Beranda blog Halaman 39

Trailer Tumbal Proyek Resmi Dirilis, Angkat Mitos Gelap di Balik Proyek Besar

0
Trailer Tumbal Proyek Resmi Dirilis, Angkat Mitos Gelap di Balik Proyek Besar(WAHYU)
binomedia.id – Jakarta. Trailer film Tumbal Proyek resmi diperkenalkan kepada publik dalam konferensi pers yang digelar di Metropole XXI Megaria pada Kamis (23/4). Sejak detik pertama, trailer tersebut langsung menghadirkan atmosfer horor yang pekat, dipadukan dengan nuansa misteri yang mengangkat sisi gelap di balik proyek-proyek pembangunan berskala besar.

Film ini terinspirasi dari cerita yang telah lama beredar di masyarakat mengenai mitos tumbal dalam pembangunan infrastruktur. Salah satu yang disinggung adalah kisah di balik Jembatan Suramadu yang kerap dikaitkan dengan legenda tumbal manusia. Melalui pendekatan sinematis, cerita tersebut diolah menjadi narasi yang lebih dramatis sekaligus emosional.

Tidak sekadar menghadirkan teror visual, Tumbal Proyek juga menyuguhkan kedalaman cerita yang menyentuh sisi kemanusiaan. Film ini mengangkat kisah keluarga yang kehilangan orang terdekat tanpa kejelasan nasib. Penantian panjang tanpa kepastian, bahkan tanpa kesempatan untuk mengucapkan perpisahan terakhir, menjadi inti emosi yang memperkuat alur cerita.

Dalam balutan suasana mencekam, film ini menggambarkan bahwa ketakutan tidak hanya berasal dari hal-hal gaib, tetapi juga dari luka batin, kehilangan, dan ketidakpastian yang terus menghantui. Perpaduan antara elemen horor, misteri, dan drama emosional menjadikan film ini lebih dari sekadar tontonan menegangkan.

Melalui trailer perdananya, Tumbal Proyek membuka pintu bagi penonton untuk menyelami misteri besar di balik hilangnya nyawa dalam sebuah proyek pembangunan. Film ini menawarkan perspektif berbeda tentang horor—di mana rasa kehilangan bisa menjadi sesuatu yang sama menakutkannya dengan sosok tak kasatmata.

Film Tumbal Proyek dijadwalkan tayang di bioskop mulai 13 Mei 2026. Dengan cerita yang kuat dan atmosfer yang intens, film ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menonton yang memadukan ketegangan sekaligus emosi mendalam bagi para penonton.(why)

Gelung Nusantara, Simbol Keindahan dan Identitas Perempuan Indonesia

0
Galeri Indonesia Kaya

binomedia.id – Jakarta. Sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia, gelung atau sanggul memiliki beragam bentuk, pakem, dan filosofi yang berbeda di setiap daerah. Meski dikenal memiliki aturan tertentu, gelung sejatinya bukanlah praktik yang rumit. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Galeri Indonesia Kaya menghadirkan program Ruang Kreatif bertajuk Mengenal Gelung Nusantara, sebuah workshop yang mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan salah satu warisan budaya Indonesia yang sarat makna.

“Melalui Ruang Kreatif Mengenal Gelung Nusantara, kami ingin menghadirkan sebuah ruang belajar yang tidak hanya memperkenalkan ragam bentuk dan filosofi gelung dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga mengajak masyarakat untuk memahami bahwa warisan budaya ini dapat terus relevan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bertepatan dengan semangat Hari Kartini, program ini juga menjadi bentuk upaya kami dalam mendorong perempuan Indonesia untuk terus mengeksplorasi potensi diri, sekaligus bangga terhadap identitas budayanya. Melalui berbagai program yang kami hadirkan secara konsisten, kami berharap dapat menciptakan ekosistem yang mendorong lahirnya talenta-talenta baru serta memperkuat apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Galeri Indonesia Kaya.

Kegiatan workshop gelung ini terbagi menjadi dua kategori kelas, yaitu Kelas Profesional dan Kelas Umum. Kelas Profesional ditujukan bagi para penata rias atau penata rambut profesional yang ingin memperdalam kembali pakem gelung dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam workshop ini, peserta diperkenalkan pada ragam gelung Nusantara dari Sabang hingga Merauke, mencakup berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Riau, Bali, Jawa Tengah, khususnya Solo sebagai salah satu akar perkembangan gelung, Kalimantan yang masih jarang diperkenalkan, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.

Sementara itu, Kelas Umum terbuka bagi masyarakat luas yang ingin mempelajari teknik dasar bergelung untuk kebutuhan sehari-hari maupun acara spesial. Melalui workshop ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang ragam gelung Nusantara yang jarang dibahas, tetapi juga keterampilan praktis dalam menata rambut, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Workshop yang berlangsung pada 20 – 23 April 2026 ini dipandu oleh Mas Yudin, seorang penata rias senior yang telah berkecimpung di industri kecantikan Indonesia selama puluhan tahun. Dengan pengalaman lebih dari empat dekade, termasuk perjalanannya bersama Martha Tilaar Group di bagian artistik, Mas Yudin dikenal luas atas kontribusinya dalam dunia tata rias, baik untuk kebutuhan fashion, pertunjukan, maupun tatanan tradisional Nusantara, khususnya dalam momen penting seperti pernikahan.

