • Construction Indonesia

  • Oil & Gas Indonesia

Ketiganya dikenal sebagai platform industri terkemuka di Asia Tenggara pada sektor masing-masing.

Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, menyampaikan bahwa capaian positif penyelenggaraan 2025 menjadi landasan kuat ekspansi tahun ini. Pada September 2025 lalu, rangkaian IEE Series mencatat lebih dari 74.704 trade visitors, meningkat 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total area pameran lebih dari 143.000 meter persegi serta melibatkan 10 pameran lintas sektor.

“Di 2026 kami ingin memperbesar cakupan, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga hadir langsung di pusat-pusat industri utama Indonesia, salah satunya Balikpapan,” ujar Hanung.

IEE Series Balikpapan 2026 akan menempati area seluas 8.500 meter persegi dengan partisipasi sekitar 60 exhibitor dari sektor pertambangan, konstruksi, serta minyak dan gas. Konsep yang diusung adalah unified industrial marketplace, yakni ruang temu lintas sektor untuk mendorong diskusi teknis, penjajakan peluang bisnis, serta kolaborasi yang lebih relevan dengan kebutuhan lapangan.

Sejumlah perusahaan nasional yang rutin berpartisipasi di IEE Series Jakarta juga menyatakan komitmennya hadir di Balikpapan, di antaranya Somagede Indonesia, Berkat Safety, Kurnia Safety Supplies, Ekatama Group, Nagamas Ban, dan Mitra Cipta Hardi.

Marketing Somagede Indonesia, Tyas Puji Sushanti, menilai ekspansi ini selaras dengan arah pertumbuhan bisnis perusahaan. Somagede yang telah berdiri selama 37 tahun bahkan telah membuka cabang di Balikpapan untuk memperkuat kedekatan dengan pengguna di sektor tambang dan migas.

“Balikpapan memiliki karakter industri yang sangat variatif, mulai dari pertambangan hingga minyak dan gas, dengan banyak pemain berskala internasional beroperasi di sana. Kehadiran IEE Series di Balikpapan menjadi kesempatan untuk berdialog lebih dekat dengan pasar yang menjadi fokus pertumbuhan kami,” kata Tyas.

Dengan ekspansi regional ini, IEE Series diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pameran, melainkan platform strategis yang mempertemukan kebutuhan proyek dengan penyedia solusi secara langsung. Balikpapan pun diproyeksikan menjadi penghubung awal antara kebutuhan industri di daerah dan platform berskala nasional yang akan mencapai puncaknya pada Indonesia Energy & Engineering Week 2026 di Jakarta.(why)

Kintan Rilis Debut Single “Let’s Dance”, Dari Lomba Karaoke ke Panggung Musik Profesional

0
Kintan Rilis Debut Single “Let’s Dance”, Dari Lomba Karaoke ke Panggung Musik Profesional ( WAHYU)

binomedia.id Jakarta. Berawal dari keisengan mengikuti lomba karaoke antar jurnalis, langkah Kintan justru berlabuh di industri musik profesional. Keberanian mencoba hal baru itu kini membuahkan hasil lewat perilisan single debut bertajuk “Let’s Dance”, sebuah lagu upbeat penuh energi yang siap menghidupkan suasana.

Nama Kintan sebelumnya dikenal sebagai sosok multi-talenta di dunia jurnalistik. Ia aktif sebagai jurnalis, penyiar radio, host, sekaligus MC. Namun kecintaannya pada musik menemukan momentum setelah ia meraih juara dua dalam ajang karaoke antar jurnalis. Dari situlah perkenalannya dengan Fransiscus Eko membuka pintu baru dalam perjalanan karier bermusiknya.

“Awalnya hanya iseng. Setelah lomba, Mas Eko menawarkan aku membawakan lagunya. Dari situ aku mulai serius mencoba,” ujar Kintan.

Menariknya, Kintan yang selama ini identik dengan lagu-lagu ballad justru mendapat tantangan menyanyikan lagu bertempo cepat. “Let’s Dance” hadir dengan nuansa ceria, energik, dan penuh semangat—keluar dari zona nyaman yang biasa ia jelajahi.

