Beranda blog Halaman 4

Chery Siap Guncang Segmen Premium! Luxeed & Exeed Bawa Teknologi AI ke Pasar Indonesia

0

binomedia.id Jakarta. Pasar otomotif Indonesia kembali memanas dengan rencana ekspansi besar dari Chery. Setelah sukses memperkenalkan lini Tiggo dan Omoda, pabrikan asal Tiongkok ini kini bersiap naik kelas dengan membuka peluang menghadirkan dua merek premiumnya, Luxeed dan Exeed.

Langkah ini bukan sekadar penambahan produk, melainkan strategi ambisius untuk menempatkan Chery sebagai pemain utama di segmen mobil premium Indonesia—sebuah pasar yang selama ini didominasi oleh nama-nama besar seperti Toyota, Honda, hingga BMW.

Luxeed hadir sebagai hasil kolaborasi antara Chery dan raksasa teknologi Huawei. Salah satu model andalannya, Luxeed R7, telah lebih dulu meluncur di Tiongkok dengan membawa teknologi mutakhir.

Mobil ini dilengkapi sistem infotainment berbasis HarmonyOS, sensor LiDAR, serta fitur autonomous driving yang memungkinkan pengalaman berkendara lebih cerdas. Slogan “I drive, you enjoy” mencerminkan visi Luxeed dalam menghadirkan kenyamanan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Jika resmi masuk Indonesia, Luxeed berpotensi menjadi pionir mobil premium berbasis AI dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan produk Eropa, sekaligus membuka era baru kendaraan pintar di Tanah Air.

Sementara itu, Exeed dikenal sebagai lini SUV premium yang mengedepankan desain elegan, kabin luas, serta fitur keselamatan canggih.

Model seperti Exeed VX dan Exeed TXL telah dipasarkan di berbagai negara dan mendapatkan respons positif. Jika hadir di Indonesia, Exeed akan langsung bersaing dengan SUV mapan seperti Toyota Fortuner, Hyundai Palisade, hingga Mazda CX-9.

Kombinasi desain premium dan fitur lengkap menjadikan Exeed opsi menarik bagi konsumen yang menginginkan SUV mewah dengan harga lebih rasional.

President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, menegaskan bahwa perusahaan tidak akan terburu-buru membawa Luxeed dan Exeed ke Indonesia. Fokus utama saat ini adalah memperkuat fondasi bisnis, mulai dari stabilitas produksi, konsistensi kualitas, hingga pengembangan jaringan purnajual.

Langkah ini penting untuk membangun kepercayaan konsumen, terutama di segmen premium yang sangat mengutamakan layanan dan reputasi merek.

Tak hanya itu, Chery juga berencana menjadikan Indonesia sebagai hub produksi regional. Strategi ini memungkinkan mobil premium diproduksi secara lokal, sehingga harga jual bisa lebih kompetitif dibandingkan impor langsung.

Jika Luxeed dan Exeed benar-benar masuk, pasar mobil premium Indonesia akan semakin dinamis. Konsumen akan mendapatkan lebih banyak pilihan dengan teknologi mutakhir, termasuk fitur AI dan kemampuan otonom yang sebelumnya masih terbatas.

Kehadiran kedua merek ini juga berpotensi menekan dominasi pabrikan Jepang dan Eropa, sekaligus mempercepat adopsi kendaraan listrik premium di Indonesia.(dhil)

Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan Kamera 50 MP dan Galaxy AI

0

binomedia.idJakarta. Samsung kembali meramaikan pasar smartphone di Indonesia dengan meluncurkan Samsung Galaxy A37 5G. Perangkat ini langsung menarik perhatian berkat kombinasi fitur unggulan yang biasanya ditemukan di kelas premium, namun kini hadir di segmen menengah.

Salah satu daya tarik utama Galaxy A37 5G adalah kamera utama 50 MP yang diklaim mampu menghasilkan foto tajam dalam berbagai kondisi pencahayaan. Tak hanya itu, ponsel ini juga dibekali teknologi Galaxy AI, layar Super AMOLED dengan refresh rate 120Hz, serta baterai besar 5.000 mAh yang mendukung aktivitas seharian.

Dalam penggunaan sehari-hari, kamera 50 MP pada Galaxy A37 5G menunjukkan performa yang solid. Di siang hari, hasil foto tampak tajam dengan detail yang terjaga, mulai dari tekstur bangunan hingga warna langit yang tetap natural.

Saat malam hari, fitur Nightography menjadi andalan. Teknologi ini mampu mengurangi noise sekaligus menjaga keseimbangan warna, sehingga hasil foto tetap jernih meski dalam kondisi minim cahaya. Dukungan Optical Image Stabilization (OIS) juga membantu mengurangi blur akibat guncangan saat memotret.