“Selama lebih dari 40 tahun saya berkecimpung di dunia tata rias, saya melihat bagaimana gelung Nusantara terus berkembang, namun tetap memiliki akar tradisi yang kuat. Yang membuat saya senang, minat terhadap gelung ini tidak hilang, bahkan terus tumbuh di berbagai generasi. Di workshop ini, kita bisa melihat peserta dari usia muda hingga yang sudah berpengalaman, semua punya semangat yang sama untuk belajar. Hal ini menunjukkan bahwa gelung tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi juga memiliki masa depan yang panjang, selama terus ada regenerasi dan ruang untuk belajar seperti yang dihadirkan melalui program ini. Saya berharap agar setiap perempuan yang menggunakan wastra Nusantara dapat semakin diperkaya dan dipercantik dengan penggunaan gelung sebagai bagian dari identitas budaya kita,” ujar Mas Yudin.

Selain aktif berkarya, Mas Yudin juga kerap menjadi pelatih dan pembicara dalam berbagai seminar dan lokakarya berskala nasional hingga internasional. Karya terbarunya, Gelung Elok Nusantara, menjadi salah satu bentuk dedikasinya dalam melestarikan sekaligus mengembangkan seni gelung Indonesia.

Sebagai ruang publik berbasis budaya, Galeri Indonesia Kaya secara konsisten menghadirkan berbagai program edukatif dan inspiratif yang terbuka untuk masyarakat. Selain workshop Mengenal Gelung Nusantara, sebelumnya Galeri Indonesia Kaya juga telah menyelenggarakan Ruang Kreatif bertema Seni Jahit Patchwork bersama Eka Yunita pada Maret lalu, serta beragam kegiatan lainnya yang mengangkat kekayaan seni dan budaya Indonesia.

Melalui workshop ini, Galeri Indonesia Kaya berharap dapat mendorong generasi masa kini untuk lebih mengenal, mengapresiasi, serta melestarikan kekayaan budaya Indonesia, sejalan dengan semangat Kartini dalam memperjuangkan peran perempuan dan budaya bangsa. (rls/sh)

Kartini dalam Balutan Gaya: Buttonscarves dan Ekspresi Diri Perempuan di Era Digital Bersama Shopee

0
SHOPPEE

binomedia.id – Jakarta. Kepercayaan diri perempuan masa kini semakin tercermin dalam cara mereka mengekspresikan diri melalui pilihan gaya yang berani dan penuh karakter. Tren scarf berwarna bold, aksesori statement, hingga busana dengan identitas visual kuat menunjukkan bahwa fashion kini tidak lagi sekadar menjadi pelengkap penampilan. Fashion telah berkembang menjadi medium visual yang merepresentasikan identitas, aspirasi, dan kepribadian perempuan.

Hari Kartini menjadi momentum untuk melihat bagaimana semangat perjuangan perempuan terus bertransformasi dari masa ke masa. Jika dahulu R.A. Kartini memperjuangkan akses perempuan terhadap kesempatan yang lebih luas, hari ini semangat itu hadir dalam wujud yang lebih dekat dengan keseharian. Perempuan kini semakin leluasa menyatakan jati diri dan menampilkan karakternya, termasuk melalui fashion.

Di balik fenomena ini, sejumlah brand fashion lokal hadir seiring dengan cara perempuan Indonesia mengekspresikan diri lewat gaya visual yang kuat. Buttonscarves menjadi contoh brand lokal yang menghadirkan representasi perempuan yang ekspresif, percaya diri, dan memiliki karakter khas. Tidak hanya lewat produknya, Buttonscarves juga membawa cerita founder perempuan di balik brand yang menghadirkan perspektif autentik dalam setiap karya, sekaligus memperlihatkan fashion sebagai bahasa identitas perempuan masa kini.

Kisah Linda Anggrea membangun kebanggaan perempuan lewat gaya dan simbol khas dari Buttonscarves

Lahir dari kepekaan terhadap kebutuhan pasar, Buttonscarves merupakan buah pemikiran Linda Anggrea, sosok perempuan hebat yang ingin menghadirkan rangkaian modest fashion yang premium. Melihat masih terbatasnya pilihan produk yang memadukan kualitas terkurasi dengan estetika yang kuat di Indonesia, Linda membangun Buttonscarves sebagai jawaban bagi perempuan yang mendambakan keanggunan sekaligus fungsionalitas dalam satu pengalaman yang eksklusif.

Lebih dari sekadar brand fashion, Buttonscarves dikembangkan dengan visi untuk menciptakan standar baru. Setiap elemen desain, mulai dari material, detail, hingga identitas visual, dirancang sebagai representasi kebanggaan bagi perempuan yang memakainya. Dalam semangat Hari Kartini, brand ini merefleksikan sosok perempuan yang memiliki standar tinggi terhadap dirinya sendiri, perempuan yang berani mengambil keputusan besar, mandiri, dan berdampak. Melalui lini produknya, Buttonscarves menjadi “bahasa” bagi perempuan yang ingin menunjukkan karakter dan rasa percaya diri mereka tanpa banyak bicara.