Menurut Fransiscus Eko, keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ia melihat potensi Kintan sebagai performer yang luwes dan enerjik. Lagu ini merupakan karya Yanda Bebeh, yang juga bertindak sebagai produser musik sekaligus penata aransemen.

Proses kreatif “Let’s Dance” terbilang singkat namun intens. Penulisan lagu rampung dalam satu hari, sementara aransemen musik diselesaikan dalam dua hingga tiga hari demi mendapatkan warna yang maksimal. Yanda menghadirkan sentuhan EDM modern dengan elemen techno, synth, serta beat elektronik yang kuat. Inspirasi utamanya datang dari fenomena musik K-pop yang tengah mendominasi dan digemari di Indonesia.

Hasilnya adalah lagu dengan karakter catchy, easy listening, dan sarat vibe positif. “Let’s Dance” mengusung pesan sederhana namun kuat: keberanian mengekspresikan kebahagiaan melalui gerak tubuh.

“Lagu ini tentang semangat. Jangan ragu mengekspresikan kebahagiaan lewat gerakan badan. Sekaku apa pun, dance itu bikin happy,” kata Kintan.

Dari sisi produksi, single ini terasa matang dengan energi yang konsisten dari awal hingga akhir. Beat elektronik yang dominan berpadu dengan vokal Kintan yang terdengar segar dan penuh antusiasme. Lagu ini berpotensi menjadi anthem pesta maupun teman pelepas penat setelah rutinitas harian.

Tak hanya berhenti di perilisan digital, Fransiscus Eko mengungkapkan rencana penggarapan video musik agar publik dapat melihat sisi performatif Kintan secara lebih utuh. Single “Let’s Dance” kini telah tersedia di seluruh Digital Streaming Platform.

Meski debutnya bernuansa dance, Kintan tak menutup kemungkinan kembali ke akar musikalitasnya di jalur ballad. Ia bahkan tengah menyiapkan konsep lagu bertema “melepaskan” yang lebih emosional untuk karya berikutnya.

Dengan semangat belajar dan keberanian keluar dari zona nyaman, Kintan membuktikan bahwa perjalanan musik bisa dimulai dari mana saja—bahkan dari sebuah lomba karaoke yang awalnya hanya untuk bersenang-senang. Kini, langkahnya resmi menapaki industri musik dengan penuh percaya diri lewat “Let’s Dance.”(why)

Gema Sholawat Ribuan Anggota BPD Jawa Timur Sambut Prof Reda, Perkuat Sinergi Jaga Desa untuk Indonesia Berdaulat

0
Gema sholawat ribuan Anggota BPD Jawa Timur sambut Prof Reda, perkuat sinergi Jaga Desa untuk Indonesia berdaulat. (Dok. Istimewa)
Gema sholawat ribuan Anggota BPD Jawa Timur sambut Prof Reda, perkuat sinergi Jaga Desa untuk Indonesia berdaulat. (Dok. Istimewa)

BINOMEDIA – Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), Adhitya Yusma Perdana menegaskan bahwa optimalisasi Jaga Desa berfungsi sebagai benteng perlindungan bagi legislator desa saat menjalankan tugas pengawasan. Adhitya menilai Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani memahami dinamika lapangan secara komprehensif sehingga bimbingan hukum yang digagas mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), seperti ia sampaikan kepada awak media pada Senin (2/3/2026).

Adhitya mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menebar kebaikan dan bekerja bersama menjaga desa serta menjaga Indonesia. Ia menekankan bahwa kepemimpinan yang mengutamakan pencegahan dibanding penindakan sangat dibutuhkan guna mengawal keberhasilan Asta Cita Presiden Prabowo dan mewujudkan pemerintahan desa yang mandiri, produktif, serta berwibawa di seluruh pelosok Nusantara.

Adhitya menyampaikan hal tersebut terkait dengan momen ribuan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tergabung dalam Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) se-Jawa Timur memadati Aula Graha Samudra Bumi Moro Angkatan Laut Surabaya pada Selasa (24/2/2026) dalam pertemuan akbar penuh semangat kolaborasi. Seluruh peserta menyambut kedatangan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, dengan lantunan sholawat nabi yang menggema khidmat dan menghadirkan suasana religius sekaligus penuh optimisme.