Kehadiran Galaxy AI menjadi nilai tambah tersendiri. Fitur ini mendukung berbagai kebutuhan pengguna, mulai dari pengolahan foto hingga peningkatan produktivitas. Dipadukan dengan layar Super AMOLED 120Hz, pengalaman visual terasa lebih halus dan responsif, baik untuk scrolling media sosial maupun bermain game.

Baterai 5.000 mAh yang dibenamkan juga memberikan daya tahan yang cukup panjang, cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Dengan kombinasi ini, Galaxy A37 5G mampu menunjang gaya hidup digital yang semakin dinamis.

Peluncuran Galaxy A37 5G menunjukkan keseriusan Samsung dalam memperkuat posisinya di segmen menengah. Di tengah persaingan yang semakin ketat, Samsung mencoba menawarkan paket lengkap: kamera unggulan, performa stabil, serta fitur pintar yang relevan bagi anak muda.

Dengan harga di kisaran Rp6 jutaan, smartphone ini berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan perangkat berkualitas tanpa harus masuk ke kelas flagship.(dhil)

Toyota Yaris Cross HEV 2026: SUV Hybrid Irit dan Canggih yang Jadi Primadona Baru

0
dok. suara flores

binomedia.id JAKARTA. Tren kendaraan ramah lingkungan di Indonesia terus menunjukkan peningkatan signifikan. Di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kehadiran mobil hybrid menjadi solusi menarik bagi masyarakat yang menginginkan efisiensi tanpa mengorbankan performa. Salah satu model yang mencuri perhatian adalah Toyota Yaris Cross HEV 2026.

Diproduksi oleh Toyota, SUV ini tidak hanya menawarkan efisiensi bahan bakar, tetapi juga menghadirkan teknologi canggih serta fitur keselamatan modern. Tak heran jika mobil ini mulai dipandang sebagai simbol gaya hidup baru yang lebih hemat, cerdas, dan ramah lingkungan.

Salah satu keunggulan utama Toyota Yaris Cross HEV 2026 adalah konsumsi BBM yang sangat irit. Dalam kondisi ideal, mobil ini mampu mencapai 30–31 km per liter. Sementara untuk penggunaan harian, efisiensinya tetap terjaga di kisaran 23–25 km per liter—angka yang sangat kompetitif di kelas SUV.

Efisiensi tersebut didukung oleh teknologi hybrid generasi terbaru, yaitu 5th Gen Toyota Hybrid System. Sistem ini menggabungkan mesin bensin 1.5L dengan motor listrik untuk menghasilkan tenaga hingga 130 PS, sekaligus menjaga konsumsi bahan bakar tetap rendah.

Untuk memberikan pengalaman berkendara yang fleksibel, Toyota Yaris Cross HEV 2026 dilengkapi tiga mode berkendara, yaitu:

  • EV Mode: Mengandalkan motor listrik sepenuhnya, tanpa emisi
  • Eco Mode: Mengoptimalkan efisiensi energi untuk penggunaan harian
  • Power Mode: Memberikan akselerasi lebih responsif saat dibutuhkan

Kombinasi ini memungkinkan pengemudi menyesuaikan performa kendaraan sesuai kebutuhan, baik untuk perjalanan santai maupun kondisi lalu lintas padat.

Toyota Yaris Cross HEV 2026 bukan hanya alat transportasi, tetapi juga representasi perubahan gaya hidup masyarakat modern. Dengan meningkatnya kesadaran akan lingkungan dan efisiensi energi, kendaraan hybrid seperti ini menjadi pilihan yang semakin relevan.

Selain hemat dan ramah lingkungan, SUV ini juga hadir dengan desain modern serta fitur keselamatan yang mendukung kenyamanan berkendara. Hal tersebut menjadikannya salah satu kandidat kuat sebagai primadona baru di pasar otomotif Indonesia.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, Toyota Yaris Cross HEV 2026 menunjukkan bahwa masa depan mobilitas di Indonesia semakin mengarah pada teknologi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.(dhil)

Terhimpit Biaya, Pasien Kanker Paru Berjuang Demi Akses Terapi Modern

0
kanker paru
Foto: Ilustrasi

binomedia.id – Jakarta. Di tengah hiruk-pikuk kota dan kepul asap yang kian akrab dengan keseharian, kanker paru diam-diam mulai menemukan sasaran baru. Penyakit ini tidak lagi hanya mengetuk pintu mereka yang akrab dengan tembakau, tetapi juga merayap masuk ke kehidupan mereka yang menjaga raga dengan penuh kehati-hatian.

Bagi Patricia Susanna (56 tahun), vonis itu datang seperti petir di siang bolong. Sebagai perempuan yang tidak pernah menyentuh rokok dan menjalani gaya hidup sehat, kanker paru adalah kata yang sebelumnya mustahil ada dalam kamus hidupnya. Namun, realita berkata lain. Susan, sapaan akrabnya, kini berdiri di garis depan sebagai penyintas, mewakili ribuan wajah baru kanker paru di Indonesia yang mematahkan stigma lama.

