Beranda blog Halaman 37

Dari Perayaan ke Aksi Nyata, 3.000 Enervon Family Immunity Kit Disalurkan ke Tujuh Daerah di Indonesia

0
ENERVON
ki-ka: Jenny Jamin, Consumer Health Group Division Head PT Darya-Varia Laboratoria Tbk; Pradipa Syarif, Marketing Category Head - Health Supplement PT Darya-Varia Laboratoria Tbk; dan Tri Astuti, Corporate Strategic Initiative Operating Director  PT Darya-Varia Laboratoria Tbk; melepas para peserta di garis start Enervon Nusantara Run 2026

binomedia.idJakarta. Setelah pelaksanaan Enervon Nusantara Run pada 8 Februari 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia) memulai penyaluran 3.000 Enervon Family Immunity Kit kepada keluarga prasejahtera di tujuh daerah Indonesia mulai 16 Februari 2026. Program distribusi ini adalah kelanjutan dari Enervon Nusantara Run yang diikuti oleh 3.000 peserta. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Darya-Varia dalam memperluas dampak kesehatan keluarga secara berkelanjutan dengan memberikan perlindungan imunitas tambahan dalam menyambut bulan Ramadan, sekaligus menjadi bagian dari perayaan 50 tahun perjalanannya di Indonesia. Diselenggarakan di TMII yang merepresentasikan keberagaman dan persatuan Indonesia, Enervon Nusantara Run menjadi ruang kebersamaan yang mengajak masyarakat untuk hidup aktif, sehat, dan berbagi.

“Merayakan usia 50 tahun, kami memaknai kesehatan keluarga sebagai upaya jangka panjang yang perlu didukung secara konsisten, khususnya bagi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses kesehatan, terlebih dengan datangnya bulan Ramadan yang menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia. Penyaluran Enervon Family Immunity Kit ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memperluas manfaat kesehatan preventif agar dapat dirasakan lebih merata oleh keluarga Indonesia, terutama saat mereka membutuhkan dukungan imunitas ketika berpuasa,” ujar Jenny Jamin, Consumer Health Group Division Head PT Darya-Varia Laboratoria Tbk.

Melalui Enervon, Darya-Varia terus memperkuat perannya dalam mendukung gaya hidup aktif dan kesehatan keluarga melalui solusi yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari. Komitmen ini diwujudkan melalui Enervon Family Immunity Kit yang berisi rangkaian multivitamin untuk berbagai kelompok usia, mulai dari Enervon Kids, Enervon Active, Enervon Effervescent, Enervon C Tablet, hingga Enervon Gold, sebagai dukungan energi dan daya tahan tubuh seluruh anggota keluarga dalam menjalani aktivitas harian.

Momentum penyaluran ini juga bertepatan dengan periode menjelang Ramadan, ketika kebutuhan menjaga daya tahan tubuh menjadi perhatian penting bagi masyarakat. Pada masa berpuasa, keseimbangan asupan nutrisi saat sahur dan berbuka berperan dalam membantu menjaga energi dan kondisi tubuh sepanjang hari (Kemenkes RI). Dalam konteks tersebut, kehadiran Enervon Family Immunity Kit diharapkan dapat menjadi dukungan tambahan bagi keluarga penerima manfaat untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian, terutama bagi mereka yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap asupan gizi yang optimal.

Penyaluran Enervon Family Immunity Kit, bekerja sama dengan komunitas Volunteernesia, difokuskan ke tujuh wilayah prioritas, yaitu Papua, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Aceh, dan DKI Jakarta. Pemilihan wilayah ini didasarkan pada tantangan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat setempat, termasuk keterbatasan akses layanan kesehatan, kondisi gizi, serta risiko penyakit infeksi, dengan mengacu pada data Kementerian Kesehatan RI. Distribusi dilakukan dengan pendekatan berbasis komunitas untuk menjangkau keluarga prasejahtera dan kelompok masyarakat dengan akses terbatas.

Sebagai bagian dari implementasinya, penyaluran menjangkau sejumlah wilayah di dalam provinsi tersebut, antara lain kawasan sekitar Jayapura di Papua, Lombok Utara di Nusa Tenggara Barat, Ambon dan sekitarnya di Maluku, Majene di Sulawesi Barat, wilayah pinggir kota Pontianak dan Kubu Raya di Kalimantan Barat, sekitar Banda Aceh, serta beberapa kawasan pemukiman prasejahtera dan pada penduduk di Jakarta. Cakupan yang membentang dari timur hingga barat Indonesia ini mencerminkan semangat “Energi Emas Nusantara” yang menjadi filosofi Enervon Nusantara Run.

“Kami berharap langkah ini dapat menjadi awal dari kegiatan yang berkelanjutan, di mana semangat hidup aktif, kepedulian sosial, dan kesehatan keluarga berjalan beriringan. Ke depannya, Darya-Varia akan terus menghadirkan inisiatif yang tidak hanya merayakan perjalanan Perusahaan, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi terwujudnya Indonesia yang lebih sehat,” tutup Jenny. (rls/reg)

Waringin Megah Perkuat SDM dan Standar Internasional, Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan

0
Waringin Megah Perkuat SDM dan Standar Internasional (WAHYU)

binomedia.idJakarta. Di tengah persaingan industri konstruksi yang kian kompetitif, Waringin Megah General Contractor menegaskan komitmennya sebagai kontraktor nasional yang mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) secara berkelanjutan.

Berdiri sejak 1987, perusahaan ini memulai kiprahnya dari proyek-proyek pengembangan internal sebelum berkembang menangani berbagai proyek berskala nasional, khususnya pada sektor bangunan industri dan konstruksi baja. Sejak awal, penguatan SDM ditempatkan sebagai fondasi utama pertumbuhan perusahaan.

