Beranda blog Halaman 16

Frank & co. Rayakan 30 Tahun Lewat Exhibition “30 Years of Real Love” di Gedung A.A. Maramis

0
Frank & co. Rayakan 30 Tahun Lewat Exhibition “30 Years of Real Love” di Gedung A.A. Maramis
binomedia.idJakarta. Brand perhiasan Frank & co. merayakan tiga dekade perjalanannya melalui sebuah pameran spesial bertajuk “30 Years of Real Love: When You Know, You Know”. Acara ini digelar pada 23–26 April 2026 di Gedung A.A. Maramis dan menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang brand tersebut dalam industri perhiasan Tanah Air.

Berada di bawah naungan Central Mega Kencana, Frank & co. selama 30 tahun dikenal menghadirkan perhiasan berlian alami yang tidak hanya menonjolkan keindahan, tetapi juga makna emosional. Tema “When You Know, You Know” yang diusung dalam perayaan ini menggambarkan keyakinan bahwa cinta sejati dan kualitas berlian terbaik sama-sama dapat dirasakan tanpa keraguan.

Mengambil lokasi di gedung bersejarah dengan arsitektur klasik, exhibition ini dirancang sebagai pengalaman imersif bagi para pengunjung. Tidak sekadar menampilkan koleksi perhiasan, acara ini juga mengajak pengunjung memahami proses terbentuknya natural diamond dari dalam bumi hingga menjadi karya bernilai tinggi.

Chief Operating Officer Central Mega Kencana, Petronella Soan, menyebut bahwa pemilihan lokasi memiliki makna tersendiri karena mencerminkan nilai heritage dan keanggunan yang sejalan dengan identitas brand. Sementara itu, General Manager Frank & co., Rolly Soesanto, menegaskan bahwa tema yang diangkat menjadi representasi dari kepastian kualitas yang langsung dirasakan pelanggan.

Pameran ini menghadirkan berbagai immersive rooms yang menampilkan pilar utama Frank & co., mulai dari komitmen terhadap keaslian berlian alami, transparansi, hingga keahlian craftsmanship. Salah satu sorotan utama adalah koleksi Frank Fire, yang hanya berasal dari kurang dari 1 persen berlian terbaik di dunia.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai koleksi ikonik lainnya, seperti See the Light Collection bersama Maudy Ayunda, serta Love Poetry Collection dengan Monica Ivena. Tak ketinggalan, koleksi arsip yang menjadi bagian dari perjalanan sejarah brand juga turut dipamerkan.

Frank Fire sendiri menjadi simbol standar tertinggi yang diterapkan Frank & co. dalam industri perhiasan. Setiap berlian telah melalui proses kurasi ketat dengan 12 parameter evaluasi, dilengkapi sertifikasi ganda dari Gemological Institute of America (GIA) dan Sarine Technologies, serta memiliki identitas khusus berupa laser inscription.

Melalui perayaan ini, Frank & co. kembali menegaskan posisinya sebagai brand yang tidak hanya menawarkan keindahan, tetapi juga nilai, keaslian, dan makna mendalam di setiap produknya. Selama 30 tahun, brand ini konsisten mengedukasi masyarakat mengenai standar berlian, termasuk konsep 4C dan pentingnya transparansi.

Exhibition “30 Years of Real Love” menjadi bukti bahwa Frank & co. tidak hanya mengikuti perkembangan industri, tetapi juga berperan sebagai pelopor dalam menghadirkan standar baru dalam dunia perhiasan di Indonesia.(dhil)

WINGS Care Luncurkan SoSoft + Tea Tree, Deterjen dengan Antibakteri Alami untuk Kesegaran Maksimal

0
WINGS Care Luncurkan SoSoft + Tea Tree, Deterjen dengan Antibakteri Alami untuk Kesegaran Maksimal
binomedia.idJakarta. WINGS Group Indonesia melalui lini WINGS Care resmi memperkenalkan inovasi terbarunya, SoSoft + Tea Tree, dalam peluncuran yang digelar di Jakarta pada 23 April 2026. Produk ini hadir sebagai deterjen berbahan aktif tumbuhan yang mengandalkan kekuatan antibakteri alami dari tea tree untuk menjaga kebersihan sekaligus kesegaran pakaian.

Menggabungkan kandungan tea tree dengan formula BotaniBlend, SoSoft + Tea Tree diklaim mampu membersihkan pakaian secara menyeluruh sekaligus menghilangkan bakteri penyebab bau langsung dari sumbernya. Pendekatan ini menjadikan produk tidak hanya menutupi bau, tetapi benar-benar mengatasi akar permasalahan.