Selama puluhan tahun, kanker paru dicitrakan secara tunggal: penyakit pria perokok. Namun, data terbaru menunjukkan pergeseran profil pasien yang mengkhawatirkan. Kanker paru kini semakin sering ditemukan pada perempuan Asia dan kelompok orang yang bukan perokok aktif.

Kanker paru kini menjadi tantangan kesehatan yang serius di Indonesia dengan menempati urutan tertinggi sebagai penyebab kematian akibat kanker sebesar 14,1%. Kondisi tersebut sekaligus mengingatkan kita bahwa kewaspadaan perlu ditingkatkan bagi siapa saja, sebab faktor lingkungan seperti kualitas udara dan paparan asap rokok di ruang publik dapat memengaruhi kesehatan, bahkan bagi individu yang sudah berupaya menjaga pola hidup tetap terjaga.

Menjamin Harapan Lewat Akurasi Medis dan Obat Inovatif

Perjalanan Susan menuju kesembuhan mengungkap sisi gelap birokrasi medis. Banyak pasien kanker paru di Indonesia yang “tersesat” dalam diagnosa awal. Karena gejala yang mirip, dokter seringkali memberikan pengobatan TBC selama berbulan-bulan, bahkan tahunan.

“Dokter seringkali salah mendiagnosa karena tidak ingin ribet dengan urusan administrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk pemeriksaan tambahan,” ungkap Susan.

Keterlambatan ini fatal. Pasien kehilangan waktu berharga (golden time) untuk menangani sel kanker sebelum menyebar ke organ lain. Susan menegaskan, transparansi dokter dan akses terhadap fasilitas canggih seperti PET Scan serta tes genetik seharusnya menjadi hak, bukan kemewahan yang sulit dijangkau pengguna JKN.

Begitu pula dengan obat kanker yang dijamin JKN saat ini, Susan mengharapkan agar pemerintah dapat mulai memprioritaskan akses terhadap terapi inovatif yang dapat memberikan manfaat yang maksimal dalam memperpanjang angka harapan hidup serta meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan, dengan minim efek samping. Susan berharap pemerintah tidak hanya melihat obat-obatan dari sisi harganya saja, namun juga efektivitas pengobatan dan efek samping obat terhadap diri pasien.

Peran komunitas seperti Cancer Information & Support Center (CISC) menjadi krusial dalam menjembatani kesenjangan informasi yang sering dialami pasien. Megawati Tanto, yang menjabat sebagai Koordinator Kanker Paru di lembaga tersebut, aktif menyoroti perlunya penyelarasan antara standar pengobatan nasional dengan perkembangan teknologi medis global.

Mega menyampaikan bahwa pihaknya terus mengadvokasi pemerintah melalui Komisi IX DPR RI agar obat kanker inovatif dapat dijamin oleh JKN. “Ilmu kedokteran terus berkembang. Untuk kanker paru sudah ada terapi generasi ketiga seperti Osimertinib, namun belum dijamin JKN. Biayanya sangat tinggi jika ditanggung pribadi, padahal ketersediaannya sangat menentukan peluang kesembuhan dan kualitas hidup pasien,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya skrining berkala, terutama di tengah meningkatnya kasus kanker paru pada perempuan Asia dan non-perokok. “Saya sendiri tidak merokok, begitu juga banyak anggota komunitas kami. Deteksi dini menjadi sangat penting,” tambahnya.

BPJS Watch: Menagih Amanat Konstitusi bagi Pasien Kanker

Suara para penyintas tersebut selaras dengan pandangan Timboel Siregar, Koordinator Advokasi BPJS Watch. Ia menegaskan bahwa ketimpangan akses obat inovatif, khususnya kanker di Indonesia salah satu yang terendah di Asia Pasifik bukan sekadar masalah teknis medis, melainkan persoalan serius yang menyentuh hak konstitusional warga negara.

Tanpa penanganan komprehensif, Timboel memperingatkan bahwa penyakit katastropik ini akan menciptakan efek domino yang melumpuhkan. Secara global, studi Frontiers in Oncology memproyeksikan kerugian ekonomi akibat kanker mencapai US$25,2 triliun hingga 2050. Di Indonesia, dampaknya mulai nyata: laporan OECD memperkirakan hilangnya potensi 92.200 tenaga kerja penuh waktu akibat kematian dini dan disabilitas.

Kondisi ini kian memprihatinkan di tingkat rumah tangga, di mana 59,5% pasien kanker mengalami kesulitan finansial signifikan hanya dalam setahun setelah diagnosis. Beban ini, menurut Timboel, menunjukkan bahwa kanker bukan hanya masalah sistem kesehatan, tetapi juga ancaman bagi ketahanan ekonomi masyarakat luas.