Direktur Waringin Megah, Hermash Budi, menyatakan bahwa kekuatan perusahaan terletak pada kualitas tim yang solid dan profesional. “Sejak awal kami membangun jalur pengembangan karier yang jelas agar setiap profesional memiliki kesempatan bertumbuh dan menjadi pemimpin yang tangguh,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Komitmen terhadap mutu dan tata kelola diwujudkan melalui penerapan sistem kerja terstruktur yang mengacu pada standar internasional. Perusahaan telah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu, ISO 14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan, serta ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Standar tersebut memastikan proses operasional berjalan konsisten, efisien, dan berorientasi pada kepuasan klien.

Aspek keberlanjutan dan keselamatan juga menjadi perhatian serius. Perusahaan menerapkan pengelolaan dampak lingkungan secara bertanggung jawab serta protokol K3 yang ketat, termasuk kewajiban penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi seluruh tenaga kerja di lapangan maupun workshop fabrikasi baja.

Dalam lebih dari satu dekade terakhir, Waringin Megah menggandeng akademisi dan praktisi untuk menyusun serta memperbarui standar operasional prosedur (SOP) agar tetap relevan dengan perkembangan industri. Budaya kerja yang dibangun menekankan profesionalisme, integritas, serta kolaborasi tanpa praktik politik internal, dengan menjaga keseimbangan kepentingan seluruh pemangku kepentingan—mulai dari klien, pemasok, subkontraktor, hingga tenaga kerja.

Mengusung nilai “Built to Perfection”, perusahaan berkomitmen menghadirkan hasil kerja optimal dengan harga kompetitif. Fase pascapandemi dimanfaatkan sebagai momentum transformasi melalui regenerasi kepemimpinan dan penguatan tim muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Manajemen juga terus melakukan pembaruan sistem digital untuk pengelolaan internal dan proyek, modernisasi peralatan seperti teknologi laser cutting dan welding dalam fabrikasi baja, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai sertifikasi dan spesialisasi konstruksi.

Untuk memastikan tata kelola berjalan efektif, perusahaan rutin menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama jajaran manajemen serta tim proyek guna memantau progres pekerjaan dan mendorong perbaikan berkelanjutan.

Ke depan, Waringin Megah membuka peluang lebih luas bagi generasi muda, khususnya lulusan SMK dan D3, untuk bergabung dan berkembang melalui sistem jenjang karier yang terstruktur. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan menjadi kontraktor nasional yang mampu menghadirkan layanan konstruksi berkualitas tinggi dengan harga kompetitif, sekaligus berkontribusi pada pembangunan yang aman dan berkelanjutan di Indonesia.(why)

Tarif Terjangkau Jadi Daya Tarik, Manajemen Maxim Evaluasi Layanan Bike Sangat Hemat

0
Maxim Evaluasi Layanan Bike Sangat Hemat (WAHYU)

binomedia.id Jakarta. Jajaran eksekutif Maxim turun langsung ke lapangan dengan menyamar sebagai pengemudi Maxim Bike guna memantau dinamika operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Development Director Maxim, Dirhamsyah, bersama sejumlah Head of Subdivision dari wilayah Jabodetabek.

Selama dua hari, jajaran manajemen menjalankan peran sebagai pengemudi Maxim Bike dan menerima rata-rata belasan pesanan per hari, mulai pagi hingga malam. Mereka juga mendatangi sejumlah titik strategis untuk mencari penumpang, seperti kawasan Sarinah, Jalan Jenderal Sudirman, dan Tebet.

Dirhamsyah menjelaskan, sebagian besar pengguna tertarik menggunakan layanan Maxim Bike karena tarifnya yang terjangkau, terutama melalui fitur Bike Sangat Hemat. Layanan ini dinilai relevan bagi masyarakat yang memanfaatkan ojek online sebagai penghubung menuju moda transportasi umum seperti commuter line maupun LRT.

Menurutnya, pengalaman terjun langsung sebagai pengemudi memberikan gambaran nyata mengenai kondisi operasional di lapangan. Selain berinteraksi dengan penumpang dan menerima masukan, manajemen juga menguji aplikasi pengemudi untuk mengevaluasi kemudahan penggunaan sebagai bahan pengembangan layanan ke depan.

“Dengan turun langsung sebagai pengemudi, kami dapat melihat kondisi sebenarnya di lapangan, mulai dari menerima order, bertemu penumpang, hingga menjalankan aplikasi. Dari situ, Maxim mengetahui aspek yang perlu ditingkatkan demi kualitas layanan yang lebih baik,” ujar Dirhamsyah.

Hasil pemantauan menunjukkan sistem operasional Maxim berjalan baik, termasuk fitur verifikasi wajah yang diterapkan untuk meningkatkan keamanan. Namun, perusahaan menilai perlu adanya sosialisasi lanjutan guna meningkatkan literasi mitra pengemudi terkait penggunaan fitur tersebut.

Dirhamsyah menambahkan, program turun langsung ke lapangan menjadi langkah penting agar perusahaan memahami tantangan yang dihadapi pengemudi dan penumpang secara menyeluruh. Ke depan, kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala untuk memastikan layanan Maxim terus berkembang sesuai kebutuhan pengguna dan mitra pengemudi.(WHY)

Bukan Sekadar Rasa, IKEA Perhatikan Asal Bahan Hidangan

0
IKEA

binomedia.idTangerang. Saat makan di luar rumah, banyak orang memulai pilihannya dari rasa dan harga. Namun, seiring waktu, kepercayaan terhadap makanan yang dikonsumsi juga menjadi pertimbangan penting. Konsumen ingin merasa yakin bahwa makanan yang mereka pilih aman, berkualitas, dan berasal dari proses yang dapat dipercaya. Di IKEA, pengalaman makan tidak hanya hadir lewat hidangan yang tersaji, tetapi juga melalui cara bahan baku dipilih dan diproses sebelum sampai ke pelanggan.

IKEA menerapkan sertifikasi keberlanjutan (sustainability) pada berbagai bahan baku yang digunakan oleh IKEA Food, mulai dari seafood, kopi dan teh, hingga telur ayam pada beberapa menu. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas rasa dan keamanan pangan, sekaligus menghadirkan pilihan makanan yang lebih bertanggung jawab dan relevan dengan keseharian keluarga Indonesia.