Peluncuran inovasi ini tidak lepas dari perubahan gaya hidup masyarakat modern yang semakin dinamis. Aktivitas padat, paparan polusi, hingga keringat akibat cuaca yang tidak menentu membuat kebutuhan akan pakaian yang bersih dan segar semakin penting. SoSoft + Tea Tree hadir sebagai solusi praktis untuk menjawab tantangan tersebut.

Selain efektif dalam membersihkan, deterjen ini juga menghadirkan sensasi wangi segar yang lembut berkat kandungan Natural Perfume Essence bunga lily. Formulasinya dirancang tetap nyaman di kulit, bebas dari klorin, paraben, dan fosfat, serta telah melalui uji dermatologi sehingga aman digunakan untuk seluruh anggota keluarga, termasuk pemilik kulit sensitif.

Head of Fabric Care Category WINGS Group Indonesia, Anastasia Pamela, menjelaskan bahwa inovasi ini terinspirasi dari manfaat tea tree yang telah lama dikenal dalam dunia perawatan kulit. “Melalui SoSoft + Tea Tree, kami membawa manfaat antibakteri alami tersebut ke dalam perawatan pakaian, sehingga tidak hanya bersih, tetapi juga benar-benar segar dan nyaman digunakan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa produk ini dirancang fleksibel untuk berbagai metode pencucian, baik menggunakan mesin cuci maupun secara manual. Hal ini menjawab kebutuhan masyarakat yang memiliki kebiasaan mencuci berbeda, termasuk untuk pakaian tertentu yang memerlukan perlakuan lebih lembut.

Untuk memperkuat pesan kampanye, SoSoft menggandeng Tissa Biani sebagai brand ambassador. Sebagai sosok dengan aktivitas padat, Tissa mengaku membutuhkan produk yang mampu menjaga kesegaran pakaian sepanjang hari. Ia menilai kandungan tea tree dalam SoSoft + Tea Tree memberikan rasa tenang karena membantu menghilangkan bakteri penyebab bau secara efektif.

Menurutnya, menjaga kebersihan dan kesegaran pakaian juga merupakan bagian penting dari self-care yang berdampak pada kepercayaan diri. Dengan pakaian yang bersih dan nyaman, aktivitas sehari-hari dapat dijalani dengan lebih maksimal tanpa rasa khawatir.

Kehadiran SoSoft + Tea Tree menjadi bagian dari komitmen WINGS Group Indonesia untuk terus menghadirkan inovasi produk berkualitas yang terjangkau bagi masyarakat luas. Melalui inovasi ini, perusahaan berharap dapat mendukung gaya hidup yang lebih sehat, nyaman, dan penuh percaya diri—sejalan dengan semangat “Life Keeps Getting Better with WINGS.”(dhil)

Blibli Pay Day Jadi Andalan Netizen Maksimalkan Gajian Tanpa Boncos

0
Blibli Pay Day Jadi Andalan Netizen Maksimalkan Gajian Tanpa Boncos

binomedia.id Jakarta. Momen gajian kerap menjadi titik penting dalam mengatur keuangan bulanan. Di satu sisi, berbagai kebutuhan mulai dari gadget, produk self-care, hingga perlengkapan gaya hidup aktif menanti untuk dipenuhi. Di sisi lain, kesadaran untuk tetap hemat semakin meningkat. Dari sinilah muncul tren baru di kalangan netizen Indonesia: menjadi smart shopper, yakni berbelanja secara strategis dan terencana, bukan impulsif.

Menjawab perubahan perilaku tersebut, Blibli kembali menghadirkan program Blibli Pay Day (BPD) edisi April yang berlangsung pada 25–27 April 2026. Program ini dirancang sebagai solusi belanja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern—memenuhi keperluan sekaligus menjaga kontrol finansial.

Selama periode berlangsung, pelanggan dapat menikmati berbagai penawaran menarik seperti extra voucher discount hingga 25 persen, gratis ongkir, jaminan 100 persen produk original, gratis perlindungan, hingga kebijakan retur dengan alasan apa pun. Kombinasi ini memberikan pengalaman belanja yang tidak hanya hemat, tetapi juga aman dan nyaman.

Head of Campaign Blibli, Indra Perdana, menjelaskan bahwa tren smart shopper menunjukkan perubahan signifikan dalam perilaku konsumen. “Pelanggan kini semakin selektif dan terencana dalam berbelanja, terutama saat gajian. Blibli Pay Day hadir bukan sekadar promo, tetapi solusi belanja yang lebih cerdas dan relevan,” ujarnya.