Linda Anggrea, CEO & Creative Director of Buttonscarves mengatakan, “Perempuan saat ini mengapresiasi nilai di balik sebuah produk. Identitas visual Buttonscarves yang kuat dirancang untuk memberikan sense of empowerment. Mengenakan sesuatu yang memiliki karakter adalah cara perempuan menunjukkan siapa mereka dan kualitas yang mereka perjuangkan.”

Perjalanan Buttonscarves dimulai dari koleksi scarf hijab premium yang dikenal dengan kualitas material, detail khas, dan desain ikonik. Seiring waktu, brand ini berkembang menjadi lifestyle brand yang hadir dalam berbagai aspek kehidupan perempuan modern. Kini, Buttonscarves menghadirkan beragam lini produk, mulai dari pakaian, tas, aksesori, hingga pelengkap gaya hidup yang selaras dengan kebutuhan perempuan yang kian dinamis.

Sinergi Buttonscarves lewat teknologi & inovasi digital dalam mendorong potensi perempuan

Seiring pertumbuhannya, Buttonscarves juga membangun komunitas BS Lady yang solid di berbagai belahan dunia. Dengan identitas visual khas, para perempuan dalam komunitas ini memiliki simbol kebersamaan yang memungkinkan mereka saling mengenali dan merasa terhubung sebagai bagian dari ekosistem yang sama. Kehadiran komunitas ini memperkuat posisi Buttonscarves bukan hanya sebagai brand fashion, tetapi juga sebagai representasi gaya hidup perempuan modern.

Bergabung dengan Shopee, Buttonscarves memperkuat jangkauan strategisnya sebagai top-of-mind di kategori modest fashion. Kehadiran Shopee tidak hanya memicu pertumbuhan penjualan yang konsisten, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan komunitas affiliate Buttonscarves melalui Shopee Affiliate Program. Inisiatif ini selaras dengan nilai Buttonscarves dalam mendorong kemandirian ekonomi, dengan memberikan kesempatan bagi perempuan untuk memiliki sumber penghasilan tambahan secara fleksibel agar terus berkembang dan berdaya di tengah dinamika zaman. Kedekatan autentik dengan pelanggan pun semakin solid, kontribusi pesanan melalui Shopee Live terhadap total penjualan Buttonscarves di Shopee di awal tahun ini meningkat hingga 80% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sinergi antara teknologi, komunitas, dan kolaborasi bersama Shopee ini bagi Linda merupakan salah satu wujud emansipasi modern. Linda menambahkan, “Bagi saya, semangat Kartini adalah tentang keberanian perempuan untuk menentukan jalannya sendiri. Perempuan hari ini tidak harus memilih antara menjadi kuat atau lembut, karena mereka bisa menjadi keduanya. Dan dengan dukungan dari Shopee, kami juga dapat melihat bagaimana teknologi dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkembang, berdaya, dan menjangkau potensi mereka dengan cara yang relevan di era sekarang.” (rls/sh)

Maxim Beri Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Konsumen, Hadiah Saldo dan Merchandise

0
Maxim Beri Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Konsumen, Hadiah Saldo dan Merchandise (WAHYU)
Binomedia.id – Jakarta. Dalam rangka memperingati Hari Konsumen, Maxim di Indonesia menghadirkan program apresiasi bagi pelanggan setia. Inisiatif ini menjadi bentuk penghargaan atas kepercayaan pengguna yang telah memanfaatkan layanan Maxim dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Melalui program tersebut, Maxim memberikan hadiah berupa merchandise eksklusif serta saldo perjalanan senilai Rp250 ribu kepada pelanggan terpilih. Apresiasi ini ditujukan bagi pengguna yang aktif dan loyal dalam menggunakan layanan secara konsisten.

Salah satu penerima apresiasi, Gio, mengaku telah menggunakan Maxim sejak 2021. Ia menjadikan layanan ini sebagai bagian dari rutinitas harian, mulai dari perjalanan pergi-pulang kerja hingga aktivitas lain seperti berolahraga.

“Saya biasanya pakai Maxim untuk PP berangkat ke kantor. Saya juga sering gunakan untuk pergi ke gym dan lain-lain,” ujarnya.

Menurut Gio, alasan utama memilih Maxim adalah tarif yang terjangkau dan relatif stabil, termasuk saat kondisi tertentu seperti hujan. Ia juga menilai kemudahan penggunaan aplikasi membuatnya tetap bisa mendapatkan harga hemat tanpa harus bergantung pada promo.

Selain itu, ketersediaan pengemudi yang semakin banyak turut meningkatkan kenyamanan. Proses pemesanan menjadi lebih cepat karena pengemudi mudah ditemukan, sehingga waktu tunggu semakin singkat.

Kemudahan transaksi juga dirasakan melalui fitur pembayaran non-tunai KasPro, yang memungkinkan pengguna melakukan pembayaran tanpa uang tunai.

Terkait hadiah yang diterima, Gio mengaku terkejut sekaligus senang. Ia sempat meragukan informasi tersebut, namun setelah memastikan, ia merasa bahwa Maxim действительно memperhatikan pelanggannya.