“Setiap hidangan yang ada di IKEA Indonesia kami rancang agar pelanggan bisa menikmatinya dengan tenang. Prinsip kami sederhana, yaitu baik untuk Anda, baik untuk sesama, dan baik untuk planet kita. Kami ingin pelanggan yang datang, makan dengan nyaman, dan tahu bahwa makanan yang mereka pilih aman, halal, berkualitas, serta diolah dengan cara yang lebih bertanggung jawab,” ujar Ariane Vinsontia, Commercial Food Manager IKEA Indonesia.

Pendekatan IKEA terhadap sustainability pada IKEA Food tidak berdiri sendiri di dapur atau restoran. Di balik setiap menu, terdapat kerja sama dengan nelayan, petani, dan pemasok yang menjadi bagian dari rantai pasok sehari-hari. Melalui penerapan standar sertifikasi sustainability, IKEA mendorong cara kerja yang lebih jelas, konsisten, dan saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.

Untuk hidangan seafood seperti Fish & Chips dan menu berbahan dasar salmon, IKEA menggunakan bahan yang telah tersertifikasi Marine Stewardship Council (MSC) dan Aquaculture Stewardship Council (ASC). Sertifikasi ini membantu memastikan praktik penangkapan dan budidaya ikan dilakukan secara lebih terkontrol, sehingga kualitas rasa tetap konsisten dan keamanan pangan terjaga. Di saat yang sama, praktik ini mendukung nelayan dan pembudidaya ikan melalui aturan yang lebih jelas terkait musim tangkap, ukuran ikan, dan penggunaan pakan yang lebih bertanggung jawab.

Pendekatan serupa juga diterapkan pada kopi dan teh yang disajikan di IKEA Café, serta cokelat yang kami jual di IKEA. Melalui bahan baku bersertifikasi Rainforest Alliance, petani mendapatkan panduan dan pelatihan terkait pengelolaan air, perlindungan lingkungan sekitar kebun, serta praktik kerja yang lebih aman. Hubungan kerja yang lebih berkelanjutan ini membantu menjaga kualitas produk dari waktu ke waktu, sekaligus mendukung keberlangsungan usaha pertanian di tingkat lokal.

Tidak hanya itu, telur ayam cage-free bersertifikasi Certified Humane juga sudah mulai digunakan di IKEA Indonesia. Penggunaan bahan baku ini mencerminkan upaya IKEA dalam bekerja sama dengan pemasok serta menerapkan standar yang relevan sesuai dengan jenis menu, sambil tetap menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Sustainability bagi kami dimulai dari hal yang paling dekat dengan keseharian, bagaimana kami memilih bahan, bekerja dengan pemasok, dan menjaga standar yang konsisten dari hulu ke meja makan. Dengan menerapkan sertifikasi global dan mematuhi regulasi di Indonesia, kami ingin pilihan IKEA Food tidak hanya enak dan berkualitas, tapi juga memberi kontribusi positif bagi orang-orang dan lingkungan yang terlibat di sepanjang rantai pasok,” tutup Ariane.

Melalui penerapan sertifikasi sustainability ini, manfaatnya dirasakan tidak hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh nelayan, petani, dan pemasok yang terlibat dalam rantai pasok IKEA Food. Praktik yang lebih bertanggung jawab membantu menjaga sumber daya alam yang menjadi bagian penting dari sistem pangan Indonesia, sekaligus mendukung mata pencaharian yang lebih stabil bagi semua.

IKEA percaya bahwa sustainability tidak perlu terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Dengan menghadirkan makanan yang familiar, aman, halal, dan terjangkau, IKEA ingin membuat pilihan makan yang lebih bertanggung jawab terasa mudah diakses. Anda dapat menikmati berbagai menu IKEA Food yang bertanggung jawab ini di Restoran Swedia, Kafe Swedia, dan Bistro Swedia IKEA di seluruh toko IKEA di Indonesia. (rls/tar)

Langkah Sederhana untuk Bumi: SoSoft Gaungkan Gerakan Daur Ulang Kemasan Plastik

0
SoSoft

Stephen June, Kolaborasi Stephen WARNA dan Irma June Lahirkan Single ke Dua “Terima Kasih Jiwa”

0
Stephen June, kolaborasi dua penyanyi legendaris Indonesia, Stephen Tamadji dan Irma June, rilis single Terima Kasih Jiwa. (Dok. Istimewa)
Stephen June, kolaborasi dua penyanyi legendaris Indonesia, Stephen Tamadji dan Irma June, rilis single Terima Kasih Jiwa. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Duo lintas generasi, Stephen June, yang digawangi oleh Stephen Tamadji dan Irma June, resmi meluncurkan single ke dua bertajuk “Terima Kasih Jiwa”. Lagu tersebut dirilis pada Sabtu, 14 Februari 2026 di seluruh platform musik digital, menandai babak baru perjalanan musikal dua nama besar di industri musik Tanah Air.

Stephen Tamadji dikenal sebagai personel dari grup vokal legendaris Warna yang telah mewarnai industri musik Indonesia dengan harmonisasi khasnya. Sementara itu, Irma June adalah diva pop Indonesia yang telah memasuki dekade kelima kiprahnya, tetap konsisten dengan kualitas vokal dan interpretasi yang matang serta emosional.

Dalam sesi wawancara bersama awak media pada Senin, 16 Februari 2026, Stephen Tamadji mengungkapkan bahwa ketika pertama kali membaca lirik yang ditulis Irma June, ia langsung merasakan nuansa kontemplatif yang sangat personal. Menurutnya, terdapat kerapuhan sekaligus kekuatan di dalam lirik tersebut, sebuah refleksi tentang jiwa yang tetap bertahan melewati berbagai beban kehidupan.

Melodi lagu tersebut, lanjut Stephen, hadir seperti dialog batin yang perlahan bergerak menuju refrain penuh rasa syukur dan terima kasih. Ia sengaja merancang bagian refrain agar dapat dinyanyikan secara “ke dalam” dengan nuansa introvert yang intim, maupun “ke luar” dengan energi megah yang mencerminkan kekuatan; sebuah ajakan untuk merayakan jiwa yang sering terlupakan namun sesungguhnya menopang setiap langkah kehidupan.