Seiring meningkatnya kebutuhan pasca-gajian, berikut beberapa strategi yang banyak diterapkan netizen saat memanfaatkan Blibli Pay Day:

1. Upgrade gadget sesuai kebutuhan
Jika perangkat sudah tidak optimal, momen payday bisa dimanfaatkan untuk menggantinya. Produk seperti Samsung Galaxy S25 Ultra menawarkan performa tinggi untuk penggunaan jangka panjang. Dengan diskon dan perlindungan tambahan, pembelian menjadi lebih bernilai.

2. Restock kebutuhan self-care
Produk perawatan diri sering habis di akhir bulan. Payday menjadi waktu ideal untuk mengisi ulang kebutuhan tersebut. Salah satu pilihan praktis adalah Timephoria Orbita Lip & Cheek Blurring Pot yang cocok untuk penggunaan harian, apalagi dengan dukungan gratis ongkir.

3. Dukung gaya hidup aktif secara terencana
Bagi yang ingin mulai hidup lebih sehat, melengkapi perlengkapan bisa jadi langkah awal. Produk seperti Adidas Women Shoes Tekwen dapat menunjang aktivitas sekaligus gaya. Jaminan keaslian dan fleksibilitas retur membuat belanja lebih nyaman.

Tren belanja yang semakin matang membuat program seperti Blibli Pay Day tidak lagi sekadar ajang diskon, melainkan menjadi enabler gaya hidup seimbang. Konsumen kini bisa memenuhi kebutuhan tanpa harus mengorbankan kondisi finansial.

Dengan pendekatan ini, momen gajian tidak lagi identik dengan pemborosan. Sebaliknya, menjadi peluang untuk berbelanja lebih bijak, terencana, dan tetap menguntungkan.

Jadi, saat gajian tiba dan daftar keinginan mulai memanggil, kini tak perlu lagi memilih antara hemat atau belanja. Melalui Blibli Pay Day, keduanya bisa berjalan beriringan—memberikan pengalaman belanja yang pasti, nyaman, dan tanpa rasa khawatir.(dhil)

Trailer Tumbal Proyek Resmi Dirilis, Angkat Mitos Gelap di Balik Proyek Besar

0
Trailer Tumbal Proyek Resmi Dirilis, Angkat Mitos Gelap di Balik Proyek Besar(WAHYU)
binomedia.idJakarta. Trailer film Tumbal Proyek resmi diperkenalkan kepada publik dalam konferensi pers yang digelar di Metropole XXI Megaria pada Kamis (23/4). Sejak detik pertama, trailer tersebut langsung menghadirkan atmosfer horor yang pekat, dipadukan dengan nuansa misteri yang mengangkat sisi gelap di balik proyek-proyek pembangunan berskala besar.

Film ini terinspirasi dari cerita yang telah lama beredar di masyarakat mengenai mitos tumbal dalam pembangunan infrastruktur. Salah satu yang disinggung adalah kisah di balik Jembatan Suramadu yang kerap dikaitkan dengan legenda tumbal manusia. Melalui pendekatan sinematis, cerita tersebut diolah menjadi narasi yang lebih dramatis sekaligus emosional.

Tidak sekadar menghadirkan teror visual, Tumbal Proyek juga menyuguhkan kedalaman cerita yang menyentuh sisi kemanusiaan. Film ini mengangkat kisah keluarga yang kehilangan orang terdekat tanpa kejelasan nasib. Penantian panjang tanpa kepastian, bahkan tanpa kesempatan untuk mengucapkan perpisahan terakhir, menjadi inti emosi yang memperkuat alur cerita.

Dalam balutan suasana mencekam, film ini menggambarkan bahwa ketakutan tidak hanya berasal dari hal-hal gaib, tetapi juga dari luka batin, kehilangan, dan ketidakpastian yang terus menghantui. Perpaduan antara elemen horor, misteri, dan drama emosional menjadikan film ini lebih dari sekadar tontonan menegangkan.

Melalui trailer perdananya, Tumbal Proyek membuka pintu bagi penonton untuk menyelami misteri besar di balik hilangnya nyawa dalam sebuah proyek pembangunan. Film ini menawarkan perspektif berbeda tentang horor—di mana rasa kehilangan bisa menjadi sesuatu yang sama menakutkannya dengan sosok tak kasatmata.