Sementara itu, Head of Subdivision Maxim Jakarta, Muhammad Richie Rafsanjani, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan baik dengan pelanggan.

“Apresiasi ini kami berikan sebagai bentuk terima kasih kepada pelanggan setia yang telah menggunakan Maxim dalam aktivitas sehari-hari. Kami ingin terus menghadirkan layanan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga konsisten, mudah digunakan, serta relevan dengan kebutuhan pelanggan di berbagai situasi,” ujarnya.

Program ini menegaskan upaya Maxim dalam meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan di tengah persaingan layanan transportasi berbasis aplikasi.(why)

UBM dan ChineseRd Gelar Mandarin Champion 2026, Dorong Peluang Karier Global

0
UBM dan ChineseRd Gelar Mandarin Champion 2026, Dorong Peluang Karier Global ( WAHYU)

Binomedia.id – Jakarta. Universitas Bunda Mulia (UBM) bersama ChineseRd kembali menyelenggarakan ajang Mandarin Champion 2026. Kompetisi ini menjadi wadah bagi generasi muda Indonesia untuk mengasah kemampuan bahasa Mandarin sekaligus membuka peluang karier di tingkat global.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, ajang ini berhasil menarik lebih dari 1.700 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta berasal dari jenjang SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa. Dalam kompetisi ini, penilaian tidak hanya berfokus pada pelafalan, tetapi juga mencakup interpretasi, penghayatan, serta kemampuan menyampaikan ide secara komunikatif dalam bahasa Mandarin.

Konselor Pendidikan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, Chen Wu, menekankan bahwa penguasaan bahasa Mandarin kini menjadi nilai tambah penting di era globalisasi. Menurutnya, kemampuan tersebut membuka peluang komunikasi lintas negara sekaligus memperluas prospek karier di berbagai sektor.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UBM, Symphony Akelba Christian, menyebut kompetisi ini mencerminkan perkembangan pembelajaran bahasa Mandarin yang semakin aplikatif. Ia menilai para peserta telah menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan mampu mengekspresikan gagasan dalam bahasa asing, keterampilan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Mandarin Champion 2026 juga menghadirkan Mandarin Job Fair yang diikuti lebih dari 15 perusahaan dari berbagai sektor, seperti perbankan, logistik, manufaktur, hingga teknologi. Kegiatan ini memberi kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan dunia industri dan menjajaki peluang karier.

Dalam kesempatan yang sama, ChineseRd turut meluncurkan platform karier digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Platform ini dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara lebih efektif melalui proses seleksi awal dan pencocokan kandidat yang lebih presisi sesuai kebutuhan industri.

Mandarin Champion 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum strategis yang menghubungkan dunia pendidikan, teknologi, dan industri dalam satu ekosistem berkelanjutan.

Kategori SMP (Membaca Puisi Mandarin)
Juara 1: Estrella Frances Armelle – Sekolah Terpadu Pahoa
Juara 2: Michael Savio Irawan – SMP Mitra Harapan Madiun
Juara 3: Mckenzie Izumio Berlian – SMP Tunas Harum Bangsa

Kategori SMA/SMK (Membaca Puisi Mandarin)
Juara 1: Yuane Kang – Bunda Mulia School (SPK)
Juara 2: Denzel Julio – SMA Asoka Singkawang
Juara 3: Stefhie Angela – SMA Sutomo 1 Medan

Kategori Mahasiswa (Pidato Bahasa Mandarin)
Juara 1: Daniella Lucia Magdalena – STBA Persahabatan Internasional Asia
Juara 2: Jessica Junita Citra – Universitas Bunda Mulia
Juara 3: Edrick – STB Harapan Bersama Pontianak

Ajang ini menegaskan bahwa penguasaan bahasa Mandarin menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi persaingan global serta memperluas peluang karier di masa depan.(why)

Pengemudi Maxim Makassar Gelar Konvoi dan Aksi Bersih-Bersih di Masjid Al Markaz Al Islami

0
binomedia.id – Jakarta. Sejumlah pengemudi dari platform ride-hailing Maxim di Makassar menggelar aksi sosial berupa bersih-bersih masjid yang diawali dengan konvoi bersama. Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata para mitra pengemudi dalam menjaga fasilitas umum sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sebanyak 112 pengemudi dari berbagai layanan, mulai dari Bike, Car, Tuktuk, hingga Cargo, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka memulai agenda dengan konvoi dari kantor Maxim Makassar, melintasi sejumlah ruas jalan utama kota, sebelum akhirnya tiba di lokasi kegiatan sosial.

Aksi bersih-bersih dilakukan di Masjid Al Markaz Al Islami. Para pengemudi bekerja sama membersihkan berbagai area, termasuk halaman utama, tempat wudhu, serta ruang ibadah, baik di dalam maupun luar masjid.

Head of Subdivision Maxim Makassar, Muh Andry Pratama, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mitra pengemudi terhadap masyarakat. Ia menegaskan bahwa para pengemudi tidak hanya memberikan layanan transportasi, tetapi juga berkontribusi langsung di lingkungan sekitar.