Guna memutus rantai kerugian tersebut, Timboel mendesak pergeseran pendekatan dari sekadar kuratif menjadi preventif-promotif. “Upaya ini harus diperkuat untuk mendorong deteksi dini dan meningkatkan peluang kesembuhan, sekaligus menekan biaya jangka panjang,” ujarnya. Ia mendorong Kemenkes dan BPJS untuk melakukan pendekatan ‘jemput bola’ melalui integrasi skrining di tingkat fasilitas kesehatan primer hingga aparat desa.

Ia mengingatkan kembali amanat Pasal 28H ayat 3 dan Pasal 34 UUD 1945. Negara wajib menyediakan fasilitas kesehatan layak, termasuk alat modern dan obat terkini. “Dalam layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan, pemerintah harus menempatkan manusia sebagai subjek. Orientasi utamanya adalah menyelamatkan jiwa, bukan semata-mata menekan beban biaya,” pungkasnya. (rls/sh)

Kolaborasi Yayasan WINGS Peduli dan Pemerintah Kota Surabaya Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Aksi Hijau Penanaman 1.000 Pohon

0
YAYASAN WING SPEDULI

binomedia.idJakarta. WINGS Group melalui Yayasan WINGS Peduli menyelenggarakan Aksi Bersih Lingkungan dan Aksi Hijau Penanaman 1.000 Pohon sebagai komitmen #WINGSPeduliLingkungan untuk memperingati Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April. Berkolaborasi bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Yayasan WINGS Peduli menggelar kegiatan ini di kawasan Ekowisata Adventureland Romokalisari, Benowo yang terletak tepat di pesisir Teluk Lamong, serta melibatkan ratusan relawan dari berbagai latar belakang.

Kawasan Ekowisata Adventureland Romokalisari merupakan muara beberapa sungai besar di Surabaya, yang rentan mengalami penumpukan sampah yang terbawa oleh arus sungai. Oleh karena itu, melalui kegiatan Aksi Hijau ini, Yayasan WINGS Peduli berupaya melakukan konservasi dengan menanam 1.000 bibit pohon Cemara Udang dan Mangrove, yang berguna untuk mencegah abrasi, mengurangi hempasan gelombang air, dan menahan angin kencang. Kedua jenis ini juga dinilai sebagai tanaman yang cocok hidup di kondisi geografis wilayah muara.

Nanik Sukristina, S.KM, M.Kes selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya mengatakan, “Melalui kolaborasi ini, kami bersama dengan Yayasan WINGS Peduli memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berperan secara aktif dengan bersama-sama melakukan aksi nyata dalam merawat lingkungan agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi awal untuk mewujudkan ekosistem yang lebih baik bagi generasi mendatang,”

Untuk memperkuat kesadaran memelihara lingkungan, Yayasan WINGS Peduli juga melibatkan sekitar 300 orang relawan yang terdiri dari pelajar SMPN 63 Surabaya, warga sekitar, komunitas pecinta lingkungan Tunas Hijau serta dinas-dinas terkait untuk ikut serta berpartisipasi. Selain kegiatan menanam bersama, relawan ini juga mendapat edukasi seputar pemilahan sampah melalui kampanye #PilahDariSekarang, perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga layanan pemeriksaan gigi gratis.

Perwakilan Yayasan WINGS Peduli, Oucky Hertanto, mengatakan, “Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi kelestarian lingkungan, serta memberikan stimulus pada masyarakat terkait pentingnya kesadaran merawat lingkungan. Oleh karena itu, kami juga menghadirkan edukasi seputar pengelolaan sampah secara bertanggung jawab kepada relawan yang hadir. Sehingga, pulang dari kegiatan ini, mereka dapat melanjutkan aksi peduli lingkungan ini dalam kehidupan sehari-hari.”

Aksi Hijau ini merupakan kegiatan rutin yang telah Yayasan WINGS Peduli lakukan melalui kolaborasi strategis untuk melakukan konservasi pada lingkungan. Beberapa di antaranya adalah Aksi Hijau melalui penanaman pohon Mangrove di beberapa titik Konservasi Mangrove di DKI Jakarta (2023-2025), Ekowisata Mangrove, Jawa Timur (2024), Eco-Tourism, Jakarta Utara (2024), serta penanaman 10.000 tanaman hias di Jalan Diponegoro, Jawa Timur (2025). Berbagai upaya ini adalah komitmen WINGS Group melalui Yayasan WINGS Peduli untuk terus mendukung kelestarian lingkungan melalui berbagai inisiatif yang berkelanjutan dan konsisten, untuk mewujudkan Life Keeps Getting Better with WINGS. (rls/sh)

Michelle Quinessha Rilis “Like A Diamond”, Penyanyi Usia 12 Tahun Siap Go Internasional