Panitia menggelar agenda tersebut untuk mengoptimalkan program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) sekaligus mengukuhkan pengurus DPC ABPEDNAS Jawa Timur oleh jajaran pimpinan DPP ABPEDNAS. Para pimpinan juga menandatangani kerja sama antara BPD ABPEDNAS Jawa Timur dan Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sebagai langkah konkret memperkuat pengawasan dan pendampingan hukum di tingkat desa.

Sejumlah pejabat strategis menghadiri forum tersebut dan menunjukkan komitmen kuat terhadap penguatan tata kelola desa. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Agus Sahat ST, S.H., M.H., Direktur II pada Jamintel Subeno, S.H., M.M., serta Asisten Intelijen I Ketut Maha Agung, S.H., M.H., hadir bersama Kepala Dinas PMD Jawa Timur, para Kepala Kejaksaan Negeri dan Kasi Intel se-Jawa Timur, serta Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Timur Badrul Amali, S.H., M.H., yang memimpin jajaran pengurus daerah.

Kejaksaan RI mendorong program Jaga Desa sebagai inisiatif strategis untuk mendampingi dan mengawasi pengelolaan dana desa agar berjalan transparan dan tepat sasaran. Melalui pendekatan preventif serta edukasi hukum, jajaran intelijen menghadirkan peran jaksa sebagai mitra aparat desa guna membangun fondasi pembangunan berbasis zero corruption dan akuntabilitas.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, menegaskan bahwa pengukuhan pengurus menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat fungsi pengawasan pembangunan desa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Kejaksaan dan BPD agar setiap anggaran desa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto tentang pembangunan dari bawah demi pemerataan ekonomi.

Perwakilan anggota BPD dari berbagai daerah menyampaikan apresiasi atas capaian Kejaksaan Agung yang kembali meraih predikat sebagai Lembaga Penegak Hukum dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi dalam survei nasional Februari 2026. Mereka meyakini keberhasilan tersebut lahir dari konsistensi reformasi kelembagaan dan penguatan program Jaga Desa yang langsung menyentuh kebutuhan pemerintahan desa.

Di sela rangkaian kegiatan, peserta melantunkan doa dan sholawat seraya menyuarakan harapan besar terhadap kepemimpinan Prof. Reda Manthovani di masa mendatang. Para anggota menilai integritas dan profesionalitas Jamintel teruji melalui kebijakan yang berpihak pada penguatan desa serta perlindungan terhadap BPD dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Para peserta meyakini bahwa kepemimpinan yang berpijak pada persoalan rakyat kecil menjadi kunci keberhasilan agenda nasional. Mereka menegaskan bahwa penguatan desa akan memperkokoh kedaulatan Indonesia secara menyeluruh dan membutuhkan figur berintegritas untuk mengawal visi besar tersebut.

Penulis: Muhammad Fadhli

Menebar Cahaya Ramadan, MORAZEN Yogyakarta Wujudkan Sudut Baca di SD Negeri Temon

0
MORAZEN Yogyakarta

binomedia.idKulon Progo. Bulan suci Ramadan menjadi momentum istimewa untuk berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama. Dalam semangat tersebut, MORAZEN Yogyakarta mengimplementasikan program MORA Impact melalui pengembangan MORA Learning Corner dan MORA Edu Care di SD Negeri Temon, Kecamatan Temon, Kulon Progo.

Inisiatif ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap keterbatasan fasilitas literasi dan koleksi buku yang masih ditemui di sejumlah sekolah dasar di wilayah Temon. Keterbatasan tersebut berdampak pada belum optimalnya kesempatan siswa untuk membangun kebiasaan membaca sejak dini—sebuah fondasi penting dalam proses tumbuh kembang dan pembentukan karakter.

Sebagai langkah awal, MORAZEN Yogyakarta melakukan peningkatan fasilitas perpustakaan melalui pengecatan dinding dan penataan visual ruang agar lebih nyaman, cerah, serta ramah anak. Suasana baru ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa betah dan semangat siswa untuk berkunjung ke perpustakaan.