Film Tumbal Proyek dijadwalkan tayang di bioskop mulai 13 Mei 2026. Dengan cerita yang kuat dan atmosfer yang intens, film ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menonton yang memadukan ketegangan sekaligus emosi mendalam bagi para penonton.(why)

Gelung Nusantara, Simbol Keindahan dan Identitas Perempuan Indonesia

0
Galeri Indonesia Kaya

binomedia.id – Jakarta. Sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia, gelung atau sanggul memiliki beragam bentuk, pakem, dan filosofi yang berbeda di setiap daerah. Meski dikenal memiliki aturan tertentu, gelung sejatinya bukanlah praktik yang rumit. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Galeri Indonesia Kaya menghadirkan program Ruang Kreatif bertajuk Mengenal Gelung Nusantara, sebuah workshop yang mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan salah satu warisan budaya Indonesia yang sarat makna.

“Melalui Ruang Kreatif Mengenal Gelung Nusantara, kami ingin menghadirkan sebuah ruang belajar yang tidak hanya memperkenalkan ragam bentuk dan filosofi gelung dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga mengajak masyarakat untuk memahami bahwa warisan budaya ini dapat terus relevan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bertepatan dengan semangat Hari Kartini, program ini juga menjadi bentuk upaya kami dalam mendorong perempuan Indonesia untuk terus mengeksplorasi potensi diri, sekaligus bangga terhadap identitas budayanya. Melalui berbagai program yang kami hadirkan secara konsisten, kami berharap dapat menciptakan ekosistem yang mendorong lahirnya talenta-talenta baru serta memperkuat apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Galeri Indonesia Kaya.

Kegiatan workshop gelung ini terbagi menjadi dua kategori kelas, yaitu Kelas Profesional dan Kelas Umum. Kelas Profesional ditujukan bagi para penata rias atau penata rambut profesional yang ingin memperdalam kembali pakem gelung dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam workshop ini, peserta diperkenalkan pada ragam gelung Nusantara dari Sabang hingga Merauke, mencakup berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Riau, Bali, Jawa Tengah, khususnya Solo sebagai salah satu akar perkembangan gelung, Kalimantan yang masih jarang diperkenalkan, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.

Sementara itu, Kelas Umum terbuka bagi masyarakat luas yang ingin mempelajari teknik dasar bergelung untuk kebutuhan sehari-hari maupun acara spesial. Melalui workshop ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang ragam gelung Nusantara yang jarang dibahas, tetapi juga keterampilan praktis dalam menata rambut, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Workshop yang berlangsung pada 20 – 23 April 2026 ini dipandu oleh Mas Yudin, seorang penata rias senior yang telah berkecimpung di industri kecantikan Indonesia selama puluhan tahun. Dengan pengalaman lebih dari empat dekade, termasuk perjalanannya bersama Martha Tilaar Group di bagian artistik, Mas Yudin dikenal luas atas kontribusinya dalam dunia tata rias, baik untuk kebutuhan fashion, pertunjukan, maupun tatanan tradisional Nusantara, khususnya dalam momen penting seperti pernikahan.

“Selama lebih dari 40 tahun saya berkecimpung di dunia tata rias, saya melihat bagaimana gelung Nusantara terus berkembang, namun tetap memiliki akar tradisi yang kuat. Yang membuat saya senang, minat terhadap gelung ini tidak hilang, bahkan terus tumbuh di berbagai generasi. Di workshop ini, kita bisa melihat peserta dari usia muda hingga yang sudah berpengalaman, semua punya semangat yang sama untuk belajar. Hal ini menunjukkan bahwa gelung tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi juga memiliki masa depan yang panjang, selama terus ada regenerasi dan ruang untuk belajar seperti yang dihadirkan melalui program ini. Saya berharap agar setiap perempuan yang menggunakan wastra Nusantara dapat semakin diperkaya dan dipercantik dengan penggunaan gelung sebagai bagian dari identitas budaya kita,” ujar Mas Yudin.

Selain aktif berkarya, Mas Yudin juga kerap menjadi pelatih dan pembicara dalam berbagai seminar dan lokakarya berskala nasional hingga internasional. Karya terbarunya, Gelung Elok Nusantara, menjadi salah satu bentuk dedikasinya dalam melestarikan sekaligus mengembangkan seni gelung Indonesia.

Sebagai ruang publik berbasis budaya, Galeri Indonesia Kaya secara konsisten menghadirkan berbagai program edukatif dan inspiratif yang terbuka untuk masyarakat. Selain workshop Mengenal Gelung Nusantara, sebelumnya Galeri Indonesia Kaya juga telah menyelenggarakan Ruang Kreatif bertema Seni Jahit Patchwork bersama Eka Yunita pada Maret lalu, serta beragam kegiatan lainnya yang mengangkat kekayaan seni dan budaya Indonesia.