Secara musikal, progresi akord dalam lagu tersebut dibuat sederhana namun selaras dengan dinamika lirik. Pada bagian bridge, terselip optimisme yang mengantar pendengar menuju klimaks penuh keagungan, menjadikan lagu tersebut tidak hanya menyentuh secara emosional tetapi juga kuat secara struktur komposisi.

Stephen menjelaskan bahwa dalam proyek Stephen June, proses penciptaan lagu berjalan sangat fleksibel dan terbuka terhadap eksplorasi artistik. Pada single pertama mereka, “Pencarian”, ia lebih dahulu menciptakan melodi sebelum Irma menulis lirik; sementara pada “Terima Kasih Jiwa” prosesnya dibalik, Irma lebih dulu menuangkan kisahnya dalam lirik, lalu Stephen menggubah komposisinya.

Sebagai penyanyi yang berakar dari format grup, Stephen mengaku harus menantang dirinya untuk mengeksplorasi wilayah nada tinggi yang sebelumnya jarang ia sentuh. Ia juga berupaya menyesuaikan diri dengan gaya khas Irma yang kaya dengan riff dan runs, sementara Irma sendiri belajar menyeimbangkan kebebasan sebagai solois dengan disiplin harmoni dalam format duet; sebuah proses yang mereka jalani dengan chemistry yang kuat dan penuh sukacita.

Dalam proses produksinya, Stephen dan Irma kembali bekerja sama dengan Agus Hendrajaya yang dikenal memiliki sensitivitas tinggi dalam menerjemahkan emosi ke dalam aransemen. Kolaborasi tersebut berjalan mulus karena ketiganya telah beberapa kali bekerja bersama sebelumnya, sehingga komunikasi kreatif terjalin dengan sangat efektif.

Stephen mengungkapkan bahwa sejak pertama kali mendengar draft aransemen, ia merasa esensi lagu sudah tertangkap dengan tepat. Ia bahkan diberi ruang untuk mengisi part piano sendiri, sementara ide-ide instrumentasi dari Agus memperkaya nuansa megah sekaligus intim yang menjadi roh utama lagu tersebut.

Bagi Stephen, “jiwa” dalam lagu tersebut memiliki makna yang luas dan personal. Ia mendedikasikan lagu tersebut kepada sang istri tercinta yang selalu menjadi penopang di masa-masa terendah hidupnya, serta kepada siapa pun yang menjadi alasan seseorang untuk tetap bertahan dan melanjutkan hidup.

Ia berharap, sebagaimana single pertama mereka mendapat respons hangat dari pendengar yang merasa “relate”, lagu tersebut pun mampu menjangkau lebih banyak hati dan menjadi pengingat bahwa setiap orang pantas merayakan ketangguhan jiwanya sendiri.

Irma June mengungkapkan bahwa lirik “Terima Kasih Jiwa” ditulis berdasarkan kisah hidupnya sendiri yang ia gambarkan seperti roller coaster. Di balik citra ceria dan ekstrovert yang selama ini dikenal publik, ia menyimpan sisi introvert dan luka yang jarang terlihat oleh orang lain.

Ia menyadari bahwa selama bertahun-tahun ia terlalu fokus memikirkan orang lain hingga lupa mengapresiasi jiwanya sendiri yang terus bertahan. Bagian lirik “dunia tak tahu kau luka” menjadi kalimat yang paling berat untuk ia tulis, karena merepresentasikan realitas banyak orang yang terlihat kuat di luar namun menyimpan perjuangan dalam diam.

Irma menegaskan bahwa komunikasi dan kedekatannya dengan Stephen terbangun tidak hanya dalam konteks profesional, tetapi juga personal. Ia merasa sudah seperti keluarga dengan Stephen dan istrinya, sehingga proses diskusi kreatif mengalir secara natural meskipun tak jarang berlangsung seru layaknya “Tom & Jerry”.

Perbedaan warna suara mereka justru menjadi kekuatan utama duet tersebut. Dengan latar belakang musikalitas Stephen sebagai pianis dan musisi kelas dunia, serta karakter vokal Irma yang kuat dan khas, keduanya berhasil memadukan suara yang meminjam istilah dunia musik “kawin banget”.

Irma menegaskan bahwa ia tetap mempertahankan DNA vokalnya dalam rekaman lagu tersebut, membiarkan semuanya mengalir secara natural sesuai jati dirinya. Bersama Stephen dan Agus, mereka bahkan membentuk grup diskusi khusus demi memastikan setiap detail lagu tersampaikan dengan utuh dan bermakna.

Track gitar dalam lagu “Terima Kasih Jiwa” diisi oleh seorang musisi muda berbakat bernama Jethro. Permainan gitarnya menghadirkan warna yang khas dan membuat keseluruhan lagu terasa lebih menyentuh serta emosional. Sentuhan nada yang ia mainkan memberi nuansa hangat dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan dalam lagu tersebut.

Menariknya, Jethro mengerjakan part gitarnya langsung dari Tiongkok, tempat ia sedang menempuh pendidikan. File rekaman gitar tersebut kemudian ia kirimkan ke Indonesia untuk proses produksi lebih lanjut. Meskipun terpisah jarak, kolaborasi tersebut tetap berjalan lancar dan menghasilkan harmonisasi yang kuat dalam lagu.

Stephen June turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Hendi Ahmad dari label AFE Records. Ia mengapresiasi kesempatan dan dukungan yang diberikan sehingga lagu “Terima Kasih Jiwa” dapat resmi dirilis di bawah naungan label tersebut. Menurutnya, kepercayaan dari pihak label menjadi langkah penting dalam perjalanan karier musiknya.

Saat ini, Stephen June juga tengah mempersiapkan perilisan video musik untuk lagu tersebut, diproduksi oleh AFE Pictures dan disutradarai oleh Farid Zafran. Konsep yang diusung berbentuk short movie music video, sehingga menghadirkan alur cerita yang lebih mendalam dan sinematik.