Tak hanya pembenahan ruang, sebanyak 90 buku literasi dan edukasi untuk usia sekolah dasar turut didistribusikan. Koleksi yang terdiri dari buku fiksi dan nonfiksi ini dirancang untuk memperkuat kemampuan membaca sekaligus memperluas wawasan siswa. Seluruh buku kemudian diintegrasikan dalam aktivitas literasi harian di Perpustakaan Cakap Karya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

b38eb812 0e0e 4957 b55a 49bdfa7870e9 1 , MORAZEN Yogyakarta, Binomedia

PLT. Kepala Sekolah SD Negeri Temon, Ibu Titi Agustinah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Ia berharap kehadiran Sudut Baca ini dapat semakin meningkatkan kegiatan literasi siswa serta mendorong lahirnya generasi yang berprestasi dan terus berkarya. Doa pun disampaikan agar setiap kebaikan yang dilakukan menjadi amal yang membawa keberkahan.

General Manager MORAZEN Yogyakarta, David Priambowo, menambahkan bahwa Sudut Baca ini bukanlah yang pertama. Program serupa telah diterapkan di beberapa sekolah di wilayah Kulon Progo dan akan terus dipantau secara berkala guna memastikan implementasinya berjalan optimal. Hal ini menjadi bagian dari visi manajemen untuk senantiasa membawa manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Melalui program MORA Impact, MORAZEN Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan sekaligus mendukung tercapainya SDG 4: Quality Education. Di bulan yang penuh makna ini, setiap upaya kecil diharapkan menjadi cahaya yang menerangi langkah generasi masa depan menuju pendidikan yang lebih baik. (rls/rik)

WINGS Care Jawab Tren Fragrance di Indonesia Lewat SoKlin Eau de Parfum

0
WINGS GROUP

binomedia.id Jakarta. WINGS Group Indonesia melalui lini bisnis WINGS Care kembali menghadirkan terobosan di kategori perawatan pakaian dengan meluncurkan SoKlin Eau de Parfum. Inovasi ini menjadi rangkaian produk perawatan pakaian berparfum konsentrat pertama di Indonesia yang diformulasikan dengan World-Class Luxury Perfume karya Master Perfumer, menghadirkan sensasi wangi mewah sejak proses mencuci hingga saat pakaian dikenakan.

SoKlin Eau de Parfum hadir sebagai rangkaian lengkap yang mencakup detergen bubuk (concentrated perfume powder detergent), detergen cair (concentrated perfume liquid detergent), serta pelicin pakaian (concentrated perfume ironing aid). Seluruh varian dilengkapi teknologi Perfume Lock yang mampu menjaga keharuman parfum hingga 33 hari, memastikan pakaian tetap wangi tahan lama dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

e3669e1e 0427 40fe 8d1f e3a18f770c8e , MORAZEN Yogyakarta, Binomedia

Peluncuran ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tren penggunaan parfum di Indonesia. Data pencarian dan laporan industri dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan lonjakan minat terhadap produk wewangian. Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi industri parfum, ditandai dengan dominasi brand lokal, preferensi generasi muda yang semakin adaptif terhadap tren global, serta maraknya berbagai event bertema fragrance.

Menurut Karina Mandala, Fine Fragrance Perfumer, meningkatnya minat terhadap parfum mencerminkan perubahan cara masyarakat memaknai wewangian. Parfum kini bukan sekadar penunjang aroma, tetapi telah menjadi simbol identitas dan bagian dari ritual keseharian yang mendukung rasa percaya diri. Semakin banyak konsumen mencari karakter wangi mewah dengan kualitas kelas dunia untuk melengkapi penampilan mereka.

Menjawab kebutuhan tersebut, SoKlin Eau de Parfum memadukan performa kebersihan optimal dengan sentuhan parfum premium. Inovasi ini tidak hanya fokus pada daya bersih, tetapi juga menghadirkan pengalaman sensorial yang lebih personal melalui wangi yang elegan dan tahan lama.

