binomedia.id – Jakarta. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama COSMAX Indonesia resmi menandatangani perjanjian kerja sama penelitian bertajuk Nusantara Skin Microbiome Map pada Senin, 23 Februari 2026. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan industri kosmetik nasional berbasis sains dan data.
Program kolaboratif tersebut bertujuan memetakan profil mikrobioma kulit perempuan Indonesia, baik dalam kondisi kulit sehat maupun acne-prone. Studi ini akan melibatkan total 410 partisipan yang tersebar di tiga kota besar di Pulau Jawa, yakni Yogyakarta, Jakarta, dan Surabaya.
Melalui pendekatan ilmiah yang komprehensif, penelitian ini ditargetkan menghasilkan library database mikrobioma kulit yang representatif bagi populasi Indonesia. Basis data tersebut diharapkan menjadi referensi ilmiah dalam pengembangan bahan baku kosmetik berbasis mikrobioma yang lebih presisi dan relevan dengan karakteristik kulit masyarakat Indonesia, khususnya untuk kulit normal dan acne-prone.
Direktur Utama COSMAX Indonesia, Cheong Min-kyoung, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi strategis ini. Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi kosmetik masa depan melalui riset yang mendalam dan berbasis kebutuhan konsumen.
Menurutnya, sinergi antara industri dan lembaga riset nasional menjadi kunci dalam menghadirkan solusi kecantikan yang lebih efektif, terukur, dan sesuai dengan karakteristik kulit perempuan Indonesia. Inisiatif ini juga sejalan dengan tren global yang mengedepankan pendekatan personalized beauty berbasis sains.
Dari sisi BRIN, kerja sama ini dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat pertukaran pengetahuan antara peneliti dan industri, sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia dalam peta riset kosmetik global. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan output ilmiah, tetapi juga membuka peluang hilirisasi riset yang memberikan dampak nyata bagi industri kecantikan nasional.
Melalui penandatanganan perjanjian ini, BRIN dan COSMAX Indonesia menegaskan komitmen membangun kemitraan jangka panjang guna mendorong lahirnya inovasi kosmetik berbasis sains, memperkuat ekosistem riset nasional, serta meningkatkan daya saing industri kecantikan Indonesia di tingkat global.
Riset Nusantara Skin Microbiome Map diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan kosmetik berbasis data lokal, sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pemain yang diperhitungkan dalam inovasi industri kecantikan berbasis sains.(dhil)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Binomedia.id