Melalui workshop ini, Galeri Indonesia Kaya berharap dapat mendorong generasi masa kini untuk lebih mengenal, mengapresiasi, serta melestarikan kekayaan budaya Indonesia, sejalan dengan semangat Kartini dalam memperjuangkan peran perempuan dan budaya bangsa. (rls/sh)

Kartini dalam Balutan Gaya: Buttonscarves dan Ekspresi Diri Perempuan di Era Digital Bersama Shopee

0
SHOPPEE

binomedia.idJakarta. Kepercayaan diri perempuan masa kini semakin tercermin dalam cara mereka mengekspresikan diri melalui pilihan gaya yang berani dan penuh karakter. Tren scarf berwarna bold, aksesori statement, hingga busana dengan identitas visual kuat menunjukkan bahwa fashion kini tidak lagi sekadar menjadi pelengkap penampilan. Fashion telah berkembang menjadi medium visual yang merepresentasikan identitas, aspirasi, dan kepribadian perempuan.

Hari Kartini menjadi momentum untuk melihat bagaimana semangat perjuangan perempuan terus bertransformasi dari masa ke masa. Jika dahulu R.A. Kartini memperjuangkan akses perempuan terhadap kesempatan yang lebih luas, hari ini semangat itu hadir dalam wujud yang lebih dekat dengan keseharian. Perempuan kini semakin leluasa menyatakan jati diri dan menampilkan karakternya, termasuk melalui fashion.

Di balik fenomena ini, sejumlah brand fashion lokal hadir seiring dengan cara perempuan Indonesia mengekspresikan diri lewat gaya visual yang kuat. Buttonscarves menjadi contoh brand lokal yang menghadirkan representasi perempuan yang ekspresif, percaya diri, dan memiliki karakter khas. Tidak hanya lewat produknya, Buttonscarves juga membawa cerita founder perempuan di balik brand yang menghadirkan perspektif autentik dalam setiap karya, sekaligus memperlihatkan fashion sebagai bahasa identitas perempuan masa kini.

Kisah Linda Anggrea membangun kebanggaan perempuan lewat gaya dan simbol khas dari Buttonscarves

Lahir dari kepekaan terhadap kebutuhan pasar, Buttonscarves merupakan buah pemikiran Linda Anggrea, sosok perempuan hebat yang ingin menghadirkan rangkaian modest fashion yang premium. Melihat masih terbatasnya pilihan produk yang memadukan kualitas terkurasi dengan estetika yang kuat di Indonesia, Linda membangun Buttonscarves sebagai jawaban bagi perempuan yang mendambakan keanggunan sekaligus fungsionalitas dalam satu pengalaman yang eksklusif.

Lebih dari sekadar brand fashion, Buttonscarves dikembangkan dengan visi untuk menciptakan standar baru. Setiap elemen desain, mulai dari material, detail, hingga identitas visual, dirancang sebagai representasi kebanggaan bagi perempuan yang memakainya. Dalam semangat Hari Kartini, brand ini merefleksikan sosok perempuan yang memiliki standar tinggi terhadap dirinya sendiri, perempuan yang berani mengambil keputusan besar, mandiri, dan berdampak. Melalui lini produknya, Buttonscarves menjadi “bahasa” bagi perempuan yang ingin menunjukkan karakter dan rasa percaya diri mereka tanpa banyak bicara.

Linda Anggrea, CEO & Creative Director of Buttonscarves mengatakan, “Perempuan saat ini mengapresiasi nilai di balik sebuah produk. Identitas visual Buttonscarves yang kuat dirancang untuk memberikan sense of empowerment. Mengenakan sesuatu yang memiliki karakter adalah cara perempuan menunjukkan siapa mereka dan kualitas yang mereka perjuangkan.”

Perjalanan Buttonscarves dimulai dari koleksi scarf hijab premium yang dikenal dengan kualitas material, detail khas, dan desain ikonik. Seiring waktu, brand ini berkembang menjadi lifestyle brand yang hadir dalam berbagai aspek kehidupan perempuan modern. Kini, Buttonscarves menghadirkan beragam lini produk, mulai dari pakaian, tas, aksesori, hingga pelengkap gaya hidup yang selaras dengan kebutuhan perempuan yang kian dinamis.