Dari sisi industri, pasar detergen nasional juga menunjukkan pertumbuhan positif. Joanna Elizabeth Samuel, Head of Fabric Care Category WINGS Group Indonesia, menjelaskan bahwa preferensi konsumen kini mengarah pada produk yang praktis dengan nilai tambah. Selain daya bersih, konsumen mempertimbangkan manfaat seperti formula 3 in 1, keharuman tahan lama, serta harga yang tetap terjangkau. Melihat dinamika tersebut, SoKlin mengintegrasikan kekuatan kategori detergen dan tren parfum dalam satu inovasi yang relevan.

Antusiasme terhadap SoKlin Eau de Parfum turut disampaikan oleh Caitlin Halderman, aktris dan penyanyi yang dipercaya sebagai Brand Ambassador pada momen peluncuran. Ia menilai bahwa wangi telah menjadi bagian penting dari ekspresi diri. Baginya, parfum bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan cara membangun kepercayaan diri. Kehadiran SoKlin Eau de Parfum menghadirkan akses yang lebih luas terhadap sensasi World-Class Luxury Perfume, tidak hanya melalui produk perawatan tubuh, tetapi juga dari pakaian yang digunakan setiap hari.

Melalui peluncuran ini, WINGS Group Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi berkualitas tinggi yang dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. SoKlin Eau de Parfum menjadi bukti bahwa pengalaman wangi berkelas dunia kini dapat dimulai dari proses mencuci, menghadirkan semangat bahwa Life Keeps Getting Better with WINGS. (renz)

Kolaborasi ABPEDNAS-Kejaksaan Perkuat Pengawasan Desa Berbasis Zero Corruption di Jawa Timur

0
Kolaborasi ABPEDNAS-Kejaksaan perkuat pengawasan desa berbasis zero corruption di Jawa Timur. (Dok. Istimewa)
Kolaborasi ABPEDNAS-Kejaksaan perkuat pengawasan desa berbasis zero corruption di Jawa Timur. (Dok. Istimewa)

Binomedia– Aula Graha Samudra Bumi Moro menjadi panggung konsolidasi besar penguatan tata kelola desa pada Selasa, 24 Februari 2026. Pengukuhan pengurus DPD ABPEDNAS Jawa Timur dirangkai dengan sosialisasi program Jaga Desa yang menegaskan arah baru pengawasan berbasis kolaborasi dan pencegahan.

Sejumlah pimpinan nasional hadir memberikan dukungan strategis terhadap agenda tersebut. Jamintel Kejaksaan Agung RI sekaligus Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, berdampingan dengan Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir. Indra Utama, Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Agus Sahat ST, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat intelijen dan Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Timur.

Prof. Dr. Reda Manthovani menegaskan bahwa program Jaga Desa merupakan strategi negara dalam memastikan tata kelola desa berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. Kejaksaan mengedepankan pendekatan preventif melalui fungsi intelijen, dengan memperkuat manajemen pemerintahan desa serta membangun sistem pengawasan yang terstruktur.

Pendekatan tersebut menempatkan jaksa sebagai mitra strategis bagi BPD, bukan sekadar aparat penindakan. Melalui edukasi hukum dan pendampingan sejak tahap perencanaan anggaran, potensi penyimpangan dapat ditekan dan pembangunan desa dapat bergerak di jalur zero corruption.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir. Indra Utama menyatakan bahwa pengukuhan pengurus daerah menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam memperkuat pengawasan partisipatif. Organisasi mendorong BPD agar mengawal pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dengan memastikan dana desa memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya profesionalisme BPD dalam mengawal setiap proses perencanaan dan pelaksanaan program desa. Transparansi anggaran dan akuntabilitas kinerja menjadi prasyarat mutlak untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana menambahkan bahwa visi preventif Jamintel selaras dengan misi organisasi dalam menghadirkan kepastian hukum bagi legislator desa. Program Jaga Desa memberi rasa aman bagi BPD untuk bertindak tegas dan objektif selama seluruh langkah berada dalam koridor regulasi.