Untuk pemilihan pemeran, AFE Pictures mengadakan open casting secara online yang diikuti oleh banyak peserta dari berbagai daerah. Dari proses tersebut, terpilih satu pria dan satu wanita sebagai pemenang yang kemudian dipercaya menjadi talent dalam video musik tersebut. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat visualisasi cerita dan emosi yang ingin disampaikan melalui lagu “Terima Kasih Jiwa.”

Menutup pernyataannya, Irma menyampaikan pesan sederhana namun kuat: jika seseorang telah berjalan sejauh ini dalam hidupnya, itu artinya ia hebat. Karena di balik setiap langkah, ada jiwa yang bertahan dan kuat dan sudah sepantasnya kita berkata, “Terima Kasih, Jiwa.”

Single “Terima Kasih Jiwa” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital. Stephen June berharap karya tersebut dapat diterima dengan hangat oleh masyarakat musik Indonesia dan menjadi soundtrack refleksi bagi siapa pun yang sedang belajar mencintai serta mengapresiasi jiwanya sendiri.

Penulis: Muhammad Fadhli

DPP ABPEDNAS Indonesia Hibahkan 7 Unit Kendaraan Operasional untuk Kejaksaan di Aceh dan Sumatera Utara

0
DPP ABPEDNAS Indonesia Hibahkan 7 Unit Kendaraan Operasional untuk Kejaksaan di Aceh dan Sumatera Utara. (Dok. Istimewa)
DPP ABPEDNAS Indonesia Hibahkan 7 Unit Kendaraan Operasional untuk Kejaksaan di Aceh dan Sumatera Utara. (Dok. Istimewa)

Binomedia – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) kembali menegaskan komitmen sosial dan kelembagaan melalui penyerahan hibah tujuh unit kendaraan operasional bagi jajaran Kejaksaan Republik Indonesia di Aceh dan Sumatera Utara pada Sabtu (14/2/2026). Langkah strategis tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap daerah terdampak musibah bencana sekaligus dukungan konkret terhadap tugas dan fungsi aparat penegak hukum di wilayah setempat.

Penyerahan hibah dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan sosialisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) serta pengukuhan pengurus DPD ABPEDNAS dan 20 DPC kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Momentum tersebut memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat dan institusi penegak hukum dalam menjaga tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan transparan.

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, bersama Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama. Kehadiran pimpinan organisasi pada prosesi penyerahan mencerminkan keseriusan ABPEDNAS dalam membangun kolaborasi yang produktif bersama Kejaksaan RI.

Adhitya Yusma Perdana menegaskan bahwa hibah tujuh unit kendaraan merupakan bentuk tanggung jawab moral organisasi kemasyarakatan terhadap kebutuhan institusi negara. Organisasi masyarakat, menurutnya, memiliki peran strategis dalam menghadirkan kontribusi nyata sesuai kapasitas dan kemampuan masing-masing demi kepentingan publik.

Lebih lanjut, Adhitya menyampaikan bahwa langkah tersebut menjadi bagian dari sinergisitas ABPEDNAS bersama Kejaksaan Agung RI. Komitmen tersebut selaras dengan dukungan terhadap agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada penguatan desa, pemerataan ekonomi, dan percepatan pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pembangunan dari tingkat akar rumput.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, menambahkan bahwa hibah kendaraan operasional merupakan simbol kepedulian sekaligus penguatan kerja sama kelembagaan. Dukungan tersebut diharapkan mampu menunjang optimalisasi pelaksanaan Program Jaga Desa sebagai instrumen pencegahan penyimpangan serta penguatan tata kelola pemerintahan desa.

Adapun rincian hibah kendaraan operasional meliputi lima unit untuk wilayah Sumatera Utara dan dua unit untuk Aceh. Untuk Sumatera Utara, bantuan diberikan kepada Kejaksaan Negeri Langkat berupa satu unit Zenix dan satu unit Avanza, Cabang Kejaksaan Negeri Pangkalan Brandan satu unit Avanza, Cabang Kejaksaan Negeri Labuhan Deli satu unit Avanza, serta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melalui Asisten Intelijen satu unit Zenix. Sementara untuk Aceh, bantuan disalurkan kepada Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang berupa satu unit Zenix dan satu unit Avanza.

DPP ABPEDNAS memaknai hibah kendaraan operasional sebagai representasi penguatan kolaborasi jangka panjang antara organisasi dan Kejaksaan RI. Kemitraan strategis tersebut diarahkan pada penguatan fungsi pengawasan desa melalui BPD, pencegahan potensi penyimpangan Dana Desa, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan desa.

Ke depan, ABPEDNAS berkomitmen memperluas sinergi dengan aparat penegak hukum guna memastikan pembangunan desa berjalan secara sehat dan berkelanjutan. Melalui Program Jaga Desa, kolaborasi antara BPD ABPEDNAS dan Kejaksaan menjadi fondasi penting dalam menjaga integritas tata kelola desa serta mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Desa merupakan masa depan Indonesia. Melalui Program Jaga Desa, sinergi antara BPD ABPEDNAS dan Kejaksaan menjadi kunci dalam menjaga tata kelola desa yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas Adhitya Yusma Perdana.

Penulis: Muhammad Fadhli

Betadine #PakeYangBening, Wujud Cinta Orang Tua dalam Setiap Perawatan Luka Anak

0
BETADINE

binomedia.idJakarta. Betadine telah menjadi bagian dari kehidupan keluarga Indonesia dalam menghadapi momen luka sehari-hari yang tepercaya dan terus berinovasi selama lebih dari 50 tahun melalui solusi antiseptik Povidone-Iodine berbasis sains yang dikenal efektif melawan kuman penyebab infeksi (berdasarkan uji laboratorium). Seiring dengan perubahan gaya hidup dan pola asuh generasi muda saat ini, Betadine menghadirkan Betadine Bening Antiseptik Spray dan Gel sebagai inovasi perlindungan antiseptik yang efektif, tidak perih, dan dapat digunakan pada kulit sensitif, termasuk anak di bawah usia dua tahun berdasarkan hasil uji laboratorium. Betadine Bening Antiseptik memberikan pengalaman gentle parenting dengan mengutamakan kenyamanan, ketenangan, dan solusi tanpa drama dalam perawatan luka kecil anak.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Health Psychology, analisis data retrospektif pada lebih dari 22.000 individu menunjukkan bahwa orang dewasa yang mengenang kasih sayang tinggi dari orang tua mereka di masa kecil, terutama dari ibu, cenderung memiliki kesehatan fisik yang lebih baik. Dalam konteks keseharian, kasih sayang ini sering kali terwujud melalui hal-hal sederhana, seperti mendengarkan anak dan menghabiskan waktu bersama, termasuk merawat luka kecil dengan penuh ketenangan.