Salah satu pengemudi yang ikut serta, Jamaludin, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar pengemudi.

Maxim menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan di berbagai kota. Program tersebut akan terus diperluas sebagai bagian dari komitmen perusahaan bersama mitra pengemudi untuk memberikan dampak positif secara berkelanjutan.(dhil)

WINGS for UNICEF Gandeng Hers Protex Hadirkan Program Edukasi Menstruasi di 20 Sekolah

0
WINGS GROUP
Press Conference WINGS for UNICEF Gandeng Hers Protex , pada Rabu 22/4/26 di Jakarta

binomedia.id – Jakarta. WINGS Group Indonesia melalui program WINGS for UNICEF, berkolaborasi dengan Hers Protex dan UNICEF, secara resmi meluncurkan rangkaian program edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) bagi remaja putri di sekolah. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan praktik kebersihan menstruasi sekaligus memperluas akses edukasi air, sanitasi, dan kebersihan (WASH) di lingkungan pendidikan.

Melalui kampanye Generasi Bersih Sehat, WINGS menghadirkan edukasi langsung di 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di Kabupaten Bandung Barat dan Makassar. Program ini menargetkan lebih dari 2.000 siswi serta 2.000 orang tua, dengan tujuan membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya kebersihan menstruasi sejak usia dini.

Menstruasi hingga kini masih kerap dianggap sebagai topik sensitif untuk dibahas secara terbuka, khususnya di lingkungan sekolah. Minimnya akses terhadap informasi yang tepat tidak jarang menimbulkan kecemasan bagi remaja putri, terutama saat pertama kali mengalami menstruasi. Tantangan ini diperparah oleh keterbatasan fasilitas sanitasi di sekolah. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2022, rasio toilet di tingkat SMP masih belum memenuhi standar nasional, dengan perbandingan 1:85 untuk laki-laki dan 1:74 untuk perempuan.

Menjawab tantangan tersebut, WINGS melalui Hers Protex memperkuat komitmennya dalam mendukung praktik kebersihan menstruasi yang layak. Edukasi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan selama menstruasi hingga pemilihan pembalut yang tepat dan nyaman.

WINGS GROUP

Stella Eidelina, Marketing Manager Paper Product Category WINGS Group Indonesia, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan mendorong remaja putri memiliki pemahaman yang benar tentang kebersihan menstruasi, ujarnya Rabu 22/4/26 di Jakarta.

“Melalui kolaborasi WINGS for UNICEF bersama Hers Protex, kami ingin memastikan remaja putri memiliki pengetahuan yang tepat sejak dini, termasuk pentingnya memilih pembalut yang nyaman. Dengan begitu, mereka dapat menjalani aktivitas belajar dengan lebih percaya diri dan tanpa rasa khawatir selama menstruasi,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Muhammad Zainal, Water Sanitation and Hygiene Specialist UNICEF Indonesia, menegaskan pentingnya akses edukasi serta dukungan lingkungan sekolah yang memadai.

“Data UNICEF menunjukkan bahwa 1 dari 7 anak perempuan di Indonesia memilih tidak masuk sekolah selama menstruasi. Hal ini menegaskan urgensi edukasi kebersihan menstruasi serta penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai agar mereka dapat tetap belajar dengan optimal,” jelasnya.

Dari sisi kesehatan, dr. Dinda Derdameysia, Sp.OG., menekankan bahwa edukasi menstruasi sejak dini memiliki peran penting dalam membantu remaja memahami perubahan tubuhnya secara lebih baik.

“Edukasi kebersihan menstruasi membantu remaja putri menjalani masa pubertas dengan lebih percaya diri dan sehat. Dukungan lingkungan sekolah, peran orang tua, penggunaan produk yang tepat, serta fasilitas sanitasi yang memadai menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan selama menstruasi,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari implementasi program 2026, rangkaian edukasi MKM akan berlangsung pada Mei hingga Juli di 20 SMP di Kabupaten Bandung Barat dan Makassar. Kegiatan meliputi sosialisasi kesehatan menstruasi, peningkatan pemahaman praktik kebersihan, serta penguatan peran lingkungan sekolah yang lebih suportif bagi remaja putri.

Melalui kolaborasi ini, WINGS bersama Hers Protex berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, nyaman, dan mendukung bagi remaja putri. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan WINGS Group dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat luas melalui produk berkualitas dengan harga terjangkau, sejalan dengan semangat perusahaan: “Life keeps getting better with WINGS.” (renz)

Dorong Kolaborasi Pendidikan, Belajaraya Jakarta 2026 Bawa Ruang Belajar Lebih Inklusif

0
BELAJARAYA
Press Conference Belajaraya Jakarta 2026, Selasa 21 April 2026 di Jakarta

binomedia.id – Jakarta. Belajaraya kembali hadir sebagai ruang pertemuan yang mempertemukan energi, gagasan, serta kolaborasi dalam dunia pendidikan. Acara ini menjadi wadah berkumpulnya berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pendidik, murid, komunitas, organisasi pendidikan, pemerintah, sektor swasta, hingga media.