Sinergi Buttonscarves lewat teknologi & inovasi digital dalam mendorong potensi perempuan

Seiring pertumbuhannya, Buttonscarves juga membangun komunitas BS Lady yang solid di berbagai belahan dunia. Dengan identitas visual khas, para perempuan dalam komunitas ini memiliki simbol kebersamaan yang memungkinkan mereka saling mengenali dan merasa terhubung sebagai bagian dari ekosistem yang sama. Kehadiran komunitas ini memperkuat posisi Buttonscarves bukan hanya sebagai brand fashion, tetapi juga sebagai representasi gaya hidup perempuan modern.

Bergabung dengan Shopee, Buttonscarves memperkuat jangkauan strategisnya sebagai top-of-mind di kategori modest fashion. Kehadiran Shopee tidak hanya memicu pertumbuhan penjualan yang konsisten, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan komunitas affiliate Buttonscarves melalui Shopee Affiliate Program. Inisiatif ini selaras dengan nilai Buttonscarves dalam mendorong kemandirian ekonomi, dengan memberikan kesempatan bagi perempuan untuk memiliki sumber penghasilan tambahan secara fleksibel agar terus berkembang dan berdaya di tengah dinamika zaman. Kedekatan autentik dengan pelanggan pun semakin solid, kontribusi pesanan melalui Shopee Live terhadap total penjualan Buttonscarves di Shopee di awal tahun ini meningkat hingga 80% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sinergi antara teknologi, komunitas, dan kolaborasi bersama Shopee ini bagi Linda merupakan salah satu wujud emansipasi modern. Linda menambahkan, “Bagi saya, semangat Kartini adalah tentang keberanian perempuan untuk menentukan jalannya sendiri. Perempuan hari ini tidak harus memilih antara menjadi kuat atau lembut, karena mereka bisa menjadi keduanya. Dan dengan dukungan dari Shopee, kami juga dapat melihat bagaimana teknologi dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkembang, berdaya, dan menjangkau potensi mereka dengan cara yang relevan di era sekarang.” (rls/sh)

Maxim Beri Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Konsumen, Hadiah Saldo dan Merchandise

0
Maxim Beri Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Konsumen, Hadiah Saldo dan Merchandise (WAHYU)
Binomedia.id – Jakarta. Dalam rangka memperingati Hari Konsumen, Maxim di Indonesia menghadirkan program apresiasi bagi pelanggan setia. Inisiatif ini menjadi bentuk penghargaan atas kepercayaan pengguna yang telah memanfaatkan layanan Maxim dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Melalui program tersebut, Maxim memberikan hadiah berupa merchandise eksklusif serta saldo perjalanan senilai Rp250 ribu kepada pelanggan terpilih. Apresiasi ini ditujukan bagi pengguna yang aktif dan loyal dalam menggunakan layanan secara konsisten.

Salah satu penerima apresiasi, Gio, mengaku telah menggunakan Maxim sejak 2021. Ia menjadikan layanan ini sebagai bagian dari rutinitas harian, mulai dari perjalanan pergi-pulang kerja hingga aktivitas lain seperti berolahraga.

“Saya biasanya pakai Maxim untuk PP berangkat ke kantor. Saya juga sering gunakan untuk pergi ke gym dan lain-lain,” ujarnya.

Menurut Gio, alasan utama memilih Maxim adalah tarif yang terjangkau dan relatif stabil, termasuk saat kondisi tertentu seperti hujan. Ia juga menilai kemudahan penggunaan aplikasi membuatnya tetap bisa mendapatkan harga hemat tanpa harus bergantung pada promo.

Selain itu, ketersediaan pengemudi yang semakin banyak turut meningkatkan kenyamanan. Proses pemesanan menjadi lebih cepat karena pengemudi mudah ditemukan, sehingga waktu tunggu semakin singkat.

Kemudahan transaksi juga dirasakan melalui fitur pembayaran non-tunai KasPro, yang memungkinkan pengguna melakukan pembayaran tanpa uang tunai.

Terkait hadiah yang diterima, Gio mengaku terkejut sekaligus senang. Ia sempat meragukan informasi tersebut, namun setelah memastikan, ia merasa bahwa Maxim действительно memperhatikan pelanggannya.

Sementara itu, Head of Subdivision Maxim Jakarta, Muhammad Richie Rafsanjani, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan baik dengan pelanggan.

“Apresiasi ini kami berikan sebagai bentuk terima kasih kepada pelanggan setia yang telah menggunakan Maxim dalam aktivitas sehari-hari. Kami ingin terus menghadirkan layanan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga konsisten, mudah digunakan, serta relevan dengan kebutuhan pelanggan di berbagai situasi,” ujarnya.