Namun kenyataannya, momen luka kecil pada anak kerap memicu kepanikan orang tua terutama terhadap ibu muda yang baru memiliki anak. Rasa takut anak merasa sakit, trauma, atau tidak nyaman sering kali mengubah momen perhatian menjadi situasi penuh drama. Menyadari hal tersebut, Betadine Bening Antiseptik hadir dengan kandungan Octenidine yang efektif memberikan perlindungan ganda untuk melawan bakteri dan jamur (berdasarkan uji laboratorium), serta mendukung penyembuhan tanpa mengiritasi atau merusak jaringan sehat. Selain itu, Betadine Bening Antiseptik juga mengandung Allantoin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan melembapkan sehingga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka pada kulit sensitif, menjadikannya antiseptik tepercaya, ‘Bocil Approved’ untuk si kecil, membantu orang tua tetap tenang saat merawat luka, dan membuat proses perawatan luka menjadi bagian dari bonding sekaligus ekspresi kasih sayang yang menenangkan.

Sebagai bagian dari komitmen untuk mendekatkan solusi perawatan luka yang nyaman di kulit anak dan bayi kepada keluarga Indonesia, Betadine menggandeng Guardian sebagai mitra ritel eksklusif yang merupakan ritel kesehatan terbesar di Indonesia, memiliki jangkauan luas dan dipercaya oleh keluarga dalam menyediakan produk perawatan kesehatan yang aman dan berkualitas. Kolaborasi ini memastikan Betadine Bening Antiseptik dapat diakses dengan mudah oleh keluarga modern di berbagai momen, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.

Anastasya Ratu Chaerani, Brand Manager Wound Care iNova Pharmaceuticals Indonesia, menyampaikan bahwa, “Selama lebih dari 50 tahun, Betadine berkomitmen untuk melindungi keluarga Indonesia dengan antiseptik yang mengandung Povidone-Iodine. Melalui Betadine Bening Antiseptik, kami menghadirkan inovasi yang juga efektif dan dapat digunakan untuk anak di bawah usia dua tahun untuk mendukung kebutuhan emosional keluarga modern. Kami percaya bahwa perawatan luka yang tenang dan nyaman adalah bagian dari bentuk kasih sayang orang tua. Oleh karena itu, kami juga bekerja sama dengan Guardian sebagai mitra ritel eksklusif, karena Guardian merupakan mitra tepercaya keluarga Indonesia dalam menyediakan produk kesehatan yang aman, lengkap, dan mudah diakses dalam keseharian.”

Dari sisi medis, perawatan luka yang tepat juga berperan penting dalam menjaga kenyamanan dan kesehatan kulit anak. dr. Lucky Yogasatria Sp.A, Dokter Spesialis Anak menjelaskan bahwa kulit bayi dan balita memiliki karakteristik yang lebih sensitif dibandingkan orang dewasa, “Pada anak usia di bawah dua tahun, kulit masih berkembang dan lebih rentan terhadap iritasi. Oleh karena itu, antiseptik dengan kandungan yang dapat digunakan pada kulit sensitif, tidak menimbulkan rasa perih, serta mampu bekerja efektif melawan kuman sangat penting dalam perawatan luka. Kandungan antiseptik modern seperti Octenidine, yang dikombinasikan dengan bahan penenang kulit seperti Allantoin, dapat membantu menjaga keseimbangan antara efektivitas perlindungan dan kenyamanan kulit anak.”

Pengalaman ini juga dirasakan oleh Dewi Paramita, seorang ibu muda dan content creator yang baru menjalani peran sebagai orang tua. “Sebagai ibu muda dengan anak pertama, luka kecil pada anak seperti bekas gigitan nyamuk atau lecet ringan, bisa bikin aku panik dan merasa bersalah kalau anak merasa tidak nyaman. Awalnya aku sempat mencoba berbagai produk untuk mengatasi luka anak, sampai akhirnya menemukan Betadine Bening Antiseptik yang Bocil Approved, tidak perih, dan dapat digunakan pada kulit sensitif anak, aku merasa jauh lebih tenang. Anak tidak rewel, aku pun bisa fokus dan selalu hadir di setiap momen pertumbuhan anak. Buat aku, momen seperti ini adalah bonding, bentuk kasih sayang orang tua yang sederhana tapi bermakna,” ungkapnya.

Memastikan keluarga modern juga selalu memiliki akses yang mudah menemukan solusi yang diinginkannya, Jhon Malvin Tarigan, Marketing Director Guardian Indonesia, menyampaikan, “Kami bangga atas kepercayaan Betadine yang memilih Guardian sebagai mitra ritel eksklusif. Kerja sama ini terasa sangat selaras dengan komitmen Guardian untuk menjadi mitra keluarga tepercaya dalam perjalanan kesehatan sehari-hari. Dengan store yang dirancang ramah keluarga dan kategori mom & baby yang jelas serta mudah diakses, kami ingin membantu orang tua menemukan solusi yang tepat dengan lebih tenang. Kehadiran Betadine Bening Antiseptik, yang efektif dan dapat digunakan pada kulit sensitif anak, semakin melengkapi upaya kami dalam mendukung parenting nyaman dan penuh ketenangan.”