Tahun ini, Belajaraya Jakarta akan diselenggarakan pada 2 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Mengusung semangat kolaborasi lintas sektor, Belajaraya menyoroti berbagai tantangan pendidikan di Indonesia, seperti kesenjangan akses belajar, kualitas pembelajaran yang belum merata, hingga kebutuhan keterampilan baru di tengah perubahan zaman.

Sejak diinisiasi oleh Semua Murid Semua Guru (SMSG) pada 2016, Belajaraya telah menghimpun lebih dari 1.000 Komunitas dan Organisasi Pendidikan (KOP). Komunitas ini aktif berbagi praktik baik, memperkuat jejaring, serta mendorong kolaborasi nyata di berbagai daerah. Pada 2026, Belajaraya mengangkat tema “Merayakan Kerja Barengan untuk Ekosistem Pendidikan” sebagai refleksi atas pentingnya kolaborasi dalam mendorong perubahan.

Rangkaian Belajaraya sebelumnya telah digelar di berbagai kota, seperti Bali, Bandung, Makassar, Semarang, Surabaya, hingga Kupang. Jakarta menjadi kota penutup rangkaian Belajaraya 2026 yang akan berlangsung di Taman Ismail Marzuki.

Belajaraya Jakarta menghadirkan beragam ruang partisipasi publik, seperti Ngobrol Publik, Kelas Belajar, Booth Komunitas, Pameran Karya, hingga pertunjukan musik. Seluruh rangkaian ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang inklusif, kolaboratif, dan menyenangkan bagi semua kalangan.

Sejumlah tokoh lintas sektor turut hadir untuk berbagi perspektif dan inspirasi terkait isu pendidikan. Di antaranya Menteri Komunikasi & Digital RI Meutya Hafid, Menteri Agama RI Prof. Nasaruddin Umar, Prof. M. Quraish Shihab, Najwa Shihab, Nikita Willy, Ryan Adriandhy, serta musisi Tanah Air seperti Andien, Dere, dan Endah n Rhesa.

Kehadiran para tokoh ini membawa pesan penting tentang urgensi kolaborasi sebagai fondasi dalam memperkuat ekosistem pendidikan. Selain itu, Belajaraya juga menegaskan peran lebih dari 1.000 komunitas sebagai energi perubahan yang bersatu dalam satu ruang kolaboratif.

Marsya Nurmaranti, Ketua Umum Semua Murid Semua Guru, dalam konferensi pers yang bertepatan dengan Hari Kartini menyampaikan bahwa Belajaraya menjadi langkah awal untuk mengajak publik terlibat aktif dalam memperkuat ekosistem pendidikan melalui semangat #KerjaBarengan.

“Melalui forum ini, Belajaraya menegaskan bahwa upaya memajukan pendidikan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan bersama dari berbagai pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Najelaa Shihab, Pendidik sekaligus Inisiator SMSG, menekankan bahwa Belajaraya 2026 menjadi tonggak penting dalam perkembangan gerakan pendidikan berbasis komunitas di Indonesia. Untuk pertama kalinya, kegiatan ini hadir di sembilan kota, melampaui capaian sebelumnya yang umumnya hanya menjangkau enam kota sejak 2015.

Ia juga menyoroti bahwa tantangan terbesar pendidikan saat ini terletak pada cara pandang masyarakat yang masih menyamakan pendidikan dengan sekolah formal. Menurutnya, gerakan komunitas hadir untuk melengkapi sistem tersebut dengan fokus pada perubahan perilaku dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Di sisi lain, Rizki Ameliah dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI menegaskan bahwa pendidikan saat ini berada dalam kondisi yang sangat dinamis, terutama karena perkembangan teknologi yang pesat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan keterampilan.

Dari perspektif literasi keuangan, Fenty Tirtasari Ekarina dari Bank Indonesia menjelaskan program “Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah” sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap fungsi uang sebagai simbol negara. Program ini menekankan pentingnya edukasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Stefani Herlie dari Canva Indonesia menyoroti peningkatan akses pendidikan bagi penyandang disabilitas, meskipun tantangan masih ada pada aspek aksesibilitas teknologi. Hal ini diperkuat oleh Marthella Sirait dari KONEKIN, yang menekankan pentingnya akses terhadap pengembangan keterampilan, termasuk literasi digital dan bahasa Inggris, agar lebih inklusif.

Riana Linda dari LAB Foundation juga menegaskan bahwa kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Ia melihat Belajaraya sebagai momentum awal untuk kerja sama jangka panjang, bukan sekadar pertemuan sesaat.

Lebih dari sekadar acara, Belajaraya 2026 menjadi ruang temu bagi berbagai inisiatif dan energi perubahan dalam pendidikan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan akan lahir lebih banyak inovasi dan partisipasi publik dalam memajukan pendidikan Indonesia.