0
Michelle Quinessha rilis lagu Like A Diamond, Penyanyi usia 12 Tahun siap go internasional. (Dok. Istimewa)
Michelle Quinessha rilis lagu Like A Diamond, Penyanyi usia 12 Tahun siap go internasional. (Dok. Istimewa)

Binomedia– Industri musik Tanah Air kembali diramaikan oleh kehadiran penyanyi pendatang baru dengan potensi besar untuk mendunia, Michelle Quinessha. Ia baru saja merilis single terbaru berjudul “Like A Diamond”, karya Rulli Aryanto dan diproduksi oleh Senada Digital Records. Peluncuran tersebut menegaskan langkah konsisten penyanyi asal Jakarta tersebut dalam menapaki jalur profesional di usia yang masih sangat muda, seperti disampaikan Michelle Quinessha kepada awak media pada Senin (27/4/2026).

Michelle Quinessha lahir di Jakarta pada 14 Desember 2013 dari pasangan Wong Benny asal Cirebon dan Nelly asal Jakarta. Kedua orang tuanya dikenal sebagai pengusaha di bidang properti yang aktif mendukung perjalanan kreatif sang putri. Dukungan keluarga menjadi fondasi kuat yang membantu Michelle berkembang dengan percaya diri di dunia hiburan. Lagu terbarunya tersebut dirilis pada Rabu, 22 April 2026 di berbagai platform musik digital.

Saat menjalani kehidupan sebagai siswi kelas 6 di Tzu Chi School Indonesia, Michelle tetap memprioritaskan pendidikan di tengah jadwal yang padat. Aktivitas harian berlangsung dari pagi hingga sore di sekolah, lalu dilanjutkan dengan berbagai kegiatan seperti les akademik, vokal, piano, dance, hingga renang. Disiplin menjadi kunci utama, sementara sang ibu berperan penting dalam menyusun jadwal agar semua kegiatan berjalan seimbang.

Michelle juga dikenal sebagai penyanyi muda yang mampu membawakan lagu dalam tiga bahasa, yakni Indonesia, Mandarin, dan Inggris. Tantangan terbesar ia rasakan saat menyanyikan lagu berbahasa Mandarin karena membutuhkan ketelitian dalam pelafalan serta pemahaman makna lirik. Proses tersebut justru memperkuat kemampuan interpretasi dan memperkaya karakter vokalnya di atas panggung.

Perjalanan musik Michelle dimulai lewat lagu “Tak Ada Yang Tak Mungkin” yang memiliki makna mendalam bagi dirinya. Lagu tersebut mencerminkan keyakinan bahwa mimpi dapat diraih dengan usaha, kepercayaan diri, dan ketekunan. Pesan inspiratif menjadi benang merah yang terus ia bawa dalam setiap karya, termasuk dalam rilisan terbarunya.

Selain dunia musik, Michelle juga menunjukkan jiwa entrepreneurship sejak duduk di bangku sekolah dasar. Pengalaman berjualan sejak kelas 3 membentuk karakter mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tersebut ia terapkan dalam setiap proses kreatif, mulai dari latihan hingga rekaman, sehingga membentuk etos kerja yang matang di usia muda.

Ke depan, Michelle tengah mempersiapkan mini album berbahasa Inggris dengan tema besar tentang mimpi, proses bertumbuh, dan pentingnya keluarga. Ia ingin menyampaikan pesan tentang percaya diri serta semangat pantang menyerah kepada para pendengar. Nilai berbakti kepada orang tua juga menjadi bagian penting yang ingin ia suarakan melalui karya-karyanya.

Dukungan dari lingkungan sekitar turut memperkuat langkah Michelle di industri musik. Keluarga, guru, dan teman-teman memberikan respons positif dan rasa bangga atas pencapaiannya. Dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi Michelle untuk terus berkarya dan berkembang.

Sang ibu, Nelly, mengungkapkan bahwa bakat Michelle mulai terlihat sejak usia delapan tahun ketika ia dengan inisiatif sendiri meminta mengikuti les vokal, piano, dan dance. Kebiasaan berlatih secara mandiri di rumah memperlihatkan keseriusan serta kecintaan terhadap musik. Orang tua pun berkomitmen menjaga keseimbangan antara pendidikan, karier, dan kehidupan sosial agar Michelle tetap menikmati masa kecilnya.

Produser sekaligus pemilik label Senada Digital Records, Rulli Aryanto, menilai Michelle memiliki nilai lebih yang jarang dimiliki artis seusianya. Sikap santun, kemampuan berkomunikasi yang baik, serta kemauan belajar menjadi faktor utama yang membuatnya menonjol. Ia juga melihat potensi besar Michelle sebagai artis masa depan dengan karakter vokal unik dan kemampuan multibahasa yang menjadi kekuatan tersendiri di industri musik Indonesia.