Melalui kampanye #PakeYangBening sebagai bagian dari upaya edukasi dan pendekatan dengan keluarga muda, Betadine turut berpartisipasi dalam Popmama Birthday Bash 2026, sebuah perayaan komunitas yang menyoroti kebersamaan keluarga dan perjalanan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak dengan tema “Bonding Love in Every Little Moment”. Dengan berbagai sesi edukatif dan diskusi, Betadine bersama iNova Pharmaceuticals akan terus berinovasi, menginspirasi, dan mengajak orang tua memahami bahwa perawatan luka bukan hanya tentang perlindungan fisik, tetapi juga tentang menciptakan pengalaman yang tenang, penuh kasih, dan tanpa drama.

Betadine Bening Antiseptik Spray dan Gel kini tersedia di Guardian sebagai mitra ritel eksklusif, dan toko ritel tradisional lainnya, serta dapat diperoleh melalui kanal online resmi Betadine Indonesia. Dengan semangat #PakeYangBening, Betadine terus mendukung orang tua modern dalam mengekspresikan kasih sayang melalui kesiapan, ketenangan, dan perlindungan terbaik, agar anak tetap aktif, nyaman, dan tumbuh dalam lingkungan penuh cinta, tanpa drama.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Betadine dan tips menarik seputar penanganan luka dan kesehatan, kunjungi website resmi Betadine dan follow @betadineindonesia di Instagram. (renz)

Dari Secangkir Kopi ke Ruang Refleksi: DJOURNAL Luncurkan BEANSTORMING

0
DJOURNAL COFFEE

binomedia.id – Jakarta. Bagi banyak orang, coffee space adalah bagian dari rutinitas harian. Tempat singgah di sela aktivitas, duduk sebentar, lalu melanjutkan aktivitas lainnya. Kita sering berbagi meja dan ruang yang sama, tapi jarang benar-benar punya waktu untuk saling bertukar pikiran. Dari keseharian inilah DJOURNAL memperkenalkan BEANSTORMING, sebuah seri percakapan offline yang mengajak orang untuk berhenti sejenak dan memberi ruang pada dialog yang lebih bermakna.

BEANSTORMING dirancang sebagai ruang percakapan yang terasa dekat dan tidak mengintimidasi. Setiap sesi berangkat dari obrolan yang santai tapi bermakna, mempertemukan pengalaman hidup dengan sudut pandang profesional, tanpa tuntutan untuk tampil atau berbagi cerita secara berlebihan. Peserta bisa terlibat dengan caranya masing-masing, ada yang memilih untuk mendengarkan, ada yang merenung, ada juga yang berbagi ketika sudah siap. Lebih dari sekadar acara, BEANSTORMING dibayangkan sebagai percakapan yang terus berjalan, sebuah ruang yang bisa didatangi kembali dan perlahan terasa akrab.

Seri ini berangkat dari hal yang sering kita alami sehari-hari. Banyak profesional urban datang ke coffee space sebagai bagian dari rutinitas, ngopi sebelum kerja, istirahat sebentar, lalu lanjut lagi. Kita duduk berdekatan, kadang mengobrol, tapi obrolannya sering berhenti di permukaan. Tanpa ruang untuk benar-benar terhubung, interaksi pun terasa cepat dan transaksional. Lewat BEANSTORMING, DJOURNAL ingin menghadirkan ruang percakapan yang konsisten dan lebih dalam, agar momen di coffee space bisa terasa lebih personal, relevan, dan bermakna.

“Lewat BEANSTORMING, kami ingin DJOURNAL menjadi ruang yang memberi waktu untuk berhenti sejenak, berpikir, dan saling terhubung. Inisiatif ini berangkat dari kebutuhan akan ruang percakapan yang lebih jujur dan relevan di tengah ritme urban yang cepat. Melalui seri ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna, di mana DJOURNAL tidak hanya sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga ruang untuk refleksi dan saling terhubung,” ujar Cendyarani, President Director ISMAYA Group.

BEANSTORMING memiliki format yang sederhana, tapi tetap terasa terarah. Setiap sesi dimulai dari percakapan yang membuka konteks dan mengajak peserta untuk refleksi, dengan menggabungkan cerita personal dan perspektif profesional. Dari situ, obrolan berkembang dengan sendirinya, lebih santai, lebih cair, dan memberi ruang bagi peserta untuk saling terhubung. Meski formatnya bisa berubah-ubah, esensinya tetap sama: ruang untuk berpikir dan terhubung.

Melalui seri ini, DJOURNAL menegaskan posisinya sebagai tempat untuk bertukar pikiran, bukan hanya mengonsumsi. Mendengarkan dan refleksi menjadi bagian dari keterlibatan, dan BEANSTORMING menjadi ruang di mana orang tidak hanya duduk bersama, tetapi juga berpikir bersama. Seiring waktu, seri ini diharapkan dapat tumbuh menjadi sebuah komunitas bukan sekadar rangkaian pertemuan.

Melalui BEANSTORMING, DJOURNAL ingin menghadirkan coffee space yang bukan cuma soal menikmati kopi, mendengarkan dan refleksi sama pentingnya dengan berbicara. Orang-orang datang bukan hanya untuk duduk bersama, tapi juga untuk berpikir bersama. Ke depannya, BEANSTORMING diharapkan bisa tumbuh menjadi komunitas, bukan cuma rangkaian pertemuan yang datang dan pergi.

Edisi perdana BEANSTORMING diselenggarakan di DJOURNAL Grand Indonesia dengan tema Life Beyond 30+. Sesi ini mengajak peserta membahas tekanan, ekspektasi, dan perjalanan mental di fase tersebut, dengan menghadirkan perspektif profesional di bidang kesehatan mental serta pengalaman personal para pembicara. Dalam suasana yang intim dan terbuka, serta dengan dukungan Mayapada Hospital, sesi ini menjadi langkah awal dari rangkaian BEANSTORMING yang akan terus berlanjut.