Dorongan tersebut membuka ruang keberanian baru bagi BPD untuk bersikap kritis dan konstruktif terhadap kebijakan pemerintahan desa. Pengawasan yang tajam dan berbasis aturan akan memperkuat kualitas pembangunan serta mendorong kemajuan wilayah secara berkelanjutan.

Pengurus DPD ABPEDNAS Jawa Timur yang baru dilantik menyatakan komitmen untuk segera mengimplementasikan program Jaga Desa di seluruh kabupaten dan kota. Kolaborasi antara Kejaksaan dan BPD menghadirkan standar baru pengawalan pembangunan di tingkat desa dengan fondasi hukum yang semakin kokoh.

Sinergi strategis yang terbangun di Surabaya mempertegas arah transformasi desa menuju kemandirian dan integritas. Pengawasan profesional dan berbasis pencegahan menjadi kunci menghadirkan masa depan nusantara yang bersih, produktif, dan berwibawa.

Penulis: Muhammad Fadhli

TEH LEMON MADU Resmi Meluncur, Inovasi Baru WINGS Food dengan Sensasi Segar “Kelewataann”

0
wing food
Tissa Biani - Brand Ambassador, bersama Joshua Gunawan- Head of Ready to Drink Beverage WINGS Food pada acara peluncuran TEH LEMON MADU Sabtu 28/2/6 di JAKARTA

binomedia.idJakarta. WINGS Food kembali menghadirkan inovasi dengan merambah kategori baru melalui peluncuran TEH LEMON MADU, minuman ready to drink (RTD) yang menawarkan pengalaman berbeda dalam menikmati lemon tea. Hadir dalam kemasan botol praktis, produk ini membawa sensasi rasa yang lebih seimbang: tidak terlalu asam, manisnya smooth dan pas, serta kesegarannya terasa “kelewataann”.

Secara global, lemon tea menjadi salah satu varian teh yang semakin diminati. Namun, tidak sedikit konsumen yang merasa cita rasa lemon tea cenderung terlalu asam. Melihat kebutuhan tersebut, WINGS Food menghadirkan TEH LEMON MADU sebagai alternatif yang lebih ramah di lidah, memadukan rasa teh yang ringan dengan sentuhan lemon dan madu yang lembut.571912b7 2e34 4569 bb00 d04030996c7f , MORAZEN Yogyakarta, Binomedia

Inovasi ini sejalan dengan perkembangan teh yang kini telah berevolusi menjadi bagian dari gaya hidup modern. Beragam kreasi flavored tea digemari generasi muda yang menginginkan minuman dengan rasa balanced, praktis, dan tetap menyegarkan di tengah aktivitas yang padat. TEH LEMON MADU pun dirancang untuk menjadi pilihan yang nyaman dinikmati kapan saja baik saat beraktivitas, bersantai, maupun setelah menyantap makanan favorit.

Sebagai Brand Ambassador, Tissa Biani turut membagikan antusiasmenya. Menurutnya, TEH LEMON MADU memiliki rasa yang pas dan tidak berlebihan, sehingga cocok untuk generasi muda yang aktif dan dinamis. Sensasi segarnya pun terasa menyenangkan tanpa meninggalkan rasa asam yang tajam.

Melalui peluncuran ini, WINGS Food menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan produk yang relevan dengan selera masyarakat Indonesia. Dengan perpaduan manis yang smooth dan kesegaran yang maksimal, TEH LEMON MADU hadir sebagai pilihan baru bagi pecinta lemon tea yang menginginkan rasa lebih seimbang dan mudah dinikmati setiap hari. (reg)

Jakarta Sharia Festival 2026 Hadirkan Perpaduan Modest Fashion dan Literasi Spiritual yang Bermakna

0
Jakarta Sharia Festival 2026

The Palace Jeweler dan LAKUEMAS Hadirkan Promo Ketupat Emas Ramadan 2026

0
The Palace Jeweler dan LAKUEMAS Hadirkan Promo Ketupat Emas Ramadan 2026 ( WAHYU)

binomedia.id Jakarta. Melanjutkan kesuksesan program sebelumnya, The Palace Jeweler kembali berkolaborasi dengan LAKUEMAS menghadirkan Program Promo Ketupat Emas (Kejutan Dapat Emas) dalam rangka menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026. Kegiatan ini digelar pada Jumat (27/2) di Lippo Mall Nusantara, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Brand Manager The Palace Jeweler, Winny Melita, menyampaikan bahwa program Ketupat Emas berlangsung mulai 18 Februari hingga 31 Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari tradisi gifting Ramadan dengan menghadirkan kombinasi perhiasan berlian dan voucher emas digital sebagai hadiah yang tidak hanya indah, tetapi juga bernilai investasi.