Melalui rilisan “Like A Diamond”, Michelle Quinessha menegaskan eksistensi sebagai penyanyi muda dengan visi besar. Perjalanan yang ia bangun tidak hanya berfokus pada popularitas, tetapi juga pada proses, nilai, dan inspirasi. Dengan dukungan keluarga serta dedikasi tinggi, Michelle membuka peluang untuk menjadi salah satu talenta berpengaruh di generasi mendatang.

Live perform Michelle Quinessha saat membawakan lagu “Like A Diamond” dapat langsung disaksikan melalui tautan berikut: https://youtu.be/ksw3F9kls-c?si=b06w2vIMXQM4xUF0

Penulis: Muhammad Fadhli

Hunian Multifungsi Kian Diminati, IKEA Indonesia Ungkap Tantangan dan Solusinya

0
IKEA Indonesia

binomedia.id – Jakarta. Cara orang menggunakan rumah berubah lebih cepat dari desainnya. Di banyak rumah, satu ruang kini dipakai untuk bekerja, makan, dan beristirahat dalam waktu yang sama. IKEA Indonesia mengamati pola ini semakin umum, dan menilai desain yang terlalu spesifik sulit mengikuti penggunaan sehari-hari.

“Yang kami lihat bukan sekadar ruang berubah fungsi, tapi beberapa kebutuhan hadir dalam waktu yang sama. Di situ, desain tidak lagi cukup hanya untuk satu hal saja, tapi harus bisa menampung perubahan tanpa harus repot karena banyak penyesuaian atau membuat friksi pada alur sebuah ruang,” ujar Muhammad Yusuf Attorik, Interior Design Leader, IKEA Indonesia dalam forum arsitektur ARCH:ID 2026.

Perubahan yang sama juga terlihat di ruang publik. Area duduk yang awalnya tertata untuk satu kebutuhan, akan berubah ketika ada orang yang mulai menunggu lebih lama, berpindah-pindah, hingga dijadikan tempat berkumpul. Ruang tetap digunakan sesuai fungsi awalnya, tetapi dalam waktu yang sama menampung kebutuhan lain yang muncul.

Seiring banyaknya kebutuhan yang muncul, ruang tersebut lama kelamaan dapat terasa semrawut. Bukan karena ukurannya terbatas, tetapi karena cara pemanfaatannya berubah. Desain interior yang terlalu spesifik akan sulit menampung beberapa kebutuhan sekaligus. Banyak situasi seperti ini terlihat jelas di rumah dengan zona khusus. Misalnya, ruang makan yang terlihat lapang bisa langsung terasa padat saat digunakan untuk bekerja sambil mendampingi anak. Area duduk yang rapi dapat kehilangan alur ketika orang mulai menggeser posisi untuk penggunaan baru seperti bekerja atau kegiatan lainnya.

IKEA Indonesia melihat bahwa rumah adalah tempat sebuah sistem yang akan terus beradaptasi. Karena pada akhirnya, kebutuhan di pagi hari tentu berbeda dengan malam hari, penggunaan ruang saat hari kerja akan berbeda dengan akhir pekan, dan satu ruang harus mampu mengikuti berbagai perubahan tersebut tanpa perlu diatur ulang setiap saat.

“Desain bukan tentang membuat ruang selalu terlihat rapi atau sempurna, tidak peduli apapun aktivitas yang dilakukan di dalamnya. Yang lebih penting adalah bagaimana ruang itu tetap bisa digunakan, bahkan ketika dipakai dengan cara yang berbeda setiap hari,” tutup Torik.

Bagi IKEA Indonesia, ruang akan terus berubah mengikuti penggunanya. Karena itu, desain perlu cukup fleksibel untuk mengakomodasi perubahan tersebut, tanpa kehilangan fungsi dasarnya dalam penggunaan sehari-hari. (rls/sh)

Tren Kreator Konten Meningkat, Ini 6 Tablet Terbaik untuk Editing April 2026

0

binomedia.id Jakarta. Perkembangan kreator konten di Indonesia semakin pesat. Aktivitas seperti membuat video untuk media sosial hingga YouTube kini tidak lagi sekadar hobi, melainkan sudah menjadi profesi yang menjanjikan. Seiring dengan itu, kebutuhan perangkat editing yang praktis dan bertenaga pun ikut meningkat.

Tablet kini menjadi pilihan favorit karena menawarkan layar luas dan performa tinggi dalam bentuk yang lebih ringkas dibanding laptop. Terlebih bagi kreator yang sering bekerja secara mobile, tablet memberikan fleksibilitas tanpa mengorbankan kemampuan editing. Berikut enam tablet terbaru April 2026 yang layak dipertimbangkan:

1. Samsung Galaxy Tab S10 FE+
Tablet ini hadir dengan layar besar 13,1 inci yang memudahkan pengaturan timeline video. Ditenagai prosesor Exynos 1580, performanya stabil untuk editing. Kapasitas penyimpanan hingga 2TB memberi ruang lega untuk proyek besar. Ditambah fitur Galaxy AI, kreator bisa lebih cepat menemukan ide konten. Harga sekitar Rp7,7 juta.