Sejalan dengan semangat BEANSTORMING yang dekat dengan keseharian, DJOURNAL juga memperkenalkan Djournal Smart Plan yang dapat diakses melalui ISMAYA+. Program ini dirancang untuk para penikmat kopi harian yang ingin cara ngopi yang lebih praktis dan terencana. Dengan membayar Rp150.000 di awal, pelanggan bisa menikmati lima cangkir kopi pilihan ukuran kecil dengan penghematan sekitar 25%, yang dapat ditukarkan secara fleksibel di seluruh gerai DJOURNAL dalam waktu tujuh hari. Bukan sekadar promo sesaat, Smart Plan hadir sebagai bagian dari rutinitas—memberi kemudahan, nilai lebih, dan fleksibilitas bagi mereka yang menjadikan kopi sebagai bagian dari keseharian. (renz)

Nikmatnya Raishi Ramen, Temani Kebersamaan Ramadan di Haraku Ramen

0
HARAKU RAMEN

binomedia.idJakarta. Ramadan selalu identik dengan momen pulang, duduk bersama, dan menikmati hidangan hangat yang terasa dekat. Menyambut bulan penuh kebersamaan ini, Haraku Ramen, bagian dari ISMAYA Group, memperkenalkan menu Ramadan terbarunya: Raishi Ramen (Nasi Kuah Ramen), comfort food hangat untuk berbuka yang mengajak kembali pada rasa-rasa familiar, mengenyangkan, dan pas dinikmati bersama. Mengusung kampanye “Nikmatnya Raishi Ramen, Hangatkan Kebersamaan”, menu ini akan tersedia secara terbatas mulai 9 Februari hingga 30 April 2026, menjadi cara Haraku Ramen merayakan Ramadan lewat semangkuk hidangan yang sederhana, penuh cerita, dan terasa akrab.

Raishi Ramen lahir dari ide sederhana: menghadirkan makanan hangat yang benar-benar memberi rasa nyaman saat berbuka. Berbeda dari nasi berkuah pada umumnya, nasi pada Raishi Ramen dimasak langsung bersama kuah kaldu ramen—bukan sekadar disiram—sehingga rasa lebih meresap dan teksturnya terasa lebih “hearty”. Menggunakan base kaldu kolagen ayam asli, Raishi Ramen hadir dalam dua pilihan rasa utama: Classic (shoyu) yang gurih dan menenangkan, serta Bara (pedas) dengan racikan bumbu yang lebih berani untuk pencinta sensasi hangat yang nendang.

Cerita rasa ini semakin kuat lewat kolaborasi bersama Chef Firhan Ashari sebagai wajah kolaborasi. Melalui interpretasinya, Chef Firhan menghadirkan konsep “menu hangat untuk berbuka” yang terasa rumahan, mudah diterima, dan relevan dengan kebiasaan makan di bulan Ramadan, hidangan yang tidak rumit, namun kaya rasa dan cocok dinikmati bersama.

Dalam rangkaian Raishi Ramen, Haraku Ramen menyoroti dua menu utama. Chicken Chashu Raishi Classic Ramen menghadirkan nasi yang dimasak dengan kaldu kolagen ayam dan shoyu, dilengkapi irisan ayam panggang, bayam, dan telur, rasa gurih yang lembut dan menenangkan. Sementara Spicy Chicken Karaage Raishi Bara Ramen menawarkan nasi dengan kaldu kolagen ayam berpadu rempah pedas, topping chicken karaage saus pedas, bayam, dan telur, untuk sensasi berbuka yang lebih berani. Selain itu, tersedia pula varian lain seperti Chicken Karaage Raishi Classic Ramen dan Beef Sukiyaki Raishi Classic Ramen untuk rasa Classic, serta Chicken Chashu Raishi Bara Ramen dan Beef Sukiyaki Raishi Bara Ramen untuk pilihan Bara.

a3037cc4 6d05 4589 823c a4194e3b7c80 , SoSoft, Binomedia

“Inovasi di Haraku Ramen selalu berangkat dari bagaimana kami membaca kebiasaan makan dan momen yang dekat dengan keseharian tamu kami. Lewat Raishi Ramen, kami mencoba menghadirkan pendekatan baru terhadap ramen, menggabungkan teknik dan karakter ramen Jepang dengan elemen nasi yang sangat familiar bagi banyak orang Indonesia. Hasilnya adalah menu yang terasa hangat, mengenyangkan, dan relevan dengan momen berbuka di bulan Ramadan,” ujar Cendyarani, President Director ISMAYA Group.

Seluruh menu Raishi Ramen ditawarkan mulai dari Rp 37.000, menjadikannya pilihan comfort food Ramadan yang mudah dijangkau untuk momen berbuka maupun buka bersama. Lewat Raishi Ramen, Haraku Ramen mengajak menikmati Ramadan dengan cara yang hangat dan sederhana, tentang rasa yang dekat, meja yang menyatukan, dan kebersamaan yang terasa lebih utuh dalam setiap suapan.

Untuk yang menyukai promo dan kejutan seru, jangan lupa cek berbagai penawaran menarik di aplikasi Ismaya+. Mulai dari diskon khusus, free product, hingga daily special reward yang bisa kamu dapat setiap kali berbelanja di outlet Ismaya—termasuk di Haraku Ramen. Setiap transaksi juga otomatis mengumpulkan coin, yang bisa digunakan kembali sebagai alat pembayaran atau ditukar dengan berbagai voucher menarik. Jadi, selain menikmati makanan dan minuman favorit, kamu juga bisa dapat lebih banyak manfaat setiap harinya.

Bagi yang ingin mengenal lebih dekat suasana outlet, cerita di balik menu, atau sekadar mencari inspirasi tempat makan, silakan kunjungi Instagram Haraku Ramen di @haraku.ramen . Di sana, kami berbagi banyak hal—dari momen hangat pelanggan, kreasi menu terbaru, hingga keseharian tim di balik layar. Informasi lengkap mengenai outlet, menu, dan promo juga bisa diakses melalui website resmi: Haraku Ramen https://www.ismaya.com/brands/haraku-ramen. Rayakan momen hangat bersama promo RAHMAT (Ramen Hemat). Hanya dengan Rp 25.000, kamu sudah bisa menikmati semangkuk Chicken Chashu Classic Ramen lengkap dengan refill Ocha sepuasnya. Promo ini berlaku setiap Senin hingga Jumat, pukul 14.00–17.00, pilihan sempurna untuk ramen break di tengah hari. (renz)