“Ketupat Emas bukan sekadar promo Ramadan, melainkan simbol hadiah yang tidak hanya berkilau hari ini, tetapi juga bertumbuh nilainya di masa depan. Bersama LAKUEMAS, kami memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk mendapatkan voucher LAKUEMAS mulai nominal Rp200 ribu dengan melakukan pembelian diamond jewellery pada tiering tertentu,” ujar Winny.

Sementara itu, Brand Manager LAKUEMAS, Esther Napitupulu, menjelaskan bahwa emas memiliki nilai historis dan spiritual yang kuat, termasuk dalam peradaban Islam sebagai mahar, alat tukar, maupun penjaga nilai. Menurutnya, transaksi emas diperbolehkan dalam prinsip syariah selama akadnya jelas dan kepemilikannya nyata.

Sebagai pedagang emas fisik secara digital yang resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sejak 8 Februari 2022, LAKUEMAS menerapkan rasio 1:1, di mana setiap gram emas digital didukung penuh oleh emas fisik yang tersimpan aman di lembaga kustodian. Dengan demikian, kepemilikan emas bersifat riil, transparan, dan terjaga.

Esther menambahkan, LAKUEMAS hadir sebagai platform omni-channel yang memungkinkan transaksi emas digital maupun fisik secara fleksibel. Selain aplikasi online, LAKUEMAS juga memiliki butik offline untuk layanan jual beli dan gadai emas, serta fasilitas ATM untuk penarikan emas fisik. Platform ini berada dalam ekosistem Central Mega Kencana (CMK), perusahaan ritel perhiasan terbesar di Asia Tenggara.

Hingga kini, aplikasi LAKUEMAS telah diunduh sekitar 1,5 juta kali dan memiliki lebih dari 1 juta anggota. LAKUEMAS juga bekerja sama dengan sejumlah ritel perhiasan ternama seperti MONDIAL, Frank & co., dan The Palace Jeweler yang tersebar di ratusan lokasi di Indonesia.

Melalui program Ketupat Emas, pelanggan yang melakukan pembelian perhiasan berlian di The Palace Jeweler pada tiering tertentu berkesempatan memperoleh voucher emas digital LAKUEMAS. Saldo emas digital yang dimiliki pengguna dapat dikonversi menjadi emas fisik, bahkan perhiasan emas, sehingga memberikan fleksibilitas sekaligus nilai tambah jangka panjang.

Ramadan menjadi momen penuh makna untuk berbagi dan memberikan hadiah istimewa bagi pasangan, keluarga, maupun sebagai bentuk apresiasi diri. Program ini menjadi wujud komitmen The Palace Jeweler dan LAKUEMAS dalam menghadirkan pilihan hadiah yang relevan, bermakna, dan bernilai investasi bagi masyarakat Indonesia.

Masyarakat dapat menikmati promo Ketupat Emas ini selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026 dengan mengunjungi gerai The Palace Jeweler terdekat atau mengakses informasi melalui kanal resmi masing-masing brand.(why)

Frank & co. Buka Kembali Gerai di Plaza Indonesia, Tampilkan Konsep Modern Jelang 30 Tahun Perjalanan

0
Frank & co. Buka Kembali Gerai di Plaza Indonesia (WAHYU)

binomedia.idJakarta. Brand perhiasan mewah Frank & co. resmi membuka kembali (reopening) gerainya di Plaza Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2). Hadir dengan tampilan baru yang lebih modern, elegan, dan berkarakter, pembaruan ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan menjelang 30 tahun kiprahnya di industri perhiasan Indonesia.