2. Apple iPad Air M3
Dibekali layar Liquid Retina 11 inci yang tajam, tablet ini sangat ideal untuk kebutuhan color grading. Chipset Apple M3 membuat proses editing hingga rendering berjalan mulus. Penyimpanan hingga 1TB cocok untuk kreator profesional. Harga berkisar Rp12–14 juta.

3. Huawei MatePad 11.5 S
Mengusung PaperMatte Display, layar tablet ini mampu mengurangi pantulan cahaya hingga 99%, nyaman untuk penggunaan lama. Resolusi 2.8K dan refresh rate 144Hz membuat tampilan visual sangat halus. Baterai 8.800 mAh juga mendukung produktivitas seharian. Harga sekitar Rp6 juta.

4. Xiaomi Pad 7
Tablet ini menawarkan layar 11,2 inci dengan teknologi Dolby Vision dan kecerahan tinggi. Ditenagai Snapdragon 7+ Gen 3, performanya cukup kuat untuk editing video. Baterai 8.850 mAh membuatnya tahan lama. Harga sekitar Rp5 juta, menjadikannya opsi menarik di kelas menengah.

5. HONOR Pad X9A
Dengan layar 11,5 inci resolusi 2.5K dan refresh rate 120Hz, tablet ini cukup nyaman untuk editing ringan. Bobotnya yang hanya 475 gram membuatnya mudah dibawa. Cocok untuk kreator pemula dengan harga sekitar Rp4,5 juta.

6. Infinix XPAD Edge
Memiliki layar paling besar, yaitu 13,2 inci beresolusi 2.4K, tablet ini cocok untuk editing dengan tampilan luas. Didukung Snapdragon 685 dan penyimpanan yang bisa diperluas hingga 2TB, perangkat ini cukup mumpuni untuk kebutuhan harian. Harga sekitar Rp3,8 juta.

Kehadiran berbagai pilihan tablet ini menunjukkan bahwa kebutuhan kreator konten semakin beragam. Mulai dari kelas entry-level hingga premium, semua menawarkan keunggulan masing-masing.

Bagi kreator, memilih perangkat bukan hanya soal spesifikasi, tetapi juga menyesuaikan dengan gaya kerja dan kebutuhan produksi. Dengan perangkat yang tepat, proses editing bisa menjadi lebih cepat, efisien, dan tentu saja menghasilkan konten yang lebih berkualitas.(dhil)

Honda Vario 125 2026 Hadir dengan Gaya Baru, Varian Street Style Curi Perhatian

0

binomedia.idJAKARTA. Pasar skuter matik di Indonesia kembali memanas dengan hadirnya penyegaran terbaru dari PT Astra Honda Motor melalui peluncuran Honda Vario 125 2026. Model facelift ini membawa perubahan yang cukup signifikan, terutama dengan hadirnya varian baru yang paling dinanti, yakni Vario 125 Street Style.

Varian Street Style menjadi sorotan utama karena mengusung konsep setang terbuka (naked handlebar), yang selama ini identik dengan Honda BeAT Street. Desain ini memberikan kesan lebih santai, urban, dan “kalcer”, sehingga sangat cocok untuk kalangan pengendara muda yang ingin tampil beda di jalanan.

Dari sisi tampilan, perubahan ini membuat Vario 125 terasa lebih segar dan berkarakter. Setang terbuka memberikan nuansa motor yang lebih ringan dan lincah, sekaligus memperkuat identitas sebagai skutik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga stylish.

Meski mengalami pembaruan desain, sektor dapur pacu tetap mengandalkan mesin 125cc eSP berpendingin cairan yang sudah terbukti tangguh dan efisien. Mesin ini dikenal memiliki performa yang stabil untuk penggunaan harian, baik di jalan perkotaan maupun perjalanan jarak menengah.

Menariknya, pada model 2026 ini terdapat optimasi pada bobot kendaraan. Dengan bobot yang lebih ringan, handling motor menjadi lebih responsif dan nyaman dikendarai, terutama di kondisi lalu lintas padat. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan kombinasi antara performa dan kemudahan manuver.

Langkah menghadirkan varian Street Style menunjukkan bahwa Honda tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga memahami tren gaya hidup pengendara masa kini. Motor tidak lagi sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari ekspresi diri.