Untuk informasi terbaru dan cerita inspiratif seputar Belajaraya 2026, masyarakat dapat mengikuti akun Instagram resmi @belajaraya.smsg dan @semuamuridsemuaguru. Informasi lengkap serta pembelian tiket Belajaraya Jakarta dapat diakses melalui laman resmi: https://ticketing.belajaraya2026.com (rls/sh)

IHSG Menuju Penguatan? Ini Strategi Mirae Asset di Tengah Volatilitas

0
Mirae Asset
Media Day Mirae Assets yang digelar secara Daring pada Selasa, 21 April 2026

binomedia.id – Jakarta. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti peluang investasi di tengah volatilitas pasar global yang masih tinggi pada kuartal II 2026. Di tengah dinamika tersebut, Mirae Asset melihat kondisi ini sebagai momentum bagi investor untuk tetap aktif dan selektif dalam menyusun strategi investasi.

Pandangan tersebut disampaikan dalam Media Day yang digelar pada Selasa, 21 April 2026, dengan mengusung tema Volatility to Opportunity: Market Outlook and Strategy for Q2 2026. Dalam kesempatan tersebut, Mirae Asset Sekuritas memaparkan pandangan makroekonomi, sektoral, serta strategi pasar yang relevan bagi investor.

Di sisi makroekonomi, Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, menyampaikan bahwa dinamika suku bunga global dan ketidakpastian geopolitik masih menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pasar pada kuartal II 2026. Konflik geopolitik, termasuk ketegangan di Timur Tengah yang berdampak pada jalur perdagangan global, turut mendorong tekanan inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

“Volatilitas merupakan bagian dari dinamika global, namun dengan fundamental domestik yang masih relatif terjaga, peluang investasi di pasar Indonesia masih terbuka,” ujar Rully.

Rully menambahkan bahwa ruang pelonggaran suku bunga cenderung terbatas di tengah tekanan inflasi dan harga minyak, meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia masih diproyeksikan berada di kisaran 5,0% pada 2026.

Dari sisi sektoral, Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas, Daniel Aditya Widjaja, menyampaikan bahwa kinerja operator telekomunikasi menunjukkan pemulihan yang lebih kuat dari ekspektasi. Average Revenue Per User (ARPU) dari dua operator utama, yakni Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) dan XLSmart (EXCL), mencatatkan rekor tertinggi pada kuartal IV 2025.

“Pencapaian ARPU ini mencerminkan pergeseran industri dari kompetisi harga menuju kompetisi berbasis nilai,” ujar Daniel.

Ia menambahkan, potensi pertumbuhan juga didorong oleh bisnis GPU-as-a-Service (GPUaaS) yang mulai memberikan berkontribusi terhadap pendapatan ISAT, dengan estimasi kontribusi sekitar USD50–70 juta pada 2026. Selain itu, rencana spin-off aset fiber Telkom dinilai berpotensi mendorong pembagian dividen spesial dengan estimasi yield sekitar 12–13% pada 2026.

Mirae Asset Sekuritas mempertahankan rekomendasi overweight untuk sektor telekomunikasi, dengan EXCL sebagai top pick yang didukung potensi pertumbuhan EBITDA sebesar 17,7% secara tahunan pada tahun fiskal 2026.

Sementara itu, Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji, menilai volatilitas pasar membuka peluang bagi investor untuk masuk secara selektif.

“Volatilitas membuka peluang melalui strategi berburu saham diskon dengan pendekatan value investing. Momentum dividen dan kinerja emiten dapat dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap, terutama pada saham komoditas dan big caps,” ujar Nafan.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support di 7.346–7.447 dan resistance di 7.677–7.774 dalam jangka pendek. Dalam paparannya, Nafan juga menyoroti sejumlah saham big caps yang menarik untuk diakumulasi pada kuartal II 2026, di antaranya ADRO, BBCA, BBRI, BBNI, BMRI, serta EXCL. Selain itu, saham berbasis komoditas seperti ANTM, BRMS, UNTR, dan MDKA juga dinilai menarik seiring kuatnya harga emas dan dinamika geopolitik global.

Mirae Asset Sekuritas menilai volatilitas pasar bukan semata risiko, tetapi juga peluang yang dapat dimanfaatkan melalui strategi investasi yang tepat. Dengan kombinasi fundamental domestik yang solid serta peluang sektoral yang selektif, investor diharapkan dapat lebih adaptif dalam menangkap momentum pasar pada kuartal II 2026. (rls/sh)

Harmoni Perempuan Perluas Dampak Pemberdayaan Lewat Kolaborasi Komunitas

0
harmoni perempuan

binomedia.id – Jakarta. Harmoni Perempuan menyoroti bahwa di tengah tekanan ekonomi global dan kebutuhan mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif, partisipasi perempuan masih menjadi potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 menunjukkan tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan berada di kisaran 54,4%, jauh di bawah laki-laki yang mencapai lebih dari 80%. Di sisi lain, perempuan mendominasi sekitar 64% pelaku usaha mikro, yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Namun, kontribusi tersebut masih terkonsentrasi pada skala kecil dan belum banyak terakselerasi ke posisi kepemimpinan maupun sektor bernilai tambah tinggi.

Lebih dari satu abad setelah R.A. Kartini menyuarakan peran perempuan, tantangan yang dihadapi perempuan Indonesia telah bergeser, bukan lagi sekadar akses, tetapi kesiapan, kepercayaan diri, dan ekosistem yang memungkinkan perempuan untuk melangkah dan memimpin. Dalam momentum Hari Kartini, Harmoni Perempuan menghadirkan inisiatif “Bersuara, Bergerak, Berpengaruh” sebagai bagian dari upaya mempercepat kesiapan perempuan Indonesia untuk tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga memimpin.