Program ini menegaskan upaya Maxim dalam meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan di tengah persaingan layanan transportasi berbasis aplikasi.(why)

UBM dan ChineseRd Gelar Mandarin Champion 2026, Dorong Peluang Karier Global

0
UBM dan ChineseRd Gelar Mandarin Champion 2026, Dorong Peluang Karier Global ( WAHYU)

Binomedia.id – Jakarta. Universitas Bunda Mulia (UBM) bersama ChineseRd kembali menyelenggarakan ajang Mandarin Champion 2026. Kompetisi ini menjadi wadah bagi generasi muda Indonesia untuk mengasah kemampuan bahasa Mandarin sekaligus membuka peluang karier di tingkat global.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, ajang ini berhasil menarik lebih dari 1.700 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta berasal dari jenjang SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa. Dalam kompetisi ini, penilaian tidak hanya berfokus pada pelafalan, tetapi juga mencakup interpretasi, penghayatan, serta kemampuan menyampaikan ide secara komunikatif dalam bahasa Mandarin.

Konselor Pendidikan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, Chen Wu, menekankan bahwa penguasaan bahasa Mandarin kini menjadi nilai tambah penting di era globalisasi. Menurutnya, kemampuan tersebut membuka peluang komunikasi lintas negara sekaligus memperluas prospek karier di berbagai sektor.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UBM, Symphony Akelba Christian, menyebut kompetisi ini mencerminkan perkembangan pembelajaran bahasa Mandarin yang semakin aplikatif. Ia menilai para peserta telah menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan mampu mengekspresikan gagasan dalam bahasa asing, keterampilan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Mandarin Champion 2026 juga menghadirkan Mandarin Job Fair yang diikuti lebih dari 15 perusahaan dari berbagai sektor, seperti perbankan, logistik, manufaktur, hingga teknologi. Kegiatan ini memberi kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan dunia industri dan menjajaki peluang karier.

Dalam kesempatan yang sama, ChineseRd turut meluncurkan platform karier digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Platform ini dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara lebih efektif melalui proses seleksi awal dan pencocokan kandidat yang lebih presisi sesuai kebutuhan industri.

Mandarin Champion 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum strategis yang menghubungkan dunia pendidikan, teknologi, dan industri dalam satu ekosistem berkelanjutan.

Kategori SMP (Membaca Puisi Mandarin)
Juara 1: Estrella Frances Armelle – Sekolah Terpadu Pahoa
Juara 2: Michael Savio Irawan – SMP Mitra Harapan Madiun
Juara 3: Mckenzie Izumio Berlian – SMP Tunas Harum Bangsa

Kategori SMA/SMK (Membaca Puisi Mandarin)
Juara 1: Yuane Kang – Bunda Mulia School (SPK)
Juara 2: Denzel Julio – SMA Asoka Singkawang
Juara 3: Stefhie Angela – SMA Sutomo 1 Medan

Kategori Mahasiswa (Pidato Bahasa Mandarin)
Juara 1: Daniella Lucia Magdalena – STBA Persahabatan Internasional Asia
Juara 2: Jessica Junita Citra – Universitas Bunda Mulia
Juara 3: Edrick – STB Harapan Bersama Pontianak

Ajang ini menegaskan bahwa penguasaan bahasa Mandarin menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi persaingan global serta memperluas peluang karier di masa depan.(why)

Pengemudi Maxim Makassar Gelar Konvoi dan Aksi Bersih-Bersih di Masjid Al Markaz Al Islami

0
binomedia.idJakarta. Sejumlah pengemudi dari platform ride-hailing Maxim di Makassar menggelar aksi sosial berupa bersih-bersih masjid yang diawali dengan konvoi bersama. Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata para mitra pengemudi dalam menjaga fasilitas umum sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sebanyak 112 pengemudi dari berbagai layanan, mulai dari Bike, Car, Tuktuk, hingga Cargo, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka memulai agenda dengan konvoi dari kantor Maxim Makassar, melintasi sejumlah ruas jalan utama kota, sebelum akhirnya tiba di lokasi kegiatan sosial.

Aksi bersih-bersih dilakukan di Masjid Al Markaz Al Islami. Para pengemudi bekerja sama membersihkan berbagai area, termasuk halaman utama, tempat wudhu, serta ruang ibadah, baik di dalam maupun luar masjid.

Head of Subdivision Maxim Makassar, Muh Andry Pratama, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mitra pengemudi terhadap masyarakat. Ia menegaskan bahwa para pengemudi tidak hanya memberikan layanan transportasi, tetapi juga berkontribusi langsung di lingkungan sekitar.