Reopening gerai ini menegaskan komitmen Frank & co. untuk terus berevolusi dan relevan di tengah dinamika gaya hidup modern. General Manager Frank & co., Rolly Soesanto, mengatakan bahwa pembaruan tersebut bukan sekadar perubahan visual, melainkan refleksi dari komitmen brand dalam menghadirkan pengalaman berbelanja yang semakin elevated bagi pelanggan.

“Plaza Indonesia merupakan salah satu destinasi luxury dan lifestyle paling ikonik di Jakarta. Reopening gerai ini menjadi langkah penting menuju 30 tahun perjalanan Frank & co. di Indonesia. Kami ingin terus menemani pelanggan dalam setiap momen berarti kehidupan mereka melalui perhiasan natural diamond yang abadi,” ujar Rolly.

Sebagai salah satu pusat perbelanjaan paling prestisius di Jakarta, Plaza Indonesia dinilai memiliki posisi strategis bagi Frank & co. Konsep interior terbaru gerai ini terinspirasi dari keabadian natural diamond—berlian alami yang terbentuk selama jutaan hingga miliaran tahun—sebagai simbol cinta, komitmen, dan warisan lintas generasi.

Nuansa khas Frank & co. dipadukan dengan desain interior refined, permainan pencahayaan lembut, serta atmosfer yang intimate dan luxurious. Konsep tersebut dirancang untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih personal dan bermakna.

Gerai ini juga menjadi wadah untuk menghadirkan beragam koleksi unggulan natural diamond, mulai dari Frank Fire™ sebagai signature branded diamond, Love Poetry Collection hasil kolaborasi dengan Monica Ivena, hingga See the Light Collection kolaborasi bersama Maudy Ayunda. Koleksi-koleksi tersebut merepresentasikan cinta, cahaya, dan perjalanan hidup dalam berbagai fase.

Reopening ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan menuju 30 tahun perjalanan Frank & co., sebuah tonggak yang merefleksikan dedikasi terhadap kualitas natural diamond terbaik, craftsmanship berkelas dunia, serta pelayanan yang berakar pada makna personal setiap pelanggan. Tema besar yang diusung, “Frankly, That’s Love”, mengajak masyarakat merayakan cinta dalam bentuknya yang paling jujur dan terus berevolusi.

Bersamaan dengan pembukaan kembali gerai, Frank & co. juga melanjutkan fase kedua kampanye natural diamond bertajuk “A Timeless Love, Diamonds Born from the Earth.” Kampanye ini menegaskan keyakinan bahwa hanya berlian alami yang terbentuk melalui proses panjang alam yang layak menjadi simbol cinta sejati dan warisan emosional antargenerasi.

Frank & co. dikenal sebagai The Residence of F Colour and VVS Clarity Diamond Jewellery, dengan standar kualitas tinggi pada tingkat warna F dan kejernihan VVS. Perhiasan dipasok langsung dari sightholder yang memperoleh berlian dari tambang bertanggung jawab di berbagai negara.

Salah satu keunggulan utama brand ini adalah Frank Fire™, signature branded diamond yang diklaim hanya berasal dari 1 persen Triple Excellent Diamond di dunia. Setiap berlian Frank Fire telah melalui kurasi berdasarkan 12 parameter evaluasi serta dilengkapi double certification dari Gemological Institute of America (GIA) dan Sarine Technologies.

Keunikan lainnya adalah laser inscription logo “Frank Fire” pada bagian girdle berlian yang hanya dapat dilihat menggunakan loupe, serta barcode dan digital report transparan yang dapat dipindai untuk mengetahui spesifikasi lengkap berlian.

Didirikan pada 1996 di bawah naungan Central Mega Kencana (CMK), Frank & co. kini memiliki 52 gerai di seluruh Indonesia. Selain Frank & co., CMK juga menaungi brand perhiasan MONDIAL dan The Palace Jeweler. Dengan pembaruan gerai di Plaza Indonesia ini, Frank & co. berharap dapat terus menjadi destinasi pilihan bagi pencinta natural diamond serta menjadi bagian dari kisah cinta dan pencapaian hidup para pelanggannya.(why)