Kartini Coaching Week: Satu Minggu Penuh Keberanian

Rangkaian program ini dimulai dengan  Kartini Coaching Week (13–17 April 2026) yang berlangsung secara daring. Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan tujuh  komunitas perempuan, seperti:  Mom Academy, Single Moms Indonesia, Ibu Punya Mimpi, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia – Banten,  Ikapri Indonesia, Sisters In Soul, dan Komunitas Perempuan Ungu, untuk memperluas akses pemberdayaan di berbagai lapisan.

Adeline Chitranegara, PCC,  Ketua Program Harmoni Empowering Sisters, menyampaikan, “Tim Harmoni Empowering Sisters merasa senang bisa mengajak lebih dari 50 perempuan berpartisipasi selama Kartini Coaching Week 2026. Inistiatif ini adalah ajakan bagi para perempuan untuk bersuara dan menemukan kembali suaranya lewat percakapan yang bermakna.” Melalui pendekatan coaching, program ini bertujuan membantu perempuan membangun kejelasan arah, kepercayaan diri, serta kesiapan untuk mengambil peran dalam karir dan kepemimpinan.

Pengalaman peserta dalam Kartini Coaching Week juga menunjukkan dampak reflektif dari pendekatan coaching. Salah satu peserta mengaku baru pertama kali mengikuti sesi coaching dan merasakan proses yang berbeda dari konseling atau mentoring. “Saya harus menemukan jawaban saya sendiri. Pertanyaan yang terlihat sederhana justru membuat saya berpikir lebih dalam tentang diri sendiri,” ujarnya. Peserta lain menyoroti bahwa sesi tersebut membantunya memahami akar dari ketidakpercayaan diri yang selama ini memicu overthinking, keraguan, dan hambatan dalam memulai. Melalui proses coaching, ia mampu mengidentifikasi kebutuhan untuk membangun rasa percaya diri dan langkah konkret untuk mengembangkannya.

a8f6ab9e e518 4b7f 9f6a 5d378eb14793 , harmoni, Binomedia

Kumpul Kartini: Merayakan Perjalanan, Menyambut Babak Baru

Rangkaian program Hari Kartini 2026 ditutup dengan Kumpul Perempuan: Kartini Edition atau Kumpul Kartini pada 19 April 2026 secara langsung di Jakarta. Acara ini mempertemukan para perempuan dalam sesi sharing, networking, dan perayaan bersama.

Lika Satvarini, ACC, Performance Stylist Trainer & Career Coach, menambahkan, kehadiran diri menjadi kunci dalam membangun pengaruh. “Banyak perempuan memiliki kompetensi, tetapi belum sepenuhnya hadir dengan percaya diri. Own your presence adalah tentang berani menunjukkan diri secara jelas dan utuh, sehingga orang lain dapat melihat dan merasakan nilai yang kita bawa,” ujarnya.

Dalam sesi Kumpul Kartini, Lasya Miranti, PCC, Founder Harmoni Perempuan juga menyampaikan visi dan rencana ke depan komunitas. Ia menegaskan bahwa perjalanan Harmoni Perempuan tidak berhenti di Hari Kartini, ia menambahkan, “Kartini Coaching Week dan Kumpul Kartini adalah bukti bahwa ketika perempuan saling mendukung, dampaknya nyata dan cepat. Ke depan, Harmoni Perempuan akan terus memperluas jangkauan, melalui Harmoni Empowering Sisters ke kampus-kampus dan SMK/SMA, membuka akses group support dengan metode group coaching bagi perempuan muda sebelum mereka memasuki dunia kerja. Kami percaya, semakin banyak perempuan yang menemukan suaranya lebih awal, semakin kuat ekosistem kepemimpinan perempuan Indonesia.”

Dampak dan Rencana Ke Depan

Sejak berdiri di tahun 2024, Harmoni Perempuan telah menjangkau lebih dari 1.000 perempuan melalui coaching, workshop, dan komunitas digital. Organisasi ini juga secara konsisten menghadirkan ruang belajar melalui group coaching, sesi komunitas, serta podcast “Cerita Kita, Kekuatan Kita.” Inisiatif ini didukung oleh Betadine Indonesia, Dotlab.asia, dan Loop Institute of Coaching sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pemberdayaan perempuan yang lebih kuat.

Melalui program-program ini, Harmoni Perempuan mendorong keterlibatan perempuan muda di kampus, membuka akses coaching career sejak dini, menyiapkan kepemimpinan perempuan, serta memperkuat komunitas perempuan secara berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG 5: kesetaraan gender), yang menekankan pentingnya partisipasi perempuan dalam pendidikan, dunia kerja, dan pengambilan keputusan sebagai bagian dari pembangunan yang lebih inklusif.

Harmoni Perempuan mengajak perempuan Indonesia untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengambil peran aktif. Informasi, inspirasi, dan program dapat diakses melalui Instagram dan LinkedIn @harmoniperempuan. (rls/sh)