Salah satu pengemudi yang ikut serta, Jamaludin, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar pengemudi.

Maxim menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan di berbagai kota. Program tersebut akan terus diperluas sebagai bagian dari komitmen perusahaan bersama mitra pengemudi untuk memberikan dampak positif secara berkelanjutan.(dhil)

WINGS for UNICEF Gandeng Hers Protex Hadirkan Program Edukasi Menstruasi di 20 Sekolah

0
WINGS GROUP
Press Conference WINGS for UNICEF Gandeng Hers Protex , pada Rabu 22/4/26 di Jakarta

binomedia.id Jakarta. WINGS Group Indonesia melalui program WINGS for UNICEF, berkolaborasi dengan Hers Protex dan UNICEF, secara resmi meluncurkan rangkaian program edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) bagi remaja putri di sekolah. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan praktik kebersihan menstruasi sekaligus memperluas akses edukasi air, sanitasi, dan kebersihan (WASH) di lingkungan pendidikan.

Melalui kampanye Generasi Bersih Sehat, WINGS menghadirkan edukasi langsung di 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di Kabupaten Bandung Barat dan Makassar. Program ini menargetkan lebih dari 2.000 siswi serta 2.000 orang tua, dengan tujuan membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya kebersihan menstruasi sejak usia dini.

Menstruasi hingga kini masih kerap dianggap sebagai topik sensitif untuk dibahas secara terbuka, khususnya di lingkungan sekolah. Minimnya akses terhadap informasi yang tepat tidak jarang menimbulkan kecemasan bagi remaja putri, terutama saat pertama kali mengalami menstruasi. Tantangan ini diperparah oleh keterbatasan fasilitas sanitasi di sekolah. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2022, rasio toilet di tingkat SMP masih belum memenuhi standar nasional, dengan perbandingan 1:85 untuk laki-laki dan 1:74 untuk perempuan.

Menjawab tantangan tersebut, WINGS melalui Hers Protex memperkuat komitmennya dalam mendukung praktik kebersihan menstruasi yang layak. Edukasi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan selama menstruasi hingga pemilihan pembalut yang tepat dan nyaman.

WINGS GROUP

Stella Eidelina, Marketing Manager Paper Product Category WINGS Group Indonesia, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan mendorong remaja putri memiliki pemahaman yang benar tentang kebersihan menstruasi, ujarnya Rabu 22/4/26 di Jakarta.

“Melalui kolaborasi WINGS for UNICEF bersama Hers Protex, kami ingin memastikan remaja putri memiliki pengetahuan yang tepat sejak dini, termasuk pentingnya memilih pembalut yang nyaman. Dengan begitu, mereka dapat menjalani aktivitas belajar dengan lebih percaya diri dan tanpa rasa khawatir selama menstruasi,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Muhammad Zainal, Water Sanitation and Hygiene Specialist UNICEF Indonesia, menegaskan pentingnya akses edukasi serta dukungan lingkungan sekolah yang memadai.

“Data UNICEF menunjukkan bahwa 1 dari 7 anak perempuan di Indonesia memilih tidak masuk sekolah selama menstruasi. Hal ini menegaskan urgensi edukasi kebersihan menstruasi serta penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai agar mereka dapat tetap belajar dengan optimal,” jelasnya.

Dari sisi kesehatan, dr. Dinda Derdameysia, Sp.OG., menekankan bahwa edukasi menstruasi sejak dini memiliki peran penting dalam membantu remaja memahami perubahan tubuhnya secara lebih baik.

“Edukasi kebersihan menstruasi membantu remaja putri menjalani masa pubertas dengan lebih percaya diri dan sehat. Dukungan lingkungan sekolah, peran orang tua, penggunaan produk yang tepat, serta fasilitas sanitasi yang memadai menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan selama menstruasi,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari implementasi program 2026, rangkaian edukasi MKM akan berlangsung pada Mei hingga Juli di 20 SMP di Kabupaten Bandung Barat dan Makassar. Kegiatan meliputi sosialisasi kesehatan menstruasi, peningkatan pemahaman praktik kebersihan, serta penguatan peran lingkungan sekolah yang lebih suportif bagi remaja putri.

Melalui kolaborasi ini, WINGS bersama Hers Protex berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, nyaman, dan mendukung bagi remaja putri. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan WINGS Group dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat luas melalui produk berkualitas dengan harga terjangkau, sejalan dengan semangat perusahaan: “Life keeps getting better with WINGS.” (renz)