Dengan pembaruan ini, Honda Vario 125 2026 diprediksi akan semakin memperkuat posisinya di segmen skuter matik 125cc. Kombinasi desain kekinian, mesin andal, dan fitur yang relevan menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan motor praktis namun tetap tampil beda.(dhil)

RSIA Bunda Jakarta Resmikan Pusat Neurologi Pediatrik dengan EEG Portabel

0
RSIA BUNDA JAKARTA
RSIA Bunda Jakarta Luncurkan Pediatric Neurology Center untuk Penanganan Epilepsi Anak pada Minggu 26/4/26 di Jakarta

binomedia.id Jakarta. Memperingati hari Epilepsi sedunia, PT Bundamedik Tbk (BMHS) melalui RSIA Bunda Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam layanan kesehatan anak dengan meresmikan Pediatric Neurology Center (Pusat Neurologi Anak), sebuah layanan terpadu untuk diagnosis dan penanganan gangguan saraf pada anak. Sejalan dengan peluncuran tersebut, pusat layanan ini juga menghadirkan inovasi teknologi Electroencephalogram (EEG) portabel yang dirancang untuk mendukung pemeriksaan epilepsi anak secara lebih nyaman, fleksibel, dan akurat sehingga memberikan pengalaman diagnostik yang lebih ramah bagi pasien anak sekaligus membantu tenaga medis dalam mengambil keputusan klinis yang lebih tepat.

Langkah ini menjadi penting mengingat gangguan neurologis pada anak, khususnya epilepsi, memerlukan pendekatan yang presisi sekaligus ramah anak. Prosedur EEG konvensional kerap menjadi tantangan karena ukuran perangkat yang besar serta lingkungan medis yang dapat memicu kecemasan pada anak. Menjawab kebutuhan tersebut, RSIA Bunda Jakarta menghadirkan solusi melalui teknologi EEG portabel yang memungkinkan proses pemeriksaan berlangsung lebih fleksibel, adaptif, dan minim stres bagi pasien anak.

Sebagai bagian dari rangkaian peresmian, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan sejumlah pakar di bidang neurologi anak serta pemangku kepentingan terkait, termasuk perwakilan dari Unit Kerja Koordinasi (UKK) Neurologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan komunitas pemerhati epilepsi anak, guna memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas penanganan gangguan neurologi anak di Indonesia.

Diskusi yang dimoderatori oleh dr. I.G.A.N. Partiwi, Sp.A, MARS ini menghadirkan sejumlah panelis lintas keahlian, antara lain :

Para dokter spesialis anak dalam bidang konsultan neurologi :
Prof. Dr. dr. Irawan Mangunatmadja, Sp.A(K) Neurologi
Prof. Dr. dr. R.A. Setyo Handryastuti, Sp.A(K) Neurologi
dr. Amanda Soebadi, Sp.A, Subsp. Neurologi(K), M.Med (Clin Neurophysiol)

serta Dokter spesialis anak :
dr. Dara Ninggar Santoso, Sp.A, M.Med (Clin Epi)

dan tamu undangan dari RPEAI :
Meiftah Nuzulil Rahma dari Komunitas Ruang Peduli Epilepsi Anak Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Dr. dr. Achmad Rafli, Sp.A, Subsp. Neuro(K), FICNA, Konsultan Neurologi Anak RSIA Bunda Jakarta, menegaskan bahwa kehadiran teknologi EEG portabel membawa pendekatan baru dalam pemeriksaan neurologis anak. “EEG portabel memungkinkan perekaman aktivitas listrik otak dilakukan secara lebih natural, saat anak dalam kondisi rileks, bermain, atau bahkan tidur. Kondisi ini membantu kami memperoleh data yang lebih akurat untuk menegakkan diagnosis, termasuk pada kasus epilepsi yang kompleks, serta menentukan terapi yang paling tepat bagi setiap pasien,” jelasnya.

RSIA BUNDA JAKARTA

Dengan desain yang ringkas dan non-invasif, EEG portabel juga membantu mengurangi artefak atau gangguan sinyal akibat ketidaknyamanan pasien, sehingga meningkatkan kualitas hasil pemeriksaan secara keseluruhan.

Pediatric Neurology Center RSIA Bunda Jakarta didukung oleh tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis anak konsultan neurologi, terapis tumbuh kembang, serta tenaga keperawatan terlatih. Layanan yang dihadirkan mencakup diagnosis dan penanganan epilepsi, evaluasi gangguan perkembangan saraf, manajemen kejang demam, hingga program rehabilitasi medik yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dengan pendekatan komprehensif ini, kehadiran pusat layanan tersebut diharapkan dapat mempercepat deteksi dini gangguan neurologis pada anak, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih tepat waktu dan risiko dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang dapat diminimalkan. Pada saat yang sama, inisiatif ini juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup anak dengan gangguan saraf serta memperkuat peran RSIA Bunda Jakarta sebagai salah satu rujukan layanan neurologi anak di Indonesia. Ke depan, RSIA Bunda Jakarta berkomitmen untuk terus mengembangkan riset klinis di bidang neurologi anak, termasuk pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung prediksi kejang serta mendorong pendekatan terapi yang lebih personal dan presisi bagi setiap pasien. (rls/sh)